Beranda blog Halaman 1497

Kapolres Aceh Tengah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Longsor

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nulhakim menyalurkan bantuan kepada lima keluarga di Kampung Uning, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, terdampak bencana longsor, Jumat, 11 November 2022.

Nurochman Nulhakim mengatakan, bantuan yang diberikan pihaknya berupa sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Ia berharap, bantuan tersebut bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak longsor.

“Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bermanfaat,” kata Nurochman, dalam rilisnya, Jumat, 11 November 2022.

Nurochman juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan. Apalagi saat ini cuaca masih berpotensi hujan. []

9 Kampung Unik Yang Ada di Indonesia

0
Kampung Warna Warni Jodipan, Malang. (Foto: GNFI)

Nukilan.id – Banyak hal menarik yang tersebar luas di wilayah Indonesia, salah satunya adalah tentang kampung yang unik.

Pada umumnya, kampung-kampung ini tidak terlalu jauh berbeda dengan kampung lainnya. Hanya saja ada ciri khas yang muncul sehingga kampung ini disebut sebagai kampung unik.

Penasaran seperti apa saja keunikan kampung-kampung berikut ini? simak satu per satu rangkuman kami.

1. Kampung Warna Warni Jodipan, Malang

Kampung Warna Warni Malang atau yang dikenal juga dengan nama Kampung Jodipan ini adalah hasil tangan dingin dari sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang menamakan dirinya guyspro.

Mereka menyulap kampung kumuh ini serupa Desa Riomaggiore dan Desa Burano di Italia, Bo-Kaap di Afrika Selatan, Rainbow Family Village di Taiwan atau paling tidak semirip Favela Santa Maria yang ada di Rio De Janerio, Brazil.

Proyek ini dilakukan mulai pada Juni 2016. Inisiatif mahasiswa tersebut ternyata mengundang tangan-tangan kreatif lainnya untuk membantu seperti Komunitas mural lokal Malang, TNI dan Polisi.

Tak tanggung-tanggung, mereka bahu-membahu mengecat sebanyak 91 rumah di tiga RT yang terletak pada RW 02, Kec. Blimbing, Kota Malang.

Alhasil Kampung ini menjadi percontohan cikal bakal berdirinya 24 kampung tematik lainnya di Kota Malang. Mulai Kampung Tridi, Kampung Arema, Kampung Budaya Polowijen, hingga Kampung Kajoetangan Heritage Kota Malang.

2. Kampung Madras, Little India-nya Medan

Kampung Madras adalah kampung unik di Medan yang biasa juga disebut Kampung Keling karena mayoritas penduduknya berasal keturunan India khususnya etnis Tamil.

Awalnya orang-orang Tamil ini datang ke Medan sekitar abad ke-19 untuk menjadi pekerja di industri perkebunan, salah satunya perkebunan tembakau.

Mereka kemudian mendirikan sebuah pemukiman dan menetap di Kota Medan dan seiring waktu akhirnya mereka memiliki hubungan sosial dengan masyarakat Batak dan terjadilah akulturasi.

Terdapat sebuah tempat ibadah umat hindu bernama Kuil Shri Mariamman yang menjadi ikon khas Kampung Madras. Kuil tersebut kerap dipenuhi warga etnis India Tamil saat sedang beribadah atau pada acara besar tertentu.

Sekarang, Kampung Madras tidak hanya diisi oleh orang-orang India saja. Namun terdapat orang-orang dari berbagai daerah seperti Cina, Suku Aceh, Suku Jawa, dan Melayu.

3. Kampung Kembar, Duren Sawit, Jakarta Timur

Kampung Kembar adalah kawasan pemukiman padat penduduk di Jakarta Timur yang dikenal atas keunikannya karena terdapat beberapa pasang anak kembar.

Awal penamaan kampung kembar ini dari seorang Jurnalis yang dihantui rasa penasaran dan berinisiatif menelusuri secara administratif data anak kembar pada tahun 2012.

Setelah ditelusuri, ternyata memang ada belasan pasangan saudara kembar di RW 003 Malaka Jaya, dan akhirnya para wartawan dan mahasiswa datang untuk meliput. Singkat cerita, salah satu media memuat berita dengan menyebut RW 003 Malaka Jaya sebagai “Kampung Kembar”.

