Beranda blog Halaman 1421

DLHK Aceh Temukan 17 Hektare Hutan Negara Dijadikan Kebun Sawit Secara Ilegal

0
Foto udara hutan lindung Desa Anak Talang di Riau, yang ditanami sawit. (Foto: Betahita/Robby)

Nukilan.id – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IV Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, menemukan lokasi kawasan hutan Negara yang dijadikan areal perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Simeulue.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IV Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Naharuddin, Jumat (27/1/2023) menyampaikan, pihaknya menemukan 17,6 hektar yang terbukti masuk dalam kawasan hutan negara digarap secara ilegal oleh salah perusahaan.

Untuk itu, pihaknya sudah mengambil tindakan dengan menyegel dan memasang pengumuman peringatan, serta melayangkan surat resmi hasil temuan kepada perusahaan yang diduga buka kebun baru untuk kelapa sawit di kawasan hutan itu.

Surat dengan nomor No. 522.3/143/1/2023, dengan Perihal Penghentian Kegiatan Dalam Kawasan Hutan tersebut juga ditembusan kepada Kapolda Aceh, Penjabat Bupati Simeulue, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Kapolres Simeulue, Kadis Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Simeulue, Kepala BKPH Simeulue. Camat Teluk Dalam dan Kepala Desa Bulu Hadek.

Dirinya menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan oleh Tim BKPH Simeulue KPH Wilayah IV Aceh bersama dengan Camat Teluk Dalam, Kepala Desa dan unsur masyarakat Desa Bulu Hadek, terdapat pembukaan lahan oleh salah satu perusahaan yang berlokasi di Desa Bulu Hadek Kecamatan Teluk Dalam dengan koordinat geografis

Dan hasil overlay dengan peta Kawasan Hutan dan Konservasi Perairan Provinsi Aceh sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hídup dan Kehutanan Nomor SK.580/MENLHK/SEKJEN/2/2018 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan

Berdasarkan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 865/Menhut-ll/2014 tanggal 29 Desember 2014 tentang Kawasan Hutan dan Konservasi Perairan Provinsi Aceh, lokasi tersebut berada dalam Hutan Produksi seluas ± 17,47 Ha dan di luar Kawasan Hutan (Areal Penggunaan lain yang belum dibebani alas titel) seluas ± 6,91 Ha.

“Berdasarkan hasil pengecekan, koordinat dan overlay peta kawasan hutan, telah kita layangkan surat resmi kepada PT Raja Marga, untuk segera menghentikan segala aktívitas yang berada di dalam Kawasan Hutan Negara karena bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Masih menurut Naharuddin, dalam waktu dekat ini juga akan kembali melakukan pengecekan lokasi lainnya, yang ada di Kecamatan Teupah Selatan, Kecamatan Simeulue Barat dan satu lokasi lagi berada di Kecamatan Teluk Dalam, yang juga diduga digarap PT Raja Marga.

Setelah pihaknya mendapat informasi tambahan dari masyarakat Simeulue, juga diduga berpotensi areal yang sedang digarap oleh perusahaan yang sama itu, masih tanda tanya keabsahan lokasinya serta meminta SKPK dan Pemda setempat untuk rutin koordinasi bila ada kegiata maupun program pembukaan perkebunan atau lainnnya.

Dia juga mengakui, peresonil BKPH yang bertugas di Simeulue sempat mendapat ancaman pasca mencuat ke publik pembukaan kebun kelapa sawit di kawasan hutan negara, namun pihaknya tidak surut serta meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada KPH bila menemukan pelanggaran dan penyalahgunaan lainnya.

“Dari pengakuan petugas BPKH kita di Simeulue, sempat mendapat ancaman, namun persoalan ini tetap kita lanjutkan. Serta dengan telah dipasang peringatan di areal temuan kita itu, jangan ada yang coba – coba untuk melanggar,” tegas Naharuddin.

