Beranda blog Halaman 1562

Sosialisasi Setoran Zakat, BMA Kunjungi Suzuya Mall Bireuen dan Lhokseumawe

0
Sosialisasi Setoran Zakat. (Foto: Dok. Humas BMA)

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA) melakukan sosialisasi Surat Edaran (SE) Gubernur Aceh Nomor 180/11860 tahun 2022 kepada manajemen Suzuya Mall Bireuen dan Lhokseumawe.

SE tersebut berisikan Himbauan Menyetorkan Zakat ke Baitul Mal Aceh dan Membentuk Unit Pengumpul Zakat serta Melaporkan Zakat Secara Sukarela kepada Baitul Mal Aceh.

Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 6 – 9 September 2022 itu dihadiri oleh Kasubbag Layanan dan Pengumpulan Anwar Ramli, SAg bersama TP BMA, Murdani SPdI dan staf Bidang Pengumpulan Taufiq Kulhadi SE dan Muzzammil, SHI.

Turut didampingi oleh Kepala Sekretariat BMK Bireuen Rusli, SKM, MKM dan Kasubbag Pengembangan Teknologi dan Informasi, Munizar SE. Sedangkan di Kota Lhokseumawe bersama Kepala BMK Lhokseumawe Drs Bambang Suroso, MSi dan Kasubbag Pengembangan Informasi dan Teknologi, Badiuzzaman S.Sos

“Kegiatan ini dalam rangka pengembangan potensi zakat dan infaq di daerah. Untuk wilayah BMK Bireuen dan Lhokseumawe, kita mengunjungi Suzuya Mall yang merupakan pusat belanja milik Badan Usaha Swasta,” kata Kasubbag Layanan dan Pengumpulan, Anwar Ramli, SAg, Senin (12/9/2022).

Anwar Ramli mengatakan saat ini BMA melalui Bidang Pengumpulan gencar melakukan sosialisasi zakat dan infak kepada lembaga vertikal, BUMN/BUMA dan Badan Usaha Swasta lainnya yang berdomisili di wilayah Aceh. Dengan harapan akan menumbuhkan kesadaran dan semangat akan pentingnya untuk menunaikan zakat dan infak tersebut.

“Sinergisitas dan kerjasama yang baik tersebut tentunya akan memupuk kesadaran untuk menunaikan zakat atau infaknya kepada Baitul Mal yang merupakan lembaga resmi pemerintah. Selain itu juga mengandung nilai ibadah dan aspek sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berhak,” imbuhnya.

Kepala Sekretariat BMK Bireuen Rusli, SKM, MKM mengatakan BMK yang dipimpinnya itu juga telah melakukan sosialisasi kepada lembaga vertikal dan juga perusahaan-perusahaan yang ada di Kab. Bireuen. Ia berharap mareka juga akan menyetorkan zakat atau infaknya ke BMK Bireuen.

“Kami menyambut baik sosialisasi ini dengan harapan zakat dan infak yang terkumpul akan meningkat. Sehingga para mustahik yang kita bantu pun bisa meningkat pula,” kata Rusli.

Sementara itu Manajer Cabang Suzuya Mall Bireuen yang diwakili Human Resource Development (HRD) Erlisa Amalia diruang kerjanya mengatakan karyawan di pusat belanja tersebut berjumlah 75 orang dan mareka bergaji sesuai UMP. Selama ini para karyawan tersebut menyalurkan sendiri zakat atau infaknya yang ada disekitar mareka.

“Secara umum kami sangat mengapresiasi terkait adanya sosialisasi ini. Semoga berdampak positif dan terbangunnya kesadaran akan pentingnya menunaikan zakat atau infak,”ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Manajer Cabang Suzuya Mall Lhokseumawe yang diwakili Human Resource Development (HRD) Ratna Kemalasari.

