Beranda blog Halaman 1417

Tiga Seksi Tol Sigli-Banda Aceh Beroperasi

0
Gerbang Tol Baitussalam

Nukilan.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah merampungkan pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) yang merupakan salah satu ruas utama (backbone) Jalan Tol Trans Sumatera bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendorong perkembangan perekonomian di Provinsi Aceh.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Budi Harimawan Semihardjo mengatakan, Jalan Tol Sigli-Banda Aceh membentang sepanjang 74,2 kilometer (km) terdiri dari 6 seksi. Sebanyak tiga seksi telah dioperasikan, yakni Seksi 2 Seulimeum-Jantho (6,26 km) yang beroperasi pada 8 Maret 2022, Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16,37 km) yang beroperasi pada 26 Februari 2021, dan Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14,60 km) yang beroperasi pada 1 Juli 2020 dan telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 25 Agustus 2020.

“Sedangkan untuk Seksi 1 Padang Tidji-Seulimum sepanjang 24,67 km, saat ini progres lahannya sudah 98,15% dan progres konstruksi sebesar 56,86% dengan target operasional Desember 2023,” kata Budi saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR RI ke Provinsi Aceh, Kamis (2/2/2023).

Selanjutnya Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro sepanjang 7,3 km, saat ini progres lahan sudah 99,35% dan progres konstruksi sebesar 98,97% dengan target operasional Februari 2023. Kemudian Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam sepanjang 5 km saat ini progres lahannya sebesar 98,35% dan progres konstruksi 85,05% dengan target operasional Februari 2023.

Sementara Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Triono Junoasmono mengatakan bahwa total investasi pembangunan ruas tol Sigli–Banda Aceh sebesar Rp12,35 triliun dengan skema penugasan Pemerintah kepada PT. Hutama Karya sebagai Badan Usaha Jalan Tol, PT. Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana, dan PT. Virama Karya (Persero) sebagai konsultan PMI.

“Selain pemerataan ekonomi, dengan adanya tol ini juga akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekitar tiga jam dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok melalui perbukitan menjadi hanya satu jam perjalanan,” kata Triono.

Ketua Tim Kunker Komisi V DPR RI Irmawan mengapresiasi percepatan pembangunan Tol Sigli-Banda Aceh dan konstruksinya yang menyisakan di Seksi 1, 5, dan 6, “untuk itu kami berharap agar segera diselesaikan secepatnya,” tuturnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Direktur Irigasi dan Rawa Ismail Widadi, Kepala Bidang Teknik Sekretaris BPJT Nunu Nugraha, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Banda Aceh Heru Setiawan, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Aceh (BPJN) Bowo Sudiatmanto,

Selanjutnya, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Aceh Deni Ardita, Kepala Balai Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera I Teuku Faisal Riza, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Aceh Soeryadi, dan Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero) Koentjoro.

Bakri Siddiq Tinjau Perbaikan Jalan Berlubang

0

Nukilan.id – Penjabat Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq bersama sejumlah pejabat terkait, meninjau proses perbaikan sejumlah titik jalan yang rusak atau berlubang di seputaran kota, Jumat, 3 Februari 2023.

Lokasi pertama yang dituju adalah Jalan Prof A Madjid Ibrahim, tepatnya di depan Rumah Sakit Gigi dan Mulut. Di sana, ia memberikan instruksi langsung sekaligus menyemangati petugas yang tengah “menambal” dua lubang yang muncul pasca Banda Aceh diguyur hujan lebat beberapa hari lalu.

Hal serupa juga dilakukan Bakri Siddiq di Jalan Diponegoro (depan Indomaret seberang Toko Sinbun Sibreh). Selanjutnya, ia mengecek perbaikan jalan dan drainase di Lorong Kelinci, Jalan T Hasan Dek.

