Beranda blog Halaman 2209

Menparekraf dan Pemerintah Aceh Kejar Investasi 1 Milyar Dolar dari UEA

0
Foto. Doc. Facebook Sandiaga Salahuddin Uno

Nukilan.id – Kemenparekraf bersama Pemerintah Aceh tengah mempersiapkan segala keperluan aspek untuk menggaet investasi senilai USD 500 juta hingga USD 1 miliar dari Uni Emirat Arab.

Hal ini disampaikan Menteri Parekraf, Sandiaga Salahuddin Uno usai bincang-bincang dengan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (1/5/2021). Saat ini, kedua pihak sedang melakukan persiapan mengenai rencana investasi dari Uni Emirat Arab di Aceh.

Sandiaga mengatakan, sejumlah tahapan telah dibahas secara terperinci dengan tujuan agar penandatanganan perjanjian investasi dapat dilakukan saat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meninjau World Expo Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) pada Oktober 2021 mendatang.

“Kami akan lakukan rapat lanjutan dengan kementerian/ lembaga terkait agar target tersebut terealisasi,” ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga juga mengatakan, maksud kedatangannya ke Aceh ialah untuk membahas kebangkitan sektor parekraf dalam bingkai protokol kesehatan.

Pembahasan itu, sambung Sandiaga, perlu dibicarakan karena Aceh diketahui memiliki banyak sekali potensi pariwisata yang sangat terbuka bagi wisatawan nusantara.

Baca juga: Luhut dan Sandiaga Kawal Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

“Kita punya 5 juta kelas menengah wisatawan Nusantara baru yang sekarang ini memiliki opsi utama untuk berwisata di Indonesia, ini yang akan kita targetkan. Tapi tentunya dalam panduan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” jelasnya.

Tak hanya pariwisata, Sandiaga juga menyarankan Aceh untuk mengembangkan ekonomi kreatif lewat beragam inovasi kekinian. Ia mencontohkan seperti batik dari Aceh, dan juga Kopi Gayo yang memiliki cita rasa khas. Ia menyarankan agar sejumlah produk yang disebutkannya itu dipasarkan dengan skala internasional.

“Rencana kita sangat konkret, sangat real, bahwa yang ada di depan mata adalah Uni Emirat Arab dan tentunya ini holistik ya, bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun SDM,” ungkap Sandiaga Uno.

“Investasi ini kita gunakan untuk membangkitkan-memulihkan ekonomi, membuka peluang kerja dan mudah-mudahan kita bisa selesaikan pandemi ini agar kita bisa melanjutkan agenda pembangunan ke depan,” tutupnya.

Respons Gubernur Aceh

Pernyataan Sandiaga Uno disambut baik Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Pemerintah Aceh menegaskan mendukung penuh semua kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait investasi Uni Emirat Arab di Aceh.

“Saya dapat pencerahan dari Pak Menteri, biasanya menurut pengalaman Pak Menteri, sesudah masuk satu dari Uni Emirat Arab itu akan ada ikutannya, kita tentunya berharap itu terjadi dan mudah-mudahan ada bidang-bidang lain yang terbuka,” ungkap Nova Iriansyah.

Baca juga: Menko Luhut Ungkap ‘Harta Karun’ di Aceh

“Dan memang untuk Uni Emirat Arab itu Mubadala Oil and Gas sudah masuk di Pulau Andaman, dan ini mudah-mudahan pariwisata yang kedua dan seterusnya,” tambahnya.

Nova Iriansyah juga berharap agar Sandiaga Uno dapat mengajak kalangan pengusaha untuk berinvestasi di Aceh agar membuka lapangan kerja, pemulihan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan.

“Saya juga berharap melalui Pak Menteri Sandiaga Uno, beliau sudah malang melintang di dunia usaha, mengajak teman-teman pengusaha lain untuk berinvestasi di Aceh,” ujar Nova Iriansyah.

“Dan ini kita harapkan bisa segera membuka peluang untuk peningkatan ekonomi di Aceh dan tentu penurunan angka kemiskinan,” pungkasnya.[AKH]

Kuatkan Pembangunan Zona Integritas, Kakanwil Kemenkumham Aceh Kunjungi Sabang

0

Nukilan.id – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Kamis (29/4/2021). 

