Beranda blog Halaman 1411

MS Jantho eksekusi 2 perkara Kewarisan di 2 Kecamatan Berbeda Di Aceh Besar

0

Nukilan.id – Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho berhasil melaksanakan eksekusi dua eksekusi perkara waris dipimpin oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho. Pelaksanaan eksekusi berdasarkan permohonan eksekusi nomor 1/Pdt.Eks/2023/MS.Jth bertempat di Gampong Lambada Lhok Kecamatan dan permohonan eksekusi Nomor 2/Pdt.Eks/2023/MS.Jth bertempat di Gampong Lamtheun Kecamatan Darul Imarah.

Kegiatan Eksekusi perkara Waris Nomor 1 / Pdt. Eks / 2023 / Ms Jth dipimpin pleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho bersama Panitera, Panitera Muda, Jurusita dan Staf didampingi oleh Aparat Polsek Baitussalam melaksanakan kegiatan eksekusi mulai pukul 09.00 s.d. 12.30 WIB. Hadir juga aparatur Gampong, Keuchik, Sekretaris Desa dan Tengku Imum Meunasah Gampong Lambada serta pihak pemohon beserta kuasa hukum dan pihak termohon.

Sebidang tanah yang menjadi objek pemohonan dibagi sesuai porsinya masing-masing dengan menyaksikan secara bersama perhitungan atau pengukuran yang dibantu/dilakukan langsung oleh Petugas Ukur dari Badan Pertanahan (BPN) Aceh Besar.

“ Pelibatan petugas ukur dalam pengukuran tersebut merupakan wujud dari kerjasama yang tercantum dalam MoU MS Jantho dengan BPN Aceh Besar, para Pihak mendapatkan 4 tanah pertapakan Ruko dan 3 persil tanah masing masing seluas 300 meter, serta 1 persil tanah seluas 257 meter ditambah satu unit rumah tipe 45 “. Kata Raihan S.Ag MH panitera Ms Jantho. Selasa (13/2/2023).

Eksekusi sebidang tanah di Gampong Lambada Lhok ini berjalan dengan lancar, aman dan setelah diskusi apik dan negosiasi alot kedua belah pihak menerima dengan lapang dada hasil dari penetapan yang telah dilakukan.

Setelah berhasil melaksanakan eksekusi pertama Gampong Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam, pukul 13.30 team Eksekusi Mahkamah Syar’iyah Jantho beranjak ke Gampong Lamtheun Kecamatan Darul Imarah untuk melaksanakan eksekusi kedua terhadap perkara sengketa waris lainnya.

Eksekusi waris Perkara 02/Pdt.Eks/2023/ Ms – JtH Dihadiri oleh aparat Polsek Darul Imarah, Koramil Darul Imarah, aparat keamanan dari Batlyon 117 Ksatria Yudha dan juga aparat Gampong serta pihak pemohon bersama kuasa hukum dan pihak termohon, Tim Mahkamah Syar’iyah Jantho berhasil melakukan eksekusi 5 objek eksekusi.

Eksekusi Berlangsung alot dan tegang tapi suasana berhasil dikendilan sehingga dapat berjalan dalam keadaan tertib dan aman eksekusi berdasarkan penetapan Nomor 2/Pdt.Eks/2023/MS.Jth ini berakhir sekitar pukul 17..00 WIB,

“kami berharap kepada masing-masing pihak dapat menerima penetapan yang telah dilaksanakan dan tidak ada lagi pertengkaran yang akan terjadi karena baik pihak para pemohon dan para termohon karena mau tidak mau inilah putusan hukum yang telah diputuskan di Mahkamah Agung”. pungkas Raihan S, Ag MH Panitera Mahkamah Syar’iyah Jantho sesaat usai mengakhiri kegiatan eksekusi baik di Gampong Lambada Kec Baitussalam dan juga di Gampong Lamtheun Kecamatan Darul imarah Kabupaten Aceh Besar.

