Beranda blog Halaman 1603

Jelang HUT RI ke-77, Penjual Bendera Mulai Ramai di Banda Aceh

0
Penjual Bendera di Jl. Teuku Umar, Sukaramai, Baiturrahman, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Menjelang perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77, penjual bendera merah putih sudah mulai bermunculan di sepanjang jalanan Kota Banda Aceh.

Pantauan Nukilan pada Kamis (4/8/2022), terlihat beberapa penjual bendera tersebut mulai menjajakan dagangannya di pinggir Jl. Teuku Umar, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Ibu Niar, salah satu penjual musiman, mengatakan dirinya mulai berjualan bendera ini sejak tanggal 1 hingga mendekati hari puncak yang jatuh pada Rabu, 17 Agustus 2022 mendatang.

“Dari awal bulan Agustus saya sudah berjualan, Alhamdulillah sudah laku banyak,” ucap Niar saat dikonfirmasi Nukilan.

Ia menyebutkan, berbagai jenis bendera merah putih dan aksesoris HUT ke-77 yang dijual, mulai dari ukuran kecil hingga besar.

“Harga yang kita jual sesuai dengan benderanya, kalau yang sedang Rp100.000-Rp150.000. Sedangkan bendera besar ukuran sepuluh meter di harga Rp500.000,” sebut Niar.

Ia mengaku, tahun ini pembeli bendera lebih banyak dibandingkan dari tahun sebelumnya, apalagi saat pandemi Covid-19 melanda Kota Banda Aceh.

“Pembeli kita dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan Pemerintah, TNI/Polri hingga masyarakat sipil,” pungkas Niar.

Reporter: Reji

Sofian Iskandar Terpilih Sebagai Datok Penghulu Kampung Sekumur Aceh Tamiang

0

Nukilan.id – Sofian Iskandar (29) terpilih sebagai Datok Penghulu Kampung Sekumur Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang dalam Pildatok Kampung setempat, Kamis (4/8/2022).

Pengurus Karang Taruna Aceh Tamiang ini, berhasil meraih 198 suara dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 610. Terpilihnya Sofian Iskandar sebagai Datok Penghulu setelah unggul dari pesaing-pesaingnya masing-masing yakni Bun 31 suara, Buyung Usman 124 suara, Muhammad Nuh 87 dan Muhammad Ali 86 suara serta suara tidak sah sebanyak dua suara.

“Alhamdulillah, terpilihnya saya sebagai Datok Penghulu Kampung Sekumur ini
berkat doa dari orang tua, keluarga, guru dan dukungan penuh dari masyarakat. Tentu, di usia saya yang masih muda ini memerlukan bimbingan dan juga masukan dari masyarakat untuk memimpin Kampung Sekumur,” ungkap Sofian Iskandar kepada Wartawan usai pelaksanaan Pildatok Kampung Sekumur.

Wakil Ketua II Mapel Aceh ini menyebutkan, dengan amanah yang sudah diberikan oleh masyarakat Kampung Sekumur, dirinya berharap seluruh komponen masyarakat agar dapat bahu membahu dalam mewujudkan Kampung yang mandiri.

“Saya menargetkan, kedepan masyarakat Kampung Sekumur dapat mandiri dalam sektor ekonomi, baik itu pertanian, perkebunan dan perdagangan. Selain itu, kita juga menargetkan sumber daya manusia yang mandiri yang berlandaskan nilai-nilai syari’at dan pendidikan,” ujarnya. [Wanda]

Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XV Berakhir, 10 Orang Belum Kompeten

0
Peserta UKW Angkatan XV jenjang madya foto bersama Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin pada acara penutupan di Hotel Ayani, Banda Aceh, Kamis, 4 Agustus 2022. (Dok PWI Aceh)

Nukilan.id – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XV yang dilaksanakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh berakhir.

