Beranda blog Halaman 2303

Rektor IPB Kunjungi Kantor Media “Dialeksis” di Lamdingin

0

Nukilan.id – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Arif Satria mengatakan, milenial saat ini memiliki kecenderungan ingin memiliki bisnis sendiri atau menjadi seorang owner.

“Untuk itu, kita dorong mereka ke bisnis sektor pertanian. Sebab bisnis ini abadi karena menyangkut kebutuhan pokok, sampai kapanpun semua orang butuh makan,” kata Prof Arif Satria saat berkunjung ke Redaksi Dialeksis dan Studio Jalan Ary, Sabtu (20/2/2021).

Terlebih, lanjutnya, di masa pandemi ini pertanian merupakan sektor yang paling tahan banting. Lebih dari itu, pandemi menjadi berkah untuk pertanian karena bisa tumbuh 2,5 persen dan ekspor meningkat 15 persen.

“Pertumbuhan ini sangat penting sekali untuk menunjukkan di kala krisis ternyata pertanian bisa menjadi penyelamat,” ujar Prof Arif Satria.

“Ini menunjukkan fokus pembangunan pada sektor pertanian sudah menjadi keniscayaan, apalagi memang lahan kita cukup bagus, tinggal soal SDM sama teknologi. Saya kira itu yang harus diselesaikan,” tambahnya.

Rektor IPB berujar, teknologi di bidang pertanian harus terus didorong. Kemudian kolaborasi perlu dibangun untuk menghasilkan banyak inovasi dan kreativitas di bidang pertanian.

“Cara terbaik memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya. Oleh karena itu, ciptakan mulai hari ini, dengan teknologi saat ini. Bukan sekadar meniru, jangan selalu menjadi follower. Kalau mau jadi leader, harus kita yang ciptakan. Caranya dorong dunia pendidikan untuk berinovasi, maka kita akan menjadi bangsa besar,” pungkasnya.

Sumber: dialeksis.com

Teuku Rifky Harsya: Pesan AHY untuk Kader Demokrat Aceh, Waspadai GPK-PD

0
Teuku Rifki Harsya berbicara Zoom dengan seluruh ketua DPC Aceh, Pengurus DPD, dan Anggota DPRA serta DPRK

Nukilan.id – Ketua DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY meminta kepada seluruh pengurus DPD, DPC, DPAC dan Kader Demokrat untuk memeprkuat silaturahmi dengan Organisasi masyarakat, OKP dan seluruh unsur masyarakat di semua tingkatan.

“Kader Demokrat harus terus berbuat untuk rakyat, membina UMKM di tengah pandemi ini,” kata Ketua DPP AHY yang disampaikan langsung Sekjen DPP PD Teuku Rifky Harsya kepada pada Rakor Partai Demokrat Aceh di Banda Aceh, Sabtu (20/2/2021).

Disampaikan Teuku Rifky, Ketua Umum AHY mengucapkan terimakasih kepada seluruh kader Demokrat di Aceh atas kesetiaan dengan berbagai bentuk dukungan kepada DPP Partai Demokrat.

Teuku Rifky juga mengingatkan apabila saat ini sedang berlangsung upaya-upaya pengambilalihan pimpinan Partai, bahkan modus barunya “Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan” atau GPK-PD, yakni mereka mencari nama-nama pengurus yang sudah punya SK di validasi di setiap tingkatan, diajak dan dijanjikan sebagai ketua DPC atau mewakili DPC

“Kongres Luar Biasa (KLB) secara sah tidak akan pernah terjadi, karena tidak sesuai AD/ART Partai. KLB baru dapat di lakukan apabila diinginkan oleh majelis tinggi partai. Jika 2/3 DPD dan 1/2 DPC yang meminta KLB, harus di setujui oleh mejelis tinggi partai,” kata Teuku Rifky Harsa dihapan Ketua DPC se-Aceh, Fraksi PD DPR Aceh dan DPRK se-Aceh.

Rifky juga menyampaikan pesan Ketum yang meminta kepada semua kader agar tetap waspada dan mengantisipasi dari berbagai kemungkinan yang terus dilakukan untuk KLB Partai Demokrat oleh GPK.[]

Reporter: Akhi Wanda

Rakorda Demokrat, 23 DPC se-Aceh #TOLAK KLB, Loyal dan Setia pada AHY

0
Rakoorda DPD Partai Demokrat Aceh

Nukilan.id – 23 Dewan Pimpimnan Cabang Partai Demokrat di Aceh, menyatakan tetap patuh pada kepemimpinan hasil konres dibawah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan secara bersama-sama menolak tegas upaya kelompok yang mewacanakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Komitmen 23 DPC itu disampaikan pada Rapat Koordinasinasi DPD PD Aceh di Gedung DPD PD Aceh, Lhuengbata, Banda Aceh, Sabtu (20/2/2021).

