Beranda blog Halaman 1392

Pj Bupati Aceh Besar Lepas 320 Rider Trail Adventure RATA-4 HUT ke 39 Kota Jantho

0
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM melepas 320 rider peserta Trail Adventure RATA-4 HUT ke-39 Kota Jantho, di Komplek Jantho Sport City (JSC), Sabtu (11/3/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP, MM melepas 320 rider peserta Trail Adventure RATA-4 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Kota Jantho di Komplek Jantho Sport City (JSC) Aceh Besar, Sabtu (11/3/2023) pagi.

Dalam sambutanya Iswanto mengucapkan terimakasih kepada panitia, sponsor dan para rider yang telah menyukseskan event Trail Adventure RATA-4 HUT ke-39 Kota Jantho, walaupun sebelumnya beberapa hari kebelakang, pihaknya telah membuka kegiatan olahraga yang saat ini  sedang berjalan yaitu turnamen sepak bola di Lapangan Lanud SIM Blang Bintang.

“Terimakasih kepada para panitia, pihak sponsor dan para rider yang telah mensukseskan event trail adventure RATA-4 pad HUT ke-39 Kota Jantho,” tuturnya.

Ia juga berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar event untuk menyalurkan hobi para rider, tetapi juga bisa memberikan kontribusi kepada ekonomi kerakyatan sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Aceh Besar.

“Kegiatan ini bukan sekedar event atau hanya menyalurkan hobi para rider, tapi juga bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian Aceh Besar disaat sedang terjadinya inflasi,” pintanya.

Iswanto mengatakan kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi dan penutupannya nanti akan diumumkan door prize dengan hadiah utama 3 buah sepeda motor, penutupan trail adventure akan diisi dengan penggalangan dana dari para peserta untuk membantu korban gempa bumi di Turki.

“Pembukaan dimulai dengan silaturrahmi, penutupan akan ditutup dengan kegiatan  sosial dan pembagian doorprize berupa 1 unit motor trail dan 2 motor bebek serta hadiah lainnya,” ujarnya.

Sementara itu Danlanud SIM Kol Pnb Yoyon Kuscahyono dan Kepala SPN Saree Kombes Pol Ali Khadafi juga mengapresiasi kegiatan ini.

“Alhamdulillah suasana Kota Jantho dari kemarin sore dan hari ini sangat ramai dengan kedatangan para rider dari seluruh Aceh bahkan dari Sumatera Utara juga hadir, tentu ini sangat positif bagi Kabupaten Aceh Besar dalam mengekspose keindahan alamnya,”.

Pun demikian Pj Bupati Aceh Besar juga mengatakan event ini merupakan komitmen kita bersama-sama, jadi mari kita bersama-sama menjaga keselamatan sesama peserta dan tidak perlu ada yang berlomba-lomba.

“Event ini merupakan komitmen kita bersama, untuk itu mari sama-sama menjaga, membantu dan saling melihat keselamatan sesama peserta dan tidak perlu ada yang berlomba-lomba, karena ini bukan perlombaan balap,” ujar Iswanto.

Usai melepas para rider Iswanto juga ikut bergabung dalam peserta trail dan mencoba track mengelilingi keindahan dan panorama alam Kota Jantho dan jalur track tersebut dilepas di Komplek Jantho Sport City (JSC) serta finish nya di Taman Sari Kota Jantho.

Sebelumnya Ketua Panpel, Ridwan Jamil SSos MSi melaporkan pada ajang trail adventure RATA-4 HUT ke 39 Kota Jantho tersebut diikuti oleh 320 rider yang tergabung ke dalam 59 klub yang ada di seluruh Aceh.

“Dan saya melihat ada pancaran semangat dari ratusan peserta trail hari ini, mereka sangat antusias untuk menyukseskan event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.

Dilaporkan juga, ada 59 klub se-Aceh mulai dari Sabang, Banda Aceh, Aceh besar, Aceh Tengah, Meulaboh dan Lhokseumawe, Pidie dan Bireuen.

