Beranda blog Halaman 1371

Seminggu Ramadhan, Pj Bupati Aceh Besar Cek Harga Sembako di Pasar Induk Lambaro

0
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto mengunjungi pasar induk Lambaro, Aceh Besar.

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP, MM dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ingin Jaya, Kembali memantau dan mengecek harga komoditas Sembilan Bahan Pokok (Sembako) pada hari ke-7 Ramadhan 1444 H di Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (29/3/2023) pagi.

Muhammad Iswanto menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Induk Lambaro, secara umum harga serta ketersediaan sembako dan bahan penting lainnya masih stabil.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memantau ketersediaan serta memastikan bahan pokok kebutuhan sehari-hari dalam keadaan stabil di bulan puasa dan pada hari Raya nanti,” ucapnya.

Menurutnya, harga berbagai macam bahan pokok tidak ada yang mengalami kenaikan signifikan, dari beberapa pedagang yang ditemui mengungkapkan jika harga barang sama dan masih stabil.

“Alhamdulilah untuk ketersediaan stok sembako selama bulan puasa dapat dipastikan aman dan mencukupi, kita akan pantau terus perkembangannya,” ucap Bg Wanto sapaan akrab Pj Bupati Aceh Besar.

Saat di Pasar Induk tersebut, Iswanto menghimbau seluruh pedagang maupun distributor agar tidak menaikan harga bahan pokok yang tidak sesuai dengan ketentuan hingga dapat merugikan masyarakat.

Ia juga menegaskan, agar tidak ada aksi penimbunan sembako oleh oknum manapun karena jika kedapatan tentu akan kena sanksi tegas dan penting untuk diingat agar dalam membuat makanan (buka puasa) untuk tidak menggunakan bahan-bahan berformalin atau sejenisnya yang membahayakan.

“Kegiatan ini tentunya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengendalikan harga dan inflasi sehingga tidak memberatkan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pj Bupati Iswanto berharap agar kehadirannya ini dapat memberikan dampak positif untuk ketersediaan bahan pangan selama bulan puasa dan dapat memonitor stabilitas harga bahan pokok yang tidak memberatkan kantong masyarakat.

“Tadi malah ada beberapa harga komoditi yang turun, hal ini terjadi karena ringginya pasokan dari luar dan juga puncak panen dlm bln ramadhan,” pungkasnya.

Adapun harga berbagai Sembako masih stabil, namun juga ada penurunan cabe merah dan bawang merah. Dimana di pasar Induk di jual cabe rawit 20 ribu rupiah per kilo, cabe merah 22 ribu rupiah, bawang merah 25 ribu rupiah, bawang putih 28 ribu rupiah. 

Turunnya harga cabe karena puncak panen di berbagai daerah dan permintaannya yang kurang. Harga daging sapi juga turun dari sebelumnya mencapai Rp 180 ribu perkg saat ini di jual 145 ribu rupiah dan daging ayam 50 ribu / ekor. Harga beras medium berkisar Rp 11 ribu dan bahan pokok lain juga normal tidak ada kenaikan. []

Dinsos Aceh Besar Terima Bantuan Bufferstock dari Pemerintah Aceh

0
Kadis Sosial Aceh, Dr. Yusrizal, M.Si bersama Sub Koordinator Seksi Perlindungan Korban Bencana Alam (PSKBA), Yanyan Rahmat, A.Ks menyerahkan bufferstok kepada Kadinsos Aceh Besar, Bahrul Jamil, SSos, MSi, di Gudang Logistik Dinsos Aceh Besar.

Nukilan.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Aceh Besar menerima bantuan satu truck bufferstock dari Pemerintah Aceh melalui Dinsos Aceh, bufferstok diantarkan langsung oleh Kepala Dinsos Aceh, Dr. Yusrizal, M.Si didampingi Sub Koordinator Seksi Perlindungan Korban Bencana Alam (PSKBA), Yanyan Rahmat, A.Ks dan diterima oleh Kadinsos Aceh Besar, Bahrul Jamil, SSos, MSi di Gudang Logistik Dinsos Aceh Besar, Rabu (29/3/2023).

Yusrizal menyebutkan, Pemerintah Aceh melalui satuan perangkat kerjanya Dinsos Provinsi mulai tahun ini telah menyalurkan barang bantuan berupa bufferstock logistik kebencanaan ke sejumlah Kabupaten dan Kota di Aceh.