UKW Angkatan XV yang berlangsung dua hari, 3-4 Agustus 2022 di Hotel Ayani, Banda Aceh ditutup oleh Kadiskominfo Aceh, Marwan Nusuf, B.HSc, MA diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Komunikasi Publik, Alfajrian AB, SE, MM.

Rangkaian acara penutupan ditandai pengumuman peserta UKW Angkatan XV yang berstatus kompeten dan belum kompeten dibacakan oleh salah seorang penguji, Tarmilin Usman.

Sebagian peserta UKW Angkatan XV sedang unjuk kerja pada hari kedua, Rabu, 3 Agustus 2022 di Ayani Hotel, Banda Aceh. (Dok PWI Aceh)

Juga ada penyampaian kesan dan pesan oleh perwakilan peserta, yaitu Romadani (Serambi Indonesia/perwakilan jenjang muda) dan Tommy Sahhendra (ajnn.net/perwakilan jenjang madya).

Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominsa Aceh, Alfajrian AB mengapresiasi keseriusan peserta mengikuti UKW selama dua hari di Banda Aceh meskipun pada akhirnya harus ada 10 orang yang dinyatakan belum kompeten.

“Bagi peserta yang sudah kompeten jangan terlalu berbangga karena tantangan ke depan semakin berat semoga kompetensi tersebut memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun media tempat bekerja.Sedangkan bagi yang dinyatakan belum kompeten jangan berkecil hati karena kesempatan masih tetap terbuka,” kata Alfajrian didampingi tim penguji nasional, Muhammad Syahrir, Edward Thaher, dan Dr. H. Dedi Saputra dari Medan serta Tarmilin Usman, Iranda Novandi, dan Aldin NL dari Aceh.

Sebagian peserta UKW Angkatan XV sedang unjuk kerja pada hari kedua, Kamis, 4 Agustus 2022 di Ayani Hotel, Banda Aceh. (Dok PWI Aceh)

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh melalui Diskominsa yang telah menggandeng PWI untuk melaksanakan UKW Angkatan XV. Terima kasih juga disampaikan kepada tim penguji dan seluruh peserta yang telah secara bersungguh-sungguh terlibat dalam kegiatan selama dua hari.

“Atas nama Pengurus PWI Aceh dan rekan-rekan panitia yang telah bekerja untuk kesuksesan kegiatan ini memohon maaf kepada peserta, penguji, dan Pemerintah Aceh jika di sana-sini masih ada kekurangan,” kata Nasir Nurdin.

Menurut Nasir, UKW Angkatan XV Tahun 2022 tercatat pendaftar sebanyak 36 orang dengan rincian 18 orang (tiga kelas) jenjang UKW Muda dan 18 orang (tiga kelas) jenjang UKW Madya. Sedangkan UKW Utama tidak mencapai jumlah peserta mendaftar sebanyak enam orang sehingga ditiadakan.

Kadiskominsa Aceh diwakili Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik, Alfajrian AB didampingi seorang stafnya mendengarkan kesan dan pesan dari salah seorang peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XV pada acara penutupan di Hotel Ayani, Banda Aceh, 4 Agustus 2022. (Dok PWI Aceh)

Sebagaimana pengumuman yang dibacakan Tarmilin Usman, dari 36 orang peserta mendaftar, dua orang berhalangan hadir.

Dari 34 peserta yang hadir dan mengikuti UKW, tercatat delapan orang yang mengikuti UKW Muda belum kompeten sedangkan jenjang UKW Madya sebanyak dua orang.

“Sebenarnya kita berharap semuanya kompeten. Tetapi setelah melalui proses UKW, ternyata ada 10 orang yang belum kompeten. Adanya peserta yang belum kompeten membuktikan bahwa prosesnya benar-benar selektif. Kita tidak mengejar kuantitas tetapi kualitas. Kalau memang belum kompeten tidak akan dipaksakan sebeliknya. Ini kesempatan bagi peserta yang belum kompeten untuk terus belajar dan mengulang pada kesempatan berikutnya setelah enam bulan,” kata Ketua PWI Aceh.[Wanda]

BMA Salurkan Bantuan Rp37 Juta untuk 11 KK Korban Banjir Lumpur dan Puting Beliung di Abdya

0

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA) kembali menyerahkan bantuan masa panik kepada 11 Kepala Keluarga (KK) korban Banjir Lumpur dan Puting Beliung di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Anggota Badan BMA, Mukhlis Sya’ya bersama tim BaGAH BMA, pada acara penutupan Bakti Sosial Tagana Se Aceh, di Halaman Kantor Bupati Abdya, Kamis (4/8/2022).

