Beranda blog Halaman 1874

Launching Layanan Syariah, Nova Apresiasi BPJS Kesehatan

0
Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT, memberikan sambutan saat melaunching Layanan Syariah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (3/1/2022). Foto: Humpro

Nukilan.id – Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengapresiasi BPJS Kesehatan atas peluncuran Layanan Syariah Program JKN di Aceh. Apresiasi disampaikan Nova pada sambutannya dalam kegiatan yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Senin, 3 Januari 2022.

Peluncuran Layanan Syariah Program JKN itu dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional, Andie Megantara, Ketua Dewan Syariah Aceh M. Shabri, Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, M Jafar, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Kepala Bank Indonesia perwakilan Aceh, serta sejumlah pihak lainnya.

Nova Iriansyah dalam sambutannya pada acara tersebut menjelaskan, cita-cita mewujudkan implementasi prinsip syariat Islam secara menyeluruh dalam berbagai bidang kehidupan di Aceh, telah dirintis sejak tahun 1999. Hal itu ditandai dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Aceh, yang memberikan harapan untuk menyelenggarakan syariat Islam, termasuk di dalamnya yang berkaitan dengan praktik ekonomi dan keuangan Syariah.

Selanjutnya setelah Aceh damai, praktik perbankan dan ekonomi Syariah dalam kehidupan masyarakat Aceh, tersirat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang diperkuat Fatwa MPU Aceh Nomor 11 tahun 2013 tentang Kearifan Lokal Ekonomi Syariah.

Kebijakan itu, kata Nova, memberi amanah kepada Pemerintah Aceh dan DPR Aceh untuk melahirkan Qanun terkait pelaksanaan ekonomi dan keuangan syariah, secara menyeluruh di Aceh.

“Hingga pada akhir 2018, Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, diterbitkan sebagai komitmen dalam penerapan syariat Islam dalam praktik keuangan,” ujar Nova.

Nova melanjutkan, Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) bertujuan untuk menata lembaga keuangan syariah, serta mewujudkan ekonomi masyarakat Aceh yang adil dan sejahtera, dalam naungan syariat Islam.

Dengan Qanun tersebut, seluruh lembaga keuangan di Aceh diwajibkan berbenah diri dan beralih dari konvensional ke Syariah, yang ditargetkan tuntas pada Januari 2022.

Lebih lanjut, kata Nova, sejak lahirnya Qanun LKS, Pemerintah Aceh terus mengawal dan memfasilitasi semua lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh, agar tetap menjalankan prinsip-prinsip Syariah. Lembaga-lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh disebut perlahan beralih dari sistem konvensional ke sistem Syariah, seperti yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan meluncurkan layanan Syariah program JKN.

“Karenanya, kami mengucapkan terima kasih dan
apresiasi kepada BPJS Kesehatan. Ini adalah bentuk
komitmen dalam mendukung Qanun LKS, serta ikut ambil peran dalam memajukan keuangan berbasis syariah, guna optimalisasi nilai-nilai Syariat Islam di Aceh,” sebut Nova.

Menurut Nova, upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh masih menyisakan banyak tantangan dan ruang untuk dikerjakan bersama-sama. “Tantangan ini tak dapat diselesaikan sendiri oleh Pemerintah Aceh, tanpa dukungan dari seluruh lembaga keuangan Syariah, para pihak lainnya, dan masyarakat secara umum,” ujarnya.

Nova pada kesempatan itu juga berharap peran penuh dari BPJS Kesehatan untuk terus ambil bagian dalam membantu Pemerintah Aceh untuk memajukan ekonomi Syariah dan pembangunan Aceh secara umum, serta turut andil dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah Nasional.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Hal itu telah membuat nilai-nilai syariah melekat erat dalam gaya hidup sehari-hari masyarakat, termasuk dalam mengelola keuangan.

