Beranda blog Halaman 2279

Pemerintah Sepakat Cabut RUU Pemilu dari Prolegnas 2021

0

Nukilan.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar rapat kerja pembahasan Prolegnas 2022. Rapat kali ini juga membahas terkait penarikan RUU Pemilu dari daftar Prolegnas 2021.

Baca juga: Polemik Pilkada Serentak 2024 dan Pro Kontra RUU Pemilu

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Yasonna Laoly yang mewakili pemerintah menyampaikan bahwa pemerintah sepakat RUU Pemilu dicabut dari Prolegnas 2021.

“Menyikapi surat Komisi II tentang pencabutan RUU Pemilu dari daftar prioritas tahun 2021, pemerintah sepakat,” kata Yasonna di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Surya Paloh Arahkan Nasdem Tolak Revisi UU Pemilu

Yasonna menyatakan, seluruh RUU lain yang telah dibahas sepakat untuk masuk Prolegnas kecuali RUU Pemilu.

“Apa yang sudah kita sepakati kita bawa ke paripurna, kecuali yang satu ini,” katanya.

Penyampaian Pendapat Faksi

Saat ini, tiap fraksi tengah menyampaikan pendapat fraksi terhadap RUU yang akan masuk dalam Prolegnas 2021.

Adapun rapat siang ini selain membahas Pengambilan Keputusan Atas Penyempurnaan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2021, juga diagendakan pengambilan keputusan Prolegnas RUU Perubahan Tahun 2020-2024 yang telah diputuskan pada raker tanggal 14 Januari 2021.

Baca juga: Kader PKB Diminta Stop Bahas Revisi UU Pemilu

PKBI: Rawat Perdamaian dan Kesetaraan Gender

0

Nukilan.id – Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh, Eva Khovivah, mengajak perempuan Aceh untuk dapat terus merawat perdamaian dan kesetaraan yang berkeadilan gender.

Baca juga: 8 Maret Jadi Tonggak Keadilan Bagi Perempuan Aceh

Dalam momentum “Hari Perempuan Internasional”, Eva juga mengajak perempuan Aceh untuk tetap terus bersemangat dalam memperjuangkan kesetaraan dan hak kaum perempuan.

“Terus bersemangat dan jaga kesehatan untuk perjuangan dan pemberdayaan kelompok perempuan, anak, remaja, lansia dan kelompok marginal lainnya,” kata Eva kepada Nukilan.id, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Nora Idah Nita: Perempuan Aceh Harus Berperan dan Isi Posisi Strategis

Maka dari itu, Eva berharap, pemerintah Aceh harus lebih berkomitmen dan lebih serius dalam upaya pemenuhan hak-hak perempuan.

“Itu perlu kebijakan yang pro dan anggaran yang responsif gender dari pemerintah,” ujar Eva.[]

Baca juga: PKBI Aceh: Budaya Diam Salah Satu Sebab Kekerasan Pada Perempuan dan Anak

Forum Interaksi Mahasiswa Minta Pemko Banda Aceh Relokasikan Proyek IPAL

0

Nukilan.id – Ketua FIMA (Forum Interaksi Mahasiswa Aceh) Muhammad Khalis menyampaikan Proyek pembangunan IPAL tidaklah salah, yang salah disini adalah lokasinya kenapa harus di Gampong Pande yang berbatasan langsung dengan Gampong Jawa yang sebelumnya kita ketahui terdapat ratusan peninggalan sejarah yang masih terkubur dan belum tersentuh penelitian yang baik.

“Kita sangat tidak sepakat pembangunannya IPAL di lokasi ini,” kata Khalis menyahuti rencana pemerintah Kota Banda Aceh pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Gampong Pande yang belakangan menjadi polemik, Selasa (9/3/2021).

Khalis, menambahkan, seharusnya Tim Tata Ruang Pemko Banda Aceh harus lebih mempertimbangkan aspek-aspek lingkungan untuk beberapa persoalan.

“hari ini, seperti proyek IPAL, ini kan sudah bermasalah. Kenapa sampai bisa kecolongan kajian amdal” lanjutnya.

Khalis menjelaskan Pasca penemuan Nisan-nisan era Kerajaan Aceh Darussalam di lokasi pembangunan IPAL hari ini. Walikota Banda Aceh juga sangat-sangat tidak masuk akal mengeluarkan statement yang menyebut Kompleks pemakaman dengan nisan-nisan Aceh berbagai periode di Gampong pande bukanlah kompleks pemakaman kerajaan melainkan adalah kompleks pemakaman masyarakat biasa.