Meurah Budiman berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang dalam rangka memberikan penguatan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

“Saya ingatkan kepada teman-teman Kanim Sabang untuk menerapkan prinsip WBK dan WBBM dalam aktivitas sehari-hari sehingga zona integritas tidak hanya sekedar formalitas semata,” kata Meurah Budiman, seperti dilansir antara, Jum’at (30/4/2021).

Baca juga: Hari Buruh Internasional 2021: Sejarah May Day & Beda dengan Mayday

Kunjungan kerja Kakanwil Kemenkumham Aceh itu turut didampingi Kepala Divisi Imigrasi Sjachril, Kepala Divisi Pemasyarakatan Heri Azhari dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sasmita.

Meurah berkunjungan ke Pulau Weh juga dalam rangka sosialisasi kewarganegaraan kepada orang asing oleh Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Aceh di Kota Sabang. 

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Sabang Hanton Hazali memberikan penjelasan terkait proses persiapan Kanim Sabang dalam pembangunan zona integritas.

“Kita sedang melakukan renovasi infrastruktur untuk pembaharuan layout kantor demi memberikan fasilitas yang nyaman pada masyarakat,” katanya.

Pos Komando Gampong Efektif Tekan Kasus Covid-19 di Aceh

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Pos Komando (Posko) Gampong dinilai efektif menekan kasus aktif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kasus aktif adalah semua kasus Covid-19 dikurangi jumlah yang sembuh dan meninggal dunia, atau kasus yang masih dalam perawatan. Aceh memiliki Posko Covid-19 Gampong paling banyak kedua di Indonesia, setelah Jawa Tengah.  

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepala awak media massa di Banda Aceh, Jumat (30/4/2021), malam.

“Satgas Nasional melihat ada kolerasi Posko Gampong dengan jumlah kasus aktif. Kian banyak Posko Gampong makin rendah kasus aktif Covid-19 suatu daerah,” tutur juru bicara yang akrab sapa SAG itu.

Ia menjelaskan, Satgas Nasional membandingkan kasus aktif di Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Barat, dan di Kalimantan Barat. Sebagaimana tampak pada laman covid19.go.id, kasus aktif di Jawa Tengah turun selama empat minggu  berturut-turut, selaras dengan penambahan 4.463 Posko, hingga 25 April 2021. 

Baca juga: Migas Blok B Diserahkan ke PT PEMA, Direktur CERI: Hati-hati

Fenomena serupa terjadi di Aceh. Meski persentase kasus aktif sempat naik, namun turun lagi hingga di bawah seribu kasus pada 26 April 2021. Penurunan tersebut seiring dengan penambahan Posko dari 352 menjadi 3.211 Posko pada minggu keempat April 2021.

Kondisi yang sama tampak di Jawa Barat. Penurunan kasus aktif sejalan dengan  peningkatan Posko Covid-19 Desa. Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Nasional, Prof Wiku Adisasmito, ada 3.117 Posko Desa di Jawa Barat, dan terbanyak ketiga di tanah air, kata SAG. 

Kondisi sebaliknya di Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Jumlah Posko di tiga provinsi itu kurang dari 50 unit. Kasus aktif meningkat secara konsisten dalam empat minggu terakhir, katanya sesuai informasi yang dirilis Satgas Covid-19 Nasional, 29/4/2021.

Berdasarkan fakta tersebut, lanjut SAG, penambahan Posko menjadi salah satu strategi  untuk menekan kasus positif Covid-19. Tingginya kasus aktif akibat penambahan kasus positif harian bebih tinggi daripada jumlah pasien yang sembuh. Bila kondisi ini berlangsung terus maka sistem pelayanan kesehatan akan terganggu dan pelayanan menjadi tidak optimal.

Kasus positif harian sempat melonjak di Aceh pada 23/42021, mencapai 91 kasus dalam 24 jam, namun turun menjadi 46 kasus hari berikutnya dan turun lagi menjadi 24 kasus. Kondisi di akhir bulan ini (30/4/2021), kasus aktif di Aceh sebanyak 9.598 orang  karena yang sembuh bertambah 83 orang, dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.

“Satgas Covid-19 perlu mendorong pembentukan Posko Covid-19 di setiap gampong sejalan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro di Aceh,” katanya.