Untuk itu, dia berharap dengan adanya layanan syariah ini BPJS Kesehatan mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat, termasuk dalam hal syariah. []

Nova Apresiasi Dedikasi Syafriadi Selama Menjabat Kakanwil DJPbN Aceh

0
Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Kakanwil Direktoral Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Syafriadi, S.E., M.Ec., Ph.D., beserta rombongan di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (3/1/2022). Foto: Humpro

Nukilan.id – Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengapresiasi kerjasama yang terjalin baik antara Pemerintah Aceh dengan Syafriadi selama bertugas sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara di Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur saat menerima kunjungan silaturrahmi dan perpisahan Kepala Kantor Wilayah DJPb Aceh Syafriadi.

Untuk diketahui bersama, Syafriadi akan mengemban jabatan baru sebagai salah satu direktur di Kementerian Keuangan RI, Senin (3/1/2022)

“Terima kasih dan apresiasi atas kerja-kerja dan kerjasama yang telah kita lakukan bersama selama ini. Dan, selamat serta sukses di tempat tugas yang baru. Semoga, siapapun yang nanti ditunjuk sebagai penerus bapak akan melanjutkan kinerja baik yang telah bapak lakukan selama ini,” ujar Gubernur.

Sebagaimana diketahui, Sapriadi telah bertugas sebagai Kakanwil DJPb Negara selama 17 bulan di Aceh. Meski tak lagi bertugas di Aceh, Safriadi berjanji akan selalu memberi kontribusi jika dibutuhkan.

“Banyak hal yang sudah kita diskusikan dan selesaikan. Namun masih banyak juga yang belum selesai. Saya berjanji, meski terpisah jarak dan tempat, kami siap mencurahkan pikiran untuk Aceh. Mohon maaf, jika selama saya bertugas di Aceh ada hal yang kurang berkenan,” ujar Syafriadi.

Dalam kesempatan tersebut, Safriadi juga mengungkapkan beberapa capaian positif Pemerintah Aceh di tahun 2021.

“DAK Fisik Aceh terealisasi di atas 94 persen Pak. Aceh masuk dalam peringkat 10 besar dari 34 provinsi. Dana Desa kita juga serapannya sangat bagus, yaitu sebesar 99,92 persen serapan. Aceh Selatan menjadi kabupaten pertama di Indonesia, yang selesaikan serapan dana desa. 100 persen,” kata Syafriadi.

Safriadi berharap, di tahun 2022 akan ada lebih dari 1 kabupaten yang mampu menyelesaikan serapan dana desa 100 persen.

“Izin pamit Pak Gubernur, mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Semoga prestasi yang telah kita capai bersama selama ini dapat kita pertahankan dan tingkatkan, dan beberapa perbaikan yang diperlukan bisa kita benahi bersama. DJPb akan terus berkoordinasi lebih dalam dengan Asisten 2, BPKA dan instansi terkait,” pungkas Syafriadi.

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat itu, Gubernur Aceh turut didampingi oleh Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Zulkifli. []

493 Tenaga Kontrak Setda Aceh Ikrarkan Sumpah dan Teken Pakta Integritas

0
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Dr. Iskandar AP, S.Sos, M.Si saat menghadiri acara Pengambilan Sumpah, Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan Surat Keputusan Tenaga Kontrak Tahun 2022 pada lingkungan Setda Aceh di Gedung Serbaguna, Banda Aceh, Senin (3/1/2022). Foto: Humpro

Nukilan.id – Sebanyak 493 orang tenaga kontrak yang dinyatakan layak untuk melanjutkan bekerja di lingkungan Pemerintah Aceh di tahun 2022, mengikrarkan sumpah serta menandatangani atau meneken pakta integritas, Senin (3/1/2022).

Sumpah dan penandatanganan pakta integritas yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, diucapkan sesaat sebelum mereka menerima Surat Keputusan (SK) kerja dari pimpinan biro masing-masing yang disaksikan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. Iskandar AP. S.Sos, M.Si.

