Beranda blog Halaman 2134

Mawardi Ali Minta Gubernur Jangan Tunda Lagi RUPS Bank Aceh Syariah

0
Bupati Aceh Besar (Foto: Dok. Dialeksis)

Nukilan.id – Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengatakan bahwa, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Aceh Syariah (BAS) harus segera dilaksanakan, jangan sampai tertunda lagi.

“Ini harus segera dilaksanakan, jangan ditunda lagi, kalau tidak akan menjadi sebuah penghalang untuk mencapai titik tujuan dari sebuah perbankan,” kata Mawardi kepada Nukilan.id, Kamis (17/6/2021).

Menurut Mawardi, tertundanya RUPS ini juga dapat menganggu sistem perbankan internal di Bank Aceh Syariah. Dan juga akan mendapat sanksi dari pihak OJK apabila tidak segera dilaksanakan.

“RUPS ini sudah tertunda dua kali, sementara RUPS harus terlaksana 6 bulan dan itu sudah menjadi ketentuan wajib dalam perseroan, jika tidak kita akan mendapat sanksi dari pihak OJK, dan nampaknya RUPS ini alot pelaksanaannya,“ tegasnya.

Salain itu, kata Mawardi, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang meminta penundaan pelaksanaan RUPS, karena banyak hal yang harus diperbaiki.

Perlu Diketahui, lanjutnya, pemegang saham BAS paling besar saat ini adalah pemerintah Aceh yang mencakup nilai sebesar 61%. Dan jika ingin diwakilkan kehadiran gubernur Aceh, maka harus ada surat pendelegasian.

Sementara itu, kata Mawardi, kita ketahui bersama bahwa, gubernur Nova saat ini masih dalam kondisi yang tidak sehat karena terjangkit virus Covid-19.

“Sedangkan gubernur Aceh memiliki peran penting dalam RUPS ini, karena disini kita berbicara gubernur dan juga sebagai pemegang saham pengendali,“ terang Mawardi.[]

Kasus Covid-19 Bertambah 140 Orang, Masker Intervensi Non Farmasi

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Kasus baru Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi sebanyak 140 orang di Aceh. Pasien yang dilaporkan sudah sembuh bertambah sebanyak 87 orang, dan empat orang meninggal dunia. Sementara itu, WHO merekomendasikan tiga jenis masker yang dinilai efektif mencegah pemaparan virus corona.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Kamis (17/6/2021). 

“Masker merupakan salah satu bentuk intervesi non farmasi untuk mencegah terpapar virus corona,” tuturnya.

Ia mengatakan, masker dapat diimplementasikan dengan biaya minimum tanpa mengubah aktifitas sosial seseorang secara ekstrem. Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan tiga jenis masker yang dinilai efektif memberi perlindungan bagi seseorang dari percikan air liur (droplet) atau dahak orang lain, yakni masker N95, masker medis/bedah, dan masker kain.

Masker N95, jelas Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu,  mampu memfilter setidaknya 95% partikel melayang di udara, menyaring virus, bakteri, jamur, debu serta menghilangkan partikel non-berminyak cair seperti semprotan anti serangga atau minyak wangi.

Sementara masker medis/bedah yang terbuat dari 3 lapisan bahan non-tenun sintetis memiliki tingkatan filtrasi dan tahan air. Mampu menyaring sekitar 80-85% partikel yang dihirup, katanya mengutip WHO dalam “Buku 2 Pengendalian Covid-19” dari Satgas Penanganan Covid-19 Nasional.

Masker melindungi hidung dan mulut agar tidak bersentuhan dengan tetesan yang bisa membawa kuman. Masker ini hanya sekali pakai, dengan durasi maksimum 4 jam dan masker harus diganti jika dalam keadaan lembab dan/atau basah. Setelah itu harus dibuang sesuai prosedur pembuangan limbah medis.

Sedangkan masker kain, lanjut SAG, memiliki efektivitas 50-70%. Bisa dicuci kemudian dipakai kembali. Pemakaian maksimal 4 jam, sehingga disarankan membawa masker cadangan. Masker ini tidak dapat digunakan oleh tenaga kesehatan sebagai alat pelindung diri (APD).

“Efektifitas perlindungan masker juga ditentukan oleh cara pemakaiannya dengan benar, disiplin dan konsisten,” ujarnya.

