Beranda blog Halaman 2135

ISMI Minta Bank Aceh Syariah Segera Lakukan RUPS

0

Nukilan.id – Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Provinsi Aceh, Nurchalis minta Direksi Bank Aceh Syariah agar segera memanggil para pemegang saham untuk lakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Nurchalis mengatakan, RUPS sebagai konstitusi aturan perbankan dalam membahas program, evaluasi program berjalan tentunya harus selesai dirapatkan dalam rangka menjadikan Bank Aceh Syariah jauh lebih baik.

Tertundanya RUPS, ungkap dia, bakal menjadi penghalang bagi Bank Aceh Syariah untuk mencapai titik tujuan dari sebuah perbankan.

Menurut Nurchalis, Bank Aceh Syariah sudah menjadi bank kebanggaan rakyat Aceh. Apalagi dengan hilangnya bank konvensional di Aceh bisa menjadi peluang bagi Bank Aceh Syariah untuk meraup 80 persen nasabah yang ada di Aceh.

“Tentunya kita selaku masyarakat Aceh sangat berbangga. Semakin banyak nasabah, semakin banyak orang percaya ke Bank Aceh Syariah, ya, semakin kondusif Bank Syariah dalam mengayomi kabutuhan-kebutuhan yang menyangkut dengan kesejahteraan di Aceh,” ujar Nurchalis, Kamis (17/6/2021).

Di sisi lain, Nurchalis juga minta Gubernur Aceh Nova Iriansyah sebagai penanggungjawab Bank Aceh Syariah untuk mengupayakan percepatan RUPS ini.

Karena tertundanya RUPS, kata dia, bakal mengganggu semua aktivitas program Bank Aceh Syariah karena pihak bank tidak bisa mengeksekusi akibat belum ada persetujuan secara pemagang saham.

“Karenanya, kesibukan apapun yang menyangkut dengan RUPS itu harus dapat segera dilaksanakan,” pungkas Nurchalis.[]

OTT KPK Diduga Bocor Saat Firli Jabat Deputi, Saut Situmorang: Saya Sangat Marah

0

Nukilan.id – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, mengungkapkan dirinya bersama empat pimpinan lain sempat menerima informasi mengenai banyaknya dugaan kebocoran Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada masa Firli Bahuri menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK. Ia mengaku geram setelah mendapat laporan tersebut.

“Ada laporan atau petisi dari staf, lalu pimpinan dan staf merapatkan hal itu membahas sejumlah indikasi, fakta dan analisis-analisis dan lain-lain. Rapat itu menanggapi petisi sejumlah staf yang intinya meminta hentikan segala bentuk upaya menghambat penanganan kasus, di antaranya isu kebocoran,” ujar Saut seperti dilansir cnnindonesia.com, Rabu (16/6/2021).

“Seingat saya, sekitar bulan April 2019, seingat saya, saya sangat marah,” lanjutnya.

Saut mengungkapkan alasan ia geram karena saat itu KPK tengah gencar-gencarnya melakukan OTT. Namun, informasi perihal isu kebocoran membuat kerja-kerja pemberantasan korupsi menjadi terganggu.

“Saya marah karena ada info di tengah gencar-gencarnya mengejar OTT tahun 2018 yang jumlahnya 30, saya analisis ada perlambatan. Saat itu akhirnya OTT tahun 2019 hanya 21, menurun dari 2018 yang 30. Sebal saya karena pimpinan mau habis periode, walau beberapa bulan lagi, muncul isu kebocoran OTT dan lain-lain,” ungkap Saut.

“Saya marah-marah sebab KPK itu bukan milik deputi atau penyidik, kenapa lambat. Lalu terinformasi indikasi perlambatan karena bocor operasi. Waktu itu saya katakan kebocoran operasi itu soal serius,” lanjutnya.

Meskipun begitu, KPK belum sempat menyidangkan secara etik terduga pembocor informasi dalam hal ini Firli.

“Seingat saya belum [sidang etik] untuk kasus bocor ini, tapi internal pimpinan menyadari ada masalah serius,” kata Saut.

