Beranda blog Halaman 1736

Kejari Medan Utus Personil Eksekusi DPO Terpidana Joko ke Lapas Cipinang

0
Kajari Medan Teuku Rahmatsyah, JPU Ramboo Sinurat saat mengeksekusi terpidana dan tim Tabur Kejagung mengamankan Joko Haryono. (MOL/Ist)

Nukilan.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan Teuku Rahmatsyah telah mengutus personel JPU Pidana Umum (Pidum) untuk mengeksekusi Medan terpidana 2 tahun penjara, Joko Haryono alias Joko (64).

Daftar Pencarian Orang (DPO) jajaran Kejari Medan tersebut merupakan hasil tangkapan tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung (Tabur Kejagung) RI, Rabu (13/4/2022) lalu.

“Terpidananya sudah kita eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang. Bukan ke Lapas Kelas 1 Medan,” kata Teuku Rahmatsyah saat dikonfirmasi metro.online lewat pesan teks WhatsApp (WA), Sabtu (16/4/2022).

Pengeksekusian ke Lapas Cipinang oleh JPU Ramboo Loly Sinurat, Kamis (14/4/2022), setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terpidana (tes antigen-red).

Tabur Kejagung

Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana lewat siaran persnya yang diterima redaksi metro.online, Rabu malam (13/4/2022) merilis diamankannya terpidana 2 tahun penjara, Joko Haryono alias Joko dari Kedai Hayam Wuruk Jalan Hayam Wuruk Taman Sari, Kota Jakarta Barat (Jakbar).

Warga Jalan Sei Bagerpang, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu terkait perkara penipuan yang mengakibatkan kerugian terhadap korban Hastina, warhlga Kota Medan sebesar Rp1 miliar dan telah berkekuatan hukum tetap alias inkracht.

Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1091 K/Pid/2015 tanggal 5 Januari 2015, Joko Haryono alias Joko dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dan diancam melanggar pasal 378 KUHPidana dan dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun.

Terpidana ketika dipanggil secara patut untuk dieksekusi (menjalani putusan) tapi tidak datang memenuhi panggilan JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Oleh karenanya terpidana Joko Haryono alias Joko ditetapkan sebagai DPO.

Apresiasi

Hastina yang merupakan saksi korban penipuan terpidana, Kamis (14/4/2022) telah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Tabur Kejagung atas penangkapan terhadap Joko.

“Saya mengapresiasi langkah cepat tim Tabur Kejagung atas keberhasilan menangkapnya. Artinya masih ada keadilan di negara kita Indonesia ini, khususnya di Kota Medan,” ucap Hastina kepada wartawan di Medan.

Hastina yang sudah menunggu hasil akhir dari persidangan itu sejak 2015, “Tujuh tahun lamanya Saya menunggu keadilan ini. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Ternyata keadilan tidak tidur dan pelaku harus bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukannya kepada Saya selama ini,” terang wanita pebisnis asal Kota Medan itu.

Dengan tertangkapnya buronan Joko Haryono, maka Hastina berharap agar proses menjalani hukumannya dapat betul-betul dipantau. Sebab Hastina masih trauma terhadap gerakan Joko yang dianggap licin olehnya.

“Dulu sempat dia (terpidana Joko Haryono) itu dipenjara selama 3 bulan, namun hebatnya dia, bisa permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan majelis hakim saat itu,” pungkasnya.

Beli Kontan

Dalam dakwaan diuraikan, Hastina hendak membeli dua unit mobil merek Toyota Harrier dan Toyota Innova seharga Rp1.050.000.000 melalui Joko Haryono.

Saksi korban kemudian memberikan uang tunai Rp1 miliar dan 1 unit mobil Hyundai miliknya yang pasarannya saat itu seharga Rp50 juta.