Turut hadir pula Wakil Bupati Abdya Muslizar , Wakil Ketua DPRA, Safaruddin, Kadis Sosial Aceh, Yusrizal, Kepala Sekretariat BMK Abdya, Amiruddin Adi dan lembaga terkait lainnya.

“Alhamdulillah, Baitul Mal Aceh kembali menyalurkan bantuan masa panik untuk 11 KK korban banjir lumpur dan puting beliung di Abdya. Mareka tersebar di 9 gampong dan 7 kecamatan. Bantuan yang diberikan bervariatif sesuai tingkat kerusakan yang dialami yaitu Rp3 juta hingga Rp5 juta.Total bantuannya mencapai Rp37juta yang bersumber dari dana zakat senif garimin tahun anggaran 2022,” kata Mukhlis Sya’ya.

Mukhlis menambahkan, bantuan untuk masa panik ini merupakan bentuk solidaritas Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal Aceh terhadap masyarakat yang baru terkena musibah.

Setiap tahunnya Baitul Mal Aceh menganggarkan dana zakat untuk korban bencana alam dan bencana kemanusiaan, seperti; gempa bumi, longsor, tsunami, kebakaran, dan musibah bencana alam lainnya yang datang tidak pernah diduga. Sejauh ini Baitul Mal Aceh selalu hadir untuk membantu masyarakat Aceh yang sedang tertimpa musibah.

“Maka bantuan seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita berharap dengan bantuan ini dapat meringankan beban para korban yang baru saja terkena musibah, walaupun tidak banyak setidaknya dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak,” ungkap Mukhlis.

Mukhlis menambahkan bantuan yang disalurkan merupakan amanah yang dititipkan oleh para muzaki yang telah membayarkan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh.

“Kami hanyalah para amil yang bertugas mengantarkan bantuan tersebut untuk para korban. Nominalnya pun tidak terlalu besar dan kami berharap bisa dipakai untuk kebutuhan hidup dan mengurangi beban yang dialami,” jelas Mukhlis.

Tak lupa Mukhlis meminta kepada mustahik untuk mendoakan para muzaki yang telah memercayakan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh. Semoga Allah memberkahi rezeki para muzaki dan diberikan kemudahan dalam segala urusan sehingga lebih banyak lagi mustahik dapat dibantu. Juga didoakan agar para amil tetap istiqamah dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

“Kami juga mengajak semua pihak untuk menunaikan zakat dan infaknya ke Baitul Mal setempat, karena Baitul Mal merupakan lembaga resmi pemerintah yang diamanahkan mengelola zakat, infak, wakaf dan harta keagamaan lainnya di Aceh. Sehingga akan banyak pula mustahik yang bisa dibantu,” pungkas Mukhlis Sya’ya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRA, Safaruddin mengapresiasi kinerja Baitul Mal Aceh yang selama ini selalu di depan dan sigap terhadap bencana-bencana yang terjadi di seluruh Aceh. Ketika terjadi musibah, dalam waktu yang cepat Baitul Mal Aceh dapat memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Kita memberikan apresiasi kinerja BMA yang sigap terhadap bencana-bencana yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Semoga program ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ungkap Safaruddin.

