Beranda blog Halaman 2

Pertahankan Gelar Liga Champions, PSG Samai Rekor Real Madrid

0
psg
Paris Saint-Germain (PSG) kembali mencatatkan sejarah di pentas sepak bola Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026. (Foto: AFP)

NUKILAN.ID | BUDAPEST – Paris Saint-Germain (PSG) kembali mencatatkan sejarah di pentas sepak bola Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026. Klub asal Prancis tersebut mengikuti jejak Real Madrid sebagai tim yang mampu mempertahankan trofi Liga Champions pada era modern kompetisi.

PSG memastikan gelar juara usai mengalahkan Arsenal pada laga final yang berlangsung Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Pertandingan berjalan sengit dan berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. Les Parisiens akhirnya keluar sebagai pemenang melalui adu penalti dengan skor 4-3.

Keberhasilan ini menjadikan PSG sebagai tim kedua di era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar juara. Catatan tersebut tergolong istimewa mengingat klub tersebut tidak memiliki sejarah panjang di kompetisi elite Eropa.

Hasil penelusuran Nukilan.id, PSG sebelum tahun 2020 bahkan belum pernah tampil di partai final Liga Champions. Kesempatan pertama mereka tampil di laga puncak terjadi pada musim 2019/2020, namun saat itu harus mengakui keunggulan Bayern Munich.

Setelah penantian panjang, PSG akhirnya meraih trofi Liga Champions pertama pada musim 2024/2025. Satu musim kemudian, tim asuhan Luis Enrique sukses mempertahankan gelar dan mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola Eropa.

Sementara itu, Real Madrid yang hingga kini mengoleksi 15 gelar Liga Champions, memiliki sejarah panjang dalam mempertahankan gelar. Klub raksasa Spanyol tersebut pernah menjadi juara lima musim berturut-turut pada era Piala Champions, yakni dari tahun 1956 hingga 1960.

Madrid kembali mengulang dominasi mereka pada era modern dengan menjuarai Liga Champions secara beruntun pada periode 2016 hingga 2018. Hingga saat ini, belum ada klub lain yang mampu menyamai pencapaian tersebut.

Selain Real Madrid, Ajax juga tercatat pernah mempertahankan gelar pada era Piala Champions. Klub asal Belanda itu berhasil menjadi juara tiga musim beruntun pada periode 1971 hingga 1973.

Dengan keberhasilan mempertahankan trofi musim ini, PSG kini menempatkan namanya sejajar dengan klub-klub elite Eropa yang pernah mencatatkan prestasi serupa dalam sejarah kompetisi antarklub paling bergengsi di benua biru. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

PSG Juara Liga Champions 2026 Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti

0
PSG
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil meraih gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) waktu setempat. (Foto: UEFA)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil meraih gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) waktu setempat.

Amatan Nukilan.id, Goncalo Ramos dalam babak adu penalti yang menjadi penendang pertama PSG sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan ke arah kanan berhasil mengecoh kiper Arsenal, David Raya. Arsenal membalas melalui Viktor Gyokeres yang juga mampu memperdaya Matvey Safonov lewat tendangan mendatar ke sisi kanan gawang. Skor sementara menjadi 1-1.

Pada tendangan kedua, Desire Doue membawa PSG kembali unggul setelah sukses mencetak gol. Sebaliknya, Eberechi Eze gagal menyamakan kedudukan karena tendangannya melenceng dari sasaran meskipun Safonov tidak mampu bereaksi. PSG memimpin 2-1.

Drama berlanjut pada tendangan ketiga. David Raya berhasil menggagalkan eksekusi Nuno Mendes dengan penyelamatan gemilang. Namun, Declan Rice mampu menjaga peluang Arsenal setelah mencetak gol lewat tendangan yang meyakinkan. Kedudukan kembali imbang 2-2.

Achraf Hakimi yang menjadi penendang keempat PSG sukses mengecoh Raya dengan tendangan ke sisi kanan. Arsenal kembali membalas melalui Gabriel Martinelli yang juga berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik. Skor menjadi 3-3.

Penentuan terjadi pada tendangan kelima. Lucas Beraldo mengirim bola dengan sempurna ke pojok kanan gawang Arsenal. Sementara itu, Gabriel Magalhaes gagal menahan tekanan dan melepaskan tendangan yang melambung jauh di atas mistar gawang.