Rapat audiensi menindaklanjuti petisi mengenai penghambatan penanganan perkara ini dilakukan pada 16 April 2019. Saut mengungkapkan, saat itu beberapa penyelidik/penyidik yang hadir merupakan mereka yang kini telah dinonaktifkan karena tak lolos asesmen TWK.

“Wah, kronologisnya saya engak ingat. Tapi, memang para penyidik dan penyelidik yakin banget indikasi-indikasi kebocoran itu. Indikasi-indikasinya kuat, di mana dominan penyelidik dan penyidik yang saya kenal hadir pada rapat itu memang mereka ada pada nama yang 75 orang yang tidak lulus TWK,” katanya.

Pegawai KPK pada 29 Maret 2019 diketahui ramai-ramai membuat petisi yang isinya mengeluhkan masalah di bidang penindakan terkait kebocoran informasi saat penyelidikan.

“Hampir seluruh satgas di penyelidikan pernah mengalami kegagalan dalam beberapa kali pelaksanaan operasi tangkap tangan yang sedang ditangani karena dugaan adanya kebocoran OTT,” demikian bunyi penggalan petisi tersebut.

Petisi yang berisi lima poin penting itu di antaranya menyinggung perihal kedeputian penindakan mengalami kebuntuan untuk mengurai dan mengembangkan perkara sampai ke level yang lebih tinggi, kejahatan korporasi, dan tindak pencucian uang.

Pegawai juga menyoroti pembiaran dugaan pelanggaran berat oleh oknum di penindakan lantaran tidak ditindaklanjuti secara transparan oleh Pengawas Internal.

Kebocoran OTT saat Firli menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK belakangan diungkit oleh penyidik Hasan dalam film dokumenter WatchDoc bertajuk ‘The End Game’ yang dirilis Senin (14/6) di YouTube. Hasan merupakan satu dari 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan karena tak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK). []

Baca juga: OTT Bocor Disebut Sering Terjadi Saat Firli Jabat Deputi KPK

Geser Botol Coca-cola, Ronaldo Pasti Dihukum Jika di AS

0
Cristiano Ronaldo membuat heboh di Euro 2020 karena menggeser botol Coca-cola. (Handout via REUTERS/HANDOUT)

Nukilan.id – Konsultan bisnis olahraga asal Amerika Serikat, Carlos Canto, memastikan Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba akan langsung mendapat hukuman di Amerika Serikat jika menyingkirkan produk sponsor seperti di Euro 2020.

Ronaldo dan Pogba menjadi sorotan setelah tindakan menyingkirkan dua produk sponsor Euro 2020 saat konferensi pers. Ronaldo menggeser dua botol Coca-cola, sementara Pogba menyingkirkan botol bir Heineken.

Canto yang merupakan CEO SPSG Consulting mengatakan seorang atlet tidak bisa melakukan hal seenaknya terhadap produk sponsor jika di Amerika Serikat. Ronaldo dan Pogba, dikatakan Canto, akan mendapat hukuman jika melakukannya di AS.

“Jika turnamen ini di Amerika Serikat, insiden itu tidak akan terjadi. Jika tindakan Ronaldo dan Pogba terjadi di NFL atau NBA, pemain pasti akan mendapat hukuman. Mereka punya peraturan yang ketat dan disiplin, atlet tidak bisa melakukan hal seperti itu,” ujar Canto kepada Marca.

“Ada tiga pihak yang terlibat: Coca-cola, Cristiano Ronaldo dan UEFA. Jika saya pihak Coca-cola, saya pasti akan langsung mengatakan ke UEFA, ‘Kalian harus melindungi saya’,” ucap Canto.

Pemilik CA Sports Marketing yang bermarkas di Barcelona, Cinto Arjam, khawatir tindakan Ronaldo dan Pogba bisa jadi preseden buruk. Tindakan itu bisa membuat perusahaan berpikir dua kali untuk menjadi sponsor.

“Ini bukan masalah tentang Ronaldo. Ini masalah jika Ronaldo melakukan dan tidak terjadi apa-apa, kenapa tidak [Antoine] Griezmann atau [Sergio] Busquets melakukannya?” ucap Arjam.

“Yang pesepakbola tidak paham adalah, meski mereka mengirim pesan bagus, ada kenyataan lainnya. Bahwa pesepakbola bermain untuk timnas masing-masing dan tampil di turnamen seperti [Euro] ini, dan mereka harus menaati peraturan. Di antaranya tim harus menjalani komitmen sponsorship,” sambung Arjam.