Pada kesempatan tersebut Baitul Mal Aceh juga menerima penghargaan dari Gubernur Aceh, yang diserahkan Kadis Sosial Aceh, Yusrizal atas partisipasinya pada kegiatan Bhakti Sosial Tagana. []

Hendra Budian Bantu Kelompok Tani di Bener Meriah

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Dalam rangka penguatan ekosistem pangan dan penguatan pangan di Aceh, Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian, terus mencari solusi untuk meningkatkan produksi pangan guna memenuhi kebutuhan pasar.

Politisi Partai Golkar tersebut kembali menyerahkan bantuan berupa pembagian mulsa, pupuk, bibit bawang dan bibit cabe kepada 85 Kelompok Tani yang tersebar di lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Bener Meriah.

Penyerahan bantuan tersebut diwakili oleh Ketua Umum BPC HIPMI Bener Meriah, Juhri Adha bersama tim, dikabupaten setempat, Kamis (4/802022).

Bantuan pembagian mulsa, pupuk, bibit bawang dan bibit cabe tersebut diserahkan kepada 85 Kelompok Tani yang tersebar di lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Bener Meriah, diantaranya Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kecamatan Gajah Putih, Kecamatan Timang Gajah, Kecamata Wih Pesam dan Kecamatan Bandar. Bantuan tersebut merupakan usulan Kelompok Tani yang diperjuangkan oleh Hendra Budian melalui APBA tahun anggaran 2022.

Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian, dalam siaran persnya kepada Nukilan, Kamis (4/82022) menyampaikan beberapa kebijakan dan program Pemerintah Aceh dalam upaya meningkatkan produksi pangan, diantaranya dengan memenuhi kebutuhan untuk percepatan olah tanah, tanam dan panen.

Proses penyerahan pembagian bantuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah yaitu Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Padli S.P.i, Kasi Produksi Tanaman Pangan dan Holtikultura, Win Niardi S.p dan masing-masing Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bener Meriah.

Politisi dapil IV tersebut berharap pembagian bantuan yang bersumber dari APBA tahun anggaran 2022 itu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya yang bergerak pada sektor pertanian dan perkebunan.

“Dihapadan Juhri Adha serta tim yang membantu proses penyaluran bantuan tersebut, M. Tamit, Ketua Kelompok Tani Suka Maju, dari Kampung Suka Makmur Timur, Kecamatan Wih Pesam menyampaikan ungkapan ribuan terimakasih atas bantuan yang telah mereka terima hari ini,” ungkap Juhri.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan usulan masyarakat yang disampaikan kepada kami pada agenda reses tahun lalu. Maka dari itu, InsyaAllah bantuan tersebut akan tepat sasaran karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Walidaini, Ketua Kelompok Tani Lestari yang berasal dari Kampung Rembune, Kecamatan Timang Gajah berharap agar diupayakan adanya pabrik pembuatan pengolahan pupuk organik untuk diperjuangkan Bapak Hendra Budian pada usulan tahun anggaran 2023 nantinya. Ia juga berharap selanjutnya ada perhatian kepada kegiatan P2L untuk kelompok tani Wanita.

Karena jadwal rapat di DPR terlalu padat, Hendra tidak bisa menghadiri langsung proses penyerahan bantuan tersebut, kepada Juhri Adha saya menitipkan salam kepada seluruh penerima manfaat dari bantuan tersebut. Hendra juga menambahkan, usulan-usulan masyarakat yang belum terealisasi akan ia perjuangkan dalam APBA tahun 2023 nanti. []

Gampong Panton Makmur Salurkan BLT Dana Desa Sebanyak 73 KK

0

Nukilan.id – Desa Panton Makmur melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2022 tahap ke II sebanyak 73 Kartu Keluarga (KK), di Gampong Panton Makmur Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Pembagian tersebut, langsung dibagikan oleh Aparatur Desa Panton Makmur, dengan besaran per orang mendapatkan Rp 300.000. Kata Kechik Panton Makmur, Hendri kepada Nukilan.id Kamis (4/8/2022).

Hendri mengatakan, pembagian BLT-DD ini dilaksanakan setiap bulannya kepada masyarakat, ditahap kedua mulai pada bulan Juni sampai Agustus.

