Beranda blog Halaman 2022

Suburhan Deklarasikan Diri Calon Ketua PMI Banda Aceh Periode 2021-2026

0
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Banda Aceh dan Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Aceh, Suburhan, SH, (Foto: Ist)

Nukilan.id – Menjelang berakhirnya kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh pada bulan September ini, sejumlah kader telah menyatakan komitmennya untuk mengisi kursi Ketua PMI Kota Banda Aceh periode 2021-2026.

Salah satunya, Suburhan, SH yang saat ini menjabat Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Banda Aceh. Ia menyampaikan keinginannya untuk maju mengisi kursi ketua PMI Kota Banda Aceh periode berikutnya.

“Saya ingin mewujudkan PMI yang profesional dan berintegritas serta mengedepankan relawan dan masyarakat,” kata Suburhan saat menyampaikan visinya dalam sebuah kesempatan di Warkop Cut Ayah, Pango, Banda Aceh, Selasa (7/9/2021).

Lebih lanjut, Suburhan memaparkan misinya dalam mendukung visi yang telah disampaikan. Pertama, memelihara reputasi organisasi PMI di tingkat nasional dan internasional.

“Kedua, menjadikan PMI sebagai organisasi kemanusiaan terdepan yang memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat sesuai dengan Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah,” jelas Suburhan.

Ketiga, rinci Suburhan, dia ingin meningkatkan integritas dan kemandirian organisasi melalui kerja sama strategis yang berkesinambungan dengan pemerintah, swasta, mitra gerakan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Keempat, meningkatkan kapasitas relawan sebagai tonggak terdepan dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan,” jelas dia.

Keterlibatan Suburhan di organisasi kemanusiaan itu telah dimulai puluhan tahun silam, tepatnya tahun 1991, dimana saat itu dia dipercayakan menjadi komandan Palang Merah Remaja (PMR) Banda Aceh dan Aceh Besar.

3 tahun setelahnya, dedikasi Suburhan pada organisasi PMI diwujudkan lewat kesediaan dirinya menerima mandat sebagai Ketua KSR PMI Unit Unsyiah.

“Tahun 1994 itu awal mula berdirinya KSR PMI Unit Unsyiah. Saat itu, saya yang menjadi ketuanya,” cerita Suburhan yang juga menjabat sebagai Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh itu.

Pengabdian Suburhan pada organisasi PMI tidak berhenti disitu saja. Dari tahun 1996 hingga 1998, dia dipercayakan menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi KSR PMI Unit Perguruan Tinggi. Selanjutnya, dari tahun 1999 sampai tahun 2004 Suburhan menjadi pengurus Provinsi PMI Aceh.

“Dan hingga saat ini, saya masih dipercayakan menjadi salah satu pengurus PMI Kota Banda Aceh,” pungkas Suburhan.[]

Tahun 2021, Tingkat Inflasi Banda Aceh Sebesar 0,53 Persen

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Fadhil, S.Sos, M.M menyampaikan bahwa, berdasarkan laporan berkala yang dikeluarkan oleh BPS Kota Banda Aceh terkait Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi tertanggal 1 September 2021 menerangkan bahwa pada tahun kalender (Januari–Agustus) 2021 terjadi inflasi di Kota Banda Aceh sebesar 0,53 persen.

Hal itu disampaikannya kepada Nukilan.id di Banda Aceh, Senin (6/9/2021).

“Dari bulan Januari hingga Agustus tahun 2021 terjadi sebesar 0,53 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (antara Agustus 2021 terhadap Agustus 2020) sebesar 1,88 persen,” sebut Fadhil.

Ia mengatakan, pada bulan Agustus 2021 telah terjadi inflasi sebesar 0,26 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,21 pada Juli 2021, sedangkan di bulan Agustus menjadi 106,49.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Walikota berharap Banda Aceh mampu mempertahankan kondisi ekonominya secara baik,” ungkapnya.

Sementara itu, kata Fadhil, perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2021 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Selanjutnya, Kepala Bidang Statistik Diskominfotik, Nourchalis, SE menambahkan, angka dari BPS menunjukkan bahwa terkait perkembangan inflasi, harga berbagai komoditas pada Agustus 2021 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Untuk perbandingan inflasi tahunan, jelas Fadhil, tingkat inflasi tahun kalender tahun 2021, sebesar 0,53 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2021 terhadap Agustus 2020) sebesar 1,88 persen.

