Beranda blog Halaman 1983

Pesilat Aceh Maju ke Final PON Papua

0

Nukilan.id – Aceh memiliki harapan meraih medali emas di cabang olahraga beladiri pencak silat, setelah seorang pendekarnya, Misran maju ke laga final PON XX/2021 Papua.

Misran yang bertarung di kelas C (55 -56 Kg) maju ke final, setelah mengalahkan Danis Muharni dari Jawa Barat di GOR Toware, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (9/10/2021).

Pendekar Aceh ini memenangkan pertarungan dengan skor telak 5 – 0 atas pesilat Jawa Barat itu, setelah lima wasit mencatat angka keunggulan bagi Misran.

Pesilat Aceh ini maju ke semi final setelah sebelumnya di perempat final menaklukan I Gede Arya dari Bali, juga dengan skor telak 5 – 0.

Pada pertandingan final yang akan dilaksanakan Senin (11/10/2021), Misran akan berlaga Yasir Arafat dari DKI Jakarta.

Pada PON Papua Aceh mengirimkan tiga pesilat yaitu Ardila kelas D putri (65 -70 Kg), Diva Saputra kelas I (85 – 90 Kg) dan Misran kelas C (55 – 60 Kg).

“Misran satu-satu pesilat Aceh yang bertarung sampai mencapai final pada PON Papua,”kata Sekretaris Umum IPSI Aceh, Mazuar.

Disebutkan, atletnya akan berusaha maksimal bertanding di final untuk meraih medali emas. “Perak sudah ditangan, tapi kita berusaha meraih medali emas,” ujar Mazuar.

Silat merupakan salah satu cabang olahraga beladiri andalan Aceh yang selalu meraih medali di PON. Hanya pada PON XIX/2016 Jawa Barat, gagal meraih medali. [rri]

PDRI Aceh Besar Serahkan 250 Bibit Produktif untuk Wanita Tani di Desa Lieue

0
Ketua DPC PDRI Aceh Besar, Hj. Rida Ariani, AMK. (Foto: Nukilan/AW)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) Aceh Besar menyerahkan 250 bibit tanaman produktif kepada kelompok Wanita Tani di Desa Lieue, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (10/10/2021).

Adapun jenis bibit tanaman produktif yang diberikan berupa, bibit kelapa pandan wangi, durian musangking, jambu madu, rambutan dan mangga madu.

Ketua DPC PDRI Aceh Besar, Hj. Rida Ariani, AMK mengatakan, bibit produktif itu adalah aspirasi dari Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, Muslim, S.H.I, MM dan Anggota DPR Aceh, H. T. Ibrahim, S.T, MM.

“Bibit tanaman produktif ini langsung kita serahkan kepada para petani di Aceh Besar, terutama bagi Wanita Tani binaan PDRI Aceh Besar,” kata Hj. Rida Ariani kepada Nukilan.id, Minggu.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muslim dan Bapak Ibrahim atas support bantuan dan perhatiannya kepada para petani khususnya Wanita Tani di Desa Lieue, Aceh Besar.

“Semoga bantuan bibit produktif yang diberikan bermanfaat dan berguna bagi para Wanita Tani,” harap Hj. Rida Ariani. [red]

Ketua DPC PDRI Aceh Besar, Hj. Rida Ariani, AMK. (Foto: Nukilan/AW)

Fakultas Teknik USM Gelar Pelatihan Keuchik Berbasis E-voting

0

Nukilan.id – Seiring perkembangan teknologi saat ini yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk keperluan demokrasi. Fakultas Teknik (FT) Universitas Serambi Mekkah (USM) mengadakan Pelatihan dan simulasi Pemilihan Kepala Desa Berbasis E-Voting di Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

“Berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan juga nanti nya akan bisa digunakan dalam pemilihan keuchik kedepannya sehingga lebih mudah, dan juga transparansi,” kata Susmanto, S.Kom, M.Kom, selaku ketua panitia, Minggu (10/10/2021)

Sementara itu Munawir selaku ketua prodi mengatakan, latar belakang pelaksanaannya e-Voting dalam pilkades antara lain, proses penghitungan suara yang lambat, kurangnya pemilih validitas, pemilihan suara karena rusak atau tidak sah, perbedaan hasil penghitungan yang dilakukan panitia dengan saksi, serta pemanfaatan surat suara sisa.