Masker efektif memberi perlindungan dari pemaparan virus corona jika digunakan dengan cara yang benar. Ia memberi petunjuk, jangan menyentuh masker sebelum membersihkan tangan dengan sabun atau han sanitizer, pastikan sisi masker yang berwarna di bagian luar saat dipakai.

Kemudian, tidak menyentuh bagian dalam masker dan  masker menutup mulut, hidung, dan dagu dengan rapat. Jepit atau tekan bagian atas masker agar mengikuti lekuk pangkal hidung sehingga tidak ada celahnya. Hindari menyentuh masker saat dipakai.

Selanjutnya, segara ganti masker jika lembab atau basah. Jangan memakai masker lebih dari empat jam. Saat melepas masker dengan memegang bagian tali pengaitnya, dan jangan menyentuh bagi luar atau dalam masker.

Selanjutnya buang masker bekas ke tempat sampah agar tidak membahayakan bagi orang lain dan mencemari lingkungan.

“Pemakaian masker yang benar merupakan bentuk ikhtiar, tapi tidak mengabaikan doa kepada Allah SWT agar kita semua terlindung dari virus corona dan marabahaya lainnya,” ujar SAG.

Data akumulatif

Lebih lanjut ia melaporkan kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, per  17 Juni 2021, yang telah mencapai 17.970 orang. Para penyintas yang sudah sembuh dari Covid-19 sebanyak  13.424 orang. Penderita yang sedang dirawat 3.836 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 710 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru yang dilaporkan bertambah hari ini, yakni konfirmasi positif sebanyak 140 orang, pasien yang sembuh 87 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah empat orang.

Penderita baru Covid-19 yang dilaporkan bertambah meliputi warga Banda Aceh 38 orang, Aceh Besar 19 orang, Aceh Barat 14 orang, Bireuen 13 orang, Aceh Selatan 11 orang, warga Langsa, Lhokseumawe, dan warga Aceh Jaya, sama-sama enam orang.

Kemudian, warga Sabang lima orang, Aceh Tamiang empat orang, warga Aceh Tenggara, Aceh Utara, dan warga Nagan Raya, masing-masing tiga orang. Berikutnya warga Pidie dua orang, warga Aceh Timur, Bener Meriah, Pidie jaya, dan warga Aceh Barat Daya, sama-sama satu orang. Tiga orang lainnya warga dari luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah sebanyak 87 orang, yakni warga Banda Aceh 34 orang, Pidie 19 orang, Aceh Tamiang 13 orang, Aceh Barat Daya tujuh orang, Pidie Jaya enam orang, Aceh Singkil lima orang, dan warga Sabang sebanyak tiga orang.

“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi empat orang, sehingga secara akumulatif sudah mencapai 710 orang meninggal di Aceh,” katanya.

Para penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal tersebut, lanjut SAG, meliputi warga Banda Aceh sebanyak dua orang, warga Langsa dan Aceh Utara, masing-masing satu orang.

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 833 orang, meliputi 732 orang selesai isolasi, 21 orang isolasi di rumah sakit, dan 80 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya. 

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.540 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.302 orang, sedang isolasi di rumah 186 orang, dan 52 orang sedang diisolasi di rumah sakit, tutupnya.[]

Kepala BI Aceh Hadiri Panen Bawang Merah Berteknologi Dekomposer MA-11 di Saree

0
Panen Bawang Merah Organik Program Integrated Farming BI Aceh dengan Teknologi Dekomposer MA-11 di SMK PP Negeri Saree. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani bersama stakeholders terkait menghadiri panen bersama komoditas bawang merah demplot pertanian terpadu klaster ketahanan pangan menggunakan teknologi dekomposer MA-11 di SMK PP Negeri Saree.

Achris menyampai, Panen bawang merah dilakukan pada usia 60 hari dimana tanam bawang merah dilakukan pada 17 April 2021 dan panen hari ini Kamis (17/6/2021) di lahan lebih kurang 2.000 m2 menghasilkan panen 10 s.d 12 ton per Ha.

Sebagai informasi, kata dia, selama masa tanam, lahan sempat 2 kali direndam banjir karena hujan intensitas tinggi, namun bawang merah tetap bertahan dan panen dengan hasil yg baik.