Eksekusi merupakan pelaksanaan putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau pasti. Artinya putusan tersebut telah final karena tidak ada upaya hukum dari pihak lawan perkara sehingga dilakukan Upaya Eksekusi Pada dasarnya eksekusi sebagai tindakan paksa menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, akan menjadi pilihan untuk dilakukan apabila pihak yang kalah tidak mau menjalankan atau memenuhi isi putusan secara sukarela.

Sebagaimana diketahui bahwa Perkara Eksekusi No 1 Tahun 2023 / Ms Jth telah berkekuatan Hukum tetap setelah para pihak mengajukan Upaya Hukum Banding ke Mahkamah Syar’iyah Aceh sedangkan Permohonan Eksekusi No 2 Tahun 2023 / Ms Jth telah berkekuatan hukum tetap setelah para pihak mengajukan Upaya Hukum sampai tahap kasasi di Mahkamah Agung Republik Indoesia, Sehingga Atas Permohonan Para Pihak Pemohon Eksekusi Untuk dilakukan Eksekusi. [Yong]

Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji dan Umrah Berakhir, Dr. H. Damanhuri, Lc., MA. Peserta Terbaik

0

Nukilan.id – Setelah berlangsung selama 8 hari (6-13 Feb 2023), Sertifikasi pembimbing manasik haji dan umrah kerjasama Prodi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry dengan kanwil kemenag Aceh resmi berakhir, Selasa (13/2/2023).

Dalam penutupan acara, Prof. Mujiburrahman (Rektor UIN Ar-Raniry) menyampaikan bahwa saat ini ada paradigma baru dalam pelayanan ibadah haji, kondisi ini berpengaruh pada meningkatnya biaya yang harus dibayarkan oleh jamaah. Sehingga peningkatan mutu layanan mutlak diperlukan.

Dalam kegiatan penutupan sertifikasi pembimbing jamaah haji dan umrah ini, setelah tim asesor memperhatikan dan mengevaluasi secara keseluruhan maka terpilihlah 3 orang peserta terbaik, pertama Dr. H. Damanhuri, Lc., MA, kedua Drs. H. Jamaluddin Affan, dan ketiga H. Fauzan, SP., M.Si.

Kegiatan sertifikasi yang diikuti 33 orang peserta menjadi kekuatan baru dalam dunia pelayanan bagi jamaah haji dan umrah, di Aceh secara khusus dan Indonesia pada umumnya.[Yong]

Kisah Inspiratif Danramil Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Nagan Raya

0

Nukilan.id – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN Provinsi Aceh Drs Sahidal Kastri, M.Pd dalam berbagai kesempatan terus memaksimalkan sosialisasi, edukasi dan Koordinasi bersama mitra kerja dalam upaya meningkatkan pemahaman dan dukungan pelaksanaan program pembangunan Kependudukan, kependudukan dan Keluarga Berencana Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting di di tengah tengah masyarakat.

Diskusi bersama Kepala Desa dan perangkatnya di Simpang dua Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya dan menyempatkan diri berkunjung ke Kantor Sekretariat Mukim Suak Sikha bersama H.Jaelani Yunus CP 0813-6884-6464

Diskusi bersama Imum mukim Suak sikha H Jaelani Yunus,para tokoh masyarakat simpang Peut Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya terkait terkait persoalan dan permasalahan yang ada di lapangan.

Terdapat kisah inspiratif yang dapat dipetik yang bahwasanya upaya intervensi pencegahan Stunting tersebut sudah dilaksanakan secara sukarela dan ini sangat sejalan dengan harapan sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021

Dari penuturan mantan Danramil (purnabakti) tersebut sudah 6 (enam) bulan berlangsung keliling kampung untuk berbagi rezeki memberikan tambahan makanan berupa buah segar seperti jagung, pisang dan buah segar lainnya yang diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu di wilayah pemukiman Suak Sikha kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya yaitu Gampong Blang bintang, Lawa batu, Blang tengoh, Jogja, Ujung Padang, Alue ie mameh, Kuta mekmue, Gunung reubo, Cot kumbang, Ujung Fatihah, Ujung pasi dan Simpang Peut.

