Beranda blog Halaman 254

Sekolah Rakyat di Aceh Besar Gelar Ikrar Bersama Cegah Perundungan

0
Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 1 Aceh Besar, Sentra Darussa’adah, Provinsi Aceh sedang membubuhkan tanda tangan di komitmen ikrar bersama untuk mencegah perundungan di lingkungan sekolah tersebut, Aceh Besar (8/9) (Foto: ANTARA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar, Sentra Darussa’adah, menggelar ikrar bersama untuk mencegah perundungan di lingkungan sekolah, Senin (8/9/2025).

Kepala SRMA 1 Aceh Besar, Ilza Satriadi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen seluruh warga sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bermartabat.

“Ikrar bersama ini bagian dari upaya mewujudkan sekolah ramah anak, sekaligus menolak segala bentuk perundungan, kekerasan seksual, maupun intoleransi,” kata Ilza di sela upacara yang dipusatkan di halaman Sentra Darussa’adah, Darul Imarah.

Dalam ikrar tersebut, warga sekolah berjanji untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, menumbuhkan empati dan solidaritas, serta menjadi teladan dalam berperilaku. Mereka juga berkomitmen berani melaporkan dan mencegah setiap tindakan yang merugikan martabat manusia.

Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah juga mengukuhkan sejumlah siswa sebagai duta pencegahan. Fadil Royan dan Afrilia Ufaira ditetapkan sebagai Duta Anti-Perundungan, Fitraton Maulida dan Muhammad Ajir sebagai Duta Anti-Intoleransi, serta Muhammad Hafis dan Furi Mawarni sebagai Duta Anti-Kekerasan Seksual.

“Mereka akan menyampaikan pesan-pesan positif sesuai dengan butir ikrar kepada seluruh peserta didik di SRMA 1 Aceh Besar,” ujar Ilza.

Usai pengukuhan, guru, siswa, dan seluruh warga sekolah membubuhkan tanda tangan di spanduk besar berisi komitmen bersama tersebut.

Di Kabupaten Aceh Besar, Sekolah Rakyat memiliki dua lokasi, yakni SRMA 1 di Sentra Darussa’adah, Kecamatan Darul Imarah, serta SRMA 2 di Kompleks SMA Unggul Ali Hasjmy, Kecamatan Indrapuri.

Akademisi USK: CSR PT PEMA ke Universitas Trisakti Bernilai Positif Jangka Panjang

0
Akademisi USK, Dr. Nasrul Zaman. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Polemik terkait pemberian dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pembangunan Aceh (PEMA) kepada Universitas Trisakti Jakarta terus menjadi perbincangan publik. Dukungan sebesar Rp20 juta untuk Dies Natalis ke-60 kampus tersebut sempat dipersepsikan seolah PEMA mengabaikan kepentingan masyarakat Aceh.

Menanggapi hal itu, akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus pengamat kebijakan publik dan politik Aceh, Dr. Nasrul Zaman, ST., M.Kes., menilai langkah PEMA sah secara konsep CSR dan justru membawa nilai positif jangka panjang.

“Kalau kita bicara CSR, maka orientasinya memang kepada pihak-pihak yang terdampak langsung oleh aktivitas industri. Namun dalam konteks ini, memberikan CSR untuk institusi pendidikan, apalagi yang relevan dengan bidang kerja PEMA, itu juga sesuatu yang sah dan bermanfaat. Jadi menurut saya, tidak ada masalah,” ujar Nasrul Zaman kepada Nukilan.id, Selasa (9/9/2025).

Menurutnya, jumlah Rp20 juta yang diberikan relatif kecil dibandingkan potensi manfaat yang bisa lahir dari kerja sama pendidikan. Apalagi Universitas Trisakti memiliki jurusan yang erat kaitannya dengan bisnis PEMA, seperti Teknologi Kebumian, Energi, hingga Arsitektur Lanskap.

“Jumlah Rp20 juta itu relatif kecil. Tapi yang lebih penting adalah nilai strategisnya. Dengan adanya CSR itu, PEMA bisa membangun komunikasi dan kemitraan dengan fakultas pertambangan atau teknik di Trisakti. Itu investasi hubungan kelembagaan,” tegasnya.

