Beranda blog Halaman 1799

Puluhan Buruh Gelar Aksi Tuntut DPRA dan Pemerintah Aceh Tolak Permenaker JHT

0
(Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Aliansi Buruh Aceh (ABA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rabu (23/2/2022).

Aksi tersebut dalam rangka menuntut DPRA untuk menolak Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) nomor 2 tahun 2022 tentang tata cara pencairan Jaminan Hari Tua (JHT).

Pantau Nukilan di lokasi, terlihat puluhan massa telah membentangkan spanduk dan poster yang bertuliskan “Batalkan Permenaker No.2 Tahun 2022 Tentang Tata Cara Pencairan JHT”serta juga menyampaikan orasinya.

(Foto: Nukilan/Hadiansyah)

“Kami dari FSPMI Aceh dan Aliansi Buruh Aceh menyatakan secara tegas mengutuk keras kebijakan Pemenaker nomor 2 tahun 2022 tentang tata cara dan persyaratan pembayaran JHT yqng secara nyata merupakan kebijakan yang dzalim,” tegas Koordinator Aksi, Habibi Insuen, SE dalam orasinya.

Adapun tuntutan FSPMI dan Aliansi Buruh Aceh sabagai berikut:

1. Medesak Presiden RI, Joko Widodo mencopot Menaker, Ida Fauziah yang telah mencederai nasib kaum tenaga kerja di Indonesia.

2. Meminta DPRA mengeluarkan petisi penolakan terhadap Permenker nomor 2 tahun 2022 untuk mewakili rakyat dan bangsa Aceh.

3. Meminta Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengeluarkan petisi penolakan terhadap Permenaker nomor 2 tahun 2022 untuk mewakili pemerintah Aceh.

4. Meminta DPRA segera merivisi Qanun no 7 tahun 2014 tentang ketenagakerjaan sebagai upaya menuju Aceh yang mandiri dalam ketenagakerjaan.

5. Meminta Dinas Tenaga Kerja Provinsi dan Kabupaten/Kota mengeluarkan petisi penolakan terhadap Permenaker nomor 2 tahun 2022.

6. Meminta kantor cabang BPJS ketenagakerjaan Banda Aceh dan kantor cabang lainnya di Aceh mengeluarkan petisi penolakan terhadap Permenaker nomor 2 tahun 2022.

Reporter: Hadiansyah

BI Aceh: Manfaatkan Kapal Sitaan dan Korporatisasi untuk Tingkatkan Kualitas Ikan

0
Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama Forum Sembilan menyelenggarakan diskusi percepatan pembangunan industri hilir di Aceh dalam rangka peningkatan kemandirian Aceh, Senin (21/2/2022).

Forum Sembilan itu terdiri dari Kepala perwakilan/wilayah dari satker vertikal di Aceh yang membidangi ekonomi, keuangan dan pembangunan yaitu, Bank Indonesia, OJK, BPS, BPK, BPKP, Kanwil BC, Kanwil Perbendaharaan Negara, Kanwil Pajak, dan Kanwil Kekayaan Negara.

Turut hadir Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, Kadin, API, dan kegiatan ini dibuka langsung Kepala Perwakilan Kemenkeu Aceh, Safuadi.

Menteri ATR, Sofyan A. Djalil secara khusus mengapresiasi adanya kegiatan dari forum 9 ini. Menurutnya penyelenggaraan kegiatan ini baik dalam rangka pengembangan ekonomi di Aceh.

Ia menyampaikan bahwa pengembangan industri tidak dapat berjalan sendiri sendiri, pengembangan harus dilakukan secara hulu hingga hilir sehingga dapat menciptakan nilai tambah.