Untuk membeli bahan bahan tersebut beliau sisihkan dari hasil honor dan usaha pribadinya dan pendistribusiannya beliau lakukan Bakda Shalat Subuh berjamaah di masjid atau mushalla yang beliau kunjungi.

Kepala BKKBN Aceh berharap kisah inspiratif ini bisa menjamur di seluruh Gampong di 23 Kabupaten/Kota dan persoalan Stunting di Provinsi Aceh yakin segera selesai 2024 tercapai 14 persen.

Pada hari sebelumnya kepala BKKBN Aceh didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat DPGPM4 Damharius, S.Pd.M.Si dan para narasumber lainnya membuka kegiatan Fasilitasi dan integrasi baksos kesehatan reproduksi pada kegiatan momentum pelayanan KB (pemeriksaan IVA test) yang di laksanakan di puskesmas Alue Bilie Kabupaten Nagan Raya.

Salah satu factor penting tercapainya Rencana Strategis Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh 2020–2024 pada Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, memiliki sasaran outcome yaitu Meningkatkan pemakaiaan kontrasepsi modern (mCPR)

Persentase unmet need, meningkatnya persentase peserta KB aktif (PA) MKJP dan ASFR 15 –19 dan Sasaran strategisnya yaitu meningkatnya Kualitas Kesehatan Reproduksi dengan 2 (dua) indicator yang harus dicapai yaitu menurunnya kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) dan meningkatnya pelayanan KB Pasca persalinan.

Sejalan dengan itu, dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Aceh dan khusunya di Kabupaten Nagan Raya dimana hasil SSGI 2022 menunjukkan Provinsi Aceh masih diatas rata-rata nasional walaupun secara trend dibandingkan tahun 2021 di Kabupaten Nagan raya terjadi penurunan yang semula tahun 2021 sebesar 32,5 menjadi 28,8 pada tahun 2022, walaupun terjadi penurunan angka masih sangat tinggi bila dibandingkan dengan angka nasional.

Oleh karenanya dalam rangka mencapai target tersebut salah satu program Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh melalui kegiatan peningkatan kesehatan reproduksi wanita usia subur dengan cara fasilitasi dan integrasi bakti sosial kesehatan reproduksi dalam momentum pelayanan KB,

Salah satu kegiatannya adalah pelayanan pemeriksaan Deteksi dini kanker serviks atau Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) atau merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin pada wanita usia subur.

Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan skrining dari pap smear. Tujuan pemeriksaan IVA adalah untuk mengurangi morbiditas dari penyakit dengan pengobatan dini terhadap kasus-kasus yang ditemukan untuk mengetahui kelainan pada leher Rahim wanita.

Dalam rangka menyukseskan program Keluarga Berencana dan program percepatan penurunan stunting di Provinsi Aceh khususnya di Kabupaten Nagan Raya perlu kiranya kita bersama-sama saling bekerjasama untuk mencapai target-target yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Komitmen bukan hanya dikalangan pemangku kebijakan, tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa, komitmen juga halnya pada masyarakat khusus wanita usia subur dalam menggunakan kontrasepsi, mengatur jarak kelahiran, menjaga kesehatan reproduksi serta meningkatkan kesehatan keluarga sehingga program keluarga berencana dan percepatan penurunan stunting tercapainya hendaknya.[]

Disdik Aceh Gandeng Penegak Hukum Sosialisasi Cegah Penyalahgunaan Dana BOS

0

Nukilan.id – Dinas Pendidikan Aceh menggelar Sosialisasi Tertib Dana BOS Tahun Anggaran 2023. Kegiatan ini diikuti oleh kepala SMA dan SMK dalam lingkup Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh – Aceh Besar, Sabang, Pidie – Pidie Jaya, dan Aceh Jaya. Senin, (13/2/2023).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Aceh ini menggandeng pihak Polda Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, dan Inspektorat Aceh sebagai pemateri. Menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh – Aceh Besar Syarwan Joni, S.Pd., M.Pd mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum dalam pengelolaan dana BOS, meningkatkan kinerja pelaporan, transparansi pengelolaan, dan mencegah penyalahgunaan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM saat membuka kegiatan ini mengatakan, dana BOS adalah program yang diusung pemerintah untuk membantu sekolah di seluruh Indonesia dalam hal ini Aceh agar dapat memberikan pembelajaran yang lebih optimal.