“Terlihat sekali beliau tidak paham bagaimana ciri-ciri nisan yang diperutukkan kepada Ulama-ulama dan tokoh-tokoh penting kerabat kerajaan,” ujar Khalis.

Untuk itu–khalis menyampaikan pihaknya akan mengkonsolidasikan kepada teman -teman mahasiswa setiap kabupaten kota di Aceh terkait persoalan ini.

“Kami meminta pihak Pemko Banda Aceh segera merelokasi proyek IPAL agar benda-benda cagar budaya dapat terselamatkan. Supaya sejarah dapat di kenang sepanjang masa oleh anak cucu kita” ucapnya.[]

Sakit Hati, Pegawai Kecamatan Bakar Kantor Bupati Bireuen

0

Nukilan.id – Polisi menangkap pelaku pembakar kantor Bupati Bireuen, Aceh, berinisial HE. Aksi pembakaran itu dilakukannya pada Senin (8/3) pagi.

Kasat Reskrim Polres Bireuen AKP Fadillah Aditya Pratama mengatakan dari hasil pemeriksaan diketahui motif HE membakar salah satu ruangan di gedung kantor Bupati Bireuen karena alasan sakit hati.

Baca juga: Pemerintah Aceh Belum Bisa Pastikan Kapan Investasi UEA Dimulai

Untuk diketahui, sebelumnya pelaku bekerja sebagai staf di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah [Bappeda] kabupaten setempat. Namun, ia tidak pernah dilibatkan dalam pekerjaan sehari-hari.

“Jadi menurut keterangan dia [tersangka] ya sakit hati, dulu dia staf pegawai Bappeda [yang berada di gedung Kantor Bupati Bireuen], tetapi tidak pernah digunakan kerja,” kata Fadillah saat dikonfirmasi.

HE diketahui saat ini berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kini bertugas di kantor Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen sebagai Kasi Hartib.

“Tersangka seorang pegawai yang dulu pernah berdinas di Bappeda dan saat ini berdinas di Kantor Camat Kecamatan Jeunieb sebagai Kasi Hartib,” ucapnya.

Baca juga: 9 Maret Hari Musik Nasional: Mengenang W.R. Soepratman

Setelah diamankan polisi, HE pun ditahan di Polres Bireuen untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi saat ini juga masih memeriksa sejumlah saksi-saksi.

“Selanjutkan kita lakukan pemberkasan, uji labkrim dan koordinasi dengan JPU Kejari Bireuen,” sebut Fadillah.

Polisi juga menemukan barang bukti berupa botol yang berisi bahan bakar di lokasi dan rekaman CCTV yang menunjukkan HE sebagai pelaku pembakar kantor Bupati Bireuen.
Sumber: cnnindonesia
Baca juga: Mendagri Minta TP PKK Pusat dan Daerah Bantu Pemerintah Mengatasi Covid-19 dan Stunting

Kisah Winarti, Pengusaha Perempuan yang “Bangkrut” karena Pandemi tetapi Bisa Sukses Kembali

0
WInarti Handayani. Foto: The Jakarta Post

Nukilan.id – Di tengah pandemi yang masih terus mewabah, semua pelaku usaha harus memutar otaknya untuk mencari cara agar bisa bertahan.

Salah satu yang harus bertahan adalah Winarti Handayani. Dia awalnya bekerja sebagai seorang pelukis dan ilustrator buku anak.

Hingga kemudian dia berhasil mendirikan usaha rintisannya yang bernama Kamalika Artprints pada tahun 2013 yang lalu.

Melalui usahanya, ia menjual beragam produk kartu ucapan, stationery serta tas yang dilukis sendiri.

Di awal pandemi, kenyataan pahit harus dihadapi Winarti. Seluruh toko offline miliknya, terpaksa tutup.

“Karena banyak toko saya yang tutup, tentu imbasnya ke omzet kan. Omzet saya itu turunnya cukup drastislah,” ujarnya, Senin (8/3/2021).

Dari situ Winarti langsung cepat beradaptasi dengan memanfaatkan platform digital, yakni memanfaatkan e-commerce. Selain itu, Winarti juga terus berinisiatif dengan mengeluarkan inovasi-inovasi baru yang lebih relevan dan yang banyak dibutuhkan masyarakat.