Dalam sambutannya Gubernur Aceh yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. Iskandar AP. S.Sos, M.Si, menyampaikan tahun 2022 menjadi tahun terakhir bagi seluruh tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Aceh untuk berkarier.
Hal itu didasarkan pada pasal 99 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Mengacu pada kebijakan tersebut, maka pada tahun 2023 mendatang seluruh tenaga kerja non PNS tidak lagi bisa bekerja pada instansi-instansi Pemerintah Aceh sebagai tenaga kontrak.

Meski demikian, Iskandar meyakini, dengan kekuatan dan semangat yang dimiliki para pegawai tenaga kontrak bisa lebih menggali potensi diri, dengan memanfaatkan waktu tersisa untuk terus menambah ilmu dan pengalaman, sehingga menjadi bekal setelah nanti tidak lagi bekerja sebagai tenaga kontrak pada Pemerintah Aceh.

“Saya percaya dengan kekuatan dan semangat yang saudara miliki. Untuk itu, jangan larut dalam kekecewaan, jangan tenggelam dalam kegalauan. Justru, manfaatkan sisa waktu yang ada dengan menampilkan kinerja terbaik. Tahun 2022 menjadi awal yang baik dalam memulai kerja dengan semangat dan optimisme baru, demi meraih capaian yang lebih baik lagi di masa mendatang,” kata Iskandar.

Namun demikian, meskipun di tahun 2022 ini menjadi tahun terakhir bekerja, bukan berarti kinerja lantas menurun. Sebab, di tahun ini, kinerja tenaga kontrak akan terus dievaluasi setiap 3 bulan.

Oleh sebab itu, para pegawai non PNS ini harus memiliki sikap positif dan tekun, karena sikap itu akan membawa pada kesuksesan. “Orang yang tidak memiliki sikap ini, cenderung tidak pernah sukses dalam segala bidang yang digelutinya,” sebut Iskandar.

Ia mengingatkan, para tekon agar senantiasa bekerja dengan baik, karena segala bentuk pekerjaan selama itu halal dan diniatkan sebagai ibadah, maka akan membawa berkah dalam kehidupan. “Jika tidak diniatkan baik pada tahun ini dan seterusnya, maka sungguh akan merugi dan hilang keberkahan dalam hidup. Inilah yang saya maksud sebagai ‘salah besar,’ yang harus dihindari,” terangnya.

Untuk itu, Iskandar mengimbau seluruh tenaga kontrak yang sudah menerima SK untuk segera memulai kerja dengan sungguh-sungguh, tingkatkan loyalitas kinerja kepada pimpinan. Karena loyalitas merupakan hal penting, tanpa itu maka roda organisasi tidak akan berputar dan tujuan organisasi tidak akan tercapai.

“Pastikan keberadaan Saudara membawa manfaat yang besar bagi organisasi, dengan memberikan kinerja yang terbaik. Ukirlah prestasi dan terus bangun semangat dan sikap positif dalam bekerja dan menjalani hidup,” ujarnya.

Kemudian, Iskandar menambahkan, yang tidak kalah pentingnya, untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan program BEREH (Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau) di tempat kerja masing-masing. Demikian pula halnya dengan kegiatan donor darah dan zikir pagi. Apa yang sudah berjalan selama ini, agar bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Turut menyaksikan proses pengikraran sumpah serta penandatanganan pakta integritas tenaga kontrak tersebut, Kepala Biro Ekonomi, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Kesejahteraan dan Keistimewaan Aceh, Kepala Biro Tata Pemerintahan, Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Administrasi Pemerintah, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, dan Kepala Biro Umum. []

Lemka Foundation Buka Donasi Bantu Korban Banjir di Aceh

0
(Foto: Lemka Foundation)

Nukilan.id – Kepedulian terhadap para korban bencana alam yang terjadi di Provinsi Aceh terus ditunjukkan berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali relawan dari Lentera Muda Karya (Lemka) Foundation.

Lemka Foundation membuka donasi untuk membantu para korban terdampak bencana banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir pada beberapa titik Kabupaten/Kota di Aceh.