PSG pun memastikan diri sebagai juara Liga Champions setelah menang 4-3 dalam adu penalti, menyusul hasil imbang 1-1 yang bertahan hingga 120 menit pertandingan.

Arsenal Unggul Lebih Dulu

Pada waktu normal, Arsenal tampil agresif sejak awal dan berhasil membuka keunggulan melalui Kai Havertz pada menit keenam. Gol tersebut tercipta setelah Havertz memanfaatkan bola liar di lini pertahanan PSG.

Havertz berlari masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan dari sudut sempit. Bola melayang melewati Matvei Safonov yang berusaha menutup ruang tembak.

PSG baru mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua. Ousmane Dembele mencetak gol melalui titik penalti setelah Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan oleh Cristhian Mosquera di dalam kotak terlarang.

Dembele dengan tenang mengarahkan bola ke sisi kiri gawang, sementara David Raya bergerak ke arah berlawanan. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Drama di Babak Perpanjangan Waktu

Memasuki babak tambahan waktu, Arsenal memasukkan Martin Zubimendi dan Eberechi Eze untuk menambah energi di lini tengah dan serangan. Di kubu PSG, Warren Zaire-Emery diturunkan untuk memperkuat permainan tim.

Salah satu momen yang menyita perhatian terjadi pada menit ke-102 ketika Noni Madueke terlibat duel sengit dengan Nuno Mendes di dalam kotak penalti. Madueke terjatuh dan para pemain Arsenal, termasuk pelatih Mikel Arteta, melancarkan protes keras kepada wasit Daniel Siebert.

Namun, Siebert tetap bergeming dan memutuskan tidak ada pelanggaran dalam insiden tersebut.

Pada babak kedua perpanjangan waktu, Arsenal terlihat lebih dominan dan mampu memanfaatkan kondisi fisik pemain pengganti yang masih segar. Meski demikian, sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1 dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. PSG akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 dan mengangkat trofi Liga Champions musim 2025/2026.

Susunan Pemain

Paris Saint-Germain (4-3-3):
Matvei Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos (Illia Zabarnyi 106), Willian Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha (Lucas Beraldo 106), Fabian Ruiz; Desire Doue, Ousmane Dembele (Goncalo Ramos 90), Khvicha Kvaratskhelia (Bradley Barcola 83).

Arsenal (4-2-3-1):
David Raya; Cristhian Mosquera (Jurrien Timber 66), William Saliba, Gabriel, Piero Hincapie; Declan Rice, Myles Lewis-Skelly (Martin Zubimendi 91); Bukayo Saka (Noni Madueke 83), Martin Odegaard (Viktor Gyokeres 67), Leandro Trossard (Gabriel Martinelli 83); Kai Havertz (Eberechi Eze 91). (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

MAN 1 Aceh Barat Diduga Kutip Uang Kursi Rp3-5 Juta, Kepsek Sebut Inisiatif Wali Murid

0
MAN 1 ACEH BARAT

NUKILAN.ID | MEULABOH – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat diduga melakukan pengutipan uang terhadap calon siswa baru yang tidak lulus seleksi jalur umum. Besaran dana yang disebut-sebut dikumpulkan bervariasi antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per siswa dan diduga diperuntukkan bagi pembelian kursi serta penambahan fasilitas belajar.

Dikutip dari ANTARA News, menanggapi isu tersebut, Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal, membantah adanya praktik pengutipan uang oleh pihak sekolah dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Tidak ada kutipan seperti isu yang beredar, semua seluruh proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di MAN 1 Aceh Barat telah selesai dilaksanakan sejak satu bulan yang lalu,” kata Faisal, Senin (25/5/2026), di Meulaboh.

Menurutnya, seluruh tahapan penerimaan siswa baru telah berlangsung secara transparan dan murni berdasarkan hasil seleksi yang diperoleh para calon siswa.

“Proses penerimaan siswa baru itu sudah selesai dan tidak ada satu orang pun yang kami olah (manipulasi). Semua sesuai dengan nilai mereka. Siapapun dia, mereka bisa lihat sendiri kelulusannya dan siswa tahu lulus atau tidak ketika ada pengumuman,” ujarnya.