“Selain itu, lahan tanam juga merupakan lahan baru yang kondisi tanahnya sudah tidak subur,” ujarnya.

Oleh karena itu, Achris mengharapkan demplot SMK PP Negeri Saree dapat menjadi contoh bagi petani dan sebagai pusat pelatihan organik.

Selain itu, Ia juga berharap kehadiran toko organik yang menjual pupuk organik dan hasil tanaman organik.

Lebih lanjut, Achris meminta kepada Bank Aceh Syariah pada saatnya untuk dapat membantu petani dalam pembiayaan untuk meningkatkan bisnis pertanian dan pendapatan.

Stakeholders yang hadir pada kegiatan panen bawang merah hari sebagai berikut:
Undangan kemaren yang diplang:

  1. Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh (Sekdis);
  2. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (Kasie Ekonomi);
  3. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (Kabid Program);
  4. Dinas Pertanian Aceh Besar (Kabid);
  5. Dinas Pendidikan Dayah (Kepala Bdg. SDM);
  6. Masyarakat Pertanian Organik Indonesia;
  7. Plt. Camat Lembah Seulawah;
  8. Kapolsek Lembah Seulawah;
  9. Danramil Lembah Seulawah;
  10. Kepala SMK PP Negeri Saree;
  11. Pengawas Pembina SMK PP Negeri Saree;
  12. Kepala UPT BBH Saree ;
  13. Kepala BBP Kec. Lembah Seulawah;
  14. Kepala UPT Inkubator Dinas Peternakan Saree;
  15. Pengamat OPT Kec. Lembah Seulawah;
  16. Bank Aceh Syariah Cabang Jantho.

Jadwal Siaran Langsung Euro 2020, Kamis 17 Juni 2021

0
Logo Pesta Bola Eropa (Bola.com/Adreanus Titus)

Nukilan.id – Rangkaian pertandingan Euro 2020 akan mempertandingkan satu laga Grup B dan 2 laga Grup C pada Kamis (17/6/2021) malam hingga Jumat (18/6/2021) dini hari WIB. Tim nomor satu dunia, Belgia, akan menghadapi Denmark, sementara Belanda akan menjamu Austria.

Rangkaian pertandingan tersebut akan diawali dengan laga Grup C Euro 2020 antara Ukraina kontra Makedonia Utara yang digelar di Arena Nationala, Bucharest, pada Kamis malam pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini akan sangat penting bagi kedua tim yang sama-sama menelan kekalahan dalam laga pertama mereka di Euro 2020.

Ukraina mengawali kiprah mereka di Pesta Bola Eropa kali ini dengan menelan kekalahan 2-3 dari Belanda. Sementara Makedonia Utara kalah 1-3 dari Austria. Artinya, kemenangan akan menjadi harga mati bagi kedua tim demi bisa memperbesar asa lolos ke 16 besar Euro 2020.

Sementara bagi laga lain di Grup C, laga antara Belanda dan Austria tak kalah krusial. Kedua tim yang memiliki poin sama di dua posisi teratas klasemen Grup C itu akan sama-sama mengincar tiga poin kedua mereka untuk bisa memastikan diri melangkah ke 16 besar Euro 2020. Anda bisa menyaksikan pertandingan ini pada Jumat (18/6/2021) pukul 02.00 dini hari WIB.

Namun, sebelum itu jangan lewatkan pertandingan menarik antara Denmark dan Belgia yang akan tersaji pada Kamis malam pukul 23.00 WIB. Pertandingan Grup B ini juga akan sangat menarik. Belgia bisa lolos ke 16 besar Euro jika berhasil menang.

Namun, jika Belgia kalah, Denmark akan meraih tiga poin pertamanya dan membuat semua tim di Grup B sama-sama memiliki tiga poin dan tidak satu pun terjamin lolos ke 16 besar.

Cukup menarik bukan? Jangan lewatkan rangkaian pertandingan Euro 2020 tersebut. Berikut jadwal lengkapnya:

Jadwal Euro 2020

Kamis, 17 Juni 2021

20:00 – Ukraina vs Makedonia Utara
Live: MNC TV dan Mola TV

23:00 – Denmark vs Belgia
Live: Eksklusif Mola TV

Jumat, 18 Juni 2021

02:00 – Belanda vs Austria
Live: RCTI dan Mola TV

[bola.com]

Sampah Berserakan di Jalan Menuju TPA Blang Bintang, DLHK Aceh: Sudah Dibersihkan

0
Foto: Dok. DLHK Aceh

Nulikan.id – Sampah berserakan yang menutupi jalan umum di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Blang Bintang milik pemerintah Aceh, kini sudah dibersihkan.