Pembina Lemka Foundation, Aminullah mengatakan, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Hal itu sesuai dengan fungsi dan tujuan berdirinya yayasan tersebut.

“Kita pernah membantu korban banjir di Aceh Utara tahun 2020 lalu, bencana di Aceh Selatan, kebakaran di Subulussalam, dan termasuk kita juga pernah membantu para pengungsi Rohingya. Dan semua itu adalah program-program dari tujuan berdirinya yayasan ini,” kata Aminullah saat dihubungi Nukilan.id, Senin (3/1/2022) malam.

Ia menjelaskan bahwa, open donasi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan para relawan Lemka saat terjadinya bencana di Aceh.

“Untuk open donasi ini kita buka tidak ada deadlinenya, ketika ada yang memberikan bantuan ke Lemka kita langsung salurkan bantuannya kepada masyarakat terdampak bencana itu,” ujar Aminullah.

Selain itu, Aminullah menyampaikan, Lemka Foundation juga ada perwakilan di beberapa Kabupaten/Kota di Aceh. Dan apabila ada bencana seperti banjir yang saat ini terjadi di Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang dan beberapa titik banjir lainnya, dirinya langsung berkoordinasi dengan teman-teman Lemka Chapter Kabupaten/Kota untuk melakukan assesmen ke lokasi bencana dan memberikan langsung bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

“Kita juga punya relawan yang nantinya akan menghimbur anak-anak korban bencana dan kita juga memberikan sedikit pendidikan kepada mereka. Kegiatan itu akan kita lakukan minggu depan di lokasi bencana, setelah open donasi ini,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Aminullah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah banjir di Aceh.

“Dan donasi ini bisa berupa uang, pakaian layak, dan sembako. Mari bersama kita bantu korban banjir di Aceh,” tutupnya.

Untuk informasi, bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya bisa langsung melalui BSI – 9524529320 – a.n Yayasan Lentera Muda Karya.

Dan untuk informasi lebih lanjut hubungi:

  • 0852 9624 7692 (Reza Kautsar)
  • 0823 1086 5839 (Aulia Kamal Pasha) [MIR]

Dukung Program Moderasi Beragama, Aminullah Terima Penghargaan Menteri Agama

0

Nukilan.id – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-76 Kementerian Agama RI tingkat kota yang dipusatkan di halaman MAN 1 (Model) Banda Aceh, Senin (3/1/2022).

Upacara HAB diikuti oleh segenap ASN di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Banda Aceh. Dalam amanatnya, Wali Kota membacakan sambutan tertulis Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Di penghujung upacara, Aminullah mendapatkan penghargaan khusus dari Menag atas partisipasinya dalam mendukung program moderasi beragama dan penguatan fungsi penyuluh agama. Penghargaan diserahkan oleh Kakanwil Kemenag Banda Aceh Asy’ari.

Usai upacara, Aminullah mengucapkan selamat hari jadi ke-76 kepada Kemenag dan mengapresiasi dukungan yang diberikan selama ini untuk Banda Aceh.

“Keberadaan Kemenag sangat membantu mempercepat pewujudan visi ‘Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah’,” ujarnya dalam keterangannya kepada Nukilan.

“Terima kasih kepada Kanwil Kemenag Banda Aceh yang selalu bersinergi dan bahu-membahu memajukan dunia pendidikan dan aktivitas keagamaan di kota ini,” sebut Aminullah.

Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama RI yang telah memberikan penghargaan kepada dirinya.

“Ini insyaallah akan semakin melecut semangat kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Aminullah. []

Kawom Meukek Sepakat Peringati Maulid Nabi, Bupati Aceh Selatan Beri Apresisasi

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kawom Meukek Sepakat (KMS) Banda Aceh mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah di Gedung Cabang Dinas Pendidikan wilayah Banda Aceh – Aceh Besar, Senin (3/1/2022).