Faisal menjelaskan, pihak madrasah maupun komite sekolah tidak pernah melakukan pengutipan dana kepada orang tua siswa dalam bentuk apa pun.

Meski demikian, ia mengakui adanya permohonan dari sejumlah kelompok wali murid yang anak-anaknya tidak lulus seleksi akibat keterbatasan kuota ruang belajar atau rombongan belajar (rombel).

Menurut Faisal, kelompok wali murid tersebut memiliki keinginan agar anak mereka tetap dapat bersekolah di MAN 1 Aceh Barat. Karena itu, mereka berinisiatif mencari donatur maupun mengumpulkan dana secara mandiri untuk membangun ruang belajar baru.

“Mereka (wali murid) memohon kepada saya untuk bisa diterima dan mereka bersedia mencari donatur ke PT atau dikumpul sendiri. Berapa uang yang dikumpul, saya tidak tahu dan sampai sekarang belum tahu. Mereka ingin membangun gedung baru untuk bisa anaknya sekolah di sini,” jelas Faisal.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah mengingatkan agar upaya tersebut tidak melibatkan unsur madrasah maupun komite sekolah.

“Saya rasa kalau itu keinginan Bapak/Ibu yang sangat mulia, silakan. Tapi jangan libatkan kami, saya bilang. Dan jangan kan warga madrasah, komite pun jangan terlibat di situ. Cukup sampai difasilitasi (koordinasi) saja. Sampai hari ini saya tidak tahu ada kutipan, berapa kutipan, dan siapa saja yang dikutip,” tegasnya.

Faisal juga mengungkapkan bahwa tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di MAN 1 Aceh Barat menjadi salah satu penyebab munculnya persoalan tersebut. Sebagai salah satu sekolah favorit di wilayah itu, jumlah pendaftar setiap tahun jauh melebihi daya tampung yang tersedia.

Tahun ini, kata Faisal, madrasah hanya menerima siswa baru dalam jumlah yang hampir sama dengan jumlah siswa yang telah lulus, yakni sekitar 355 siswa.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kuala Pasie Kuala Ba’u, Hidden Gem di Kluet Utara yang Jadi Spot Piknik dan Memancing

0
pasie kuala ba'u
Warga yang sedang memancing di Kuala Pasie Kuala Ba'u. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari, Kuala Pasie Kuala Ba’u di Gampong Pasie Kuala Ba’u, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Kawasan muara sungai yang berpadu dengan panorama alam hijau ini kini menjadi salah satu destinasi wisata hidden gem yang mulai ramai dikunjungi warga.

Berlokasi sekitar 15 menit dari pusat Kota Fajar, tempat ini menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat, terutama pada momen akhir pekan maupun libur panjang seperti Idul Adha 1447 Hijriah.

Pantauan Nukilan.id di lokasi, sejumlah pengunjung tampak menikmati suasana alam dengan berbagai aktivitas. Ada yang menggelar tikar untuk berpiknik bersama keluarga, mandi-mandi di kawasan kuala, hingga memancing di tepian perairan yang tenang.

Salah seorang warga Kluet Raya, Ardi, mengaku hampir setiap memiliki waktu luang dirinya selalu menyempatkan datang ke Kuala Pasie Kuala Ba’u untuk memancing.

Menurutnya, kawasan tersebut masih menjadi habitat berbagai jenis ikan yang menarik minat para pemancing.

“Saya hampir setiap ada waktu luang menyempatkan memancing di sini pada sore hari. Ikan yang paling sering saya dapatkan adalah ikan merah mata,” ujar Ardi pada Sabtu (30/5/2026).

Tak hanya menjadi surga bagi para pemancing, kawasan itu juga menawarkan suasana yang nyaman untuk bersantai. Hal itu diungkapkan Syahrul Amin yang datang bersama sejumlah rekannya untuk menikmati sisa libur Idul Adha dengan berpiknik dan menggelar acara bakar-bakar.

Menurut Syahrul, keindahan alam yang masih alami menjadi daya tarik utama Kuala Pasie Kuala Ba’u.