Lokasi terakhir yang disambangi pj wali kota adalah Jalan T Iskandar yang merupakan salah satu jalan provinsi di Banda Aceh. Sekitar 50 meter dari SPBU Lambhuk, terdapat jalan berlubang yang telah selesai diperbaiki. Di sini, ia juga berdialog dengan warga setempat terkait kondisi jalan dan drainase yang belum memadai.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai jalan berlubang dan bahkan ada yang sampai kecelakaan karenanya, hari ini saya berkeliling untuk melihat beberapa lokasi jalan rusak yang sudah dan sedang diperbaiki oleh tim Dinas PUPR Banda Aceh. Kita akan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Sebagai informasi, bahwa di Banda Aceh sebagai ibukota provinsi terdapat beberapa kategori ruas jalan yang penanganannya sesuai dengan pembagian wilayah kerjanya. “Ada yang berstatus jalan kota, provinsi, dan ada juga jalan nasional.”

“Namun demi kenyamanan masyarakat, butuh eksekusi cepat agar jangan sampai ada lagi korban kecelakaan yang diakibatkan jalan rusak atau berlubang di Banda Aceh,” ujarnya yang pada kesempatan itu didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin serta Kadis PUPR Banda Aceh M Yasir.

Untuk kerusakan di ruas jalan nasional dan provinsi seperti Jalan Daud Beureueh dan Jalan T Iskandar, kata Bakri, jika memungkinkan akan dikerjakan langsung oleh pihaknya. “Tapi jika kerusakannya parah dan butuh alokasi dana besar, kita akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk penanganan lebih lanjut.”

Pj wali kota turut menyampaikan terima masih atas partisipasi masyarakat dalam melaporkan kerusakan jalan di Banda Aceh. “Insyaallah kita punya tim yang siap menindaklanjuti laporan warga 24 jam sehari. Dengan niat yang baik, mari sama-sama kita benahi kota ini menjadi lebih baik lagi,” ujar Bakri Siddiq. []

Dibuka Hari Senin, Ini Daftar Harga dan Lokasi Pasar Murah di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Kabar gembira bagi warga Banda Aceh karena Pemko bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh dan Bulog Divre Aceh akan mengelar Pasar Murah yang dimulai Senin 6 Februari nanti.

Pasar Murah bertajuk Operasi Pasar Tanggap Inflasi itu akan dimulai di Taman Bustanussalatin (Taman Sari).

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, M Nurdin mengatakan, pasar murah ini direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq.

Katanya, harga komoditas yang disediakan jauh lebih murah dari harga pasar. Tujuannya untuk mengendalikan harga dan menekan laju inflasi di ibukota provinsi.

“Nanti warga kota bisa membeli beras hanya Rp80 Ribu saja untuk satu sak 10kg. Kemudian harga telur juga sangat murah, yakni Rp38 ribu/papan. Untuk minyak goreng kemasan harganya hanya Rp15 ribu/liter,” ungkap M Nurdin dalam rilisnya, Jumat (3/2/2023).

Ia kemudian mengungkapkan, warga bisa mendapatkan harga murah karena barang pokok, yakni beras, minyak goreng dan telur yang dijual nanti sudah disubsidi pemerintah.

“Untuk 5 hari pelaksanaan, kita menyediakan Beras 20.000kg, minyak goreng 7.800 liter dan telur ayam 2.000 papan (lempeng). Nilai subsidi untuk semua barang pokok itu mencapai Rp159 juta,” kata M Nurdin.

Ia pun meminta masyarakat kota yang ingin ke pasar murah dapat berbelanja dengan tertib. Syaratnya hanya membawa KTP asli dan menunjukkan kepada petugas.

Lanjut Nurdin, Operasi Pasar Tanggap Inflasi digelar di lima lokasi berbeda selama lima hari berturut-turut.

Berikut jadwal dan lokasi Pasar Murah Tanggap Inflasi di Banda Aceh:

1. Senin 6 Februari 2023, Pukul 09.00 WIB s/d selesai, Lokasi Taman Bustanussalatin (Taman Sari)

2. Selasa 7 Februari 2023, Pukul 09.00 WIB s/d selesai, Lokasi Masjid Baitussalihin Ulee Kareng

3. Rabu 8 Februari 2023, Pukul 09.00 WIB s/d selesai, Lokasi Depan Kantor Metrologi Gampong Mulia

4. Kamis 9 Februari 2023, Pukul 09.00 WIB s/d selesai, Lokasi Halaman Masjid Bani Salim Lampaseh Kota

5. Jumat 10 Februari 2023, Pukul 09.00 WIB, Lokasi Halaman Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, Mibo/Samping RSU Meuraxa Banda Aceh. []

Menhub Komit Tingkatkan Konektivitas Transportasi di Aceh

0

Nukilan.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas transportasi di Aceh melalui pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi baik di darat, laut, udara dan kereta api.