Hal itu disampaikan Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (DLHK) Aceh Ir. Anizar, MP saat ditanyai Nukilan.id, Kamis (17/6/2021).

“Pada tanggal 10 Juni 2021, sampah sudah dibersihkan dengan alat berat dan juga memakai mobil damkar untuk menyiram tanah yang ada di aspal,” kata Anizar.

Menurutnya, sampah yang berserakan itu disebabkan oleh mobil truk pengangkut sampah yang keluar dari TPA, karena sampah yang lengket di ban mobil tidak dibersihkan terlebih dahulu.

“Itu truk yang keluar dari tempat penampungan sampah di bannya lengket sampah-sampah, sehingga tercecer di depan dan di jalan pintu penampungan,” ujarnya.

Baca juga: Kacau, Sampah Berserakan di Jalan Umum Arah Masuk ke TPA Regional Blang Bintang

Selain itu, Anizar mengatakan, pihaknya juga sudah mengimbau kepada DLHK3 Kota Banda Aceh dan DLH Kabupaten Aceh Besar untuk menutup bagian atas truk atau mobil pengangkut sampah.

“Agar sampah itu tidak berterbangan dan tidak jatuh di jalan,” lanjutnya.

Sementara itu, Anizar menyampaikan bahwa, kendalanya, selama ini pihak DLHK Aceh membersihkan mobil truk pengangkut sampah yang keluar dari TPA dengan cara manual.

“Dan itu juga kita bersihkan setelah mobil selesai beroperasi,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Anizar, untuk menindak lanjuti permasalahan yang terjadi, pada tahun 2022 DLHK Aceh sudah mengalokasikan dana untuk pembelian mesin doorsmeer, guna membersihkan truk yang keluar dari tempat penampungan sampah.

“Jadi setiap truk yang keluar dari penampungan sampah, nantinya harus dalam keadaan bersih,” pungkasnya.

Diketahui, jalan umum yang ditutupi sampah itu menghubungkan Blang Bintang – Pelabuhan Malahayati (Ujong Batee) dan melintasi tempat wisata seperti Kebun Kurma, Barbate, Permandian Air Panas dan tempat wisata lainnya.

Pantauan Nukilan.id ke pada Selasa (15/6/2021), banyak sekali sampah berserakan hingga menutupi jalan umum sekitar 1 kilometer sebelum Gerbang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Blang Bintang milik pemerintah Aceh itu. Puing-puing sampah terlihat menutupi jalan aspal, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan raya, apalagi jika hujan turun, maka jalan yang beraspal itu akan licin.[Iwan]

IPKJI & FBA Laksanakan Webinar Rehabilitasi Sosial dan TAK

0
Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Pengurus Wilayah Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Aceh bekerjasama dengan Forum Bangun Aceh (FBA) melaksanakan webinar dengan tema “Penguatan Rehabilitasi Sosial dan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK)” pada Pelayanan Dasar oleh Perawat Jiwa.

Webinar tersebut akan diselenggarakan secara daring dengan melibatkan 44 peserta yang berasal dari Penanggung Jawab Kesehatan Jiwa Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh kemudian Kepala Puskesmas, dokter umum yang sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan kesehatan jiwa dan perawat kesehatan jiwa komunitas dari 7 (tujuh) Puskesmas yang menjadi dampingan FBA.

Ketua IPKJI Probvinsi Aceh, Ns. Hasniah, M.Kep, Sp.Kep.J dalam sambutan pembukaan mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menguatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam melaksanakan rehabilitasi dan terapi aktifitas kelompok di masyarakat.

“Kegiatan sejenis ini terakhir dilaksanakan pada tahun 2007 di Kota Bireun, sehingga sangat penting dilakukan update pengetahuan terkait pelaksanaan Rehabilitasi dan TAK yang selama ini telah dijalankan serta dapat membedakan kegiatan Rehabilitasi Sosial berupa kegiatan Living skill (keterampilan hidup), Learning skill (Keterampilan belajar) dan Working skill (keterampilan bekerja) serta kegiatan TAK yang berupa kegiatan yang terdiri dari TAK Sosialisasi 7 Sesi, TAK Stimulasi Persepsi (DPD, PK, ISOS, HDR) dan TAK Orientasi Realita (mengorientasikan pasien terhadap waktu, tempat dan orang dengan menggunakan sesi TAK sesuai SOP” Jelas Hasniah dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Kamis (17/6/2021).

