Beranda blog Halaman 2225

Pemko Banda Aceh Gelar Festival Ramadhan

0

Nukilan.id – Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh meluncurkan serangkaian kajian Islami yang terangkum dalam Festival Ramadhan 1442/2021. Acara diselenggarakan pada 19 hingga 25 April 2021 mendatang, bertempat di Mesjid Al-Hasyimiah Gampong Rukoh, Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dalam acara pembukaan, Senin (19/4/2021) sore, turut hadir, Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin, Plt Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Ridwan, Ketua Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) sekaligus sebagai Imam Mesjid Tgk Ahmad Riziani, Ustaz Amri Fatmi selaku pemateri, dan unsur muspika lainnya.

Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin saat membuka Festival memberikan apresiasi kepada Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh yang telah berinisiatif dalam melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat, terutama di bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Baca juga: Komunitas Ngopi di Banda Aceh Bagi-Bagi Paket Kurma

“Tentunya melalui kegiatan ini pula kami atas nama Pemko Kota mengucapkan Marhaban Yaa Ramadhan. Marilah kita membuka diri untuk saling memaafkan guna membersihkan jiwa dari segala dosa yang terjadi akibat adanya kesalahan dan kekhilafan,” katanya.

Sosok yang akrab disapa Chek Zainal mengatakan, Bulan Suci Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan, sehingga selalu dijadikan sebagai momen yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami.

“Seperti kegiatan Banda Aceh Festival Ramadhan kali ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan Syariat Islam khususnya bagi para generasi muda Kota Banda Aceh yang kita banggakan. Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat,” jelas Chek Zainal.

Selain itu, kegiatan tersebut dianggap sebagai sarana penting untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta merekatkan tali silaturahmi antar sesama. “Derasnya arus perubahan sosial dan budaya saat ini harus benar-benar membentengi generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak sesuai dengan Syariat Islam,” ungkapnya.

Chek Zainal pun mengimbau sekaligus mengajak kepada para panitia dan peserta Festival Ramadhan untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) saat berlangsungnya kegiatan, guna mencegah penyebaran Covid 19.

“Tentu setiap proses jalannya kegiatan ini secara disiplin dan patuh pada penerapan prokes, agar seluruh masyarakat dapat terhindar dari virus tersebut dan dapat melaksanakan ibadah puasa dengan rasa nyaman,” himbaunya.

Baca juga: Wakil Bupati Aceh Utara Buka Secara Resmi Kampoeng Alquran 2021

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Ridwan menyebutkan Festival Ramadhan 2021 bakal digelar selama satu minggu di bulan puasa. Kegiatan dimulai 19 hingga 25 April 2021 mengusung tema “Banda Aceh Ramadhan Festival 1442/2021 Melangkah Lebih Baik”.

“Kegiatan ini merupakan inspirasi anak muda yang perlu pengkajian islami di bulan Ramadhan. Sehingga acara ini cocok untuk anak muda, maka kami menjalankan dan menyiapkan satu kajian di bulan Ramadhan dengan menghadirkan pemateri yang inspiratif,” katanya.

Ridwan menjelaskan para peserta nantinya tidak dibolehkan menjalankan buka puasa bersama, guna mencegah penyebaran virus Covid 19. “Acara ini tidak ada buka puasa bersama, para peserta dibagi makanan lalu makan di rumah masing-masing,” jelasnya.[bandaacehkota]

Doni Monardo Resmikan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Aceh

0

Nukilan.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, meresmikan Rumah Sakit Lapangan, Pengembangan RS Zainoel Abidin sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Selasa (20/4/2021).

Doni berharap, rumah sakit tidak digunakan meski telah diresmikan. “Kalau digunakan pun jumlah pasien jangan banyak. Karenanya butuh kerja sana seluruh komponen agar ada upaya pencegahan. Itu adalah solusi terbaik,” kata Doni.

Jenderal bintang tiga itu mengatakan, Presiden telah memberikan arahan agar pihaknya bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian PUPR, untuk memastikan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah harus memadai. Arahan itu disampaikan Presiden begitu melihat terjadinya lonjakan kasus covid-19.

“Adapun daerah yang perlu penambahan RS, kami akan memberikan dukungan,” katanya.

Aceh termasuk salah satu daerah yang dilakukan penambahan rumah sakit lapangan. Berkat kerja sama lintas pihak, pembangunan RS tersebut selesai dalam tempo 45 hari atau lima minggu.