Naharuddin dalam kesempatan itu sosialisaikan persoalan perkebunan, pihak yang akan melakukan usaha perkebunan di atas Luas 25 hektar harus berbentuk badan hukum serta wajib memiliki izin usaha perkebunan dan hak atas tanah, Berdasarkan Pasal 47 ayat (1) Undang-Undang

Nomor 39 Tahun 2014 disebutkan bahwa “Perusahaan Perkebunan yang melakukan usaha budi daya Tanaman Perkebunan dengan luasan Skala tertentu dan/atau usaha Pengolahan Hasil Perkebunan dengan kapasitas pabrik tertentu wajib memiliki izin Usaha Perkebunan.

Ancaman ketidakpatuhan terhadap Pasal tersebut berupa ketentuan pidana yang terdapat dalam Pasal 105 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 yaitu pidana penjara paling lama 5 (Lima) tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. []

USK dan BEI Aceh Laksanakan Sekolah Pasar Modal Syariah untuk Mahasiswa

0

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Wilayah Aceh sepakat melaksanakan Sekolah Pasar Modal Syariah untuk mahasiswa penerima beasiswa (Kartu Indonesia Pintar) KIP Kuliah.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Wakil Rektor III USK Prof. Dr. Ir. Mustanir, M.Sc dan Kepala BEI Aceh Dr. Thasrif Murhadi, S.E., M.M di Gedung Flamboyan AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Minggu 29 Januari 2023.

Sekolah Pasar Modal ini diikuti oleh seluruh mahasiswa KIP-K 2022 yang terbagi dalam 16 sesi. Di mana setiap sesinya terdiri atas 150 mahasiswa. Program ini mulai berlangsung sejak hari ini 28 Januari hingga 11 Maret 2023.

Thasrif dalam sambutannya mengatakan, Sekolah Pasar Modal ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa menjadi lebih produktif, serta membangun kesadaran untuk berubah dari saving society menjadi investement society.

Selain itu dirinya menilai, pemahaman pasar modal ini semestinya penting diketahui semua orang. Pasalnya, setiap orang adalah pelaku ekonomi sehingga literasi pasar modal itu wajib diketahui.

“Di negara maju, mereka sudah mulai bergerak menuju investement society. Jadi membangun pemahaman tentang pasar modal dan investasi ini penting untuk diketahui semua orang,” ucapnya.

Selanjutnya, Mustanir turut menyambut baik program edukasi tentang pasar modal untuk mahasiswa ini. Sebab informasinya langsung disampaikan oleh narasumber yang berasal dari lembaga sekuritas terpercaya. Seperti dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, dan RHB Sekuritas.

Menurutnya, pemahaman pasar modal ini penting agar mahasiswa dapat terhindar dari investasi bodong, yang saat ini telah menjadi permasalahan serius di masyarakat.

Selain itu, program ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa menjadi lebih mandiri secara finansial meskipun statusnya masih mahasiswa. Oleh sebab itu, Mustanir mengingatkan mahasiswa untuk aktif dalam mengikuti program ini, serta tak sungkan untuk menanyakan hal-hal yang sangat teknis terkait pasar modal.

“Jadi manfaatkan kesempatan ini. Karena kita ingin mahasiswa bisa mandiri secara finansial, sehingga bisa membantu orang lain atau bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya. []

3 Even Wisata Aceh Masuk Kharisma Event Nusantara 2023

0

Nukilan.id – Tiga agenda event pariwisata Aceh masuk kalender “Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023”. Ketiga event tersebut yakni Aceh Culinary Festival (ACF), Aceh Ramadhan Festival (Ramfest) dan Sabang Marine Festival.

Informasi tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat meluncurkan program KEN 2023 di Teater Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu, 28 Januari 2023.

Ketiga event Aceh tersebut tergabung dalam 110 event unggulan yang telah dikurasi dari 291 event usulan Dinas Pariwisata Provinsi se-Indonesia.

“Alhamudillah, tahun ini tiga event budaya dan wisata seperti ACF, Ramfest dan Sabang Marine Festival masuk KEN 2023. Bahkan, Aceh Culinary Festival masuk Top 10 KEN 2023,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupdar) Aceh, Almuniza Kamal, Minggu, 29 Januari 2023.

Almuniza menilai, masuknya tiga event tersebut memberi dampak positif dalam menggeliatkan kembali ekonomi di bidang industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh.