Diakhir sambutan, Sofyan A. Djalil menyampaikan bahwa “good policy is matters” kebijakan yang baik akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi. Regulasi yang tidak tepat dapat menjadi distorsi bagi kebijakan dan berdampak pada perekonomian. Oleh karena itu, penyusunan Qanun di Aceh harus mendorong regulasi yang bersifat fasilitatif.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai potensi pengembangan industri hilirisasi di Aceh pada komoditas gula serta pemaparan dari Bank Indonesia mengenai potensi perikanan berupa strategi akselerasi produktivitas dan peningkatan kualitas ikan hasil tangkapan melalui pemanfaatan kapal sitaan dan korporatisasi nelayan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani menyampaikan bahwa sub sektor perikanan merupakan komponen penyumbang PDRB terbesar ketiga pada Tahun 2020. Akan tetapi, masih terdapat permasalahan pada sektor perikanan seperti ketersediaan kapal besar penangkap ikan di Aceh yang masih terbatas serta kualitas hasil tangkapan nelayan yang rendah.

“Peningkatan produktivitas dan kualitas ikan hasil tangkapan dapat dilakukan melalui optimalisasi kapal sitaan sebagai fishing vessel dan floating processing plant” Kata Achris.

Selanjutnya, Achris memaparkan juga mengenai pentingnya korporatisasi nelayan dalam pembukaan unit pengolahan sehingga penanganan ikan dapat sesuai dengan standard.

Pengembangan potensi yang dimiliki Aceh tidak terlepas dari aspek pembiayaan. OJK Provinsi Aceh menyampaikan bahwa sebagian besar ekspansi pembiayaan masih berada di sektor konsumtif. Dalam rangka pengembangan potensi melalui industri hilir, aspek pembiayaan harus didorong untuk sektor investasi.

Berdasarkan data penyaluran pembiayaan di Provinsi Aceh, pada triwulan IV Tahun 2021 masih didominasi oleh kredit yang bersifat konsumsi sebesar 55,11%, disusul modal kerja sebesar 31,38%, dan investasi sebesar 20,95%. Angka tersebut menunjukkan bahwa mayoritas pembiayaan masih belum bersifat produktif.

Permasalahan penyaluran pembiayaan investasi di Aceh salah satunya disebabkan oleh sedikitnya proyek yang ada di Aceh. Senada dengan hal tersebut, BSI dan Bank Aceh Syariah berharap ada proyek proyek yang dikembangkan di Aceh sehingga penyaluran pembiayaan produktif pun dapat dikembangkan.

Pengembangan industri pengolahan dapat meningkatkan serapan tenaga kerja sekaligus meningkatkan pembiayaan produktif. Adanya industri hilir akan mendorong peningkatan skala ekonomi melalui pengembangan usaha pendukung dibawahnya sehingga tercipta ekosistem usaha yang saling terintegrasi.

Peningkatan skala ekonomi juga akhirnya berpengaruh kepada peningkatan penyaluran pembiayaan kepada UMKM untuk modal kerja melalui beberapa program seperti penyaluran KUR serta program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). []

Disdukcapil Jemput Bola untuk Pelayanan Administrasi Kependudukan di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh terus berupaya memberi inovasi untuk memudahkan dan upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat di Kota Banda Aceh.

Hal ini untuk menjalankan program Jemput Bola (Jebol) ke gampong-gampong yang ada di Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh,” kata Kepala Disdukcapil Dra Emila Sovayana dalam keterangannya kepada Nukilan.id Rabu, (22/2/2022).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banda Aceh, Dra. Emila Sovayana mengatakan sesuai dengan arahan Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman, SE, Ak MM bahwasannya program Jebol tersebut diciptakan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat untuk memperoleh dokumen kependudukan dan pencatatan sipil.

Emila menjelaskan kelima gampong tersebut yaitu Gampong Bandar Baru, Lambaro Skep, Kuta Alam, Kuta Baro dan Gampong Keuramat.

“Untuk saat ini kita sasar  Kecamatan Kuta Alam dulu karena jumlah penduduknya yang paling tinggi, bahkan sebelumnya juga kita buat terpisah untuk Gampong Lampulo,” ucap Emila.

Emila mengatakan, pada program Jebol tersebut petugasnya langsung membawakan peralatan pembuatan dokumen kependudukan ke lokasi sehingga ada tujuh jenis pelayanan yang diberikan.