“Kami dari Aceh menolak wacara kongres luar biasa dan tetap patuh pada hasil V PD yang memutuskan AHY sebagai ketua Umum,” kata Ketua DPD Partai Demokrat yang diwakili Wakil Ketua I H. Dalimi, Ak berpidato dihadapan 23 Ketua DPC Aceh, 10 Anggota DPR Aceh Fraksi Partai Demokrat, dan anggota DPRK se-kabupaten/kota di Aceh.

Pada rapat Koordinasi Partai Demokrat Aceh juga menampilkan Hastag #TOLAK KLP, dan Loyal dan Setia untuk AHY.

Kegiatan Rakorda PD itu digelar sesuai dengan protokol kesehatan dan melakukan daring langsung dengan DPP Partai Demokrat yang menghadirkan Sekretaris Jendral PD Teuku Rifky Harsya.[]

Reporter: Akhi Wanda

Selamat, Muhammad Nazar Raih Anugerah Sebagai Tokoh Tangguh dan Inovatif

0
Muhammad Nazar

Nukilan.id – Ketua Umum Partai SIRA Muhammad Nazar meraih Anugerah The Best Legislator Award sebagai salah satu tokoh yang tangguh, punya daya tahan luar biasa, inspiratif, inovatif dan produktif.

Muhammad Nazar menerima anugerah bersama para tokoh yang berkonstribusi terhadap perubahan Indonesia dengan aneka profesi yakni politisi, akademisi, dan pengusaha. Penyerahan Anugerah berlangsung di Hotel Aston Priority TB Simatupang, Jakarta, Jum’at (19/2/2021).

Pada sambutannya Muhammad Nazar Menjelaskan, kehadiran Partai Lokal di Aceh, sebagai wujud kekhususa yang diberikan pusat kepada Aceh.

“Maka oleh itu, perlu kesadaran semua pihak untuk mamahami kekhususan yang dimiliki Aceh,” kata Nazar..

Muhammad Nazar diberikan Anugerah The Best Legislator Award dinilai tangguh menghadapi kondisi di Aceh dan tidak menyerah meskipun pernah mengalami kekerasan dan intimidasi pada pemilu 2009 silam.

Selain itu, penilaian penyelenggaran The Best Legislator Award, sosok Muhammad Nazar telah berkontribusi dalam perubahan Aceh sejak masa konflik hingga saat saat ini.

Dari catatan Wikipedia, Muhammad Nazar, S.Ag lahir di Ulim, Pidie Jaya, 1 Juli 1973, Sosoknya tercatat sebagai politisi Indonesia. Ia menjabat Wakil Gubernur Aceh periode 2007-2012. Ia terpilih lewat Pilkada NAD 2006 dari calon independen (non-partai) yang berpasangan dengan Irwandi Yusuf.

Muhammad Nazar menempuh pendidikan di IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh (1997) dan Program non-gelar Sarjana Purna Ulama IAIN Ar-Raniry (1998). Periode 1997-1999, ia tampil sebagai Staf Pengajar dan Staf Keuangan Lembaga Bahasa dan Pengembangan Tenaga Pengajar IAIN Ar-Raniry. Pada 1998-1999, ia mendirikan dan mengurus Angkatan Intelektual Muda Darussalam. Pada tahun 1998, ia menjabat Ketua I Dewan Pimpinan Wilayah Aceh Pemuda Bulan Bintang dan Pengurus Dewan Presidium Fokus Gampi (1999-2000). Ia juga menjabat Ketua Dewan Presidium Sentral Informasi Referendum Aceh (1999).