“Aceh adalah suatu provinsi yang memiliki potensi luar biasa. Untuk itu harus dibuat satu konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat Aceh. Saya menyerap aspirasi yang disampaikan pak Pj Gubernur untuk meningkatkan pelayanan transportasi. Untuk itu saya mengajak para Dirjen hadir di Aceh untuk bisa berkoordinasi secara langsung,” ujar Menhub usai menggelar Rapat Koordinasi bersama dengan Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, di kantor Gubernur Aceh, Jumat (3/2).

Menhub mengungkapkan, akan melakukan sejumlah pembenahan di berbagai sektor. Diantaranya yaitu di sektor perhubungan laut. Menhub mengatakan, sektor transportasi laut memiliki peran yang sangat penting untuk menghubungkan antar pulau seperti, Kepulauan Sabang.

Untuk itu, ia mengatakan akan mengkonsolidasikan sejumlah pelabuhan yang ada di Aceh dan mengusulkan pengelolaannya untuk diserahkan kepada BUMD. “Dengan dikelola BUMD kita harapkan pengelolaannya dapat memberikan nilai tambah ekonomi,” ucap Menhub.

Selain itu, Menhub mendukung keinginan Gubernur Aceh untuk membangun dry port. Diharapkan akan semakin membuat harga barang/logistik di Aceh semakin kompetitif.

Selanjutnya di sektor penerbangan, Menhub menjelaskan akan mengupayakan untuk menambah frekuensi dan rute penerbangan perintis.

“Saya mengajak para kepala daerah untuk bersama-sama memberikan subsidi berupa block seat kepada maskapai agar tidak merugi. Kita bisa lakukan subsidi selama tiga bulan di awal,” tutur Menhub.

Masih di sektor penerbangan, Menhub juga akan mengupayakan untuk meningkatkan frekuensi penerbangan (direct flight) haji dan umroh dari Aceh. “Kita upayakan frekuensinya terus bertambah dari yang tadinya satu kali seminggu, nantinya bisa dua atau tiga kali dalam seminggu,” ucap Menhub.

Dalam kunjungannya ke Banda Aceh, Menhub mengunjungi langsung pelabuhan penyeberangan tersebut bersama dengan Gubernur Aceh. Menhub sempat masuk ke kapal penumpang KMP BRR yang baru bersandar dari Sabang dan menyapa para penumpang yang turun. Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue menjadi satu-satunya sarana angkutan laut yang melayani penumpang dan barang dari Banda Aceh ke Sabang.

Menhub berharap, keterlibatan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran pembangunan sektor transportasi di daerah, mulai dari tahap perencanaan dan pembangunan seperti: dukungan pembebasan lahan, penyediaan jalan akses, serta tata ruang dan perizinan. Hingga ke tahap operasional seperti: mendukung keseimbangan muatan balik kapal tol laut melalui komoditas unggulan yang ada di daerah, serta dukungan pemberian subsidi block seat untuk keberlanjutan penerbangan, dan subsidi angkutan massal perkotaan melalui skema Buy The Service (BTS).

Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemenhub terhadap konektivitas di Aceh, diantaranya yaitu pembukaan kembali penerbangan internasional di Bandara Sultan Iskandar Muda yang sempat ditutup pada saat pandemi covid-19, serta dibukanya beberapa rute penerbangan perintis.

“Kami masih mengharapkan adanya penerbangan perintis tambahan, seperti dari Banda Aceh ke Kabupaten Aceh Singkil serta lokasi lain yang jarak tempuh daratnya lebih dari 10 jam,” tuturnya.

Usai dari Banda Aceh, Menhub bertolak ke Lhokseumawe untuk meninjau Pelabuhan Pupuk Iskandar Muda. Pelabuhan ini merupakan pelabuhan untuk melayani barang/logistik dari sejumlah perusahaan di bidang perpupukan, petrokimia dan kimia lainnya. Selain itu di Lhokseumawe Menhub juga meninjau Bandara Malikussaleh.