[cnn]

Mohd Din Pimpinan Perusahaan Serambi Indonesia Ditetapkan Sebagai Tersangka

0

Nukilan.id – Laporan Polisi Erlizar Rusli, SH.MH dengan Laporan Polisi nomor: LP.B/448/IX/YAN.2.5/2021/SPKT di Kepolisian Resort Kota Banda Aceh terhadap Mohd Din Pemimpin Perusahaan Harian Serambi Indonesia dinyatakan telah memenuhi unsur dugaan Tindak Pidana dengan alat bukti cukup.

Hal tersebut diungkapkan oleh penasihat Hukum Erlizar Rusli M. Arief Hamdani, SH, C.L.A, yang didampingi oleh Rahmad Hidayat, SH,.MH, Muhammad Arnif, SH dan Irvan Asmadi, SH kapada awak media di Banda Aceh, Rabu (16/6/2021).

“Kami selaku penasihat hukum telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Perkara Hasil Penyidikan (SP2HP) pada tanggal 16 juni 2021 pukul 15.50 WIB diruangan unit Tipiter Polresta Banda Aceh yg mana surat dimaksud berisi informasi peningkatan status Terlapor menjadi tersangka dalam perkara dugaan penghinaan kepada klien kami Erlizar Rusli SH, MH yang juga berprofesi sebagai Pengacara,” ungkap Arief.

Kasus ini, tambahnya, bermula dari laporan klien kami Erlizar Rusli, SH,.MH terhadap dugaan tindak pidana penghinaan yang dilakukan Mohd Din kepada Kepolisian Resort Kota Banda Aceh pada tanggal 25 September 2020 dengan nomor Laporan Polisi LP.B/448/IX/YAN.2.5/2021/SPKT.

“Kami mengapreasiasi profesionalitas Penyidik Kepolisian Resort Kota Banda Aceh dalam menindaklanjuti laporan klien kami, karena klien kami sangat merasa dirugikan harga dirinya dengan tindakan tersangka yang telah melakukan dugaan tindak pidana tersebut,” tutup Muhammad Arnif, SH saat mendampingi Arief.[]

Jaksa “Tak Berdaya” di Ruang Sidang PN Tapak Tuan Aceh Selatan

0

Nukilan.id – Jaksa Penuntut Umu dibuat tidak berdaya dengan Pertimbangan Hakim dalam Putusan Perkara Pidana nomor : 23/Pid.B/2021/PN.Ttn. di Pengadilan Negeri Tapak Tuan dengan Terdakwa Drs. Hidayat M. Waly (Abi Hidayat)Bin Alm. Prof. DR. Muhibbudin Waly (Sekretaris Umum Ponpes Darussalam).

Abi Hidayat dilaporkan oleh Sahal Tastariwal selaku Ketua Umum MPTTI di Polres Aceh Selatan pada bulan September 2020 dengan dugaan Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana diatur didalam Pasal 351 Ayat (1) KUHP terkait dengan kejadian ricuh di pesantren Darussalam pada tanggal 25 Agustus 2020 selasa malam.

Dalam sidang dengan agenda Putusan pada hari Rabu tanggal 16 Juni 2021 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tapaktuan memutuskan bahwa, Drs. Hidayat M. Waly Bin Alm. Prof. DR. Muhibbudin Waly tidak terbukti secara sah melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP oleh karenanya Terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dan direhabilitasi nama baiknya.

Tim Penasehat Hukum Abi Hidayat dari Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Waly & Partners berdasarkan Surat Kuasa Khusus Tanggal 10 Maret 2021 yaitu Zulkifli, S.H., Pujiaman, S.H., dan Rizki Darmawan, S.H., sangat mengapresiasi putusan tersebut.

Rizki Darmawan, S.H., mengatakan “Hakim dalam pertimbangan sudah tepat sesuai dengan fakta persidangan yang terungkap dimana semua fakta hukum tersebut sangat bertolak belakang dengan dakwaan jaksa penuntut umum sehingga majelis hakim dengan sangat yakin untuk menjatuhkan vonis bebas kepada terdakwa”.

