Beranda blog Halaman 2121

Wakil Bupati Aceh Besar Apresiasi Desa Batee Linteung Sebagai Gampong Tangguh Anti Narkoba

0
Wakil Bupati Aceh yang akrab disapa Waled Husaini. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Aceh Besar kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi pilot project kampung Tangguh Anti Narkoba. Desa Batee Linteung Secara resmi di Launching sebagai Kampung Tangguh Bencana yang diresmikan oleh Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk. H Husaini A. Wahab dan Dir Resnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Ade Sapari, S.IK, M.H di Desa Batee Linteung, Simpang Tiga Aceh Besar. Jum’at (26/6/2021).

Wakil Bupati yang akrab disapa Waled Husaini dalam sambutannya sangat mengapresiasi atas dijadikannya Desa Batee Linteung Sebagai Gampong Tangguh Anti Narkoba.

Waled Husaini sangat mengharapkan peran dari orang tua sangat diperlukan dalam membina anak-anaknya dan tidak hanya sebatas orang tua, peran dari tengku-tengku dan pimpinan pesantren untuk sama-sama kita menumpas narkoba di Aceh Besar ini”, Harap Waled Husaini.

“Syukur Alhamdulillah hari ini Pak Dir Resnarkoba sangat serius untuk menumpas narkoba ini, dan semoga diberikan kekuatan kepada beliau dan kita semua untuk dapat menumpas narkoba ini bersama-sama”, tambah Waled.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Ade Sapari, S.IK, M.H, juga menyampaikan Kampung Tangguh Narkoba ini untuk pencegahan mencegah masuknya narkoba ke dalam masyarakat.

“Dengan dicegahnya masuk narkoba ke masyarakat, orang yang menyuplai narkoba juga tidak akan bisa masuk kedalam masyarakat, ujar Ade Sapari.

Beliau juga menjelaskan dalam pencegahan narkoba ini kepolisian akan melakukan tiga langkah yaitu memutus mata rantai pengedar/bandar, selanjutnya memutus mata rantai pemakai dan yang ketiga dilakukan dengan proses pembinaan.

Perlu di ketahui dari tahun 2020 sampai saati ini 2021 Polda Aceh sudah menangkap kurang lebih 2,2 Ton sabu-sabu dan sudah memusnahkan 100 hektar ladang ganja.

KPK Sebut Hadir di Aceh Sebagai Tindaklanjut Laporan Masyarakat

0
Jubir KPK Ali Fikri. (Bualbual.com)

Nukilan.id – Sebanyak 7 Tim Penyedik Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Pemeriksaan terhadap para pejabat dan pengusaha Aceh selama 5 hari di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh sejak hari Senin, (21/6/2021) hingga hari ini Jum’at (25/6/2021).

Beberapa pejabat dan pengusaha diperiksa KPK untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terkait penyelidikan dugaan kasus korupsi pengadaan Kapal Aceh Hebat dan Proyek Multiyears (Tahun Jamak).

Dalam pemeriksaan tersebut, Tim Penyidik KPK memanggil, mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) Bustami Hamzah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) yang juga mantan Kepala Bappeda Aceh, Azhari, lima pejabat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, satu pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh, Mantan Direktur RSUDZA dr. Azharuddin, beberapa pejabat Pemkab Nagan Raya dan beberapa pengusaha Aceh.

Menanggapi hal itu, Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara KPK, Ali Fikri menyampaikan bahwa, kehadiran KPK di Aceh merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi terhadap pengadaan Kapal Aceh Hebat dan Proyek Multiyears.

“Untuk itu tentu permintaan keterangan dan klarifikasi pihak-pihak terkait sangat dibutuhkan,” kata Ali Fikri saat dikonfirmasi Nukilan.id guna memastikan lidik kasus tersebut.

Selain itu, Ali Fikri juga mengatakan, pihaknya akan melakukan analisa lanjutan secara mendalam sesuai ketentuan undang-undang.