“Pemandangannya indah, adem, asri, dan tidak terlalu ramai. Cocok untuk melepas penat,” katanya.

Namun, di balik pesonanya, Syahrul menyoroti persoalan kebersihan yang masih perlu mendapat perhatian. Ia mengaku menemukan cukup banyak sampah plastik, dedaunan, dan ranting kayu yang berserakan di beberapa titik kawasan wisata tersebut.

“Masih banyak sampah plastik dan dedaunan yang berserakan. Ini tentu mengurangi keindahan tempat wisata ini,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap penataan dan kebersihan kawasan wisata tersebut agar semakin nyaman bagi pengunjung.

“Harapan saya lokasi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah. Jika kebersihannya terjaga dan ditata dengan baik, tentu akan semakin banyak wisatawan yang datang sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.

Dengan panorama alam yang masih alami, suasana yang tenang, serta potensi perikanan yang menarik bagi para pemancing, Kuala Pasie Kuala Ba’u menyimpan peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Aceh Selatan. Namun, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi pekerjaan rumah bersama agar pesona hidden gem ini tetap terjaga untuk generasi mendatang. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kemenkum Aceh Tuntaskan Harmonisasi Raqan Ketertiban Umum Aceh Utara

0
Kemenkum Aceh
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kantor Wilayah Kemenkum Aceh M Ardiningrat Hidayat. (Foto: Humas Kemenkum Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh telah merampungkan proses harmonisasi Rancangan Qanun (Raqan) Kabupaten Aceh Utara tentang penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, dan pelindungan masyarakat.

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, M Ardiningrat Hidayat, mengatakan harmonisasi tersebut dilakukan untuk memastikan rancangan qanun tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Harmonisasi merupakan rangkaian penting untuk memastikan rancangan peraturan daerah tidak bertentangan dengan perundang-undangan lain. Kami menuntaskan harmonisasi Ragan Kabupaten Aceh Utara tentang penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, dan pelindungan masyarakat,” katanya di Banda Aceh, Jumat (29/5/2026).

Menurut Ardiningrat, selesainya proses harmonisasi tersebut menjadi langkah penting bagi Kabupaten Aceh Utara dalam menghadirkan regulasi yang memberikan kepastian hukum terkait penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, dan pelindungan masyarakat.

“Harmonisasi ini melalui proses analisis konsepsi yang diakhiri dengan penerbitan surat selesai harmonisasi agar materi muatan dapat berjalan efektif di masyarakat,” kata M Ardiningrat Hidayat.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Harmonisasi III Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, Rahmi, menjelaskan bahwa tim harmonisasi memberikan sejumlah rekomendasi penyempurnaan terhadap rancangan qanun tersebut, terutama dari aspek teknik penyusunan peraturan.

“Beberapa rekomendasi di antaranya penyesuaian konsiderans menimbang, agar memuat landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis secara sistematis. Serta pemutakhiran dasar hukum pada bagian mengingat dengan menghapus aturan yang sudah tidak relevan,” katanya.

Rahmi menyebutkan tim juga menemukan beberapa ketidaksesuaian dalam teknik penyusunan, seperti penggunaan istilah yang tidak konsisten, pengulangan norma, rumusan yang menyerupai penjelasan, hingga ketidaktepatan dalam pengacuan pasal.

“Untuk itu, beberapa materi muatan direkomendasikan untuk direposisi agar struktur qanun menjadi lebih sistematis dan tidak tumpang tindih,” kata Rahmi.

Selain aspek teknis, harmonisasi juga menyoroti substansi pengaturan, khususnya terkait batas kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (WH) dalam pelaksanaan objek ketertiban umum agar sejalan dengan ketentuan peraturan yang lebih tinggi.

Rahmi menambahkan, penyesuaian juga diperlukan terhadap ketentuan mengenai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sesuai regulasi terbaru, yakni UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, dan UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.