“Sebuah kinerja yang profesional dan sangat luar biasa. Alhamdulilah pada Maret lalu rumah sakit ini sudah bisa dimanfaatkan,” ujar Doni.

Saat peresmian rumah sakit tersebut, Doni berpesan agar pemerintah Provinsi hingga ke tingkat pemerintahan gampong agar menaati PPKM Mikro yang telah diterapkan. Seluruh komponen masyarakat, kata dia, harus dilibatkan untuk menghalau penularan covid.

“Ingatkan selalu, tidak boleh kendor. Jangan lengah, covid belum berakhir. Belum ada pakar yang menjamin kapan berakhir,” ucap Doni seraya juga mengingatkan masyarakat agar menaati arahan Presiden agar masyarakat tidak melakukan mudik jelang lebaran.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, melaporkan bahwa saat kasus covid-19 di Aceh meningkat pada September lalu, adalah momen di mana Rumah Sakit di Aceh kewalahan menghadapi lonjakan pasien, terutama di RSUD dr. Zainoel Abidin. Banyak pasien dari kabupaten dan kota dirujuk ke rumah sakit ini.

 “Kondisi ini yang mendorong kami mengajukan permohonan kepada BNPB guna mendukung keberadaan RSUD dr Zainoel Abidin sebagai rumah sakit rujukan Covid-19,” terang Nova.

Permohonan tersebut disetujui Pemerintah Pusat sehingga pada awal November 2020 proyek pengembangan dilakukan di kompleks lama RSUD dr. Zainoel Abidin hingga pembangunannya selesai Desember lalu.

“Kami sangat bersyukur, sebab pengembangan ini telah menambah ruang observant dan ruang isolasi, sehingga dapat terhindar dari kondisi kesulitan ruang dan tempat dalam menangani pasien,” kata Nova.

Selain RSUDZA, Rumah Sakit di Aceh yang telah ditetapkan sebagai rujukan Covid-19 adalah RSUD Cut Meutia, Lhokseumawe. Nova berharap BNPB juga mendukung pengembangan Rumah Sakit tersebut agar penanganan covid-19 di pesisir timur Aceh berjalan optimal, sehingga tidak semua pasien harus dirujuk ke RSUD dr. Zainoel Abidin.

Dengan hadirnya dua Rumah Sakit Rujukan tersebut, ditambah dengan kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan, serta suksesnya progam vaksinasi yang sedang dilakukan, ancaman covid-19 di Aceh akan dapat segera diatasi.

Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR, Boby Ali Azhari, menyebutkan kementerian PUPR telah mendukung penyediaan rumah sakit covid di berbagai daerah di Indonesia.

Sebelum di Aceh, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan RS di Kepri, UGM Yogyakarta, Lamongan, Bangka Belitung dan Manado. Saat ini pihaknya juga tengah membangun di Malang dan Sumatera Barat.

Boby berterima kasih, atas bantuan semua pihak rumah sakit rujukan Covid-19 di Aceh dapat selesai dibangun. Pihaknya yakin dengan beroperasi rumah sakit tersebut, upaya pengendalian covid-19 di Aceh akan dapat berjalan lebih baik.

“Banyak pihak yang membantu dalam pembangunan rumah sakit ini. Dari Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan konsultan tentunya,” kata Boby.

Peresmian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 itu dihadiri oleh Wakil Ketua DPRA, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Kalak BPBA, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Dandim 0101 BS dan sejumlah pihak lainnya.[layarberita]

Jembatan Kartika Eka Paksi, Wujud Penghargaan dan Kecintaan Warga Bolo-Rade Pada TNI AD

0

Nukilan.id – Jembatan Acrow Panel penghubung antara Desa Rade dengan Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, telah diresmikan penggunaannya oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dengan Unsur Muspida Kabupaten Bima, Selasa (20/4/2021).

Antusias warga di kedua desa tersebut menyambut hadirnya jembatan penghubung yang merupakan urat nadi perekonomian warga dua desa tersebut.

Jembatan Acrow Panel tersebut dibangun setelah jembatan sebelumnya putus setelah dihantam banjir bandang pada 2 April 2021 lalu.

Akibatnya, aktivitas warga di kedua desa tersebut nyaris lumpuh karena akses utama dari Desa Rade menuju Desa Bolo menuju pusat perekonomian di kecamatan tersebut menjadi terhambat.