“Sementara tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2020 dan 2019 masing-masing sebesar 2,08 persen dan 1,50 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun untuk Agustus 2020 terhadap Agustus 2019 dan Agustus 2019 terhadap Agustus 2018 masing-masing sebesar 1,62 persen dan 2,01 persen,” jelasnya.

Kemudian, untuk perbandingan antar kota Se Indonesia, dari 90 kota di Indonesia yang dipantau harganya pada Agustus 2021, 34 kota mengalami inflasi dan 56 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di kota Kendari sebesar 0,62 persen. Inflasi terendah terjadi di kota Tanjung sebesar 0,01 persen. Deflasi tertinggi terjadi di kota Sorong sebesar 1,04 persen. Deflasi terendah terjadi di kota Meulaboh, kota Sukabumi, dan kota Timika masing-masing sebesar 0,03 persen,” pungkas Fadhil.

Reporter: Irfan

USK Kembali Kukuhkan Lima Profesor, Rektor: Terbanyak dari Fakultas Tehnik

0
Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Samsul Rizal

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukuhkan lima profesor baru dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Ir. Abubakar, MS. Pengukuhan ini dilaksanakan secara daring dan luring dari Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, (7/9/2021).

Mereka yang dikukuhkan kali ini adalah Prof. Dr. dr. Teuku Heriansyah, Sp. JP (K)-FIHA.,FESC.,FAsCC., Prof. Dr. Ir. Yunardi, MASc., Prof. Dr. Teuku Yuliar Arif, ST., M.Kom., Prof. Dr. Teuku Mohammad Iqbalsyah, S.Si, M.Sc., serta Prof. Dr. Ir. Razali, M.Si, MT.

Pengukuhan kali ini masih dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mengingat pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Pihak keluarga dan undangan yang diizinkan hadir secara langsung pun sangat terbatas.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., ASEAN.Eng dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur, meskipun pandemi Covid-19 membatasi aktivitas dalam banyak hal di dua tahun terakhir, namun laju pertumbuhan jumlah professor di USK, masih cukup baik. Di tahun 2021 ini saja, USK telah mengukuhkan 16 guru besar.

“Termasuk 5 orang yang dikukuhkan hari ini. Hal ini menunjukkan bahwa semua upaya yang kita jalankan untuk mempercepat pertumbuhan jumlah profesor di USK, diridhai oleh Allah SWT, dan telah terlihat hasilnya,” ucap Rektor.

Namun begitu pihaknya mengaku, juga realistis dengan kenyataan bahwa, dalam rentang waktu yang sama, USK juga kehilangan beberapa profesor, baik karena purna tugas, ataupun meninggal dunia. Saat ini, USK hanya memiliki 93 orang profesor yang tersebar di hampir seluruh fakultas. Jumlah tersebut baru mencapai 5,9% dari jumlah total dosen yang ada di USK, yang mencapai 1.569 orang.

“Sementara itu, dari 93 orang profesor yang kita miliki, Fakultas Teknik masih menjadi yang terdepan sebagai fakultas dengan jumlah profesor terbanyak di Universitas Syiah Kuala. Sebanyak 29 orang profesor berasal dari fakultas ini, termasuk tiga orang yang dikukuhkan pada hari ini,” ungkap Prof Samsul Rizal.

Saat ini, USK memiliki 421 orang dosen yang berjabatan lektor kepala. Jika 5% saja dari jumlah ini mampu mencapai level profesor di tahun ini, maka dalam waktu dekat jumlah profesor kita sudah jauh melebihi 100 orang.

“Saya yakin, sebelum saya selesai (menjabat sebagai rektor) yang akan berakhir Februari ini, insya Allah kita (USK) akan mencapai 100 profesor,” tutur Rektor dengan optimis.