Pasangan saudara kembar di RW 003 Malaka Jaya memang memiliki genetik kembar. Orangtua mereka tidak kembar, tetapi genetik kembar diturunkan oleh kakek, nenek, paman atau bibi mereka. Artinya tidak diturunkan langsung.

Pada 2017 terdapat 19 pasangan saudara kembar. Namun, beberapa ada yang menikah sehingga tidak menetap di situ. Ada yang meninggal, ada yang pindah domisili, dan sebagainya.

Saat ini, terdapat 12 pasangan saudara kembar yang masih menetap di RW 003 Malaka Jaya. Mereka dari berbagai usia, dari 7 hingga 70 tahun.

4. Kampung Teletubbies, Sleman, Yogyakarta

Kampung Teletubbies adalah salah satu desa wisata favorit di Sleman, Yogyakarta. Yang membuatnya menarik adalah jejeran rumah berkubah ala tempat tinggal suku Eskimo di Kutub Utara dengan versi warna-warni.

Kendati memanjakan mata pengunjung, kampung ini memiliki sejarah panjang yang mengharukan. Ternyata di balik pembangunan 70 lebih tempat tinggal ini diawali oleh peristiwa gempa hebat di Yogyakarta tahun 2006 lalu yang meluluhlantahkan tanah di sekitar kampung ini.

Akhirnya kawasan bernama asli Nglepen ini coba dibangun kembali oleh NGO dengan membangun rumah berbentuk dome agar kuat dari goncangan gempa.

Ketika pertama kali dibangun rumah-rumah tersebut masih berwarna putih polos dan hanya sekadar dijadikan tempat tinggal biasa.

Namun semakin lama banyak orang yang penasaran dengan bentuk rumah tahan gempat tersebut dan berkunjung untuk melihat rumah dome yang terbilang tidak biasa dibangun di kawasan tropis. Berangkat dari situlah gagasan menjadikan Rumah Domes sebagai desa wisata muncul.

5. Penduduk Bermata Biru di Pulau Siompu, Buton

Pulau satu ini letaknya di barat daya dari Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pulau Siompu dibagi menjadi dua kecamatan, yakni Siompu Timur dan Siompu Barat.

Pulau Siompu bisa dijangkau lewat perjalanan laut dari Kendari, ibu kota Sulawesi Tenggara, dengan tujuan ke Kota Baubau, Pulau Buton. Perjalanan itu butuh waktu enam jam dengan menumpang feri.

Tepat di Kaimbulawa, sebuah desa di Kecamatan Siompu Timur, terdapat sekelompok warga dengan ciri tubuh unik. Mereka berbola mata biru dan berambut pirang mirip bangsa Kaukasia atau orang Eropa.

Fenomena ini pertama kali diungkapkan oleh La Ode Yusrie, seorang peneliti bersama lembaga Summer Institute Linguistic (SIL) yang sedang melakukan riset mengenai dialek lokal unik di Siompu Timur di awal 2016.

Secara historis, saat Portugis singgah di Pulau Siompu, Raja setempat menikahkan anaknya dengan salah satu orang Portugis sehingga daripada pernikahannya melahirkan beberapa keturunan.

6. Kampung Cyber, Tamansari, Yogyakarta

Kampung Cyber adalah salah satu RW di Kampung Wisata Taman Sari yang pernah dikunjungi pendiri (CEO) Facebook, Mark Zuckerberg.

Kampung dengan Kepala Keluarga (KK) tak lebih dari 100 ini juga satu-satunya peraih penghargaan dari produsen minuman ringan, AJE Indonesia, dengan hibah Rp100 juta untuk pembekalan infrastruktur internet.

Hampir semua warga yang ada di kampung unik ini melek teknologi. Setiap rumah dilengkapi koneksi jaringan internet, bahkan area pos ronda saja dipasang hotspot gratis.

Anak-anak seumuran SD di sini pun sudah mahir menggunakan komputer untuk berselancar di internet.

Kampung Cyber Taman Sari memiliki situs yang bisa kalian ketuk dan kunjungi. Pada situs tersebut, kamu bisa melihat berbagai macam pernak-pernik khas Yogyakarta yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk kerabat.