Selain itu, Rizki juga menyampaikan bahwa semua keterangan saksi baik yang dihadirkan oleh Penuntut Umum dan Penasehat hukum, saling berkesesuaian yang menyatakan bahwa terdakwa dalam kejadian tersebut tidak pernah ada kontak fisik. Dan sangat tidak mungkin terdakwa menganiaya korban Sahal.

Atas Putusan tersebut Drs. Hidayat, SE mengucapkan syukur, karena ia adalah korban fitnah oleh saksi korban. Padahal justru saksi korban lah yang menganiaya adik terdakwa yang bernama Amal M. Waly Putra dalam perkara Nomor 24/Pid.B/2021/PN.Ttn, yang sekarang dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan enam bulan penjara.

Setelah majelis hakim membacakan putusan bebas terdahap terdakwa, majelis hakim juga memberi kesempatan baik Penuntut Umum maupun Penasehat hukum, bila ada ingin mengajukan upaya hukum terhadap putusan tersebut.

Hasil Euro 2020: Italia Lolos ke 16 Besar

0
Italia berhasil mengalahkan Swiss dan lolos ke 16 besar Euro 2020 (Euro 2021). (Pool via REUTERS/ALESSANDRA TARANTINO)

Nukilan.id – Timnas Italia berhasil mengalahkan timnas Swiss dengan skor 3-0 dalam laga Euro 2020 (Euro 2021). Hasil ini membuat Italia lolos ke babak 16 besar.

Italia sempat mencetak gol melalui Giorgio Chiellini di menit ke-19. Namun gol tersebut dianulir usai Chiellini dinyatakan melakukan handball saat pemantauan lewat VAR.

Lima menit usai gol tersebut, Chiellini mengalami cedera dan harus ditarik keluar untuk digantikan oleh Francesco Acerbi.

Dua menit berselang, Italia akhirnya benar-benar menggetarkan gawang Parma lewat Manuel Locatelli. Umpan jauh Locatelli ke Domenico Berardi jadi awal petaka bagi lini pertahanan Swiss.

Berardi berhasil melakukan tusukan di sisi kiri pertahanan Swiss dan melepas umpan datar ke muka gawang. Locatelli yang langsung berlari membantu serangan tiba di momen yang tepat. Ia tidak terpantau lini belakang Swiss dan dengan mudah menggetarkan gawang Yann Sommer.

Unggul 1-0 di babak pertama, Italia berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-52. Locatelli kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Menerima sodoran bola dari Nicolo Barella, Locatelli melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang dan membuat Sommer hanya terpana.

Swiss akhirnya bisa membuat ancaman berbahaya ke gawang Italia di menit ke-64. Steven Zuber mampu melepaskan tembakan tepat sasaran tetapi berhasil dibendung oleh Gianluigi Donnarumma. Kemelut yang sempat terjadi pun bisa dihalau oleh lini belakang Italia.

Pada menit ke-70, Roberto Mancini memutuskan menurunkan Federico Chiesa dan Rafael Toloi untuk penyegaran sekaligus perubahan strategi di lapangan.

Di menit ke-73, umpan jauh Bonucci bisa membuat Immobile terbebas. Namun tembakan Immobile masih melenceng dari sasaran.

Immobile kembali membuang peluang di menit ke-76 dari titik yang serupa. Menerima sodoran bola dari Chiesa, tembakan Immobile lagi-lagi masih melebar dari gawang.

Immobile akhirnya bisa mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89. Gol Immobile tercipta lewat tembakan dari luar kotak penalti yang tidak bisa ditangkap sempurna oleh Yann Sommer.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-0 untuk Italia.