Pada tahun 2023, total alokasi anggaran pembangunan dan pengembangan sektor transportasi di Provinsi Aceh sebesar Rp. 458,8 Miliar. Jumlah ini mengalami peningkatan 16,34 % jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp. 394,36 Miliar.

Adapun anggaran tersebut dialokasikan untuk beberapa program diantaranya yakni: rehabilitasi pelabuhan penyeberangan, terminal tipe A, pembangunan jalur KA, runway Bandara, fasilitas keselamatan jalan, rambu suar, subsidi perintis (darat, laut, udara, kereta api), dan penyelenggaraan pendidikan vokasional di sektor transportasi.

Turut hadir dalam tinjauan, Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Dirjen Perhubungan Udara Maria Kristi, Anggota Komisi V DRI RI Ruslan M. Daud dan Ketua DPRD Aceh Samsul Bahri, dan sejumlah jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub yang ada di Provinsi Aceh.

Pj Gubernur Dampingi Menhub Tinjau Pelabuhan PT PIM untuk Operasional Produksi Pupuk NPK

0

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, meninjau kesiapan dermaga 3 Pelabuhan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Jumat, (3/2/2023).

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menjelaskan, keberadaan dermaga 3 Pelabuhan PT PIM tersebut berfungsi sebagai sarana konektivitas untuk memasok bahan baku produksi pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium).

“Kami berkunjung kemari untuk memastikan pelabuhan ini bekerja dengan baik untuk menjalankan fungsi konektivitas laut. Konektivitas laut begitu penting untuk mendukung operasional produksi pabrik,” kata Budi.

Untuk diketahui, dermaga 3 Pelabuhan PT PIM memiliki panjang 184 meter LOA dengan kapasitas 40.000 DWT. Sementara kedalaman alur pelayaran adalah -12 mLWS.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, pada tanggal 9 atau 10 Februari mendatang pabrik pupuk NPK PT PIM akan diresmikan Presiden Joko Widodo. Dengan peresmian tersebut, maka PT PIM menjadi satu-satunya pabrik besar di Sumatera yang memproduksi pupuk NPK.

“Oleh karena itulah konektivitas laut itu begitu penting, kami terus memperbaiki pelabuhan baik dari segi kedangkalan, fungsi manajemen, dan fungsi ekonomi supaya memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Menhub.

Dalam kesempatan itu, saat berbincang dengan Direktur dan manajemen PT PIM, Menhub berpesan agar pelabuhan tersebut dirawat dan difungsikan sebaik mungkin agar kapal yang memasok bahan baku maupun distribusi pupuk dapat beroperasional dengan lancar.

Selain Pj Gubernur Aceh, dalam kunjungan tersebut juga ikut sejumlah pejabat daerah lainnya bersama Menhub Budi, diantaranya Anggota DPR RI, Ruslan M. Daud, Ketua DPR Aceh, Samsul Bahri, Pj Walikota Lhokseumawe, Imran, dan Pj Bupati Aceh Utara, Azwardi. []

Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan 42 Kilogram Sabu dan Temukan Ganja 16 Ton

0

Nukilan.id – Ditresnarkoba Polda Aceh berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu dan ganja. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sabu seberta 42 kg, ganja kering 25 kg, dan ganja basah seberat 16,2 ton.

Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar menjelaskan, pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dilakukan pada Kamis, 26 Januari 2023. Di mana personel Ditresnarkoba dapat informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman narkotika melalui jalur laut di perairan Aceh Timur.

Mendapati informasi itu, Timsus Ditresnarkoba Polda Aceh melakukan penyelidikan di pinggir pantai Matang Rayeuk, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. Lalu petugas mendengar suara boat berjalan, sehingga personel coba mendekat untuk memastikan.

“Saat itu tidak terlihat keberadaan boat, hanya mendengar suara saja. Kemudian saat Timsus melakukan penyisiran di pinggir pantai, dari kegelapan terlihat dua orang berlari ke arah laut. Personil melakukan pengejaran, tapi karena kondisi gelap serta ombak laut yang kencang, kedua orang tersebut kehilangan jejak,” ungkap Ahmad Haydar, dalam Konferensi pers pengungkapan narkotika di Aula Presisi Polda Aceh, Kamis, 2 Januari 2023.