Akhirnya, karena melihat banyak masyarakat yang membutuhkan masker, dia dan timnya sepakat untuk menjual masker kain.

“Saya bersama tim berpikir, produk apa yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah pandemi. Selain menjual masker kain, kami juga menjual produk celemek, outerwear, rok dan produk dekorasi rumah,” tambahnya.

Hingga berjalannya waktu, penjualan Kamalika Artprints pun berangsur membaik sehingga jumlah karyawannya juga bertambah.

“Jumlah transaksi toko juga meningkat lebih dari 30 kali lipat pada Desember 2020 lalu jika dibandingkan dengan bulan pertama buka toko online. Bahkan produk kami bisa menjangkau Kalimantan dan Sulawesi,” ungkap Winarti.

Winarti juga menyarankan kepada perempuan pegiat usaha yang sedang membangun bisnis, untuk bekerja dengan tekun dan terus melakukan inovasi sesuai perkembangan pasar.

“Inilah kunci agar bisa bertahan di tengah pandemi,” ucapnya.

(Money.kompas.com)

Pemerintah Aceh Belum Bisa Pastikan Kapan Investasi UEA Dimulai

0

Nukilan.id – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis, ST, DEA mengaku belum mengetahui kapan investasi perusahaan Murban Energy Ltd Uni Emirat Arab (UEA) di Pulau Kosong, kepulauan banyak Aceh Singkil akan mulai.

“Keputusan investasi UEA di Singkil murni adalah keputusan investor, sejauh ini adalah Murban Energy Ltd,” Kata Martunis menjawab Nukilan.id, Senin (8/3/2021).

Hal itu dijelaskan dengan berkembangnya informasi bahwa investasi Murban Energy Ltd itu paling cepat 10 tahun lagi untuk Pulau Banyak, Aceh Singkil, dan 4 tahun untuk investasi di Sabang.

“Belum ada informasi langsung dari Murban tentang kapan akan dimulai. Pihak Murban masih mengkaji data-data yang mereka peroleh. Memang ada ada pernyataan dari Menteri LHP dan Menteri Suhail dari UEA dengan harapan tidak terlalu lama lagi,” ujar Martunis.

Dikatakan Martunis, sementara informasi yang diperoleh pihaknya investasi yang akan dilakukan di Pulau Banyak.

“Pemerintah Aceh berharap Pulau Banyak menjadi pintu masuk untuk investasi lainnya di tempat yang berbeda di Aceh,” ujarnya.

Jelas Martunis, Informasi tersebut memang tidak relevan lagi sejak kedatangan Murban Energy Ltd ke Pulau Banyak untuk kedua kalinya, dan mereka memilih Pulau Banyak.

Namun, Pemerintah Aceh akan all out untuk fasilitasi percepatan realisasi investasi ini. Tentunya ada kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, Instansi vertikal dan masyarakat setempat.

Untuk Kerja sama Pemerintah Aceh dengan UEA ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent atau LOI oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan pelaku usaha UEA. Nilai investasi yang dilakukan UEA diperkirakan mencapai US$ 300-500 miliar.[]

Reporter: Yuli Asmiati

Marko Djuliarso, Orang Indonesia yang Diajak NASA Bikin Roket untuk Ekspedisi Luar Angkasa Tahun 2024

0

Nukilan.id – Salah satu insinyur asal Indonesia, Marko Djuliarso, menjadi salah satu orang yang digaet NASA untuk membangun roket yang akan membawa astronot ke bulan pada tahun 2024 mendatang.

Marko menjelaskan secara singkat perihal keterlibatannya dalam pembuatan komponen roket Space Launch System. Ia mengaku banyak menganalisa data dan fokus pada bagian penjadwalan, biaya, serta kualitas.

Roket yang juga disebut sebagai roket NASA paling kuat itu memiliki agenda pertama untuk meluncur ke bulan.

“Untuk launch pertama ke bulan. Tapi, kita ada target (jangka jauh) ke Mars,” kata Marko.

Ayah satu anak perempuan itu merasa sangat beruntung bisa ambil bagian di proyek NASA ‘paling keren’ ini. Ia mengaku hal paling membahagiakan adalah ketika ia bisa menyelesaikan suatu produk dan menyerahkannya kepada pelanggan.