Acara tersebut juga diisi dengan memberikan santunan kepada 35 orang anak yatim dan ceramah keagamaan.

Hadir dalam acara itu, Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, Walikota Banda Aceh,  H. Aminullah Usman,S.E., Ak., M.M, Mantan Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Teuku Abdul Hafil Fuddin, S.H., S.I.P., M.H, Camat Meukek, Forum Keuchik Meukek, Kepala Dinas Pertanian Aceh Selatan, Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran menyampaikan  apresiasi KMS Banda Aceh yang telah menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk silaturrahmi para masyarakat Meukek yang ada di Banda Aceh – Aceh Besar.

“Dan kegiatan seperti ini harus terus dipertahankan, kita harus meningkatkan persaudaraan dalam perantaun ini, sehingga kita mampu manjadi lembaga kuat,” ungkap Bupati Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Meukek Aceh Selatan (IPAMAS), Dedi Darmansyah juga mengatakan bahwa, agenda maulid ini dalam rangka mengenang sosok baginda Nabi Besar Muhammad SAW yang telah berjuang untuk umat.

“Agenda ini adalah rutinitas kita setiap tahunnya, sekaligus kita juga memberikan santuna anak yatim sebagai bentuk rasa syukur kita,” ucap Dedi.

Ia berharap, semoga kedepannya warga Meukek “Ban Sigom Donya” lebih kompak dan selalu terjaring silahturahmi sesama warga Meukek untuk menciptakan kekuatan persaudaraan yang lebih kuat.

Reporter: Hadiansyah

Saiful Haris: Apalah Arti Refleksi 49 Tahun PPP Jika Semakin Mundur

0
Saiful Haris Arahas kader PPP Aceh (Foto: Dok.ist)

Nukilan.id – Tepat pada 5 Januari 2022, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berumur 49 tahun. Artinya, partai berlambang rumah besar umat Islam ini telah tua dalam mewarnai perpolitikan di tanah air Indonesia.

Kader PPP Aceh Saiful Haris Arahas menyebutkan, kendati partai tersebut telah cukup senior dalam mewarnai perpolitikan di Indonesia, di bawah kendali dan kepemimpinan Ketua Umum Suharso Monoarfa, PPP hari ini nyatanya telah diwarnai, bukan mewarnai.

“Artinya, PPP hari ini telah ikut-ikutan beberapa parpol yang tidak perlu kita sebutkan namanya, layaknya memipin suatu perusahaan, dimana pemiliknya bisa sesuka-sukanya menunjuk ketua partai tingkat wilayah (provinsi) sesuai seleranya, bukan berdasarkan suara atau yang dipilih oleh formatur,” kata Saiful Haris Arahas, Senin (3/1/2022).

Diketahui, pasca Musyawarah Wilayah (Muswil) IX PPP Aceh pada 31 Mei hingga 2 Juni 2021, sampai saat ini DPP PPP juga belum mengeluarkan SK DPW PPP Aceh. Artinya, sampai saat ini belum ada ketua DPW PPP Aceh.

“Ekses dari berlarut-larutnya penerbitan SK ini telah ikut berdampak ke DPC PPP se 23 kabupaten/kota se Aceh. Dimana seharusnya DPC-DPC melakukan konsolidasi pengurus dan merangkul para teungku-teungku dayah dan pemuda milenial untuk bergabung ke dalam partai, namun malah dengan melihat kondisi PPP Aceh hari ini mereka pada enggan untuk bergabung,” jelasnya.

Lanjutnya, dan juga tidak menutup kemungkinan ke depan, saat DPP memutuskan siapa ketua DPW PPP Aceh ke depan, bakalan ramai kader dan pengurus saat ini yang keluar dari partai. Siapapun ketua PPP Aceh nanti, pasti tetap ada yang keluar dari partai.

Seharusnya, pada usia yang 49 tahun ini, kata Haris, PPP mawas diri dan melakukan evaluasi atas kinerja partai agar tetap memiliki peluang besar di Pemilu 2024. Belum lagi soal Parliamentary Threshold (PT) yang kemungkinan akan naik jadi 5 persen.