“Kita sudah mulai sejak awal tahun ini, tercatat ini yang ke enam kita serahkan bufferstok ke setiap kabupaten dan kota yang ada, namun kita prioritaskan kepada daerah yang tingkat kerawanan terjadinya bencana tinggi dan membutuhkan stok logistik,” katanya.

Menurut Yusrizal, droping bantuan bufferstock logistik, di tempatkan di gudang-gudang Dinsos Provinsi yang ada di setiap wilayah Kab/Kota agar memudahkan proses distribusi barang saat terjadinya bencana guna mengantisipasi pemenuhan kebutuhan dasar bagi para korban.

“Ini kita tempatkan di gudang logistik kabupaten dan kota, agar penyalurannya lebih muda, karena jika menunggu dari provinsi, tentu butuh waktu yang lama,” katanya.

Jenis bufferstok yang diterima oleh Pemkab Aceh Besar merupakan, mie instan sebanyak 200 dus, minyak goreng 360 liter, biskuit sebanyak 50 dus, air mineral 50 dus, kecap 30 dus, sambal 30 dus, tenda gulung sebanyak 100 lembar.

“Sedangkan family kits sebanyak 10 paket, kidz ware 10 paket, celana dalam pria sebanyak 200 pcs, BRA 100 pcs dan kain sarung 100 pcs,” sebutnya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil, SSos MSi mengatakan, bufferstok merupakan penyangga kebutuhan bantuan masa panik bagi masyarakat yang terkena bencana.

“Buffer stock ini berupa kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terkena bencana, jadi saat ada bencana yang menimpa masyarakat pertama sekali kita berikan bantuan pokok ini,” katanya.

Menurutnya, gudang logistik Dinsos tidak boleh sampai kekurangan buffer stock karena bisa menganggu proses penanganan korban bencana.

“Gudang tidak boleh kekurangan buffer stock, karena dapat mengganggu proses penanganan awal korban bencana,” pungkas BJ sapaan akrab Kadinsos Aceh Besar.  []

Pj Bupati Berikan Tambahan Uang Saku untuk Qari Aceh Besar

0
Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, SSTP, MM, didampingi Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Besar, Rusdi, SSos MSi dan Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Besar Heru Saputra SH MH menyerahkan tambahan uang saku. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, SSTP, MM, didampingi Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Besar, Rusdi, SSos MSi dan Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Besar Heru Saputra SH MH menyerahkan tambahan uang saku kepada dua qari yang lolos mengikuti Pekan Tilawatil Qur’an Radio Republik Indonesia (PTQ RRI) yang dihelat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, 1-6 April 2023 mendatang.

Penyerahan uang saku tambahan secara simbolis tersebut berlangsung Aula Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (29/03/2023)

Kedua qari itu adalah Razi Ukhrawi yang telah meraih juara pertama pada PTQ RRI Lhokseumawe dan Ikramullah meraih juara pertama pada PTQ RRI Banda Aceh yang digelar serentak pada tanggal 23 dan 24 Maret 2023 yang lalu.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada Ikramullah dan Razi Ukhrawi, atas keberhasilannya di PTQ RRI di Lhokseumawe, dan Banda Aceh. Keduanya merupakan qari putra Aceh Besar yang akan menjadi duta di tingkat nasional.

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan selamat kepada kedua ananda kami Ikramullah dan Razi Ukhrawi, putra Aceh Besar yang akan bersaing di tingkat nasional” ungkap Iswanto.

Menurut Iswanto, uang saku tambahan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pribadi dan Pemkab Aceh Besar kepada qari yang berprestasi dan mengharumkan nama baik Kabupaten Aceh Besar.

“Pemkab Aceh Besar sangat mendukung penampilan qari Aceh Besar pada PTQ RRI yang digelar di Kota Kendari. Harapannya mereka bisa tampil maksimal demi mengharumkan nama Aceh dan khususnya Aceh Besar,” kata Iswanto.

Ia juga berpesan kedua qari tersebut agar menjaga kesehatan selama berlangsungnya even ini, sehingga dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik dan maksimal.

