Beranda blog Halaman 1413

Kapolri Pastikan Kawal Seluruh Kebijakan Pemerintah 

0

Nukilan.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menutup Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, (9/2/2023).

Adapun kegiatan tersebut menekankan soal peran aparat kepolisian dalam mengawal seluruh kebijakan Pemerintah hingga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurut Sigit, Rapim Polri ini menindaklanjuti arahan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ketika membuka Rapim TNI-Polri, khususnya soal mengawal program kebijakan nasional demi memajukan dan menyejahterakan masyarakat Indonesia.

“Bapak Presiden memberikan beberapa arahan terkait dengan apa yang harus dilakukan TNI dan Polri khususnya mulai dari bagaimana menjaga dan mengawal investasi, mengawal investasi industri, mengawal kebijakan nasional. Namun di satu sisi kita juga memiliki tugas dan tanggung jawab terkait tugas pokok kita untuk melaksanakan harkamtibmas dan penegakan hukum,” kata Sigit usai menutup Rapim Polri.

Lebih dalam, Sigit juga menyebut, dalam Rapim Polri, seluruh jajaran ditekankan untuk siap mengawal dalam rangka menghadapi seluruh rangkaian Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 agar berjalan aman, damai dan lancar.

“Dan juga kesiapan menghadapi tahapan Pemilu 2024 tentunya kita juga persiapkan langkah dari persiapan pengamanan, langkah untuk meredam terjadinya polarisasi atau hal-hal yang mengarah ke politik identitas dengan cooling system bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh daerah dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Sigit.

Dalam mengawal Pemilu 2024, Sigit menekankan soal menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sehingga kita selalu ingatkan yang namanya persatuan dan kesatuan harus kita jaga walaupun tentunya ada perbedaan pilihan, ada perbedaan pendapat namun jangan mengorbankan yang namanya persatuan dan kesatuan ini yang harus terus kita ingatkan,” ucap Sigit.

Selanjutnya TNI dan Polri juga akan siap mengawal dan mengamankan seluruh agenda internasional yang diselenggarakan di Indonesia.

Diantaranya yang dilaksanakan dalam waktu dekat, yakni Formula 1 (F1) Power Boat yang digelar di Danau Toba Medan pada 25-26 Februari 2023.

Dan juga, pelaksanaan Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Indonesia. Dalam hal ini, Polri telah mengundang pengajar dari Inggris dalam rangka manajemen penyelenggaraan kompetisi sepak bola.

“Itu harus kita amankan juga, karena memang ini berdampak terhadap bangsa kita dan juga multiplier effect untuk masyarakat sekitar. Ada U’20 yang sebentar lagi kita laksanakan, dan kita beberapa waktu yang lalu telah melaksanakan pelatihan dengan menghadirkan pelatih dari Conventry University Inggris yang diikuti oleh beberapa personel baik dari LIB maupun personel polisi,” ucap Sigit.

Sementara itu Sigit menuturkan bahwa dalam Rapim Polri juga membahas soal mengantisipasi seluruh wilayah yang rawan konflik. Selain itu, Rapim ini juga menyinggung soal peningkatan kualitas pelayanan Polri terhadap masyarakat.

Lebih jauh, Sigit menyebut, Polri bersama TNI juga akan fokus melakukan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia sangat menekankan kepada Polda jajaran yang wilayahnya rawan Karhutla untuk menanggulangi hal tersebut.

“Juga kesiapan dari ASAP digital aplikasi untuk memantau apabila terjadi kebakaran, alat-alat yang harus disiapkan manakala terjadi kebakaran. Itu semua kita minta untuk aktifkan sehingga begitu ada titik hotspot segera bisa dipadamkan,” Tuturnya Sigit.[]

Dua Remaja Banda Aceh Diringkus Polisi, Kasus Curanmor

0

Nukilan.id – Tim Rimueng Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap dua remaja yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa atas tindak kriminal yang dilakukan.

