Beranda blog Halaman 2024

Tgk Yahya Muaz Meninggal, Senator Aceh: Kita kehilangan Sosok Guru Ideologi

0

Nukilan.id – Kabar duka meninggalnya Tgk Yahya Muaz terus menghiasi media massa, dan ucapan duka terus mengalir bagi mantan Sekjen DPA Partai Aceh (Sekjen Pertama Partai Aceh) salahsatunya datang dari Senator Muda yang juga Ketua Komite I DPD RI, Fachrul razi MIP.

Sekjen pertama Partai Aceh ini menghembuskan napas terakhir pada usia 59 tahun.

Almarhum meninggal sekitar pukul 20.00 WIB (4/9), di Gampong Lambhuk, Banda Aceh akibat penyakit yang dideritanya selama setahun belakangan ini.

“Beliau sosok tauladan bagi kami generasi muda dieranya, yang ikut berjuang membesarkan Partai Lokal Aceh ini hingga sekarang terus. Mari kita doakan Semoga Almarhum husnul khatimah disisi ALLAH SWT ” ungkap Fachrul Razi kepada media, Minggu (5/9/2021).

Menurut Senator Fachrul razi, sosok Yahya Muaz paham betul bagaimana kondisi psikologis kombatan. Hingga beliau termasuk guru Ideologis bagi tubuh ex. GAM itu sendiri.

” Beliau orang baik, selalu memandang positif terhadap siapapun ” tutup Fachrul razi.

Ketua KONI Aceh Lantik Pengurus Gayo Lues Masa Bakti 2021-2025

0

Nukilan.id – Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf secara resmi melantik kepengurusan KONI Gayo Lues masa bakti 2021-2025 di Gedung Bale Musara Sabtu 04 September 2021.

Pada kesempatan tersebut, di hadapan Bupati Gayo Lues dan Ketua KONI Gayo Lues serta pengurus yang baru dilantik, Mualem sapaan akrab H. Muzakir Manaf mengingatkan pentingnya pembinaan para atlet, karena ke depan Aceh akan menghadapi banyak even olahraga, baik skala lokal, regional, dan nasional.

“Tahun 2022 PORA Pidie akan berlangsung, kemudian tahun 2023 kita akan menjadi tuan rumah Porwil Sumatera, dan tahun 2024 bersama Sumatera Utara akan menjamu para olahragawan se-Indonesia dalam ajang PON XXI,” sebut Mualem yang pada acara pelantikan tersebut didamping oleh Sekum KONI Aceh M. Nasir Syamaun, MPA.

KONI Aceh, tambah Mualem, sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam upaya persiapan menghadapi berbagai ajang olahraga, baik sebagai peserta maupun sebagai penyelenggara.

“Dukungan tersebut termasuk dari KONI Gayo Lues yang telah dilantik secara resmi pada hari ini,” kata Mualem pada acara pelantikan yang menerapkan protokol kesehatan tersebut.

Sementara itu, Ketua KONI Gayo Lues Zulhammuddin Arbi,S.Hut dalam sambutannya menyatakan, pihaknya menjamin bahwa pergantian kepengurusan yang baru tidak akan menjadi alasan berkurangnya solidaritas para insan olahraga di Kabupaten Gayo Lues.

“Kita berharap agar pengurus yang dilantik menjadi semangat baru untuk membina atlet-atlet muda di Kabupaten Gayo Lues,” kata Zulhammuddin.

Menghadapi Pra-PORA tahun 2021 sebagai ajang memperebutkan tiket menuju PORA Pidie tahun 2022, Zulhamuddin optimis pihaknya akan berhasil meloloskan sebanyak 20 cabang olahraga.

“Beberapa cabang olahraga yang akan diprioritaskan pada priode ini seperti cabang olah raga tarung derajat, futsal, voli, arung jeram, senam dan salah satu cabang olahraga yang terbaru yaitu cabang olah raga binaraga,” kata Zulhammuddin.[]

BNPB Sebut 1.829 Bencana Alam Terjadi di Indonesia Sepanjang 2021

0

Nukilan.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan terjadi sebanyak 1.829 bencana alam di Indonesia terhitung sejak 1 Januari hingga 5 September 2021.

Berdasarkan data BNPB yang diterima ANTARA di Jakarta pada Minggu, tercatat Indonesia mengalami kejadian banjir sebanyak 750 kali, cuaca ekstrem 477 kali, tanah longsor 346 kali dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 206 kali.

Sejumlah wilayah Tanah Air juga pernah diterjang gelombang pasang dan abrasi sebanyak 22 kali, dilanda kekeringan lima kali dan diguncang gempa bumi sebanyak 23 kali.