Untuk itu Alhudri berharap, agar dana bantuan operasional sekolah (BOS) ini betul-betul dipergunakan untuk keperluan sekolah, seperti pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dalam rangka menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Sengaja kita gandeng Polda Aceh, Kejati Aceh, dan Inspektorat Aceh sebagai pemateri dalam kegiatan ini agar bapak/ibu dapat menanyakan langsung dimana kendala yang dihadapi sehingga tidak terjadi penyalahgunaan dana BOS nantinya,” kata Alhudri.

Alhudri menuturkan, dana BOS ini ditransfer langsung dari rekening kas umum negara ke sekolah tanpa melalui kas daerah. Hal ini merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 9/PMK.07/2020 yang mengubah PMK No. 48/PMK/07/2019 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik. Sehingga, pihak sekolah dapat menggunakan dana ini sesuai kebutuhan dan aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan ini Alhudri juga memaparkan, jumlah sekolah yang mendapat alokasi dana BOS sebanyak 808 sekolah untuk 187.444 siswa negeri dan swasta dengan besaran dana yang disalurkan pada 2023 mencapai Rp.317.940.500.000. Dana ini akan disalurkan dalam dua tahap.

“Yang harus diingat, pengelolaan dana BOS ini harus dilakukan dengan prinsip fleksibel, efisien, efektif, akuntabel dan transparan,” tegas Alhudri.

Kegiatan ini turut dihadirkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, para kepala bidang, kepala cabang dari Kabupaten Pidie-Pidie Jaya, Kota Sabang, dan Aceh Jaya.[]

Gampong Rhieng Mancang, Mereudu Pidie Jaya, Wajibkan Pemuda Ikuti Pengajian Rutin

0

Nukilan.id – Seluruh pemuda yang berusia 40 tahun ke bawah di Gampong Rhieng Mancang, Meureudu, Pidie Jaya, diwajibkan mengikuti pengajian mingguan yang digelar di Meunasah Gampoeng.

Nurmahdi Ketua pemuda Gampoeng Rhieng Mancang mengatakan Alhamdulillah Setiap malam Minggu kegiatan pengajian rutin tetap berjalan di Meunasah dan mudah-mudahan untuk ke depan dan seterusnya kegiatan pengajian rutin tetap berjalan.

“Dan dengan adanya kegiatan pengajian rutin yang di laksanakan oleh pemuda Gampoeng Rhieng Mancang sekaligus sebagai ajang untuk memperat tali persaudaraan dan silaturahim tanpa batas serta syiar Islam dengan di adakan kegiatan yang seperti ini kami sangat berharap agar para Pemuda Gampoeng lebih berperan aktif ataupun beraktifitas ke hal-hal positif untuk kemajuan Gampoeng” Jelasnya. Senin, (13/2/2023).

Selanjutnya ia juga mengucapkan terimakasih pada para pemuda Gampoeng Rhieng Mancang yang turut serta dalam kegiatan ini berikut sebagai Tgk Saidi guru pengajar dalam pengajian rutin ini.[Yong]

Pemkab Aceh Besar Imbau Warga Tak Rayakan Valentine Day

0

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengeluarkan seruan melarang perayaan valentine’s day bagi seluruh elemen masyarakat ataupun warga yang bepergian ke wilayah Aceh Besar.

Valentine’s day atau juga disebut sebagai hari kasih sayang jatuh pada setiap 14 Februari. “Merayakan valentine’s day adalah haram hukumnya (dalam Islam),” demikian bunyi poin empat seruan Forkopimda Aceh Besar.

Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menyebutkan seruan untuk mengantisipasi terjadinya perayaan hari valentine, yang jelas-jelas melanggar syariat Islam. “Seruan larangan itu sudah dilakukan tahun-tahun sebelumnya, sebagai upaya penegakan syariat Islam,” katanya Senin (13/2/2023).

Budaya tersebut dinilai sangat bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku di Aceh sesuai dengan Undang Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Aceh, dan Undang Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Iswanto mengatakan larangan tersebut bukan hanya untuk lokasi rekreasi, hotel atau sejenisnya, namun juga di seluruh lokasi fasilitas publik dalam wilayah Aceh Besar. “Larangan ini sifatnya menyeluruh dan akan diawasi oleh tim terpadu dari Pemkab Aceh Besar,” katanya.

Untuk pengawasan, Iswanto telah menginstruksikan jajaran Satpol PP dan WH Aceh Besar meningkatkan patroli ke seluruh wilayah, dengan membagi beberapa grup untuk sasaran wilayah yang telah ditentukan. “Ini adalah bentuk penegakan syariat Islam,,” tegas Iswanto.

Sumber: Kumparan

Pembangunan Pabrik NPK PT PIM Capai Rp1,7 Triliun

0
Presiden Joko Widodo meresmikan Pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Jumat, 10 Februari 2023. Foto: BPMI Setpres

Nukilan.id – Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM), membangun pabrik pupuk NPK di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhoksumawe, Aceh senilai Rp1,7 triliun.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengungkapkan nilai investasi sekitar Rp1,7 triliun yang meliputi pembangunan pabrik dan fasilitas pendukungnya seperti dermaga, gudang, dan lain-lain.

Ia mengatakan pabrik tersebut berkapasitas 500 ribu ton per tahun dan akan menambah produksi nasional hingga 3,5 juta ton per tahun.

“Kehadiran pabrik NPK PIM menambah produksi NPK Pupuk Indonesia Grup menjadi sekitar 3,5 juta ton per tahun,” kata Bakir dalam keterangan tertulis, Senin (13/2).

Menurutnya, produk pupuk dari pabrik NPK PIM ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pupuk di wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) dan Aceh, termasuk juga untuk kebutuhan pupuk non-subsidi.

Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengatakan hampir semua negara di dunia saat ini mengalami krisis pangan yang disebabkan oleh mahalnya harga pupuk akibat perang Rusia-Ukraina.

“Akhir-akhir ini setiap saya ke desa dan sawah bertemu para petani selalu ada keluhan tentang pupuk, apalagi pupuk bersubsidi. Kebutuhan pupuk (NPK) di Indonesia 13,5 juta ton sementara yang dipenuhi baru 3,5 juta,” kata Jokowi.

Selain membangun pabrik pupuk baru, PIM juga mengoperasikan kembali Pabrik Urea PIM-1 berkapasitas 570 ribu ton. Menurut Jokowi, pabrik ini sempat lama tidak beroperasi karena sulitnya pasokan gas.

“Lalu saya tugaskan Menteri BUMN untuk menjalankan. Soal kebutuhan gas, nanti kita carikan sehingga kendala pupuk bisa diatasi karena bagaimanapun juga pupuk merupakan kebutuhan dasar kita,” sambungnya.

Pembangunan pabrik NPK PIM ini diperkirakan mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat Aceh dan diproyeksikan menambah PDRB Aceh sebesar 4,13 persen. [CNN]

Almuniza Kamal: Yuk Berwisata Sejarah Ke Makam Teuku Umar

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Barat untuk merawat makam pahlawan nasional, Teuku Umar Johan Pahlawan.

Pernyataan itu disampaikan Almuniza usai mengikuti upacara ziarah memperingati syahidnya Teuku Umar ke-124 di Desa Mugo, Kabupaten Panton Reu, Aceh Barat, Sabtu, 11 Februari 2023. Acara ini diselenggarakan oleh Pemkab Aceh Barat.