Setelah kegiatan ini diharapkan Perawat penanggung jawab Kesehatan jiwa di Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh dapat melasaknakan kegiatan Rehabilitasi Sosial dan kegiatan TAK sesuai indikasi

Kegiatan tersebut diisi oleh dr. Siti Dara Safitri, M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Ns. Hasniah, M.Kep, Sp.Kep. J, Ns. Fauzan Saputra, MNS, Ns. Junardi, M.Kep, Sp.Kep. J dari IPKJI Aceh dan Ns. Nurlina, S.Kep yang merupakan Kepala Puskesmas Nisam Antara Kab. Aceh Utara yang khusus menjelaskan tentang Program Rumoh Nisam Sehat Jiwa (Niswa).

Setelah itu dilakukan sharing pengetahuan dan pengalaman program Rehabilitasi Sosial dan Terapi Aktivitas Kelompok dari Puskesmas yang menjadi dampingan Forum Bangun Aceh (FBA) yaitu Puskesmas Lhoknga, Puskesmas Syamtalira Aron, Puskesmas Simpang Tiga, Puskesmas Kuta Baro, Puskesmas Dewantara, Puskesmas Panga, Puskesmas Teunom.

Salah seorang peserta kegiatan Khalikul Fadli, SKM, M.Epid Penanggung Jawab Kesehatan Jiwa Kabupaten Aceh Tenggara menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Webinar ini.

“Selain menambah pengetahuan dan wawasan, kami juga mengharapkan program pemberdayaan pada orang dengan gangguan jiwa (ODJ) berbasis masyarakat seperti Program Rumoh Nisam Sehat Jiwa (Niswa) di Gampong Menasah Meucat yang di inisiasi dan didampingi oleh Puskesmas Nisam Aceh Utara dapat di duplikasi di seluruh Aceh,” jelas Khalikul.[]

ISBI Aceh Terima Mahasiswa Jalur SMMPTN Barat Hingga 21 Juni Mendatang

0
Kampus ISBI Aceh

Nukilan.id – Peluncuran pendaftaran Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri wilayah Barat (SMM PTN-Barat) telah dilakukan pada Senin 17 Mei 2021, sebanyak 17 Perguruan Tinggi negeri mengikuti kegiatan SMM PTN-Barat. 17 PTN ini tergabung di bawah Badan Kerja Sama (BKS) PTN Indonesia Wilayah Barat.

Rektor Institut Seni Budaya Indonesia Aceh (ISBI Aceh), Dr. Ir. Mirza Irwansyah, MBA. MLA menyampaikan bahwa, tahun ini, ada penambahan satu perguruan tinggi dalam SMM PTN-Barat. Semoga semakin banyak kampus di Indonesia bagian barat yang tergabung di SMM PTN-Barat.

“Adapun Program Studi (Prodi) yang ikut serta dalam SMM PTN-Barat ini tercatat sebanyak 338 Prodi Saintek dan 237 Prodi Soshum, dengan kuota yang diterima dalam proses pendaftaran mandiri tahun ini sebanyak 7.601 untuk prodi Saintek dan 6.889 untuk prodi Soshum,” kata Mirza dalam keterangannya, Kamis (17/6/2021).

Selain itu, kata dia, Jumlah uang pendaftaran yang dikeluarkan oleh setiap pendaftar adalah sebesar Rp350 ribu dan berlaku seragam untuk seluruh PTN. Uang pendaftaran itu bersifat mutlak dan akan hangus meskipun calon mahasiswa tidak melanjutkan hingga taraf seleksi. Uang pendaftaran itu dibayar melalui bank mitra yang telah ditetapkan.

“Pembayaran pendaftaran ujian mandiri ini, dapat dilakukan melalui bank mitra yang telah di tetapkan panitia SMM PTN-Barat antara lain, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI),” lanjutnya.