Meski mengusung modernitas tingkat tinggi, tapi warga sekitar enggan meninggalkan budaya dan kearifan lokal yang telah terjaga sejak zaman dahulu.

Tak lupa, satu hal yang membuat kampung unik ini begitu khas adalah mural di tembok-tembok yang mengusung pesan edukatif.

Hampir seluruh gambar mural bernuansa khas etnik Jawa yang mampu menonjolkan jati diri kampung modern berbalut budaya lokal.

7.Kampung Cokelat, Blitar, Jawa Timur

Kampung Coklat merupakan destinasi wisata edukasi yang terletak di Blitar, Jawa Timur. Tepatnya, Kampung Coklat berada di Banteng-Blorok No 18 Desa Plosorejo, RT 01/06, Kademangan, Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Kawasan ini dibangun oleh Kholid Mustafa, peternak ayam yang kemudian banting stir mengelola 120 pohon kakao milik keluarga setelah wabah virus flu burung yang mematikan usaha ternaknya.

Tempat ini memanfaatkan gudang dan kebun coklat sebagai tempat wisata untuk keluarga yang belum ada di sekitar Blitar. Begitu memasuki wisata kampung coklat, pengunjung akan mencium aroma semerbak coklat di sekitar area.

Pengunjung juga akan melihat tempat penjemuran coklat, kebun coklat yang ditata rapi dan outlet yang menyediakan olahan coklat, seperti ice coklat, ice cream, hingga mie coklat.

8. Kampung Wae Rebo, Flores, NTT

Wae Rebo adalah sebuah desa adat terpencil di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Terletak di ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut ini ternyata hanya memiliki 7 rumah utama yang disebut Mbaru Niang.

Desa Wae Rebo menwarkan wisata budaya dan alam yang sangat asri dan unik. Letaknya yang cukup terpencil dan diatas ketinggian menambah kesan takjub bagi para wisatawan

Wae Rebo dinyatakan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia pada Agustus 2012 menyisihkan 42 negara lain.

Untuk mencapai Wae Rebo, kalian mesti menapaki perjalanan sekitar 6 km dari Desa Dintor ke Desa Denge dengan menggunakan motor. Perjalanan dari Denge menuju Wae Rebo, kira-kira memakan waktu pendakian selama 3 jam dengan menyusuri daerah terpencil yang dikelilingi hutan lebat yang belum terjamah, menyebrangi sungai serta melintasi bibir jurang.

9. Kampung Inggris, Pare, Kediri

Kampung Inggris Pare adalah satu kawasan perkampungan yang terletak di Desa Tulungrejo dan Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Di kawasan ini terdapat sekitar 100 lembaga bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya. Tak ubahnya potret tempat belajar, pemandangan keseharian di Kampung Inggris Pare seperti kampus yang disesaki oleh para pelajar.

Sejarah berdirinya Kampung Inggris Pare ini diinisiasi oleh satu lembaga kursus bernama Basic English Course (BEC) di Desa Tulungrejo tanggal 15 Juni 1977 oleh Kalend Osein.

Pendirinya sendiri adalah seorang santri asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang sempat belajar di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, lalu kemudian ke Pare untuk belajar dan mengajar bahasa Inggris. [GNFI]

Asisten I Wakili Pj Gubernur Ikut Paripurna Penetapan Program Legislasi Aceh 2023 di DPRA

0

Nukilan.id – Asisten I Sekda Aceh M. Jafar, mengikuti paripurna DPR Aceh dengan agenda Penetapan Program Legislasi Aceh Prioritas Tahun 2023 dan Penetapan Rencana Kerja Tahunan DPR Aceh tahun 2023, di Gedung DPRA, Jumat 11 November 2022.

Dalam paripurna itu, Pemerintah Aceh mengusulkan tujuh judul Rancangan Qanun Aceh yang disepakati dalam rapat tersebut untuk dimasukkan dalam Daftar Prolega Prioritas Tahun 2023, yang meliputi Rancangan Qanun Aceh tentang Dana Abadi Pendidikan dan Rancangan Qanun Aceh tentang Pengelolaan Keuangan Aceh.