“Jadi PPP sudah siap kalau itu terjadi, dan saya pikir ini juga keinginan ketum Suharso untuk sukses di Pemilu 2024,” katanya.

Disisi lain, Haris juga menyayangkan ucapan Suharso Monoarfa, dimana dia menyebut akan memperbanyak jaringan sampai ke pelosok Indonesia guna meningkatkan elektabilitas partai berlogo Ka’bah ini.

“Namun apa, ucapan dia (Suharso) sangat jauh panggang dari api, bagaimana mungkin dia mampu memperbanyak dan melebar struktur partai layaknya akar serabut bukan akar tunjang, sedangkan dia sendiri mencontohkan diri layaknya akar tunjang (tunggal),” katanya.

Haris menambahkan, jika memang Suharso mau memperbaiki, coba ikuti dan dengarkan suara kader dan formatur yang telah dipilih oleh kader.

“Atau jika tidak, apalah arti refleksi ke 49 tahun Harlah PPP, bukan malah semakin maju tapi semakin mundur,” pungkasnya.[]

Pemerintah Aceh Diminta Segera Tetapkan Status Darurat Bencana

0
Banjir di Kabupaten Aceh Utara. (Foto: Dok. satuacehnews)

Nukilan.id – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh mendesak Gubernur Aceh, Nova Iriansyah untuk segera menetapkan status keadaan darurat bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur menjadi status bencana provinsi.

Hal itu disampaikan Direktur Walhi Aceh, Ahmad Salihin dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Senin (3/1/2022).

Menurutnya, dengan adanya status tersebut dapat memaksimalkan penambahan sumber daya manusia, dan melaksanakan penanganan awal keadaan darurat bencana mencakup penyelamatan dan evakuasi korban/penduduk terancam serta pemenuhan kebutuhan dasar, sebagaimana yang dimintakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara.

“Hal ini penting segera dilakukan, mengingat intensitas curah hujan yang terus meningkat dan berpotensi memperlebar luapan air dan memperparah dampak terhadap masyarakat, infrastruktur publik, dan sosial budaya,” ujar Ahmad.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) selain mempercepat kajian penetapan status keadaan darurat bencana, juga menyiapkan dan memastikan tersampaikan informasi peringatan dini kepada masyarakat yang berada pada zona potensi banjir. Sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri menghadapi bencana banjir, dengan demikian dapat meminimalisir terjadinya korban jiwa dan harta benda.

“Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah Aceh harus segera menyusun master plan pengelolaan banjir Aceh terpadu. Sehingga penanganan bencana banjir di Aceh dapat dilakukan secara komprehensif dari hulur ke hilir. Karena penanganan banjir yang selama ini dilakukan masih secara parsial dan belum mampu menjawab akar persoalan, sehingga bencana banjir terus menjadi agenda tahunan,” jelas Ahmad.

Kata Ahmad, bencana banjir yang terjadi di Aceh Barat, Nagan Raya, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Timur dan sekitarnya merupakan akumulasi dari dampak kerusakan lingkungan hidup, baik yang terjadi di kawasan hulu maupun hilir yang sama-sama memiliki peran keseimbangan alam.

“Jadi, harus dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap peruntukan ruang yang telah ditetapkan dalam Tata Ruang, misalnya peruntukan izin tanaman industri dan perkebunan monokultur kelapa sawit yang ada di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur. Agenda revisi qanun rencana tata ruang wilayah Aceh yang sedang digarap tahun ini juga harus menjawab persoalan banjir Aceh,” pungkasnya. []

Usman Lamreung Kritisi Kinerja DPRA, 2021 Cuma Sahkan 4 Qanun

0
Usman Lamreung (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Akademisi Usman Lamreung mempertanyakan kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) selama tahun 2021, karena hanya mengesahkan 4 qanun dari 12 rancangan qanun yang diusulkan.