“Kehadiran Bank BSI pada kegiatan pendaftaran tahun ini merupakan bagian dari seruan Presiden Jokowi untuk meningkatkan kinerja bank syariah di Indonesia dalam menjamin sistem perbankan yang islami. Apalagi di Aceh yang mulai diberlakukan Qanun Lembaga Keuangan Syariah,” sambung Mirza.

Selanjutnya, kata dia, Ijazah yang akan digunakan oleh calon mahasiswa adalah lulusan tiga tahun terakhir (2019, 2020, dan 2021), Untuk Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menerima ijazah untuk lulusan 10 tahun terakhir yaitu mulai 2012 hingga 2021 dan Paket C maksimal umur 25 tahun.  

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Institut Seni Budaya Indonesia Aceh (ISBI Aceh) Dr. Drs. Yusri Yusuf, M.Pd menambahkan bahwa, Peserta ujian maksimal bisa memilih dua prodi baik pada satu PTN atau PTN yang berbeda. Peserta yang mendaftar dan ikut ujian tidak harus pada PTN yang dipilihnya.

“Demikian pula kelompok ujian Saintek dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek meliputi Matematika Saintek, Fisika, Kimia dan Biologi. Adapun kelompok ujian Soshum materi ujian TPS dan TKA-nya ialah Geografi, Sejarah, Sosiologi dan Ekonomi,” sambungnya.

Berikut jadwal penting yang harus diingat oleh calon mahasiswa yang ingin mengikuti SMM PTN-Barat yaitu:

1. Pendaftaran dimulai 17 Mei 2021 pukul 16.00 WIB hingga 21 Juni 2021 pukul 16.00 WIB.

2. Pelaksanaan UTBK SMMPTN Barat ialah pada 28 Juni hingga 7 Juli 2021.

3. Pengumuman 14 Juli 2021 pukul 16.00 WIB.

Pendaftaran masih dibuka sampai 21 Juni 2021 pukul 16.00 WIB, jadi bagi calon mahasiswa yang memiliki minat di bidang Seni Budaya silahkan untuk mendaftarkan diri melalui hotline ISBI Aceh dengan nomor 08116855504 atau 085260417009. ISBI Aceh juga menyediakan beasiswa KIP Kuliah bagi calon mahasiswa ISBI Aceh.[]

Kesbangpol Aceh Ajak Kabupaten Kota Perkuat Sinergi Pencegahan Konflik

0
Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Suburhan, SH. (Foto: Kesbangpol Aceh)

Nukilan.id – Kepala Kesbangpol Aceh Drs Mahdi mengatakan melalui Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Suburhan, SH mengatakan isu dan potensi permasalahan yang menonjol yang berpotensi konflik di Aceh, harus selalu diupayakan da pencegahan dini. Itu sebabnya perlu ada identifkasi bersama antara pemerintah Aceh dan pemerintah Kabupaten/Kota.

“Untuk itu perlu kerjasama secara erat demi keberlanjutan pembangunan dan perdamaian di Aceh,” kata Suburhan saat membuka Dialog Forum-Forum di Daerah Dalam Rangka kewaspadaan Nasional, di Aula Badan Kesbangpol Kota Langsa, Kamis 17 Juni 2021.

Untuk itu, kata Suburhan pelibatan stakeholder dan forum-forum kemitraan penting untuk menciptakan situasi dan kondisi daerah aman dan tertib.

Menurut Subur, pelaksanaan dialog lebih sebagai tujuan mengindetifikasi dan menginventarisasi masalah dan tantangan di daerah.

“Kegiatan serupa juga berlangsung di daerah-daerah lainnya, untuk tujuan koneksi informasi pencegahan dini konflik sosial di masyarakat,” kata Subur.

Untuk itu–Subur meminta Kota Langsa terus memperkuat deteksi pencegahan dini konflik, agar pembangunan yang dijalankan berjalan lancar.