Nasrul juga menyinggung faktor emosional, mengingat ada banyak mahasiswa Aceh menempuh pendidikan di Universitas Trisakti. Sejarah Trisakti pun tidak lepas dari sosok asal Aceh, Syarif Thayeb, salah satu pendiri sekaligus mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Ada anak-anak Aceh yang kuliah di sana. Dengan adanya CSR ini, otomatis ada kedekatan emosional yang terjalin. Jadi saya pikir itu langkah positif, bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan,” tambahnya.

Dalam pandangannya, CSR untuk sektor pendidikan merupakan bentuk investasi sosial. Dunia pendidikan, kata Nasrul, menghasilkan riset dan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya akan memberi dampak balik bagi PEMA maupun Aceh.

“Kalau ke pendidikan, kita tidak bisa melihatnya semata-mata dari aspek lokasi atau lingkup wilayah. Pendidikan itu investasi. Manfaatnya bisa kembali ke Aceh dalam bentuk peningkatan SDM, riset, atau peluang kerja sama akademik. Jadi langkah PEMA ke Trisakti harus dibaca dalam kerangka itu,” paparnya.

Meski demikian, ia menyarankan agar PEMA lebih aktif mensosialisasikan program CSR kepada publik agar tidak terjadi salah persepsi.

“Polemik ini bisa jadi pelajaran penting. Saran saya, PEMA harus membuka ruang komunikasi yang lebih luas, baik dengan masyarakat maupun lembaga pendidikan di Aceh. Publikasi kegiatan CSR secara transparan akan mengurangi potensi kecurigaan,” ucapnya.

Ia menegaskan, kemitraan dengan kampus nasional seperti Trisakti tidak boleh dipandang sebagai pengabaian terhadap Aceh, melainkan strategi memperluas jaringan.

“Selama mayoritas CSR tetap diprioritaskan untuk masyarakat Aceh, menurut saya tidak ada masalah kalau sebagian kecil diarahkan ke institusi pendidikan nasional. Itu bagian dari strategi promosi sekaligus investasi jangka panjang,” tutup Nasrul.

Aplikasi Simpalnot Mudahkan Notaris Sampaikan Laporan

0
simpalnot
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Aceh, Purwandani H Pinilihan. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh mendorong para notaris menggunakan Simpalnot, aplikasi sistem informasi manajemen pelaporan pelayanan notaris. Aplikasi ini dinilai mempermudah penyampaian laporan secara daring.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Aceh, Purwandani H Pinilihan, mengatakan penerapan Simpalnot merupakan bagian dari transformasi layanan kenotariatan.

“Dengan adanya aplikasi ini, tata kelola laporan notaris menjadi lebih efisien, transparan, dan inovatif, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan,” kata Purwandani di Banda Aceh, Senin (8/9/2025).

Menurutnya, Simpalnot terintegrasi dengan berbagai fitur, mulai dari permohonan konduite, pengajuan cuti, hingga pelaporan layanan notaris secara elektronik. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan dapat menyederhanakan alur kerja, meminimalisir kesalahan, serta menghadirkan data yang selalu mutakhir.

Purwandani menambahkan, Simpalnot juga menjawab persoalan ketidakseragaman aplikasi pelaporan notaris yang sebelumnya berbeda di setiap kantor wilayah.

“Selama ini ada perbedaan format dan mekanisme. Dengan Simpalnot, semua laporan notaris seragam dan terintegrasi dalam satu sistem,” ujarnya.

Ia menegaskan, penggunaan aplikasi ini sejalan dengan komitmen Kemenkumham untuk memperluas layanan berbasis digital. Transformasi digital, kata dia, bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam melayani masyarakat.

“Dengan Simpalnot, notaris di Aceh bisa menyampaikan laporan bulanan secara daring. Majelis pengawas juga dapat langsung mengakses laporan tersebut,” tutur Purwandani.

Surya Ramadhan Tegaskan Pencabutan Izin PT BMU Harus Dipertahankan

0
surya ramadhan
Surya Ramadhan, putra daerah Kluet sekaligus Ketua Ikatan Pemuda Mahasiswa Kluet Tengah (IPMA Kluet). (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Pencabutan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) PT Beri Mineral Utama (BMU) oleh Pemerintah Aceh dinilai merupakan langkah yang tepat, adil, dan berpihak kepada masyarakat.