Setahu bagaimana pihak Delta Mulia mengantarkan STNK asli mobil yang dibeli Hastina berikut amplop berwarna coklat berisi akad kredit di BII untuk mobil yang dibelinya. Tidak terima dengan perlakuan Joko, saksi korban Hastina pun melaporkan kasus penipuan terhadap dirinya ke kepolisian. [metro-online.co]

Tampil Berhijab saat Ramadhan, Kimberly Ryder Langsung Tuai Pujian

0
Kimberly Ryder. (Foto: Instagram/@kimbrlyryder)

Nukilan.id – Kimberly Ryder belum lama ini membagikan unggahan foto baru di Instagram, unggahan foto itu memperlihatkan penampilan Kimberly yang mengenakan hijab.

Kimberly lantas cerita sudah 3 tahun tak ikut melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Istri Edward Akbar ini senang karena akhirnya bisa kembali menjalankan ibadah puasa.

“Alhamdulillah akhirnya ikut puasa juga setelah 3 tahun kemarin tidak pernah berpuasa selama Ramadhan (hamil, hamil, menyusui exclusive!),” tulis Kimberly di Instagram yang dikutip pada Sabtu (16/4).

Kimberly Ryder belum lama ini membagikan unggahan foto baru di Instagram.
Unggahan foto itu memperlihatkan penampilan Kimberly yang mengenakan hijab.

Kimberly lantas cerita sudah 3 tahun tak ikut melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Istri Edward Akbar ini senang karena akhirnya bisa kembali menjalankan ibadah puasa.

“Alhamdulillah akhirnya ikut puasa juga setelah 3 tahun kemarin tidak pernah berpuasa selama Ramadhan (hamil, hamil, menyusui exclusive!),” tulis Kimberly di Instagram yang dikutip pada Sabtu (16/4).

Di lain hal, Kimberly juga memuji gaun serta hijab yang dikenakannya dalam unggahan foto tersebut.

“Anyway… MasyaAllah anggun2 sekaliii dress2 ini,” puji Kimberly.

Rupanya penampilan Kimberly yang mengenakan hijab ini juga mengundang pujian dari banyak rekan artis.

“MasyaAllah Kak Kim,” tulis @lb**cb.

“Cantikkk banget Kak Kim,” tulis @ja***ah.

“MasyaAllah.. cantiiiknya Kim,” tulis @ra***li.

Sumber: Insertlive

Survei Lingkar Sindikasi, Masyarakat Ingin Safrizal Jadi Pj Gubernur Aceh

0
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Dalam tahun ini, tepatnya pada tanggal 5 Juli 2022, kepemimpinan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Provinsi Aceh berakhir.

Berdasarkan hasil tracking yang dilakukan oleh Tim Lingkar Sindikasi dari beberapa referensi, nama-nama yang berpotensi menjadi pejabat sementara alias Plt pada posisi Gubernur Aceh masa transisi ialah sebagai berikut:

Pertama, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Dr Drs Safrizal Za MSi. Kedua, Rektor Universitas Malikussaleh 2018-2022 Prof Dr H Herman Fithra ST MT. Ketiga, Sekretaris Jenderal DPR RI Dr Ir Indra Iskandar MSi.

Survei ini dilakukan dalam rentang waktu 15 s/d 25 Februari 2022 dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan jumlah sampel pada survei ini yaitu 800 responden.

Berdasarkan hasil survei, diketahui bahwa hanya 1,4 persen responden yang tidak mengetahui Pilkada akan diselenggarakan pada tahun 2024, dan hanya 6,9 persen responden yang tidak mengetahui bahwa kepemimpinan ‘Nova Iriansyah’ sebagai Gubernur Aceh akan berakhir pada 5 Juli 2022, serta hanya 5,5 persen responden yang tidak mengetahui bahwa Jabatan Gubernur Aceh Tahun 2022-2024 akan diisi oleh Penjabat Pengganti Gubernur.

Berdasarkan hasil survei juga diketahui bahwa 44 persen responden mengharapkan tokoh dari Birokrat untuk menduduki posisi Penjabat Pengganti Gubernur; 36 persen responden mengharapkan tokoh dari Akademisi untuk menduduki posisi Penjabat Pengganti Gubernur; 10 persen responden mengharapkan tokoh dari Politisi untuk menduduki posisi Penjabat Pengganti Gubernur; dan 10 persen responden mengharapkan tokoh dari Praktisi untuk menduduki posisi Penjabat Pengganti Gubernur. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa masyarakat Aceh mengharapkan tokoh yang berasal dari birokrat untuk menduduki posisi Penjabat Pengganti Gubernur Tahun 2022-2024.