“Petugas kita langsung membawa peralatan pembuatan KTP elektronik ke lokasi jadi bisa langsung rekam KTP di Kantor Keuchik masing-masing gampong. Selain perekaman KTP juga ada pelayanan pembuatan KIA, KK, surat keterangan pindah, akta perkawinan bagi non muslim, akta kelahiran dan akta kematian,” kata Emila.

Ia menambahkan, pelayanan tersebut dilaksanakan dalam  satu hari mulai dari pukul 08.00 pagi sampai dengan 16.00 sore, namun jika permintaan layanan ramai maka akan ditambahkan hari pelayanannya.

“Ucapan terimakasih kepada Camat Kuta Alam dan para keuchik yang sudah bekerjasama untuk kesuksesan program Jebol tersebut,” tuturnya.

Petugas Amankan Puluhan Kotak Sayuran Pedagang di Banda Aceh, Ini Penyebabnya

0
Sayur Mayur Pedagang yang Dimankankan oleh Petugas Satpol PPWH Banda Aceh, (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Petugas gabungan dari berbagai unsur telah mengamankan puluhan kotak sayuran pedagang yang kedapatan berjualan di Jalan Kartini, Kota Banda Aceh Senin (21/02/2022).

Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PPWH) Banda Aceh bersama dinas terkait lainnya mengambil langkah tegas dengan menyita barang dagangan yang kedapatan berjualan, hal ini dilakukan guna menciptakan ketertiban dan ketentraman umum di Wilayah Kota Banda Aceh.

Sesuai dengan Perwal No 73 Tahun 2021, Tentang penataan kegiatan usaha pada kawasan Gampong Peunayong dan Perwal No 44 Tahun 2010, tentang standar teknis penataan bangunan dan gedung di wilayah Kota Banda Aceh. Maka Wali Kota Banda Aceh menugaskan tim khusus melakukan penertiban di kawasan tersebut.

Sesuai dengan aturan yang berlaku tersebut, dalam kawasan pasar di Gampong Peunayong, pedang dilarang untuk berjualan jenis-jenis sayur mayur, ikan dan daging segar.

Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kasatpol PPWH Banda Aceh, Ardiansyah, S. STTP, M.Si menerangakan bahwa, langkah tegas ini dilakukan karena disinyalir pedagang tidak mau mengindahkan aturan yang berlaku.

“Semua tahapan sebelum penertiban ini sudah kita laksanakan, baik itu sosialisasi, maupun surat teguran dari dinas terkait seperti dari Diskopukmdag Banda Aceh dan juga DPMPTSP Banda Aceh,” jelasnya.

“Bahkan pada hari Sabtu kemarin, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Diskominfotik Banda Aceh juga telah menerjunkan M-Pustika untuk melakukan imbauan langsung ke pedagang, namun saat ini masih ada juga dagangan yang kita amankan,” katanya.

Ardiansyah juga menerangkan, Pemerintah Kota Banda Aceh tidak melarang masyarakat untuk berjualan, namun jenis dan bentuk dagangannya yang telah diatur, untuk kawasan pasar di Gampong Peunayong bukan untuk jenis dagangan sayur mayur, ikan dan daging segar, bagi pedagang yang masih ingin berjualan jenis dagangan sayur mayur dapat pindah lapak dagangannya ke Pasar Al Mahirah

“Bagi pedagang yang ingin berjualan di pasar Al Mahirah dapat menghubungi pengelola pasar, atau dinas terkait,” tambahnya.

Kasatpol PPWH Banda Aceh juga menegaskan bahwa, Pemerintah Kota Banda Aceh telah memfasilitasi pedagang untuk berjualan, dan hal tersebut telah diatur dalam aturan yang berlaku di wilayah Banda Aceh, namun bila masih ada pedagang yang tidak mengindahkan aturan tersebut, maka akan kita tertibkan.[]

LSM Seulanga Aceh Lepas 130 Tukik Lekang di Pasie Jalang Lhoknga

0
Tukik Lekang, (Foto: Irfan /Nukilan)

Nukilan.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Seulanga Aceh mengelar Kegiatan Pelepasan Penyu dan Pembersihan pantai yang dilakukan di kawasan Pantai Pasie Jalang Desa Lampaya, Kecamatan Lhoknga Aceh Besar.