Rektor USK menyampaikan, salah satu profesor yang diharapkan akan mampu berinovasi dan berkiprah untuk kesejahteraan bangsa adalah Prof. Dr. dr. Teuku Heriansyah, Sp. JP (K)-FIHA.,FESC.,FAsCC. Prof. Teuku Heriansyah, memfokuskan penelitiannya pada inovasi pengembangan diagnosis dan terapi penyakit jantung dan pembuluh darah atau CVD melalui kajian kardiologi molekular.

“Seperti yang kita semua tahu, penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu penyakit berbahaya dan merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Oleh karena itu, setiap inovasi yang dihasilkan untuk mengatasi penyakit ini, sangatlah berharga dan Insya Allah dapat menolong nyawa manusia,” kata Prof Samsul Rizal.

Berbeda dengan Prof. Heriansyah yang berkiprah secara langsung di dunia kesehatan, Prof. Dr. Ir. Yunardi, MASc bersumbangsih di bidang teknik kimia, yang sesungguhnya juga berorientasi pada kualitas kesehatan manusia. Riset yang ditekuni oleh Prof. Yunardi ini sangat penting dalam upaya pengurangan emisi bahan bakar.

“Pada akhirnya, penelitian ini secara tidak langsung berpotensi mengurangi dampak pemanasan global dengan meminimalisir kehadiran gas-gas berbahaya yang tidak diinginkan,” terang Rektor.

Sementara itu, Prof. Dr. Teuku Yuliar Arif, ST., M.Kom. justru melakukan riset dengan dunia maya. Prof. Teuku Yuliar Arif adalah salah satu pakar di bidang teknologi telekomunikasi nirkabel. Prof. Teuku Yuliar Arif selama ini fokus meneliti pengembangan algoritma pemilihan kecepatan data untuk meningkatkan kinerja jaringan telekomunikasi nirkabel ini.

“Sampai dengan saat ini pun, Prof. Teuku Yuliar Arif masih dalam upaya meneliti penggunaan metode multirate untuk mempercepat registrasi massal perangkat Internet of Things dan metode pencegahan serangan terhadap keamanan jaringan telekomunikasi nirkabel,” jelasnya.

Prof. Dr. Teuku Mohammad Iqbalsyah, S.Si, M.Sc., juga berpotensi untuk mengharumkan nama USK di percaturan keilmuan dunia. Kepakarannya adalah di bidang biokimia, terutama yang terhubung dengan enzim hasil produksi mikroorganisme ekstremofilik. Enzim jenis ini sangat dibutuhkan pada masa sekarang dan di masa-masa mendatang, untuk mendukung perkembangan bioteknologi, karena enzim ini memiliki aktivitas yang lebih stabil pada berbagai kondisi.

Selain itu, enzim ini juga memiliki afinitas substrat serta regio- dan stereoselektivitas yang relatif lebih baik. Prof Teuku Mohamad Iqbalsyah bersama group risetnya selama beberapa tahun terakhir fokus untuk mencari enzim baru yang memiliki karakter yang lebih baik, yaitu dengan cara mengisolasi mikroorganisme baru, khususnya yang berasal dari habitat yang unik.

“Hasilnya, Prof. Teuku Mohamad Iqbalsyah telah berhasil mengisolasi banyak strain bakteri dari fumarol bawah laut di wilayah Pria Laot, Sabang,” beber Rektor.

Namun begitu, capaian positif tersebut sejatinya masih menyisakan PR bersama. Kata Rektor, salah satu catatan penting dari jumlah profesor yang ada di USK adalah, masih minimnya profesor di bidang sosial humaniora. Dari 93 profesor, hanya 24 orang profesor yang berasal dari fakultas sosial humaniora, sementara 69 orang lainnya berasal dari fakultas berlatar saintek. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi USK, terutama untuk mendongkrak jumlah profesor dari fakultas sosial humaniora.

Disukai ataupun tidak, jumlah professor telah dijadikan salah satu indikator inovatif tidaknya sebuah perguruan tinggi. Hal ini selaras dengan fakta, bahwa inovasi yang dilahirkan dari perguruan tinggi seringkali berawal dari penelitian para professor ini.