Surya Ramadhan, putra daerah Kluet sekaligus Ketua Ikatan Pemuda Mahasiswa Kluet Tengah (IPMA Kluet), menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap investasi.

Menurutnya, pencabutan izin itu merupakan upaya untuk menyelamatkan lingkungan dan masa depan masyarakat Kluet Tengah. Ia juga menolak adanya desakan dari pihak-pihak tertentu yang meminta Mahkamah Agung (MA) mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) PT BMU.

“Keputusan mencabut izin PT BMU adalah hasil perjuangan panjang masyarakat yang sejak lama menolak keberadaan tambang. Ini bukan tentang menolak investasi, ini tentang melindungi hak hidup rakyat, menjaga sumber air, hutan, dan memastikan keadilan ditegakkan,” kata Surya dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Senin (8/9/2025).

Ia menjelaskan, pencabutan izin dilakukan setelah Pemerintah Aceh melakukan serangkaian peringatan, teguran, dan evaluasi terhadap PT BMU. Hasilnya menunjukkan perusahaan tersebut tidak mematuhi kewajiban operasional, lalai terhadap aspek lingkungan, dan gagal memberi rasa aman bagi masyarakat sekitar.

“Kalau investasi hanya membawa kerusakan, mencemari sungai, dan membuat rakyat hidup dalam ketakutan, itu bukan investasi. Itu bencana yang disamarkan dengan nama pembangunan. Investasi yang benar adalah yang menciptakan lapangan kerja, menjaga lingkungan, dan memberi harapan masa depan, bukan menghancurkannya,” tegas Surya.

Sebagai putra daerah, Surya mengaku mendengar langsung keluhan warga sejak awal. Ia menyebut masyarakat khawatir hutan rusak, sumber air hilang, hingga meningkatnya ancaman banjir dan longsor jika tambang tetap beroperasi.

“Penolakan ini bukan emosi sesaat. Ini suara hati rakyat yang ingin mempertahankan tanah dan sumber hidup mereka. Mereka ingin tetap bisa bertani, beternak, dan hidup tenang tanpa takut air sungai beracun atau lahan mereka hilang,” ujarnya.

Surya juga menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan oleh keberadaan tambang. Menurutnya, PT BMU justru memicu keresahan, konflik horizontal, dan ketegangan antara masyarakat dan aparat.

“Kita sudah melihat bagaimana tambang ini membawa masalah sosial, bukan solusi. Kalau dibiarkan, bukan hanya lingkungan yang rusak, tapi juga harmoni sosial warga,” tambahnya.

Terkait PK yang diajukan PT BMU, Surya menilai peluangnya sangat kecil karena tidak disertai novum baru.

“PK tanpa bukti baru hampir pasti ditolak. Kami percaya MA sebagai benteng terakhir keadilan akan berdiri tegak, tidak tunduk pada tekanan, dan tetap berpihak pada kebenaran,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Aceh, aktivis lingkungan, dan mahasiswa untuk ikut mengawal proses hukum tersebut agar tidak ada intervensi terhadap MA.

“Ini bukan hanya soal Kluet Tengah, ini soal masa depan Aceh. Jangan sampai keputusan yang sudah adil dibatalkan hanya karena tekanan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kita harus berdiri bersama mengawal keadilan,” seru Surya.

Di akhir pernyataannya, Surya menegaskan masyarakat Kluet tidak menolak investasi. Namun, investasi yang dimaksud harus benar-benar bersih, profesional, dan berpihak kepada rakyat.

“Kami bukan anti-investasi. Kami akan menyambut dengan tangan terbuka jika ada perusahaan yang benar-benar taat aturan, peduli lingkungan, dan membawa kesejahteraan nyata. Tetapi PT BMU telah gagal memenuhi semua itu. Karena itu, pencabutan izinnya adalah keputusan yang paling adil untuk rakyat dan lingkungan,” pungkas pemuda yang kini juga Sekretaris Jenderal DEMA UIN Ar-Raniry tersebut. (XRQ)

Reporter: Akil

Gubernur Aceh Pimpin Raker Bupati dan Wali Kota, Bahas Inflasi hingga Ekonomi Gampong

0
Gubernur Aceh Pimpin Raker Bupati dan Wali Kota. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, memimpin langsung Rapat Kerja Bupati dan Wali Kota se-Aceh tahun 2025 di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Senin (8/9/2025).