Menurut persepsi masyarakat Aceh, kandidat yang paling layak menjadi Penjabat Gubernur Aceh 2022-2024 terdiri dari: Dr. Drs. Safrizal Za, M.Si (40,9 persen), Prof. Dr. H. Herman Fithra, ST., MT. (39,8 persen), dan Dr. Ir. Indra Iskandar, M.Si (19,3 persen). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa masyarakat Aceh menginginkan Dr Drs Safrizal Za MSi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan untuk menduduki posisi sebagai Penjabat Gubernur Aceh Tahun 2022 s/d 2024. [Dialeksis]

Kura-Kura Duri, Reptil Endemik Indonesia yang Makin Langka di Alam

0
Kura-kura duri © Amzyrrashid Shutterstock

Nukilan.id – Kura-kura merupakan salah satu keluarga reptil yang umum ditemukan di Indonesia. Kura-kura juga termasuk reptil tertua dan primitif yang telah berevolusi jutaan tahun yang lalu dan ia hidup di seluruh dunia.

Hewan ini memiliki bentuk tubuh yang khas dan terbungkus dalam cangkang keras sebagai pelindung dari pemangsa.Tahukah Anda jika cangkang kura-kura terbuat dari tulang dan tulang rawan? Bagian atas cangkang disebut karapas dan bagian bawahnya disebut plastron. Keduanya bergabung di sepanjang sisi tubuh dan menciptakan kerangka yang kaku.

Salah satu jenis kura-kura langka ternyata bisa ditemukan di Indonesia. Beberapa waktu lalu, petugas Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) menemukan kura-kura duri (Heosemys spinosa) berukuran 7 cm ketika sedang berpatroli.

Kura-kura duri juga dikenal dengan beberapa nama dalam bahasa Inggris, seperti Spiny Terrapin, Spiny Turtle, Cogwheel Turtle, dan Sunburst Turtle. Seperti apa rupa kura-kura langka tersebut?

Berkenalan dengan kura-kura duri

Kura-kura duri memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu besar. Karapasnya ketika dewasa berukuran sekitar 21-24 cm dan bobot tubuhnya sekitar 1,5-2 kg. Karapas dewasa cenderung berwarna cokelat dengan garis pucat pada bagian tengahnya, sedangkan kepalanya berwarna cokelat kehitaman dan samar-sama bergaris merah.

Ia juga memiliki keping karapas yang bergerigi seperti duri, tetapi aka menghilang sering kura-kura tumbuh dewasa. Duri tersebut berfungsi melindunginya dari predator.

Kura-kura duri merupakan hewan diurnal, ia sangat aktif di siang hari dan termasuk spesies herbivora. Ia banyak makan buah-buahan yang jatih dari pohon dan berbagai tumbuhan hutan lainnya. Terkadang, ia juga memakan beberapa jenis invertebrata.

Seperti kebanyakan jenis kura-kura, ia cenderung hidup menyendiri tetapi mereka tidak teritorial. Tidak jarang beberapa kura-kura duri menempati lahan yang sama, namun jarang berinteraksi di luar kawin. Kehidupannya termasuk crespular, ia keluar selama jam-jam senja untuk mencari makan dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bersembunyi.

Ketika musim hujan tiba, ini akan merangsang kura-kura duri untuk berkembang biak. Kura-kura jantan akan menyenggol betina sebagai ajakan untuk kawin. Jika si betina bersedia, kura-kura jantan akan berenang di atasnya tanpa menggenggam dengan cakarnya. Ini adalah cara kura-kura duri bereproduksi secara tradisional. Sedangkan di penangkaran, kura-kura jantan akan dirangsang dengan percikan air dan mereka akan mengejar betina sebagai ajakan kawin.

Pengamatan di penangkaran menyatakan bahwa reproduksi kura-kura duri akan berlangsung pada bulan Desember dan Februari. Saat hujan atau dilakukan penyemprotan air, kura-kura jantan menjadi lebih bersemangat mengejar betina untuk kawin.