Keduanya melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta sejumlah barang lain di empat lokasi berbeda dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh. Bahkan, salah satu pelaku masih di bawah umur.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, SH, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadhillah Aditya Pratama, SIK mengatakan, pelaku yang ditangkap yakni IF (16), warga Kecamatan Baiturrahman dan BN (19), warga Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

“Setelah menerima laporan korban, tim langsung melakukan penyelidikan hingga menangkap kedua pelaku Rabu (8/2/2023) sore kemarin di kediamannya masing-masing,” ujar Kasat, Kamis (9/2/2023).

Ia menjelaskan, polisi menerima empat laporan pencurian motor dan barang lainnya di waktu serta lokasi yang berbeda. Dimana, laporan kehilangan pertama diterima dari korban Misdi (54), warga asal Langkat, Sumatera Utara.

Peristiwa itu terjadi di Desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng pada 1 Februari 2023. Saat bangun tidur, korban mengetahui pintu rumah tukang (bedeng) yang ditempati telah terbuka sekitar pukul 05.30 WIB.

“Korban kehilangan handphone-nya beserta Hp istri, saat dicek ke bedeng lain ternyata handphone para pekerja juga hilang. Total barang yang hilang empat unit handphone berbagai jenis dan mesin grover kayu dengan total kerugian Rp 7 juta,” Bebernya.

Laporan kedua diterima polisi dari korban Zulfikar (42), warga Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar yang kehilangan motor merek Honda NF 110 di Desa Lampasi Engking, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar pada 7 Februari 2023 kemarin.

Selain itu, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Nagan Raya tersebut, korban Zulfikar juga kehilangan handphone miliknya, dengan total kerugian yang mencapai Rp 8,7 juta.

“Korban beristirahat di rumahnya, saat terbangun diketahui bahwa motor serta handphone miliknya telah hilang,” kata Fadil.

Pencurian juga dialami Afrizal (40), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Korban kehilangan sejumlah alat kerja bangunan pada 1 Februari 2023 kemarin yang diketahui setelah menerima laporan dari karyawannya.

“Barang yang hilang berupa mesin potong kayu, gerinda, bor dan dua unit handphone. Barang-barang itu disimpan dalam gudang dan diketahui hilang, total kerugian sekitar Rp 5 juta,” ucap Kasat.

Terakhir, aksi pencurian yang dilakukan kedua pelaku terjadi di Desa Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala pada 6 Februari 2023 yang dialami korban Ridho Januari (43), warga asal Langkat, Sumatera Utara.

Korban kehilangan satu unit handphone miliknya di dalam kamar rumah saat tertidur dan baru diketahui pagi hari. Akibatnya, korban merugi hingga mencapai Rp 1,5 juta.

“Setelah melakukan penyelidikan, tim menangkap IF di rumahnya. Dari pengembangan, tim juga menangkap BN di rumahnya. Saat diinterogasi keduanya mengaku telah mencuri motor serta barang lain di keempat lokasi tersebut,” paparnya.

Dalam kasus ini, polisi menyita tiga unit motor berbagai jenis yang merupakan hasil curian serta alat bantu saat pelaku beraksi, serta delapan unit handphone, bor, gerinda dan mesin potong kayu.

“Saat ini kedua pelaku diamankan di Polresta Banda Aceh atas perbuatannya. Untuk pelaku yang masih di bawah umur kita tangani khusus berkoordinasi dengan pihak terkait,” tambah Kasat.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 pasal pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman kurungan penjara selama 7 tahun.[Yong]

Dinas ESDM Aceh Pantau Proses Penyaluran BBM Subsidi

0

Nukilan.id – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh melakukan sidak proses penyaluran BBM subsidi di dua daerah di Aceh, yaitu Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara pada Kamis (9/2/2023).

Sidak tersebut juga melibatkan tim dari perwakilan Biro Ekonomi Pemerintah Aceh, Polda Aceh, dan Hiswana Migas Wilayah Aceh. Dalam sidak itu, mereka memantau proses penyaluran SPBU di kawasan Cot Gapu, Jeunieb dan Peudada.