Turut hadir Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekda Aceh M. Nasir, para asisten, staf ahli, Kepala SKPA, kepala biro, bupati dan wali kota, hingga Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh serta Kepala BPS Aceh.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai ajang konsolidasi dan sinergi pembangunan lintas daerah.

“Pertemuan ini adalah momentum untuk memperkuat koordinasi. Setiap langkah pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” ujar Mualem.

Salah satu isu utama yang disoroti adalah pengendalian inflasi. Berdasarkan data Agustus 2025, inflasi Aceh tercatat 3,70 persen. Angka tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 5,20 persen, sedangkan terendah di Kota Banda Aceh sebesar 2,34 persen. Menyambut bulan Maulid yang berlangsung panjang di Aceh, Gubernur meminta pemerintah kabupaten/kota mengambil langkah konkret menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Mualem juga menekankan penguatan ekonomi gampong melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah terbentuk di seluruh gampong. Ia meminta pemerintah daerah segera mendorong operasionalisasi koperasi ini agar menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya kesinambungan program makan bergizi gratis. Dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang sudah berjalan, menurutnya, harus disinergikan dengan program KDMP sehingga manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat.

Arahan lainnya terkait pengembangan sekolah rakyat sebagai bentuk pendidikan nonformal di wilayah dengan akses terbatas. Mualem menekankan agar pembangunan dan renovasi sekolah rakyat dijalankan secara transparan, tepat sasaran, serta menyentuh anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Tak kalah penting, ia meminta percepatan serapan anggaran agar pembangunan tidak tertunda. “Koordinasi harus diperkuat, integritas dijaga, dan inovasi terus dikedepankan,” tegasnya.

Setelah membuka raker, jalannya pertemuan selanjutnya dipimpin oleh Sekda Aceh, M. Nasir. Forum tersebut memberi ruang bagi para bupati dan wali kota untuk menyampaikan berbagai kondisi terkini di daerah masing-masing.

Editor: Akil

40 Calon Anggota Baitul Mal Aceh Lulus Ujian CAT

0
Pengumuman hasil ujian CAT seleksi calon anggota Badan Baitul Mal Aceh, Senin (8/9/2025). (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 40 calon anggota Badan Baitul Mal Aceh (BMA) dinyatakan lulus dalam ujian tulis berbasis Computer Assisted Test (CAT). Hasil tersebut diumumkan Tim Independen Penjaringan Bakal Calon dan Penyaringan Calon Keanggotaan BMA Periode 2025–2030 melalui pengumuman resmi Nomor: 451.1/007/TimselBMA/IX/2025 tertanggal 8 September 2025.

Dalam pengumuman itu disebutkan, para peserta yang lulus akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni tes wawancara. Tes tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19–21 September 2025 di Ruang Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh.

Selain itu, panitia seleksi juga mewajibkan para calon yang lulus CAT untuk menyerahkan berkas fisik pendaftaran beserta makalah sebanyak lima eksemplar. Dokumen tersebut harus diantar langsung atau dikirim ke alamat Kantor Sekretariat Baitul Mal Aceh pada 9–17 September 2025.

“Bagi calon anggota Badan BMA yang dinyatakan lulus ujian CAT, agar menyerahkan berkas fisik pendaftaran dan makalah sebanyak 5 eks dan diantar langsung atau dikirim ke alamat kantor Sekretariat Baitul Mal Aceh tanggal 09–17 September 2025,” demikian bunyi pengumuman tersebut dikutip Nukilan.id.

Reporter: Akil

Wali Nanggroe Aceh Berpartisipasi di Eastern Economic Forum 2025 di Rusia

0
wali nanggroe aceh
Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin (8/9/2025). (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, menghadiri Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) 2025 yang berlangsung di Vladivostok, Rusia, 3–6 September 2025. Kehadiran Aceh dalam ajang internasional ini diapresiasi sebagai peluang penting untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan Rusia.