Betina dapat berkembang biak tiga kali setahun dan akan bertelur tiga sampai empat telur per musim. Ketika bertelur, kura-kura muda akan memiliki karapas yang lebih datar dan lebih berduri. Jika merasa terancam, ia akan mengeluarkan kotoran sebagai bentuk pertahanan diri.

Persebaran dan Habitat kura-kura duri

Kura-kura duri merupakan spesies endemik Indonesia yang dapat dijumpai di beberapa wilayah di Sumatra dan Kalimantan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya termasuk kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kepulaua Natuna, dan Nias. Namun, spesies ini juga ditemukan di beberapa negara Asia Tenggara seperti Myanmar, Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina.

Termasuk kura-kura air tawar, mereka kebanyakan berada di sungai-sungai dangkal di hutan hujan tropis dataran rendah hingga ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Namun, sebagai hewan semi-akuatik, ia juga sering naik ke daratan dan bersembunyi di antara tumpukan daun, semak-semak, atau rerumputan. Di hutan Sumatra, kura-kura duri juga kerap ditemukan di cekungan tanah bekas pijakan kaki gajah.

Ancaman terbesar bagi kehidupan kura-kura duri adalah manusia. Manusia menjadikan kura-kura duri sebagai hewan peliharaan, mengambil hewan-hewan ini dari habitat aslinya, juga menjualnya sebagai hewan peliharaan atau daging eksotis.

Kura-kura duri telah menyandang status Endangered (Terancam) dalam daftar merah IUCN dan masuk daftar Appendix II oleh CITES. Populasi di habitat aslinya semakin berkurang tetapi jumlahnya belum diketahui secara pasti. Penurunan populasinya disebabkan oleh berkurangnya daerah hunian, serta maraknya perburuan dan perdagangan liar. [GNFI]

Ini Dampak Banjir Bandang 5 Kecamatan di Aceh Tenggara

0
Rumah warga, Dampak dari Banjir Bandang di Aceh Tenggara, (Foto: Dok. BPBA)

Nukilan.id – Banjir Bandang yang melanda 5 Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, menyebabkan banyak rumah warga, ruas jalan dan Infrastruktur masyarakat lainnya tergenang lumpur.

Itu laporan yang diterima Nukilan.id dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Tenggara, Jum’at (15/4/2022).

Adapun Dampak Material yang diakibatkan dari Banjir tersebut adalah:

1. Jalan Nasional Terendam Lumpur dan sudah bisa di lalui Desa kuning I Kecamatan Bambel, jalan nasional terendam Lumpur dan tidak bisa di lalui Desa Pasir Puntung dan Desa Lawe Beringin Kecamatan Semadam, jalan nasional terendam lumpur dan tidak bisa di lalui Desa Kayu Mbelin Kecamatan Lawe sigala-gala.

2. Terendamnya pemukiman warga dengan ketinggian 20 cm – 30 cm
3. Ponpes Nurul Islam Banjir Dan Terendam Lumpur
4. Tersumbat jembatan di Desa kuning I kecamatan Bambel
5. Tersumbat jembatan di Desa Pasir puntung kecamatan Semadam
6. Tersumbat jembatan di Desa Kayu Mbelin kecamatan Lawe sigala-gala
7. Tanggul Sungai Lawe Kinga Desa Buah Pala Jebol Kiri Dan Kanan -+ 50 M
8. Terendamnya 10 rumah pemukiman penduduk akibat saluran drainase tidak mampu menampung debit air
9. Jembatan di Desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam putus (Rusak Berat)
11. Masjid An Nur Desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam terendam lumpur
12. Kantor kepala Desa Lawe Beringin
13. SD MIN 8 Aceh Tenggara Desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam
14. 37 rumah penduduk desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam Rusak Berat (hancur)
15. Sebelas (11) rumah penduduk desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam Rusak sedang
16. Tiga puluh tiga (33) rumah penduduk desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam rusak ringan
17. Satu (1) Balai Pengajian Anak-anak Desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam Rusak Berat (Hancur)
18. Jembatan penghubung antar Desa Lawe Beringin Gayo
19. Irigasi persawahan desa Lawe Beringin Gayo Kecamatan Semadam
20. Sebelas (11) rumah penduduk terendam lumpur desa Lawe Mejile Kecamatan Semadam rusak ringan

Dari segi warga yang mengungsi
37 KK/148 Jiwa di Desa Lawe Beringin Gayo mengungsi di HKBP Desa Lawe Beringin Boras Kecamatan Semadam saat terjadinya banjir Bandang.