Di tahun 2021 ini DPRA mengesahkan 4 qanun Pogram Legislasi Aceh (prolega) prioritas tahun 2021 dari 12 Rancangan Qanun yang diusulkan baik dari inisiatif DPR Aceh maupun usulan pemerintah Aceh dan di tetapkan pada (30/12/2021) dalam sidang  paripurna.

Itu Artinya, kata Usman, DPR Aceh mengesahkan Rancangan  qanun menjadi qanun belum sampai 50 % yang ditetapkan. Kenapa DPR Aceh hanya mampu mengesahkan 4 qanun saja?  Apa yang dilakukan  DPRA selama setahun ini, bukan kah itu adalah tupoksi DPR Aceh yang berkaitan dengan Regulasi (Qanun). Kata Usman Lamreung dalam keteranganya Senin, (3/01/2022).

Sedangankan usulan inisiatif DPR Aceh prioritas tahun 2021 ada 8 dan 4 Rancangan qanun dari usulan pemerintah Aceh. Jelasnya

Seharusnya, apa yang sudah diputuskan oleh Badan Legislasi sebanyak 12 Rancangan Qanun untuk di bahas dan ditetapkan sebagai prioritas tahun 2021 minimal untuk di  tetapkan dan disahkan  sebagai qanun 8 sampai 9 qanun, itu baru  bisa  untuk diapresiasi  kinerja DPR Aceh dan benar benar menjalankan fungsinya untuk kepentingan pembangunan Rakyat Aceh.

“Kenyataanya selama 1 tahun DPRA hanya mampu mensahkan 4 qanun. Maka sudah sepatutnya kita pertanyakan apa kinerja DPRA selama setahun ini,” ungkapnya.

Ini tidak berbanding lurus dengan fasilitas yang diberikan oleh Negara, capaian atau hasil yang didapatkan oleh masyarakat,” tuturnya.

Walikota Subulussalam Bacakan Amanat Menteri Agama dalam Upacara HAB ke-76

0
Walikota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E saat menjadi pembina upacara HAB ke-76. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Senin, tanggal 3 Januari 2022, adalah hari penting dan bersejarah bagi keluarga besar Kementerian Agama, dimana pada 3 Januari 1946 ditetapkan sebagai Hari Amal Bhakti atau HAB. Pada tahun ini, Kementerian Agama memperingati ulang tahunnya ke-76.

Dengan penuh rasa syukur dan suka cita. Seluruh ASN dan jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam dengan khitmad mengikuti upacara peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-76 di lapangan Beringin, Kecamatan Simpang Kiri, pusat Kota Subulussalam, Senin, (3/1).

Tampak seluruh ASN dengan seksama mendengarkan amanat Menteri Agama RI yang dibacakan Walikota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E, selaku pembina upacara.

Menteri Agama RI dalam amanatnya mengatakan Kementerian Agama terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu instansi pemerintah yang mempunyai peran penting dan strategis dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama serta mewujudkan tatanan kehidupan beragama yang toleran dan ramah bagi semua, sebagai payung teduh bagi semua unsur umat beragama, memberikan pelayanan prima bagi masyarakat, dan menjaga Pancasila, konstitusi, dan NKRI untuk tetap dalam jalurnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan naiknya beberapa indikator bila dibandingkan antara tahun 2020 dengan 2021. Diantaranya Indeks Kesalehan Umat Beragama dari 82,52 menjadi 83,92. Indeks Kerukunan Umat Beragama dari 67,46 menjadi 2021. Indeks Kepuasan Layanan KUA dari 77,28 menjadi 78,90. Selian itu, Kementerian Agama juga telah menjalin hubungan yang baik dengan para tokoh dan pemuka agama, organisasi dan lembaga keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama, serta unsur masyarakat lainnya.