Adapun penyu yang dilepaskan pada hari ini berjumlah sebanyak 130 ekor dengan jenis Penyu Lekang dan pada bulan Januari 2022 yang lalu juga sudah dilepaskan sebanyak 120 ekor. Kata Ketua Seulanga Aceh Wardana Prastya saat di wawancarai Nukilan.id Pantai Lhoknga Senin, (21/2/2022).

“Penyu merupakan salah satu hewan air yang dilindungi, artinya secara Hukum sudah jelas bahwa semua jenis penyu yang ada di Indonesia di Lindungi Undang-Undang, menurut Wilson dkk penyu mempunyai peran penting dalam menjaga ekosistem laut yang sehat, laut yang sehat akan menjadi habitat berjuta jutaikan sebagai sumber protein penting bagi manusia,” Jelasnya.

Ia mengatakan, dengan adanya kegiatan pelepasan penyu bisa meningkatkan Habitat populasi penyu. Dari tahun 2020 – 2022 LSM Seulanga Aceh sudah melepaskan 900 ekor penyu, baik penyu jenis Belimbing maupun jenis Lekang.

Ketua LSM Seulanga Aceh Wardana Prasetya dan Pembina LSM Seulanga Aceh Dr Lenni Fitri, MP

Wardhana Prasetya juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah berpartisipasi dan mendukung serta berkonstribusi penuh dalam upaya pelestarian Penyu dan pembersihkan Pantai.

Agar kegiatan ini bisa berkelanjutan, kata dia – Wardana, Kepada Pemerintah Daerah agar lebih intens dan maksimal dalam upaya mendukung kegiatan-kegiatan lingkungan dan konservasi yang di laksanakan oleh Komunitas,LSM,OKP dan Organisasi Mahasiswa.

Selanjutnya, Pembina LSM Seulanga Aceh Dr. Lenni Fitri, S.Si, MP yang juga merupakan Dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Syiah Kuala (USK) Mengatakan, dengan adanya program seperti ini kami berharap bisa menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap konservasi penyu di berbagai elemen masyarakat.

“Sehingga penyu tidak punah dan tetap bisa di lihat oleh anak cucu kita nanti. Dan berharap bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya,” tutur Dr Lenni.

Dalam Acara ini, ikut dihadiri oleh Kepala Pusat Pengendalian dan Pembangunan Ekoregion Sumatera, Drs. Amral Fery, M.Si, Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Bapak HT. Ibrahim ST,MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh A Hanan, SP, MM, Kepala BKSDA Aceh Bapak Agus Erianto, S.Hut, Kepala Bank Indonesia, Perwakilan Aceh, Acrish Sarwani, Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman SH, MH, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Mahmud Kabupaten Aceh Besar, Ketua Jurusan Biologi Dr. Ir. Dahlan, M.Si. IPU,  beserta Dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Syiah Kuala, Camat Lhoknga, Kepala Desa, Mukim IV Lhoknga), dan perwakilan dari koramil Lhoknga.[Irfan]

Mahkota “Reje Linge” Ternyata Banyak Dijual di Online Shop

0
Salah satu yang dipamerkan di Benda Pusaka Reje Linge di Takengon, adalah Mahkota Raja yang diklaim DAG sebagai Mahkota Reje Linge. (Foto: LintasGAYO)

Nukilan.id – Pameran benda peninggalan bersejarah Reje Linge digelar di GOS Takengon, Aceh Tengah, 20 hingga 27 Februari 2022.

Pameran yang diselenggarakan oleh komunitas yang mengatasnamakan dirinya sebagai Dewan Adat Gayo (DAG) ini menarik minat begitu banyak masyarakat Gayo yang rindu dan bangga dengan kebesaran sejarah nenek moyangnya.