“Sehingga kita dapat mengambil kesimpulan, apakah benar ada peristiwa dugaan korupsi di Aceh,” pungkasnya.[]

Komisi I DPRA Gelar RDPU Rancangan Qanun Aceh Tentang Pertanahan di Gayo Lues

0

Nukilan.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) gelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) rancangan qanun Aceh tentang pertanahan, di Kantor Bupati Gayo Lues, Jum’at (25/6/2021).

Pertemuan ini dikuti oleh sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Gayo Lues, forum imeum mukim, para reje (geuchik), aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh wanita, ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Anggota Komisi I DPRA Bardan Sahidi, mengatakan bahwa, rapat dengar pendapat ini penting guna menerima masukan dan pendapat publik atas qanun yang sedang kami persiapkan. Pada pasal-pasal krusial yang menyangkut hak atas tanah, pengadaan tanah bagi kepentingan publik, aparatur pemerintahan yang menyelenggarakan urusan bidang pertanahan, hak ulayat (tanah adat) dan buku tanoh gampong.

“Hasil pertemuan ini, akan kami himpun menjadi bahan utama dan keinginan publik atas tanah, sehingga rakyat berdaulat atas tanah, termasuk tentang ijin Hak Guna Usaha (HGU)” ujar politisi PKS asal Gayo itu.

Kegiatan yang difasilitasi oleh pemerintah kabupaten Gayo Lues ini, yang pertama di daerah kawasan hutan dikawasan ekosistem Tamana Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru menyambut baik RDPU ini digelar di Gayo Lues, yang mengharapkan agar rancangan qanun ini segera diundangkan dan dapat memberikan kepastian hukum atas tanah bagi masyarakat dan pemerintah daerah, kata Amru yang juga mantan anggota DPRA priode 2019-2022 itu.

Tampak hadir pada kegiatan ini anggota DPRA lainya, H Taufik dan H Ridwan Yunus (Gerindra) Tgk H Attarmizi A Hamid (PPP), Dinas Pertanahan Aceh dan Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh.[]

Diperiksa KPK, Mantan Direktur RSUDZA: Semua Pejabat Yang Kerjakan Proyek Multiyears Akan Dipanggil

0

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap mantan Direktur RSUDZA, dr. Azharuddin di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, hari ini jum’at (25/6/2021).

Menurut pantauan Media Nukilan.id di lokasi, dr. Azharuddin tiba di Kantor BPKP kurang lebih sekitar Jam 08.00 WIB. Beliau datang dengan mengguna mobil BMW seri 5 dan mengenakan baju kemeja berwarna putih dan langsung menuju ruang pemeriksaan KPK di lantai 3 gedung BPKP.

Selanjutnya, jam 12.15 WIB, dr. Azharuddin keluar dari ruang pemeriksaan KPK sambil tersenyum dan membawa sebuah tas berwarna hitam, beliau langsung menuju ke mobilnya melalui pintu belakang gedung BPKP Perwakilan Aceh.

Saat diwawancai awak media, dr. Azharudin mengatakan bahwa, dirinya hanya dimintai keterangan terkait pengerjaan proyek Multiyears. Terkait dengan pembangunan gedung oncology center RSUZDZA.

“Setiap pejabat di Aceh yang mengerjakan proyek Multiyears ini, semua dipanggil,” kata dr. Azharuddin.

“Namun, untuk hari ini belum ditanyai apa-apa terkait hal itu, nanti kalau sudah selesai kami jelaskan semuanya,” lanjutnya.

Selain itu, saat ditanyai awak media apa saja pertanyaan yang diajukan oleh KPK, dr. Azharuddin hanya menjawab “tidak ada apa-apa dan santai,” jawabnya dengan tersenyum.

“Jika ada pemanggilan kembali pihak KPK pasti memberi tahu, untuk di mintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.[Irfan]

FGD Kesbangpol Aceh di Pijay: Konflik Masa Lalu Bisa Jadi Acuan Pencegahan untuk Masa Mendatang

0
Kasubbid Kewaspadaan Dini, Analisis Evaluasi Informasi dan Kebijakan Strategis Zulkarnain, M. Ec. Dev. (paling kanan). Foto: Nukilan.id

Nukilan.id – Untuk membangun masyarakat pasca-konflik membutuhkan pendekatan dan strategi khusus, bukan hanya untuk   mencegah agar konflik tidak kembali muncul,  tetapi juga untuk mengkonsolidasikan perdamaian menuju tercapainya pembangunan dan perdamaian berkelanjutan.