Setelah kedua orang tersebut hilang, petugas menyisir kembali pinggiran pantai dan menemukan dua kotak sterefoam warna putih di semak-semak. Saat dibuka ternyata berisi narkotika jenis sabu seberat 42 kg.

Dalam pengungkapan tersebut ditemukan barang bukti berupa dua kotak sterefoam berisi narkotika, satu plastik klip bening berisi sabu 42 kg, satu dompet berisikan; selembar uang kertas pecahan 50 Bath Thailand, tiga lembar uang kertas pecahan 20 Bath Thailand, selembar uang kertas pecahan 1 Ringgit Malaysia, selembar faktur atas nama toko Putra Jaya dan sejumlah rekening bank.

“Pelaku saat ini masih DPO. Mereka melanggar Pasal 114 Ayat (2) sub Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan adanya pengungkapan ini, sedikitnya 336.000 jiwa generasi muda terselamatkan,” kata Mantan Kapuslabfor Polri itu.

Timsus Ditresnarkoba juga Ungkap Kasus Narkotika Jenis Ganja

Selain sabu, Timsus Ditresnarkoba Polda Aceh juga ikut mengungkap kasus narkotika jenis ganja. Pengungkapan ini dibagi jadi tiga tim, yaitu tim I, tim II, dan tim III.

Ahmad Haydar, dalam konferensi pers yang sama ikut menjelaskan tentang kronologi pengungkapan kasus narkotika jenis ganja. Kata dia, Tim I bersama Timsus yang dipimpin Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Alpen menemukan dua titik lokasi ladang ganja di Desa Lamteba, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 21 Januari 2023

“Pada titik atau lokasi pertama ditemukan ladang ganja seluas 4 hektar dengan berat sekitar 10 ton. Kemudian, di lokasi kedua ditemukan ladang ganja seluas 1 hektar dengan berat 70 kg,” jelasnya.

Kemudian, Tim II menyelidiki terkait adanya informasi adanya kegiatan pengepresan ganja kering di Desa Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Minggu, 22 Januari 2023.

Mendapati informasi itu, tim yang dipimpin Kasubdit 1 berangkat ke lokasi. Setelah menempuh perjalanan dengan mendaki selama empat jam, Tim II menemukan ladang ganja dan langsung dimusnahkan di lokasi. Hanya mengambil sebagian untuk dibawa ke Polda Aceh sebagai barang bukti.

“Tim II menemukan ladang ganja seluas 2 hektar dengan tinggi dan ukuran batang bervariasi. Petugas hanya mengambil sebagain untuk barang bukti, selebihnya dimusnahkan di lokasi,” jelas Ahmad Haydar.

Selanjutnya, Tim III menemukan lokasi pres ganja dan dua alat pres ganja, satu karung ganja kering dengan berat 25 kg yang disembunyikan di semak belukar di Desa Aguses, Kecamatan Blang Kejren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu, 22 Januari 2023.

Di lokasi, Tim III menemukan barang bukti berupa dua unit kotak wadah pres ganja, stau unit tiang penyangga pres ganja, dua unit dongkrak, satu besi pompa dongkrak, satu timbangan, dua buah lakban, satu karung ganja kering sudah dipres, tapi belum dilakban seberat 25 kg.

“Setelah pengembangan, Tim III juga menemukan ladang ganja seluas tiga hektar dan satu karung ganja seberat 12 kg di lokasi. Petugas juga berhasil menangkap YR (35) yang berperan sebagai produsen ganja. Bersama YR, petugas menyita 71.500 batang ganja pada 110 hektar ladang dan 37 kg ganja kering. Ganja tersebut ditanam dipengunungan dan setelah panen akan diedarkan ke wilayah Sumatera dan Pulau Jawa,” ujarnya.