“Adapun keunggulan sistem e-Voting yaitu mempersembahkan suara hanya satu tanda gambar di panel, penghitungan suara menjadi lebih cepat dan akurat, tidak ada suara yang hilang, sistem keamanan terjamin, jejak jejak audit elektronik bentuk struk suara pilihan pemilih, dan menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kecepatan bagi publik untuk mengakses hasil pemilihan,” lanjutnya.

Pada kesampatan yang sama Pelaksana Tugas (PLT) Keuchik melalui Sekretaris Desa kegiatan ini sangat bermanfaat dan mendapatkan ilmu baru tentang pemilihan keuchik secara elektronik, e-voting dapat membantu pemilihan dalam kondisi covid-19 yang wajib menjaga kerumunan dan juga data yang didapatkan adalah sangat transparansi serta mudah dalam perhitungan suara, namun penggunaan e-voting itu juga tidak bisa dilaksanakan jika tidak ada perintah dari atas.

“Berterima kasih kepada Dosen dan Mahasiswa Teknik Komputer yang telah memberikan pemahaman penggunaan Teknologi Informasi dan pak sekdes berharap untuk pemilihan tahap selanjutnya bisa menggunakan e-voting dalam pemilihan keuchik,” tutupnya

Reporter: Hadiansyah

DPC Demokrat Aceh Besar Salurkan 2600 Bibit Produktif Aspirasi Muslim dan Ibrahim

0

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Aceh Besar menyalurkan 2600 bibit tanaman produktif yang bersertifikat kepada petani milenial Aceh Besar di Lieue Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Minggu(10/10/2021).

Bibit produktif tersebut merupakan aspirasi dari Anggota Komisi IV DPR-RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Aceh 2, Muslim, S.H.I, MM dan Ketua Fraksi Demokrat DPR Aceh, H. T. Ibrahim, ST, MM.

H. T. Ibrahim, S.T, MM yang juga selaku Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Besar menyebutkan bahwa, jenis bibit produktif bersertifikat yang diberikan kepada petani Aceh Besar berupa, 500 bibit mangga, 500 bibit rambutan, 250 bibit jambu, dan 250 bibit durian musangking.

“Terima kasih kepada bapak Muslim yang telah membantu bibit produktif ini kepada para petani di Aceh Besar, alhamdulillah mereka sangat senang bisa mendapatkan bibit produktif ini,” ucapnya.

Selain itu, Ketua Fraksi Demokrat DPR Aceh ini juga mengatakan bahwa, dirinya juga menyalurkan 1100 bibit produktif kelapa pandan wangi kepada para petani di Aceh Besar.

“Khusus dari saya, ada 1100 bibit kelapa pandan wangi yang diserahkan untuk masyarakat petani di Aceh Besar,” sebutnya.

Ibrahim berharap, agar kedepan dirinya dan pak Muslim dapat terus menyalurkan bibit produktif termasuk alat-alat pertanian lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani khususnya di wilayah Aceh Besar. [red]

Sekda Aceh Besar: Guru Penggerak Menjadi Agen Kemajuan Pendidikan

0

Nukilan.id – Bupati Aceh Besar yang diwakili Sekda Drs Sulaimi MSi membuka secara resmi lokakarya perdana program guru pendidik angkatan 4 Kabupaten Aceh Besar, Minggu (10/10/2021) di Hotel Madinatul Zahra.

Dalam sambutannya, Sekda meminta agar guru pengerak menjadi agen kemajuan pendidikan dan teladan bagi para guru lainnya. ” Guru penggerak dan guru praktik harus menjadi agen perubahan pendidikan yang lebih baik di Aceh Besar serta menjadi teladan kepada guru dan kepala sekolah,” harap Sekda.

Ia juga mengapresiasi program Kemendikbud tersebut untuk peningkatan mutu para pendidik. “Pemerintah Aceh Besar berterima kasih kepada Kemendikbud yang sudah melaksanakan program guru penggerak sebagai mitranya Kemendikbud ristek untuk peningkatan mutu pendidikan di Aceh Besar, “kata Sulaimi.