Untuk saat ini, pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing melakukan pembersihan dan tidak ada memakan Korban Jiwa.

Adapun upaya yang dilakukan oleh BPBD Aceh Tenggara dalam menangani bencana Banjir Bandang ini adalah, dengan menurunkan 2 Alat Berat Excavator melakukan pengerukan, melakukan koordinasi lintas Sektor terkait penanganan Banjir dan pendataan dan kaji cepat serta PUPR menurunkan Alat Berat Loader dan greader guna pembersihan jalan.

Dengan Kondisi terakir, Masih dilakukan pengerukan di jembatan yang tersumbat.

Petugas piket Pengendali dan Pengoperasian Petugas Piket (PUSDALOPS) BPBA, Khaira Sukma Junina, Anri Nimala Bahar, Rosdiana.

Banjir Bandang Genangi 5 Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara

0
Banjir Bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, (Foto: BPBA)

Nukilan.id – Laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh ( BPBA) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Tenggara menjelaskan terkait bencana Banjir Bandang pada 14 April 2022  yang menggenangi 5 kecamatan di Aceh Tennggara.

Adapun Kronologi terjadinya Banjir Bandang ialah, akibat curah hujan dengan intensitas sedang-tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Tenggara menyebabkan debit sungai lawe kinga, sungai pasir puntung dan sungai kayu Mbelin naik.

Sehingga terjadinya peluapan yang di sebabkan Jebol Tanggul sungai lawe kinga dan terjadi pendangkalan serta tersumbat di jembatan kecamatan yang terdampak akibat kayu yang dibawa arus sehingga mengakibatkan banjir ke pemukiman warga serta Ponpes Nurul Islam, dan menghambat Jalan Nasional,” info tersebut disampaikan oleh BPBA kepada Nukilan.id Jum’at (15/4/ 2022).

Adapun lokasi kejadian di Kabupaten Aceh Tenggara

  • Kecamatan Bambel, Desa Pinding, Desa Kuning I, Desa Lawe Hijo
  • Kecamatan Semadam, Desa pasar puntung, Desa Kampung Baru, Desa Lawe Beringin, Desa Simpang, Desa Lawe Mejile, Desa Sukamakmur
  • Kecamatan Lawe sigala-gala, Desa Kayu Mbelin
  • Kecamatan Lawe sumur, Desa Buah Pala, Desa Teger Miko, Desa Kuta Lesung
  • Kecamatan Babul Makmur, Desa Sejahtera Baru

Tiga Tokoh Besar Bergabung ke NasDem Aceh, Muslim Ayub: Ini Energi Baru

0
Sekretaris DPW Partai NasDem Aceh dan mantan anggota DPR RI, Muslim Ayub. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Tiga tokoh besar bergabung ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Aceh. Ketiganya yaitu mantan Sekda Kota Lhokseumawe Dr. Bukhari, AKS, MM, mantan Sekretaris Dinas Sosial Aceh Drs. Burhanuddin, MM, dan mantan Anggota DPR Aceh periode 2004-2019 Dr. H. Jamaluddin T Muku, M.Si.

Dikabarkan, ketiganya datang langsung ke kantor DPW Nasdem Aceh dan langsung membuat Kartu Tanda Anggota (KTA). Kedatangan mereka ke DPW juga diterima dengan hangat oleh Sekretaris Wilayah Nasdem Aceh Muslim Ayub.