Kepala Seksi Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi Dinas ESDM Aceh, Ir. Eulis Yesika, menyampaikan sidak tersebut untuk melihat langsung proses distribusi BBM subsidi di SPBU yang ada di Tanah Seulanga.

Upaya itu, kata Eulis Yesika, untuk memastikan proses penyaluran BBM subsisi sudah sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 542/21981 tentang Pengendalian Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Solar Subsidi (Bio Solar) di Wilayah Aceh.

“Sidak ini untuk melihat langsung bagaimana kesiapan SPBU dalam memberikan pelayanan kepada konsumen setelah adanya sistem baru yang diterapkan pemerintah,” tegas Eulis Yesika.

Dalam sidak tersebut, kata Eulis, semua SPBU sudah melayani dengan mengunakan barcode dan konsumen juga sudah memanfaatkan sistem barcode saat membeli minyak subsidi.

“Awalnya memang ada kendala dari konsumen saat mengisi barcode, ada yang salah dalam mendaftar, namun semua diperbaiki oleh pihak SPBU,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin saat kunjungan ini juga meminta pemilik SPBU untuk betul-betul menjalankan aturan tersebut agar distribusi minyak subsidi tepat sasaran.

“Jika ada konsumen yang belum mengunakan barcode maka pemilik SPBU harus membantu membuatnya, dan jangan mengisi lebih dari ketentuan yaitu 20 liter bagi kendaraan roda empat yang belum memiliki barcode,” ungkapnya.

Selain itu, Nahrawi Noerdin juga meminta pengelola SPBU agar setiap hari mengecek nozle dengan mengukur minyak yang keluar dari nozle apakah sesuai takarannya.

“Pengukuran Ini harus dilakukan agar tidak ada yang dirugikan baik konsumen maupun pihak spbu sendiri,” demikian Nahrawi Noerdin. []

Wujudkan Lingkungan Lestari, Pemerintah Aceh Terapkan Kebijakan TAPE

0

Nukilan.id – Pemerintah Aceh mulai menerapkan kebijakan transfer anggaran provinsi berbasis ekologi (TAPE). Melalui Pergub Aceh Nomor 56 Tahun 2022 tentang Kriteria dan Tata Cara Pemberian Insentif Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pemerintah Aceh memberikan insentif anggaran kepada pemerintah kabupaten/kota yang berkinerja baik dan berkontribusi menjaga lingkungan hidup.

“Kami berharap, implementasi TAPE bisa memberi kontribusi yang terstruktur dari tingkat kabupaten hingga pusat, untuk mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca nasional sampai tahun 2030,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, saat membuka kegiatan launching dan sosialisasi kebijakan TAPE Aceh, di Hermes Hotel, Kamis, (9/2/2023).

Mawardi mengatakan, komitmen untuk mitigasi perubahan iklim melalui lingkungan hidup berkelanjutan sudah dimulai Pemerintah Aceh sejak 15 tahun lalu. Komitmen tersebut seperti penerbitan kebijakan Moratorium Logging atau Jeda Tebang pada tahun 2007, pendirian Forum Gubernur Dunia Peduli terhadap isu Perubahan Iklim atau Governors Climate and Forest Task Force Forum pada 2007. Terbaru Pemerintah Aceh menginisiasi rencana pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau pada 2020.

Mawardi menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, beberapa program mitigasi perubahan iklim ditempatkan di bawah kewenangan kabupaten/kota. “Oleh karena itu, tujuan penerapan kebijakan TAPE ini untuk mendukung kabupaten/kota melaksanakan pengelolaan lingkungan hidup yang menjadi kewenangannya, dan bisa memberikan transfer anggaran kabupaten/kota berbasis ekologi (TAKE) ke desa,” ujar Mawardi.

Dalam kesempatan itu, Mawardi menyebutkan delapan indikator kinerja TAPE Aceh, yaitu, peningkatan tutupan hutan dan lahan di kawasan Tahura dan APL, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, peningkatan ruang terbuka hijau, peningkatan tata kelola persampahan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan ketahanan bencana, perlindungan wilayah laut dan pasir, dan perlindungan perempuan dan anak.