Pada kunjungan tersebut juga diserahkan secara simbolis brosur dan Surat Edaran Gubernur Aceh, yang menjadi pedoman bagi lembaga vertikal, BUMN/BUMA dan Badan Usaha Swasta lainnya yang berada di Aceh untuk menyetorkan zakat penghasilan karyawan kepada BMA/BMK setempat. []

BI Aceh Diskusikan Percepatan Pembangunan Wilayah Barsela

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama koordinator wilayah Barat Selatan (Barsela) Provinsi Aceh melaksanakan kegiatan diskusi dengan topik Percepatan Pembangunan Wilayah Barsela di Ivory Café Banda Aceh, Sabtu (10/9/2022).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani dan Pj. Bupati Aceh Jaya Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si hadir menjadi narasumber dalam giat diskusi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Achris mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan dan pelabuhan menjadi salah satu faktor penting untuk percepatan pembangunan. Pembanguan jalan sesuai dengan konsep jaring laba-laba sangatlah penting untuk membuka konektivitas dan menghubungkan berbagai sentra ekonomi.

“Di samping itu, perlu adanya usulan pembangunan break water di Pelabuhan Calang. Dalam pelaksanaannya, sudah semestinya dibentuk tim ataupun satuan tugas khusus yang bertugas melaksanakan penjajakan pembangunan beberapa proyek infrastruktur tersebut,” katanya.

Dalam rangka akselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah Barsela, lanjut Achris, perlu adanya upaya ataupu program “Industrialiasi Berbasis Masyarakat”. Konsep tersebut dapat dimulai dengan langkah korporatisasi dan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Pelaksanaannya dapat diawali dengan optimalisasi pengelolaan 25 ribu Ha lahan eks HPH (Hak Pengusahaan Hutan) di bawah satu manajemen/konsorsium BUMG. Pengelolaan konsorsium BUMG tetap dilakukan secara profesional dengan memperhatikan prinsip tata kelola yang baik (good governance).

“Perlu adanya upaya untuk mendorong industri peternakan, salah satunya melalui pembangunan feedlot penggemukan sapi,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Jaya, Dr. Nurdin menyampaikan, wilayah Barsela khususnya Aceh Jaya memiliki potensi yang sangat besar dalam budidaya kepiting bakau, rumput laut, singkong/mocaf. Saat ini Pemerintah Aceh Jaya sedang berupaya menggandeng Pemerintah Pusat agar dapat memfasilitasi pengembangan komoditas tersebut melalui penyediaan pembibitan dan revitalisasi balai benih.

“Pemerintah Daerah di wilayah Barsela saat ini juga sedang berupaya membangun lumbung padi,” sebutnya.

Untuk itu, kata Nurdin, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam rangka pengendalian inflasi di wilayah Barsela. Kota Meulaboh menjadi parameter inflasi di Barsela. Hal ini karena Meulaboh merupakan salah satu kota pemantauan inflasi (Indeks Harga Konsumen/IHK) di Aceh di samping Banda Aceh dan Lhokseumawe.

“Oleh karena itu, seluruh stakeholder terkait sudah semestinya memberikan perhatian ekstra dalam pengendalian inflasi di pantai barat selatan khususnya Meulaboh,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu strategi pengendalian inflasi komoditas pangan adalah upaya peningkatan kapasitas produksi di wilayah Barsela melalui industrialisasi peternakan, pertanian dan perikanan.

“Pemerintah Aceh Jaya secara khusus sangat mengapresiasi seluruh program Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dalam pengembangan ekonomi di wilayah Barsela khusus Aceh Jaya,” terang Nurdin.

Ia berharap Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dapat mengoptimalisasi fungsi RIRU (Regional Investor Relation Unit) di wilayah Barsela untuk menarik investor dalam pengembangan carbon conversion.

Untuk diketahui, dalam rangka memperkuat kemitraan untuk pertumbuhan ekonomi hijau di wilayah Barsela khususnya Aceh Jaya, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya akan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Menteri Lingkungan Hidup (LHK) dan Menteri Parekraf pada 15 September 2022. []

Tarif Ojol Naik, Pengamat: Warga Bakal Beralih ke Motor Pribadi

0
Ilustrasi Pengemudi ojek online. (Foto: Bisnis.com)

Nukilan.id – Banyak pengguna ojek online (ojol) diprediksi beralih ke motor pribadi usai layanan transportasi modern ini mengalami kenaikan tarif per Minggu (11/9). Pengamat mengatakan warga yang beralih tak boleh disalahkan karena didukung keadaan.