“Oleh karena itu, kita menggantungkan harap kepada seluruh professor USK, termasuk kelima orang yang dikukuhkan pada hari ini, untuk terus berkreasi dan berinovasi. Setiap inovasi yang berhasil mereka hasilkan, bukan hanya akan mendongkrak nama USK di pentas keilmuan dunia, akan tetapi juga memperbaiki angka indeks inovasi global negara Indonesia,” pungkasnya.[]

Besok ! Fenomena Hari Tanpa Bayangan Akan Terjadi di Banda Aceh

0
ilustrasi bayangan

Nukilan.id – Banda Aceh akan mengalami hari tanpa bayangan pada Rabu (8/9/2021), tepatnya pukul 12.36 WIB. Fenomena yang berlangsung setahun dua kali itu terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang seseorang yang mengamatinya atau pengamat.

“Masyarakat dapat menguji fenomena alam ini dengan meletakkan benda langsung di bawah sinar matahari ketika waktu shalat dzuhur,” kata Pakar Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra.

Kota-kota lain di Aceh juga akan mengalami peristiwa serupa, namun pada waktu yang berbeda sesuai dengan lintang geografis kota itu. Seperti Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah yang akan mengalami peristiwa hari tanpa bayangan pada 10 September 2021, pukul 12:29 WIB.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk memperhatikan hari tanpa bayangan sebagai ilmu menghitung waktu dzuhur.

Saat matahari sedang berada di posisi lintang yang sama dengan pengamatan, kata Alfirdaus putra, maka matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat dan bayangan yang dihasilkan akan tepat jatuh ke bawahnya.

Fenomena itu dapat dimanfaatkan untuk menghitung waktu shalat dzuhur, dengan menambahkan 2-4 menit waktu ikhtiyat pada waktu kulminasi.

“Salat dzuhur dilaksanakan setelah tergelincirnya matahari dari titik zenith. Pada hari tanpa bayangan ini, kita dapat memanfaatkan event langit ini untuk kalibrasi waktu shalat di tempat masing-masing,” katanya.

Dirinya berharap santri, siswa, dan mahasiswa di berbagai tempat di Aceh dapat melakukan praktikum sederhana dengan meletakkan benda tegak tidak berongga seperti tongkat, spidol atau sejenisnya pada bidang datar. Setelah mencapai titik zenith, maka dua hingga empat menit kemudian akan tiba waktu dzuhur.

Staf Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Kemenag Aceh Rahmatul Fahmi menambahkan bahwa hari tanpa bayangan terjadi dua kali dalam setahun.

“Kulminasi utama terakhir di Banda Aceh terjadi pada Maret 2021 lalu. Setiap kota di Aceh memiliki waktu kulminasi utama berbeda sesuai dengan lintang geografis daerah tersebut,” tukasnya.[suara.com]

Webinar JAGA, Mengawal Bantuan Usaha Mikro di Masa Pandemi

0

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pelaksanaan tugas koordinasi dan monitoring mengawal sejumlah program bantuan pemerintah untuk masyarakat di masa pandemi. Salah satunya Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro atau dikenal dengan BPUM.

Hal itu disampaikan Plt. Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding dalam keterangan tertulis yang diterima Nukilan.id, Selasa (7/9/2021).

Pada bulan Agustus 2021 ini pemerintah telah menyalurkan BPUM tahap 2 tahun 2021 kepada target 3 juta pelaku usaha mikro dengan besaran bantuan Rp1,2 juta per pelaku usaha.

Melalui webinar bertajuk ”BPUM Tepat Sasaran?”, KPK mengajak partisipasi masyarakat dalam pencegahan korupsi khususnya di bidang pelayanan publik dengan membahas realitas penyaluran BPUM.

Webinar menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah sebagai regulator dalam penyaluran bantuan sosial, Deputi Bidang Pencegahan KPK, Dinas Koperasi Daerah sebagai penyalur bantuan sosial, Asosiasi UMKM, serta Penerima Bantuan Usaha Mikro itu sendiri, pada Selasa (7/9/2021) pukul 13.30 – 15.30 WIB.

Sebelumnya, KPK telah memberikan rekomendasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan BPUM. Beberapa di antaranya adalah agar pemberian bantuan mempertimbangkan aspek pemerataan, tidak hanya di wilayah Jawa dan Bali.