Pernah dipenjara gara-gara memobilisasi ratusan ribu orang Aceh menuntut referendum pada 8 November 1999. Dia bebas pada 2002 ketika darurat militer Aceh digelar. Sebagai tahanan politik, pada 31 Agustus 2005, ia bebas. Ini merupakan buah dari implementasi perjanjian Helsinki. [red]

Vaksin Tahap Dua Disiapkan Sebanyak 7 Juta Dosis

0
Ilustrasi

Vaksin Tahap Dua Disiapkan Sebanyak 7 Juta Dosis

Nukilan.id – Vaksinasi Covid-19 tahap dua untuk kelompok sasaran petugas pelayanan publik dan lanjut usia (lansia) dimulai pada Rabu (17/2). Sebanyak 7 juta dosis Vaksin Sinovac siap didistribusikan selama pelaksanaan vaksin dan 25 juta dosis vaksin setengah jadi (bulk) masih diproses kemudian akan digunakan selama proses vaksinasi.

“Yang sudah siap sebanyak 7 juta dosis, kemudian didistribusikan,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi saat konferensi virtual Kemenkes, Jumat (19/2) malam.

Tak hanya itu, dia melanjutkan, pemerintah telah menerima 25 juta dosis Vaksin Sinovac dalam bentuk setengah jadi yang saat ini masih diproses di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Penghasil Vaksin Bio Farma. Kemudian, vaksin ini akan diolah dan menjadi vaksin siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan sasaran pada tahap dua petugas pelayanan publik dan lansia sebanyak 38 juta.

“Kemudian di awal Maret mungkin bisa distribusikan sebanyak 11 juta dan dua pekan kemudian sisanya,” ujarnya.

Sah, Lansia akan Terima Vaksin Covid-19

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah mengingatkan masyarakat untuk siap divaksin. Bahkan, ia menyebut hukum vaksin wajib atau fardu kifayah bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim.

Menurutnya, kewajiban vaksin gugur sampai tercapainya kekebalan komunitas itu tercapai. Karena itu, sebelum tercapainya kekebalan komunitas, masyarakat akan berdosa jika menolak divaksin.

“Kalau pandangan agama (Islam), itu wajib, fardlu kifayah. Kalau belum tercapai apa yang mesti dicapai, itu dosanya belum hilang. Kalau sudah (tercapai) 182 uta orang, itu (dosanya) baru gugur,” katanya.

Secara khusus, Wapres juga mengajak kelompok usia lanjut (lansia) untuk ikut melaksanakan vaksinasi. Wapres menilai, vaksinasi sebagai upaya melindungi lansia sebagau kelompok yang berisiko tinggi terhadap Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Wapres, sehari setelah ia menerima suntikan vaksin Coronavac, pada Rabu (17/2) kemarin.

“Kemarin saya baru divaksin itu, ngantuk (efeknya) itu aja dampaknya, alhamdulillah baik-baik semua. saya bilang kepada manula-manula, mari kita supaya vaksin, karena kita kan ingin mengejar herd immunity, itu kan harus dicapai 70 persen, 182 juta (orang),” ungkap Wapres.

Sumber: Republika

Hipmi Aceh Dorong Realisasi Investasi di Aceh

1

Nukilan.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh berkomitmen mendorong investasi dari perusahaan-perusahaan asing yang sudah didapatkan oleh pemerintah Indonesia agar segera terealisasi guna membantu pemulihan ekonomi di Provinsi Aceh.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh, Rizky Syahputra saat mendampingi Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT bertemu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta agar pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah-masalah yang menjadi penghambat investor dalam merealisasikan investasinya di daerah.

“Oleh sebab itu, Hipmi Aceh bersama Gubernur Aceh hari ini berhadir ke Badan koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk melaporkan kegiatan investasi di Aceh,” ujarnya.

Menurutnya, ketika investor sudah berkomitmen investasi artinya mereka memang sudah berniat berinvestasi di Aceh. Dalam hal ini Hipmi Aceh akan menjadi lokomotif untuk mendorong efisiensi dari berbagai aspek sehingga investor akan memilih Aceh sebagai tempat investasi.

“Kita tidak mau berandai andai, tapi jika kita bahu membahu bersama untuk memajukan Aceh, kami yakin suatu saat iklim investasi di Aceh akan tumbuh positif” ujar Rizky melalui keterangan di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Hipmi Aceh akan membantu Pemerintah Aceh menentukan kebijakan dan langkah baru untuk mendorong perkembangan ekonomi, menyerap investasi, dan menyambut gelombang pergeseran investasi dan produksi dari badan-badan usaha nasional bahkan asing ke Aceh.

“Kami siap mendukung Pemerintah Aceh dalam rangka merealisasikan investasi yang akan dilakukan oleh investor di seluruh Aceh,” katanya.

Sementara Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam pertemuan itu melaporkan perkembangan investasi di Aceh.