Susunan Pemain

Italia (4-3-3)

Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini (Francesco Acerbi 24), Leonardo Spinazzola; Nicolo Barella (Bryan Cristante 87), Jorginho, Manuel Locatelli (Matteo Pessina 86); Domenico Berardi (Rafael Toloi 70), Ciro Immobile, Lorenzo Insigne (Federico Chiesa 69)

Swiss (3-4-1-2)

Yann Sommer; Nico Elvedi, Fabian Schaer (Steven Zuber 58), Manuel Akanji; Kevin Mbabu (Silvan Widmer 58), Granit Xhaka, Remo Freuler (Djibril Sow 84), Ricardo Rodriguez; Xherdan Shaqiri (Ruben Vargas 76); Haris Seferovic (Mario Gavranovic 46), Breel Embolo

[cnn]

Kasus Covid-19 Tambah 133 Orang, Vaksin Sinovac Terbukti Mujarab

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Virus corona belum berhenti menjangkiti warga dengan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh. Kasus harian Covid-19 bertambah lagi 133 orang, pasien sembuh bertambah sebanyak 50 orang, dan sembilan orang meninggal dunia. Sementara itu, dua dosis vaksin Sinovac terbukti mujarab memperkecil risiko kematian akibat Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Rabu (16/6/2021).

“Kajian cepat Kementerian Kesehatan menunjukkan tingkat efektifitas vaksin Sinovac menekan tingkat keparahan Covid-19 dan memperkecil risiko kematian,” tuturnya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu mengatakan, temuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI menunjukkan vaksinasi lengkap (dua dosis ) dengan vaksin Sinovac efektif menurunkan risiko perawatan dan kematian hingga 98 persen. Bila mendapat vaksinasi dosis I saja, tingkat efektifitasnya sekitar 33 persen, jelasnya.

Bila dilihat lebih rinci, lanjut SAG, vaksinasi Sinovac dosis lengkap dapat menurunkan risiko Covid-19 sekitar 94 persen, mencegah risiko perawatan sekitar 96 persen, dan mencegah risiko kematian hingga 98 persen.

Kajian cepat yang dilakukan pada 13 Januari sampai Maret 2021 itu melibatkan lebih 128 ribu tenaga kesehatan usia di atas 18 tahun, dan 60 persennya jenis kelamin perempuan usia sekitar 30 tahun. Meski penelitian tersebut hanya melibatkan tenaga kesehatan, namun menjadi informasi penting bagi pemerintah dan masyarakat.

Secara saintifik, lanjut SAG, hasil kajian ini merupakan khabar baik bagi masyarakat Aceh yang mendapatkan vaksin Sinovac dalam vaksinasi Covid-19 sejak 15 Januari 2021. Vaksinasi Covid-19 di Aceh terus berlangsung dan masyarakat tampak antusias menerima vaksinasi Sinovac pada setiap digelar vaksinasi massal.

Berdasarkan data Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) tanggal 16 Juni 2021, vaksinasi dosis I vaksin Sinovac bagi tenaga kesehatan (Nakes) sudah mencapai 49.715 orang, atau sekitar 88,0 persen dari sasaran Nakes sebanyak 56.470 orang. Nakes yang sudah tuntas dosis II sebanyak 43.654 orang, atau sekitar 77,3 persen.

Sementara itu, petugas publik yang telah disuntik dosis I sebanyak 195.264 orang, atau 40,8 persen dari sasaran total sebanyak 478.489 orang, dan yang telah mendapat suntikan dosis II sebanyak 60.794 orang.

Sedangkan para usia lanjut (Lansia) yang telah mendapatkan dosis I sebanyak 6.763 orang. atau sekitar 1,6 persen dari 435.651 orang, dan Lansia yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap dua dosis sebanyak 2.255 orang, atau sekitar 0,5 persen.

Data akumulatif

Lebih lanjut ia melaporkan kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, per 16 Juni 2021, yang telah mencapai 17.830 orang. Para penyintas yang sudah sembuh dari Covid-19 sebanyak 13.337 orang. Penderita yang sedang dirawat 3.787 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 706 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru yang dilaporkan hari ini sebanyak 133 orang. Penderita baru Covid-19 itu meliputi warga Banda Aceh 46 orang, Aceh Besar 22 orang, dan warga Pidie sebanyak 16 orang.

Kemudian, Aceh Tengah delapan orang, Lhokseumawe tujuh orang, warga Aceh Tenggara, dan warga Aceh Tamiang, sama-sama empat orang. Selanjutnya warga Gayo Lues, Aceh Barat, dan warga Aceh Selatan, masing-masing tiga orang. Berikutnya warga Aceh Utara, Bener Meriah, dan warga Sabang, sama-sama dua orang.