Itu disampaikan Kepala Kesbangpol Aceh Drs. Mahdi Efendi melalui Kasubbid Kewaspadaan Dini, Analisis Evaluasi Informasi dan Kebijakan Strategis Zulkarnain, M. Ec. Dev. pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD)  hasil kajian tahun 2021 bertajuk  “Masa Depan Dan Tantangan Pemanfaatan Dana Desa Di Aceh”. Acara degelar di Aula Kesbangpol Pidie Jaya,  Jum’at (25/6/2021)

Kata Zulkarnain, membangun masyarakat pasca konflik butuh  pemahaman baik atas konflik dan karakteristiknya di masa lalu, sehingga dapat menjadi acuan untuk mencegah konflik untuk masa mendatang.

“Ini penting untuk memastikan pembangunan perdamaian dapat tumbuh dan berkembang di masyarakat kita,” kata Zulkarnain.

Dijelaskan Zulkarnain, Dakar itulah Kesbangpol Aceh berinisiatif melakukan kerjasama dengan para ahli yang berkompenten di bidangnya untuk membantu dalam mengkaji beragam isu yang sedang berkembang.

Kegiatan  yang menghadirkan narasumber Mirza Fanzikri, S.Sos.I., M.Si dari Dosen FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu, turut dihadiri Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Suburhan, SH.,  Kaban Kesbangpol Pidie Drs. A. Jalil, M. Pd, sería melibatkan peserta dari unsur  Polres, Kejati, DPMG, Keuchik, FKDM, FKUB, FPK, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Perempuan di Pidie Jaya. [ji]

Banyak Dana Refocusing Aceh Tidak Dipakai, BPKP: Itu Sebab Terjadi SiLPA

0
Kepala BPKP Aceh Indra Khaira Jaya. (Foto: aceh.bpkp)

Nukilan.id – Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Indra Khaira Jaya menyebutkan bahwa, hampir 70% dana refocusing tahun 2020 yang tidak terpakai di Aceh.

Indra mengatakan, akibat banyak dana refocusing yang tidak terpakai tersebut, maka menyebabkan terjadinya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

“Hampir mencapai 70 persen dana refocusing tidak terpakai dari total dana Rp 2,3 triliun, penyebab SiLPA itu. Kalau anggarannya tidak sehat maka tidak bisa di ekskusi. Kalau lambat itu biasanya ada persoalan di sana,” kata Indra seperti dilansir dialeksis.com, (25/6/2021)

Selain itu, Indra juga menyebutkan bahwa, banyak potensi yang bisa terjadi,  seperti human eror, lingkungan eror, system eror dan semuanya eror.

Menurutnya, semua wilayah Aceh hampir sama saja modusnya dan hanya menunggu waktu orang tertangkap, serta bermasalah dengan hukum.

“Kita ini hanya menunggu waktu saja, yaitu menunggu orang tertangkap dan bermasalah dengan hukum. seluruh Aceh ini hampir sama saja modusnya,” tutur Indra.[]

 

Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko Puji Banda Aceh

0

Nukilan.id – Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko, Mr Richard Brabec memuji pembangunan Kota Banda Aceh. Ia mengapresiasi Pemko dan masyarakat Banda Aceh sangat cepat bangkit dari musibah gempa dan tsunami yang melanda pada 2004 lalu.

Katanya, Banda Aceh kota yang bersih dan sangat indah untuk dinikmati, baik siang maupun malam hari. Ia juga tertarik dengan panorama alam, budaya maupun kulinernya sehingga membuat dirinya betah dan ingin berlama-lama berada di Banda Aceh jika memungkinkan.