“Kondisi keamanan dan kepastian hukum di Aceh selama ini telah berjalan dengan baik. Semua investasi di Aceh berjalan baik, hanya saja terkendala dengan Covid-19,” kata Nova.

Di antara investasi yang mengalami penundaan akibat covid-19 adalah Blok Andaman III yang dikelola Repsol, perusahaan migas asal Spanyol dan Mubadala Petroleum. Seharusnya eksplorasi di Blok Andaman III ini dilakukan pada Februari tahun ini. Namun covid membuat aktifitas eksplorasi tertunda hingga diperkirakan mencapai satu tahun lamanya.

Kemudian Nova juga menyampaikan rencana investasi Uni Emirat Arab (UEA) yang awalnya menargetkan Pulau Banyak, Aceh Singkil. Namun, mereka terakhir beralih ke Sabang.

“Karena di Pulau Banyak airborne, dermaganya belum ada, mereka berharap kita membangun infrastruktur dulu. Padahal alamnya sangat bagus,” kata Nova.

Untuk tahap awal, kata Nova, para investor UEA akan melakukan investasi di Sabang. Mereka akan mengeluarkan anggaran sekitar setengah triliun yang dipergunakan untuk pembangunan resort.

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyambut baik kedatangan Gubernur Aceh untuk menyampaikan laporan terkait dengan investasi yang ada di Aceh. Pihaknya berjanji untuk membantu penyelesaian beberapa kendala investasi di bumi Aceh.[rilis/red]

Penjelajah Perseverance Berhasil Mendarat di Planet Mars

0

Nukilan.id – Penjelajah Perseverance milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sukses mendarat dengan selamat di Planet Mars. Wahana antariksa seukuran mobil SUV ini turun perlahan di dasar danau kuno di dalam Kawah Jezero seluas 45 kilometer pada Kamis, 18 Februari pukul 16.00 EST atau Jumat hari ini, 19 Februari 2021 pukul 04.00 WIB.

Sebelumnya, Hope milik Uni Emirat Arab (UEA) dan Tianwen-1 China sudah berhasil masuk orbit planet tetangga Bumi tersebut. Perseverance tersebut punya misi mencari tanda-tanda kehidupan di masa lalu sambil menyimpan sampel untuk dibawa ke Bumi pada misi selanjutnya.

Wahana antariksa nirawak ini juga berhasil melewati teror 7 menit (seven minutes of terror) yang ditakutkan oleh para insinyur NASA karena keterlambatan sinyal selama 11 menit. Intinya, pada saat NASA menerima sinyal radio pertama dari Perseverance ketika memasuki atmosfer Mars itu artinya penjelajah sudah berhasil mendarat.

“Kami tidak berpikir kalau kami memiliki misi yang akan memberikan kontribusi begitu banyak bagi sains dan teknologi. Ini menjadi sangat menakjubkan,” kata Pelaksana Tugas Administrator NASA, Steve Jurczyk, seperti dikutip dari situs Space.

Perseverance adalah inti dari Misi Mars 2020 senilai US$2,7 miliar (Rp38 triliun). Penjelajah itu berhasil lepas landas dari Florida, AS di atas Roket Atlas V United Launch Alliance (ULA) pada 30 Juli 2020. NASA berhasil mengirim Perseverance sebelum jendela peluncuran ke Mars tertutup.

Jendela seperti itu datang setiap 26 bulan sekali hanya untuk misi ke planet tetangga Bumi, sehingga NASA bertekad untuk menerbangkan penjelajah tepat waktu kendati dihantui oleh pandemi COVID-19.

Perseverance, yang artinya Ketekunan, adalah bukti semangat NASA untuk menjalankan misi ke Mars. Nama ini didapatkan dari kompetisi pelajar nasional dan pemenangnya adalah Alex Mather, siswa kelas tujuh di Virginia, AS.

Penjelajah roda enam ini meniru model pendahulunya, Curiosity, yang mendarat di dalam Kawah Gale di Planet Mars pada Agustus 2012, dan hingga hari ini masih beroperasi.

Perseverance beberapa inchi lebih berat dan panjang dari Curiosity. Beberapa instrumen ilmiah yang dimiliki keduanya pun sangat berbeda. Akan tetapi, kedua penjelajah itu memiliki rancangan dasar dan jenis sumber tenaga nuklir yang sama. Mereka juga menggunakan strategi yang sama untuk mendarat dengan selamat di Mars.[]

Sumber: viva.co.id

Dinsos Aceh gelar Rakor dengan Forum CSR, Bahas Kesejahteraan

0

Nukilan.id – Dinas Sosial Aceh melalui Bidang Pemberdayaan Sosial melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum CSR (Corporate Social Responsibility) Kesejahteraan Sosial (Kessos) Aceh di Aula Dinas Sosial Aceh, Jumat (19/2/2021).