Lebih lanjut, virus corona juga menginfeksi warga Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Jaya, warga Nagan Raya, masing-masing satu orang. Sedangkan enam orang lagi merupakan warga dari luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah sebanyak 50 orang, yakni warga Banda Aceh 37 orang, Bireuen delapan orang, Sabang tiga orang, dan dua orang lagi tercatat sebagai warga Pidie Jaya.

“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi sembilan orang, sehingga secara akumulatif hingga saat ini sudah mencapai 706 orang meninggal di Aceh,” katanya.

Para penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal tersebut, lanjut SAG, meliputi warga Aceh Utara dan warga Banda Aceh, masing-masing dua orang. Sedangkan lima kasus meninggal lainnya masing-masing satu orang warga Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Besar, Aceh Barat, dan warga Aceh Singkil.

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 833 orang, meliputi 732 orang selesai isolasi, 21 orang isolasi di rumah sakit, dan 80 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.540 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.302 orang, sedang isolasi di rumah 186 orang, dan 52 orang sedang diisolasi di rumah sakit, tutupnya.[]

Dosen IPB Raih Profesor di Usia 37 Tahun, Menulis Jadi Rutinitas Setiap Hari

0

Nukilan.id – Dahulu sekali, ketika mendengar kata profesor, maka yang melintas di benak kita adalah orang terlihat sepuh, berkaca mata tebal dengan wajah yang mengernyitkan dahi.

Di komik-komik, profesor digambarkan botak dan menyendiri. Tapi itu dulu, sekarang tak sedikit yang mampu meraih gelar profesor atau guru besar di usia muda.

Salah satunya adalah Anuraga Jayanegara, Dosen Institut Pertanian Bogor atau IPB University, yang meraih gelar profesor pada usia 37 tahun.

Di usia yang tergolong muda, ia berhasil menyandang gelar Guru Besar di IPB University. Keputusan gelar profesor ditetapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian, dan Teknologi Republik Indonesia pada 10 Mei 2021.

Dikutip dari laman resmi IPB, ketekunanan Anuraga dalam menulis artikel ilmiah membuatnya meraih prestasi tersebut. Konsisten dan fokus dalam menulis artikel ilmiah, serta menjadikan penulisan artikel ilmiah sebagai rutinitas sehari hari baginya.

“Saya menghabiskan sekitar setengah jam hingga satu jam setiap hari untuk kegiatan menulis. Yang penting membangun rutinitas,” ungkap Anuraga seperti dikutip Tempo dari laman IPB, Rabu 16 Juni 2021 .

Anuraga sendiri memulai perkuliahannya pada program sarjana di Fakultas Ilmu Hewan IPB University pada Mei 2003.

Setelah itu, ia menerima gelar Master of Science (M.Sc) dalam Ilmu Pertanian di Bidang Tropis dan Subtropis atau Minoring in Animal Nutrition, University of Hohenheim, Stuttgart, Jerman.

Selain itu, Anuraga juga pernah mengemban pendidikan Diploma Pascasarjana di Spanyol belajar Pemodelan Dalam Ekologi dan Manajemen Sumber Daya Alam di Politeknik Universitas Catalunya, Barcelona pada September 2011.

Tidak hanya itu, ia kemudian meraih gelar Ph.D. di Swiss Federal Institute of Technology (ETH) Zurich, Swiss. Pada Maret 2021, ia mulai belajar agama dengan mengikuti Program Magister Pendidikan Agama Islam (kelas pegawai) di Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Perjuangannya dalam mengemban pendidikan di berbagai universitas, tidak mengherankan jika Anuraga memiliki beberapa prestasi, salah satunya menjadi Dosen Berprestasi Nasional 2019, peringkat pertama untuk kategori Sains dan Teknologi.

Ia menyampaikan untuk mendapatkan prestasi tersebut, dibutuhkan perjuangan dan juga mengandalkan tuhan. Serta doa dari orang tua, keluarga dan orang orang saleh.

“Jangan pernah menyerah, terus gigih dalam menghadapi tes dan tantangan yang ada. Ini semua karena pertolongan dan keberesan Allah SWT,” katanya.

