Beranda blog Halaman 1637

Melihat Danau Tempe, Penghasil Ikan Tawar Terbesar di Dunia

0
Danau Tempe © Shutterstock/Daniel Karfik

Nukilan.id – Danau Tempe merupakan salah satu pesona alam yang dimiliki oleh Sulawesi Selatan. Danau yang terbentuk secara alami ini menempati posisi kedua sebagai danau terbesar di Provinsi Sulsel.

Terbentuk bersamaan dengan daratan Sulawesi yang berada di atas lempeng Australia dan Asia, danau ini memiliki area yang luas yakni sekitar 350 km persegi. Luas wilayahnya berada di tiga kabupaten, yakni Wajo, Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Soppeng.

Suryadin Laoddang, warga sekitar mengungkapkan dahulu Danau Tempe merupakan penghasil Red Beans atau kacang merah terbesar, mulai abad ke-8 Masehi sampai ke abad 14 Masehi.

Kacang merah merupakan kacang yang paling mahal di Eropa terutama di Rusia dan cikal bakalnya dari pinggiran Danau Tempe. Kacang merah dalam bahasa Bugis disebut dengan Cempe yang kemudian menjadi nama danau.

“Dan ini kemudian berulang-ulang dari generasi ke generasi sehingga berubah nama menjadi tempe dan itu adalah asal mula penamaan dari pada Danau Tempe,” ungkap pria yang bekerja sebagai dosen yang dimuat di Poros Nusantara.

Danau ini juga menjadi tempat mencari penghidupan bagi masyarakat lokal, hal ini bisa dilihat dari kejauhan beberapa rumah apung milik nelayan. Rumah tradisional ini keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri.

Rumah apung tersebut terbuat dari bambu dan dibangun tanpa sekat, hanya ada satu ruangan yang ada di rumah apung tersebut. Dengan berada di rumah apung itu, Anda bisa melihat beragam jenis bunga air sambil menunggu matahari terbit atau terbenam.

Selain menyajikan pesona alam yang masih asri, masyarakat lokal juga masih mempertahankan budaya lokal yang biasa dilaksanakan di sekitar Danau Tempe. Acara ini adalah Festival Maccera Tappareng.

Festival ini adalah upacara untuk menyucikan danau yang diselenggarakan setiap tanggal 23 Agustus dan merupakan acara tahunan. Dalam acara ini penyembelihan sapi yang dipimpin oleh ketua nelayan, kemudian diikuti berbagai atraksi menarik.

Beberapa atraksi yang dipertontonkan adalah lomba perahu tradisional, lomba perahu hias, lomba permainan rakyat, pemilihan anak dara dan kallolona, lomba menabuh lesung, musik tradisional dan lainnya.

Danau Tempe juga memiliki kekayaan ikan tawar yang melimpah, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Melimpahnya ikan di sini telah menjadi sumber mata pencaharian bagi warga sekitar.

Melimpahnya ikan air tawar

Sebagai danau purba yang luasnya mencapai 13 ribu hektare, keberadaan Danau Tempe merupakan tumpuan bagi sungai dan anak sungai yang ada di sekitarnya. Tercatat ada 1 sungai dan 28 anak sungai yang bermuara di danau tersebut.

Danau Tempe memiliki kekayaan ikan tawar yang melimpah. Di bawah permukaan danaunya terdapat beragam spesies ikan tawar, dan ada beberapa spesies yang tidak dapat ditemui di tempat lain.

Ikan tersebut populer di masyarakat setempat dengan nama Bale Bungo yang dikategorikan termasuk jenis ikan langka. Selain ikan air tawar untuk dikonsumsi, Danau Tempe juga memiliki ikan hias air tawar, seperti Ikan Celebes Rainbow.

Hasil pengamatan langsung dari tangkapan nelayan, ada 12 jenis ikan bernilai ekonomi yang umum ditemui di Danau Tempe. Jenisnya yakni kandea, bungo, nila, mujair, doyok, cambang, kanjilo, lapuso, patin, mas, lele, dan oseng.

Selain itu ada juga ikan yang semakin sulit ditemui akhir-akhir ini yakni ikan biawang yang belum diketahui penyebabnya. Tetapi hal ini terjadi rusaknya ekosistem di sekitar Danau Tempe karena pengaruh alam dan manusia.

Keanekaragaman ikan di Indonesia saat ini memang menghadapi ancaman dari berbagai aktivitas. Dari 87 jenis ikan Indonesia yang terancam punah, diketahui 66 spesies (75 persen) di antaranya adalah ikan air tawar.