Sementara itu, Program Director Enviromental Governance Unit- The Asia Foundation (TAF), R. Alam Surya Putra, menyampaikan apresiasi, karena Aceh menjadi provinsi ketiga di Indonesia yang menerapkan kebijakan TAPE. Ia mengatakan, pihaknya akan terus memberikan dukungan pendampingan untuk daerah yang dilakukan pemerintah daerah di Indonesia. “Mudah-mudahan kebijakan ini memberikan manfaat lebih luas untuk mendorong agenda perlindungan lingkungan yang lebih baik,” kata Surya Putra.

Surya juga mengapresiasi indikator kinerja yang ada dalam kebijakan TAPE Aceh. Di mana terdapat program perlindungan wilayah laut dan pasir. Program tersebut tidak dimasukkan pada kebijakan TAPE di provinsi lain. “Ini keren sekali, karena Aceh memasukkan indikator yang komprehensif,” kata Surya. []

Dinas Peternakan Aceh Kembali Buka Sekolah Kader Peternakan

0

Nukilan.id – Dinas Peternakan Aceh melalui UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator (UPTD IBI) kembali membuka pendaftaran penerimaan Siswa Kader Peternakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan Aceh Zalsufran, di ruang kerjanya, Kamis (9/2/2023).

“Sebagai upaya mencetak kader dan membangun sektor peternakan yang baik, tahun ini kita kembali membuka pendaftaran penerimaan Siswa Kader Peternakan, melalui UPTD IBI. Namun, saat ini kita memprioritaskan para siswa yang lolos seleksi tahun 2020 lalu,” ujar Zalsufran.

Kadisnak mengungkapkan, para siswa yang lulus seleksi di tahun 2020 lalu, belum sempat bersekolah karena saat itu Pemerintah menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah Covid-19. Imbasnya, selama 2 tahun sekolah ini tidak berkegiatan.

“Dengan dibuka kembali sekolah ini, kita berharap para lulusan kader peternakan dapat mengaplikasikan ilmu dengan sebaik-baiknya, sehingga, dapat berperan dan terlibat aktif bersama pemerintah, dalam upaya membangun sektor peternakan di Aceh, terutama di kabupaten masing-masing” pungkas Zalsufran.

Sementara itu, Kepala Seksi Inkubator Muslina menambahkan, penerimaan siswa kader tahun ini sebanyak 56 orang yang berasal dari 23 Kabupaten/kota di Aceh dan diprioritaskan untuk siswa yang telah lolos seleksi di tahun 2020 lalu, namun belum sempat sekolah karena Covid-19.

“Layanan pendidikan peternakan merupakan salah satu tugas dan fungsi dari UPTD IBI. Saat ini, selain Siswa Kader Peternakan, UPTD IBI juga menjadi tempat menimba ilmu bagi mahasiswa Co-Assistant dari Program Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (USK),” ujar Muslina.

Selain itu, UPTD IBI juga menjadi tempat pemagangan dan PKL beberapa Universitas dan SMK-PP, seperti Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Universitas Gajah Putih- Takengon, SMK-PP Saree dan SMK-PP Bireuen.

Kepala UPTD IBI Hendra Saputra mengatakan, UPTD IBI akan terus berperan aktif sebagai wadah peningkatan kompetensi SDM bidang peternakan melalui pendekatan ramah teknologi.

“Dalam kegiatan Ssialisasi Penerimaan Siswa dan Temu Alumni Kader Peternakan hari ini, kita juga menyampaikan sejumlah upaya pembangunan sektor peternakan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Aceh kepada para alumni dan kader. Kita berharap ini menjadi pwnyemangat bagi kader untuk belajar lebih giat sehingga dapat mengaplikasikan ilmu saat kembali tengah masyarakat,” ujar Hendra.

Saat ini, sambung Hendra, lulusan kader peternakan telah tersebar di 23 kabupaten/kota. Keberadaan kader peternakan ini diharapkan dapat menjadi ujung tombak pembangunan sektor peternakan di kabupaten masing-masing.