Saat ini, Anuraga Jayanegara menjabat sebagai Kepala Departemen Ilmu Gizi dan Teknologi Pakan Fakultas Ilmu Hewan IPB University. Beliau juga pernah menjadi Ketua Program Studi Pascasarjana Gizi dan Pakan Fakultas Ilmu Hewan IPB University.

Anuraga juga berpartisipasi dalam Dewan Editorial berbagai jurnal nasional dan internasional. Di antaranya Asian Australasian Journal of Animal Sciences, Korea Selatan (International Q1), Frontiers in Veterinary Science, Swiss (International Q1), Agripet Journal, Syiah Kuala University (National S2), Journal of Animal Sciences, Universitas Brawijaya (National S2), Tropical Animal Science Journal, IPB University (International Q2).

Sering kali, Profesor Anuraga Jayanegara menjadi Dosen Tamu di luar negeri di Universitas Hiroshima dan Universitas Mie di Jepang, di Universitas Ghent di Belgia, Poznan University of Life Sciences di Polandia, dan di almamaternya, ETH Zurich (Swiss).[]

BSI: Aceh Miliki Aset Perbankan Syari’ah 48,9 Triliun dengan Pangsa Pasar 8%

0
Gedung BSI. Foto: dok MI/Andri Widiyanto.

Nukilan.id – Bank Syariah Indonesia (BSI) optimis bahwa keberadaan ekonomi syariah menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi nasional.

Hal ini ditunjang oleh integrasi aspek komersial dan sosial yang diterapkan oleh Bank Syariah dan menjadi model dalam membangun resiliensi ekonomi berbasis ekosistem halal.

Chief of Economist Bank Syariah Indonesia, Banjaran Surya Indrastomo menyampaikan, perbankan syariah di Aceh memiliki share 8% terhadap total nilai industri perbankan syariah nasional berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Aceh sendiri miliki aset perbankan syariah mencapai Rp 48,90 Triliun dengan pangsa pasar 8,08%,” sebut Banjaran dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Adapun kata dia, dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp 36,25 Triliun menyumbang 7,67% dari pangsa pasar industri. Lalu pembiayaan Rp 29,65 Triliun setara dengan 7,48% dari pangsa pasar,

Selain itu, kata dia, untuk sektor unggulan di wilayah Aceh meliputi pertanian, perburuan, kehutanan, dan perikanan, pengadaan listrik, gas, air, pengolahan sampah, limbah, dan daur ulang. Juga real estate dan jasa perusahaan,jasa pendidikan, dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial. 

Banjaran menambahkan, ekonomi Aceh pada kuartal 2 tahun 2021 ini diperkirakan dapat tumbuh sampai 2,30%, sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional.

“Stimulus pemerintah mulai dari PEN, relaksasi PPnBM, DP Pembiayaan KPR 0%, Insentif Pariwisata, serta relaksasi restrukturisasi nasabah terdampak covid-19 menjadi driving faktor pertumbuhan ekonomi di Aceh,” ujar Banjaran.

Dalam kesempatan ini juga, Bank Syariah Indonesia mendukung dan meresmikan Kopdar Gerakan Anak Muda Untuk Ekonomi Syariah (KOPDAR gaMEs). Yang diresmikan oleh Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) dan Rabu Hijrah yang juga dihadiri oleh Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia Arief Rosyid Hasan.

“Masyarakat Aceh sebagai role model penerapan Qanun Aceh merupakan masyarakat yang visioner sehingga harapannya Aceh dapat menjadi daerah strategis dan maju dalam penerapan ekonomi syariah. Didukung dengan pemerintah daerah serta pemuda – pemuda yang mengedepankan prinsip syariah,” papar Arief. []

Hebat, di SNMPTN 2021 Aceh Raih Peringkat 5 Kelulusan

0
Logo SNMPTN (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kabar gembira kembali diperoleh bagi dunia pendidikan Aceh, para siswa/i lulusan SMA dan SMK di Aceh berhasil meraih posisi kelima secara nasional pendaftar yang lolos dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021.

Berdasarkan informasi yang dikeluarkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT), jumlah siswa/i SMA dan SMK dari Provinsi Aceh yang terdaftar pada SNMPTN tahun 2021 yaitu 15.290 orang dan yang diterima 5.626 orang. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2020 yang tercatat hanya 5.132 orang. Jika dipersentasekan, Aceh masuk dalam daerah yang banyak diterima pada SNMPTN 2021 sebanyak 36.80 persen.