Baca juga: Kasad Pimpin Sertijab Pejabat Utama TNI AD

Tepat 10 hari sejak awal pengerjaan jembatan tersebut oleh Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka, jembatan tersebut telah selesai secara penuh dan dapat dilalui kendaraan hingga tonase 15 hingga 20 ton.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani pada sambutannya saat peresmian jembatan Acrow Panel tersebut mengatakan bahwa dibangunnya jembatan ini merupakan kepedulian dan respons cepat pimpinan TNI Angkatan Darat untuk membantu kesulitan masyarakat di Kabupaten Bima yang terdampak bencana banjir bandang.

“Kami dari Jajaran Korem 162/Wira Bhakti mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasad yang telah mengirimkan personelnya dan perlengkapannya untuk membangun jembatan di Desa Bolo dan Desa Rade ini. Jembatan ini dapat diselesaikan lebih cepat dari waktu yang ditargetkan,” ujarnya.

Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Bima serta seluruh masyarakat yang telah mendukung dan ikut berpartisipasi dalam penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan, dari tiga jembatan yang mengalami putus dan kerusakan, dua jembatan telah berhasil diselesaikan yaitu jembatan di Desa Bolo – Rade ini dan perbaikan jembatan di Desa Woro.

” Satu jembatan lagi masih dalam proses perbaikan, diharapkan dalam waktu tiga hingga empat hari kedepan, jembatan di Desa Campa Kecamatan Madapangga juga dapat diselesaikan lebih cepat, ” jelas Ahmad Rizal.

Baca juga: Kadislitbangad Verifikasi Rompi Tahan Peluru dan Helm Militer Buatan Dalam Negeri

Dalam peresmian jembatan Acrow Panel ini juga dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, anggota DPD RI dari pemilihan daerah Nusa Tenggara Barat H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, dan Evi Apita Maya, SH., M.Kn,

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pimpinan Angkatan Darat atas dibangunnya jembatan penghubung kedua desa di wilayahnya.

“Kami atas nama pemerintah daerah Kabupaten Bima dan seluruh warga Desa Bolo dan Desa Rade Kecamatan Madapangga ini, sangat bersyukur telah dibuatkan jembatan penghubung. Atensi dari Bapak Kasad sungguh luar biasa dan kami semua beserta seluruh warga di sini sangat berterima kasih, ” tuturnya.

“Inilah bentuk kebersamaan TNI dengan masyarakat. TNI sebagai garda terdepan selalu hadir disaat rakyat mengalami kesulitan maupun terkena bencana,” imbuhnya.

Hal Senada juga disampaikan kedua anggota DPD RI yang menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian TNI Angkatan Darat yang dengan respons cepat mengirimkan bantuan.

Baca juga: Owner Media Dialeksis Silaturrahmi dengan Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus

Pada kesempatan yang sama Dandim 1608/Bima yang juga selaku Komandan Satuan Tugas Tanggap Bencana Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan Angkatan Darat atas bantuan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih perhatian Bapak Kasad atas pembangunan jembatan ini. Bantuan ini kami respon dengan pengerahan maksimal para Babinsa yang dibantu masyarakat agar jembatan tersebut dapat segera digunakan oleh warga, ” tukasnya.

Harapan agar usia jembatan ini dapat digunakan secara maksimal oleh warga Bolo – Rade juga disampaikan oleh Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan.

” Semoga jembatan ini dapat dipelihara dengan baik dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga di sini. Kami juga menyampaikan terima kasih atas peran pemerintah daerah Kabupaten Bima dan masyarakat yang membantu kami menyelesaikan pembangunan jembatan ini, ” ucapnya. [Dispenad]

Komunitas Ngopi di Banda Aceh Bagi-Bagi Paket Kurma

0

Nukilan.id – Komunitas Ngopi di Banda Aceh membagikan sejumlah paket kurma kepada pengguna jalan di kawasan Lamteumen, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Selasa (20/4/2021).

Ketua Komunitas Ngopi, Muhammad Ali mengatakan bahwa, kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan amalan di bulan Ramadhan.

Baca juga: Berburu Takjil, Jalan TP Nyak Makam Banda Aceh Dipadati Warga

Hal itu, kata Ali, sebagaimana hadist Rasulullah SAW yang artinya “Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” HR. Tarmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad.

“Al-hafizh Abu Thahir mengatakan hadits ini shahih,” terangnya.

Kemudian, kata Ali, pembagian takjil ini merupakan kegiatan tahunan setiap bulan Ramadhan.