“Luar biasa para rider meramaikan RATA 4 selain dari Aceh Besar tahun ini juga ikut rider dari Sumatera Utara yang ikut berpartisipasi dan mereka sangat bersemangat,” pungkas RJ sapaan akrab Ridwan Jamil SSos MSi yang juga Kalaksa BPBD Aceh Besar.

Event trail adventure Rata-4 HUT ke-39 Kota Jantho tersebut turut dihadiri Kepala SPN  Seulawah, Danlanud SIM, Pimpinan dan anggota DPRK Aceh Besar, Kajari Aceh Besar, Dandim 0101/KBA, Kapolres Aceh Besar, Ketua Pengadilan Negeri Aceh Besar dan seluruh Kepala OPD Aceh Besar serta Camat, pimpinan Bank Aceh Jantho dan para sponsos serta masyarakat Kota Jantho. []

Warga Medan Tersengat Listrik saat Perbaiki Atap Hotel di Banda Aceh

0
Penyelamatan korban tersengat listrik di Hotel Orion Banda Aceh.

Nukilan.id – Jhon Nambella (35) warga asal Medan tersengat listrik saat sedang memperbaiki atap gedung Hotel Orion tepatnya di Jalan Soekarno Hatta, Gampong Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Jumat (10/3/2023).

Informasi yang diperoleh Nukilan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Jhon merupakan seorang tukang berdomisili sementara di Gampong Mata Ie, Aceh Besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh Muhammad Hidayat menyatakan kronologis kejadian bahwa Jhon sedang memperbaiki atap seng, namun terdengar suara mendentum dan teriakan suara orang sehingga karyawan Hotel Orion mencari arah suara tersebut dan menaiki tangga melihat Jhon Nambella tergeletak di atap seng tersebut.

“Korban dalam kondisi lemas (masih hidup) dan dilarikan ke Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh untuk penanganan medis,” kata Muhammad dalam keterangannya kepada Nukilan.

“Saat ini korban masih dalam keadaan hidup namun lemas butuh penanganan medis,” tuturnya. [Reji]

 

Forkopimda Banda Aceh Rumuskan Kebijakan Sambut Ramadan

0

Nukilan.id – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1444 H yang tinggal sekitar dua minggu lagi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh menggelar rapat.

Rapat ini dipimpin langsung Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, Jumat (10/3/2023) di pendopo wali kota.

Rapat yang berlangsung sekitar dua jam itu dihadiri Ketua MPU Damanhuri Basyir, Wakapolresta Banda Aceh, AKP Satya Yudha Prakasa, Pasiter Kodim 0101/KBA Nanang Junaedi dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kelas I A Banda Aceh Teuku Syafari.

Sementara dari jajaran Pemko hadir Sekdakota Amiruddin, Asisten I, Asisten II dan Asisten III. Hadir juga para Kadis dari instansi terkait, seperti Kadis Syariat Islam, Kadiskop UKM dan Perdagangan, Kepala DLHK3, para Camat dan sejumlah pejabat lainnya.

Rapat digelar untuk merumuskan berbagai kebijakan guna menghadirkan ketertiban dan kenyamanan selama bulan Ramadan agar masyarakat kota dapat beribadah dengan khusyuk.

Beberapa poin menjadi pembahasan khusus dalam rapat tersebut. diantaranya Pj Wali Kota menyoroti ketersediaan pangan selama Ramadhan. Ia juga meminta dinas terkait setiap hari turun ke pasar mengecek harga barang pokok.

“Jika terjadi kenaikan segera laporkan agar segera kita lakukan langkah-langkah antisipasi. Ini perlu agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau selama Ramadan. Selain itu, ini ikhtiar kita dalam mengendalikan inflasi,” kata Bakri.

Selanjutnya berkaitan dengan kemacetan yang ditimbulkan di lokasi-lokasi tertentu, terutama di titik-titik warga yang menjual penganan berbuka, Bakri Siddiq menginstruksikan Dishub agar dapat melakukan rekayasa lalu-lintas guna menghindari terjadinya kemacetan.