“Kami berharap dukungan penuh Kemenparekraf RI untuk terus mempromosikan event wisata Aceh. Mari kita sama-sama berkolaborasi untuk membangun dan mengembangkan budaya dan pariwisata dari berbagai sektor demi meningkatkan ekonomi masyarakat. Seperti tagline kita, ‘Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata’,” ucap Almuniza.

ACF Semarakkan KEN Festival

Bertajuk Karisma Event Nusantara Festival, peluncuran KEN 2023 menghadirkan gelaran festival yang dapat dikunjungi oleh publik. KEN Festival 2023 dimeriahkan oleh sejumlah pengisi acara mulai dari pegiat seni hingga seniman musik yang berasal dari daerah masing-masing di antaranya, Aceh Culinary Festival, Banjarmasin Sasirangan Festival, Bogor Street Festival/Cap Go Meh.

Kemudian, Festival Babukung, Festival Bunga dan Buah, Festival Pacu Jalur, Festival Rujak Uleg, Festival Tabut, Festival Tenun Ulos & Fashion, Jember Fashion Carnaval, Jogja Violin Fest, Musik Alam Fest, Samosir Music International, dan Tomohon International Flower Festival.

Dalam kegiatan tersebut, ACF melaksanakan demo masak dan free flow sample kuliner. Atraksi memasak kuah beulangong dan saring kupi mengundang anstusiame pengunjung dengan memadati stan ACF.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (events) Kemenparekraf, Rizky Handayani turut merasakan sensasi memasak kuah beulangong dan mengajak para pengunjung untuk ke Aceh saat pelaksanaan event ACF pada 14-17 Juli mendatang.

Sementara itu, Menparekraf Sandiaga mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa penyelenggaraan event dapat menjadi lokomotif atau penggerak ekonomi daerah serta kebangkitan pariwisata Indonesia.

“KEN 2023 mampu mendorong kebangkitan daerah, saya melihat dari setiap event dari Sabang sampai Merauke, semua mampu untuk menggerakkan perekonomian daerah, mulai dari event budaya, event olahraga, sampai juga event yang berkaitan dengan festival. Saya juga melihat bahwa kunci kebangkitan ekonomi bisa kita lakukan jika event-event ini dilakukan lebih berkualitas,” kata Sandi. []

Pj Bupati Aceh Besar Resmikan KMP Willem Toren, Kapal Operasional BPKS di Pulo Aceh

0

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, bersama Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Junaidi, melakukan peresmian kapal cepat baru milik BPKS. Peresmian tersebut ditandai dengan prosesi peusijuek yang dilakukan oleh Teungku imum setempat, di Dermaga Lampunyang, Pulo Aceh, Minggu, (29/1/2023).

Kapal baru miliki BPKS itu diberi nama Willem Toren. Nama tersebut diambil dari nama mercusuar yang menjadi ikon Pulo Aceh.

Kapal Willem Toren itu nantinya akan menjadi transportasi laut bagi manajemen dan karyawan BPKS dalam menjalankan tugasnya di wilayah kawasan Sabang. Kapal tersebut mampu menampung sekitar 20 orang penumpang.

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto berharap dengan adanya transportasi baru tersebut kerja BPKS dalam memajukan ekonomi masyarakat kawasan Sabang, khususnya Pulo Aceh dapat terus ditingkatkan.

“Berbagai fasilitas yang dimiliki pemerintah harus mampu meningkatkan kinerja yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Iswanto.

Hadir mendampingi Pj Bupati, Sekda Aceh Besar, Sulaimi, Ketua PKK Aceh Besar, Cut Rezky Handayani dan sejumlah pejabat lainnya. []

Kendalikan Inflasi, Bakri Siddiq Kembali Sidak Pasar

0

Nukilan.id – Upaya pengendalian inflasi terus dilakukan Penjabat Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq bersama stakeholder terkait. Salah satunya, secara berkala melakukan pemantauan langsung harga dan stok barang kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Seperti yang ia lakukan ke Pasar Al Mahirah, Gampong Lamdingin, Minggu, 29 Januari 2023. Inspeksi mendadak (sidak) ini dilakukannya untuk menindaklanjuti arahan Mendagri RI pada rakor pengendalian inflasi daerah beberapa hari yang lalu.