“Penyesuaian ini mencakup batas kewenangan penyidikan melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice serta formulasi sanksi agar memenuhi asas kepastian hukum dan proporsionalitas,” kata Rahmi.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Finalis Miss Universe Indonesia 2025 Mengaku Diteror Foto Vulgar Berbasis AI Usai Bagikan Kondisi Banjir Aceh

0
Finalis Miss Universe Indonesia 2025, Afina Syifa Biladina. (Foto: akun Instagram @afinasyf)

NUKILAN.ID | Jakarta – Finalis Miss Universe Indonesia 2025, Afina Syifa Biladina, mengaku menjadi korban teror digital berupa penyebaran foto vulgar hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI) setelah mengunggah konten mengenai kondisi masyarakat terdampak banjir di Aceh.

Melalui video yang diunggah di akun TikTok pribadinya, Afina menceritakan bahwa serangan tersebut bermula setelah dirinya aktif menyuarakan kondisi warga Aceh yang masih berjuang pascabencana banjir.

“Aku kena buzzer karena aku ngepost kondisi terkini Aceh. Pertama aku dapat buzzer dapat kiriman foto tanpa busana. Foto aku diedit pakai AI ya. Itu 03.45 pagi dan 08.30 pagi aku dikirimin berkali-kali foto seperti itu,” ujar Afina dalam video yang diunggah di media social, dikutip Nukilan, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Afina, bentuk teror yang diterimanya tidak hanya berupa komentar negatif, tetapi juga pengiriman foto vulgar hasil rekayasa AI yang menggunakan wajahnya tanpa izin.

Selain itu, Afina mengaku menemukan sejumlah akun media sosial palsu yang menggunakan identitas ayahnya untuk mengikuti serta menghubungi orang-orang terdekatnya.

“Nah, kedua ada akun bodong yang mengatasnamakan abahku. Dia bikin sampai empat akun dan dia nge-follow orang-orang terdekat aku dan dia nge-chat orang-orang terdekat aku,” sebut Afina.

Perempuan yang masuk jajaran Top 29 Miss Universe Indonesia 2025 tersebut mengatakan dirinya tidak memahami alasan di balik serangan yang ditujukan kepadanya. Ia menegaskan bahwa konten yang dibuatnya semata-mata bertujuan untuk meningkatkan kepedulian publik terhadap korban banjir.

“Niat aku tuh beneran untuk membantu orang-orang di luar sana yang membutuhkan pertolongan kita gitu loh. Aku masih heran banget kayak kenapa malah nyerang aku ya?” tanyanya.

Kasus yang dialami Afina kembali memunculkan kekhawatiran mengenai penyalahgunaan teknologi AI untuk membuat konten deepfake yang dapat merugikan individu. Praktik manipulasi foto dan video tanpa persetujuan pemilik wajah dinilai dapat menjadi bentuk pelecehan digital serta berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi korban.

Afina sendiri dikenal sebagai kreator konten dan pegiat isu kesehatan mental yang aktif mengangkat berbagai persoalan sosial melalui platform media sosialnya. Keikutsertaannya dalam ajang Miss Universe Indonesia 2025 turut membuat kasus yang dialaminya mendapat perhatian luas dari masyarakat. []

Reporter: Sammy

MUQ Aceh Selatan Gelar Kurban Bersama, Tanamkan Nilai Keikhlasan dan Kepedulian Sosial kepada Santri

0
MUQ ACEH SELATAN
Direktur MUQ Aceh Selatan, Dr. (Cand) Tgk. Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., bersama para dewan guru dan asatiz. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Pesantren Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Aceh Selatan melaksanakan penyembelihan hewan kurban di kompleks pesantren yang berlokasi di Gampong Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan tersebut dihadiri Direktur MUQ Aceh Selatan, Dr. (Cand) Tgk. Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., para dewan guru, asatiz, santri, serta sejumlah undangan.

Pelaksanaan kurban tahun ini menjadi salah satu momentum pendidikan karakter bagi para santri. Selain menjalankan syariat Islam, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran langsung mengenai makna pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.

Ketua Panitia Kurban MUQ Aceh Selatan, Ustaz Taufiqur Rahman, S.E., dalam wawancara dengan Nukilan.id menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

“Ini merupakan tanggung jawab yang besar sekaligus momentum yang sangat berharga, apalagi kegiatan ini masih berada dalam suasana hari-hari tasyrik. Alhamdulillah, pada tahun ini kami melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor kerbau dan satu ekor kambing. Khusus untuk kambing, ini merupakan tahun pertama adanya penambahan hewan kurban tersebut,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kurban tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari keluarga besar pesantren hingga para panitia yang bekerja sejak tahap persiapan.