Selanjutnya ia mengatakan, pembentukan Posko Covid-19 Gampong sejatinya tidak sekadar formalitas melainkan harus berfungsi dan aktif. Posko Covid-19 Gampong harus aktif monitoring, mensosialisasikan, dan mengedukasi masyarakat terkait Covid-19, sehingga Posko berfungsi secara efektif menekan penyebaran virus corona di tengah-tengah masyarakat, tambah SAG.

Perkembangan terakhir

Lebih lanjut, seperti biasa, SAG melaporkan data akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per 30 April 2021. Kasus Covid-19 sudah mencapai 11.045 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 9.598 orang. Pasien masing dirawat 9.598 orang, dan jumlah meninggal dunia sebanyak 438 orang.

Data akumulatif tersebut termasuk 78 kasus konfirmasi baru Covid-19 dalam waktu 24 jam terakhir, pasien sembuh bertambah 83 orang, dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Baca juga: Sumbangan Beli Kapal Selam, Teringat Sejarah Rakyat Aceh “Meuripee” Beli Pesawat Pertama RI

Kasus baru meliputi warga Banda Aceh 30 orang, Aceh Besar 12 orang, Pidie sembilan orang, Lhokseumawe enam orang, Gayo Lues lima orang, dan Aceh Timur tiga orang. Kemudian Aceh Utara, Sabang, dan warga Aceh Barat, sama-sama dua orang. Selanjutnya Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Singkil, masing-masing satu orang. Empat lagi dari luar daerah.

Selanjutnya, pasien sembuh bertambah 83 orang, yakni warga Aceh Besar 33 orang, Banda Aceh 20 orang, dan warga Pidie 11 orang. Kemudian warga Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bireuen, masing-masing empat orang. Warga Aceh Selatan dua orang. Selanjutnya, warga Aceh Utara, Bener Meriah, dan Pidie Jaya, sama-sama satu orang. Dua lagi dari luar daerah.

“Satu orang yang dilaporkan meninggal dunia warga Bireuen,” tambah SAG

Lebih lanjut, kasus probable secara akumulatif sebanyak 709 orang, meliputi 621 orang sudah selesai isolasi, 12 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 7.187 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 7.095 orang, sedang isolasi di rumah 52 orang, dan 40 orang sedang isolasi di rumah sakit, tutupnya []

Diskominsa Aceh Minta Kabupaten/Kota Segera Kirimkan Data Area “blank spot”

0

Nukilan.id – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh meminta pemerintah kabupaten dan kota mengirimkan data area tanpa sinyal (blank spot) seluler untuk segera diatasi.

“Kami minta data tersebut dapat disegerakan karena ini juga bagian mempercepat Aceh bebas dari daerah ‘blank spot’ di masa mendatang,” kata Kepala Diskominsa Aceh, Marwan Nusuf saat menerima silaturahmi Kepala Perum LKBN Antara Biro Aceh, Azhari, Jumat (30/4/2021).

Marwan Nusuf yang didampingi Kepala Bidang Layanan E-Government, Hendri Dermawan, menyebutkan ada 149 “gampong” di Aceh masih “blank spot” seluler.

Menurut Marwan, dengan cepatnya data masuk, maka pihaknya akan menyampaikan langsung data tersebut kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Kami sangat membutuhkan data terkini dari seluruh kabupaten/kota terhadap daerah mana saja yang masih ‘blank spot’,” ujarnya.

Marwan mengatakan, pihaknya terus membangun komunikasi dengan BAKTI terkait daerah-daerah “blank spot” sehingga upaya mempercepat Aceh menjadi daerah bebas internet dapat terwujud lebih cepat.

Selain membangun komunikasi yang intens khususnya dengan BAKTI dalam menyelesaikan daerah “blank spot” di Aceh, pihaknya juga membangun komunikasi yang baik dengan perusahaan penyedia jasa jaringan seluler.

“Kita juga menyampaikan berbagai keluhan masyarakat dan juga daerah-daerah ‘blank spot’ yang ada di Aceh,” katanya.