Di Sulawesi, tercatat ikan air tawar sebanyak 62 jenis dan di antaranya merupakan jenis endemik. Dimuat Terkini, Red Miller menyebut menurunnya stok ikan tawar di Indonesia disebabkan beberapa faktor.

Seperti kerusakan/lenyapnya habitat (35 persen), introduksi spesies eksotik (30 persen), eksploitasi spesies yang berlebihan (4 persen), dan sisanya kerana pencemaran yakni persaingan penggunaan air dan perubahan iklim (31 persen).

Penurunan jumlah produksi jenis ikan dan distribusi di Danau Tempe juga disebabkan penyurutan perairan dan penangkapan ikan yang intensif serta menurunnya kualitas perairan atau habitat.

Penurunan ini terjadi karena masuknya sampah plastik, pestisida, dan pupuk ke danau pada musim air tinggi yang disebabkan sedimen terbawa oleh Sungai Bila dan Wallanae ke dalam Danau Tempe.

Pemulihan danau

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wajo, Nasfari mengatakan penurunan kualitas ekosistem di Danau Tempe menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi sesegera mungkin.

Menurutnya persoalan yang hingga sekarang belum bisa diatasi adalah bagaimana membersihkan sedimentasi yang dari waktu ke waktu terus menebal. Padahal, terjadinya sedimentasi yang terus bertambah, akan membuat daya tampung air danau turun drastis.

Karena itu, jelasnya, upaya pemulihan ekosistem danau diperlukan langkah teknis melalui pengerukan danau dan bendungan gerak. Dengan pengerukan yang dilakukan secara rutin, dirinya yakin suplai air bisa tetap stabil dan memenuhi kebutuhan warga.

“Perlu diketahui, Danau Tempe ini sangat penting untuk mensuplai kebutuhan air bagi masyarakat, dan pengairan untuk pertanian dan perikanan,” ungkapnya yang dimuat Mongabay Indonesia.

Seperti yang diketahui, danau yang mengalami sedimentasi parah tak akan mampu lagi menampung limpahan air dan akibatnya hanya sampai ke kedalaman sekitar 7 meter saja air masuk ke dalam danau.

Ketika musim hujan, danau tidak mampu menampung limpahan air, sementara pada musim kemarau, Danau Tempe juga tidak bisa memasok air untuk kebutuhan air. Kondisi danau yang kering, dimanfaatkan warga dengan menanam jagung dan kacang panjang.

Hal yang lebih memprihatinkan adalah dari waktu ke waktu permukaan danau terus diserang tanaman eceng gondok. Pertumbuhan yang cepat membuat sedimentasi semakin menebal dan mengancam permukiman warga yang ada di sekitar danau.

Ancaman ini juga terjadi terhadap aktivitas perikanan budidaya yang semakin mengecil. Hal ini ditambah, para nelayan dan pemilik modal yang berlomba untuk membuka kawasan perairan itu dan memberi penanda berupa patokan bambu.

Agar kondisi perairan tidak semakin memburuk, Kementerian Kelautan dan Perikanan memutuskan untuk melakukan pelepasliaran benih lokal. Direktur Kawasan dan Kesehatan IKAN KKP, Arik Wibowo menyebut ada 265.000 ekor ikan yang dilepasliarkan.

“Ikan yang dilepasliarkan itu adalah ikan tawes, jelawat, dan baung yang biasa hidup di dalam danau tersebut,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, salah satu tujuan dilakukan pelepasliaran ini adalah untuk memulihkan ekosistem Danau Tempe yang terus mengalami penurunan. Padahal Danau Tempe, baginya merupakan aset yang harus dipulihkan daya dukungnya. [GNFI]

Kebun Binatang Surabaya Berhasil Tetaskan 29 Bayi Komodo

0
Kebun Binatang Surabaya berhasil menetaskan 29 bayi komodo menggunakan inkubator./Foto: Juni Kriswanto/AFP

Nukilan.id – Kebun Binatang Surabaya dilaporkan berhasil menetaskan belih dari dua lusin bayi komodo (Varanus komodoensis), di penangkaran dalam beberapa bulan terakhir, sebagai bagian dari program pengembangbiakan. Keberhasilan penetasan lusinan bayi komodo ini menawarkan harapan untuk melestarikan satwa terancam punah itu.