Tak sendiri, Bakri Siddiq datang bersama Plt Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh Rony Widijarto, Kepala BPS Banda Aceh Amir Fadli, Kabag Ops Polresta Banda Aceh Kompol Iswahyudi, Kasdim 0101/KBA Letkol Arh Sugi Hantoro, dan perwakilan unsur forkopimda lainnya.

Turut hadir di sana, Sekdako Amiruddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan M Nurdin, bersama para kepala dinas dan pejabat terkait di lingkungan Pemko Banda Aceh.

Tiba di lokasi, Bakri langsung berdialog dengan para pedagang untuk mengecek stok dan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional terbesar di Aceh tersebut. Warung kelontong, beras, hingga lapak penjualan ayam potong dan daging sapi turut disambangi Bakri Siddiq beserta rombongan.

Hasil peninjauan, terjadi kenaikan harga sejumlah komoditi, meski tidak terlalu signifikan. Gerak cepat pelaksanaan operasi pasar pun diinstruksikannya kepada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh. “Barusan kita lihat beberapa komoditi, seperti beras, minyak goreng, dan bawang, harganya naik,” ujarnya usai sidak.

“Pergerakan harga ini segera kita respon dengan pelaksanaan operasi pasar dalam pekan depan dengan melibatkan stakeholder terkait. Proyeksi kita, harga dan stok barang bisa stabil sehingga inflasi pun terkendali. Apalagi di awal tahun seperti sekarang, biasanya akan terjadi tren penurunan harga,” ujarnya.

Terkait dengan pengendalian laju inflasi, Bakri menyebut Banda Aceh mencatatkan pencapaian positif. “Inflasi year on year mampu terus kita turunkan hingga menjadi enam persen pada Desember 2022 lalu. Ini tidak terlepas dari tim solid yang kita miliki, yakni TPID yang saling berkoordinasi dan mengisi dalam upaya menekan laju inflasi.”

Memasuki tahun anggaran baru, Pemko Banda Aceh juga telah mengalokasikan anggaran yang memadai untuk program pengendalian inflasi. “Anggarannya hampir tiga kali lipat daripada tahun lalu. Kita terus berpacu sesuai arahan presiden dan mendagri untuk menekan laju inflasi hingga di bawah lima persen,” ujarnya lagi seraya mengharap dukungan masyarakat dan semua elemen kota.

Pj Gubernur Aceh Hadiri Penutupan Diklat Lemhannas

0

Nukilan.id — Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki menghadiri penutupan kegiatan Diklat Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Pejabat Eksekutif dan Legislatif Pemerintah Aceh Tahun 2023 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Minggu 29 Januari 2023.

Prosesi penutupan diklat dilakukan Wakil Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dengan diikuti sejumlah pejabat Lemhannas lainnya, tamu undangan serta para peserta diklat yang terdiri dari pejabat legislatif dan eksekutif Pemerintahan Aceh.

Diklat ini merupakan kegiatan pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi pejabat eksekutif dan legislatif Pemerintahan Aceh tahun 2023 yang telah dimulai sejak Senin 16 Januari lalu.

Selama dua pekan, para peserta dibekali dengan berbagai materi terkait nilai kebangsaan untuk diaplikasikan dalam kehidupan para peserta dengan tujuan meningkatkan kapasitas mereka sebagai pemimpin di masyarakat.

Sebelumnya, diklat tersebut dibuka pada Senin (16/1/2023). Peserta kegiatan tersebut berjumlah 200 orang. Terdiri dari angkatan pertama sebanyak100 orang pejabat eksekutif setingkat eselon 2 dari pemerintah kabupaten/kota se-Aceh. Sementara 100 peserta lagi angkatan kedua dari pejabat legislatif di DPRA dan seluruh Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA). []

Peringati 1 Abad NU dan PWNU Aceh Tanam 2.000 Pohon

0

Nukilan.id – Nahdlatul Ulama genap berusia satu Abad berdasarkan penanggalan hijriah, NU lahir pada 16 Rajab 1344 H atau 31 Januari 1926 akan genap usianya 100 tahun. Dalam rangka memperingati momentum tersebut. PWNU Aceh melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya Penanaman 2.000 Pohon di salah satu wilayah di Aceh Besar.