Rapat diikuti oleh hampir seluruh badan usaha yang tergabung dalam Forum Koordinasi (FK) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah, A. KS, M.Si. Turut hadir Ketua FK BUMN Aceh Ferry Hariawan serta sejumlah pejabat Eselon III dan IV Dinas Sosial Aceh.

Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah saat ditemui usai Rakor mengatakan, Forum CSR Kessos ini diharapkan untuk terus bersinergi membantu Pemerintah Aceh dalam menekan angka kemiskinan di Aceh melalui bantuan-bantuan CSR badan usaha yang disalurkan.

Sebab, kata Devi, pemerintah sendiri baik itu tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memiliki keterbatasan anggaran, oleh karena itu dia berharap kepada Forum CSR Kessos untuk mengambil bagian menutupi kekurangan-kekurangan tersebut sehingga pelayanan terhadap masyarakat tetap optimal.

“Karena terkadang, dalam kenyataan belum tentu kabupaten/kota mampu memenuhi kewenangan yang telah dipersyaratkan. Sementara ketika ada permasalahan, masyarakat tidak melihat ini kewenangan siapa, apakah ini kewenangan kabupaten atau kewenangan provinsi, yang mereka tahu mana pemerintah.” jelasnya

Oleh karena itu, agar tidak timbul masalah hukum maka Dinas Sosial Aceh mengajak Forum CSR Kessos Aceh untuk masuk pada ruang-ruang yang tidak dimiliki kewenangan oleh provinsi untuk masuk ke kabupaten/kota. tuturnya

Misalnya, terkait penanganan anak terlantar yang berada di dalam panti itu merupakan kewenangan provinsi, sementara anak terlantar yang berada di luar panti merupakan kewenangan kabupaten/kota. Namun permasalahan yang sering muncul adalah anak terlantar di luar panti yang tidak mampu diakomodir oleh kabupaten/kota. lanjut devi

“Nah inilah peran Forum CSR Kessos untuk bisa membantu Dinas Sosial Aceh untuk masuk dalam permasalahan tersebut. Karena kalau kita langsung yang masuk ke dalam permasalahan tersebut dengan menggunakan mekanisme yang ada tidak dibenarkan karena bukan kewenangan. Ini lah salah satu tujuan Forum CSR Kessos Bergabung dengan Dinas Sosial Aceh,” terang Devi Riansyah.

Anggota CSR Kessos Aceh, Tafaul Rijal menyambut baik kegiatan Rakor tersebut. Menurutnya sebagai forum yang dibentuk untuk membantu kerja-kerja pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan, maka penting sekali untuk membangun sinergisitas, koordinasi antara Dinas Sosial Aceh dengan Forum CSR Kessos sehingga forum ini berdampak positif kepada masyarakat. Karena fungsi Forum CSR Kessos ini memang untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Perusahaan tentunya punya tugas masing-masing dalam menyalurkan CSR yang bermanfaat untuk mendukung program pemerintah dalam hal pemberdayaan masyarakat, baik ekonomi dan taraf pendidikan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua FK BUMN Ferry Hariawan menilai, kegiatan CSR Kessos ini sangat bagus karena ada pola koordinasi dan sinergisitas antara Pemerintah Aceh dengan dunia usaha khususnya dari BUMN yang ada di Aceh.

“Kita sama-sama tahu bahwa BUMN ini punya kewajiban menyalurkan CSR atau tanggung jawab sosial. Ini seyogyanya yang dilakukan BUMN bisa sejalan dengan program yang dilakukan Pemerintah Aceh jadi jangan sampai terjadi duplikasi, overlapping dan biar tepat sasaran dengan adanya pertemuan seperti ini,” tutup Verry.[rilis/red]

Pendaftar SNMPTN Baru 30 Persen, Batas Sampai 24 Februari 2021

0

Nukilan.id – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021 tinggal lima hari lagi. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mencatat ada 830-an ribu siswa yang berhak (eligible) mendaftar Seleksi Nasional. Namun, sampai Jumat siang 19 Februari 2021 pukul 13.00 WIB, siswa yang sudah finalisasi data baru sekitar 30 persen.