Pengamat transportasi dan tata kota Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan motor pribadi punya keunggulan hemat bahan bakar. Kata dia satu liter bahan bakar pada motor bisa digunakan untuk 40 km, ini dijelaskan lebih efisien ketimbang menggunakan angkutan umum atau ojol.

“Orang akan lebih banyak pindah ke sepeda motor, karena sepeda motor itu luar biasa. Motor baru itu, untuk setiap satu liternya ada yang bisa (mencapai jarak) 62 km,” ucap Yayat secara online, diberitakan Antara, Minggu (11/9).

Berdasarkan simulasi yang dilakukan Yayat, satu liter bahan bakar dapat digunakan warga selama dua hari pergi-pulang unttuk yang beraktivitas 10 km per hari. Biaya yang sama pada ojol disebut cuma bisa dilakukan buat sekali perjalanan.

“Jarak tempuh dekat, tapi mahal dengan naik angkot dan ojol kemungkinan besar akan membuat orang mau berpindah (ke motor pribadi) karena menghemat luar biasa. Kenapa? Karena gaji tidak naik, kalau gaji naik tidak apa-apa, tapi gaji tidak naik, BLT tidak cukup,” katanya.

Kendati begitu perlu diingat memiliki motor juga perlu biaya, misalnya uang muka dan cicilan buat pembelian dan servis rutin seperti ganti oli dan kampas rem.

Yayat yang bicara dalam acara online Polling Institute bertajuk “Kenaikan Tarif Ojek Online di Mata Pengguna dan Pengemudi” juga menyoroti kenaikan tarif ojol akan membebani rumah tangga sebab dikatakan banyak anak sekolah menggunakan layanan ini.

Peralihan masyarakat ke motor pribadi tak bisa disalahkan lantaran minimnya pendapatan sedangkan biaya hidup semakin tinggi sehingga mereka mencari opsi penghematan.

“Mereka yang penghasilannya terbatas, kurang dari Rp4 juta, itulah yang paling rentan dengan kenaikan tarif transportasi. Jadi, pilihan pendukung mengapa orang pindah ke sepeda motor, tidak boleh disalahkan. Dengan minimnya pendapatan dan semakin mahalnya biaya hidup, maka agak sulit menyalahkan masyarakat ketika memilih harus menggunakan sepeda motor,” kata Yayat.

Kenaikan tarif ojol terbagi menjadi tiga zona untuk tarif batas bawah, batas atas dan minimal.

Pada zona pertama tarif batas bawah naik dari Rp1.850 menjadi Rp2.000, tarif batas atas naik dari Rp2.300 menjadi Rp2.500, sedangkan tarif minimal Rp8.000 hingga Rp10.000. Zona ini termasuk Sumatra, Bali dan Jawa selain Jabodetabek.

Pada zona kedua, tarif batas bawah naik dari Rp2.250 menjadi Rp2.550 dan batas atas naik dari Rp2.650 menjadi Rp2.800. Tarif minimal untuk zona dua adalah Rp10.200 sampai Rp11.200. Zona ini meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek.

Untuk zona ketiga, tarif batas bawah naik dari Rp2.100 menjadi Rp2.300 dan tarif batas atas naik dari Rp2.600 menjadi Rp2.750.

Tarif minimal untuk zona ketiga adalah Rp9.200 sampai Rp11.000. Zona ini meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. [CNN]

Trans Meudiwana Lahirkan Legacy Baru Kemajuan Pariwisata Aceh

0
Pemerintah Aceh melalui Disbudpar dan Dishub luncurkan Trans Meudiwana. (Foto: Dishub Aceh)

Nukilan.id – Aceh sangat kaya akan nilai-nilai sejarah, dan ini menjadi tugas kita semua untuk terus menjaga dan mempromosikan kekayaan peninggalan sejarah itu kepada masyarakat luas.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal saat memberi sambutan dalam Launching Trans Meudiwana di Museum Aceh, Minggu, 11 September 2022.

Program Trans Meudiwana ini, kata Almuniza, merupakan hasil kerjasama dan kolaborasi Disbudpar Aceh dengan Dinas Perhubungan Aceh untuk melahirkan legacy baru untuk kemajuan kepariwisataan Aceh.

“Untuk memajukan pariwisata Aceh, Disbudpar tidak bisa melakukannya sendiri, butuh kolaborasi dan kerjasama dengan seluruh pihak, termasuk sektor perhubungan,” kata Almuniza.