Ketua PWNU Aceh, Tengku Faisal Ali disela kegiatan Penanaman 2.000 pohon, mengungkapkan bahwa PBNU telah mengintruksikan kepada seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) di Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia untuk memperingati serta memeriahkan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama tahun 2023. Minggu (29/1/2023)

“Salah satu kegiatan yang tidak kalah penting dalam rangka memperingati 1 Abad Nahdlatu Ulama ini adalah menyahuti tentang situasi dunia secara global, dimana kita melihat tidak menentunya iklim akibat pemanasan global, untuk itu NU juga harus ambil peran,” ujarnya.

Faisal Ali menambahkan, momentum 1 Abad NU ini Pengurus Wilayah bersama seluruh kader berinisiatif untuk melakukan penghijauan dengan penanaman lebih kurang 2.000 pohon, mudah-mudahan penanaman pohon ini akan membuat masa depan dunia ini akan mejadi lebih baik, lebih subur dan lebih tangguh dalam menghadapi bencana alam.

Lebin lanjut kata Faisal, penanaman pohon tersebut dilakukan di wilayah Samahani Aceh Besar, yaitu wilayah yang dulu pada masa konflik Aceh menjadi basisnya GAM, juga dipilih beberapa tempat lain sebagai alternatif.

“Ini merupakan sebagai upaya dan ikhtiar Nahdlatul Ulama agar kesuburan terjadi dan jangan sampai semakin tandus yang membuat suasana pemanasan global dan bencana alam terus menghantui kita,” ujar Lem Faisal.

Ia menyadari bahwa hal tersebut tidak banyak yang dapat kita lakukan, tetapi walaupun hanya 2.000 pohon yang ditanam, di sini NU ingin berperan serta dapat meninggalkan sesuatu yang bermanfaat di dunia ini dalam kontek penghijauan, dalam rangka mengantisipasi suasana pemanasan dan cuaca yang tidak menentu di masa mendatang.

Ketua Panitia, Iskandar Zulkarnaen, PhD mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan aksi sosial warga Nahdlatul Ulama Aceh untuk melakukan penanaman pohon yang dipusatkan pada Lahan Hutan Lindung Samahani, Gampong Lam Ara Tunong, Samahani Aceh Besar.

“2.000 pohon tersebut merupakan bantuan dari kerjasama antara PBNU dengan Kementerian Koodinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI dalam program penananam 10 Juta pohon akhir tahun 2022 lalu,” ujarnya.

Kegiatan tersebut kata Iskandar, dilakukan secara bersama yang hadiri Pengurus Wilayah NU Aceh, para ketua, sekretaris dan bendahara Pengurus Cabang Kabupaten/Kota, anggota badan otonom, lembaga dan lajnah, serta warga NU Aceh lainnya. [Hadiansyah]

Sri Dewi Buka Cooking Competition Cegah Sunting

0

Nukilan.id – Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Kota Banda Aceh Sri Dewi Kurnilawati membuka acara Cooking Competition dengan Tema “Ayah Dukung MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) untuk Mencegah Sunting” di Kantor Camat Meuraxa, Sabtu, 28 Januari 2023.

Turut hadir, perwakilan PKK Provinsi Aceh, Tim PKK Kota Banda Aceh, Dr Sulasmi dari Dinas Kesehatan Aceh, Perwakilan dari DP3A Provinsi, Perwakilan dari DPMG, Dr Natassya Phebe dari UNICEF Perwakilan Aceh, dan Direktur Flower Aceh.

Dalam sambutannya, Sri Dewi mengatakan tujuan kegiatan itu untuk memperingati Hari Gizi Nasional dengan tema Protein Hewani Cegah Stunting Campaign, Demo dan Cooking Competition Ayah Dukung MPASI Pangan Lokal untuk Mencegah Stunting (Jagoan Makan Telur).

“Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi melalui gizi seimbang dan produksi pangan berkelanjutan,” katanya.

Kata Sri, momen ini juga dapat mengedukasi masyarakat perihal bagaimana memasak dan menyajikan makanan sehat, baik dengan bahan baku buah, sayur, makanan sumber protein, dan sebagainya.