Daerah yang paling banyak mengalami kejadian bencana alam antara lain yakni Jawa Barat sebanyak 464 kali, Jawa Timur 191, Jawa Tengah 183 kali, Aceh 146 kali dan Riau sebanyak 70 kali.

Berbagai bencana alam tersebut telah menimbulkan sejumlah dampak yakni 5.882.843 orang terpaksa mengungsi, 510 orang meninggal dunia, 70 orang hilang serta 12.883 orang mengalami luka-luka.

Selain menelan korban jiwa, bangunan dan fasilitas umum pun ikut terdampak. Sebanyak 129.649 rumah warga mengalami kerusakan, di antaranya 15.962 rumah dalam kondisi rusak berat, 23.381 rumah rusak sedang dan 90.306 rumah rusak ringan.

Total fasilitas umum yang mengalami kerusakan sebanyak 2.972, dengan rincian 1.386 fasilitas pendidikan, 1.234 tempat peribadatan serta 352 fasilitas kesehatan.

BNPB juga menyebutkan sebanyak 497 kantor dan 329 jembatan ikut mengalami kerusakan akibat dampak dari sejumlah bencana alam yang telah melanda Indonesia.

Tidak hanya mengalami bencana alam, Indonesia juga sedang menghadapi bencana non-alam yakni penyebaran virus COVID-19. Sebelumnya, COVID-19 telah ditetapkan sebagai bencana nasional oleh pemerintah sejak 13 April 2020. [Antara]

Peran Azis Syamsuddin Terungkap, KPK Jelaskan Protap Pengumuman Tersangka

0

Peran Azis Syamsuddin Terungkap, KPK Jelaskan Protap Pengumuman Tersangka

Nukilan.id – Peran Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terungkap dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Patuju atau Robin terkait aliran uang Rp 3 miliar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga yang menangani kasus ini pun menjelaskan perihal prosedur tetap (protap) pengumuman tersangka dalam suatu perkara.

Ketua KPK Firli Bahuri menerangkan penetapan tersangka sejatinya tidak ditentukan oleh KPK, melainkan ditentukan berdasarkan perbuatan seseorang itu serta bukti permulaan yang diduga kuat masuk tindak pidana.

“Seseorang menjadi tersangka bukan karena ditetapkan oleh KPK, tidak ada penetapan tersangka. Mohon untuk dipahami bahwa sebagaimana yang dimaksud dalam undang-undang, tersangka adalah seseorang yang karena perbuatannya dan atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan cukup patut diduga sebagai pelaku tindak pidana,” kata Firli kepada wartawan, Minggu (5/9/2021).

Firli mengatakan tugas lembaga antirasuah adalah mencari dan mengumpulkan keterangan saksi untuk membuat terang benderang suatu perkara. Tak hanya itu, KPK juga turut mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap tersangkanya.

“Jadi tugas penyidik KPK bekerja mencari dan mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti dan dengan bukti-bukti tersebut membuat terangnya suatu peristiwa pidana guna menemukan tersangkanya,” kata Firli.

Firli menyadari banyak masyarakat yang menginginkan kasus korupsi diberantas secara tuntas. Karena itulah, pihaknya akan terus mengumpulkan keterangan dan barang bukti sebelum memberikan penjelasan utuh kepada masyarakat.

“Kami memahami keinginan masyarakat untuk pemberantasan korupsi dan karenanya KPK terus bekerja untuk mengumpulkan keterangan dan bukti bukti. Tolong berikan waktu untuk kami bekerja, nanti pada saatnya KPK pasti memberikan penjelasan secara utuh setelah pengumpulan keterangan dan barang bukti sudah selesai karena kita bekerja berdasarkan bukti-bukti dan dengan bukti-bukti tersebutlah membuat terangnya suatu peristiwa pidana korupsi dan menemukan tersangka,” tuturnya.

Firli menegaskan KPK hanya akan menetapkan seseorang sebagai tersangka berdasarkan bukti yang cukup. Dia menyebut KPK memegang teguh ‘the sun rise and the sun set principle’.

“KPK bekerja dengan berpedoman kepada azas-azas pelaksanaan tugas KPK di antaranya menjunjung tinggi kepastian hukum, keadilan, kepentingan umum, transparan, akuntabel, proporsionalitas, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Kami masih terus bekerja, pada saatnya kami akan memberikan penjelasan kepada publik,” imbuhnya.

Terungkapnya aliran uang dari Azis Syamsuddin ke AKP Robin diketahui berdasarkan petikan surat dakwaan yang dilansir dari SIPP Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2021).