Terkait bantuan tersebut, desa wajib mengalokasikan minimal 40 persen dari pagu Dana Desa yang diterima untuk jaring pengaman sosial dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang dituangkan dalam APBDes.

Pembagian BLT-DD ini, tentu sesuai kriteria dan melalui proses musyawarah desa melibatkan perangkat desa, tokoh adat dan stakeholder yang dituangkan dalam peraturan desa,” Sebut Hendri.

“Kami berharap kepada setiap penerima dapat membeli sembako sebagai kebutuhan pokoknya. Sehingga, bantuan ini bisa tepat sasaran dan bermanfaat untuk keluarga yang menerimanya,” tuturnya.

Penyaluran BLT-DD tersebut ikut hadir pendamping Desa, Kamtibmas Manggeng, Babinsa dan seluruh Apratur Desa Panton Makmur.(Irfan)

Taufiqulhadi Lantik Fadhlullah Jabat Ketua DPD Nasdem Pidie

0
Teuku Taufiqulhadi menyerahkan Pataka Partai Nasdem kepada Fadhlullah TM Daud sewaktu melantik Pengurus DPD Partai Nasdem Kabupaten Pidie. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Ketua DPW Nasdem Aceh Dr.H. Teuku Taufiqulhadi, M.Si. Melantik Fadhlullah T.M. Daud, ST. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Pidie.

Acara yang bertema: “semangat perjuangan untuk meraih kemenangan pemilu 2024 dengan Motto: Bersatu, berjuang, dan menang, tersebut berlangsung di Gedung Meusapat Ureueng Pidie, Kota Sigli, 04 Agustus 2022.

Selain dihadiri oleh unsur Muspika Pidie antara lain PJ Bupati Pidie yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik, Wakapolres Pidie, Kejaksaan, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Mahkamah Syariah, Ketua MPU juga dihadiri oleh pimpinan partai-partai sahabat, seperti Partai Aceh, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Gelora, dll.

Selain itu Ketua Panitia Pelaksana, Tgk. H. Abdullah Ali, S.Ag MPd., melaporkan pelantikan tersebut juga dihadiri oleh sekitar 400 orang pengurus dan kader Partai Nasdem dari berbagai tingkatan, baik DPW di Banda Aceh, pengurus DPD se-Aceh, dan DPC se-kabupaten Pidie.

Setelah Sekretaris Wilayah Muslim Ayub, SH. MM. membacakan SK Pelantikan, Teuku Taufiqulhadi, segera melantik dan menyerahkan bendera Pataka Partai Nasdem kepada Fadhlullah TM Daud dan jajarannya untuk dikibarkan di seluruh pelosok Kabupaten Pidie.

Dalam pidato pasca pelantikannya, Fadhlullah TM Daud mengatakan siap mengibarkan panji-panji partai Nasdem ke 23 kecamatan di seluruh pelosok Pidie secara bersahabat. Fadhlullah berjanji tidak akan berkompetisi dengan partai-partai sahabat itu, tetapi justru akan berkoopetisi secara simpatik dengan partai-partai tersebut, terutama partai-partai sahabat yang hadir di situ, karena semua pengurusnya beliau kenal dengan sangat baik.

“Nasdem Pidie tidak akan berkompetisi dengan partai2 sahabat tapi akan berkoopetisi dengan partai-partai sahabat,” ucap Fadhlullah yang disambut dengan tepuk tangan dari para hadirin dan undangan.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh staf ahli bidang politik, Bahrul Walidin, PJ Bupati Pidie mengucapkan selamat kepada para pengurus DPD Partai Nasdem Kabupaten Pidie yang baru dilantik dan berharap supaya dapat berkontribusi dan bekerja sama dengan baik dengan semua pihak dalam membangun Kabupaten Pidie pada masa-masa mendatang.