Selanjutnya adalah Rancangan Qanun Aceh tentang Pajak Aceh dan Retribusi Aceh, Rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan Kedua Atas Qanun Aceh Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Aceh, Rancangan Qanun Aceh tentang Pembentukan Perseroan Terbatas Jaminan Pembiayaan Syariah Aceh, dan Rancangan Qanun Aceh tentang Ketransmigrasian, Rancangan Qanun Aceh tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Aceh Tahun 2023 – 2043.

“Ketujuh Rancangan Qanun Aceh tersebut, telah memiliki dokumen rancangan qanunnya beserta naskah akademik atau penjelasannya, sehingga dapat langsung kami sampaikan pada awal tahun 2023 dan dapat segera dibahas,” kata Jafar.

Jafar mengatakan, berkenaan dengan penetapan Prolega Prioritas tahun 2023 ini, bukan berarti Rancangan Qanun Aceh di luar prioritas ini tidak dapat disampaikan atau dibahas pada tahun 2023.

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan, DPRA atau Gubernur Aceh dapat mengajukan Rancangan Qanun Aceh di luar Prolega, dengan ketentuan untuk mengatasi keadaan luar biasa, keadaan konflik, atau bencana alam, menindaklanjuti kerja sama dengan pihak lai dan mengatasi keadaan tertentu lainnya yang memastikan adanya urgensi atas suatu Rancangan Qanun yang dapat disetujui bersama oleh Badan Legislasi DPRA dan Biro Hukum Setda Aceh, dan perintah dari ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi setelah Prolega Prioritas ditetapkan. []

PA Tunjuk Irfansyah Gantikan Martini Sebagai Anggota Bamus DPRA

0

Nukilan.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) membacakan surat Pergantian posisi Badan Musyarawah (Bamus) Martini dengan Irfansyah dari Partai Aceh. Pergantian itu dibacakan ketua DPRA Pon Yahya di sidang paripurna DPRA di Gedung DPRA, Banda Aceh, Jum’at (11/11/2022).

“Sebelum kita masuk kepada agenda pokok hari ini, terlebih dahulu kami akan membacakan surat yang kami terima dari Fraksi Partai Aceh nomor 124/f-pa/a/vii/2022 perihal usulan penggantian anggota badan musyawarah DPRA dari fraksi Partai Aceh yang menetapkan penggantian saudari Martini dengan saudara Irfansyah untuk duduk sebagai anggota dalam badan musyawarah DPR Aceh,” kata Ketua.

Irfansyah resmi menjabat sebagai anggota DPRA sisa masa jabatan 2022-2024. Politisi PA tersebut ditetapkan menjadi anggota Banleg DPRA.[]

Reporter: Hadiansyah

DPRA dan Pemerintah Aceh Masukan 15 Rancangan Qanun Jadi Prolega 2023, Apa Saja?

0
Rapat Raqan Prolega 2023. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Badan Legislasi (Banleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Pemerintah Aceh menyepakati 15 judul rancangan Qanun Program Legislasi Aceh (Prolega)tahun 2023, antaranya 8 judul rancangan qanun usulan inisiatif DPRA dan 7 rancangan qanun usulan prakarsa Pemerintah Aceh.

15 Rancanangan Prolega tersebut tertuang dalam surat nomor 92/banleg/dpra/x/2022 tanggal 25 oktober 2022, perihal penyampaian berita acara kesepakatan bersama badan legislasi DPRA dengan Pemerintah Aceh terkait prolega prioritas tahun 2023 yang digelar Gedung Paripurna DPRA, Jum’at (11/11/2022).

“10 judul rancangan qanun aceh merupakan prolega prioritas tahun 2023, dan 5 judul rancangan Qanun Aceh sebagai prolega tambahan tahun 2023,” kata Ketua Banleg DPRA Mawardi yang baiasa disapa Tgk Adek.

Dikatakan, pihaknya berharap proses pembahasan dan penetapan rancangan qanun prioritas tahun 2023 dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga dapat melahirkan regulasi yang memberikan manfaat terhadap tata kelola pemerintahan, proses pembangunan, penguatan kekhususan aceh dan peningkatan keejahteraan rakyat aceh.