“Saya juga mengapresiasi seluruh panitia yang terlibat, baik dari unsur pesantren, sekolah, maupun keluarga besar pesantren. Semoga seluruh ikhtiar ini mendapatkan ridha Allah SWT dan menjadi bekal amal bagi kita semua di akhirat kelak,” ungkapnya.

Tidak hanya berfokus pada prosesi penyembelihan, panitia juga memastikan distribusi daging kurban dilakukan secara tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai kalangan yang membutuhkan.

Untuk pembagian kurban, kata Ustaz Taufiq bahwa daging kerbau dibagi menjadi dua bagian besar. Bagian pertama digunakan untuk konsumsi bersama di lingkungan pesantren. Sedangkan bagian kedua dibagikan kepada para penerima manfaat.

“Bagian yang dibagikan tersebut kemudian kami bagi lagi menjadi dua kelompok. Pertama untuk para santri yang berasal dari kalangan anak yatim, yatim piatu, dan fakir miskin. Selain itu, kami juga menyalurkan kepada enam anak yatim dan yatim piatu yang berada di Gampong Panjupian. Sementara bagian lainnya diberikan kepada para dewan guru dan asatiz yang hadir pada kegiatan kurban hari ini,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan kurban di MUQ Aceh Selatan juga diperkaya dengan agenda pembinaan keagamaan melalui tausiah yang diberikan oleh seorang penceramah dari Budi Mesra, Samalanga. Kegiatan ini dirancang agar para santri tidak hanya memahami aspek teknis ibadah kurban, tetapi juga menangkap pesan spiritual yang terkandung di dalamnya.

“Seluruh santri tetap mengikuti rangkaian kegiatan dan mendengarkan tausiah yang disampaikan. Sementara itu, para guru dan panitia melaksanakan proses penyembelihan serta pengelolaan hewan kurban,” jelasnya.

Melalui perpaduan antara praktik ibadah dan pembelajaran keagamaan, pihak pesantren berharap nilai-nilai kurban dapat tertanam lebih kuat dalam kehidupan para santri.

“Kita tentunya berharap para santri tidak hanya memahami teori tentang ibadah kurban, tetapi juga dapat menyaksikan langsung dan mengambil pelajaran dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” tutupnya. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Pemerintah Aceh Tetapkan Harga TBS Sawit Periode 21 Mei–9 Juni 2026, Tertinggi Rp3.689 per Kilogram

0
Ilustrasi kelapa sawit. (Foto: Reuters)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan menetapkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 21 Mei hingga 9 Juni 2026. Penetapan harga dilakukan berdasarkan wilayah timur dan barat Aceh serta dibedakan menurut pola kemitraan, yakni Mitra Plasma dan Mitra Swadaya.

Dihimpun Nukilan dari keputusan tersebut, harga Crude Palm Oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp15.233,33 per kilogram, sedangkan harga inti sawit (kernel) sebesar Rp14.848,21 per kilogram. Sementara itu, indeks K yang menjadi salah satu komponen perhitungan harga TBS tercatat sebesar 90,03 persen untuk wilayah timur dan 88,68 persen untuk wilayah barat.

Berdasarkan daftar harga yang dirilis, TBS kategori Mitra Plasma dengan umur tanaman 10 hingga 20 tahun mencatat harga tertinggi, yakni Rp3.689 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.634 per kilogram di wilayah barat.

Untuk kategori Mitra Plasma, harga TBS umur tiga tahun ditetapkan Rp2.769 per kilogram di wilayah timur dan Rp2.727 per kilogram di wilayah barat. Harga tersebut meningkat seiring bertambahnya usia tanaman hingga mencapai puncaknya pada kelompok umur 10–20 tahun.

Sementara itu, pada kategori Mitra Swadaya, harga tertinggi berlaku untuk komposisi kualitas 100 persen Tenera dan 0 persen Dura. Harga yang ditetapkan mencapai Rp3.389 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.338 per kilogram di wilayah barat.