Ada ratusan benda antik yang diklaim oleh penyelenggara sebagai peninggalan Reje Linge, sekaligus dijadikan bukti tentang betapa besar dan berpengaruhnya kerajaan Linge di masa lalu.

Dari ratusan benda antik yang diklaim oleh komunitas tersebut sebagai benda peninggalan Reje Linge tersebut, terdapat satu benda yang secara kasat mata terlihat menarik, yaitu mahkota Raja, yang diklaim sebagai mahkota Reje Linge .

Disamping pandangan kagum pada mahkota ini, tak sedikit pula pengunjung pameran yang meragukan keaslian mahkota ini. Alasan utama keraguan ini adalah, bentukan dan terutama berat dari apa yang diklaim sebagai mahkota Reje Linge ini yang mencapai berat 5 kilogram.

Secara sederhana saja, lucu membayangkan ada seorang raja yang duduk di singgasana dengan mahkota seberat 5 kilogram di kepalanya. Kalau ini benar adanya, rasanya para arkeolog perlu meneliti, berapa banyak Reje Linge yang mengakhiri hidup dengan patah leher sebagai penyebab kematiannya.

Mendapati kejanggalan ini, tim riset LintasGAYO.co mencoba menelusuri keberadaan mahkota ini. Hasilnya, tak membutuhkan waktu lama. Cukup dengan menggunakan google, LintasGAYO.co mendapati ternyata Mahkota yang diklaim sebagai Mahkota Reje Linge tersebut banyak dijual bebas di aplikasi belanja online tanah air seperti bukalapak dan tokopedia dan shoopee.

Dari penelusuran LintasGAYO.co, ternyata Mahkota yang diklaim sebagai Mahkota Reje Linge di pameran itu, hanya dijual dengan harga kurang dari 1 juta di aplikasi belanja online shoopee, bukalapak dan tokopedia. [LintasGAYO]

Bertebaran Spanduk Golkar, Isinya Menolak Mantan Koruptor Pimpin Aceh

0
Bertebaran Spanduk Golkar di beberapa lokasi Kota Banda Aceh (Foto: Dok.Nukilan)

Nukilan.id – Spanduk yang bertuliskan “Mendukung Sepenuhnya Airlangga Hartanto Sebagai Capres 2024. Tapi Menolak Mantan Koruptor Menjadi Pemimpin di Aceh” bertebaran di Kota Banda Aceh, Selasa (22/2/2022) malam.

Menurut pantauan Nukilan pada Rabu (23/2/2022), spanduk tersebut terpasang di beberapa lokasi, bahkan ada baliho dengan tulisan yang sama juga terpampang di sejumlah tempat promosi di Kota Banda Aceh.

Bertebaran Spanduk Golkar di beberapa lokasi Kota Banda Aceh (Foto: Dok.Nukilan)

Bukan itu saja, dalam spanduk dan baliho itu juga tercantum nama Forum Penyelamat Partai Golkar Aceh yang diduga sebagai sumber dari spanduk dan baliho tersebut.

Melihat dari sosok Airlangga Hartanto, dia adalah Ketua Umum Partai Golkar yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia.

Dan dia digadang-gadang oleh kader partai berlambang pohon beringin itu untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Sementara tulisan “Menolak Mantan Koruptor Menjadi Pemimpin di Aceh” ini bisa saja sindiran pedas terhadap Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, TM. Nurlif. Karena selama ini, isu perpecahan di tubuh Partai Golkar Aceh masih terus terjadi. []

Baliho Golkar Terpampang di sejumlah tempat promosi Kota Banda Aceh (Foto: Dok.Nukilan)

Fakta-fakta Menarik Mengenai Penyu Belimbing

0
Penyu belimbing © AVETPHOTOS Shutterstock

Nukilan.id – Selain ribuan jenis ikan, mamalia laut, bintang laut, kuda laut, terumbu karang, ubur-ubur, dan anemon, perairan Indonesia juga punya beberapa jenis penyu. Keberadaan penyu menjadi penting dalam menjaga ekosistem laut yang sehat dan akan menjadi habitat bagi hewan laut lainnya.