Menurutnya, 10 rancangan qanun prolega prioritas tahun 2023 dan 5 rancangan qanun prolega prioritas tambahan tahun 2023 yang akan ditetapkan melalui rapat paripurna hari ini, agar segera ditunjuk alat kelengkapan pembahasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun 10 Ranacangan Qanun Prolega Prioritas Tahun 2023 dan 5 (lima) rancangan qanun prolega prioritas tambahan tahun 2023 sebagai berikut:

1. Rancangan Qanun Aceh tentang dana Apendik Pendidikan
2. Rancangan Qanun Aceh tentang Pengelolaan Keuangan Aceh
3. Rancangan Qanun Aceh tentang Pajak Aceh Regulusi Aceh
4. Rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan Kedua atas Qanun Aceh No 13 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat Aceh
5. Rancangan Qanun Aceh tentang pembentukan persiapan terbatas jamianan pembiayaan Syariah Aceh
6. Rancangan Qanun Aceh tentang ke tranmigrasian
7. Rancangan Qanun Aceh tentang rencana tata ruang Aceh tahun 2023-2043
8. Rancangan Qanun Aceh tentang Penyiaran Aceh
9. Rancangan Qanun Aceh tentang perubahan atas Qanun Aceh No 15 tahun 2013 tentang pengolaan migas pertambangan mineral dan batubara.
10. Rancangan Qanun Aceh tentang perubahan keempat atas perubahan Qanun Aceh No 2 tahun 2008 tentang tata cara pengalokasian tambahan dan bagi hasil minyak dan gas bumi dan penggunaan dana otonomi khusus
11. Rancangan Qanun Aceh tentang perubahan atas Qanun Aceh No 7 tahun 2014 tentang ketenagakerjaan
12. Rancangan Qanun Aceh tentang perubahan kedua atas Qanun Aceh No 11 tahun 2015 tentang penyelengaraan pendidikan
13. Rancangan Qanun Aceh tentang pemaamfaatan dan pengolahan karbon Aceh
14. Rancangan Qanun Aceh tentang Pemajuan Kebudayaan Aceh
15. Rancangan qanun aceh tentang Pembangunan dan penglolaan pelabuhan dan bandar udara

Sementara dijelaskan pimpinan DPA Aceh telah menerima hasil pembahasan terhadap rencana kerja tahunan (rkt) tahun 2023 dari panitia kerja penyusunan rencana kerja tahunan DPRA melalui suratnya nomor 160/2616 tanggal 10 november 2022.

Sementara itu, amatan Nukilan.id semua Anggota DPRA menyetujui rancangan Qanun tersebut, sehingga disahkan oleh ketua DPRA.[]

Reporter: Hadiansyah

Kejati Aceh Kecewa Status Tahanan Terdakwa Korupsi AWSC Dialihkan

0

Nukilan.id – Majelis hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh mengabulkan permohonan peralihan status tahanan yang diajukan pengacara terhadap 2 orang terdakwa kasus dugaan korupsi, sebelumnya tahanan badan di Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu menjadi penahanan kota.

Putusan peralihan status tahanan itu disampaikan majelis hakim yang diketuai hakim Hendral SH.MH, anggota Sadri, SH.MH dan Elfama Zain SH dalam persidangan yang digelar di PN Banda Aceh, Jumat 11 November 2022. Putusan itu bernomor 59/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bna/

Kedua orang terdakwa korupsi itu masing-masing atas nama Muhammad Zaini Yusuf alias Bang M dan Mirza Bin Ramli. Keduanya merupakan terdakwa dugaan korupsi Aceh World Solidarity CUp (AWSC) Tahun 2017, yang merupakan pelimpahan berkas perkara penyidikan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh.

Menanggapi peralihan status tahanan yang disetujui majelis hakim terhadap kedua terdakwa korupsi, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Bambang Bachtiar didamping Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Edi Ermawan dan Kasi Intel Kejari Banda Aceh Muharizal mengaku keberatan atas peralihan status tahanan bagi kedua terdakwa itu.

Hanya saja, pihaknya menghargai pertimbangan majelis hakim sehingga putusan yang dikeluarkan majelis hakim PN Tipikor Banda Aceh dengan mengabulkan permohonan peralihan status tahanan yang diajukan kedua orang terdakwa lewat pengacaranya.