“Doa dari kami Pemerintah dan masyarakat Aceh Besar agar keduanya selalu diberikan kesehatan dan kekuatan serta memperoleh prestasi terbaik,” pungkasnya. []

Pj Bupati Aceh Besar Bagi Takjil di Kawasan Jembatan Cot Iri

0
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, SSTP, MM membagikan takjil kepada warga yang melintas di Jembatan Cot Iri - Jalan Tengku Hasan Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (29/03/2023) petang. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM,  membuktikan janjinya tentang keberlanjutan program berbagi takjil Ramadhan. Setelah kemarin di bundaran Cot Meuraja Blang Bintang, sore hari ini Rabu (29/03/2023), giliran kawasan jembatan Cot Iri – Bakoy yang menjadii sasaran pembagian takjil Ramadhan.

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto kembali turun langsung  bersama stafnya berbagi takjil kepada warga dan pengendara yang melintas di Jalan Tengku Hasan Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya.

“Pembagian takjil kepada masyarakat akan terus menjadi kegiatan rutin selama bulan suci ramadhan” katanya.

Selanjutnya Iswanto menjelaskan, program tebar kebaikan ini merupakan wujud rasa syukur guna terciptanya ikatan silaturahmi dengan masyarakat sekitar. “Tidak hanya berbagi tentunya juga saling menyapa dengan masyarakat pengguna jalan,” tuturnya.

Untuk hari ini Pj Bupati Aceh Besar membagikan 90 paket takjil berbuka puasa kepada masyarakat pengguna jalan.

“Alhamdulillah, Ramadhan kali ini kita masih berkesempatan untuk bisa saling berbagi sesama muslim yang berpuasa, semoga  menjadi ladang pahala di bulan yang penuh berkah ini, ujarnya.

Muhammad Iswanto menyampaikan, tujuan hakiki dari berbagi takjil ini untuk melatih spirit  dan motivasi saling berbagi kepada sesama dan mengharapkan keberkahan di bulan Ramadhan. “Semoga ini juga menginspirasi serta memotivasi orang lain untuk juga ikut saling berbagi,” pungkasnya.

Kapolri Mutasi Ratusan Personel, Termasuk Tujuh Kapolda

0
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo

Nukilan.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran terhadap ratusan perwira baik pati hingga pamen di lingkungan Polri. Tercatat, ada 473 personel yang dimutasi dan dirotasi jabatannya.

Keputusan mutasi itu tertuang dalam 4 surat telegram rahasia (TR) dengan nomor ST/712/III/Kep./2023, ST/713/III/Kep./2023, ST/714/III/Kep./2023 dan ST/715/III/Kep./2023. Semuanya tertanggal 27 Maret 2023 dan ditandatangani Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo membenarkan perihal mutasi dan rotasi yang dilakukan Kapolri. Menurutnya, mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri.

“Jadi pada hari ini Pak Kapolri mengeluarkan 4 TR mutasi. Dari TR mutasi tersebut, jumlah keseluruhan yang mengalami rotasi dan mutasi ada 473 personel,” kata Dedi, Rabu, 29 Maret 2023.

Dari ratusan personel yang dimutasi, 7 Kapolda mengalami pergantian. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendapatkan promosi jabatan menjadi Kabaharkam Polri. Ia menggantikan Komjen Arief Sulistyanto yang memasuki pensiun.

Pengganti Irjen Fadil menjadi Kapolda Metro Jaya yakni Irjen Karyoto yang sebelumnya menjadi Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kemudian Kapolda Jawa Barat akan dijabat oleh Irjen Pol Akhmad Wiyagus. Irjen Akhmad akan menggantikan Irjen Pol Suntana yang memasuki purnatugas. 

Lalu Kapolda Lampung yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Akhmad Wiyagus akan digantikan oleh Irjen Pol Helmy Santika. Posisi Helmy Santika yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo akan diisi Irjen Pol Angesta Romano Yoyol.

Lalu, Kapolda Kalimantan Barat akan dipimpin oleh Brigjen Pol Pipit Rismanto. Dilanjutkan dengan posisi Kapolda Sulawesi Selatan yang sebelumnya dijabat Irjen Nana Sudjana akan berganti ke Irjen Pol Setyo Boedi Moemponi Harso. 

Ada Kapolda Sulawesi Tengah yang akan dijabat Irjen Pol Agus Nugroho. Irjen Agus menggantikan Irjen Rudy Sufahriadi yang dimutasi sebagai Pati Lemdiklat Polri.