“Pelaku akan disangkakan Pasal 111 Ayat (2) subs Pasal 115 Ayat (2) dari UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan adanya pengungkapan tersebut, sebanyak 5 juta jiwa generasi muda terselamatkan,” demikian, pungkasnya. [Reji]

Cegah PMK dan LSD, Disnak Aceh Lakukan penyemprotan Eco Enzim ke Kandang Ternak Warga 

0

Nukilan.id – Upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku masih terus dilakukan Pemerintah Aceh hingga saat ini. Hari ini (Jum’at, 3/2/2023)

Dinas Peternakan Aceh bersama Tim Satgas Pangan Polda Aceh, Tim Teritorial Kodam Iskandar Muda dan Dinas Peternakan Aceh Besar, kembali melakukan penyemprotan Eco enzim ke Kandang Ternak Warga diwilayah kabupaten Aceh besar.

Kemudian Disnak bersama unsur Polda Aveh dan Kodam Iskandar Muda, hari ini melakukan penyemprotan pada kandang milik warga yang tergabung dalam kelompok Al-Falah, di Gampong Reudeup Kecamatan Montasik dan pasar sibreh kab Aceh besar yang dipantau langsung oleh Kadisnak Aceh Zalsufran.

“Hingga saat ini, Alhamdulillah Aceh masih berstatus zero case PMK. Namun tentu saja kita tidak boleh lengah. Upaya pencegahan tetap harus kita lakukan. Hari ini, kita kembali melakukan penyemprotan desinfektan, di kandang milik kelompok Al Falah dan pasar sibreh sebagai upaya mencegah PMK dan LSD,” ujar Zalsufran.

“Pak Gubernur dan Pak Sekda selaku Ketua Satgas PMK Aceh, selalu mengingatkan kita untuk terus melakukan upaya pencegahan, karena jika kembali menjangkiti ternak, maka warga yang akan mengalami kerugian, dan secara langsung akan berimbas pada perekonomian Aceh,” imbuh Zalsufran.

Kepada warga, Kadisnak berpesan agar tidak panik dan tetap melakukan aktifitas bidang peternakan seperti biasa karena apa yang dilakukan saat ini hanyalah upaya pencegahan.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak panik karena ini hanyalah sebuah upaya pencegahan. Kembali kami tegaskan, bahwa hingga saat ini Aceh masih berstatus zero case PMK. Apa yang kita lakukan ini adalah sebuah bentuk kewaspadaan atau cegah dini agar virus tersebut tidak menjangkiti ternak warga,” kata Zalsufran.

Sebagai upaya pencegahan, Zalsufran juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga kebersihan kandang ternak serta segera melaporkan ke petugas kesehatan hewan terdekat, jika menemukan gejala-gejala PMK dan LSD pada ternaknya.

Untuk diketahui bersama, PMK adalah penyakit yang menyerang kuku dan mulut ternak, yaitu hewan-hewan berkaki belah, seperti sapi dan kerbau. Sedangkan Lumpy Skin Disease (LSD), adalah penyakit yang secara langsung dapat dilihat pada kulit ternak, berupa benjolan seperti penyakit cacar.

“Jika benjolan ini pecah, maka akan meresap ke daging hewan ternak dan membusuk. Ini tentu akan menurunkan kualitas dan harga sapi warga. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus terus kita lakukan,” imbau Zalsufran.

“Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena dengan penanganan yang baik, LSD bisa disembuhkan. Seperti di Kelompok Al-Falah ini, sebelumnya ada 4 ekor yang terjangkit, namun 3 ekor sudah sembuh total dan seekor lagi kondisinya sudah semakin baik,” sambung Kadisnak.

Kadisnak juga mengungkapkan, sebagai upaya pencegahan, saat ini Pemerintah Aceh juga telah melakukan upaya pengetatan lalulintas keluar masuk ternak di perbatasan.

“Saat ini, atas perintah Pak Gubernur dan Sekda Aceh selaku Ketua Satgas PMK Aceh, kita telah melakukan upaya pengetatan lalulintas, baik keluar maupun masuknya ternak dari dan ke Aceh,” pungkas Zalsufran.

Saat penyemprotan desinfektan, Kadisnak Aceh turut didampingi oleh Pabandia Bakti TNI Sterdam Iskandar Muda Mayor Inf Galih Candra Buana dan Ketua Satgas Pangan Polda Aceh yang diwakili oleh Kanit I Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Aceh AKP Fauzan Zikra. []

Basarnas Banda Aceh Menggelar serah Terima jabatan Kasiop

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh menggelar acara serah terima jabatan Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Kasiop) dari Abdul Rahman kepada Muhammad Fathur Rachman, Kamis (2/2/2023).