Kadal hidup terbesar di Dunia yang hanya dapat ditemukan di Taman Nasional Komodo yang terdaftar sebagai Warisan Dunia dan Flores ini jumlah populasinya di alam hanya sekitar 3.458 spesies, termasuk yang berusia dewasa.

Reptil menakutkan ini dapat tumbuh hingga tiga meter panjangnya dan beratnya mencapai 90 kilogram. Satwa dilindungi satu ini kini terancam oleh aktivitas manusia dan perubahan iklim yang menghancurkan habitat mereka.

Program penangkaran di kota terbesar kedua di Indonesia, yakni surabaya, mencoba mengubah kondisi komodo dengan mengembangbiakkan komodo melalui inkubator sejak Februari hingga Maret 2022. Hasilnya 29 bayi komodo berhasil ditetaskan.

“Kami memiliki habitat yang mencerminkan habitat alami komodo, termasuk kelembaban dan suhunya,” ujar Chairul Anwar Direktur Kebun Binatang Surabaya kepada AFP.

Bayi-bayi komodo yang baru lahir itu ditetaskan dari telur yang dihasilkan dua komodo betina, setelah telur-telurnya ditempatkan dalam inkubator demi mencegah dimakan oleh induknya atau komodo lainnya. Perlu diketahui, komodo betina tidak membutuhkan komodo jantan untuk dapat membuahi telur.

Kebun Binatang Surabaya memulai programnya sejak 1990-an sebagai bagian dari upaya melestarikan spesies di kota yang terletak lebih dari 700 kilometer dari habitat alami naga itu.

Setelah sekian kelahiran yang terjadi, kebun binatang itu kini memiliki kolieksi sekitar 134 komodo. Jumlah itu menjadikannya kelompok terbesar komodo di luar habitatnya di gugusan pulau di sebelah timur Bali.

Dalam laporan tahunannya, Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam memperingatkan bahwa habitat spesies yang terancam punah ini diperkirakan akan menyusut hingga 30 persen dalam 45 tahun ke depan, dikarenakan naiknya permukaan laut.

Anwar mengatakan, komodo tidak akan dilepaskan kembali ke alam liar di Pulau Komodo atau Flores sampai kondisinya habitatnya membaik.

“Pulau Komodo masih bekerja untuk meremajakan hutan,” kata Anwar. Saat ini mangsa alami komodo, seperti rusa, populasinya di habitat menurun. [Betahita]

Tiga Rumah di Emperom Banda Aceh Hangus Terbakar

0

Nukilan.id – Tiga unit rumah dilalap si jago merah di Jalan Raya Krueng Neng, Gampong Emperom Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 22.30 Rabu (6/7/2022).­

Ketiga rumah terbakar itu milik Asmadi (60) dan Yulian (33). Sedangkan dua unit rumah Yulian disewakan kepada Sofyan (34) dan Maulana (26).

Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Yudi mengatakan, informasi dari saksi Ahmadi (60) diduga api bermula dari kulkas ruang tengah rumahnya.

“Penyebabnya korsleting kulkas yang berada di ruang tengah berasap dan dalam hitungan menit api cepat menjalar kebagian rumah di sebelahnya penyewa Sofyan (34) dan Maulana (26),” ucap Yudi.

Lebih lanjut , Melihat api sudah menjalar warga sekitar langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk bantuan pemadaman api.

“Sekiranya pukul 23.05 WIB api dapat dipadamkan dan selanjutnya dilakukan upaya pendinginan, dan selesai bertugas armada kembali ke pos pukul 00.15 wib,” ujar Yudi.

Saat proses pemadaman turut dibantu petugas PLN, Polsek Jaya Baru bersama Polresta Banda Aceh, personil Kodim, Koramil setempat, relawan ERPA dan RAPI dalam pengamanan di lokasi kejadian.

Sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa dan penyebab kebakaran diduga korsleting listrik pada kulkas namun pengembangan lanjutan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Reporter: Reji

Zarwatun Niam Resmi Jabat Ketua DPC Demokrat Aceh Besar

0
Ketua DPC Demokrat Aceh Besar, Zarwatun Niam bersama Sekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya dan Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim. (Foto: Ist).

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Zarwatun Niam resmi menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Aceh Besar periode 2022-2027 2022-2027.

Hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Nomor: 188/SK/DPP.PD/DPC/VII/2022, yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal, Teuku Riefky Harsya (TRH).

SK tersebut diserahkan langsung Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh, Muslim kepada Zarwatun Niam di Auditorium Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2022).