Ketersedian air bersih di tempat-tempat ibadah juga menjadi perhatian Pj Wali Kota. Ia meminta dinas terkait rutin memantau masjid dan mushalla. Jika ditemukan ada kendala terkait ketersedian air bersih segera dilaporkan dan akan ditindaklanjuti oleh Pemko melalui Perumdam Tirta Daroy.[]

Baca Juga: Pemko Banda Aceh Dorong Transformasi Perpustakaan Lewat Kegiatan PILM

TA Khalid Diminta Awasi Pembangunan APBN Mangkrak dari Kementrian PUPR Aceh

0
Tgk Munir Ismail (Foto: Rezi/Nukilan)

Nukilan.id – Proyek yang menjadi pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan Anggaran Pembangunan dan Belanja Nasional (APBN) di Aceh banyak terbengkalai.

Kondisi seperti ini seharusnya anggota DPR-RI mengambil peran sebagai lembaga pengawasan/kontrol.

Hal itu ungkapkan langsung oleh tokoh masyarakat Tgk Munir Ismail kepada Media ini, Jumat (10/3/2023).

Munir Ismail atau sering disapa Hanter mengatakan proyek-proyek yang dihasilkan dari APBN saat ini banyak terbakalai dan juga mangkrak dalam pengerjaannya.

“Memang perlu pengawasan ketat dalam proyek berskala APBN yang dilakukan oleh kementrian PU-PR di Aceh, karena banyak yang terbengkalai dan lambat dalam pengerjaan seperti Bendungan Krueng Pasee, Jalan Geurute, Bendungan Rukoh Tiro dan Waduk Krueng Keureuto,” ungkap Munir yang juga mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Tgk munir mengatakan, moratorium proyek infrastruktur bukan jalan keluarnya, tetapi yang harus dilakukan adalah dijalankannya pengawasan baik sebelum hingga sesudah pelaksanaan proyek.

Dalam amatan Tgk Munir untuk mengatasi hal tersebut perlu peran dan pengawasan anggota DPR-RI dari komisi yang menangani Infrastruktur.

“Selain memiliki fungsi legislasi yang berkaitan dengan pembentukan perment, perpres, Anggaran, DPR-RI juga memiliki fungsi pengawasan serta mengontrol pelaksanaan yang telah ditetapkan, namun fungsi-fungsi ini sama sekali tidak dilaksanakan” Sesalnya.

Ia menyebutkan, untuk mengatasi hal itu, Tgk Munir meminta anggota DPR-RI fraksi Gerinda TA Khalid untuk mengawasi setiap pembangunan dari Kementerian PU-PR agar dapat bekerja dengan maksimal dan merata.

“Kita bisa melihat hasil kerja dari TA Khalid saat ini, banyak program dari komisinya yang sukses dan mampu ia kerjakan, saya yakin TA Khalid juga mampu mengatasi hal seperti ini,” ujar Munir.

Jika berbicara kinerja, menurut Hanter TA Khalid mampu menjawab persoalan yang terjadi di lapangan.

“Saya kira perlu kita kawal bersama apa yang nantinya disuarakan oleh TA Khalid, karena Ini menyangkut soal keadilan bagi rakyat Aceh. Karena program dan proyek dari APBN cukup penting dalam membangun kesejateraan dan perekonomian di Serambi Mekah ini,” ucapnya.

Upaya pengawasan ini sudah pernah dilakukan oleh Pemerintah Aceh beberapa tahun lalu. Akan tetapi, gagal terealisasi. Tgk Munir berharap dengan kehadiran TA Khalid dalam komisi yang menangani Infrastruktur, Pemerintah Aceh dan TA Khalid dapat bersinergi untuk mengawasi seluruh pembangunan di Aceh. []

 

ESDM Aceh Sebut Persoalan Tambang Ilegal di Aceh Mengkhawatirkan

0
Kadis ESDM, Ir. Mahdinur, MM (KIri Ujung) pada diskusi Bongkar Mafia Tambang di Aceh oleh Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Banda Aceh, Kamis (9/3/2023) (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, Ir. Mahdinur mengatakan, persoalan tambang saat ini sudah akut. Menurutnya persoalan ini harus dikupas dan dituntaskan agar kerusakan lingkungan tidak terjadi lagi ke depan.