“Jadi, seharusnya pengadilan berempati dengan aparat penegak hukum yang bekerja keras mengungkap perkara ini untuk layak dibawa ke pengadilan. Alasan yang diajukan kedua orang terdakwa untuk peralihan status penahanannya juga terkesan mengada-ada,” tegas Kajati Aceh.

Pasalnya, lanjut Bachtiar, selama ini proses pemeriksaan terhadap terdakwa lewat tatap muka alias offline dan tidak pernah lewat zoom maupun online.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Banda Aceh Muharizal beberapa waktu lalu menjelaskan AWSC adalah even yang digelar pada tahun 2017 lalu yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBA) Perubahan Tahun 2017 pada Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Aceh sebesar Rp. 3.809.400.000,00.

Berdasarkan fakta penyidikan, juga ada penerimaan langsung oleh panitia pelaksana (Panpel) dari sponsorship, sumbangan pihak ketiga lainnya yang sah dan tidak mengikat, serta penjualan tiket sebesar Rp5,4 miliar.

“Sehingga akibat dugaan penyelewengan tersebut telah terjadi kerugian negara sebesar Rp2,8 miliar berdasarkan laporan audit BPKP Perwakilan Aceh,” ujar Muharizal beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini Kejari Banda Aceh menjerat tersangka dalam dengan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 JO Pasal 8 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP. [Wanda]

Baca juga: Kejaksaan Agung Setujui Empat Kasus di Aceh Dihentikan

Editor:
Mirzu

PGRI Baitussalam Aceh Besar Gelar Seminar Peningkatan Mutu Pendidikan

0
(Foto: Dok. Disdik Aceh Besar)

Nukilan.id – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, 10 November 2022, Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Baitussalam berkerja sama dengan Penerbit Erlangga Aceh gelar seminar peningkatan mutu pendidikan untuk para pendidik.

Kegiatan ini dibuka langsung Plt. Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Besar, Agus Jumaidi, M.Pd diwakili oleh Pengawas Disdik Aceh Besar, Amirudin di Aula Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Jum’at (11/11/2022).

Plt. Disdik Aceh Besar, Agus Jumaidi, M.Pd dalam sesi memberikan materi kebijakan menyampaikan apresiasi kepada PC PGRI Kecamatan Baitussalam yang telah melakukan kolaborasi sehingga kegiatan seminar ini sukses dilaksankan.

“Kami apresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh PC PGRI Baitussalam, dimana kolaborasi harus dilakukan untuk menggelar kegiatan baik seminar, pelatihan ataupun kegiatan sejenisnya dengan pihak mana pun yang ingin membantu,” ujarnya.

“Apalagi ditengah kondisi yang terbatas dibutuhkan kerjasama dengan siapapun sehingga kompetensi guru bisa ditingkatkan,” tambah Agus.

Sementara itu, Ketua PGRI Baitussalam, Cut Ika Murza mengatakan, kegiatan seminar yang diikuti oleh 135 peserta ini mengusung tema “Seminar Motivasi Guru Mengajar Asyik di Zaman Now”.

“Untuk itu, kita harapkan seluruh pendidik bisa terus bertansformasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman dan disenangi oleh siswa,” ujar Cut Ika.

Adapun pemateri lain dalam kegaitan seminar ini yaitu, Wahyu Rezeki, S.Ikom memberikan materi terkait memotivasi guru agar bisa menjadi guru asyik di zaman now, sehingga menjadi guru yang disenangi oleh murid-muridnya. []

Edy Asaruddin Ganti Alm Jauhari Amin di DPR Aceh

0

Nukilan.id – Edy Asaruddin resmi menjadi anggota DPR Aceh sisa masa jabatan 2022-2024. Politisi Gerindra tersebut ditetapkan menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPR Aceh Jauhari Amin yang meninggal dunia pada 6 Juni 2022 lalu.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri, di Ruang Sidang Utama DPR Aceh, di Banda Aceh, Jumat, 11 November 2022.

Usai pengambilan sumpah jabatan, Pon Yaya turut menyampaikan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan Jauhari Amin sebagai anggota DPR Aceh.

Ketua DPR Aceh juga menyampaikan selamat kepada Edy Asaruddin sebagai anggota DPRA yang baru saja dilantik. Dia berharap Edy dapat menjaga amanah yang diberikan dan dapat menjalankannya dengan baik.