“Pemerintah provinsi tahun 2021 sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 3 miliar untuk membangun (merevitalisasi) akses ke sini (objek wisata sejarah makam Teuku Umar. Saya harap para budayawan, pegiat wisata dan sejarah, serta masyarakat di Aceh Barat terus menjaga kelestariannya,” ujar Almuniza.

Berdasarkan catatan Disbudpar Aceh tahun 2022, di Aceh Barat ada 26 cagar budaya dan total objek wisata sebanyak 35 spot.

Oleh karena itu, Almuniza menilai kota kelahiran Teuku Umar ini memiliki banyak potensi untuk menarik minat kunjungan wisatawan. Apalagi, pada tahun 2021 Pemerintah Aceh telah menggelontorkan dana sekitar Rp 3,5 miliar untuk merevitalisasi objek wisata religi dan bersejarah itu.

“Banyak potensi yang bisa digarap di sini. Teman-teman bisa membuat atraksi (budaya dan pariwisata), salah satunya kegiatan seperti ini, haul, bisa dimaksimalkan agar wisatawan datang ke sini. Ayo berwisata di salah satu cagar budaya unggulan di Aceh Barat ini,” pungkasnya.

Sejarah Singkat Teuku Umar
Teuku Umar adalah salah satu pahlawan nasional dan terkenal dengan strategi gerilyanya melawan penjajahan Belanda. Status Teuku Umar sebagai seorang pahlawan nasional dikukuhkan dalam SK Presiden No. 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973.

Ketika perang Aceh meletus pada tahun 1873, kala itu Teuku Umar yang masih berumur 19 tahun sudah berjuang di medan perang bersama pejuang-pejuang lainnya. Pada tahun 1983, Teuku Umar memutuskan melakukan taktik berpura-pura bekerja sama dengan Belanda dan memperoleh kepercayaan Belanda.

Semua itu dilakukannya demi menghimpun senjata dan informasi mengenai Belanda. Setelah itu, Teuku Umar kembali ke sisi rakyat Aceh dan memimpin perang Aceh.

Belanda yang merasa dikhianati oleh Teuku Umar langsung menargetkannya sebagai buronan utama. Tentara Belanda menangkap Teuku Umar. Mereka melakukan serangan mendadak ke daerah Meulaboh membuat pasukan Teuku Umar terkepung. Pada 11 Februari 1899 di medan pertempuran itu, Teuku Umar gugur tertembak. []

Teuku Riefky: Peran Literasi Digital Penting Dalam Upaya Digitalisasi UMKM

0
Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, Teuku Riefky Harsya (TRH). Foto: tangkapan layar.

Nukilan.id – Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, Teuku Riefky Harsya (TRH) mengatakan peran literasi digital cukup penting dalam upaya melakukan digitalisasi UMKM. Karena itu, kesadaran masyarakat khususnya pelaku UMKM perlu ditingkatkan dalam memanfaatkan teknologi.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada acara Webinar “Ngobrol Bareng Legislator” dengan tema “Literasi Kecakapan Digital: Literasi Digital Bagi Pelaku UMKM” yang dilaksanakan secara online dan offline di Gedung Seni Budaya, Aceh Singkil, Minggu, (12/2/2023).

Karenanya, Sekjen DPP Partai Demokrat itu meminta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus segera bangkit untuk meningkatkan minat literasi digital dalam upaya mendigitalisasi bisnisnya.

“Para pelaku UMKM yang masih ragu untuk mendigitalisasi bisnisnya harus segera bangkit mempersiapkan peningkatan minat literasi digital,” kata TRH

Dijelaskan, literasi digital adalah kemampuan memanfaatkan media digital yang harus dimiliki oleh berbagai kalangan, salah satunya tentu adalah para pelaku UMKM. Dengan literasi digital masyarakat dapat menambah pengetahuan tentang teknologi, dan pelaku UMKM dapat meningkat produktifitas dan nilai tambah produk maupun secara service yang ditawarkan.

Umumnya, lanjut TRH, pelaku UMKM merasa tidak nyaman berada di zona digital, terlebih ketika mereka melakukan transaksi secara digital. Namun demikian, pelaku UMKM harus beradaptasi dengan perkembangan industri 4.0 saat ini, tentunya dengan meningkatkan minat literasi digital.