Baca Juga: Dinas ESDM Aceh Terbitkan Larangan Kios Jual Gas LGP 3 Kg

“Ini harus diungkap dan dikupas, sebab dikhawatirkan, kerusakan lingkungan tidak bisa diatasi,” kata Mahdinur dalam diskusi publik dengan tema Bongkar Mafia Tambang di Aceh, Kamis (9/3/2023).

Mahdinur menambahkan, tambang ilegaldi Aceh dalam beberapa tahun ini memang sudah mengkhawatirkan. Banyak pertambangan ilegal yang tumbuh di dalam hutan.

“Kita butuh tambang emas, tetapi bagaimana melaksanakan dengan cara yang baik dan benar,” ujarnya.

Mahdinur berharap berbagai pihak terus bekerjasama dalam menangkal maraknya pertambangan ilegal di Aceh. Seharusnya, perusahaan yang bergeliat pada pertambangan harus memenuhi prosedur izin tambang.

Dalam hal ini upaya penindakan dan penertiban penambangan emas ilegal yang merupakan kewenangan aparat penegak hukum dengan melakukan penindakan atas Tindak Pidana pelaku penambang ilegal.

Upaya yang dilakukan pemerintah antara lain yaitu melakukan upaya untuk melegalkan dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum dalam penertiban PETI, dan seruan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh. “Kami akan terus mengawasi,” pungkasnya.[]

Baca Juga: Aksi May Day, Aliansi Buruh di Aceh Minta Pemerintah Revisi Qanun Ketenagakerjaan

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos Pangan Jelang Ramadhan

0
Ilustrasi pembagian bansos. (Foto: Goodnewsfromindonesia)

Nukilan.id – Pemerintah RI berencana akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan selama Maret-Mei 2023. Adapun bahan pangan yang akan diberikan terdiri dari beras 10 kilogram, telur, dan ayam. Kabar ini diutarakan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut keterangan Airlangga, bantuan ini akan diberikan kepada 21,6 juta masyarakat pada hari besar keagamaan dan nasional yang terjadi selama tiga bulan ke depan.

“Yang sudah dibahas dengan Bapak Presiden (Joko Widodo) kita akan memberikan bantuan beras kepada sekitar 21,6 juta warga berasnya 10 kilogram dan akan diberikan selama tiga bulan,” ujarnya di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat pada Kamis (9/3/2023), dikutip dari Tempo.co.

Dia memaparkan, bansos pangan kali ini disalurkan untuk menekan dampak kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan.

Soal tanggal pendistribusian dan anggaran, Airlangga tidak menyebutkannya. Namun, kata dia, skema dan regulasi penyaluran bansos tengah disusun oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serra Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Untuk penyaluran bansos beras, pemerintah memberikan tanggung jawab kepada Perusahaan Umum (Perum) Bulog. Sementara telur dan ayam, akan didistribusikan oleh ID FOOD, BUMN di bidang pangan.

Sementara itu, pemerintah masih mendiskusikan besaran anggaran dan jumlah penerima bansos pangan menjelang Ramadan dan Idul fitri.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan, sebelum dana bansos dialokasikan, pihaknya perlu menunggu terlebih dahulu penyesuaian data penerima terbaru dari Kementerian Sosial.

Menurut data tahun lalu, jumlah penerima bansos ada sebanyak 20,65 juta jiwa. Namun, jumlah tersebut dipastikan bertambah, sehingga perlu dilakukan pembaruan data.

Selain menanti data penerima bansos, Kemenkeu juga perlu memastikan patokan harga beras, telur, dan daging ayam. Isa juga mengatakan sumber anggaran diambil dari Bendahara Umum Negara (BUN), bukan automatic adjustment yang dilakukan Kemenkeu.

“Diharapkan (bansos turun) Maret. Kalau beras kan sudah ada di Bulog. Anggaran itu biasanya tidak menjadi hambatan, karena biasanya Bulog itu melaksanakan dulu, kemudian mengklaim belakangan,” pungkas Isa. [GNFI]

Cegah Stunting, Pemko Banda Aceh Gelar Aksi Penimbangan Balita Serentak

0

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq meninjau Aksi Penimbangan Balita Serentak, Jumat, 10 Maret 2023. Ada dua lokasi yang disambanginya, yakni Posyandu Permata Ibu di Gampong Sukaramai dan Posyandu Harapan Ibu Gampong Laksana.