Sekretaris DPW NasDem Aceh saat menyerahkan SK kepada mantan Anggota DPR Aceh periode 2004-2019 Dr. H. Jamaluddin T Muku, M.Si. (Foto: Ist)

Muslim Ayub melalui seluler menjelaskan, ihwal kedatangan ketiga tokoh besar itu dan bergabung ke Nasdem Aceh disebabkan karena mereka memandang Partai Nasdem mampu menyuarakan aspirasi yang menyangkut kepentingan rakyat.

“Mereka juga mengaku terkesima dengan sosok Surya Paloh yang memang seorang pimpinan partai politik dan menjadi satu-satunya orang asli Aceh yang memimpin partai politik di nasional,” ujar Muslim Ayub kepada Nukilan, Banda Aceh, Jumat (15/4/2022).

Para pengurus DPW NasDem Aceh saat meninjau pembangunan gedung 5 lantai kantor DPW NasDem Aceh di Banda Aceh. (Foto: Ist)

Muslim menyatakan, ketiga tokoh besar yang bergabung itu juga akan dipersiapkan untuk kontestasi Pemilu 2024. Masing-masing dari ketiga tokoh tersebut akan mencalonkan diri pada posisi Walikota Lhokseumawe, Bupati Aceh Tamiang, dan juga Anggota DPR Aceh.

“Ini energi baru bagi Nasdem. Kehadiran mereka membuat saya yakin bisa mendongkrak suara Nasdem menjadi pemenang Pemilu di Aceh,” tuturnya.

Dikabarkan, Partai Nasdem Aceh sudah memiliki banyak karakter baru. Dengan banyaknya anggota baru, Partai Nasdem Aceh menyatakan siap tempur pada kontestasi Pemilu 2024.

Para pengurus DPW NasDem Aceh saat meninjau pembangunan gedung 5 lantai kantor DPW NasDem Aceh di Banda Aceh. (Foto: Ist)

Bagi Muslim, banyaknya karakter baru yang bergabung ke Nasdem menjadi pertanda bahwa partai Nasdem sudah dicintai oleh masyarakat Aceh.

“Nasdem juga sangat strategis dalam politik. Nasdem punya nilai tawar yang tinggi. Tokoh-tokoh hebat yang tahu masa depan Nasdem akan cemerlang, mereka akan berlabuh ke Nasdem,” pungkasnya. []

Safari Ramadhan, TRH Silaturahmi ke 5 Kabupaten Kota di Barat Selatan

0
Saat Melakukan Safari Ramadhan, ke 5 Kabupaten Kota di Barat Selatan

Nukilan.id – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1443 H, Teuku Riefky Harsya (TRH) dan Tim melaksanakan Safari Ramadhan ke beberapa daerah di Barat Selatan Aceh. Dimulai dari Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan dan berakhir di Subulussalam.

TRH mengisi kegiatan Safari Ramadhan kali ini dengan berbagi rezeki (sembako), silaturahmi dan mengunjungi beberapa Dayah serta Ziarah ke makam Ulama.

“Alhamdulillah saya bisa kembali turun ke Aceh barat dan selatan, hari ini kegiatan kami isi dengan silaturahmi, berbagi sembako dan juga meninjau prmbangunan asrama kampus, esok akan dilanjutkan hal serupa ditambah dengan silaturahmi serta ziarah ke makam ulama,” tutur TRH.

Terik panas matahari serta lokasi Safari Ramadhan yang berada hingga ke Pelosok Desa tidak menyurutkan antusias TRH untuk menyapa dan menjalin Silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat.

Melalui Safari Ramadhan, TRH berharap dapat melihat situasi dan kondisi terkini di berbagai wilayah Barat Selatan Aceh dalam rangka mendengar aspirasi masyarakat.

“Maknanya adalah Berbagi, Kebersamaan dan Mempererat Tali Persaudaraan, safari ramadhan ini saya harap mampu meningkatkan kepedulian sosial bagi siapapun. Saya sangat senang mendapat sambutan yang ramah oleh masyarakat.”

Tak lupa TRH juga berpesan kepada masyarakat Aceh agar tetap waspada dan menjaga kesehatan serta keimanan selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.