Saat dikonfirmasi, Zarwatun Niam membenarkan bahwa dirinya telah menerima SK dari DPP Partai Demokrat di Jakarta.

“Alhamdulillah, saya telah menerima SK Ketua DPC Demokrat Aceh Besar dari Ketum AHY dan Sekjen Teuku Riefky yang diserahkan oleh Ketua DPD Demokrat Aceh, Bang Muslim di Kantor DPP kemarin,” kata Pria yang akrab disapa Niam itu saat dikonfirmasi Nukilan, Rabu (6/7/2022).

Politisi Muda Partai Demokrat itu mengucapkan terima kasih kepada para kader DPC Demokrat Aceh Besar, Ketua DPAC, Ketua DPD beserta seluruh pengurus, terutama kepada Ketum AHY, Sekjen Teuku Riefky yang telah mempercayainya untuk menahkodai Demokrat Aceh Besar.

“InsyaAllah, dengan amanah ini kita akan terus bekerja keras dengan segala upaya untuk memenangkan partai Demokrat pada Pemilu tahun 2024 mendatang, baik di Pileg, Pilpres dan Pilkada,” ucap Niam dengan penuh semangat.

Ia mengatakan, saat penyerahan SK tersebut, DPP Partai Demokrat dalam hal ini Sekjen Teuku Riefky Harsya berpesan agar seluruh kader di Aceh khususnya Aceh Besar untuk tetap solid bekerja untuk memperjuangkan hak-hak rakyat.

“Karena itu, kita berharap kepada seluruh kader agar tetap bersatu dan bersama-sama membakar semangat kita untuk menggerakkan roda organisasi partai yang kita cintai ini demi kejayaan dan kemenangan partai Demokrat di Kabupaten Aceh Besar. Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit,” pungkas Niam.

Untuk diketahui, dengan diterimanya SK tersebut, maka Zarwatun Niam saat ini tercatat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Termuda di Provinsi Aceh. []

Saran Demokrat Aceh untuk Pj Gubernur Achmad Marzuki

0
Sekretaris DPD Partai Aceh Arif Fadillah. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD-PD) Aceh Arif Fadillah berharap Penjabat (pj) Gubernur Aceh Mayjen TNI Purnawirawan Achmad Marzuki dapat membangun komunikasi yang baik antara eksekutif dan Legislatif dalam membangun Aceh.

“Pak Pj Gubernur harus bisa membangun komunikasi yang konstruktif dengan legislatif, agar Aceh dapat dibangun bersama-sama tanpa saling menyalahkan,” kata Arif Fadillah kepada Nukilan.id, Selasa (6/7/2022).

Selain itu–dia juga menyarankan agar Pj Gubernur fokus pada program kerja yang menyentuh hidup rakyat Aceh, seperti penguatan pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

“Yang penting dapat membangun kerja yang bebas Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KK),” ujarnya.

Arif Fadillah yang pernah menjabat Ketua DPRK Kota Banda Aceh juga menekankan agar Pj Gubernur turut memperjuangkan perpanjangan otsus Aceh, menjaga kelanjutan perdamaian Aceh, dan tentu mendukung dan menjaga pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.[js]

Fraksi PNA DPRA Minta Pj Gubernur Aceh Jaga Keharmonisan

0
Anggota DPRA Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA), Mukhtar Daud. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Achmad Marzuki sudah resmi dilantik sebagai Pj Gubernur Aceh oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Banda Aceh, Rabu (6/7/2022).

Menanggapi hal itu, Anggota DPRA dari Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA), Mukhtar Daud berharap kepada Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki untuk menjaga keharmonisan antara eksekutif dan legislatif, sehingga dapat bersinergi dalam membangun Aceh.

“Semoga Pj Gubernur yang baru bisa bekerja sama dengan lembaga legislatif, untuk sama-sama membangun Aceh ke arah lebih baik. Jangan seperti Gubernur Nova sampai berakhir masa jabatannya tidak pernah harmonis dengan DPRA, kami dari partai pengusung saja tidak pernah diajak berdiskusi,” kata Mukhtar kepada Nukilan, Rabu malam.

Karena itu, Anggota Komisi III DPRA ini juga meminta kepada Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki untuk menjaga keharmonisan, termasuk dengan semua stakeholder di Aceh dan juga lebih bijaksana.

“Kedepannya Achmad Marzuki dapat melanjutkan program-program mendukung Rakyat Aceh dan membangun komunikasi yang baik bersama masyarakat,” sambungnya.