AKP Robin disebut menerima suap totalnya Rp 11,5 miliar dari sejumlah orang, termasuk Azis Syamsuddin.

“Bahwa Terdakwa Stepanus Robin Pattuju selaku penyelenggara negara telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan, yang diancam dengan pidana pokok yang sejenis, menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000 dan USD 36.000,” bunyi dakwaan seperti dilansir SIPP. [detikcom]

5 Wisata Hutan Mangrove di Indonesia

0

Nukilan.id – Hutan mangrove termasuk salah satu sumber daya alam yang berpotensi sebagai wisata alam. Potensi itu sudah mulai dikembangkan untuk memajukan pariwisata Indonesia. Indonesia punya Kawasan hutan mangrove yang disulap sebagai wisata alam dan dibuka untuk umum.

Wisata hutan mangrove menyuguhkan keindahan alam yang apik. Pengunjung bisa menyusuri sungai yang membelah hutan bakau. Udara yang asri menambah daya Tarik wisata hutan mangrove.

Berikut ini lima destinasi wisata hutan mangrove di Indonesia yang patut dikunjungi:

1. Hutan Mangrove Tarakan, Kalimantan Utara

Pulau Kalimantan punya hutan mangrove yang dijadikan sebagai destinasi wisata. Tepatnya di Tarakan. Dilansir dari laman Kemenparekraf, luas hutan mangrove di utara Kalimantan ini mencapai 21 hektare. Tak main-main, hutan ini menjadi rumah bagi berbagai jenis tanaman bakau. Hutan Mangrove di Tarakan sebagai paru-paru kota Tarakan sebab lokasinya yang dekat dengan daerah pesisir.

Wisata ini dibuka mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore. Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, sebab pengunjung hanya perlu membayar Rp5 ribu saja.

2. Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta

Kawasan wisata satu ini didominasi oleh pohon-pohon mangrove. Tak sedikit, luasnya mencapai 99,82 hektare. Letaknya berada di kelurahan Kamal Muara, bersebelahan dengan kawasan Pantai Indah Kapuk.

Taman ini sejatinya merupakan kawasan konservasi alam mangrove yang dimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata dan rekreasi alam. Kawasan ini jadi habitat dan rumah bagi beberapa satwa liar.

Di samping itu, ada pula lahan kemah yang ditawarkan untuk pengunjung yang mau bermalam atau berkemah.

3. Hutan Mangrove Karimunjawa, Jawa Tengah

Tak hanya punya pantai yang cantik berikut pesona bawah laut yang kaya, Karimunjawa juga punya destinasi wisata hutan mangrove. Pengunjung bisa melakukan trekking di atas jalur trek kayu sepanjang 1,3 kilometer.

Berjarak sekitar 700 meter, pengunjung akan menemukan menara tinggi. Dari sana, pengunjung melihat keseluruhan area hutan bakau Karimunjawa. Bonusnya, pengunjung bisa melihat Pulau Cemara Besar, Pulau Menyawakan, serta Pulau Cemara Kecil.

4. Hutan Mangrove Kulonprogo, DIY Yogyakarta

Berada di Kabupaten Kulonprogo, hutan mangrove terpampang memanjang dari timur ke barat. Keberadaannya berdampingan dengan sungai yang satu muara dengan Sungai Bogowonto di Pantai Congot.

Jika berkunjung ke Kawasan ini, pengunjung dapat menikmati trekking di jembatan bambu yang berada di atas air. Titik ini juga jadi spot foto bagi pengunjung. Setidaknya ada empat jembatan yang melintang di atas sungai.

5. Hutan Mangrove Bedul, Jawa Timur

Kawasan hutan mangrove satu ini masih termasuk ke dalam area Taman Nasional Alas Purwo. Hutan ini menjadi habitat bagi satwa seperti monyet, bangau, elang laut, belibis, sert biawak. Pengunjung dapat menyusuri hutan mangrove. [tempo.co]

Harga TBS Sawit Tembus Rp2 Ribu/Kg di Abdya

0

Nukilan.id – Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tembus Rp2 ribu per kilogram dalam sepekan terakhir menyusul beroperasinya Pabrik Kelapa sawit didaerah itu.

“Pabrik milik yang dibangun di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot sudah mulai menampung TBS sawit milik petani,” kata Humas Pabrik kelapa Sawit PT Mon Jambe-Babahrot, Abdya,  Kalmi di Blangpidie, Ahad.