Kehadiran layanan angkutan umum di lokasi wisata, tambah Almuniza, tentu akan menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.

Almuniza juga menyampaikan apresiasi kepada Dishub Aceh, UPTD Angkutan Massal Trans Kutaraja, serta para pelaku pariwisata atas dukungan dan atensinya terhadap pariwisata Aceh.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal menyampaikan bahwa kehadiran Trans Meudiwana bisa menjadi solusi bagi masyarakat di tengah tingginya inflasi dan kenaikan harga BBM.

“Ini salah satu solusi dan inovasi hasil kolaborasi Dishub Aceh dan Disbudpar Aceh agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dan berwisata sehingga tidak terlalu berat beban yang dirasakan oleh masyarakat dengan meningkatnya inflasi dan tingginya harga BBM,” ungkap Teuku Faisal.

Teuku Faisal juga mengisahkan bahwa inovasi ini lahir dari keresahannya, di mana sarana dan SDM Trans Koetaradja yang cukup baik namun belum termanfaatkan dengan maksimal.

“Jadi kita berpikir inovasi apa yang bisa dilakukan untuk mendukung seluruh sektor, akhirnya kita cetus inovasi yang bisa mendukung pariwisata Banda Aceh dan Aceh Besar,” ujarnya.

Teuku Faisal berharap kolaborasi ini menjadi sebuah model kolaborasi baru untuk menjadikan pariwisata Aceh semakin baik ke depannya.

Turut hadir dalam launching Trans Meudiwana ini Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Kadishub Kota Banda Aceh, Kadis Pariwisata Banda Aceh, Kadisparpora Aceh Besar, Dirut PT Harapan Indah Transport, GM Perum Damri Banda Aceh, serta para pelaku pariwisata di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Sebagai informasi, Trans Meudiwana mempunyai makna Trans Berwisata yang diambil dari bahasa Aceh kuno. Program yang berlangsung setiap hari Minggu ini tidak berbayar, atau sama dengan pelayanan Trans Koetaradja reguler.

Dishub Aceh mengerahkan 6 unit bus untuk melayani 2 rute Trans Meudiwana di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Rute 1 (MRB – Pelabuhan Ulee Lheue) dilayani oleh 2 unit bus, dan beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.22 WIB. Sedangkan rute 2 (MRB – Pantai Lampuuk) dilayani oleh 4 unit bus, dan beroperasi mulai pukul 09.00 WIB hingga 18.57 WIB. (AM). []

Polda Aceh Surati Kominfo untuk Blokir Situs Judi, Komisioner KPIA: Sejalan dengan Harapan Masyarakat

0
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh, Dr. Teuku Zulkhairi

Nukilan.id – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh, Dr. Teuku Zulkhairi mengapresiasi langkah Polda Aceh menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memblokir situs dan aplikasi game yang mengandung unsur judi.

Dr. Zulkhairi menilai, selama ini game online dimanfaatkan sebagai sarana bermain judi online. Salah satunya adalah game Highs Domino yang makin meluas dimainkan dan makin sulit dibasmi.

“Kita apresiasi Polda Aceh langkahnya menyurati Kemenkominfo. Ini sangat sejalan dengan harapan masyarakat Aceh dan selaras dengan status Aceh sebagai provinsi yang menerapkan syariat Islam,” Dr. Zulkhairi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 11 September 2022.

Pemblokiran tersebut adalah jalan terbaik yang harus segera ditempuh oleh pihak-pihak terkait, dalam hal ini pihak Kemenkominfo Pusat di Jakarta.

“Pihak Kemenkominfo diharapkan dapat menyahuti aspirasi masyarakat Aceh sebagaimana yang disampaikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh,” katanya menambahkan.

Menurutnya, jika aplikasi judi online seperti Highs Domino ini tidak diblokir, dikhawatirkan generasi muda Aceh akan makin hancur oleh perjudian dan merusak tatanan sosial yang sedang dibangun.

Sementara jika generasi muda kita rusak, tambah Dr. Zulkhairi lagi, maka negara akan mengalami kesulitan di masa hadapan karena sumber daya, berupa generasi terbaiknya sudah diracuni judi.