Penyu belimbing yang dikenal sebagai penyu terbesar di dunia memiliki jarak tempuh berkelana paling jauh dan pengaruhnya pada ekosistem laut pun besar. Namun, kehidupan reptil laut ini juga tak terlepas dari berbagai ancaman terhadap populasinya sehingga diperlukan upaya konservasi yang serius untuk menyelamatkan keberadaannya.

Penyu juga dianggap sebagai rumah bagi beberapa organisme. Makhluk air kecil yang biasa disebut epibiont sering menempel di permukaan keras seperti karapas penyu. Penyu juga membantu membangun habitat kelautan dengan menyebarkan epibiont.

Pada laut terbuka, berkilo-kilo meter dari pantai, penyu juga merupakan oasis bagi burung dan ikan. Penyu menjadi tempat beristirahat, mencari makan, hingga jadi tempat berlindung dari predator.

Dengan nama latin Dermochelys coriacea, penyu belimbing merupakan satu-satunya penyu dari famili Dermochelydae. Dalam Bahasa Inggris, ia biasa disebut leatherback sea turtle, sedangkan masyarakat lokal menyebutnya penyu raksasa, katong, atau mabo.

Untuk mengenal penyu belimbing lebih lanjut, berikut deretan fakta menarik mengenai hewan laut ini:

Penyu Terbesar yang Masih Hidup

Penyu belimbing memiliki ukuran lebih besar dibanding jenis penyu lain, seperti penyu hijau, penyu, sisik, dan penyu tempayan. Panjang badannya mencapai 2,7 meter dan bobot tubuhnya bisa sampai 500 kg.

Ciri khas dari fisik penyu belimbing adalah kulit cangkang berwarna gelap dengan bintik-bintik putih. Karapasnya juga lunak dengan sirip depan lebih panjang dibandingkan sirip belakang.

Pemakan Hewan Lunak

Penyu belimbing memenuhi kebutuhan nutrisinya dari hewan lunak seperti ubur-ubur. Ia mampu mengarungi samudera hanya dengan mengandalkan makanan dari hewan mirip agar-agar tersebut. Namun, memang konsumsinya pun dalam jumlah besar.

Penyu belimbing mampu memakan hingga 200 kg ubur-ubur setiap harinya atau beratnya setara dengan seekor singa Afrika.

Selain ubur-ubur, penyu belimbing juga terkadang makan rumput laut, ikan, krustasea, dan invertebrata laut lain.

Proses Bertelur Penyu Belimbing

Penyu belimbing betina dapat bertelur empat sampai lima kali per musim atau setiapa dua-tiga tahun. Dalam sekali bertelur, jumlahnya bisa 60-120 telur. Namun, setengah dari telur di sarangnya berukuran sangat kecil untuk bisa berkembang dengan baik atau bahkan tidak memiliki bagian kuning telur.

Pada September 2021, penyu belimbing pernah ditemukan muncul di pesisir Pantai Sungai Belacan, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Penyu dengan panjang lengkung karapas 174 cm tersebut sedang menggali lubang untuk bertelur di pantai. Kemunculan penyu belimbing di sana tergolong langka karena biasanya didominiasi oleh penyu hijau.

Sebelumnya pada Januari 2019, sebanyak 26 ekor tukik penyu belimbing berhasil menetas di Stasiun Pembinaan Populasi Penyu Rantau Sialang, SPTN Wilayah II Kluet Utara, BPTN Wilayah I Tapaktuan, Taman Nasional Gunung Leuser.

Menurut penjelasan Kepala Stasiun Pembinaan Populasi Penyu Rantau Sialang, Soloon Tanjung, dari 28 telur yang dieramkan, 26 di antaranya berhasil menetas, dan dua ekor gagal hidup.

Penyu Belimbing Merupakan Penyelam Tangguh

Penyu belimbing mampu menyelam sedalam paus penyelam dalam. Ia mampu menyelam hingga kedalaman 1.200 meter untuk mendapatkan mangsanya yaitu ubur-ubur sekaligus menghindari predator dan panas ketika melewati laut yang hangat.