Pujian tersebut disampaikan Mr Richard Brabec dan rombongan saat melakukan pertemuan dengan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan jajaran, Kamis (25/6/2021) di pendopo wali kota.

Mr Richars Brabec datang ke Banda Aceh bersama rombongan. Ikut juga Dubes Republik Ceko Mr Jaroslav Dolecek, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Vladislav Smrz, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Ceko Ms Martina Tauberová, Presiden Konfederasi Industri Republik Ceko Mr Jaroslav Hanák dan sejumlah staf dari Kementerian Lingkungan Hidup Ceko.

Sementara wali kota dalam kesempatan ini turut didampingi sejumlah Kepala SKPK. Tampak hadir Asisten Pemerintahan Faisal, Kepala Bappeda Weri, Kepala DLHK3 Hamdani Basyah, Sekretaris Dinsos Muhammad Ridha dan Kabag Prokopim Said Fauzan.

“Situasi saat ini memang sulit karena sedang pandemi, tapi itu tidak apa-apa dan kami senang hari ini berada di Banda Aceh,” ujar Mr Richard Brabec memulai pembicaraan.

Mr Richard Brabec mengaku pembangunan Banda Aceh sangat pesat. Ia takjub akan kemajuan tersebut karena Ibu Kota Provinsi Aceh itu pernah luluh lantak oleh bencana tsunami dimana dunia ikut memberikan bantuan saat itu, termasuk Ceko.

Tapi saat ini Banda Aceh telah mengalami banyak kemajuan, bahkan di beberapa sektor dinilai sangat potensial di dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

Ia mengaku sudah beberapa hari berada di Indonesia. Dan telah bertemu pemerintah pusat, pemerintah lokal yakni provinsi dan kota.

Mr Richard Brabec pun melihat ada beberapa bidang yang dimungkinkan untuk dilakukan kerja sama antara Ceko dan Banda Aceh. Ia mengaku tertarik membahas kerjasama di bidang energi terbarukan. Lanjutnya, beberapa bidang lain juga berpeluang untuk dilakukan kerjasama.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengaku sangat senang kedatangan tamu dari manca negara tersebut. Republik Ceko, kata wali kota memiliki hubungan sangat baik dengan masyarakat Banda Aceh karena mereka juga ikut membantu Banda Aceh dan Aceh pasca tsunami dalam program rehab rekon.

Katanya, kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Duta Besar serta rombongan menambah motivasi dirinya membangun Banda Aceh, karena banyak peluang yang bisa dikerjasamakan.

Selain sektor energi terbarukan yang ditawarkan pihak Ceko, Wali Kota juga menyebut sektor lainnya yang berpeluang, seperti sektor pariwisata, transportasi hingga olahraga.

“Banda Aceh adalah kota jasa, perdagangan, pendidikan dan pariwisata. Tidak memiliki lahan perkebunan atau tambang. Profesi masyarakat mayoritas di sektor jasa, perdagangan dan kelautan. Namun pariwisata merupakan andalan kota ini,” ungkap Aminullah.

Ia pun menyampaikan potensi di sektor wisata hingga kuliner yang dijuluki 3E. Ditambah lagi kopi yang dikenal paling enak di dunia.

Untuk bidang olahraga, Wali Kota mengatakan Banda Aceh memiliki sebuah tim sepakbola profesional yang bercokol di kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Persiraja.

“Mungkin ke depan saat Persiraja membutuhkan sosok legiun asing, bisa kita komunikasikan. Kemudian anak-anak Banda Aceh yang ingin mengasah skill sepakbola bisa kita kirim ke Ceko. Ketika dulu anak-anak Aceh bisa berguru ke Paraguay, tentu hal yang sama juga bisa kita kerjasamakan dengan Ceko yang saat ini dikenal sebagai salah-satu kekuatan sepakbola Eropa,” kata Aminullah yang juga dikenal sebagai piawai bermain bola.