Ia menjelaskan perusahaan menampung TBS kelapa sawit ditingkat petani mencapai Rp2 ribu per kilogram dan harga tersebut lebih tinggi.

“Kita berharap semoga harga TBS yang tengah ‘melangit’ ini bisa bertahan lama agar masyarakat petani di desa-desa semakin bergairah dalam merawat, memupuk dan membasmi gulma-gulma di lahan kebun mereka,” katanya.

Salah seorang pengusaha RAM (gudang) kelapa sawit di Kecamatan Babahrot, Yusran Adek mengatakan bahwa TBS kelapa sawit yang dipanen petani dari kebun mereka ditampung pabrik sudah mencapai Rp2 ribu per kilogram.

“Kita berharap harganya terus naik sehingga ekonomi petani kebun sawit di desa-desa bisa terus meningkat,” kata Yusran Adek.  [Antara]

Dinkes Aceh Lakukan Pengobatan Massal di Dusun Jamat Linge

0
Tim Kesehatan Bergerak Dinkes Aceh di Jamat Linge.

Nukilan.id – Dinas Kesehatan Aceh memberi pelayanan di daerah terpencil di Gayo Kemukiman Wih Dusun Jamat Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan ini dalam rangkaian “Kesehatan bergerak di daerah terpencil Gayo, perbatasan dan kepulauan”.

Pengobatan gratis dilakukan dinkes Aceh di SDN 10 Linge engan mengjadirkan dokter spesialis THT, dokter gigi, dokter jantung, dokter penyakit dalam dan dokter penyakit umum, juga dilakukan sunat massal.

Kepala SD Negeri 10 Linge Nurdinsyah Muhammad Sedim mengatakan, kami merasa senang degan kegiatan Kesehatan bergerak ini, karena dapat membantu kesehatan para siswa dan masyarakat di pedalaman ini, mudah-mudahan program begini dapat dilakukan rutin oleh dinkes Aceh.

“Selaku kepala sekolah saya saya juga membuat surat agar Pemerintah Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dapat membantu seragam siswa setiap jenjang dari SD , SMP dan SMA yang ada di Kemukiman Wihni Dusun Jamat,” katanya.

Semnetara, penanggung jawab kegiatan tersebut dr. Rais mengatakan, seharusnya program ini di adakan 4 kali setahun, khusus untuk kemukiman Dusun Jamat dan Desa Umang Kecamatan Linge, karena pandemi kita hanya melakukan tiga kali saja, berikutnya pada i November 2021 mendatang.[rilis]

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Aceh

0
Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Dok. Pribadi)

Nukilan.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Provinsi Aceh untuk mewaspadai ketinggian gelombang laut mencapai 4 meter di wilayah ujung barat Indonesia itu dalam beberapa hari ke depan.

Koordinator Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Zakaria Ahmad mengatakan peringatan itu dikeluarkan untuk perkiraan tinggi gelombang laut mulai 4-6 September mendatang.

“Waspada potensi gelombang tinggi di wilayah perairan barat Aceh dan perairan Samudera Hindia Barat Aceh, yang dapat mencapai 4 meter,” kata Zakaria di Banda Aceh, dikutip dari Antara, Minggu (5/9).

Selanjutnya, BMKG juga meminta masyarakat waspada terhadap potensi gelombang laut dengan ketinggian mulai 1,25 hingga 2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan penyeberangan Banda Aceh-Sabang dan perairan Lhokseumawe.

Kemudian perairan penyeberangan kapal menuju Kabupaten Simeulue dari Kabupaten Aceh Barat atau Kepulauan Sinabang-Meulaboh. Sementara perairan barat Aceh dan perairan Samudera Hindia Barat Aceh tinggi gelombang mulai 2,5 hingga 4 meter.

Untuk klasifikasi tinggi gelombang laut 1,25 hingga 2,5 meter masih kategori sedang, sedangkan ketinggian mulai 2,5 hingga 4 meter sudah kategori tinggi.

Sebab itu Zakaria mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melaut dalam kondisi cuaca tersebut.

“Kita mengimbau nelayan perlu mewaspadai tinggi gelombang saat melaut, lebih berhati-hati. Kemudian juga kita imbau kepada aktivitas penyeberangan Banda aceh – Sabang dan juga Aceh Barat – Simeulue,” kata Zakaria.

Sementara untuk prakiraan cuaca, kata Zakaria, secara umum cuaca di wilayah Serambi Mekkah itu cerah hingga cerah berawan. Namun, kata dia, ada beberapa daerah masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang.