Berdasarkan data tersebut, Aceh berhasil masuk lima besar dengan angka kelulusan tertinggi pada SNMPTN 2021. Provinsi Aceh berada dibawah Jawa Timur (16.998) atau 19,9 persen, Jawa Barat (10.715) atau 11,4 persen, Jawa Tengah (8.100) atau 11,4 persen dan Sumatera Utara (7.983) atau 17,8 persen. Selain itu Aceh juga berada satu tingkat diatas DKI Jakarta (4.676) atau 13,5 persen dan Sumatera Barat (4.531) atau 18,8 persen.

Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT bersyukur atas capaian prestasi yang diraih siswa/i Aceh. Hal ini karena Aceh berhasil menduduki posisi kelima pendaftar yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021.

“Syukur Alhamdulillah dan terimakasih kepada semua pihak yang telah berupaya sekuat tenaganya meluluskan siswa/i ke Perguruan Tinggi Negeri. Penghargaan kepada jajaran Dinas Pendidikan Aceh beserta seluruh warga sekolah mulai dari guru, kepala sekolah dan wakilnya, wali murid, komite sekolah dan seluruh komponen yang terlibat didalamnya,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM mengatakan hasil ini merupakan buah kerja keras siswa, kepala sekolah dan wakilnya, guru, orang tua, komite serta pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Meskipun, selama setahun terakhir, proses belajar mengajar dilakukan melalui daring dan secara sift bertatap muka.

Baca juga: Aceh Urutan 8 Terbanyak lulus SBMPTN, Gubernur: Terima Kasih dan Selamat

“Tahun lalu, Aceh juga menempati peringkat kelima dengan jumlah siswa lolos tertinggi secara nasional. Namun demikian, angka tahun ini lebih tinggi dibanding tahun 2020 lalu jumlah siswa yang diterima tahun lalu sebanyak 5.132 orang. Sedangkan tahun 2021 sebanyak 5.626 orang. Ini prestasi luar biasa dan harus kita syukuri,” ujarnya.

Alhudri juga meminta para siswa yang belum lolos SNMPTN dan SBMPTN, masih berkesempatan mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Peluang terakhir itu bisa dicoba melalui jalur seleksi mandiri. Sebab, sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia membuka beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru, termasuk jalur mandiri.

Sedangkan untuk pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP)-Kuliah melalui jalur SNMPTN 2021, Aceh merupakan daerah kedua terbanyak secara nasional yang meluluskan calon mahasiswa menerima KIP-Kuliah, dengan jumlah pendaftar 5.295 orang dan diterima 2.221 orang.

Aceh berada setingkat dibawah Jawa Timur yang berjumlah 3.394 orang dan setingkat diatas Jawa Barat yang berjumlah 2.157 orang dan Sumatera Utara berjumlah 2.006 orang.

Kepala UPTD Balai Tekkomdik, T. Fariyal, MM menjelaskan untuk jalur SNMPTN ini merupakan jalur undangan yang dilakukan pendaftaran maupun seleksinya melalui sekolah masing-masing.

Baca juga: Aceh Masuk 10 Besar Lulusan Perguruan Tinggi melalui SBMPTN

“Proses seleksi yang dilakukan pun berbeda-beda untuk setiap jalurnya. Jalur SNMPTN mengukur kemampuan akademis siswa melalui nilai rapor di 5 semester terakhir,” jelasnya.

Fariyal menambahkan selain itu jalur SNMPTN juga mempertimbangkan nilai ujian akhir sekolah, prestasi akademis, jejak alumni, hingga tingkat akreditasi sekolah. Namun pada SNMPTN siswa tidak perlu mengikuti ujian tertulis.

“Sedangkan di jalur UTBK SBMPTN, tidak perlu menyiapkan hal-hal tersebut karena proses seleksi yang dilakukan melalui ujian tertulis,” imbuhnya.

Menurutnya, ada 2 ujian tertulis yang perlu dilalui melalui jalur SBMPTN yaitu Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Potensi Skolastik (TPS). Kedua ujian tertulis tersebut dilakukan dalam satu hari.[]