Sebagai perbandingan, penyelam scuba biasanya hanya turun sampai 30 meter saja. Penyu belimbing juga merupakan reptil laut tercepat dan mencapai kecepatan 35 kilometer per jam.

Ia bahkan cukup tangguh untuk menempuh jarak ribuan kilometer untuk bermigrasi bahkan menyeberangi benua yang berbeda. Jangkauannya sangat luas, bahkan ia pernah ditemukan di utara Newfoundland, Kanada, dan Amerika Selatan.

Mereka memiliki sistem pendingin tubuh dan tubuhnya memiliki banyak minyak yang dapat menjaga suhu tubuhnya lebih tinggi dari air laut di sekitarnya sehinga dapat beradaptasi dengan suhu air yang lebih dingin sekalipun.

Persebaran Penyu Belimbing

Penyu belimbing bisa ditemukan di perairan Samudera Hindia misalnya di Sumatera dan Selatan Jawa, perairan Laut Cina Selatan yaitu Paloh, dan perairan Samudera Pasifik terutama di Kawasan Kepala Burung Papua, dam di perairan Maluku.

Salah satu tempat untuk melihat penyu belimbing adalah di Pantai Sukamade, Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur. Lokasi taman nasional ini berada di antara Kabupaten Jember dan Banyuwangi.

Di sana, pengunjung bisa melihat proses penyu belimbing bertelur pada malam hari. Selain penyu belimbing, di pesisir pantai juga kerap menjadi tempat berkembang biak, penyu hijau, penyu sisik, dan penyu lekang.

Menurut keterangan Puji, petugas Resort Sukamade, biasanya penyu bertelur mulai pukul tujuh malam sampai subuh. Penyu butuh waktu 2-3 jam untuk menggali lubang sampai kembali ke laut.

Status Konservasi

Pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, dijelaskan bahwa seluruh penyu termasuk penyu belimbing telah masuk ke dalam jenis biota yang dilindungi.

Dalam Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna (CITES), penyu belimbing telah mendapatkan status Appendix I yang berarti dilarang untuk diperdagangkan secara internasional.

Sedangkan dalam badan konservasi dunia IUCN, penyu belimbing masuk kategori Critically Endangered (CR) atau sangat terancam punah.

Kehidupan penyu belimbing mendapatkan berbagai ancaman. Mulai dari pengambilan telurnya, perburuan untuk diambil dagingnya, perusakan pantai tempat bertelur, dan kematian yang tidak sengaja karena tertangkap kapal ikan atau tertabrak kapal.

Selain itu, pencemaran laut oleh plastik juga menjadi salah satu penyebab kematian penyu dan menyebabkan populasinya terus berkurang. Penyu sering mengira plastik adalah ubur-ubur kemudian tercekik saat menelannya. Phthalates yang merupakan bahan kimia dari plastik bahkan ditemukan dalam kuning telur penyu belimbing. [GNFI]

Pencabutan 180 IUP, Aktivis: Perusahaan yang Bermasalah Lolos dari Pencabutan IUP

0
Aktivis lingkunganmenyangsikan keberpihakan pencabutan IUP untuk memperbaiki ekosistem dan kesejahteraan sosial. (Foto: Betahita)

Nukilan.id – Pencabutan 180 IUP oleh pemerintah luput menyasar perusahaan tambang bermasalah. Aktivis lingkungan pun menyangsikan keberpihakan pencabutan izin untuk memperbaiki ekosistem dan kesejahteraan sosial.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Selatan, Kisworo Dwi Cahyono, menyebutkan sebanyak delapan perusahaan di Kalimantan Selatan masuk dalam daftar 180 perusahaan yang dicabut IUP-nya oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada Selasa pekan lalu (15/2/2022). Namun pencabutan ini dilakukan sekedar karena urusan administratif dan perusahaan tidak beroperasi.