Selain mutasi Kapolda, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar juga dimutasi sebagai pati Densus 88 Antiteror Polri. Komjen Boy memasuki masa pensiun.

Jenderal bintang tiga lainnya yang mengalami mutasi dan rotasi adalah Komjen Rycko Amelza Dahniel dimutasi sebagai pati Densus 88 Antiteror Polri. Jabatan sebelumnya Komjen Rycko yaitu Kelemdiklat Polri akan diisi oleh Komjen Purwadi Arianto. []

Lokasi Layanan Penukaran Uang Baru di Banda Aceh dan Aceh Besar

0
Ilustrasi uang baru. (Foto: Detik

Nukilan.id – Mobil kas keliling milik Bank Indonesia mulai melayani penukaran uang baru untuk masyarakat Kota Banda Aceh dan sekitarnya selama Ramdhan atau Idul Fitri 1444 Hijriah.

Dilansir dari Instagram @bank_indonesia_aceh, mobil kas keliling Bank Indonesia ini tersebar di beberapa titik lokasi Banda Aceh dan Aceh Besar yang dibuka mulai tanggal 28 hingga 18 April 2023.

Dijelaskan pada postingan Instagram tersebut, per orang hanya dapat menukar uang baru sebanyak Rp 3.800.000 dengan rincian pecahan seperti Rp 1.000 limit Rp 100.000, pecahan Rp 2.000 limit Rp 200.000 dan seterusnya.  

Berikut jadwal dan lokasi penukaran uang baru di Banda Aceh dan Aceh Besar:

  • Selasa 28 Maret, Pasar Peunayong Banda Aceh
  • Rabu 29 Maret, Pasar Keutapang Aceh Besar
  • Kamis 30 Maret, Pasar Lambaro, Aceh Besar
  • Senin 3 April, Kantor Walikota, Banda Aceh
  • Selasa 4 April, Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh
  • Rabu 5 April, Darussalam, Aceh Besar
  • Kamis 6 April, Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh
  • 10-13 April, Mall Barata, Banda Aceh
  • 17-18 April, Mall Barata, Banda Aceh

Untuk diketahui, mobil kas keliling ini tidak beroperasional pada hari Jumat, Sabtu  dan Minggu. [Reji]

Bank Indonesia Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2023

0
Bank Indonesia Provinsi Aceh, melakukan Kick Off SERAMBI 2023, di halaman Kantor BI tersebut, Senin (27/3/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Aceh, melakukan Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2023, di halaman Kantor BI tersebut, Senin (27/3/2023).

Kepala KPw BI Provinsi Aceh Rony Widijarto P, dalam sambutannya menyampaikan, dengan peran aktif perbankan dalam mendukung pengelolaan Uang Rupiah di Provinsi Aceh dengan Govern dan Efisien.

Dikatakan, Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2023 di WilayahKerja KPw BI Provinsi Aceh Tahun 2023, yang merupakan rangkaian kerjasama kegiatan pemenuhan kebutuhan uang Rupiah dan layanan kas kepada masyarakat periode Ramadan dan Idul fitri 2023

“Saya mengajak seluruh Perbankan sebagai Stakeholder strategis Bank Indonesiauntuk turut berperan serta dalam mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga dan Paham Rupiah dengan mempopulerkan Edukasi CBP Rupiah,” ujarnya.

Sambungnya, peran Bank Indonesia dan Perbankan dalam Pendistribusian Rupiah dan diseminasi CBP Rupiah. Sesuai Undang-undang No.7 tahun 2011 Bab IV Perihal Penukaran Rupiah Pasal 22 disebutkan bahwa penukaran Rupiah disalurkan oleh Bank Indonesia, Bank yang beroperasi di Indonesia, atau pihak yang ditunjuk oleh Bank Indonesia, oleh karena itu dalam rangka memenuhi kebutuhan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup, jenis pecahan yang sesuai dan dalam kondisi yang layak edar, baik Uang Pecahan Besar (UPB) maupun Uang Pecahan Kecil (UPK) periode Ramadhan dan Idulfitri 1444 H.