9 Tuntutan IPPEMAS pada DPRK Sabang Diantaranya, Tersedia dan Stabil Harga Sembako

0
PB IPPEMAS Menyerahkan Petisi Tuntutan pada DPRK Sabang, (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Pengurus Besar Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sabang (PB-IPPEMAS) melakukan Audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Sabang untuk menyampaikan beberapa tuntutan dan aspirasi masyarakat. Salah satunya meminta DPRK untuk mendesak Pemerintah Kota Sabang memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok sampai menjelang lebaran Idul Fitri ini.

Pelaksanaan audiensi tersebut, langsung disambut oleh Wakil Ketua DPRK Sabang, Ferdiansyah, beserta jajaran anggota dewan pada Kamis, (14/4/2022).

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum PB-IPPEMAS, Zarman Syahputra Uly, menyampaikan aspirasi masyarakat, pemuda dan mahasiswa sabang, terkait dengan isu-isu strategis yang telah di himpun dalam rentang waktu setahun periode masa kepengurusannya. Adapun, isu-isu yang telah tersebut kemudian terangkum dalam 9 poin tuntutan, yakni:

  1. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang untuk mendesak Pemerintah Kota Sabang memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok sampai menjelang lebaran Idul Fitri 1443 H.
  2. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang mendesak Pemerintah Kota Sabang untuk memastikan minyak goreng tetap di harga HET (Harga Eceran Tertinggi) sampai kondisi kembali stabil.
  3. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang meningkatkan fungsi pengawasan terhadap akses dan fasilitas Pariwisata di Kota Sabang.
  4. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang meningkatkan fungsi pengawasan terhadap kebijakan Pemerintah tentang PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Sabang.
  5. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang meningkatkan fungsi pengawasan terhadap Anggaran Beasiswa Pendidikan Kota Sabang.
  6. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang menyuarakan aspirasi pelajar dan mahasiswa untuk menyediakan sarana internet umum di 3 titik lokasi pada setiap kecamatan di Kota Sabang.
  7. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang menyuarakan aspirasi pelajar dan mahasiswa Sabang di perantauan untuk segera merenovasi Asrama Putra dan Putri IPPEMAS di Banda Aceh.
  8. PB-IPPEMAS meminta DPRK Sabang menyuarakan aspirasi pemuda dan mahasiswa Kota Sabang agar dilibatkan pada setiap event dan/atau kegiatan yang ada di Kota Sabang.
  9. PB-IPPEMAS menuntut DPRK Sabang berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa jabatan serta meminta DPRK Sabang agar Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) dimanfaatkan tepat sasaran sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Proses audensi berjalan dengan baik, dan semua tuntutan diterima, namun kita akan terus memantau dan mengawal, agar semua tuntutan dapat terealisasi.

LPEI Bersama Pemerintah Aceh Siap Kembangkan Ekspor Nasional UMKM di Aceh

0
Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT, melakukan Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Aceh dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang disaksikan langsung oleh Ka.Kanwil (DJKN) Aceh, Syukriah HG, di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis, (14/4/2022).

Nukilan.id – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Aceh, dalam upaya meningkatkan ekspor nasional. Penandatanganan kerja sama itu dilakukan di Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis 14/04/2022 pagi, dan disaksikan langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Provinsi Aceh, Syukriah.

Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT., mengatakan, kolaborasi antara DJKN dengan LPEI itu dilakukan untuk memberikan fasilitas pembiayaan bagi pelaku UMKM dan koperasi, guna memperkuat sektor usahanya. Pemerintah berharap, dengan dukungan itu, sektor UMKM dan koperasi bisa naik kelas menjadi usaha yang berorientasi kepada ekspor.

“Langkah Pemerintah ini tentu layak kita sambut, mengingat sektor UMKM merupakan tulang punggung penggerak ekonomi dalam negeri,” kata Nova.

Menurutnya, secara nasional sektor UMKM menyerap lebih dari 117 juta tenaga kerja. Di mana, tercatat 60,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia disumbangkan oleh perusahaan UMKM.

“Karena itu, wajar jika UMKM memiliki peran penting dalam pemulihan roda ekonomi negeri kita,” tutur Nova.