Delapan perusahaan itu, enam merupakan pemegang IUP Batu Bara, yakni PT. Sri Madjid Energi, PT. Banjar lntan Mandiri, PT. Adiperkasa Terminal Dinamika, PT. Anugrah Daya Gemilang, CV. Anugrah Sukses Gemilang, dan PT .Anugerah Tambang Mulia.

Sedangkan dua perusahaan merupakan pemegang IUP Mineral, yakni PT Batulicin Bumi Bersujud dan Bumdes Karya Bersama.

Ia menyebutkan pemerintah justru tak menyasar perusahaan yang bermasalah, khususnya di Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Kementerian Investasi Cabut 180 Izin Usaha Pertambangan

“Pertama yg dicabut itu alasan administrasi, seperti tidak menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Kami ingin semua dievaluasi, baik operasi maupun eksplorasi,” ucap dia.

Salah satu perusahaan tersebut adalah PT. Mantimin Coal Mining (MCM). Perusahaan tambang batu bara tersebut akan beroperasi di kawasan Karst di Pegunungan Meratus.

Operasi perusahaan membahayakan lingkungan karena berada di pegunungan karst memiliki fungsi ekologis sebagai pemberi air bersih yang dapat mengatur tata hidrologis. Kalsel tercatat pernah mengalami bencana banjir besar pada awal 2021 lalu.

Walhi Kalsel sendiri telah menggugat SK Menteri ESDM nomor 441.K/30/DJB/2017 tentang Penyesuaian Tahap Kegiatan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Mantimin Coal Mining (PT. MCM) menjadi Tahap Kegiatan Operasi Produksi, pada tanggal 4 Desember 2017.

Mereka telah memenangi gugatan ini hingga upaya hukum kasasi di Mahkamah Agung pada 15 oktober 2019. MA juga menolak Peninjauan Kembali yang diajukan PT. MCM melalui putusan PK MA Nomor 15 PK/TUN/LH/2021, tanggal 04 Februari 2021.

Namun pengecekan di Minerba One Data Indonesia (MODI) milik Kementerian ESDM, PT MCM masih terdata sebagai pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

“Selanjutnya bagaimana dengan PT. MCM kenapa tidak dicabut, artinya pemerintah sendiri tidak patuh pada hukum,” keluhnya. [betahita]

Diego Simeone: Pemain Atletico Memiliki Semangat untuk Kalahkan MU

0
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone (Foto: goal)

Nukilan.id – Atletico Madrid akan menjamu Manchester United (MU) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (24/2/2022). Pelatih Atletico Diego Simeone mengungkapkan, timnya butuh semangat untuk bisa mengalahkan tim sekelas MU, seperti biasa yang dilakukan pemainnya setiap hari.

“Semoga besok kami akan memiliki semangat itu. Karena itulah cara kami bersaing dengan sangat baik. Saya hidup dari hari ke hari, Anda di sana untuk menilai pekerjaan kami,” ujar Simeone dikutip dari Football-Espana, Rabu (23/2/2022).

Simeone mengatakan, timnya harus bekerja keras dan berhenti berpikir apa yang telah dilakukan di hari kemarin tidak berarti. Apalagi Simeone menilai Man United sudah lebih kuat dan kompak saat ini. MU, lanjut dia, merupakan rival penting dengan kapasitas bertahan yang kuat dan kemampuan duel udara yang baik.

Baca Juga: Prediksi Liga Champions, Atletico Madrid vs Manchester United 24 Februari 2022

”Sulit menemukan area di mana mereka membuat kesalahan. Tapi saya selalu mempersiapkan pertandingan, mempelajari kekuatan rival kami, dan mencari cara untuk melukai mereka,” kata Simeone.

Atletico, meski berstatus sebagai juara bertahan La Liga Spanyol, saat ini berada di peringkat lima klasemen liga, memiliki poin yang sama dengan Barcelona di posisi keempat. Tapi Atletico tertinggal 15 poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid.

Pertandingan terakhir Atletico di kandang adalah saat kalah 0-1 oleh Levante. Tapi Atletico bangkit dengan kemenangan tandang 3-0 atas Osasuna akhir pekan lalu. [Republika]