“Ini kegiatan rutin kita di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Baca juga: Hari Pertama Puasa, Pasar Takjil Darussalam di Padati Warga

Sementara itu, Ali mengatakan, sumber dana untuk kegiatan tersebut disumbang langsung oleh para anggota.

“Alhamdulillah donasi ini terkumpul dari teman-teman Komunitas Ngopi,” kata Ali.

Oleh karena itu, ia selaku ketua mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota komunitas ngopi atas segala dukungan dan donasi yang telah diberikan. Ia berharap, semoga kegiatan ini bermanfaat dan berkelanjutan.

Baca juga: Kanji Rumbi, Takjil Khas Aceh Paling Diburu saat Ramadhan

“Kami selaku penyelenggara mengucapkan “Jazakumullahu khaira” kepada seluruh donatur dan seluruh temen-temen komunitas ngopi. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan berkelanjutan, insya Allah,” ungkap Ali.[MR]

Wakil Bupati Aceh Utara Buka Secara Resmi Kampoeng Alquran 2021

0
Wabup Aceh Utara Buka Kampung Alquran. (Foto: Republika)

Nukilan.id – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf membuka secara resmi program Kampoeng Alquran 2021 (20 Hari Bersama Alquran), di Mesjid Besar Al-Khalifah Ibrahim Matangkuli , Aceh Utara, Ahad (18/4).

Kegiatan yang bertemakan “Aneuk Malem Meuwawasan, Matangkuli Meugiwang” tersebut dilaksanakan oleh Ikatan Masyarakat Pelajar Matangkuli (Impelma) Banda Aceh dan Remaja Mesjid Besar Al-Khalifah Ibrahim Matangkuli dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketua panitia pelaksana, Hafiz Al Mansuri, didampingi sekretaris, Andi Miswar dan Aidil Fitrah melaporkan bahwa program Kampoeng Alquran spesial Ramadhan di tahun 2021 tersebut dilaksanakan selama 20 hari dan diikuti oleh 220 santri yang telah terdaftar dengan program tahfidz Alquran, tahsin Alquran, bahasa Arab dan Iqra’. Mereka  akan diwisud   pada malam Idhul Fitri 1442 H.

“Acara ini kita mulai hari Ahad,  6 Ramadhan 1442 H bertepatan dengan 18 April 2021 dan akan berlangsung sampai dengan 7 Mei 2021. Kita telah menghadirkan tenaga pengajar yang sangat profesional di bidangnya. Mereka adalah delapan  orang guru tahfiz 30 juz yg ahli tafsir Quran lulusan dari Mesir dan Madinah, dua  guru bahasa Arab dosen dari Ma’had Aly Babusaalam Al Hanafiyyah dan enam  orang guru tahsin quran, juara MTQ provinsi serta dua orang guru Iqra,”  ujar Hafiz dalam rilis yang dikirim kupada media.

Ketua Remaja Mesjid Besar Al Khalifah Ibrahim Matangkuli, Tgk M  Jafar Sulaiman didampingi Sekretaris Tgk Zulfadli Hasan mengatakan bahwa spesial Ramadhan Kampoeng Alquran 2021 digratiskan untuk puluhan anak yatim.

“Alhamdulillah, program Kampoeng Alquran 2021 ini kita gratiskan biaya pendidikan kepada puluhan anak yatim.  Karena,  momentum Ramadhana ini juga kita arus utamakan berbagi dan peduli keada anak yatim, di mana mereka juga layak kita fasilitasi untuk meraih pendidikan berbasis Alquran,” paparnya.

Ketua Impelma Banda Aceh, Rifki Ismail  SAg  dalam sambutannya  mengatakan bahwa orientasi setiap mahasiswa dan pemuda terbaik adalah sebagai pemecah masalah bukan sebagai trouble maker atau pembuat masalah.

“Setiap anak yang hebat itu terwujud bukan karena kemampuan melainkan karena kemauan. Maka hari ini, program Kampong Alquran 2021 ini diharapkan mampu menjadi spirit dan daya tarik bagi setiap santri dalam mencintai dan terus giat belajar membaca dan menghafal Alquran. Mka inilah,  yang disebut proses pembiasaan yang baik,” tegas Rifki.