Mukhtar juga berharap, Pj Gubernur Aceh dapat fokus mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, mempertahankan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) hingga pembangunan rumah layak huni untuk masyarakat kurang mampu.

“Intinya komunikasi tetap jalan dan selalu bermusyawarah,” pungkasnya. []

Kejari Sabang Gelar Pelatihan Jurnalis Bagi Pegawai

0

Nukilan.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melaksanakan kegiatan pelatihan jurnalis bagi semua pegawai Kejari Sabang bekerjasama dengan PWI Kota Sabang bertempat di Aula Kantor Kejari Sabang, Rabu (6/7/2022).

Kegiatan yang dibuka langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang, Choirun Parapat, SH., MH ini dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 tahun 2022.

Dalam sambutannya, Choirun Parapat menyampaikan, arus informasi yang begitu kuat serta perkembangan teknologi yang tak terbendung lagi menuntut semua pegawai harus tanggap dan cepat dalam menyesuaikan diri, terutama dalam hal penyampaian berita kepada publik terkait dengan kinerja yang dilakukan oleh masing-masing bidang.

Hal ini dirasakan penting tidak hanya untuk menjamin adanya azas transparansi/akuntabilitas kinerja lembaga publik tetapi juga untuk meraih kepercayaan masyarakat terhadap kinerja yang selama ini telah dilaksanakan oleh Kejari Sabang.

Lanjutnya, Publikasi kinerja dan pemberitaan positif mengenai Kejaksaan di media massa maupun media sosial sejalan dengan intruksi Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2021, dengan tujuan terpublikasinya kinerja dan munculnya pemberitaan positif Kejaksaan secara masif dalam rangka menjaga marwah Kejaksaan dan Martabat profesi Jaksa untuk memperkuat eksistensi Kejaksaan dan meningkatkan kepercayaan publik.

“Sebagai implementasi intruksi Jaksa Agung tersebut pelatihan jurnalis ini diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan kepada seluruh jajaran Kejari Sabang agar dapat meningkatkan profesionalisme terkait dengan kemampuan jurnalis,” jelas Choirun.

Kegiatan tersebut diisi oleh awak media kompeten di bidangnya yang berasal dari PWI Kota Sabang dengan materi antara lain Teknik Penulisan Berita, Teknik Pengambilan Foto/Gambar, serta Etika dalam bermedia sosial.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Sabang, Diki Arjuna sangat mengapresiasi kolaborasi antara Kejari Sabang dan PWI Kota Sabang sebagai mitra kerja.

“Kita berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang positif kepada jajaran Kejari Sabang,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Kajari Sabang Choirun Parapat, SH., MH, Ketua PWI Kota Sabang Diki Arjuna, Ketua HBA Kejari Sabang Adenan Sitepus, SH., MH, Kasi Datun Kejari Sabang Yovi Iskandar, SH, serta para Kasi dan Pegawai Kejari Sabang. []

Dankodiklat TNI AD Tutup Latancab YTP 112/DJ Kodam IM di Jantho Aceh Besar

0

Nukilan.id – Dankodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. menyaksikan langsung Puncak Latihan Antar Kecabangan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) 112/DJ di Jantho Kompleks pada hari Rabu (6/7/2022).

Dalam kegiatan tersebut Dankodiklat beserta jajaran dan tamu undangan menyaksikan secara langsung sasaran tembakan yang dilesatkan oleh Baterai Armed 17/K/RC, Kompi Kavaleri, Baterai Arhanud dan Mortir Infanteri dari ketinggian pos tinjau sasaran.

Dalam kegiatan puncak latihan tersebut juga dilaksanakan evakuasi udara kepada korban oleh Tim Kesehatan dan Penerbad menggunakan Helikopter Bell 412, pengintaian sasaran oleh Drone Topografi dan Penerangan, peledakkan bangker oleh Zeni, pembekalan munisi dan logistik oleh Pal dan Bekang, penangkapan tawanan perang oleh Pom dan pemasangan repiter mobile oleh Perhubungan.

Setelah selesai menyaksikan puncak Latancab YTP 112/DJ Dankodiklatad beserta jajaran membagikan sembako sebanyak 250 paket, meninjau khitanan massal yang diikuti 33 orang anak serta pengobatan massal kepada masyarakat di sekitar daerah latihan.

Setelah kegiatan peninjaunan, Dankodiklatad langsung bergerak menuju lokasi tempat pengarahan kepada seluruh pelaku Latancab YTP 112/DJ.