Ditambahkan, pandemi Covid-19 telah membuat semua sektor UMKM mengalami kontraksi tinggi. Karena itu Pemerintah Aceh sangat mendukung langkah pemerintah pusat, dalam hal ini LPEI untuk membangkitkan kembali kontribusi UMKM dalam kehidupan ekonomi masyarakat.

“Kerja sama DJKN dan LPEI layak kita perkuat, agar UMKM dan koperasi segera bangkit kembali memperkuat ekonomi bangsa kita,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Nova, alasan lain Pemerintah Aceh sangat antusias mendukung langkah Pemerintah memperkuat sektor UMKM ini, dikarenakan gerak usaha UMKM dan Koperasi di Aceh sangat dominan. Dari data Dinas Koperasi dan UKM Aceh, disebutkan jika sampai akhir 2019 terdapat sekitar 95 ribu UMKM dan koperasi di seluruh Aceh, di mana sektor ini menyerap hampir 85 persen tenaga kerja. Tidak heran jika kontribusi UMKM terhadap PDRB Aceh mencapai 55,56 persen.

“Langkah pemerintah mendorong UMKM dan Koperasi di Aceh agar berorientasi kepada ekspor tentu saja sebuah kesempatan yang tidak bisa kita lewatkan. Kita yakin, dari sekian banyak UMKM dan koperasi yang ada di daerah ini, tidak sedikit yang mampu menghasilkan produksi yang layak dipasarkan di tingkat internasional. Lagi pula jaringan transportasi dari Aceh ke luar negeri semakin terbuka, sehingga peluang melakukan aktivitas ekspor semakin besar,” kata Nova.

Pemerintah Aceh berharap kiranya MoU ini dapat segera diaplikasikan, agar pegiat UMKM dan Koperasi di Aceh siap mengatur langkah guna merebut peluang yang ada. “Pemerintah Aceh juga akan memberi berbagai kemudahan bagi sektor UMKM dan koperasi untuk kelancaran usaha ekspor ini. Dengan demikian, kerja sama ini tidak hanya bisa melahirkan eksporter baru dari Aceh, tapi juga memperkuat misi Pemerintah Aceh untuk mengaktifkan jalur transportasi dan gerbang ekspor yang ada dari daerah kita ini,” kata Nova.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso, mengatakan LPEI/Indonesia Eximbank merupakan Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI.

Kesepakatan bersama yang difasilitasi oleh Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh itu adalah bagian dari Program Pojok SMV. Di mana kerja sama antara pihaknya dan pemerintah Aceh, tentang pengembangan kapasitas industri kecil dan menengah, koperasi, serta usaha mikro kecil dan menengah berorientasi ekspor.

Ada beberapa produk unggulan Aceh seperti kopi, minyak nilam, dan ikan tuna yang memiliki potensi ekspor yang besar untuk ditingkatkan. Tercatat hampir 75 ribu pelaku UMKM di Aceh yang sebagian di antaranya merupakan UMKM yang berorientasi ekspor.

Potensi itu, kata Rijani, akan dapat dimaksimalkan melalui program pengembangan UMKM berorientasi ekspor LPEI seperti Coaching Program for New Exporter (CPNE), Business Matching Program, dan Desa Devisa.

“Kami sangat yakin bahwa potensi komoditas ekspor di wilayah Aceh yang dikolaborasikan dengan berbagai program LPEI dapat memacu pertumbuhan ekspor di Sumatera khususnya di Aceh,” kata Rijani.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kanwil Bea Cukai Safuadi, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Provinsi Aceh Negara Syukriah, Kepala OJK Yusri, Deputi Perwakilan BI Aceh Amir Hamzah, Dirut Bank Aceh Haizir Sulaiman dan Plt Dirut Bank Pembangunan Rakyat Syariah Mustaqim, Staf Ahli Gubernur Aceh Iskandar Syukri, Anggota Forum 9 Kementerian Keuangan, Kepala Bappeda Aceh T. Ahmad Dadek, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Helvizar Ibrahim, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Mohd Tanwier, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Muhammad Iswanto, Kepala Biro Umum Setda Aceh T. Adi Darma dan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Syakir. []