“Permintaan Polda Aceh kepada Kemenkominfo ini bukan saja menyahuti aspirasi masyarakat Aceh dan tuntutan syariat Islam, tapi juga demi masa depan negara agar kita tidak mencetak generasi yang lemah dan lalai serta rusak oleh game judi online Highs Domino ini,” ujarnya.

Diketahui, Polda Aceh melalui Ditreskrimum telah menyurati Kementerian Kominfo untuk memblokir situs-situs yang mengandung unsur judi, khususnya Higgs Domino.

“Benar, kita (Polda Aceh) sudah menyurati Kemenkominfo untuk memblokir situs game Higgs Domino,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy di Polda Aceh, pada Senin, 5 September lalu.

Winardy menjelaskan, permintaan pemblokiran game Higgs Domino tersebut merupakan upaya preemtif Polda Aceh dalam mencegah kegiatan perjudian. [Wanda]

Angka Kesembuhan Hewan Ternak Terinfeksi PMK Makin Tinggi

0
PMK Foto: Ist

Nukilan.id – Puluhan ribu atau tepatnya 46 828 ekor hewan ternak di Provinsi Aceh yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) dinyatakan sembuh.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, dalam rilisnya, Minggu, 11 September 2022.

Winardy menyampaikan, jumlah hewan ternak terinfeksi PMK yang telah sembuh tersebut menjadi trend positif terhadap langkah penanganan terhadap hewan ternak terinfeksi PMK di Aceh.

Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tetap aktif melakukan pencegahan, seperti pembersihan kandang, disinfeksi, dan tidak membiarkan ternak berkeliaran agar kesembuhan terus meningkat.

“Masyarakat yang mengetahui atau hewan ternaknya sendiri terinfeksi PMK agar segera melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penanganan. Hal itu agar angka kesembuhan makin naik,” ujar Winardy.

Rifki Ismail Terpilih Sebagai Ketua Umum IPAU dalam Mubes ke-10

0
Rifki Ismail SAg terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU)

Nukilan.id – Rifki Ismail SAg terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-10 setelah didukung oleh mayoritas peserta dari Organisasi Lokal (Orkal).

Mubes ke-10 IPAU berlangsung di Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Aceh (Yakesma) di daerah Lambatueng, Kajhu, Aceh Besar, Minggu 11 September 2022, yang dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara Azwardi Abdullah.

Ketua Umum IPAU terpilih, Rifki Ismail, dalam pidato pertamanya mengatakan, musuh terbesar pemuda adalah rasa ketakutan saat Ingin terampil, merasa belum pantas dan anggapan ada yang lebih pantas.

“Seharusnya yakinlah bahwa perubahan adalah tantangan bukan ancaman. Maka keyakinan pertama yang harus kita bangun adalah bahwa kemampuan yang hebat diawali dengan keinginan yang kuat. Sedangkan kepercayaan diri itu akan hadir dalam prosesnya,” ujar Rifki.

Rifki mengatakan, dirinya bersama pengurus ke depan akan hadir melanjutkan kiprah dan amanah pengabdian para senior dan pendahulu pengurus IPAU periode sebelumnya dan siap melakukan aksi perubahan dan kreativitas sesuai perkembangan zaman dan transformasi digital yang ada.

“Terimakasih atas kepercayaan para ketua Orkal, amanah ini mari kita rawat bersama. Visi dan misi boleh saya yang sampaikan. Tapi untuk menjalankannya perlu peran penting kita bersama,” katanya.

Ke depan, ka Rifki, hal pertama yang akan dilakukan adalah segera menyusun struktur kepengurusan, bersilaturahmi dengan para tokoh, dan mengendepankan acara pelantikan.

“IPAU meusaboh, geutanyoe tameujroh. Nyan keuh punca pase, jeut tabangun bersama menyongsong rumah besar warga Aceh Utara di Banda Aceh, terus berinovasi dalam karya, meusaboh dan meuadab,” katanya.

Sebelumnya, Pj Bupati Aceh Utara Azwardi Abdullah dalam pembukaan Mubes mengatakan, IPAU sangat berjasa dalam membina kebersamaan para perantau asal Aceh Utara di Banda Aceh dan Aceh Besar, terutama di kalangan mahasiswa.