Abdul Rahman  mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala Kantor Basarnas Natuna, sementara Muhammad Fathur Rachman sebelumnya menjabat sebagai Kasiop Basarnas Mamuju.

Selain serah terima jabatan dari Kasiop lama ke Kasiop baru, salah satu pegawai Kantor Basarnas Banda Aceh Binsar H Sinaga mendapatkan promosi sebagai Kasiop Kantor Basarnas Nias, sebelumnya merupakan Penata Kelola Pencarian dan Pertolongan Ahli Muda.

Acara serah terima jabatan ini berlangsung di Gedung Aula Kantor yang dihadiri oleh seluruh personel Kantor Basarnas Banda Aceh.

Kepala Kantor Basarnas Banda Aceh Al Hussain dalam kesempatan itu menyampaikan, terima kasih atas kinerja dan dedikasi Kasiop sebelumnya Abdul Rahman dan Binsar H Sinaga serta mengucapkan selamat datang kepada Muhammad Fathur Rachman yang menjabat sebagai Kasiop yang baru.[Hadiansyah]

Pertamina Resmi Naikan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Februari 2023

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Pertamina menaikkan harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex per 1 Februari 2023. Dikutip dari laman resminya, Pertamina menaikkan harga keduanya di seluruh provinsi, Jumat (3/2/2023).

Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo naik dari Rp 14.050/liter menjadi Rp 14.850/liter, lalu harga Pertamina Dex dari Rp 16.750/liter naik menjadi Rp 16.850/liter.

Sedangkan harga Pertamax tetap Rp 12.800, Pertalite tetap Rp10.000, solar subsidi tetap Rp6.800, dan Dexlite tetap Rp 16.150.

Adapun kenaikan harga biasanya menyesuaikan dengan harga minyak dunia dan perhitungan bisnis Pertamina.

Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina Per 1 Februari 2023: 

  1. Aceh
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  2. Sumatera Utara
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.600
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  3. Sumatera Barat
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.600
    Pertamina Dex 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  4. Riau
    Pertamax Rp 13.300
    Pertamax Turbo Rp 15.450
    Dexlite Rp 16.850
    Pertamina Dex Rpp 17.550
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  5. Kepulauan Riau
    Pertamax Rp 13.300
    Pertamax Turbo Rp 15.450
    Dexlite Rp 16.850
    Pertamina Dex Rp 17.550
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  6. Free Trade Zone (FTZ) Batam
    Pertamax Rp 13.300
    Pertamax Turbo Rp 15.450
    Dexlite Rp 16.850
    Pertamina Dex Rp 17.550
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  7. Jambi
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  8. Bengkulu
    Pertamax Rp 13.300
    Pertamax Turbo Rp 15.450
    Dexlite Rp 16.850
    Pertamina Dex Rp 17.450
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  9. Sumatera Selatan
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  10. Bangka Belitung
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  11. Lampung
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  12. DKI Jakarta
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  13. Banten
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000

14  Jawa Barat
Pertamax Rp 12.800
Pertamax Turbo Rp 14.850
Dexlite Rp 16.150
Pertamina Dex Rp 16.850
Solar Rp6.800
Pertalite Rp10.000

  1. Jawa Tengah
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  2. Yogyakarta

Pertamax Rp 12.800
Pertamax Turbo Rp 14.850
Dexlite Rp 16.150
Pertamina Dex Rp 16.850
Solar Rp6.800
Pertalite Rp10.000