Adapun untuk kualitas 90 persen Tenera dan 10 persen Dura, harga TBS ditetapkan sebesar Rp3.369 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.319 per kilogram di wilayah barat. Sedangkan kualitas 80 persen Tenera dan 20 persen Dura dihargai Rp3.349 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.299 per kilogram di wilayah barat.

Penetapan harga ini menjadi acuan bagi perusahaan perkebunan dan petani sawit yang bermitra dalam transaksi pembelian TBS selama periode yang telah ditentukan. Pemerintah Aceh berharap kebijakan tersebut dapat memberikan kepastian harga bagi petani serta mendukung stabilitas sektor perkebunan kelapa sawit di daerah. []

Reporter: Sammy

Sajikan Panorama Laut, Jalan Puncak Lhok Rukam Jadi Spot Foto Favorit Anak Muda

0
jalan puncak lhok rukam
Jalan Puncak Lhok Rukam Jadi Spot Foto Favorit Anak Muda. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Ruas jalan di kawasan pegunungan Gampong Lhok Rukam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, kini menjadi salah satu spot favorit bagi kalangan generasi muda dan para pelintas untuk berfoto serta menikmati keindahan alam.

Berdasarkan pantauan Nukilan.id, Sabtu (30/5/2026), lokasi yang berada di jalur penghubung antara Gampong Lhok Rukam dan Gampong Panjupian itu tampak ramai disinggahi warga maupun wisatawan. Meski cuaca terik, banyak pengunjung rela berhenti sejenak untuk mengabadikan momen dengan latar panorama alam yang memukau.

Dari titik tersebut, hamparan lembah Gampong Lhok Rukam terlihat membentang hijau, berpadu dengan birunya Samudra Hindia yang membingkai pesisir Aceh Selatan. Pemandangan itu menjadikan lokasi tersebut kerap menjadi tempat persinggahan para pengendara yang melintas.

Salah seorang pengunjung, Rahul, pemuda asal Aceh Barat Daya (Abdya), mengaku sengaja berhenti bersama rekan-rekannya setelah melihat banyak orang singgah di lokasi tersebut.

“Saya sedang touring bersama teman-teman komunitas dari Abdya. Sebelumnya kami sempat menikmati sate lolak di salah satu kafe di Lhok Rukam. Saat perjalanan pulang, kami melihat banyak pengendara berhenti di sini, jadi kami ikut singgah untuk berfoto,” kata Rahul.

Menurutnya, pemandangan yang tersaji dari lokasi itu sangat memanjakan mata dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.

“View-nya bagus sekali. Jarang ada tempat dengan kombinasi gunung dan laut seperti ini. Menurut saya, Aceh Selatan punya banyak lokasi wisata alam yang luar biasa,” ujarnya.

Keindahan panorama yang ditawarkan kawasan Lhok Rukam tersebut menjadi bukti bahwa Aceh Selatan tidak hanya memiliki pantai yang eksotis, tetapi juga titik-titik perbukitan yang menyuguhkan lanskap alam menawan.

Tak heran jika lokasi ini semakin populer di kalangan anak muda yang gemar berburu foto dan membagikan pengalaman perjalanan mereka di media sosial.

Dengan akses yang mudah dijangkau dari pusat Kota Tapaktuan, spot di atas perbukitan Lhok Rukam berpotensi menjadi destinasi persinggahan baru bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona alam Aceh Selatan dari sudut yang berbeda. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Gempa Bumi Magnitudo 4,4 Guncang Barat Daya Sinabang, Aceh

0
Ilustrasi gempa. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.ID | SINABANG – Gempa bumi mengguncang wilayah barat daya Sinabang, Aceh, pada Sabtu (30/5/2026). Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 4,4 dan terjadi pada pukul 12.15.48 WIB.

BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 1,68 Lintang Utara (LU) dan 95,49 Bujur Timur (BT). Pusat gempa terletak sekitar 131 kilometer di barat daya Sinabang, Aceh.

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.

“#Gempa Mag:4.4, 30-May-2026 12:15:48 WIB, Lok:1.68LU, 95.49BT (131 km BaratDaya SINABANG-ACEH), Kedlmn:10 Km #BMKG, Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG, dilansir Nukilan.id dari akun X BMKG.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan lebih lanjut pascagempa tersebut. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google NewsÂ