“Seingat saya, banyak mantan pengurus IPAU kini telah memegang jabatan penting baik di pemerintahan maupun di bidang lainnya. Jadi IPAU tidak boleh dipandang sebagai organisasi musiman. Kita juga patut memberikan apresiasu karena sejauh ini IPAU telah diurus oleh orang-orang hebat yang tidak mudah tergiring ke arus politik daerah,” sebutnya.

Selain itu, Azwardi juga meminta agar kehadiran IPAU dapat memainkan peran penting dalam pemberdayaan pemuda, sebab kebangkitan Aceh Utara juga membutuhkan sektor ekonomi sebagai pendukung kemapanan.

“Wadah IPAU hendaknya terus melakukan kerjasama, dan sama-sama bekerja dalam memberikan sumbangsihnya bagi pembangunan mental masyarakat, khususnya pemuda Aceh Utara,” pungkas Azwardi.

Mubes ke-10 IPAU turut dihadiri oleh Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin Abi Daud Hasbi, Anggota DPD RI M Fadhil Rahmi, Asisten 1 Pemerintah Setda Aceh Dr Muhammad Jafar M.Hum, Anggota DPRA Anshari Muhammad, Mantan Rektor Unimal Prod Apridar, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara Jamaluddin, Kadis Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Aceh Utara Saifuddin, dan sejumlah tokoh masyarakat asal Aceh Utara. []

KAMI: Pj Gubernur Aceh Harus Segera Lakukan Evaluasi dan Mutasi SKPA

0
Kabid Humas Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) Akmilul Fazlan

Nukilan.id – Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) Aceh menilai Pj Gubernur Aceh masih belum berhasil membenahi birokrasi yang selama ini bobrok di Aceh, terbukti bahwa sampai saat ini memasuki bulan ketiga menjabat sebagai orang nomor satu di Aceh, upaya pembenahan berupa mutasi SKPA belum saja dilakukan, walaupun beberapa hari lalu Sekda Aceh telah berhasil diganti.

Sehingga dikhawatirkan Pj Gubernur Aceh akan tetap mewarisi kebrobrokan birokrasi yang telah diwariskan oleh pendahulunya. Padahal secara regulasi proses mutasi sah-saja dilakukan oleh seorang penjabat kepala daerah sejauh merujuk kepada aturan, yakni dengan persetujuan tertulis mendagri dan persetujuan KASN.

“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil secara jelas pada pasal 33 Ayat 1 ditegaskan bahwa JPT hanya dapat diduduki paling lama 5 (lima) tahun. Mirisnya, ada kepala SKPA yang sudah menjabat lebih dari 5 tahun bahkan 7 tahun masih tetap nyaman dengan jabatannya padahal tanpa adanya prestasi nyata,” ungkap Kabid Humas Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) Akmilul Fazlan kepada media, Senin (12/9/2022).

Seharusnya, kata Fazlan, pejabat yang sudah 5 tahun dapat dilakukan mutasi diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Aceh Kepala Kesbangpol Aceh.

Selanjutnya juga ada pejabat yang sudah menjabat lebih 4 tahun lamanya, misalkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, Kepala Dinas ESDM, Kepala DSI Aceh dan Rumah Sakit Jiwa.

Disamping itu, kepala SKPA yang sudah menjabat lebih dari 3 tahun tentunya perlu dievaluasi kinerjanya.

“Beberapa kepala SKPA yang sudah menjabat lebih 3 tahun yakni diantaranya Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Sekwan DPRA, Kadispora Aceh, Kepala Sekretariat BRA, dan Kepala Sekretariat MPU. Semua SKPA ini perlu dievaluasi kinerjanya, jika memang tidak maksimal Pj Gubernur juga bisa melakukan pergantian,” jelasnya.

Fazlan menyebutkan, bukan hanya yang sudah lewat 3 tahun masa jabatannya, bahkan yang sudah menjabat 1 tahun setengah pun jika setelah dievaluasi ternyata kinerjanya bobrok dapat dilakukan mutasi.

Pada Pasal 142 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS jelas-jelas dikatakan bahwa Pejabat Pimpinan Tinggi harus memenuhi kinerja yang diperjanjikan dalam 1 tahun dalam suatu jabatan, dan diberikan kesempatan selama 6 bulan untuk memperbaiki kinerjanya.