“Sejumlah penerapan literasi digital yang masih bisa dilakukan antara lain, penggunaaan media sosial untuk mempromosikan bisnis, menggunakan aplikasi untuk membuka toko online, dan aktivitas digital lainnya,” sebutnya.

Selain itu, kata dia, para pelaku UMKM dapat juga meningkatkan kesadaran mengenai efektifitas, efisiensi dan keunggulan lainnya yang didapatkan dari penggunaaan teknologi yang telah dipelajari, sehingga terwujudnya kesadaran dan kemampuan berdigitalisasi.

“Pemerintah ingin mencapai target sebesar 30 juta pelaku UMKM yang memasuki ekosistem digital pada tahun 2024 mendatang,” sebut Anggota DPR-RI asal Aceh itu.

Berdasarkan Penelitian dari Center for Indonesia Policy Studies (CIPS) menyatakan bahwa masih rendahnya pengetahuan dan kemampuan penggunaan layanan digital para pelaku UMKM dapat mempengaruhi minimnya UMKM yang sudah dapat go digital.

“Kami di Komisi I DPR-RI terus mendorong Kemkominfo untuk fokus mengembangkan program peningkatan, pemahaman dan wawasan anak bangsa terkait peningkat skill dan kemampuan digital, khususnya bagi pelaku UMKM,” ujar TRH.

TRH juga memberikan apresiasi kepada Kemkominfo khususnya Ditjen APTIKA yang secara konsisten menghadirkan program program inspiratif, terutama dalam rangka mengisi pembangunan nasional dan mencerdaskan anak bangsa, yang salah satunya seperti program webinar hari ini.

“Kami berharap agar kerjasama dan kolaborasi yang baik antara Kemkominfo dan DPR-RI kiranya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kedepannya,” demikian harap Wakil Ketua Komisi I DPR-RI itu.[]

Indonesia Kerahkan BNPP Untuk Bencana Turki

0

Nukilan.id – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi mengikuti acara pelepasan Tim Kemanusiaan Bencana Gempa Bumi Turki didampingi para pejabat tinggi madya dan pratama. Jakarta, Sabtu, (11/2/2023)

Tampak hadir turut melepas tim kemanusiaan Menko PMK Muhadjir Effendy, Menhan RI Prabowo Subianto, Menkes RI Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Duta Besar Republik Turki untuk Indonesia Ahmet Cemil Miroglu.

Bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, pelepasan bsrlangsung di lorong apron depan Pandawa Lanud Halim Perdanakusuma dikarenakan kondisi cuaca hujan deras.

Dalam sambutannya Menko PMK mengungkapkan Presiden RI memberikan arahan untuk membantu korban terdampak gempa di Turki mengingat Indonesia – Turki memiliki hubungan yang sudah berlangsung sejak lama.

“Bapak Presiden RI memberikan arahan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban terdampak mengingat hubungan diplomatik Indonesia dan Turki yang sudah berlangsung sejak lama, oleh karena itu didasari oleh semangat kemanusiaan, gotong royong, dan hubungan persahabatan dengan Turki sehingga Pemerintah Indonesia bermaksud memberikan bantuan berupa Emergency Medical Team, Middle Urban Search Rescue Team dan kebutuhan logistik serta peralatan bantuan lainnya yang akan dikirimkan secara bertahap.” jelasnya.

Tim diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules C 130 dan Boeing 737. Total team yang diberangkatkan 62 orang dengan rincian 47 personel Basarnas, 15 orang dari BNPB.

Ke-47 personel Basarnas tersebut yang diberangkatkan telah lulus dalam penilaian Search and Rescue Advisory Group atau INSARAG External Classification (IEC) sebagai tim urban SAR kelas medium, artinya telah bersertifikat international dan kapabel untuk memberikan bantuan SAR untuk begara lain yang membutuhkan bantuan Urban SAR (USAR).[]