Tak main-main, Marko berhasil menyandang gelarnya dari tiga universitas kenamaan dunia, yaitu Universitas Tennessee, Universitas Teknologi Nanyang Singapura, dan Universitas Southern California.

“Enggak pernah bercita-cita untuk (berkarir) ke (bidang) roket, apalagi aerospace. Bapak saya nganjurin ambil Industrial Engineering atau Teknik Industri aja. Sebagai anak yang baik, saya ikuti aja,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Marko juga menceritakan perjalanan karirnya yang tidak selalu mulus untuk menjadi seorang insinyur Boeing seperti saat ini.

“Ekonomi kan lagi susah, di tahun 2009. Jadi saya banyak melamar pekerjaan (di AS). Selama 6 bulan saya kira-kira, setiap minggu mungkin apply 100 pekerjaan,” tutur Marko.

Marko mengaku baru mendapat tawaran pekerjaan di Boeing ketika ia tengah bekerja di perusahaan produksi jendela di Dallas, Amerika Serikat.

“Saya juga udah lupa pernah wawancara sama Boeing. Saya pernah apply ke Boeing. Jadi, setelah pikir-pikir sedikit, saya dan Vida, istri saya, memutuskan untuk ambil kerjaan di Boeing dan pindah ke daerah Seattle, Washington,” kata Marko.

Space Launch System bukan satu-satunya proyek yang pernah dikerjakan oleh Marko. Insinyur asal Indonesia itu pun pernah terlibat dalam proyek pesawat komersial 787 dan 777 di Seattle dan Italia, sebelum akhirnya menggarap roket untuk NASA di New Orleans.

(Sumber: Okezone.com)

14 Maret, Pemerintah Aceh Gelar Lomba Balap Sepeda “Tour de Koetaradja”

0
Ilustrasi

Nukilan.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh akan menggelar ajang balap sepeda Tour de Koetaradja pada 14 Maret 2021, guna mengairahkan pariwisata Aceh.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya menggairahkan kembali industri pariwisata Aceh yang telah lama vakum akibat pandemi COVID-19,” kata Kepala Disbudpar Aceh Jamaluddin di Banda Aceh, Senin (8/7/2021).

Ia menjelaskan kegiatan road bike dengan mengusung tema “Explore Koetaradja & Feel the Sensation” menggunakan konsep sport tourism dengan jumlah peserta 200 orang dari berbagai kota, termasuk Medan, Jakarta, dan Bandung.

Dalam kegiatan tersebut Sondi Sampurno, satu-satunya race director internasional balap sepeda jalan raya yang dimiliki Indonesia juga akan hadir untuk menyukseskan acara tersebut.

https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMy8wNy8yMC8xMjk5ODgvMC8= Ia mengatakan kegiatan tersebut memperlombakan dua kelas yakni King of Mountain (KOM) dengan kelompok umur, 17-34 tahun, 35-44 tahun, dan 45-54 tahun, serta Queen of Mountain (QOM) tanpa ada pengelompokan umur.

Adapun jarak yang akan ditempuh sejauh 71 km dimulai dari Museum Aceh, Simpang Kodim, lalu melewati Masjid Raya Baiturrahman, Jembatan Pante Pirak, Simpang Jambo Tepe hingga Simpang Mesra. Kemudian, Gampong Kajhu, Gampong Krueng Raya, dan naik ke Barbate Hill.

Kemudian, melewati Bukit Radar sampai ke Kecamatan Blang Bintang. Setelah Gampong Siron, sampai ke Lambaro, kemudian Pagar Air, melewati Fly Over Simpang Surabaya dan finish kembali di Museum Aceh.

“Tour de Koetaradja pesertanya 35 persen dari luar Aceh dengan jumlah totalnya 200 peserta. Kegiatan wisata tidak hanya berguna dalam memperkenalkan Aceh lebih dekat kepada wisatawan, tapi juga mendukung industri pariwisata Aceh di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) serta juga akan meningkatkan perputaran uang di sana, termasuk juga ekonomi,” kata Jamaluddin.

Ia berharap melalui kegiatan Tour de Koetaradja, tersampaikan pesan bahwa Aceh merupakan daerah wisata unggulan tidak hanya alam dan budayanya, namun juga kegiatan yang dihadirkan melalui spirit “The Light of Aceh”.