Acara itu menampilkan pembicara dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniri dan Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Aceh Dr. Bustami Abubakar, M.Hum, peserta berasal dari pengambil kebijakan di Kecamatan dan Gampong di Kota Langsa, Kasubid Kewaspadaan Dini Analisi Evaluasi Informasi dan Kebijakan Strategis Kesbangpol Aceh Zulkarnaini M.Ec.Dev.[red]

Kacau, Sampah Berserakan di Jalan Umum Arah Masuk ke TPA Regional Blang Bintang

0
Sampah di TPA Regional Blang Bintang, Aceh Besar. Foto: Nukilan.id

Nukilan.id– Sampah berserakan hingga menutupi jalan umum sekitar 1 kilometer menuju Gerbang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik pemerintah Aceh di Perumping, Montasik, Aceh Besar (menuju kebun Barbate, Kebun Kurma, dan Pelabuhan Malahayati)

Pantauan Nukilan.id, puing-puing sampah terlihat di jalan aspal menuju tempat penampungan regional sampah provinsi Aceh, atau dari arah Blang Bintang, Sekitar setegah kilometer menuju TPA Regional Blang Bintang, terlihat sampah menutupi jalan sehingga sangat membahayakan pengguna jalan raya, .apalagi jika turun hujan, maka Aspal akan licin.

Warga setempat yang ditemui Ani, mengatakan kemungkinan sampah jatuh dari truk yang tidak disadari supir.

“Jika turun hujan maka jalan ini licin karena tanah dan sampah jatuh ke aspal,” kata Ani, Rabu (16/6/2021)

Kata Ani, warga sekitar berharap sampah yang jatuh dijalan itu juga dibersihkan. “Buang ke tempat penampungan sampah supaya tidak menggangu pengguna jalan dan tidak meresahkan masyarakat,” ujarnya. []

Kakanwil Kemenkumham Aceh Minta Kepala Keamanan Lapas dan Rutan Tingkatkan Kemampuan FMD

0

Nukilan.id – Seluruh Kepala Keamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara se Aceh diberikan pelatihan untuk mengasah kemampuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan Fisik, Mental dan Disiplin petugas pemasyarakatan jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Meurah Budiman membuka secara resmi kegiatan Konsultasi Teknis Pemasyarakatan tahun 2021 bertempat di Hotel Mekkah Banda Aceh, Rabu (16/6/2021).

Pantauan Nukilan.id, kegiatan Konsultasi Teknis Pemasyarakatan dihadiri oleh Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Abdul Aris yang bertindak sebagai narasumber konstek, hadir Kepala Divisi Pemasyarakatan Heri Azhari, Kepala Divisi Administrasi Rahmat Rinaldi, Kepala Divisi Imigrasi Syahcril, Wadan Yonif Raeder 111 Aceh Besar, para Kepala Lapas/Rutan se Aceh serta pejabat administratur Kanwil Kemenkumham Aceh.

Kakanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman dalam sambutannya, sangat mengapresiasi atas kehadiran Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjenpas Abdul Aris yang menjadi narasumber kegiatan konstek petugas pemasyarakatan yang pesertanya terdiri dari para Kepala Kesatuan Pengamanan (Ka. KPLP dan KPR) serta Kasi Adm Kamtib dari seluruh UPT Pemasyarakatan Aceh.

Meurah Budiman menyampaikan bahwa,
tujuan kegiatan konstek untuk meningkatkan kemampuan personil pemasyarakatan baik secara fisik, mental dan disiplin petugas pemasyarakatan. Secara fisik petugas pemasyarakatan perlu diasah dan dilatih kembali secara lahiriah agar mempunyai skill atau kemampuan dan ketangguhan dalam pelaksanaan tugas, secara mental petugas pemasyarakatan perlu dibina watak dan integritasnya.

“Sedangkan dari segi disiplin pegawai pemasyarakatan, diharapkan mampu meningkatkan loyalitasnya secara profesional dan sesuai SOP dalam melaksanakan tugas pengamanan, pengawalan dan pembinaan narapidana di Lapas dan Rutan, demikian juga halnya dalam pengelolaan basan dan baran di Rupbasan agar lebih tertib dan terpelihara dengan baik,” ujar Kakanwil Aceh.

Selanjutnya, Meurah Budiman mengingatkan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan dan peserta konstek untuk meningkatkan kinerja dalam pemberantasan narkoba dan HP di dalam Lapas, meningkatkan pelayanan pemasyarakatan bagi warga binaan dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemasyarakatan.

Kegiatan konsultasi teknis pemasyarakatan berlangsung dari tanggal 16 sampai 18 Juni 2021, kegiatan pelatihan fisik, mental, disiplin dan kemampuan menembak dilaksanakan di Yonif Raeder 111 Aceh Besar.[]