“Maka diperlukan Kerja sama antar Bank Indonesia dengan Perbankan, BRPS dan PT Pos Indonesia dalam pendistribusian Uang Kartal yang layak edar kepada masyarakat,” jelasnya.

Kata Rony, uang Rupiah sebagai salah satu simbol identitas negara dan cerminan dari kedaulatan Bangsa Indonesia merupakan alat pembayaran yang sah dalam bertransaksi di seluruh wilayah NKRI. Oleh karena itu, untuk semakin menumbuhkan rasa Cinta, bangga dan Paham terhadap Rupiah, maka diperlukan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat yang dimulai dari Perbankan sebagai Stakeholer strategis Bank Indonesia serta akan dilakukan secara bertahap hingga keseluruh wilayah kerja KPw BI Provinsi Aceh.

“Untuk mencukupi kebutuhan uang tunai periode Ramadan dan Idulfitri 1444 H di Provinsi Aceh, Bank Indonesia Provinsi Aceh dan Bank Indonesia Lhokseumawe telah menyediakan uang tunai sebanyak 4 T. Hal ini sebagai respon untuk memenuhi kebutuhan Perbankan dalam menyiapkan kebutuhan ATM menjelang Ramadan dan Idulfitri 1444 H. Serta untuk layanan penukaran uang pecahan kecil bagi seluruh masyarakat Aceh,” ungkapnya.

Dalam rangka menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1444 H, Bank Indonesia Provinsi Aceh berkerjasama dengan Perbankan, BPRS dan PT. Pos Indonesia membuka layanan penukaran uang yang tersebar di 47 jaringan kantor cabang dari 13 Perbankan Syariah, 2 BPRS dan 1 PT. Pos Indonesia di wilayah kerja KPw BI Prov. Aceh pada periode 28 Maret s.d 18 April 2023.

“Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan penukaran uang melalui layanan kas keliling BI, Perbankan dan BPRS. Layanan Kas Keliling Bersama berlokasi di halaman Parkir Barata, dari hari Senin sampai Kamis tanggal 10 – 18 April 2023 mulai pukul 09.00 sampai 12.00 Wib. Guna menghindari kerumunan, masyarakat diharapkan dapat melakukan pemesanan penukaran Uang dengan menggunakan Aplikasi Pintar (https://pintar.bi.go.id) sebelum hadir di lokasi,” pungkasnya.

Pada Kick Off Serambi ini turut memberikan kata sambutan Pj Walikota Banda Aceh diwakili Asisten II Setda Kota Banda Aceh, Jalaluddin dan Ketua MPU Aceh, H Faisal ali. []

Peduli Stunting, Kejati Aceh Terima Penghargaan dari Indonesia Health Observer

0
Nukilan.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menerima penghargaan dari Indonesia Health Observer (IHO) dalam rangka kegiatan Adhyaksa Peduli Stunting di Kejati Aceh pada Selasa 28 Maret 2023. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menerima penghargaan dari Indonesia Health Observer (IHO) dalam rangka kegiatan Adhyaksa Peduli Stunting di Kejati Aceh pada Selasa 28 Maret 2023.

Penyerahan penghargaan langsung dari IHO Wilayah Aceh diserahkan oleh Dewan Pengawas IHO Aceh Prof Samsul Rizal dan Ketua IHO Aceh DR. dr. M.Yani diterima langsung oleh Kepala Kejasaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar.

Bambang mengatakan, sebagaimana diketahui, saat ini dari tiga balita Indonesia mengalami stunting dan data dari Studi Status Gizi Indonesia Aceh menduduki peringkat ke-3 di Indonesia dengan total 33,2% angka stunting Nasional.

Tentu persoalan ini bukan persoalan Aceh di masa sekarang saja, melainkan akan menjadi masalah jangka panjang, tambahnya.

Hal ini dikarenakan, anak-anak adalah generasi penerus. Dan bagaimana bisa membangun Aceh jika modal dasarnya mengalami stunting, terganggu perkembangan kognitif, Intelegensia dan kesehatannya.

“Dimana, Aceh juga telah memiliki Pergub No 14 Tahun 2019 Tentang Penanggulangan Stunting Aceh,” ujar Kepala Kejati Aceh, Bambang Bachtiar.

Sehingga, Kejati Aceh ingin ikut serta membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh dengan menyiapkan anak-anak untuk masa akan datang melalui Program ADHYAKSA peduli Stunting.