Kedua, menindaklanjuti temuan BPK dan BPKP terkait ketidaklayakan penerima dan ketidaktepatan bantuan. Dan ketiga, untuk memastikan ketepatan sasaran agar penerima bantuan harus berbasis NIK dan dipadankan dengan data BKN serta penerima program Prakerja.

Dalam upaya pencegahan korupsi, pada Mei 2020 di awal masa pandemi Covid-19 Platform JAGA telah mengembangkan fitur baru bernama JAGA Bansos. Pada Maret 2021 KPK kembali meluncurkan Fitur JAGA Penanganan Covid-19. Fitur baru pada platform JAGA ini memfasilitasi masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan atau penyalahgunaan bansos dan penanganan Covid-19.

Selain itu, fitur baru ini juga menyediakan literasi seputar bansos dan penanganan Covid-19. Sebagai kanal pencegahan korupsi, KPK mengajak masyarakat mengembangkan kolaborasi yang efektif untuk mengawal pelayanan publik.

Demi penyempurnaan informasi pelayanan publik, JAGA terus melakukan pengembangan pada sektor lainnya. Saat ini JAGA sedang mengembangkan informasi kampus serta pengembangan informasi pada sektor desa.[]

Giliran 10 DPC Daftarkan Nova Iriansyah Jadi Calon Ketua DPD Demokrat Aceh

0

Nukilan.id – Giliran 10 Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat menyerahkan surat dukungan sekaligus mendaftarkan Nova Iriansyah untuk kembali Pimpin DPD Partai Demokrat melalui Musyawarah Daerah (Musda) V. Dukungan tersebut diberikan langsung kepada ketua Stering Commite Yunus Ilyas di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, Luengbata, Banda Aceh, Selasa 7 Agustus 2021.

Ketua tim 10 DPC Ismail Aman Nir pada penyerahan surat dukungan dan pendaftaran tersebut mengatakan, 10 DPC meyakini Nova Iriansyah adalah sosok yang tepat untuk kembali memimpin DPD Partai Demokrat Aceh.

“Kami yakini Pak Nova masih diharapkan memimpin Demokrat Aceh, dan kami berharap persaingan dukungan hanya sebatas menjalankan Demokrasi yang santun,” kata Ismail Aman Nir.

Ketua SC Stering Commite Musda V Partai Demokrat kepada 10 DPC menjelaskan mekanisme pelaksanaan pencalonan ketua, dan menyampaikan apabila 13 DPC Pendukung Muslim juga sudah mendaftarkan kandidatnya, sehingga dapat dipastikan Musda Partai Demokrat akan bersaing dua kandidat.

“Sudah dapat dipastikan kandidat ketua DPD Partai Demokrat adalah 2 orang,” kata Yunus.

Ismail Aman Nir hadir bersama beberapa ketua DPC. Mereka adalah Plt DPC Pidie H. Dalimi, SE, Ak, Ketua DPC Tamiang Nora Inda Nita, Ketua Plt DPC Aceh Singkil T. Sama Indra, dan Ketua DPC Pidie Muhammad Ali.

Sementara dari SC M Yunus, Sahib Mufanzar, Aswandi Hasbi Abbas, M. Yusuf, Yusrizal Ibrahim dan Tanwier Mahdi.

Sementara Musda V Demokrat akan digelar 23 September di Banda Aceh. Namun, kata M. Yunus tempat masih dalam pembahasan antara Banda Aceh dan Takengon. [ji]

 

Persiraja Jadi Korban Keganasan AHHA PS Pati di Laga Uji Coba

0
Aksi kericuhan terjadi di laga uji coba AHHA PS Pati FC melawan Persiraja Banda Aceh.

Nukilan.id – Laga uji coba AHHA PS Pati FC melawan klub Liga 1, Persiraja Banda Aceh berlangsung ricuh.

Duel AHHA PS Pati kontra Persiraja diwarnai aksi baku hantam hingga tendangan ke wajah di Lapangan Pancoran Soccer Field, Senin (6/9/2021).

Dalam video yang tersebar di media sosial, sejumlah pemain AHHA PS Pati bermain tidak sportif.

Meski menang dengan skor 3-0, mereka melakukan tindakan tidak terpuji dan berakibat membayakan nyawa pemain lain.