Selain penimbangan berat badan, pada kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Banda Aceh hingga 15 Maret 2023 mendatang tersebut, para balita juga diukur tingginya, lingkar kepala, dan diberikan tetes vaksin polio oleh kader posyandu setempat.

Di sela-sela peninjauan, Bakri Siddiq mengatakan aksi penimbangan balita serentak ini digelar untuk memonitor perkembangan balita, khususnya terkait pencegahan stunting. “Kita terus berupaya agar angka stunting bisa terus menurun di kota kita,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau ibu-ibu yang memiliki balita untuk membawanya ke posyandu.

“Nanti akan dipantau dan didampingi langsung oleh kader posyandu kita. Dan jika ada indikasi stunting akan segera kita intervensi dengan pemberian asupan gizi yang cukup.” ungkapnya.

“Baik berupa makanan tambahan, susu, maupun vitamin, agar berat badan anak seimbang dengan tingginya. Apa yang kita lakukan ini demi buah hati kita dan generasi Aceh ke depan pada umumnya. Jadi mari kita sukseskan bersama program yang juga merupakan arahan pemerintah pusat ini,” ujarnya.

Selain penimbangan, pada kesempatan itu juga akan diberikan imunisasi berupa vaksin tetes polio kepada anak. “Vaksin polio ini saya yakini halal dan baik manfaatnya. Ibu-ibu jangan kuatir, pertama halal dan yang kedua bermanfaat untuk pertumbuhan ananda,” ujarnya lagi.

Aksi penimbangan balita yang digelar serentak di seluruh posyandu yang ada di Banda Aceh tersebut, disambut antusias oleh masyarakat. Di dua posyandu yang dikunjunginya, Bakri Siddiq juga terlihat ikut bernyanyi ceria bersama anak-anak.

Turut mendampingi pj wali kota pada kegiatan itu, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bachtiar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin, dan Asisten Administrasi Umum Faisal, dan Kadis Kesehatan Banda Aceh Lukman berserta jajaran.[]

Baca Juga: Forkopimda Banda Aceh Rumuskan Kebijakan Sambut Ramadan

Tour De Aceh 2023 Diikuti Atlet Mancanegara, Kategori Sepeda Santai Masih Dibuka

0

Nukilan.id – Setelah sukses menggelar Tour de Aceh 2022, tahun ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh kembali menggelar event sport tourism (wisata yang dipadukan dengan aktivitas olahraga) tersebut. Kali ini, kegiatan tersebut diikuti atlet nasional dan mancanegara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal mengatakan Tour de Aceh (TDA) 2023 bakal diselenggarakan pada 11-12 Maret 2023 di Banda Aceh dan Aceh Besar. Ada dua kategori kegiatan yang berlangsung yakni sepeda santai dan road race.

Khusus sepeda santai, rencananya digelar pada Sabtu, 11 Maret dengan lokasi start di Ulee Lheue, Banda Aceh. Peserta gowes diajak mengayuh sepeda sejauh 10 kilometer dengan mengitari sejumlah objek wisata di Banda Aceh.

Rute yang dilewati adalah sejumlah destinasi populer seperti Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh dan lainnya. Sepeda santai ini akan berakhir di Desa Wisata Ulee Lheue dan panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize.

“Ini kali kedua Tour de Aceh digelar dan insyaallah akan ada selanjutnya. Kegiatan ini untuk memperkenalkan sport tourism ke wisatawan,” kata Almuniza saat konferensi pers di Maha Corner Cafe, Lhoknga, Aceh Besar, Rabu sore, 8 Maret 2023.

Sementara road race, digelar pada hari berikutnya atau Minggu, 12 Maret 2023. Para atlet bakal menempuh jarak sekitar 99 kilometer. Balapan sepeda dengan beberapa kategori itu dimulai di Ulee Lheue dan berakhir di Pantai Riting, Kabupaten Aceh Besar.

“Alhamdulillah, Tour de Aceh kali ini akan hadir atlet nasional dan internasional. Ada dari Sumatera Utara, Yogyakarta, Jakarta, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Sedangkan dari mancanegara hadir dari negeri jiran Malaysia dan juga dari Italia,” ungkapnya.