Salah satunya adalah Ayu Andriani, lulusan kader peternakan tahun 2012 asal Aceh Tamiang itu, saat ini mengabdikan dirinya sebagai petugas inseminator, dan menjadi salah satu srikandi inseminator di Aceh.[Yong]

Dalam 5 Tahun Kedepan OJK Akan Kurangi 600 Bank Pengkreditan

0
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae (Foto: CNN)

Nukilan.id – Dalam lima tahun ke depan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal mengurangi jumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pengurangan lantaran semakin luasnya peran BPR dalam Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Dalam UU itu, BPR bisa terlibat dalam sistem pembayaran dan dapat listing di pasar saham.

“Kita tidak bisa dengan peran BPR yang diperkuat itu kemudian setiap BPR bisa melakukannya,” ujar Dian dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023. Kamis (9/2/2023).

Oleh sebab itu, OJK akan mengurangi jumlah BPR dari sekitar 1.600 menjadi 1.000.

“OJK melihat jumlah BPR terlalu banyak sekitar 1.600, kemungkinan dalam waktu 5 tahun ke depan kita akan mengurangi jadi hanya 1.000 saja dengan melakukan konsolidasi, dan menutup BPR-BPR yang bermasalah, lanjutnya.

Lebih lanjut, Dian menjelaskan meski BPR dapat melantai di pasar saham, tidak semua BPR akan diizinkan melakukannya.

BPR harus memenuhi syarat tertentu karena menyangkut keamanan investor.

Begitu juga dengan BPR yang akan terlibat dalam sistem pembayaran yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) juga harus memenuhi syarat tertentu.

Di sisi lain, UU P2SK mengubah istilah BPR dari sebelumnya Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

Sementara nomenklatur Bank Pembiayaan Rakyat Syariah diubah menjadi Bank Perekonomian Rakyat Syariah dalam UU P2SK.

Perubahan nama tersebut dilakukan paling lama dua tahun terhitung sejak UU P2SK diundangkan. [CNN]

Kadis ESDM Aceh Lakukan Peusijuek Pengeboran Sumur A-55 Aceh Utara

0

Nukilan.id – Kadis Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh Ir Mahdinur, mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, melakukan Peusijuek sebagai tanda telah di mulainya Rig Pengeboran di lokasi Sumur A-55 A, Gampong Meunasah Mampree dan Gampong Meunasah Ampeh, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara pada Kamis 9 Februari 2023.

Kegiatan Peusijuek ini juga dirangkai dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim piatu yang berasal dari daerah setempat.

Kegiatan Peusijuek ini juga dirangkai dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim piatu yang berasal dari daerah setempat.

Peusijuek tersebut dimaksudkan sebagai pertanda dimulainya Rig Pengeboran di lokasi sumur A-55 yang berada di Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

PT Pema Global Energi (PGE) telah menyiapakan tenaga ahli untuk pekerjaan ini.

Sementara, kegiatan pemboran akan dilakukan oleh PT Bina Mitra Artha selama 42 hari dengan target mencapai 2.3 Km atau 7.000 feed.

Dalam sambutanya, Mahdinur menyatakan hulu migas di Indonesia pada tahun 2023 ini hampir sama dengan tahun 2022 yang lalu.

Dimana sebahagian besar realisasi investasi dialokasikan untuk menjamin operasional (66,80%) kemudian untuk program pembangunan fasilitas (22%) dan sisanya untuk kegiatan eksplorasi sebesar (11,50%) yang lebih besar 4,70% disbanding tahun 2022.

Kegiatan pemboran sumur eksplorasi sumur Arun A-55A yang dilaksanakan oleh PT Pema Global Energi dimaksudkan untuk menemukan perangkap geologi yang mengandung minyak dan gas bumi dalam upaya menambah umur produksi Wilayah Kerja B dan menambah cadangan migas nasional.

“Porsi yang besar untuk kegiatan operasional tahunan menegaskan bahwa Pemerintah dan Regulatornya baik SKK Migas maupun BPMA mengutamakan upaya untuk “bertahan hidup,” kata Mahdinur.