“Kami yakin saudara akan segera menyesuaikan diri dan dapat memperkuat kinerja dewan guna menumbuhkan citra positif dari masyarakat terhadap lembaga DPR Aceh dalam menjalankan fungsi anggaran, fungsi legislasi dan fungsi pengawasan,” kata Pon Yaya.

Ketua DPR Aceh juga berpesan agar Edy Asaruddin dapat berperan aktif di lembaga dalam berbagai kegiatan kedewanan, baik dalam rapat fraksi, komisi, rapat pansus, dan alat kelengkapan dewan lainnya.

Sebagai catatan, Edy Asaruddin, SE merupakan kelahiran Kuala Simpang pada 19 Juli 1975 silam. Suami dari Maidawati tersebut sekarang juga sebagai Sekretaris DPC Gerindra Kota Langsa.

Reporter: Hadiansyah

Bank Aceh Luncurkan Internet Banking Corporate Action Bisnis di Hari Pahlawan

0
Dari kiri, Kepala Sub Bagian Pengawasan Bank OJK, Faisal Tamara, Direktur Kepatuhan Bank Aceh, Yusmal Diansyah, Komisaris Utama Bank Aceh, Taqwallah, Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, Amal Hasan, dan Asisten Direktur Kepala Tim Implementasi KEKDA, Leni Novita mengacungkan jari membentuk logo Action, pada soft launching Action Bisnis, di Gedung Action Center Banda Aceh, Kamis (10/11/2022). Foto: Ist

“Gratis Transfer Antar Bank Hingga 31 Desember 2022”

Nukilan.id – Bank Aceh terus melakukan transformasi bisnis layanan digital. Bertepatan Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2022), Bank Aceh menghadirkan layanan Internet Banking Corporate bernama Action Bisnis. Hingga 31 Desember 2022, nasabah pengguna Action Bisnis diberikan layanan gratis transfer antarbank.

“Layanan Internet Banking Action Bisnis merupakan platform terbaru dari Bank Aceh untuk memenuhi kebutuhan nasabah, terutama nasabah korporasi, baik pemerintah maupun perusahaan swasta termasuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” ujar Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, Amal Hasan, dalam sambutannya pada Soft Launching Action Bisnis di Gedung Action Center, Banda Aceh, Kamis (10/11/2022).

Sebagai bank milik dan kebanggaan daerah, menurut Amal Hasan, Bank Aceh terus melakukan transformasi bisnis melalui digitalisasi layanan agar adaptif terhadap perubahan yang terjadi.

“Action Bisnis memberi layanan kepada nasabah untuk melakukan transaksi perbankan secara mandiri melalui jaringan internet. Layanan ini menjadi media untuk melakukan transaksi dan mendapatkan informasi lain melalui website bank,” jelas Amal.

Ia menyebutkan, layanan Action Bisnis dilengkapi dengan fitur transaksi seperti transfer sesama Bank Aceh, transfer antarbank online, transfer SKNBI dan RTGS, multitransfer meliputi multitransfer sesama Bank Aceh, multitransfer antarbank online, multitransfer SKNBI dan RTGS, serta payment meliputi pembayaran Telkom, PLN, pajak MPNG3, pembayaran Simda dan SIKPD.

“Mulai 10 November 2022 atau bertepatan dengan Hari Pahlawan tahun ini, nasabah Bank Aceh sudah dapat mengakses layanan Action Bisnis melalui pendaftaran pada jaringan Kantor Cabang Bank Aceh dan mendapatkan akses transfer antarbank gratis hingga 31 Desember 2022,” ungkapnya.

Amal Hasan menambahkan, kehadiran Acton Bisnis dapat memberikan kemudahan layanan bagi nasabah UMKM dalam mendorong aktivitas bisnisnya. “Hal itu sejalan dengan misi Bank Aceh sebagai penggerak perekonomian daerah,” imbuh Amal, seraya mengapresiasi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendukung lahirnya aplikasi Action Bisnis.

Sementara itu, Asisten Direktur Bank Indonesia (BI), Leni Novita, mengatakan, layanan internet banking Action Bisnis selaras dengan program layanan nontunai dalam mendukung tumbuh kembangnya UMKM yang digalakkan oleh Bank Indonesia.