Di akhir pertemuan kedua belah pihak sepakat melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas lebih detail terkait kerja sama tersebut, termasuk kerjasama sister city antara Banda Aceh dengan salah-satu kota di Ceko.[]

Menteri PPPA Minta Perlindungan Anak dimasa Pandemi Harus Prioritas

0
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga berharap. (Web Kementerian PPPA)

Nukilan.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga berharap semua pihak agar memberikan perhatian serius pada tingginya angka penularan Covid-19 kepada anak.  Pemenuhan hak anak dan perlindungan terhadap anak di tengah pandemi Covid-19 adalah kewajiban , baik dalam keluarga maupun masyarakat.

Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), proporsi kasus Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun mencapai 12,5 persen atau 1 dari 8 kasus konfirmasi Covid-19 adalah anak-anak.

“Fakta ini merupakan tantangan yang perlu segera kita atasi. Salah satu fokus kementerian saat ini adalah melindungi anak dan meyakinkan kalau hak-hak anak terpenuhi secara baik, meskipun dalam suasana pandemi Covid-19. Kepentingan terbaik anak adalah prioritas di tengah pandemi ini,” kata Menteri Bintang dalam keterangan pers, Rabu (23/06/2021).

Menteri Bintang juga mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam keluarga selama masa pandemi. Munculnya klaster keluarga akibat adanya anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah dan terpapar Covid-19, kemudian saat kembali ke rumah menularkan kepada anggota keluarga lainnya, terlebih jika di dalamnya terdapat kelompok rentan dan memiliki riwayat komorbid (penyakit penyerta).

Setiap anggota keluarga, utamanya orang tua, harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan 6 (enam) M. Keenam M itu adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

“Bagi anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah, tetap terapkan protokol kesehatan saat kembali ke rumah. Pakai masker di rumah jika dalam rumah ada bayi, anak dan lansia yang rentan terhadap penularan Covid-19,” tegas Menteri Bintang.

Senentara terkait rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan dimulai dalam tahun ajaran baru 2021/2022, Kemen PPPA meminta  agar dipertimbangkan secara cermat dengan memperhitungkan kondisi  riil di lapangan.

“Kami mengharapkan setiap keputusan satuan pendidikan melakukan PTM, maka prinsip dasar yang harus dilakukan adalah terjaminnya kesehatan dan keselamatan anak pada seluruh proses sebelum ke sekolah, saat di sekolah dan setelah pulang sekolah,” kata Menteri Bintang. [kemenpppa]

Kemenag Aceh Segera Cairkan Tunjangan Kinerja 8.987 Guru Madrasah

0
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg

Nukilan.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi  Aceh akan segera mencairkan tunjangan kinerja (Tukin) bagi 8.987 guru madrasah di Aceh  yang masih terutang sejak 2015-2018.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan, pelunasan Tukin tersebut merupakan  upaya pemerintah dalam memenuhi hak para guru dan dosen di Indonesia yang masih belum dilunasi.

“Alhamdulillah ini merupakan kabar gembira bagi kita semua. Semoga pelunasan tunjangan  tersebut dapat membantu para tenaga pendidik di tengah wabah Covid-19 seperti saat ini,” kata Iqbal, Kamis 24 Juni 2021.

Ia mengatakan, anggaran untuk pelunasan Tukin guru dan dosen telah tersedia di DIPA satuan kerja masing-masing. Ia menekankan agar setiap Satker berkoordinasi dengan Subbag Perencanaan Kanwil Kemenag Aceh.

“Lakukan secara tepat dan  maksimalkan keterserapan anggaran dan hindari sisa realisasi,” katanya.

Pihak madrasah, kata Iqbal, agar segera melengkapi dokumen daftar penerima selisih Tukin sesuai dengan data penerima yang telah diverifikasi dan divalidasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Penerima adalah hasil verval BPKP, karenanya dokumen harus lengkap sehingga dapat dipertanggung jawabkan nantinya,” ujarnya.