Dalam kesempatan itu Rifki mewakili seluruh panitia, mengucapkan terima kasih  kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan dalam bentuk apapun hingga suksesnya terlaksana pembukaan program Kampoeng Alquran 2021. Ia juga  memohon terus masukan dan bimbingan atas kekurangan yang ada di pihaknya, demi lahirnya perbaikan  di masa depan.

Sementara itu, Abu Raja Imam Mesjid Besar Alkhaslifah Ibrahim, Tgk H Muhammad Yusuf mengucapkan apresiasi dan penghargaan kepada Impelma Banda Aceh, Remaja Mesjid Besar Al Khalifah Ibrahim dan seluruh panitia pelaksana yang telah menggelar kegiatan Kampoeng  Alquran kembali megah dan bersahaja di mesjid yang mulia  .

Dalam kesempatan yang sama, mewakili Penasehat Impelma Banda Aceh, H Murni SE, MM yang juga merupakan kepala Sekretariat MPU Aceh menyampaikan apresiasi dan siap mendukung penuh jalannya program Kampoeng Alquran 2021 ini hingga mencapai kesuksesan di malam wisuda para santri. Ia juga berharap kegiatan serupa  terus dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Sehingga,  program tersebut dapat dijadikan ikon Aceh Utara atau bahkan Aceh nantinya.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara, Bapak Fauzi Yusuf dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan Program Kampoeng Alquran 2021 sangat mengapresiasi dan mendukung penuh serta berharap di tahun yang akan datang dapat dikenbangkan ke tingkat Aceh Utara dan menjadi ikon terbaik di provinsi Aceh.

“Di Matangkuli telah terbentuk satu program yang mulia ini sebagai wadah memahami dan menyelematkan generasj emas Aceh Utara dari bahaya wawasan menyimpang dan kebatilan. Maka,  kami juga berharap panitia bisa mengembangkan kegiatan ini hingga mampu dinikmati dan daoat diikuti oleh seluruh putra putri terbaik Aceh Utara, dan Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh teladan terbaik di provinsi Aceh,” ujarnya.

Fauzi Yusuf juga berharap agar segenap unsur panitia dan pemuda Matangkuli terus dapat merawat kekompakan demi terciptanya  ruang kreavitas yang baik sebagai prestasi hebat di suatu saat nanti.

Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat yang ditutup dengan pembacaan doa oleh Ketua Tastafi Aceh Utara, Waled H Sirajuddin Hanafi. Ia juga merupakan pimpinan Dayah Babussslam Al Hanafiyah Matangkuli.

Republika

Istana: Tak Ada Reshuffle Besok

0
Kabinet Indonesia Bersatu. (Foto: Kompas)

Nukilan.id – Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan tidak ada reshuffle menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) pada Rabu, 21 April 2021. Besok, Presiden Joko Widodo juga tidak berdinas di Istana Kepresidenan.

“Presiden kunjungan kerja ke Jawa Barat,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa, 20 April 2021.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengaku tak tahu jadwal perombakan KIM. Ia menyampaikan hanya Kepala Negara yang mengetahui waktu pengumuman susunan baru para pembantunya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Enggak ada (reshuffle) besok. Yang punya jadwal (hanya Presiden)” ucap Pratikno.

Baca: Diisukan di Pusaran Reshuffle, Moeldoko Enggan Berkomentar

Pratikno juga tak bisa memastikan apakah reshuffle berlangsung sebelum atau sesudah Lebaran 2021. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu pengumuman langsung dari Jokowi.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim sempat menyebut Presiden akan mengganti menteri KIM berinisial M. Dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin, ada tiga pejabat berinisial M, yakni Moeldoko, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko enggan berkomentar soal isu yang dilempar Luqman Hakim. Dia menyerahkan seluruh keputusan perombakan jajaran menteri kepada Jokowi.

“Tentang reshuffle, hanya Presiden (yang tahu). Titik,” kata Moeldoko di Jakarta, Selasa, 20 April 2021.

Medcom

https://www.medcom.id/nasional/politik/ybDVxnAK-istana-pastikan-tak-ada-reshuffle-besok?utm_source=desktop&utm_medium=headline&utm_campaign=WP

Anggota DPRK Bireuen Usman Sulaiman Ditangkap Bersama Barang Bukti Sabu

0
Foto: Ist/Kolase

Nukilan.id – Beredar foto dan video penangkapan Usman Sulaiman anggota DPRK Bireuen dari Partai PKB yang merupakan Buronan Polda Sumut karena terlibat jaringan narkoba ditangkap di salah satu halaman mesjid di Aceh pada Selasa (20/4/2021) pagi.