Menurutnya, event tersebut digelar sebagai bagian untuk menarik kunjungan wisatawan ke Aceh. Tahun ini, Disbudpar Aceh menargetkan kunjungan 2,5 juta wisatawan.

“Ini komitmen Pemerintah Aceh agar sport tourism terus berjalan dan juga komitmen untuk terus mengangkat industri pariwisata, ini juga sejalan dengan target kita mendatangkan 2,5 juta wisatawan,” katanya.

CEO Tour de Aceh 2023, Masry menambahkan, TDA tahun ini akan diikuti oleh ratusan pesepeda. Khusus sepeda santai, panitia memberi ruang seluas-luasnya kepada masyarakat Aceh untuk berpartisipasi.

“Sepeda santai peserta tidak dibatasi, pendaftaran dibuka hingga Jumat (10 Maret 2023) sore. Silakan mendaftar, dengan baju komunitas masing-masing,” katanya.

Sekretaris TDA 2023, Yucandra menjelaskan ada 70 komunitas yang mengikuti ajang ini. Dalam kategori Individual Road Race (IRR), sebanyak 315 peserta telah mendaftar dan telah mencapai batas.

Sementara untuk kategori sepeda santai, hingga saat ini sudah mencapai sebanyak 300 peserta lebih.

“Untuk atlet sepeda dari Malaysia sekitar 22 orang, sisanya yakni dari 36 kabupaten/kota se-Indonesia. Jumlah peserta IRR 315 orang, terdiri dari 12 kabupaten/kota di Aceh, sisanya dari seluruh Indonesia. Total ada 36 kabupaten/kota di Indonesia yang ikut. Banda Aceh wilayah terbanyak yang mendaftar yakni 78 orang road biker,” sebutnya. []

Berikan Pendampingan Bagi Penyandang Disabilitas, PN Sinabang MoU Dengan SLBN Sinabang

0
Ketua PN Sinabang, Jamaluddin SH MH menandatangani MoU dengan Kepala SLBN Simeulue, Jufniar Jaffar SP.si di Kantor Pengadilan Negeri setempat, Jum'at (10/3/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dalam upaya memberikan pendampingan bagi penyandang disabilitas, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sinabang mengundang Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Simeulue untuk menandatangani nota kerjasama atau memorandum of understanding (MoU).

Selanjutnya Ketua PN Sinabang, Jamaluddin SH MH menandatangani MoU dengan Kepala SLBN Simeulue, Jufniar Jaffar SP.si di Kantor Pengadilan Negeri setempat, Jum’at (10/3/2023).

Baca Juga: Peraih 10 Besar Nilai Tertinggi Try Out SNBT di Aceh Timur Dapat Bonus, Ini Nama Siswa, Asal Sekolah

Ketua PN Sinabang, Jamaluddin, Sabtu (11/3) mengatakan, penandatangan MoU dengan Kepala SLBN Simeulue ini ada dua poin utama yang dilakukan.

“Pendampingan bagi penyandang disabilitas dan pemberian pelatihan (in house training) bahasa isyarat kepada petugas pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) PN Sinabang,” kata Jamaluddin.

Lebih lanjut dalam MoU itu tertuang draft kesepakatan kerjasama antara kedua belah pihak.

Jamaluddin menjelaskan, bagi anak-anak penyandang disabilitas yang saat ini sedang belajar di SLBN Simeulue perlu kita berikan perhatian khusus.

“Mereka adalah anak emas yang memiliki potensi ketrampilan untuk kelak hidup lebih mandiri walaupun memiliki keterbatasan,” ujarnya.

Ketua PN Sinabang mengharapkan, dengan dilakulan penandatanganan ini pihaknya ikut andil dan terlibat langsung untuk peduli terhadap penyandang disabilitas di Kepulauan Simeulue ini.

“Hari ini juga kami berikan pelatihan kepada petugas PTSP Pengadilan Sinabang dan guru SLBN Simeulue untuk selanjutnya petugas yang ditunjuk akan turun ke sekolah,” tutur Jamaluddin.

Sementara Kepala SLBN Simeulue, Jufniar Jaffar menyambut gembira atas kerjasama yang dilakukan PN Sinabang.