Pihaknya optimistis dengan kerja sama yang intens antar seluruh pemangku kepentingan upaya menjadikan Aceh bebas berinternet dapat terwujud dengan cepat.[]

Mengintip Rahasia Sandra Dewi Tetap Sehat dan Bugar

0

Nukilan.id – Menjaga kesehatan tentu saja wajib dilakukan. Selain olahraga dan mengatur asupan sehari-hari, konsumsi vitamin C juga tak kalah penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Menyadari betapa besarnya manfaat dari konsumsi vitamin C, artis Sandra Dewi, menceritakan kalau dirinya sangat aware dengan jenis vitamin satu ini.

“Dari semua vitamin, aku tuh ngefans banget sama vitamin C. Karena dari kecil aku banyak cari tahu tentang vitamin. Kan aku tinggal di Pulau Bangka, yang namanya anak pulau itu hujan-hujanan, kena matahari, anak pulau itu aktivitasnya luar biasa. Nah aku itu memang dari dulu penggemar berat vitamin C,” ujarnya saat konferensi pers peluncuran Holisticare Ester C 1000, yang digelar virtual baru-baru ini.

Istri dari Harvey Moeis itu menambahkan, ketika dewasa dan sudah memiliki banyak aktivitas, dirinya tidak menghadapi banyak masalah terkait kesehatan, karena rutin mengonsumsi vitamin C.

“Kan dulu aku syuting dari Senin sampai Minggu, tidur kurang. Aku tuh gak pernah sariawan seumur hidup, kalau flu cuma sebentar, jarang banget flu. Paling seumur hidup cuma beberapa kali dan itu sembuhnya cepet banget. Karena memang dari dulu mengonsumsi vitamin C,” kata dia.

Sandra lebih lanjut mengatakan, dia selalu memilih produk-produk terbaik untuk menjaga kesehatan. Terlebih, sekarang perannya adalah sebagai seorang ibu.

“Karena sekarang kan jadi seorang ibu, jadi kesehatan keluarga selama masa pandemi itu adalah tanggung jawab saya. Ketika ada pandemi aku tuh aware banget sama apa yang dikonsumsi keluarga,” terang dia.

Ibu dua anak itu juga bercerita, semenjak pandemi, dia tidak pernah lupa mengingatkan keluarganya untuk mengonsumsi vitamin C.

“Dari orangtua, suami, anak-anak, untungnya selama pandemi ini karena kita aware banget sama vitamin C, saya mengingatkan untuk selalu konsumsi vitamin C. Jadi, selama ini kita bersyukur sekali semuanya sehat-sehat, karena kita memilih vitamin C yang tepat,” tutur Sandra Dewi.[viva]

Timphan Penganan Legendaris Aceh Disajikan saat Hari Raya

0

Nukilan.id – Kue timphan, penganan legendaris dari Kota Serambi Mekkah. Kue timphan dibuat dengan berbagai varian isi, seperti parutan kelapa atau srikaya. Kue ini termasuk salah satu makanan tradisional yang terkenal di Aceh dan sering disajikan saat hari raya Idul Fitri.

Jika dilihat sepintas, tampilannya sangat mirip dengan lontong. Namun, pada kue timphan daun yang digunakan untuk membungkus adalah daun pisang bagian pucuk. Bahan utama kue timphan terbuat dari campuran ketan dan pisang. Paduan dari dua bahan inilah yang menghasilkan perpaduan rasa manis gurih nan unik pada kue timphan.

Kue timphan biasanya disajikan pada saat hari raya atau hari besar tertentu. Jadi, tidak heran apabila menjelang hari raya akan ada banyak orang yang menjajakan kudapan ini. Selain sebagai sajian hari raya, ternyata kue ini juga sering dipilih sebagai oleh-oleh khas Aceh, lho.

Hal menarik lainnya adalah resepnya yang diwariskan secara turun-temurun pada garis darah perempuan Aceh. Jadi, hampir seluruh keluarga yang memiliki garis keturunan perempuan dapat membuat masakan ini.

Kalau orang Aceh sendiri banyak yang mengatakan bahwa menurunkan resep ini supaya tradisi tetap terjaga. Selain itu, kue timphan juga digunakan sebagai wadah dan jalan komunikasi antara perempuan Aceh.