Selain itu, berdasarkan laporan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, sebanyak 31,2 persen anak usia di bawah lima tahun (balita) di Provinsi Aceh mengalami stunting.

“Stunting saat ini menjadi perhatian utama dunia terkait kekurangan gizi pada balita, karena stunting ini mengambarkan risiko kesehatan dan kerugian kelak dari pada masalah gizi lainnya,” ujarnya.

Sri mengungkapkan, penderita stunting lebih berisiko terkena penyakit degratatif (diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi) pada masa dewasa kelak dibanding yang gizinya normal.

“Penyebab stunting yaitu kekurangan gizi kronis, penyakit infeksi, pemberian ASI tidak baik, dan pola pengasuhan yang buruk,” jelasnya.

Adalun target penurunan stunting dapat tercapai, maka perlu kerja sama multisektor yang terintegrasi, dengan fokus penanganan pada keluarga.

“Salah satu upaya dalam pencegahan stunting, anak harus mendapatkan ASI eksklusif dan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) pada usia enam bulan,” kata Sri. []

Peringati Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama, PWNU Aceh Gelar Ragam Kegiatan

0
Fotp: Ist

Nukilan.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan memperingati puncak hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU pada 16 Rajab 1444 H yang bertepatan dengan 7 Februari 2023. Berdasarkan penanggalan hijriah, NU lahir pada 16 Rajab 1344 H atau 31 1926 akan genap usianya 100 tahun atau 1 Abad.

PBNU telah mengintruksikan kepada seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) di Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia untuk memperingati serta memeriahkan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama tahun 2023. Menyahuti instruksi PBNU tersebut, PWNU Aceh telah dan akan melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain Rakor PWNU Aceh, penanaman bibit pohon, ziarah, zikir dan doa, serta Seminar Nasional 1 Abad NU.

Hal itu disampaikan Ketua PWNU Aceh, Tengku Faisal Ali, disela Rapat Koordinasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Aceh dengan seluruh Pengurus Cabang se-Aceh, yang berlangsung di Aula MPU Aceh, Sabtu (28/1/2023).

Faisal Ali menjelaskan, dalam rangka memperingati 1 Abad Nahdlatul Ulama, PWNU Aceh menggelar Rakor untuk mengsingkronisasikan kegiatan-kegiatan selama Harlah 100 tahun lahirnya Nahdlatul Ulama, serta membahas terkait dengan keberlangsungan NU di masa mendatang.

“Kita melakukan Rakor internal, selanjutnya pengurus bersama dengan kader yang tergabung dalam badan Otonom, Lembaga dan Lajnah di PWNU Aceh akan melakukan penanaman 2000 bibit pohon di kawasan Samahani Aceh Besar, juga melakukan ziarah ke makam para ulama yang berjasa dalam pengembangan NU di Aceh, dilanjutkan dengan Zikir dan Doa bersama di Dayah Ruhul Falah Samahani, serta Seminar Nasional di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh,” ujarnya.

Lem Faisal menambahkan, selain kegiatan yang dipusatkan di Banda Aceh dan Aceh Besar, juga dilaksanakan beberapa kegiatan lainnya, diantaranya Seminar 1 Abad NU yang digelar di Meulaboh dan Lhokseumawe. Kegiatan ilmiah tersebut akan melibatkan unsur ulama, akademisi, tokoh masyarakat dan mahasiswa.

Sementara itu, Sekretaris PWNU Aceh, Asnawi M Amin mengatakan, bahwa Rapat Koordinasi yang dilakukan PWNU Aceh bersama seluruh Pengurus Cabang yang ada di Provinsi Aceh, diikuti oleh Ketua Tanfiziyah, Rais Suriyah dan Bendahara PCNU.

“Rakor ini juga termasuk dalam rangka akreditasi NU khusus kepada pengurus wilayah dan pengurus cabang, ini sangat kita dukung untuk peningkatan kinerja dan kekuatan jam’iyah Nahdlatul Ulama itu sendiri,” ujarnya. [Hadiansyah]

Menpora Resmi Luncurkan Po Meurah Sebagai Maskot Pon XXI Aceh-Sumut

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainuddin Amali, meluncurkan Po Meurah atau gajah putih sebagai maskot PON XXI Aceh-Sumut, di lapangan Blang Padang, Sabtu (28/1/2023).