“Seperti Aceh Tenggara, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Singkil, Lhokseumawe, Bireuen, sebagian di pegunungan Pidie, sebagian Aceh Besar seperti Jantho, Lembah Seulawah, Cot Glie,” kata Zakaria. [cnnindonesia.com]

DPRA Minta Pemerintah Aceh Tegur Perusahaan Tidak Peduli Lingkungan di Aceh Barat

0

Nukilan.id – Anggota DPR Aceh Tarmizi,SP meminta pemerintah Aceh mendesak perusahaan PT Mifa di Aceh Barat agar memberikan perhatian pada lingkungan, karena di Aceh Barat terdapat 6 perusahaan yang sudah memperoleh izin exploitasi sejak 2009, namun baru Mifa yang beroperasi.

“Dari 6 perusahaan baru PT Mifa yang sudah operasional di lahan lebih kurang 3000 hektar,” kata Tarmizi, SP kepada Nukilan.id di Gedung DPRA, Banda Aceh, Kamis (2/9/2021).

Dijelaskan Tarmizi, dalam proses awal PT Mifa, pemerintah Aceh melalui kementerian lingkungan hidup (KLH) sudah menegur PT Mifa karena tidak memperdulikan limbahnya. Bahkan kini limbah sudah menyebar ke sungai dan laut.

“Bahkan debunya pun belum selesai padahal ada perawatan kimia (chemical treatment), yaitu teknologi yang menyelesaikan debu dan limbah yang di hasilkan, namun Mifa tidak melakukannya,” kata Tarmizi.

Selain itu, Tarmizi juga mendesak pemerintah untuk menegur PT AJB, salah satu perusahaan yang belum menjalankan exploitasi, memiliki luas lahan 5000 hektar, izin keluar sejak 2009. Kini lahan mereka menjadi sarang hama yaitu gajah dan babi yang menyebabkan selalu gagal panen.

Baca juga: https://nukilan.id/dpmptsp-investasi-aceh-perlu-soliditas-dan-konsistensi-kebijakan/

“Ada 15 kepala desa ring satu mendesak agar Pemerintah Aceh segera mengultimatum perusahaan tersebut agar segera mengexploitasi, jika tidak maka izinnya harus segera dicabut di awal tahun 2022,” ujarnya.[]

Reporter: Hadiansyah

Kemendagri Belum Beri Jawaban Hasil Laporan RPJ Gubernur Aceh

0
Iskandar Usman Al-Farlaky. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, sudah menjadi konsekuensi DPR Aceh, apabila Lembaran pertanggung/jawaban Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020 ditolak, maka pemerintah Aceh akan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) pertanggungjawabaan laporan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

“Karena ada Rancangan Draf Pergub, maka Gubernur akan membahas bersama Kemendagri, sedangkan statetmen Kemendagri mengatakan, sudah menerima draf pergub dan sudah fix,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky di usai acara sidang paripurna penutupan masa persidanga II tahun 2021 Banda Aceh, Kamis (02/9/2021).

Namun–katanya–hingga sekarang belum ada jawaban yang konkrit terkait hasilnya, bagaimana pembahasan draf Pergub Rancangan pertanggung/jawaban APBA tahun 2020 antara Gubernur dengan Kemendagri.

Menurut Iskandar Usman Al-Farlaky yakin Kemendagri tidak akan menutup mata, kenapa Fraksi-fraksi di DPR Aceh menolak pertanggung/jawaban Gubernur Aceh tahun anggaran 2020.

“Itu pasti ada komunikasi lajutan antara kemendagri dengan gubernur, dan Kemendagri akan bertanya pada DPRA, kenapa bisa muncul penolakan, dan dari pertanyaan tersebut pasti akan muncul informasi-informasi lain dari Gubernur Aceh kepada Kemendagri, kenapa DPRA menolak,” jelasnya.

Menurut Iskandar, dasar dari penolakan tersebut karena data temuan dilapangan, seperti penggunaan dana Covid 19, adanya laporan-laporan yang tidak singkron dengan peraturan perundang undangan, ada alokasi dana yang seharusnya tidak di perbolehkan untuk membeli mobil, rehap gedung perkantoran.

“Ini contoh sebagian kasus dalam penolakan pertanggung jawaban Gubernur,” ujarnya.

Menurut Iskandar, untuk saat ini kemendagri belum memanggil pihak DPR Aceh untuk dimintai keterangan atas pembahasan laporan pertanggung/jawaban Gubernur Aceh tahun anggaran 2020, dan juga belum mengetahui apa jawaban dari kemendagri terhadap terhadap draf pergub yang dilaporkan oleh pemerintah Aceh.[]

Reporter: Irfan