Bek AHHA PS Pati, Syaiful Indra Cahya terlihat melakukan pelanggaran sangat keras.

Syaiful yang berniat menghalau bola jusru mengangkat kakinya terlalu tinggi sampai mengenai wajah pemain Persiraja.

Sang pemain Persiraja itu pun langsung tergeletak seketika akibat tendangan tersebut.

Akibat ulahnya, wasit yang memimpin pertandingan langsung mengeluarkan kartu merah kepada Syaiful.

Dalam cuplikan lain, kapten tim AHHA PS Pati, Zulham Zamrun juga terlibat kericuhan.[bolasport]

Gubernur Aceh Dukung Pelaksanaan Balap Sepeda Internasional “Tour de Sabang”

0

Nukilan.id – Gubernur Aceh Nova Iriansyah, bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Dedy Yuswadi, menerima kunjungan rombongan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Aceh, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Senin 6/9/2021 sore.

Dalam pertemuan itu, ISSI Aceh melakukan koordinasi terkait penyelenggaraan event sepeda internasional bertajuk Tour de Sabang yang direncanakan digelar November nanti.

 

Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengatakan pemerintah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Internasional itu. “Kita tentunya mendukung penuh. Tour de Gayo yang dibuat swasta kita dukung ini lebih-lebih kita dukung pastinya. Karena ini resmi gelaran yang dibuat oleh pemerintah,” kata Nova.

Gubernur melanjutkan, jika Tour de Sabang adalah gelaran sport tourism yang sangat membantu mendongkrak peningkatan ekonomi. Kegiatan itu apalagi juga tentunya bisa berlangsung dengan tidak menimbulkan kerumunan.

Sementara itu, Ketua ISSI Aceh, Darwati A. Gani, mengatakan pihaknya datang untuk mendengarkan kejelasan tentang event sepeda internasional Tour de Sabang. Pandemi kata dia telah membuat kegiatan itu tertunda. “Semula direncanakan September, karena pandemi ditunda November,” kata Darwati.

Selama ini, kata dia, masyarakat sering mendengar Tour de Singkarak atau Tour de France sebagai event sepeda yang muncul dalam kalender internasional. Darwati melihat jika Tour de Sabang terlaksana tentu akan menjadi kebanggaan bagi Aceh. []

KPK Gelar Talkshow Terkait LHKPN Secara Akurat dan Tepat Waktu

0

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kedeputian Pencegahan dan Monitoring akan menyelenggarakan webinar bertajuk “Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat” hari ini, Selasa (7/9/2021) pukul 09.00 – 12.00 WIB.

Webinar ini akan dibuka oleh Ketua KPK Firli Bahuri dan menghadirkan sejumlah pimpinan instansi sebagai narasumber yang akan berbagi informasi dan tips meningkatkan kepatuhan LHKPN di instansinya masing-masing, yaitu Ketua MPR Bambang Soesatyo mewakili unsur legislatif, Menteri BUMN Erick Thohir mewakili unsur eksekutif dan BUMN/D, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mewakili unsur pemerintah daerah, Peneliti FORMAPPI Lucius Karus sebagai unsur masyarakat, dan Deputi Bidang Pencegahan & Monitoring KPK Pahala Nainggolan.

Selain itu, webinar diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman para Penyelenggara Negara pentingnya LHKPN dalam pemberantasan korupsi sekaligus membangun kesadaran diri para Penyelenggara Negara untuk memenuhi kewajibannya menyampaikan LHKPN secara tepat waktu dan akurat.

Namun, berdasarkan data KPK per semester 1 tahun 2021 tingkat kepatuhan LHKPN khususnya bidang legislatif di tingkat pusat terjadi penurunan kepatuhan, yaitu menjadi sekitar 55 persen dari sebelumnya pada periode yang sama tercatat 74 persen.

Selain itu, meskipun secara nasional dari seluruh bidang eksekutif, legislatif, yudikatif, dan BUMN/D terjadi peningkatan kepatuhan dari 95 persen menjadi 96 persen, KPK masih mendapati banyak laporan kekayaan yang disampaikan tidak akurat.