“Terima kasih kepada Ketua PN Sinabang yang telah mengundang kami dan menandatangani nota kesepahaman. Semoga kerjasama ini bermangaat,” ucap Jufniar.

Katanya, hari ini tiga orang guru SLBN Simeulue yakni, Zulyansyah Ilham SPd, Yusnima Susi SP.d dan Ahmadi SP.d mendapatkan pelatihan yang dilakukan oleh PN Sinabang.

“Pelatihan ini tentunya sangat bermanfaat bagi guru yang ilmunya akan diimplementasikan kepada siswa penyandang disabilitas di sekolah,” pungkas Jufniar. []

Masjid Bantuan Masyarakat Aceh di Mamuju Sulbar Diresmikan

0

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki, yang diwakili oleh Asisten I Sekda Aceh, Dr. M. Jafar SH, M.Hum meresmikan Masjid Al-Munawwarah di Lingkungan Te’beng, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat 10/3/2023.

Masjid Al-Munawwarah ini dibangun dengan sumber dana bantuan masyarakat dan Pemerintah Aceh pasca Gempa Bumi Mamuju Sulawesi Barat pada 15 Januari 2021 lalu.

“Salam dari seluruh masyarakat Aceh untuk masyarakat di sini, yang telah bangkit kembali setelah bencana gempa pada 15 Januari 2021 lalu. Semoga terus bersatu padu untuk membangun kembali wilayah-wilayah terdampak dan menjadi pelajaran untuk senantiasa siaga bencana,” ujar Jafar yang didampingi Bupati Mamuju dan Kepala Pelaksana BPBA, Dr Ilyas.

Jafar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Sulawesi Barat dan Pemerintah Mamuju berserta seluruh masyarakat yang telah menyambut kehadiran masyarakat Aceh di Masjid Al-Munawwarah dengan ramah dan menyenangkan.

Ia mengatakan, masyarakat Aceh sangat berduka atas cobaan dari Allah berupa gempa bumi 6,2 magnitudo yang melanda Mamuju dan Majene, yang telah menyebabkan 100 lebih korban jiwa, serta 7.800 lebih rumah rusak dan sekitar 37.000 orang terpaksa mengungsi.
“Kita di Aceh pernah merasakan hal serupa, saat bencana gempa dan tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Butuh waktu bertahun-tahun untuk bangkit dan membangun kembali menjadi lebih baik,” ujar Jafar.

Saat itu, lanjut Jafar, seluruh masyarakat Indonesia dan dunia, tak terkecuali Pemerintah Sulawesi Barat dan warganya, turut membantu dalam rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh pasca-tsunami, bahu membahu atas dasar kemanusiaan menggalang solidaritas dan bantuan kemanusiaan.

“Pengalaman bencana sangat berharga bagi masyarakat Aceh. Karenanya, begitu mendengar adanya musibah gempa yang melanda Mamuju, Pemerintah Aceh dan warganya sangat memahami kondisi yang terjadi pasca gempa itu. Selanjutnya bergerak dengan sukarela mengumpulkan bantuan dan pikiran dengan harapan mampu meringankan beban saudaranya di sini,” ujar Jafar.

Jafar mengatakan, sebagian dana dan material lainnya yang dikumpulkan pemerintah dan masyarakat Aceh telah dikucurkan saat kondisi darurat. Selebihnya, berdasarkan berbagai pertimbangan, digunakan untuk membangun kembali Masjid Almunawarah yang rusak total saat gempa.

Pembangunan masjid dimulai sejak peletakan batu pertama yang dilakukan Gubernur Aceh saat itu, Nova lriansyah, pada 5 April 2022. Kini Masjid Almunawarah telah dapat digunakan, dan Pemerintah Aceh diberi kehormatan untuk meresmikannya.

“Ini adalah sumbangan dari masyarakat Aceh untuk saudara mereka di Mamuju dan Sulawesi Barat secara umum. Semoga bangunan ini dapat bermanfaat, serta menjadi pengingat dalam menguatkan hubungan kemanusiaan dan universal antara Aceh dan Sulawesi Barat,” pungkas Jafar. []