Jadi, bukan hanya sekadar mengajarkan cara pembuatan kue timphan saja, namun perempuan Aceh juga akan saling bercakap dan saling berbagi pengalaman atau hal apapun, sehingga terbentuk tali silaturahmi yang erat di antara mereka.

Bahan baku yang harus disediakan adalah tepung ketan, pisang raja, gula, telur ayam kampung, kelapa, minyak goreng dan pucuk daun pisang sebagai pembungkus. Cara membuatnya nggak rumit kok, namun memerlukan waktu yang cukup lama. Ibaratnya kalau membuat kue timpan ini setelah waktu Isya akan selesai mendekati waktu Subuh.

Dalam proses pembuatannya, pertama harus membuat adonan ketan dan pisang terlebih dahulu. Lalu, tambahkan gula serta garam sedikit demi sedikit dan aduk perlahan hingga matang. Setelah itu, dinginkan beberapa saat dan digulung menjadi satu.

Setelah pembuatan adonan telah selesai, dilanjutkan membuat isi kue timphan, biasanya terbuat dari parutan kelapa, srikaya atau bisa juga potongan nangka.

Kemudian lanjut ke tahap pembukusan. Daun pisang dibentangkan di atas talenan dan taruh satu sendok adonan ketan di atasnya. Lalu beri isi Kue Timphan secukupnya dan gulung dengan daun pisang.

Biasanya orang Aceh menggunakan periuk dari tanah liat yang diberi sekat dengan lubang-lubang seperti saringan untuk mengukus kue timphan tersebut. Penggunaan alat untuk merebus juga akan berpengaruh pada rasa dan tekstur kue timphan nantinya.

Menurut banyak orang yang sudah mencobanya, hasil akhir kue timphan yang menggunakan periuk tanah liat lebih enak dibandingkan dengan panci alumunium atau stainless steel. [validnews.id]

Resep: Takjil Mewah Ketan Sultan

0

Nukilan.id – Menikmati takjil sebelum menyantap hidangan berat saat berbuka puasa menjadi kebiasaan sebagian besar orang. Jika mulai bosan dengan takjil gorengan, mungkin resep satu ini bisa kamu coba di rumah. Takjil satu ini bisa dibilang “takjil mewah” karena merupakan resep istimewa dari Muaro Terrace Cafe.

Takjil satu ini diberi nama, Ketan Sultan. Buat kamu yang suka dengan hidangan ketan, kuliner satu ini bisa diuji coba di dapur kamu. Yuk simak resepnya.

Bahan – bahan :

  • 1 cup Beras ketan hitam
  • 500 ml air
  • 50 gr gula pasir
  • 1 helai daun pandan
  • 50 ml santan
  • 100 ml fresh milk
  • 1/8 salt vanili
  • 1/8 salt garam
  • 25 gr gula pasir
  • 1 cup vanila ice cream

Cara memasak :

  • Rendam beras ketan hitam dengan air kurang lebih 1 (satu) jam
  • Setelah 1 jam cuci kembali dan masukkan 500 ml air, rebus dengan api sedang
  • Masukkan daun pandan dan selalu diaduk supaya tidak mudah gosong, sampai ketan mulai lunak. Boleh ditambah air jika dibutuhkan.
  • Setelah mulai lunak tambahkan gula dan test rasanya, sampai sekira cukup manisnya.
  • Bila ketan sudah menjadi bubur dan air sudah mulai kering, cetak ketan di ring bulat.
  • Masak santan, air, vanili, garam dan gula pasir sampai mendidih. Tuang di kuah di ketan hitam
    yang sudah dicetak dan tambahkan 1 cup ice cream vanila di atasnya. Taburkan potongan dadu
    nangka masak.
  • Ketan Sultan siap dihidangkan dengan siraman fresh milk

Kolaborasi taste tradisional dan modern ini, dijamin bisa buat lidah meleleh, dengan segarnya ice cream vanila dan gurihnya saos sultan yang menjadi signature, Ketan Sultan.