Foto dan video penangkapan Usman bersama 1 orang lainnya oleh pihak kepolisian beredar cepat di media sosial maupun group-group whatssap.

Dalam foto tersebut tampak Usman Sulaiman bersama satu orang lainnya yang belum diketahui identitasnya dengan tangan terbogol didudukkan di depan barang bukti yang diduga sabu-sabu sebanyak 25 paket di salah satu halaman mesjid dengan dijaga oleh aparat keamanan.

Usman Sulaiman bersama rekannya ditangkap sedang membawa sabu yang dimasukkan dalam mesin Mobil.

Sementara dalam video singkat yang di upload olah akun facebook Syakya Meirizal terlihat sejumlah aparat keamanan sedang membongkar paket sabu yang disembunyikan di mesin mobil yang diduga milik Usman Sulaiman.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui lokasi pasti penangkapan Usman yang juga merupakan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bireuen tersebut, namun diduga Usman bersama rekannya ditangkap di salah satu halaman Mesjid di daerah Peureulak, Aceh Timur.

Pihak media juga belum mendapat informasi resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen Aceh, Usman Sulaiman ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sumut.

Hal itu terungkap dari Surat DPO yang dikeluarkan Ditres Narkoba Polda Sumut dengan nomor Nomor : DPO / 02 / III / 2021 / Ditresnarkoba pada tanggal 5 Maret 2021 yang ditandatangani Kasubdit III Dir Narkoba Polda Sumut AKBP Fadris Lana.

Dimana dalam surat itu, Anggota dewan tersebut melanggar tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan Nomor Reg kejahatan / pelanggaran : Laporan Polisi Nomor : LP / 515 / III / 2021 / SUMUT / SPKT, tanggal 05 Maret 2021.

Usman diketahui lahir di Cot Trieng, 16 Juni 1980. Ia beralamat di Dusun III Cinta Maju, Desa Cot Trieng, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Di DPRK Bireuen, Usman Sulaiman menduduki Komisi 4 yang membidangi bidang pembangunan, infrastruktur dan teknologi serta juga termasuk sebagai salah anggota Badan Anggaran.

Usman diduga menjalankan bisnis narkoba bersama Ong Leu, yang tak lain adalah adik iparnya sendiri. Ong Leu sendiri sudah ditangkap dan kini ditahan di Polda Sumut.[lintasnasional]

Menlu Iran ke Jakarta, Bahas Kesepakatan Nuklir dan Potensi Dagang

0
Bendera Iran - Reuters

Nukilan.id – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengungkapkan apresiasinya terhadap prinsip Indonesia dalam kesepakatan nuklir Iran pada 2015 dan membicarakan potensi perdagangan dalam kunjungan ke Jakarta pada Senin (19/4/2021).

Baca juga: Iran Tak Akan Patuhi Perjanjian Nuklir Sebelum AS Cabut Sanksi

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta, salah satunya untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Senin (19/4/2021).

“Zarif memuji pendirian Indonesia yang berprinsip di Dewan Keamanan PBB untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir Iran 2015 – yang dikenal sebagai JCPOA – dan untuk membantu mendukung implementasi Resolusi DK PBB 2231,” seperti dikutip dari laporan IRNA pada Senin.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu Iran juga mengungkapkan kesiapannya dalam membicarakan masalah hambatan tarif dengan Indonesia.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi memuji hubungan yang berkembang antara kedua negara di berbagai bidang, termasuk sektor ekonomi. Dia juga mengungkapkan harapan bahwa kedua negara akan memfasilitasi perdagangan bilateral oleh komisi perdagangan bersama dan perjanjian yang sedang dipelajari.

Baca juga: Sempat Viral Penyebab Tsunami Aceh, BMKG: Bukan Dipicu Nuklir

Pertemuan antara kedua Menlu bertempat di Gedung Pancasila, Jakarta. Menlu Retno juga mengungkapkan pentingnya kerja sama dalam bidang kesehatan dan ekonomi khususnya dalam upaya bersama dalam mengatasi pandemi dan mempercepat pemulihan ekonomi.

Kedua menteri luar negeri juga meninjau upaya mendukung hukum internasional dan membahas perkembangan terakhir proses perdamaian di Afghanistan.