Ia mengatakan road bike dipandang memiliki peluang besar untuk menggaet peminat, mengingat antusiasme masyarakat bersepeda meningkat pesat selama pandemi COVID-19.

Kepala Bidang Pemasaran Rahmadhani menambahkan popularitas wisata olahraga sepeda meningkat pesat di masa pandemi COVID-19.

Ia mengatakan peserta Tour de Koetaradja diberikan jersey, kaos kaki, cycling cap, suplemen strive, dan untuk protokol kesehatan (prokes), peserta diwajibkan membawa surat keterangan negatif rapid antigen.

Panitia juga menyediakan wastafel, hand sanitizer, dan wajib menggunakan masker.

(Sumber: Okezone.com)

Libur Panjang Pekan Ini, PNS Dilarang ke Luar Kota

0

Nukilan.id – Pekan ini akan ada libur panjang selama empat hari. Dimulai dari Kamis, yakni peringatan Isra Miraj, sampai hari Minggu sebagai hari libur sekaligus tanggal merah karena Hari Suci Nyepi.

Sayangnya, selama libur panjang tersebut PNS dilarang bepergian ke luar kota. Ini dikarenakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro berlangsung.

Larangan ini untuk PNS, prajurit TNI, anggota Polri, dan pegawai BUMN. Adapun larang liburan panjang pada hari Isra Miraj yakni jatuh pada tanggal 11 Maret dan Nyepi yang jatuh pada tanggal 14 Maret.

“Kebijakan pelarangan kegiatan berpegian ke luar daerah bagi pegawai ASN, TNI, Polri BUMD dan BUMN yang berpegian saat isra miraj dan saat nyepi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, dalam video virtual, Senin (8/3/2021).

Dia menekankan, kebijakan pelarangan kegiatan berpegian ke luar kota juga untuk pegawai swasta. Adapun, perusahaan swasta sudah memberikan surat ederan untuk tidak berpegian.

“Swasta ada iimbauan untuk pegawai perusahaan tidak melakukan kegiatan wilayah daerah,” jelasnya.

Sebelumnya, batasan dalam PPKM mikro masih sama dengan sebelumnya. Pada PPKM mikro diatur maksimal karyawan yang bekerja di kantor naik menjadi 50% sementara sisanya tetap bekerja dari rumah.

(Sumber: Okezone.com)

Gerindra Minta Presiden Pecat Moeldoko

0

Nukilan.id – Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menyarankan Moeldoko mundur dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan. Dia pun menilai, sebaiknya Presiden Jokowi pecat Moeldoko.

Baca juga: Nova Iriansyah: Demokrat Aceh Setia Kepada AHY dan Tolak KLB

Kawendra menganggap, tindakan Moeldoko sangat memalukan. Karena ‘mengkudeta’ Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Diketahui, Moeldoko dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Pak Moeldoko sedang mengemban amanah yang tinggi dan strategis sebagai KSP. Tapi sayang sekali bertindak rendahan. Terkesan jelas, tidak punya malu,” ujar Kawendra dalam keterangannya, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Demokrat Aceh Datangi Kanwil Kemenkumham Sampaikan Surat “Tolak KLB”

Moeldoko dinilai bikin malu Presiden Jokowi. Tindak tanduk Moeldoko dalam kisruh Partai Demokrat ini dinilai bisa merusak marwah negara. Karena jabatan yang diembannya sangat dekat dengan lingkar Istana.

“Harusnya dengan jabatan yang diemban saat ini dengan posisi ‘satu jengkal’ dari Presiden Joko Widodo jangan sampai melakukan tindakan rendahan dan berpotensi merusak marwah negara. Bikin malu Presiden kita,” ujar Kawendra.

Baca juga: AHY dan Para Ketua DPD PD Antar Surat “Tolak KLB” ke Kemenkumham RI

Maka dari itu, ia menyarankan Presiden Joko Widodo memecat Moeldoko. Atau mantan Panglima TNI itu mengundurkan diri sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

“Saran saya sebagai rakyat Indonesia yang bosan dengan ‘kebisingan’ terlebih ditengah pandemi seperti ini, sebaiknya pak Moeldoko mundur dari KSP. Atau Pak Jokowi berhentikan saja pak Moeldoko, bikin malu bapak, pak,” pungkas Kawendra.

Sumber: merdeka
Baca juga: Ranking Portal Berita di Aceh, Walau Muda Nukilan.id di Posisi Ketujuh