Menurut Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo, sebanyak 515.952 siswa sudah masuk atau login ke laman pendaftaran SNMPTN. Mereka yang sudah memilih program studi sebanyak 324.004 orang, dan mengunggah portofolio 866 siswa. “Yang sudah finalisasi data 250.277 orang,” katanya, Jumat 19 Februari 2021.

Dari siswa yang berhak mendaftar itu baru sekitar 30 persen yang sudah menyelesaikan tahap akhir proses pendaftaran. Pamungkasnya yaitu mengunduh kartu registrasi atau pendaftaran Seleksi Nasional. “Kami masih optimistis karena pendaftaran baru mulai 15 Februari lalu,” ujar Budi. Dia meminta siswa yang eligble untuk segera mendaftar dan melakukan finalisasi data.

Sebelumnya panitia pendaftaran mengingatkan potensi kesulitan login peserta di waktu menjelang penutupan pendaftaran. Tenggatnya dipatok pada Rabu, 24 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran secara daring (online) seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri itu kerap bermasalah menjelang batas akhir. Peserta berbondong-bondong mendaftar sehingga kesulitan masuk laman pendaftaran.

Budi meminta calon pendaftar SNMPTN 2021 membaca seksama panduan agar bisa mempersiapkan data yang dibutuhkan. Selain itu panitia mengingatkan peserta untuk memastikan perangkat dan koneksi Internet yang digunakan saat membuka laman dalam kondisi stabil. Untuk menghindari kesalahan pengisian data, disarankan pula untuk mengisi pendaftaran daring (online) di komputer atau laptop.

Sumber: nasional.tempo.co

USK Masuk Tiga Besar Riset Nasional

0

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), masuk dalam tiga besar perguruan tinggi di Indonesia yang meraih dana hibah riset Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN).

Kepala LPPM USK, Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech, Jumat 19 Februari 2021, mengatakan, informasi ini diperoleh setelah diumumkan oleh Menristek/BRIN Prof. Bambang P. S. Brodjonegoro, Ph.D di Jakarta, di mana USK masuk 3 besar penerima hibah riset kompetitif nasional untuk perguruan tinggi kluster mandiri di luar Perguruan Tinggi Badan Hukum (Non PTN BH).

Adapun peringkat pertama dan kedua peraih dana riset ini adalah Universitas Brawijaya sebesar Rp. 12 miliar dan Universitas Andalas dengan total Rp. 10,9 miliar. Sementara USK, berhasil meraih dana riset kompetitif nasional ini sebesar Rp. 9,8 miliar dari 82 judul.

Dana hibah penelitian yang diperoleh oleh USK ini, ungkap Taufik, naik signifikan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2020 lalu, USK berhasil mendapatkan dana hibah riset sebesar Rp. 6,7 miliar, terdapat penambahan Rp. 3,1 miliar atau naik sekitar 46,27%.

“Alhamdulillah, dari 47 perguruan tinggi kluster mandiri di Indonesia, Universitas Syiah Kuala berada diperingkat 3 besar,” ucap Taufik.

Untuk itulah, Taufik berharap, riset-riset yang telah didanai ini menghasilkan luaran penelitian dan produk inovasi yang akan menyelesaikan berbagai persoalan dalam masyarakat serta mendorong pembangunan nasional.

Sementara itu, Rektor USK Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng menyampaikan rasa syukur atas pencapaian USK ini. Menurut Rektor, hibah riset ini menjadi sangat penting bagi USK. Mengingat selama ini USK terus berupaya menguatkan perannya sebagai perguruan tinggi berbasis riset.

Komitmen tersebut direalisasikan USK dengan mengalokasikan dana yang cukup besar untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dana tersebut bertujuan untuk menstimulasi para dosen/peneliti melakukan kajian atau penelitian untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Hal ini, ungkap Rektor, juga berkaitan erat dengan rencana USK menjadi PTN-BH pada tahun mendatang. Maka kegiatan riset di perguruan tinggi ini harus ditingkatkan.

“Bagi USK dana hibah riset ini menjadi sangat berarti, karena dapat mendorong USK memperkuatkan perannya sebagai perguruan tinggi berbasis riset. Sekaligus untuk mendukung upaya transformasi kita menjadi PTN-BH, sehingga kampus ini bisa berkiprah lebih luas lagi untuk masyarakat,” ujar Rektor.

Sumber: mediaaceh.co