Nah buat kamu yang belum sempat mencoba resep mewah satu ini di dapur, jika kamu tinggal di Padang, kuliner satu ini bisa dinikmati juga di Muaro Terrace Cafe, yang berada di Hotel Truntum Padang yang merupakan Hotel Bintang 4 di bawah naungan Hotel Indonesia Group, Jl. Gereja No.34, Belakang Tangsi, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25118.[viva]

Dana Beli Kapal Selam Tembus Rp 1 Miliar, Masjid Jogokariyan: Dulu Kapal Pertama NKRI Sumbangan Rakyat Aceh

0

Nukilan.id – Ajakan Masjid Jogokariyan Yogyakarta kepada masyarakat untuk mengumpulkan donasi membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala 402 disambut baik. Buktinya, hingga hari ketiga dana yang terkumpul di rekening Masjid Jogokariyan tembus Rp 1 miliar.

“Alhamdulillah, sudah menembus Rp 1 miliar,” kata Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Muhammad Jazir Asp, seperti dilansir indonesiainside.id, Jum’at (01/5/2021).

Jazir menyatakan penggalangan dana ini bakal berlangsung hingga sebulan ke depan sesuai rencana. Pihaknya juga menggandeng Dinas Sosial dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar proses pengumpulan dan penyaluran bantuan ini transparan.

“Kebanyakan donatur itu masyarakat biasa. Karyawan, wiraswasta, TKW,” katanya.

Baca juga: Sumbangan Beli Kapal Selam, Teringat Sejarah Rakyat Aceh “Meuripee” Beli Pesawat Pertama RI

Dirinya menambahkan, penggalangan donasi ini dilakukan secara serius berkaca pada tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali.

Sejauh ini menurutnya, belum ada public figur yang turut menyumbang, begitu pun dengan pejabat maupun pengusaha.

Anggota Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Jogja, Ustaz Fani menyakini penggalangan dana untuk membeli kapal selam baru akan terlaksana meskipun dana yang dibutuhkan tidak sedikit.

“Kita optimis karena sejarah mencatat, kapal pertama NKRI bukan hutang, malah dari rakyat Aceh. Hari ini kita butuh kekompakan, bersatu menguatkan armada laut,” katanya.

Donasi dibuka melalui dua metode, yaitu dengan langsung ke Kampung Ramadhan Jogokariyan, dan yang kedua secara online.

Sebelumnya Ustaz Abdul Somad (UAS) mengajak masyarakat patungan membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala-402. UAS menggandeng Masjid Jogokariyan Yogya dalam kegiatan donasi ini.

Baca juga: UAS Ajak Patungan Beli Kapal Selam Pengganti KRI Nanggala 402

Hal itu diumumkan UAS di akun Instagram resminya, ustadzabdulsomad_official, Senin (26/4). UAS mengunggah foto KRI Nanggala-402 dan menyertakan berisi ajakan donasi.

“Setelah KRI Nanggala 402 beserta seluruh awaknya yang gugur syahid menjalani ‘Eternal Patrol’, mari kita seluruh rakyat Indonesia, bahu-membahu mengulurkan tangan dan sumbangsih membangun kekuatan armada laut kita agar kembali berjaya. Kami dari Masjid Jogokariyan, mengajak seluruh putra-putri Indonesia yang berjiwa patriot dan cinta negeri ini, beramal bersama dalam Open Donasi Patungan Penggalangan Dana Pembelian Kapal Selam Pengganti Nanggala 402,” ucap UAS.

“No Rekening Khusus Pengadaan Kapal Selam BSM/BSI no.rek 7202002298 atas nama Masjid Jogokariyan. Konfirmasi via WhatsApp ke: 081311351136,” tambahnya.[]

Angkatan Laut Jerman Gelar Upacara Penghormatan Awak KRI Nanggala 402

0

Nukilan.id – Bendera Jerman berkibar setengah siang pada hari Kamis (29/4) di Monumen Kehormatan Kapal Selam Moeltenort, dekat Kiel.

Pengibaran bendera setengah tiang itu untuk menghormati 53 kru KRI Nanggala 402 yang gugur di perairan Bali.

Setelah acara peletakan karangan bunga, berkumandang lagu Ich Hatte Einen Kamerad (Saya Pernah Punya Seorang Sahabat) yang dilantunkan dengan terompet oleh anggota Angkatan Laut Jerman.

Cuaca dingin dan hujan rintik yang turun tidak menganggu suasana penghormatan yang khidmat.