Bagi KPK, kepatuhan LHKPN merupakan bukti komitmen penyelenggara negara dalam pencegahan korupsi. Komitmen tersebut seharusnya didasari pada keyakinan bahwa penyelenggara negara wajib menjaga integritas dengan menunjukkan transparansi dan akuntabilitasnya sebagai pejabat publik.

KPK telah melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kepatuhan LHKPN dengan memberikan kemudahan pelaporan secara online, tidak mengharuskan melampirkan semua dokumen kepemilikan harta, serta memberikan bimbingan teknis dan sosialisasi pengisian LHKPN secara regular.

Sehingga, tidak ada alasan bagi penyelenggara negara untuk tidak melaporkan harta kekayaan secara tepat waktu dan akurat. Menyampaikan LHKPN kini sangat mudah dan cepat.

KPK mengajak masyarakat mengikuti webinar tersebut untuk memahami lebih dalam manfaat dan pentingnya pelaporan harta kekayaan bagi Penyelenggara Negara. Sebagai salah satu alat pertanggungjawaban atas kepemilikan harta selama dan setelah menjabat, LHKPN dapat menimbulkan rasa takut bagi pejabat publik untuk melakukan korupsi. Sebab, LHKPN menjadi salah satu alat kontrol bagi masyarakat untuk mengawasi para Penyelenggara Negara.[]

Tommy Soeharto Menang di Pengadilan, Menkumham Tunggu Inkrah

0
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebelumnya juga dikenal sebagai anggota DPR dari fraksi PDIP. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Nukilan.id – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly, belum mengambil keputusan soal langkah hukum lanjutan yang akan ditempuh dalam merespons putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta yang menguatkan kemenangan Tommy Soeharto terkait kepengurusan Partai Berkarya.

Menurutnya, pihaknya akan mempelajari lebih dahulu putusan PT TUN terkait sebelum menentukan langkah hukum lanjutan.

“Kami kan harus pelajari dulu, ya kan, kita harus pelajari dulu. Kan prosesnya kalau kita nggak kasasi, nanti dibilang berpihak, kita biarkan proses hukum saja,” kata Yasonna kepada wartawan, Senin (6/9/2021).

Ia menyatakan, pihaknya taat pada hukum. Yasonna pun mengajak publik untuk melihat proses hukum yang berjalan hingga menghasilkan keputusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

“Silakan saja, kita taat hukum, sesudah inkrah kita lihat seperti apa, biar saja jalan proses hukumnya,” ujar dia yang juga politikus PDIP tersebut.

Sebelumnya, PT TUN Jakarta menguatkan putusan tingkat pertama yang membatalkan SK Kemenkumham soal pengurus Berkarya dengan Ketum Muchdi Purwoprandjono alias Muchdi Pr.

“Menerima permohonan banding dari Pembanding/Tergugat dan Pem-banding/Tergugat II Intervensi tersebut. Menguatkan Putusan PengadilanTata Usaha Negara Jakarta Nomor 182/G/2020/PTUN. JKT.tanggal 16 Pebruari 2021yang dimohonkan banding tersebut,” demikian bunyi putusan PT TUN Jakarta seperti dikutip detikcom, Senin (6/9/2021).

Konflik di tubuh Partai Berkarya terjadi sejak Juli 2020. Sejumlah pengurus Partai Berkarya menggelar Munaslub di Hotel Grand Kemang di mana Tommy lengser dari kursi Ketua Umum.

Hasilnya, Muchdi PR terpilih sebagai ketua umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai sekjen.

Muchdi PR buru-buru mendaftarkan pengurusnya ke Kemenkumham dan disetujui dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM terkait perubahan struktur kepengurusan pimpinan pusat Partai Berkarya periode 2020-2025.

Dalam SK tersebut nama Muchdi Pr tercatat sebagai Ketua Umum. Sementara Tommy Soeharto didapuk jadi Ketua Dewan Pembina. Untuk Sekretaris Jenderal tertulis nama Badaruddin Andi Picunang.

Namun, Tommy tidak terima dan menggugat ke PTUN Jakarta. Gugatan itu akhirnya dikabulkan pada Februari 2021 silam. [cnnindonesia.com]

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebelumnya juga dikenal sebagai anggota DPR dari fraksi PDIP. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)