Dikatakan, layanan aplikasi Action Bisnis sudah melalui proses perizinan dan asesment yang ketat, baik dari OJK maupun Bank Indonesia. Sehingga, keamanan data dan transaksi menjadi jaminan utama bagi nasabah.

Namun, Leni Novita tetap menekankan kepada nasabah agar selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menggunakan layanan transaksi keuangan berbasis digital.

“Kehadiran Action Bisnis merupakan wujud keberhasilan transformasi digital yang dilakukan Bank Aceh,” ujarnya.

Launching Gerakan Infaq 1 Rupiah Melalui QRIS

Di tempat yang sama, Bank Aceh Bersama dengan Bank Indonesia dan OJK juga meluncurkan Gerakan Infaq 1 Rupiah Pakai QRIS. Peluncuran ditandai dengan melakukan scan barcode QRIS Baitul Mal secara bersamaan oleh seluruh undangan.

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Amal Hasan mengungkapkan bahwa gerakan infaq 1 rupiah melalui QRIS merupakan salah satu bentuk edukasi kepada seluruh nasabah dan masyarakat luas bahwa cara bersedekah saat ini sudah jauh lebih mudah karena cukup pake gadget dan tidak perlu uang tunai.

Amal Hasan juga menambahkan bahwa Bank Indonesia dan Bank Aceh menyediakan hadiah emas 0,5 gram emas dan kartu emoney pengcard masing-masing untuk 70 nasabah yang beruntung yang berinfaq pada gerakan ini mulai 1 November hingga 25 Desember 2022.

“Nasabah Bank Aceh cukup melakukan transaksi infaq scan barcode Baitul Mal melalui aplikasi Action Mobile Banking senilai Rp 1 atau lebih,” ujarnya

Soft launching Action Bisnis dan Peluncuran Gerakan Infaq 1 rupiah tersebut turut dihadiri Manajer Analisis Fungsi Implementasi Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Alrikko Putra, Kasubag Pengawasan Bank OJK, Faisal Tamara, Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Aceh, Syahrizal Abbas, Komisaris Utama, Taqawallah, Komisaris Independen, Abdussamad dan Muslim A Djalil, serta Direktur Kepatuhan Bank Aceh, Yusmal Diansyah, Pemimpin Divisi dan Pemimpin Cabang. Hadir pula, utusan instansi pemerintah daerah, Baitul Mal perusahaan swasta, perguruan tinggi, dan nasabah Bank Aceh. []

Banjir Surut, Karang Taruna Bandar Pusaka Bersihkan Sekolah di Babo

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Karang Taruna Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang menerjunkan para pengurus Karang Taruna Kecamatan untuk membersihkan Sekolah Dasar (SD) Babo, Jumat (11/11/2022).

Ketua Karang Taruna Kecamatan Bandar Pusaka, Khairi Ramadhan mengatakan dengan berbekal alat kebersihan, para pengurus Karang Taruna kecamatan setempat membersihkan air dan lumpur sisa banjir yang masuk di SD Babo.

“Pembersihan dilakukan di SD Babo karena SD ini merupakan SD yang terparah terendam banjir di Kampung Babo Kecamatan Bandar Pusaka,” ujar Khairi Ramadhan didampingi Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Bandar Pusaka, Dinda Hariani dan Wakil Ketua, Alkindi.

Dijelaskannya, kondisi di sekolah tersebut cukup parah, hampir semua fasilitas pendidikan seperti meja, kursi, buku, dan rak buku rusak terendam banjir. “Jika kita tidak turun untuk membersihkan fasilitas sekolah ini ditakutkan akan berimbas pada anak-anak sekolah yang tertunda masa pembelajarannya, karena hampir di seluruh wilayah banjir sudah surut,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang sejak 31 Oktober 2022 banyak menyisakan kerusakan fasilitas publik termasuk sekolah-sekolah. Berdasarkan data BPBD Aceh Tamiang, dari total 355 sekolah, sebanyak 122 sekolah dari semua tingkatan terdampak banjir.

Sementara data dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tamiang terdapat 17 Dayah/Pesantren di sejumlah kecamatan ikut terendam banjir. []