Menurutnya, bila dikaitkan dengan produksi dan lifting dapat diartikan bahwa porsi investasi tersebut dimaksudkan untuk menahan supaya tingkat produksi tetap pada posisi “normal” declining atau mampu menahan supaya declining tidak semakin dalam.

Sementara, kegiatan pemboran sumur eksplorasi sumur Arun A-55A yang dilaksanakan oleh PT Pema Global Energi dimaksudkan untuk menemukan perangkap geologi yang mengandung minyak dan gas bumi dalam upaya menambah umur produksi Wilayah Kerja B dan menambah cadangan migas nasional.

Peusijuek sebagai tanda telah di mulainya Rig Pengeboran di lokasi Sumur A-55 A, Gampong Meunasah Mampree dan Gampong Meunasah Ampeh, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara pada Kamis 9 Februari 2023.

Dalam sambutanya, Mahdinur berharap pemboran ketiga sumur eksplorasi tersebut yang diawali oleh Pemboran Sumur eksplorasi Arun A-55A dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang ditargetkan dengan hasil yang memuaskan dan menambah jumlah cadangan minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja B.

“Untuk itu kami mohon dukungan dari semua pihak demi kelancaran pengeboran sumur eksplorasi ini,” ungkap Mahdinur. []

Satlantas Polresta Banda Aceh Bagikan Helm Untuk Pengendara Sepeda Motor

0

Nukilan.id – Memasuki pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah – 2023, Satuan Lalulintas Polresta Banda Aceh bagikan helm kepada para pengguna jalan raya.

Sebelum membagikan helm, personel Satlantas Polresta Banda Aceh melaksanakan kegiatan peneguran bagi yang melanggar, selanjutnya membagikan helm kepada pelanggar lalulintas dalam rangka Operasi Keselamatan Seulawah 2023 Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, SH, SIK, M.Si melalui Kasat Lantas, Kompol Sukirno, SE mengatakan, pembagian helm kepada pengguna jalan diawali dengan peneguran.

“Kami melakukan peneguran terhadap pengendara sepeda motor yang melanggar aturan dalam berlalulintas. Dimana masih banyak terlihat kurangnya tertib terhadap peraturan dalam berkendara seperti tidak mempergunakan helm sebagai pelindung kepala,” katanya, Rabu, (8/2/2023).

Oleh karena itu, hari ini kami membagikan helm bagi mereka, dan pada kegiatan yang sama sekaligus melakukan sosialisasi terhadap bahayanya berkendara tanpa menggunakan helm pengaman, tambahnya.

Pelaksanaan kegiatan ini, bertujuan mencegah meningkatnya angka kecelakaan Lalulintas di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

“Cara meminimalisir angka kecelakaan salah satunya seperti hari ini kami lakukan, ” tutur Kompol Sukirno.

Operasi ini berisi kegiatan imbauan, edukasi, dan penindakan terkait disiplin berlalu lintas.

Menurut Kasat Lantas, ada sejumlah pelanggaran berlalu lintas yang menjadi sasaran dalam Operasi Keselamatan Seulawah – 2023.

“Contoh yang jadi sasaran utama adalah melawan arus, tidak menggunakan helm, pengemudi di bawah umur,” sambungnya.

Selain itu, penggunaan strobo pada kendaraan juga menjadi sasaran dalam operasi ini.

“Strobo juga menjadi sasaran untuk penertiban dari pada Operasi Keselamatan Seulawah 2023 ini,” tambahnya.

Kemudian, menerobos lampu merah, penggunaan knalpot brong yang mengganggu pengguna jalan lainnya, over load dan menggunakan HP saat mengendarai kenderaan, pungkasnya.[]

Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Turun

0
Toko emas Al Ichlas Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Harga emas murni hari ini di Banda Aceh turun menjadi Rp 2.900.000 per mayam dari sebelumnya di harga Rp 3.000.000. Harga tersebut tidak termasuk ongkos pemasangan.