Lebih dari enam ribu peserta dari 70 negara ikut serta dalam forum yang digelar pemerintah Rusia bersama Yayasan Roscongress di kampus Universitas Federal Timur Jauh. Indonesia menjadi salah satu negara yang berpartisipasi, dengan Aceh turut hadir sebagai bagian dari delegasi.

Dalam forum tersebut, Teungku Malik menjadi pembicara pada sesi bertajuk “The Greater Eurasian Partnership: New Paradigms for the Continent’s Development.” Ia menyampaikan penghargaan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, atas kesempatan yang diberikan kepada Aceh untuk ikut serta.

Kehadiran Aceh di forum bergengsi yang telah digelar sejak 2015 ini disebutnya sebagai langkah awal mempererat hubungan langsung antara Indonesia, khususnya Aceh, dengan Rusia.

“Saya pernah memberi tahu pada mereka bahwa kalau ada kerja sama ekonomi, utamanya antara Rusia dan Indonesia cukup akan menguntungkan kepada kedua belah pihak,” ujar Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, dikutip Nukilan.id dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin (8/9/2025). (XRQ)

Reporter: Akil

Sri Mulyani Diganti, IHSG Anjlok 1,28 Persen

0
IHSG LANGSUNG TERPUKUL
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terpukul pada perdagangan Senin (8/9/2025), usai Presiden Prabowo Subianto merombak Kabinet Merah Putih. (Foto: Canva)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terpukul pada perdagangan Senin (8/9/2025), usai Presiden Prabowo Subianto merombak Kabinet Merah Putih. Salah satu keputusan besar adalah pergantian Menteri Keuangan, dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa.

Pantauan Nukilan.id di IDX Composite, IHSG ditutup melemah 1,28 persen atau turun 100,49 poin ke level 7.766,84. Sektor perbankan menjadi penekan utama, dengan koreksi 2,48 persen. Sektor siklikal dan infrastruktur ikut melemah masing-masing 2,48 persen dan 2,07 persen.

Saham bank-bank besar ikut berguguran. BBCA turun 3,75 persen ke Rp 7.700 per saham, BMRI melemah 4,06 persen ke Rp 4.490, BBRI terkoreksi 2,50 persen ke Rp 3.900, dan BBNI anjlok 4,35 persen ke Rp 4.180. Saham BBTN bahkan jatuh hampir 10 persen ke Rp 1.155, sementara BNGA turun tipis 0,29 persen ke Rp 1.705.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, 232 saham menguat, 451 saham melemah, dan 121 stagnan. Nilai transaksi harian mencapai Rp 19,95 triliun dengan volume 36,52 miliar saham.

Pelemahan saham bank juga ditambah laporan keuangan hingga Juli 2025. Riset Phillips Sekuritas mencatat, laba bersih bank only BBRI turun 9,01 persen yoy menjadi Rp 28,58 triliun. BBNI juga terkoreksi 5,17 persen yoy ke Rp 11,87 triliun. Sementara itu, BBCA masih mencatat kenaikan laba bersih 10,5 persen yoy menjadi Rp 34,7 triliun.

Sentimen Pasar

Koreksi pasar terjadi tak lama setelah Presiden Prabowo melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani. Pelantikan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025. Selain Kemenkeu, reshuffle juga menyentuh Kemenko Polhukam, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Ekonom Panin Sekuritas Felix Darmawan menilai pergantian Sri Mulyani menjadi faktor besar bagi pasar.

“Sri Mulyani dianggap simbol kredibilitas fiskal Indonesia di mata investor global. Begitu kabar reshuffle keluar, wajar IHSG langsung merah karena pasar masih mencari kepastian arah kebijakan fiskal ke depan,” kata Felix dikutip dari Kompas.com.

Meski begitu, Felix menegaskan gejolak ini hanya sementara. “Dalam jangka pendek memang ada shock dan aksi jual. Tapi jangka menengah bisa stabil kembali selama komunikasi kebijakan jelas,” ujarnya.

Senada, Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai pasar tak akan lama terguncang.

“Pak Purbaya merupakan figur berpengalaman di pemerintahan dan bidang ekonomi. Jadi seharusnya masih akan ‘market friendly’, sehingga kalaupun ada shock di nilai tukar maupun pasar keuangan, itu hanya temporary,” katanya.