Sementara itu Kepala Departemen Pendidikan Luar Biasa, Dr Temmy Syamsu Taufik SSos dalam sambutannya mengatakan bahwa program guru penggerak ini salah satunya menjadikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran.

“Untuk itu, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merupakan satu ikhtiar untuk meningkatkan kualitas khususnya peserta didik,” harapnya.

Kepala Disdikbud Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg mengatakan program guru penggerak adalah benar-benar menyentuh ke peserta didik. “Filosofi guru penggerak bagaimana jiwa raga guru tertuju untuk peserta didik dan juga bagaimana guru-guru ini bisa menggerakkan guru-guru yang lain untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai pendidik dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, “terang Silahuddin.

Lokakarya tersebut berlangsung selama satu hari yang diikuti oleh 30 guru penggerak dan 6 orang guru praktik/pendamping yanh merupakan hasil seleksi dari bidang P4TK PLB Aceh Besar.

Batu Bara Melimpah, Peneliti Sebut Indonesia Masih Jauh Dari Krisis Energi

0
PLTU Jawa 8 - Istimewa / PLN

Nukilan.id – Indonesia diperkirakan masih jauh dari krisis energi meski sejumlah negara di dunia sedang berjuang untuk keluar dari kondisi tersebut.

Peneliti Alpha Research Database, Ferdy Hasiman mengatakan bahwa pasokan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) masih melimpah di Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga telah menjamin ketersediaan pasokan bahan bakar untuk PLTU yang dikelola PT PLN (Persero). Kebutuhan itu diperlukan untuk memastikan pembangkit listrik tetap beroperasi dan menghasilkan listrik.

“Kita belum sampai ke situ (potensi krisis listrik), karena suplai kita banyak. Indonesia belum sampai ke sana,” katanya kepada Bisnis, Jumat (8/10/2021).

Menurutnya, kondisi krisis energi seperti di China, India, dan Eropa ditopang oleh pemulihan ekonomi yang berbuntut pada kebutuhan energi listrik. Sayangnya, negara setempat kewalahan untuk memenuhi permintaan tersebut akibat bahan bakar menipis.

Sementara itu di Indonesia, pemulihan ekonomi tidak sebesar yang dialami oleh negara-negara tersebut, sehingga pasokan listrik yang dibutuhkan untuk industri Tanah Air masih tetap dapat dipenuhi oleh PLN.

Bahkan, hingga kini PLN masih mengalami surplus daya listrik. Meski begitu, perusahaan setrum tetap menargetkan pertumbuhan konsumsi listrik di sekitar 4,9 persen hingga akhir 2021. [bisnis]

PLTU Jawa 8 – Istimewa / PLN

Kemenag Aceh Umumkan Jadwal dan Lokasi SKD CPNS 2021

0
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg

Nukilan.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh telah merilis jadwal dan lokasi pelaksanaaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021, Jumat (8/10/2021) malam.

Berdasarkan pengumuman yang dirilis Kemenag Aceh, SKD CPNS formasi Kanwil Kemenag Aceh akan dilaksanakan di Politeknik Lhokseumawe mulai tanggal 20-28 Oktober 2021.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan, peserta yang telah lulus seleksi administrasi berhak mengikuti SKD. Ia menuturkan, SKD dilaksanakan dengan sistem Computer Asisted Test.

“Persiapkan diri semaksimal mungkin untuk menghadapi ujian. Kegigihan anda yang akan menentukan hasilnya,” ujarnya.

Di tengah pandemi Covid-19, kata Iqbal, SKD CPNS dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti, peserta harus memakai masker minimal 3 lapis dan ditambah masker kain di bagian luar (double masker) yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, menjaga jarak minimal satu meter, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.

Selain itu, kata Iqbal, para peserta wajib melalukan swab test PCR atau rapid test antigen sebelum mengikuti ujian dengan hasil non-reaktif.

“Jika ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebelum mengikuti ujian maka sampaikan kepada Panitia Pengadaan Seleksi CPNS Kementerian Agama melalui tautan https://s.id/lapor-positif-c19-kemenag sebelum jadwal pelaksanaan ujian dengan melampirkan bukti surat keterangan dokter dan atau hasil swab test PCR dan keterangan menjalani perawatan atau isolasi dari pejabat yang berwenang,” katanya.