Acara ini dihadiri oleh Presiden dan jajaran pengurus Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman lias Verband Deutscher Ubootfahrer (VDU), Presiden Perhimpunan Angkatan Laut Jerman, dan perwakilan perusahaan ThyssenKrupp Marine System.

Baca juga: Untuk Keluarga Korban Nanggala 402, Pengamat: Pemerintah Patut Pertimbangkan Usulan Demokrat

Perusahaan inilah yang mengambil alih galangan kapal HDW di Kiel, yang membuat KRI Nanggala 402 pada akhir 1970-an sampai awal 1980-an.

Upacara penghormatan atas kepergian para sahabat

“Kami sangat merasa kehilangan atas kepergian sahabat-sahabat kami. Sebagai sesama awak kapal selam, kami sadar tugas yang kami emban penuh dengan resiko dan bahaya. Segiat apapun kami berlatih, dan secanggih apa pun peralatan yang digunakan, kecelakaan adalah hal yang tidak bisa dihindari,” kata Presiden VDU Michael Setzer.

Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno juga menyampaikan ucapan terima kasih.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, para keluarga korban, saya mengucapkan terimakasih atas solidaritas tinggi dari Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman. Ini adalah satu-satunya upacara penghormatan bagi para pahlawan yang gugur, yang digelar di luar Indonesia,” kata Arif.

“Acara ini menunjukkan hubungan yang erat di bidang pertahanan, kerjasama Angkatan Laut dan people to people dalam konteks kemiliteran antara Indonesia dan Jerman,” imbuh Arif yang didampingi Konjen RI Hamburg Ardian Wicaksono dan Atase Pertahanan RI untuk Jerman, Kolonel Rio Hendrawan.

Komandan KRI Nanggala-402 lulusan Sesko Jerman

Komandan Flotila 1 Angkatan Laut Jerman, Admiral Christian Bock, turut memberi penghormatan terakhir, disertai kapten kapal perang Pfeiffer bersama 8 anggotanya.

Baca juga: Kapolri Tawarkan Anak Prajurit Awak KRI Nanggala 402 Jadi Polisi

Hadir juga Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) Fuhrungsakademie, Mayor Jenderal Oliver Kohl, disertai 16 perwira siswa matra Angkatan Laut dari 11 negara, yaitu Thailand, Brazil, Mesir, Peru, Aljazair, Tunisia, Azerbaijan, Cina, Korea Selatan dan Tanzania.

Juga hadir tiga perwira siswa dari TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara, yang tengah menjalani Sekolah Staf dan Komando di Hamburg. Komandan KRI Nanggala-402, almarhum Letkol Laut (P) Heri Oktavian, merupakan lulusan Fuhrungsakademie Jerman pada 2019.

Ditemui usai acara penghormatan, Juergen Weber, yang pernah menjabat sebagai komandan Angkatan Laut Jerman dan sekarang pengurus VDU mengatakan, pertalian persaudaraan antarawak kapal selam sangat erat.

“Ikatan itu lebih kuat dari satuan militer manapun. Kami memiliki rasa persaudaraan yang luar biasa. Itulah mengapa kami mengadakan acara penghormatan ini,” kata Weber.

Baca juga: Kapolri Tawarkan Anak Prajurit Awak KRI Nanggala 402 Jadi Polisi

Upacara penghormatan itu dilaksanakan di Monumen Kehormatan Kapal Selam Moltenort.

Monumen berbentuk menara dengan patung burung elang pada puncaknya ini terletak menghadap teluk Kiel.

Monumen ini dibangun untuk menghormati awak kapal selam Jerman yang gugur pada Perang Dunia I dan Perang Dunia II.[kompas]

THR Sudah Cair, Ini Tips Belanja Lebaran

0
Ilustrasi

Nukilan.id – Dua pekan lagi umat muslim di dunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Meski masih dalam suasana pandemi COVID-19, tidak menghentikan umat muslim untuk menyambut Lebaran.

Termasuk urusan untuk berbelanja pakaian lebaran. Meski adanya larangan mudik lebaran, tidak menghentikan umat muslim untuk membeli baju lebaran. Ya meski lebaran di rumah, kebiasaan untuk menggunakan pakaian baru saat Idul Fitri sudah melekat pada masyarakat Indonesia.