Tantangan Menkeu Baru

Purbaya bukan nama baru dalam lingkaran ekonomi nasional. Ia pernah memimpin LPS, berkarier di PT Danareksa (Persero), serta menjabat di Kemenko Kemaritiman dan Investasi. Namun, kursi Menteri Keuangan menuntut tantangan lebih besar.

Pasar kini menanti langkah awal Purbaya dalam menjaga kredibilitas fiskal serta kesinambungan kebijakan yang telah dirintis Sri Mulyani. (XRQ)

Reporter: AKil

Sosiolog Aceh Nilai Capaian Keamanan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

0
Sosiolog Beberkan Alasan
Koordinator Prodi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) Sekolah Pascasarjana USK, Dr. Masrizal. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Predikat Aceh sebagai provinsi paling aman di Sumatra dinilai tidak boleh berhenti sebagai capaian angka statistik semata. Sosiolog Aceh, Dr. Masrizal, menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Capaian keamanan di Aceh dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi pembangunan sosial-ekonomi masyarakat Aceh dengan cara memperkuat modal sosial masyarakat,” ujarnya saat dihubungi Nukilan.id, Sabtu (6/9/2025) lalu.

Menurut Masrizal, ruang demokrasi dan stabilitas keamanan sosial di Aceh akan lebih bermakna jika mampu membuka jalan bagi masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam pembangunan.

“Lalu bisa juga dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, dan memastikan adanya keadilan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat Aceh,” lanjut Masrizal, yang juga sebagai Kabid Agama dan Sosial Budaya FKPT Aceh tersebut.

Ia menegaskan, terciptanya keadilan sosial tidak dapat dilepaskan dari harmonisasi antara struktur dan kultur yang hidup di tengah masyarakat Aceh. Hal itu, kata dia, harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Tentu semua hal tersebut akan terwujud jika struktur dan kultur di Aceh saling menguatkan ditambah adanya penguatan capacity building terhadap SDM masyarakat Aceh mulai dari strukturasi di Level Gampong hingga ke Kabupaten/Kota di Aceh,” tegas Koordinator Prodi MDRK SPS-USK tersebut. (XRQ)

Reporter: AKil

Kemenag Buka Bantuan Operasional Perpustakaan Masjid 2025

0
Dana bantuan operasional untuk perpustakaan masjid pada tahun 2025. (Foto: tangkapan layar)

NUKILAN.ID | Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan dana bantuan operasional untuk perpustakaan masjid pada tahun 2025. Program ini dibuka melalui platform Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (ELIPSKI) dan berlangsung hingga 30 September 2025.

Dana bantuan dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, seperti penambahan koleksi buku, pengadaan komputer, pembelian mebel, penyediaan internet, pendingin ruangan, hingga fasilitas penunjang lain yang mendukung aktivitas perpustakaan masjid.

Untuk mendapatkan bantuan ini, pengurus masjid diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain proposal lengkap yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, surat rekomendasi dari kantor wilayah atau kantor Kemenag kabupaten/kota, serta surat keputusan kepengurusan perpustakaan yang ditandatangani ketua takmir masjid. Selain itu, dilampirkan pula rencana anggaran biaya, foto ruangan perpustakaan, dan fotokopi buku rekening aktif atas nama perpustakaan masjid.

Syarat lain yang harus dipenuhi ialah keberadaan kepengurusan perpustakaan yang sah, ruangan perpustakaan yang berfungsi aktif, serta layanan yang berjalan. Masjid juga harus memiliki rekening bank aktif atas nama perpustakaan, terdaftar di aplikasi ELIPSKI, dan memiliki ID masjid pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS). Bantuan ini tidak bisa diajukan apabila dalam dua tahun terakhir masjid sudah menerima bantuan serupa dari Kemenag.

Kemenag menegaskan, operator ELIPSKI yang berada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota siap mendampingi pengurus masjid selama proses pengajuan berlangsung.

Petunjuk teknis program bantuan operasional perpustakaan masjid ini dapat diakses melalui tautan resmi Kemenag di https://simbi.kemenag.go.id/eliterasi/pages/layanan []

Reporter: Sammy