Dalam sambutannya, Dankodiklatad menyampaikan “Saya berterima kasih kepada Kodam IM atas kerja sama selama pelaksanaan Latihan Ancab YTP 112/DJ dan saya bangga melihat latihan ini kalian telah membuktikan profesionalisme, kemampuan dan semangat yang sangat tinggi dalam melaksanakan latihan dalam waktu beberapa minggu ini. Saya selalu mendapatkan laporan dari Danpuslatpur selaku Danlat bahwa mulai dari Latihan Posko hingga yang saya lihat hari ini kalian telah melaksanakan latihan dengan sangat baik”.

“Latihan adalah kesejahteraan untuk kita, kenapa. Karena dengan latihan yang baik yang kalian tunjukan kepada kita semua maka kalian juga sudah siap sebagai seorang prajurit disemua kecabangan dalam segala bentuk medan pertempuran. Mana kala kalian siap, maka kalian juga siap untuk berperang karena memang kita diciptakan sebagai prajurit untuk berperang dan jika sudah siap berperang pasti kalian akan menang dalam pertempuran, kalau kita menang maka keluarga akan senang dan tidak ada korban diantara kita sehingga itulah yang disebutkan kesejahteraan bagi kita sebagai prajurit TNI Angakatan Darat,” jelasnya.

Beberapa penekanan Dankodiklatad juga disampaikan bahwa “Latihan Ancab YTP 112/DJ juga merupakan satuan pertama yang menggunakan prosedur Biltus PPKM TNI AD yang baru saja disahkan pada Desember 2021. Jadikan katuhan ini sebagai pengalaman dalam perencanaan dan pengendalian operasi. Saya juga berharap satuan jajaran Kodam IM dapat mencontoh penyelenggaraan latihan yang baik dan benar. Dalam pelaksanaan Latancab YTP 112/DJ juga dapat dilaksanakan dengan kategori baik,” ungkapnya.

Latihan berjalan aman dan lancar sesuai profesionalisme yang ditampilkan prajurit Kodam IM dalam pelaksanaan Latihan Antar Kecabangan YTP 112/DJ.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danpussenif, para Danpus kecabangan, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, para Asisten dan Kabalakdam IM, para Danyon Kodam IM dan unsur Forkopimda Aceh Besar. []

Kapolda Ucapkan Selamat Bertugas kepada Pj Gubernur Aceh

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar mengucaokan selamat bertugas kepada Pejabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, yang baru saja dilantik oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian.

Achmad Marzuki dipercayakan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjalankan roda pemerintahan Aceh usai berakhirnya masa tugas Gubernur defenitif 2017-2022.

“Selamat bertugas. Semoga Pj Gubernur dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi Aceh ke depan,” ucap Ahmad Haydar, dalam keterangannya usai menghadiri acara pelantikan Pj Gubernur di Kantor DPRA, Rabu, 6 Juli 2022.

Diketahui, dengan berakhirnya masa jabatan Gubernur Aceh periode 2017-2022, maka roda pemerintahan akan dijalankan oleh Pejabat (PJ) sampai Pemilu mendatang.

PJ tersebut dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M Tito Karnavian di Gedung DPRA pada hari ini, Rabu, 6 Juli 2022. []

Polda Aceh Gelar Technical Meeting Pelaksanaan Bhayangkara Seulawah Expo

0

Nukilan.id – Irwasda Polda Aceh Kombes Kalingga Rendra Raharja memimpin _technical meeting_ untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Bhayangkara Seulawah Expo 2022 di Aula Machdum Sakti Mapolda Aceh, Rabu, 6 Juli 2022.

Dalam rapat yang dihadiri seluruh instansi terkait, _event organizer_, dan kepanitian seluruh bidang tersebut membahas sejauh mana kesiapan pelaksanaan expo.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, Bhayangkara Seulawah Expo 2022 akan digelar pada 16-21 Juli mendatang sekaligus menjadi kegiatan pamungkas dari seluruh rangkaian perayaan HUT ke-76 Polri.

“Bhayangkara Seulawah Expo 2022 sudah positif digelar. Nanti kegiatannya akan dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh,” kata Winardy, dalam rilisnya, Rabu, 6 Juli 2022.

Ia mengatakan, panitia dan seluruh seksi sudah memaparkan kesiapan, baik tempat, kegiatan, sampai keamanan lokasi.

“Secara umum kesiapannya hampir rampung, tinggal _finishing_ pelaksanaan serta tata laksana saja,” ujarnya. []