Ia mengingatkan para peserta untuk membaca kembali pengumuman yang telah dirilis oleh panitia melalui website resmi Kemenag RI dan Kanwil Kemenag Aceh sehingga seluruh persyaratan yang diwajibkan dapat dipenuhi oleh seluruh peserta SKD.

“Syarat-syarat yang telah ditentukan tentu wajib dipenuhi oleh para peserta, jangan sampai ada yang tertinggal. Sebab itu, jangan lupa baca kembali pengumuman yang telah kita rilis,” ungkapnya.

Cek informasi selengkapnya DISINI

Dukung Pemulihan Ekonomi, Kemendagri Gelar Virtual Job Fair 2021

0

Nukilan.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar “Virtual Job Fair 2021 oleh MyEdusolve: Dalam Rangka Mendukung Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19”.

Acara yang diselenggarakan secara tatap maya pada Jumat (8/10/2021) ini menghadirkan dua narasumber: Stephanie Seputra (COO MyEdusolve) dan Obert Hoseanto (Microsoft Indonesia Learning and Skills Specialist).

Direktur Jenderal (Dirjen) Pol & PUM Kemendagri Bahtiar dalam sambutannya menyampaikan, agenda tersebut diharapkan dapat memberi inspirasi dan peluang ketenagakerjaan di tengah pandemi.

Pameran kerja yang dilakukan secara virtual menjadi inovasi yang bagus bagi pemerintah maupun pihak swasta. Diketahui, MyEduSolve merupakan perusahaan edutech yang berfokus pada peningkatan kualitas tenaga kerja dan memberi peluang kerja di dunia internasional dengan adanya sertifikasi-sertifikasi.

“Swasta inilah yang menciptakan lapangan kerja. Tugas kita adalah pemerintah (pusat) dan pemerintah daerah akan memberi dukungan, memberi supporting, karena kawan-kawan swasta ini luar biasa,” katanya.

Lebih lanjut, Bahtiar menjelaskan, dunia kerja telah mengalami perubahan. Informasi menjadi sektor yang meningkat secara pesat pada masa pandemi di samping sektor pertanian, kesehatan, dan pertambangan.

Saat ini seseorang bisa berjejaring kerja dengan dunia internasional, tak terbatas pada teritori negara, daerah, dan provinsi. Ia berharap pada pemerintah daerah untuk segera mengubah dan menangkap peluang tersebut.

“Dunia kerja kita berubah, dulu yang kita pahami, bekerja itu datang berkantor. Kantornya harus besar-besar. Sekarang rupanya dunia kerja tidak (begitu),” tuturnya.

COO MyEdusolve Stephanie Seputra menjelaskan, saat ini kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan masih sulit. Keterampilan para pencari kerja juga harus sesuai dengan standar-standar tertentu. Guna memenuhi kebutuhan tersebut MyEduSolve memberikan sertifikasi-sertifikasi yang diterima secara internasional, meliputi Microsoft Office Specialist, Microsoft Certified Fundamental, dan Microsoft Certified Educator. Untuk jenis pekerjaan yang diakomodir seperti administrasi, akuntansi, penulis, web developer, hingga tenaga pendidik.

“Kita mau jadi semacam ‘makcomblang’-nya lah ya, di antara para orang-orang yang lagi nyari kerja ini dengan industri yang sedang membuka kesempatan dan opportunity yang ada,” kata Stephanie.

Sedangkan, Microsoft Indonesia Learning and Skills Specialist Obert Hoseanto memaparkan, saat ini industri merekrut pekerjanya berdasarkan standar kebutuhan, bukan sekadar ijazah. Apalagi di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, menurutnya “skill digital citizenship” sangat dibutuhkan.

Keterampilan ini meliputi bagaimana bersikap menjadi warga global, serta bagaimana bersikap di sosial media, serta teknologi virtual. Untuk itu, menurutnya seseorang harus memiliki mindset untuk selalu berkembang dan belajar hal baru, karena teknologinya akan terus berubah.

“Pemerintah sekarang juga tengah mendorong upskilling dan reskilling ya. Terutama sekarang ini semua terakselerasi harus belajar skills baru, dengan apa yang dimiliki dari ijazahnya masing-masing,” tandasnya.