Zarif terbang menuju Jakarta pada Minggu sebagai kegiatan diplomasi Ramadan untuk mempromosikan hubungan bilateral.[bisniscom]

Mudik Dilarang, Menag: Jangan Kejar Sunah Tapi Tinggalkan Wajib

0
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas

Nukilan.id – Pemerintah melarang mudik pada Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah demi melindungi masyarakat di penularan virus corona. Aturan berlaku mulai tanggal 6 Mei 2021.

Menurut Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, menjaga kesehatan di tengah wabah adalah kewajiban, baik dalam perspektif kesehatan maupun agama. Pemerintah mendahulukan hal yang sifatnya wajib ketimbang lainnya.

“Kita memiliki dasar mudik itu paling banter hukumnya sunnah, sementara menjaga kesehatan diri kita, keluarga, menjaga kesehatan lingkungan kita adalah wajib, jadi jangan sampai apa yang wajib itu digugurkan oleh yang sunnah, atau mengejar sunnah tetapi meninggalkan yang wajib. Itu tidak ada tuntutan agamanya,” katanya saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Larang Mudik Lebaran 2021, Kemenhub Akan Terbitkan Surat Edaran

“Jadi larangnan mudik lebih ditekankan karena kita semua pemerintah ingin melindungi diri kita dan seluruh warga negara agar terjaga dari penularan Covid-19,” kata dia lagi.

Sementara itu, Yaqut menuturkan, ibadah sunnah di bulan Ramadan seperti Tarawih dan iktikaf diperkenankan sepanjang mematuhi protokol kesehatan. Ibadah ini hanya bisa dilakukan di rumah ibadah yang masuk dalam zona hijau dan kuning.

“Untuk (zona) merah dan oranye tidak ada pelonggaran. Artinya sekali lagi dalil mendahulukan keselamatan adalah wajib harus lebih diutamakan dari pada kesunatan (sunnah) yang lain,” kata Yaqut.

Sebagaimana diketahui, pemerintah memperbolehkan pelaksanaan salat Tarawih maupun salat Idulfitri 1442 Hijriah sepanjang menerapkan protokol kesehatan. Namun demikian, pemerintah melarang mudik pada Lebaran tahun ini.[iNews]

Penjelasan Kemendikbud Soal KH Hasyim Asy’ari Tak Ada di Kamus Sejarah

0
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid. (Foto: viva.co.id)

Nukilan.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya angkat bicara soal penghilangan jejak pahlawan nasional, tokoh pendiri Nahdlatul Ulama Hadratus Syech Hasyim Asy’ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I.

“Kemendikbud selalu berefleksi pada sejarah bangsa dan tokoh-tokoh yang ikut membangun Indonesia, termasuk Hadratus Syech Hasyim Asy’ari dalam mengambil kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid di Jakarta, Senin, 19 April 2021.

Hilmar menjelaskan bahwa buku Kamus Sejarah Indonesia Jilid I tidak pernah diterbitkan secara resmi oleh Kemendikbud.

“Dokumen tidak resmi yang sengaja diedarkan di masyarakat oleh kalangan tertentu merupakan salinan lunak (softcopy) naskah yang masih perlu penyempurnaan. Naskah tersebut tidak pernah kami cetak dan edarkan kepada masyarakat,” katanya.

Baca juga: Terkait Pilkada dan Kekhususan Aceh, Abdullah Puteh: Tergantung Kapan Presiden Mau

Lebih penting lagi, kata Hilmar, naskah buku tersebut disusun pada tahun 2017, sebelum periode kepemimpinan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim.

“Selama periode kepemimpinan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, kegiatan penyempurnaan belum dilakukan dan belum ada rencana penerbitan naskah tersebut,” jelasnya.

Tentunya, keterlibatan publik menjadi faktor penting yang akan selalu dijaga oleh segenap unsur di lingkungan Kemendikbud. “Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa tidak mungkin Kemendikbud mengesampingkan sejarah bangsa ini, apalagi para tokoh dan para penerusnya,” tutur Hilmar.

Hilmar, yang juga dikenal seorang sejarawan, membeberkan sejumlah dukungan dan pengakuan Kemendikbud terhadap Hasyim Asy’ari.

“Museum Islam Indonesia Hasyim Asyari di Jombang didirikan oleh Kemendikbud. Bahkan, dalam rangka 109 tahun Kebangkitan Nasional, Kemendikbud menerbitkan buku KH. Hasyim Asy’ari: Pengabdian Seorang Kyai Untuk Negeri,” terangnya.[viva.co.id]