Disini sangat jelas termaktub bahwa seorang kepala SKPA sah-sah saja dievaluasi jika kinerjanya tidak maksimal selama waktu yang diberikan tersebut, untuk itu proses evaluasi kinerja kepala SKPA yang telah menjabat selama 1 (satu) tahun harus dievaluasi.

Dia berharap di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dapat membawa perubahan nyata.

“Langkah awal yang mesti dilakukan adalah mengevaluasi secara kongkret kinerja perangkatnya, yakni kepala-kepala SKPA yang merupakan lokomotif dalam menjalankan kerja-kerja pemerintahan Aceh. Jika tidak dilakukan evaluasi dan mutasi segera maka jabatan 1(satu) tahun yang begitu singkat tersebut tidak akan dapat dimaksimalkan oleh Pj Gubernur untuk memperbaiki sistem pemerintahan dan membawa perubahan Aceh,” ujarnya.

Pihaknya juga meyakini bahwa mendagri dan KASN akan menyetujui pelaksanaan usulan mutasi kepala SKPA jika diajukan Pj Gunernur Aceh.

“Tentunya setelah dilakukan evaluasi secara mendalam, kami yakin mendagri akan menyetujui pelaksanaan mutasi sesuai aturan yang belaku. Kami juga yakin mendagri juga menginginkan yang terbaik untuk Aceh,” tutupnya. []

15 Atlet Berbagai Cabor Berprestasi Raih Penghargaan Gubernur Aceh

0

Nukilan.id – Sebanyak 15 atlet dari berbagai cabang olahraga berprestasi meraih penghargaan Gubernur Aceh dalam rangka peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39.

Penghargaan tersebut diserahkan Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh Dedy Yuswadi di Banda Aceh, Jumat (9/9).

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam upacara memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tingkat Provinsi Aceh yang dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Dari belasan atlet tersebut di antaranya Nurul Akmal, atlet angkat besi mengikuti Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, peraih medali emas PON 2022 di Provinsi Papua.

Selain atlet, penghargaan juga diberikan kepala pelatih berprestasi, pembina olahraga, penggerak olahraga, dosen dan guru olahraga, dan wartawan peliput olahraga.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh, Dedy Yuswadi mengatakan penghargaan tersebut diberikan atas prestasi mereka, di antaranya meraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kejuaraan lainnya baik berskala nasional maupun internasional.

“Penghargaan tersebut juga sebagai motivasi bagi atlet lainnya untuk meningkatkan prestasinya. Apalagi ke depannya, Aceh menjadi tuan rumah PON 2024, bersama dengan Provinsi Sumatera Utara,” kata Dedy Yuswadi.

Dedy Yuswadi mengatakan Pemerintah Aceh terus memberikan dukungan pembinaan atlet melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh dengan memberikan dana hibah untuk pemusatan latihan atlet.

“Dukungan lainnya seperti memberikan pelatihan kepada pelatih serta membentuk sekolah olahraga. Tujuannya, untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi,” kata Dedy Yuswadi. []

Laga Persiraja Vs PSKC Cimahi Berjalan Aman dan Tertib

0

Nukilan.id – Pertandingan lanjutan liga dua tahun 2022, antara Persiraja Banda Aceh melawan PSKC Cimahi berjalan aman dan tertib di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Kota Banda Aceh, Sabtu sore, 10 September 2022.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy menyampaikan, dalam mengamankan pertandingan tersebut pihaknya menurunkan 250 personel, yang terdiri dari personel gabungan Polda Aceh, personel Polresta Banda Aceh, Polres Pidie, dan Sat Brimob. Selain itu juga didukung personel Satpol PP dan TNI.

“Laga hari ini berlangsung tertib dan aman. Penonton juga sangat menikmati pertandingan tersebut,” kata Winardy.

Winardy juga berterima kasih kepada seluruh penonton yang telah tertib dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.

“Terima kasih para penonton sudah berpartisipasi dalam mengamankan jalannya pertandingan ini. Alhamdulillah juga tim kebanggaan masyarakat Aceh unggul dengan skor 2-1,” ujarnya. []