DPMPTSP Aceh Dukung BSI dalam Pembiayaan Pembangunan PT PIM

0
Kepala DPMPTSP Aceh, Marthunis, ST, DEA (ist)

Nukilan.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh mendukung langkah PT Bank Syariah Indonesia (BSI), berpartisipasi dalam sindikasi pembiayaan senilai Rp359 M untuk proyek pembangunan pabrik Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) senilai Rp1,199 T.

“Kami sangat mendukung BSI dapat melakukan pembiayaan produktif. Terutama di sektor industri pengolahan,” kata Kepala DPMPTSP Aceh, Marthunis kepada media, Kamis (7/10/2021).

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh melalui DPMPTSP mendukung kebijakan tersebut karena dua hal. Pertama, karena Aceh sedang mengalami fenomena de-industrialisaai. Kedua, pembiayaan ini akan meningkatkan nilai tambah dan meningkatkan ekspor.

Marthunis berharap semakin banyak perbankan syariah untuk melakukan pembiayaan sindikasi dan non sindikasi di sektor industri, terutama di Aceh.

“Saya berharap makin banyak perbankan syariah untuk melakukan pembiayaan sindikasi dan non sindikasi di sektor industri (padat nilai tambah),” kata Marthunis.

Sebelumnya diberitakan, dengan pembiyaaan PT Bank Syariah Indonesia (BSI), maka perbankan syariah terbesar di Indonesia itu berperan sebagai joint mandated lead arranger. Sementara sisa untuk pengerjaan proyek ini dilakukan oleh PT Bank Mandiri dan PT Bank BNI.

Proses penandatangan sindikasi pembiayaan untuk pembangunan proyek PT PIM tersebut, dilakukan oleh Direktur Wholesale and Transaction PT BSI, Kusman Yandi, Direktur Keuangan dan Umum PT PIM, Rochman Samsul Hadi, serta jajaran SEVP PT Bank Mandiri dan Bank BNI, di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Direktur Wholesale and transaction PT BSI, Kusman Yandi, dalam kesempatan penandatangan itu mengatakan, keterlibatan pihaknya didasarkan kepentingan bisnis dan sekaligus mendukung kebijakan negara untuk meningkatkan produksi pupuk non-subsidi di Indonesia.

Dengan keterlibatan pihaknya dalam sindikasi tersebut, BSI berharap dapat berperan aktif dalam membantu peningkatan produksi pangan, hortikultura, serta sektor perkebunan, katanya.

Sindikasi pembiayaan yang dilakukan oleh BSI, Sambung Kusman Yandi, merupakan strategi yang diambiul untuk meningkatkan target wholesale. Tercatat hingga Juni 2021, pihaknya telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp46,41 triliun.

Ekosistem halal terus dibangun BSI sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui sistem ekonomi yang berkelanjutan.

“BSI siap mengemban amanah ini untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya di Aceh sebagai bentuk dukungan terhadap Qanun Aceh tentang Lembaga Keuangan Syariah, serta senantiasa mendukung pengembangan pembangunan di Indonesia guna mendorong roda ekonomi Tanah Air,” kata Kusman Yandi. []

DPC Demokrat Banda Aceh Salurkan Bibit Tanaman Produktif untuk Petani Milenial

0
Penyerahan Bibit tanaman secara simbolis oleh Ketua DPC Demokrat Banda Aceh, Arif Fadillah. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Banda Aceh menyalurkan 1000 bibit tanaman produktif yang terdiri dari bibit Mangga, Jambu Manis, Durian, dan Rambutan untuk petani milineal Banda Aceh dan Aceh Besar di Gampong Lamteeh, Peukan Bada, Aceh Besar, Sabtu (9/10/2021).

Dalam arahannya, Arif Fadillah menyampaikan terima kasih kepada anggota DPR-RI H. Muslim, SHi yang sudah memberikan bantuan bibit kepada petani milenial.

“Kita harapkan bantuan bibit bisa berguna bagi petani milenial kreatif,” kata Arif Fadillah.

Dijelaskan, bibit yang disalurkan bukan diperuntukan kepada petani Milenial desa Lamteeh, namun juga disalurkan kepada petani milenial dari kawasan Banda Banda Aceh.

“Bibit juga diserahkan kepada petani milenial asal Banda Aceh,” ujar Arif Fadillah.[red]