Berdasarkan data secara nasional, tercatat 95.930 tenaga pendidik yang terdiri atas 85.820 guru dan 10.100 dosen yang tersebar di  2.455 satuan kerja belum menerima tunjangan kinerja periode 2015-2018. Dengan  total anggaran mencapai dua triliun rupiah.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memberikan respon  untuk melunasi hak para guru dan dosen tersebut dengan menerbitkan  Surat No: S-103/MK.2/2021 tanggal 30 Mei 2021 tentang Penetapan Satuan Anggaran Bagian Anggaran 999.08 (SABA 999.08) dari BA BUN.[]

Jadwal Siaran Langsung 16 Besar Euro 2020, 26 Sampai 30 Juni 2021

0
Euro 2020 round of 16 fixtures. All kick-off times shown in British Summer Time.

Nukilan.id – Komposisi tim yang lolos ke fase 16 besar Euro 2020 lengkap sudah. Tim-tim kuat itu akan segera berjibaku untuk memperebutkan tiket ke perempat final.

Timnas Prancis, Jerman, dan Portugal menjadi tim terakhir yang melenggang ke fase knock-out Euro 2020. Les Blues melenggang setelah bermain imbang 2-2 kontra Portugal. Meskipun kalah, Portugal juga ke babak 16 besar.

Pertandingan yang tak kalah sengit juga tercipta ketika Timnas Jerman berhadapan dengan Hungaria di Fussball Arena, Munich. Sempat dua kali tertinggal, Jerman hanya mampu meraih hasil sama kuat 2-2 dan melangkah ke 16 besar.

Meski sama-sama meraih satu angka, Timnas Prancis, Jerman, dan Portugal berhak lolos ke-16 besar Euro 2020. Prancis berada di puncak Grup F dengan nilai lima, disusul Jerman dan Portugal dengan empat poin di peringkat dua serta tiga. Adapun Hungaria di dasar grup dengan dua angka.

Selain tiga tim di Grup F, dua tim di Grup E juga baru memastikan diri menembus fase knock-out. Kedua tim tersebut adalah Swedia dan Spanyol.

Timnas Swedia lolos ke-16 besar dengan status juara Grup E. Di sisi lain, Spanyol berhasil mengamankan peringkat kedua dengan mengoleksi lima poin, tertinggal dua angka dari Swedia.

Babak 16 besar akan bergulir mulai Sabtu (26/6/2021). Diawali laga Wales vs Denmark di Stadion Johann Cruyff Arena, Amsterdam. Selanjutnya laga antara Timnas Italia vs Austria di Stadion Wembley, Inggris, Minggu (27/6/2021) dini hari WIB.

Timnas Belanda vs Republik Ceska akan saling jegal di Budapest, Hungaria juga pada Minggu. Setelah itu, Senin (28/6/2021) dini hari WIB, Timnas Belgia berhadapan dengan Portugal di Stadion La Cartuja, Sevilla.

Timnas Kroasia akan meladeni Spanyol di Copenhagen, Denmark, juga pada Senin. Berkutnya Timnas Prancis akan ditantang Swiss di Stadion Puskas Arena, Budapest.

Pada Selasa (29/6/2021) malam WIB, ada laga klasik antara Timnas Inggris kontra Jerman di Stadion Wembley. Setelah itu Timnas Swedia berjibaku melawan Ukraina, Rabu (30/6/2021) dini hari WIB, di Glasgow.

Berikut jadwal siaran langsung 16 besar Euro 2020:

Sabtu (26/6/2021)

  • 23.00 WIB: Wales vs Denmark (Live di RCTI dan iNews TV)

Minggu (27/6/2021)

  • 02.00 WIB: Italia vs Austria (Live di RCTI dan iNews TV)
  • 23.00 WIB: Belanda vs Republik Ceska

Senin (28/6/2021)

  • 02.00 WIB: Belgia vs Portugal (Live di RCTI dan iNews TV)
  • 23.00 WIB: Kroasia vs Spanyol (Live di RCTI dan iNews TV)

Selasa (29/6/2021)

  • 02.00 WIB: Prancis vs Swiss (Live di RCTI dan iNews TV)
  • 23.00 WIB: Inggris vs Jerman

Rabu (30/6/2021)

  • 02.00 WIB: Swedia vs Ukraina (Live di RCTI dan iNews TV)

[bola.com]