  1. Jawa Timur
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  2. Bali
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  3. Nusa Tenggara Barat
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  4. Nusa Tenggara Timur
    Pertamax Rp 12.800
    Pertamax Turbo Rp 14.850
    Dexlite Rp 16.150
    Pertamina Dex Rp Rp 16.850
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  5. Kalimantan Barat
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  6. Kalimantan Tengah
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  7. Kalimantan Selatan
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  8. Kalimantan Timur
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  9. Kalimantan Utara
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  10. Sulawesi Utara
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  11. Gorontalo
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  12. Sulawesi Tengah
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  13. Sulawesi Tenggara
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  14. Sulawesi Selatan
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  15. Sulawesi Barat
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  16. Maluku
    Pertamax Rp 13.050
    Dexlite Rp 16.500
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  17. Maluku Utara
    Pertamax Rp 13.050
    Dexlite Rp 16.500
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  18. Papua
    Pertamax Rp 13.050
    Pertamax Turbo Rp 15.150
    Dexlite Rp 16.500
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000
  19. Papua Barat
    Pertamax Rp 13.050
    Dexlite Rp 16.500
    Pertamina Dex Rp 17.200
    Solar Rp6.800
    Pertalite Rp10.000.[]

Polresta Banda Aceh Klarifikasi Pemberitaan Soal Penggelapan Sepeda Motor: Pelaku Karyawan, Bukan Suami Korban

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Kepolisian Resor Kota Banda Aceh, mengklarifikasi terkait pemberitaan kasus penggelapan dan pertolongan jahat yang melibatkan tiga pelaku di Banda Aceh, Sabtu (28/1/2023) lalu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, SH, SIK, M.Si melalui Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Ipda Trisna Zunaidi, S.Pd, meluruskan perihal kasus tersebut. Dimana awalnya kasus itu disebutkan bahwa pelaku adalah suami korban ternyata bukan. Melainkan karyawan yang bekerja di tempat usaha milik korban.

“Jadi kami klarifikasi soal data, pelaku bukan suami korban tetapi karyawan yang bekerja di temat usaha korban. Sekali lagi kami meminta maaf kepada keluarga korban terkait penyebutan pelaku,” kata Ipda Trisna, Kamis (2/2/2023).

Saat terjadinya kasus itu, kata Kasi Humas, pemilik usaha tidak berada di Banda Aceh, namun berada diluar daerah.

“Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pemberitaan sebelumnya,” pungkas Kasi Humas Polresta Banda Aceh.

Sebelumnya, kasus itu berawal saat karyawan korban berinisial MA menggunakan sepeda motor NMAX untuk mengambil uang di ATM di Indian House Cafe.

Namun, saat kembali ke tempat usaha MA tidak lagi membawa sepeda motor. Lantas korban yang bernama Khairun Nandani (25) menanyakan soal motor tersebut ke MA. MA mengatakan bahwa sepeda motor tersebut hilang saat dirinya mengambil uang di ATM.

Lantas Khairun Nandani melaporkan peristiwa itu ke polisi sesuai Laporan Polisi Nomor : LP-B/55/I/2023/SPKT Polresta Banda Aceh, hari Senin tanggal 30 Januari 2023 terkait dengan Kasus Curanmor.

Personel Polresta Banda Aceh langsung turun tangan untuk menyelidiki kasus itu, dengan cara mengumpulkan CCTV di lokasi kejadian.

Ternyata, dari hasil pengecekan CCTV, pelaku MA terlihat menyerahkan sepeda motor Yamaha NMAX itu ke Wahyu untuk digadaikannya.

Motif gadai itu dilakukan MA karena kecanduan judi online. Setelah berhasil menangkap MA, polisi pun melakukan penangkapan terhadap Wahyu di WD kupi Banda Aceh.

Lalu melakukan interogasi terhadap Wahyu yang diketahui harga gadai senilai Rp 1 juta.

“Sepeda motor tersebut kembali beralih tangan saat diamankan Wahyu oleh petugas. Wahyu mengatakan sepeda motor sudah digadaikan lagi kepada SUR senilai Rp 1 juta dan SUR diamankan di Kamar kosnya di Komplek Goheng, Lamteumen Timur, Banda Aceh,” tambahnya.

Setelah diamankan SUR, sepeda motor jenis Yamaha N Max milik korban dititipkan pada ED di kawasan Ingin Jaya Aceh Besar pada saat SUR pulang ke kampung halaman, jelas Ipda Trisna.

Atas perbuatannya, MA dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan penjara. Sementara itu,  Wahyu dan SUR dijerat dengan Pasal 480 KUHP dan diancam empat tahun kurungan penjara. []