Hal itu disampaikan penjual toko emas Ichlas M. Daffa di Pasar Aceh, Banda Aceh, dalam keterangannya kepada Nukilan, Kamis (9/2/2022).

“Seminggu yang lalu harga emas murni Rp 3.000.000 dan hari ini Rp 2.900.000 belum termasuk ongkos,” kata Daffa.

Sementara itu, harga emas logam mulia di harga Rp 915.500 per gram. Sedangkan harga emas antam Rp 1,050,000 per gram.

“Untuk harga emas antam semakin besar gramnya kemungkinan harganya bisa menjadi lebih murah,” ujarnya.

Harga Emas di Pusat

Dilansir dari logammulia.com tanggal (9/2), harga jual emas logam mulia tanggal mengalami kenaikan Rp 5.000 yaitu di harga Rp 1.033.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 1.028.000 per gram.

Sedangkan harga jual emas antam (Buyback) mengalami kenaikan Rp 5.000 dari harga sebelumnya Rp 913.000 kini menjadi Rp 918.000.

Reporter: Reji

Angka Stunting Aceh Besar Turun 5 Persen Pj Bupati Minta Pihak Terkait Terus Bekerja Keras

0

Nukilan.id – Berdasarkan survey status gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan Kementerian Kesehatan, angka stunting di Kabupaten Aceh Besar mengalami penurunan 5 persen dari 32, 4 pada 2021 menjadi 27,0 persen di tahun 2022 lalu.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, mengapresiasi seluruh kerja semua pihak terkait dalam mengintervensi angka stunting di daerah yang ia pimpin. Ia meminta pada tahun 2023 ini kerja terkait upaya penurunan angka stunting itu dapat lebih ditingkatkan dan diprioritaskan, sehingga angka stunting di Aceh Besar bisa turun di bawah angka 20 persen.

“Semua kita harus memiliki komitmen untuk menurunkan stunting, Presiden dan Mendagri langsung yang meminta agar program pencegahan stunting diprioritaskan,” kata Pj Bupati Iswanto, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan se- Kabupaten Aceh Besar, di Kantor Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (8/2/2023).

Iswanto mengatakan, pada tahun ini dirinya akan mengevaluasi secara berkala sebulan sekali, terkait angka stunting dari setiap kecamatan. Target penurunan harus dilakukan dan para Camat serta Kepala Puskesmas diharuskan menyampaikan laporannya.

“Mohon bantuan Kepala Dinas, Camat, dan Kepala Puskesmas untuk menjadikan kasus stunting sebagai prioritas,” kata Iswanto.

Lebih lanjut, kata Iswanto, untuk menekan secara masif angka stunting Aceh Besar,  pada tahun ini pihaknya akan menetapkan 3 kecamatan yang paling tinggi stunting untuk dijadikan sebagai lokasi fokus program intervensi.

“Kegiatan dan langkah yang disepakati dalam Rakor ini harus komit dilakukan dan dikawal setiap saat, jangan sampai Rakor menjadi sia-sia tanpa tindak lanjut,” tutur Iswanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PP dan PA) Aceh Besar, Fadlan,  saat menyampaikan laporan kegiatan, mengatakan, Rakor tersebut diikuti oleh 23 Camat, 23 Ketua PKK Kecamatan, 28 Kepala Puskesmas, 23 Penyuluh KB, dan 10 tim percepatan penurunan stunting di seluruh wilayah Aceh Besar.

“Semua stake holder yang ikut dalam Rakor ini menentukan aksi dan intervensi percepatan penurunan stunting,” kata Fadlan.

Fadlan mengatakan, pada bulan ini akan digelar kegiatan Posyandu untuk menimbang berat dan mengukur tinggi balita di seluruh wilayah Aceh Besar.

Ia berharap semua pihak dapat menyukseskan kegiatan tersebut, sehingga nantinya bisa diperoleh data akurat terbaru terkait angka stunting di Aceh Besar.

Hadir dalam pembukaan Rakor tersebut Ketua PKK Aceh Besar, Cut Rezky Handayani, Asisten 1 Setdkab Farhan AP, dan  Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar. []