Sejumlah masyarakat pun mulai mencari pakaian yang akan mereka kenakan saat lebaran nanti. Tapi saat berbelanja baju lebaran godaan untuk membeli beragam pakaian tidak bisa dipungkiri. Alhasil uang THR pun bisa dalam sekejap langsung hilang alias kalap.

Lantas bagaimana agar kita tidak kalap belanja baju lebaran? Berikut ini tipsnya seperti dilansir dari laman Rd.com.

Baca juga: Kemenaker Jelaskan Kebijakan Pemberian THR 2021

  1. Menggunakan sepatu hak tinggi saat berbelanja

Satu studi eksentrik baru-baru ini menemukan bahwa ketika pikiran konsumen difokuskan untuk tetap seimbang, mereka lebih mungkin memilih produk kelas menengah daripada yang lebih mahal atau berkualitas rendah.

Jika kedengarannya terlalu tidak nyaman, berbelanja setelah kelas yoga atau bahkan setelah naik eskalator memiliki efek yang sama, kata penulis studi Universitas Brigham Young kepada HealthDay.

  1. Menahan diri agar tidak impulsif dengan memilih barang secara bijak

Psikolog April Lane Benson, PhD, penulis To Buy or Not to Buy: Why We Overshop and How to Stop, menyarankan untuk memikirkan secara bijak sebelum memutuskan berbelanja.

Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut: Mengapa saya ada di sini? Bagaimana perasaan saya? Apakah saya membutuhkan ini? Bagaimana jika saya menunggu? Bagaimana saya akan membayarnya? Di mana saya akan menaruhnya?

“Kemudian, lakukan pembelian jika Anda sangat yakin bahwa itu adalah sesuatu yang Anda butuhkan dan mampu dibeli,” kata dia.

  1. Batasi jumlah toko yang Anda kunjungi

Semakin banyak toko yang Anda kunjungi, semakin banyak Anda akan membeli, menurut Forbes.com. Anda mungkin mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda sedang membandingkan harga, tetapi semakin Anda banyak mengunjungi toko semakin Anda yakin merasa perlu untuk belanja dengan alasan “menghargai” diri sendiri atas usaha Anda.

  1. Memberikan penghargaan pada diri Anda sendiri

Berhemat bukan berarti Anda tidak boleh membeli apapun.

“Sama seperti menyangkal makanan penutup favorit Anda saat berdiet, hal itu pada akhirnya menjadi bumerang dan pikiran emosional Anda akan memberontak,” kata Carrie Rattle, MBA, CDFA (R), alias Master Money Coach.

Saat Anda menabung, beri diri Anda dorongan di sepanjang jalan seperti pembelanjaan kecil di sana-sini sebenarnya dapat membuat tujuan Anda yang lebih besar terasa lebih dapat dicapai, menurut Benson.

Berbelanja sesekali pun dapat dilakukan salah satunya di IUIGA yang baru-baru ini meresmikan gerai keempatnya di Lippo Mall Puri. Dibukanya gerai ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga di area Jakarta Barat dan Tangerang terhadap peralatan rumah dan gaya hidup.

Kehadiran gerai ini ditujukan bukan hanya untuk memfasilitasi konsumen akan kebutuhan melihat barang sebelum membeli. Pihaknya juga ingin memberikan kenyamanan bagi para konsumen untuk melakukan konsultasi sebelum dan sesudah membeli barang, sehingga kepuasan konsumen bisa tercapai.

“Kami selalu berusaha dalam memenuhi permintaan dan kepuasan konsumen. Gerai yang berlokasi di UG ini juga mengusung teknologi yang sama dengan gerai lainnya seperti self-checkout dan self-collection,” ujar Managing Director IUIGA Indonesia, William Firman dalam keterangannya.

  1. Pisahkan uang tabungan Anda

Jika Anda seorang yang boros, pastikan untuk menyimpan tabungan Anda di tempat yang tidak terlalu menggoda dan mudah dijangkau.

“Anda perlu menganggap uang apa pun yang dapat Anda tabung sebagai uang yang istimewa dan tak tersentuh,” kata penulis Mind over Money, Claudia Hammond.

Dengan begitu, kata dia, Anda akan cenderung tidak merugi jika Anda memisahkan belanja dan tabungan dari sisa penghasilan Anda.[viva]