Peluncuran secara simbolis ditandai dengan penglepasan anak panah kepada target yang telah ditentukan oleh Menpora, Ketua KONI Pusat dan Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, turut didampingi oleh Anggota DPR RI Illiza Sa’aduddin Djamal serta anggota DPRA yang mewakili Ketua DPRA Falevi Kirani.

Pemerintah Aceh memilih Gajah Putih atau Po Meurah Berkopiah Meukeutop sebagai perlambang kekuatan, kesetiaan dan persatuan.

Tak hanya maskot, Menpora juga meluncurkan Logo, dan Tagline PON XXI Aceh-Sumut. Logo PON Aceh-Sumut mengandung unsur obor PON, rencong, kain ulos Batak dan songket Melayu Ini merupakan simbol harmoni dua wilayah. Sedangkan tagline yang diluncurkan adalah ‘Bersama Kita Juara’.

Ia mengajak masyarakat Aceh bersyukur, karena ditunjuk sebagai tuan rumah PON XXI bersama Sumatera utara dengan mendukung Pemerintah untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

“Rasa syukur harus dibuktikan dengan mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik. PON, selain untuk mencari dan menemukan prestasi-prestasi terbaik pada setiap cabang olahraga yang diperlombakan, juga sarana silaturrahmi yang baik. Jika masyarakat Aceh mampu mempersiapkan diri dengan keramahannya, ini tentu membuat para atlet dan tim pendamping menjadi nyaman. Dengan demikian, tentu mereka akan kembali berkunjung ke Aceh. Hal ini tentu berimbas positif bagi pertumbuhan ekonomi Aceh di masa mendatang,” ujar Menpora.

Tidak semata sukses prestasi dan ekonomi, Menpora juga mengingatkan perhelatan PON juga harus sukses administrasi.

“Jangan sampai saat semuanya sukses, justru secara administrasi tidak baik, ini tentu harus menjadi perhatian Pak Gubernur selaku Ketua Umum PB PON Aceh-Sumut Wilayah Aceh,” kata Menpora berpesan.

“Saya optimis, masyarakat Aceh sangat siap menyambut kehadiran saudara-saudara dari seluruh Indonesia dengan ramah, sehingga mereka akan senang dan merasa aman agar kembali berkunjung ke Bumi Serambi Mekah agar memberi dampak ekonomi yang besar bagi Aceh. Saya yakin, orang Aceh pasti bisa,” kata Menpora.

Sebelumnya, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Aceh Marciano Norman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras Penjabat Gubernur Aceh serta seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat Aceh yang telah secara bersama-sama mempersiapkan pelaksanaan PON di Bumi serambi Mekah.

“Apresiasi saya kepada Penjabat Gubernur Aceh, Forkopimda Aceh dan seluruh masyarakat yang telah mendukung Pemerintah dalam mempersiapkan gelaran PON XXI. Dengan dukungan masyarakat dan semua pihak, Insya Allah pelaksanaan PON akan mampu kita persiapkan dengan matang dan berjalan sukses,” ujar Marciano Norman.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menpora dan Ketua KONI Pusat yang telah hadir ke Aceh serta seluruh masyarakat yang hadir ke Blangpadang untuk menyaksikan peluncuran logo, tagline dan maskot PON XXI.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Menpora dan Ketua KONI Pusat serta dukungan masyarakat, terima kasih atas kehadirannya dalam peluncuran logo, tagline dan maskot PON Aceh-Sumut, mari bersama kita dukung persiapannya dan kita sukseskan pelaksanaan PON XXI, pada September 2024 mendatang,” ujar Achmad Marzuki.

Sebelum peluncuran maskot, logo dan tagline PON XXI Aceh-Sumut, Menpora didampingi Ketua KONI Pusat, Gubernur Aceh, Kapolda Aceh, Kajati Aceh dan perwakilan Ketua DPRA dan Perwakilan Pangdam Iskandar Muda, melepas peserta jalan santai. Jalan santai ini diselenggarakan untuk memeriahkan dan mempromosikan PON XXI Aceh-Sumut, kepada masyarakat luas. []