Sementara itu dalam pengarahannya Teuku Taufiqulhadi mengatakan Partai Nasdem adalah satu-satunya partai politik yang didirikan oleh orang luar Jawa yang dapat diterima oleh orang-orang di seluruh Nusantara. Kebetulan orang luar Jawa itu adalah orang Aceh, dan kebetulan pula juga beliau adalah putera Pidie yang berasal dari Lamlo, yaitu Dr. (HC) H. Surya Paloh. Oleh karena itu dapatlah dikatakan bahwa Partai Nasdem selain Partai Aceh di tingkat nasional, juga merupakan partainya Orang-orang Pidie.

“Ini adalah partai yang didirikan oleh orang Aceh, yang kebetulan orang Pidie, maka Partai Nasdem dapat dikatakan Partai Orang Pidie yang telah diterima di seluruh indonesia,” ujarnya.

“Partai ini telah diterima oleh seluruh rakyat Indonesia secara nasional,” lanjutnya bersemangat.

“Ada nilai-nilai Aceh di sana, yaitu nilai-nilai yang diwariskan oleh para ulama pendahulu kita dahulu,” jelas Taufiqulhadi yang disambut tepuk tangan kader dan konstituen Partai Nasdem Pidie yang hadir dengan cukup meriah.

“Yang mempersatukan kita bukan latar belakang, tapi yang mempersatukan kita adalah tujuan. Tujuan kita adalah memajukan bangsa dan mensejahterakan rakyat. Oleh karena itu, bila Partai Nasdem menang di Pidie maka yang menang adalah orang-orang Pidie juga,” pungkasnya. []

Sekda Aceh Apresiasi Program BEREH di Sekolah Mulai Berjalan Baik

0

Nukilan.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah M. Kes., mengucapkan terimakasih kepada warga sekolah yang telah menerapkan program Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau atau BEREH di sekolah-sekolah.

“Program BEREH sekarang mulai nampak. Kita bisa lihat lingkungan sekolah mulai bersih, ruang-ruang belajar dan ruang guru mulai rapi,” kata sekda usai doa dan zikir pagi, yang diikutinya dari Sekolah Dasar Sekolah Luar Biasa YPAC Banda Aceh, Kamis 4 Agustus 2022.

Sekda mengatakan, hanya beberapa hal saja yang perlu disesuaikan, sehingga kenyamanan belajar siswa menjadi lebih baik.

Usai doa, Sekda kemudian menyapa beberapa para kepala sekolah dan guru. Di antaranya guru SMAN 2 Meureubo, SMA Swasta Jabal Nur Jadid, SMAN 3 Putra Bangsa, SMAN 1 Blangkejeren dan SMKS Mudi di Lamno.

Para guru yang disapa Sekda menyampaikan keunggulan sekolah mereka dan potensi penerimaan kerja bagi para lulusan.

“Ada beberapa siswa kita yang hafidz 30 juz. Alumni yang paling sukses ada di antaranya Muhammad, umur 27 tahun dan sudah menjadi doktor di USK,” kata guru SMAN 3 Putra Bangsa. Ia mengatakan para guru setiap harinya memotivasi para siswa.

Sementara itu, di SMAN 1 Blangkejeren, sekolah ini menerbitkan tabloid sekolah setiap bulannya. Selain itu, terobosan lain, siswa kurang mampu dibuatkan usaha di sekolah dan saat ini sudah mendapatkan izin dari Dinas Perindustrian setempat. []

Disdik MoU dengan BPMA, FPA: Bukti Alhudri Kerja Nyata

0
Ketua Forum Pemuda Aceh (FPA), Syarbani. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dinas Pendidikan Aceh dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) atau nota kesepahaman terkait pengembangan sumber daya SMK migas.

Menanggapi MoU itu, Syarbaini Ketua Forum Pemuda Aceh (FPA) mengatakan, bahwa MoU ini merupakan salah satu bukti kerja nyata dan bentuk terobosan baru yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh.

“Ini bukti bahwa Alhudri kerja nyata dalam meningkatkan mutu siswa dan lulusan SMK,” kata Syarbani dalam keterangannya kepada Nukilan, Kamis (4/8/2022).