Dari perspektif tata kelola keuangan, Kementerian Agama mampu mempertahankan Predikat WTP secara berturut-turut sejak tahun 2016 hingga 2021. Prestasi yang telah dicapai merupakan hasil kerja keras dari para perintis dan sesepuh serta seluruh ASN Kementerian Agama. Sebagai salah satu bentuk ucapan terima kasih, Kementerian Agama telah mengajukan kepada Bapak Presiden untuk memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 9.310 Pegawai Negeri Sipil.

Alhamdulillah, Bapak Presiden telah mengabulkan permohonan tersebut dan pada Hari Amal Bakti ke-76 ini, atas nama Bapak Presiden, diberikan Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun kepada 509 orang, 20 tahun kepada 2.802 orang, dan 10 tahun kepada 5.999 orang Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama.

Di usia yang ke-76 ini, Kementerian Agama harus terus berbenah. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan. Dan secara bersamaan, perlu terus berinovasi untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik.

Untuk itu, jadikan agama sebagai inspirasi.
Jadikan agama sebagai penggerak yang dapat meningkatkan daya kreativitas. Selain itu, jadikan pula Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama.

Apabila berpegang teguh pada itu semua, Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama akan tampil sebagai sosok abdi negara yang luar biasa. Apa yang kemudian menjadi tagline Peringatan Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama, yaitu Transformasi Layanan Umat akan dengan cepat dan mudah dilakukan.

Transformasi yang dimaksud meliputi perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan sarana dan prasarana atau infrastruktur yang mempercepat dan mempermudah kinerja Kementerian Agama dalam memberikan layanan kepada masyarakat. demikian amanat Menag RI yang dibacakan Walikota.

Walikota Subulussalam, sangat mengapresiasi upacara Hari Amal Bhakti ke 76 ini, “Upacara ini sangat khitmad dan meriah. Sepanjang ini, saya belum pernah melihat jajaran Kemenag Kota Subulussalam mengadakan upacara semeriah ini. Ini luar biasa dan membanggakan. Ke depan, kondisi seperti ini mesti terus dipertahankan. Sinergitas yang telah dibangun antara Pemko dan Kemenag, ke depan semakin bertambah kokoh lagi”, tutup H. Affan Alfian Bintang.

Pada upacara tersebut Walikota menyematkan langsung Penghargaan Satyalancana Karya Satya dan Wakil Walikota, Drs. Salmaza, M.AP, ikut menyerahkan piagam Penghargaan kepada ASN dan Siswa berprestasi.

Upacara HAB ke 76 Kementerian Agama Kota Subulussalam, dihadiri Forkopimda Kota Subulussalam, Walikota, Wakil Walikota, mewakili Ketua DPRK, Dandim 0118 Subulussalam, Kajari Subulussalam, Kapolres, Ketua Mahkamah Syari’yah, Ketua MPU, Sekda Kota Subulussalam, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan SKPK, Lembaga Keistimewaan Aceh, Pejabat Struktural dan Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, serta guru madrasah, guru PAI, dan siswa madrasah pada semua jenjang.

Jalan protokol sempat ditutup
Saat pengibaran bendera merah putih yang dikibarkan siswa siswi MAN 1 Inovasi Subulussalam, jalan Teuku Umar, di depan Lapangan Beringin, sempat ditutup petugas, beberapa waktu. Lalu lintas sempat terhenti beberapa saat lamanya. Namun, lancar kembali setelah selesai pengibaran bendera merah putih.

Peringatan Hari Amal Bhakti ke 76 juga dimeriahkan dengan tarian kolosal kerukunan umat beragama, marching band, tarian ratoeh jaroe, atraksi pencak silat Santri Pondok Pesantren Jannatul Firdaus, serta ditutup dengan kegiatan vaksinasi dan donor darah, yang diikuti jajaran Kemenag dan masyarakat setempat. Sekitar 50 an kantong darah berhasil terkumpul dan puluhan orang berhasil ikut vaksin.

Selesai upacara, Walikota dan tamu undangan mengikuti resepsi dan temu ramah yang dilanjutkan dengan makan bersama di Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam. []