Menurut Syarbaini, hadirnya Dinas Pendidikan yang bekerjasama dengan BPMA adalah langkah yang tepat sehingga ke depan Disdik Aceh akan mampu melahirkan tenaga kerja yang sinergi dengan kebutuhan pasar.

“Nota kesepahaman itu merupakan gaung besar bagi Dinas Pendidikan Aceh. Dengan adanya MoU ini kita berharap nantinya industri-industri yang ada dibawah BPMA serius dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Syarbaini berharap, dengan adanya MoU ini dunia industri yang berada dibawah kewenangan BPMA dapat memberi peluang besar bagi putra-putri Aceh nantinya.

“Langkah ini merupakan sebuah momen yang sangat tepat diambil Dinas Pendidikan Aceh. Harapan kita kedepan Disdik Aceh juga dapat bekerja sama dengan pihak-pihak lain agar lulusan SMK kelak selaras dengan kebutuhan dunia infustri,” pungkasnya.[]

Sri Mulyani Tetapkan Aturan Baru Soal Jatah Rumah Mantan Presiden

0
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Suara.com)

Nukilan.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menetapkan standar kelayakan terbaru rumah jatah bagi mantan presiden dan wakil presiden.

Standar ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120 Tahun 2022 tentang Penyediaan, Standar Kelayakan, dan Perhitungan Nilai Rumah Kediaman bagi Mantan Presiden dan/ atau Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia yang dirilis pada 28 Juli 2022.

Dalam beleid itu, salah satu standar yang ditetapkan adalah luas, bentuk, dimensi dan tata letak rumah untuk mendukung aktivitas mantan presiden dan wapres beserta keluarga.

“Tanah yang diadakan untuk rumah kediaman bagi mantan Presiden dan/atau mantan Wakil Presiden dengan keluasan paling banyak seluas 1.500 m2 untuk yang berlokasi di DKI Jakarta dan paling banyak setara dengan nilai tanah (1.500 m2) untuk yang berlokasi di luar DKI Jakarta,” tulis Pasal 3 yang dikutip Kamis (4/8).

Dalam beleid ini disebutkan juga bahwa penyediaan rumah kediaman untuk mantan presiden dan wakil presiden melalui tiga mekanisme yakni;

1. Pembelian tanah dan bangunan;
2. Pembelian tanah dan pembangunan rumah; serta
3. Pembangunan atau peremajaan rumah di lahan milik pribadi untuk rumah kediaman.

Sementara, perhitungan nilai anggaran untuk pengadaan kediaman mantan presiden dan wapres akan dilakukan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui penugasan menteri keuangan, setelah menerima pengajuan permohonan dari menteri sekretaris negara.

Setelah menerima permohonan, DJKN akan melakukan survei nilai pasar tanah sebelum masa jabatan Presiden dan Wapres berakhir. Setelah mendapatkan nilai pasar tanah, maka Kemenkeu kembali menyerahkan kepada Kementerian Sekretaris Negara.

“Perhitungan nilai bangunan untuk penganggaran rumah kediaman bagi mantan presiden dan/atau mantan wapres dilakukan oleh menteri sekretaris negara dengan memperhatikan biaya pembangunan rumah dengan kualitas baik per meter persegi yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang,” tulis pasal 7 PMK ini.

Setelah itu, maka mensesneg bakal menyusun rincian anggaran untuk pengadaan rumah dari nilai pasar tanah yang diterima, rinciannya:

– Total nilai tanah
– Total nilai bangunan
– Segala pajak dan biaya lainnya yang terkait dengan pemberian rumah kediaman yang layak bagi mantan presiden dan/atau mantan wapres yang ditanggung oleh negara.

“Perhitungan total nilai tanah, total nilai bangunan dan segala pajak dan biaya lainnya dijadikan sebagai dasar dalam pengalokasian anggaran untuk keperluan pengadaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata aturan tersebut. [CNN]