“Melalui program ini, dimulai dengan Pilot Project di Aceh Utara dan Aceh Timur. Dan Kejati Aceh juga mengajak dan melibatkan pihak-pihak yang juga memiliki Visi yang sama untuk membangun Aceh,” terangnya.

Adapun, pihak yang terkait ialah Bank Aceh, Bank Syariah Indonesia (BSI), PT.PLN, PTPN-1, dan PT.Pupuk Iskandar Muda. Dan organisasi Profesi Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia dan Perguruan Tinggi Khususnya Fakultas Kedokteran yang ada di Aceh.

Untuk pelaksanaan program ini dilaksanakan oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh berkolaborasi dengan IAD Daerah.

“Sehingga, melalui kontribusi para Donatur tadi, kemudian kita menentukan sasaran target kegiatan Intervensi Gizi kepada 2 sasaran, yaitu: Anak-anak yang tergolong stunting umur 0 sampai 24 Bulan; dan juga Ibu2 Hamil,” jelasnya.

Selanjutnya, lanjut Bambang Bachtiar, dari total 100 Anak dengan Stunting dan 50 Ibu hamil yang akan kita pantau kehamilanya selama 6 bulan.

“Kejati Aceh, melalui Kejaksaan Negeri Aceh Utara dan Aceh Timur melakukan Pemantauan, Monitoring dan Evaluasi selama 6 bulan program ini berjalan,” ungkapnya.

Selain itu juga Kejati Aceh menyerahkan penghargaan kepada Direktur PT. Perkebunan Nusantara-I Ahmad Gusman Harahap, General Manager PLN Aceh Parulia Noviandri, Direktur Utama Bank Aceh Muhammad Syah, Regional CEO Bank Syariah Indonesia Wisnu Sunandar, Sekretaris Perusahaan PT. Pupuk Iskandar Muda Maimun Zakaria, dimana keterlibatan telah membatu Kejati Aceh secara bersama menyelesaikan permasalahan Stunting di kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur.

Hadir dalam acara tersebut Wakajati Aceh Rudi Irmawan, Dewan pengawas IHO Aceh, Prof Syamsul Rizal, Asisten dalam jajaran Kejati Aceh, Kepala Kejaksaan Negeri se-Aceh, Kacabjari Kota Bakti dan Bakongan.

Tindaklanjuti Raqan Pajak dan Retribusi, Banleg DPRK Banda Aceh Tinjau Alat Berat Milik Pemko

0
Tindaklanjuti Raqan Pajak dan Retribusi, Banleg DPRK Banda Aceh Tinjau Alat Berat Milik Pemko. (Foto: Ist)

Nukilan.id -Anggota Badan Legislasi (Banleg) DPRK Banda Aceh bersama tim Dinas PUPR meninjau sejumlah alat berat milik Pemko Banda Aceh yang dikelola oleh Dinas PUPR untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Banda Aceh. Alat berat yang ditinjau berada di gudang di kawasan Ajun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

Turun langsung ke lapangan Ketua Banleg, Tati Meutia Asmara, serta anggota Banleg, Ramza Harli dan Hj Kasumi Sulaiman, Senin (27/3/2023). Peninjauan ini sekaligus sebagai tindak lanjut pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) Pajak dan Retribusi yang sedang digodok oleh DPRK Banda Aceh.

Tati menyebutkan, saat ini ada empat alat berat yang dikelola oleh Dinas PUPR Banda Aceh dan telah dioperasikan selama belasan tahun. Untuk pengelolaan atau penyewaan alat berat tersebut selama ini masih berpedoman pada Peraturan Wali Kota Banda Aceh Tahun 2013.

“Peninjauan yang kami lakukan untuk mengetahui harga pasar sewa-menyewa alat berat tersebut. Yang ternyata harga sewa-menyewa berbeda dari harga pasar yang sudah ada,” kata Tati.

Oleh karenanya, Banleg berharap, untuk meningkatkan tujuan PAD Kota Banda Aceh, perlu adanya penyesuaian harga penyewaan alat berat tersebut yang sesuai dengan harga pasar.

“Karena ini acuan untuk meningkatkan PAD kita ke depan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan anggota Banleg DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, pihaknya menemukan adanya ketidaksesuaian harga sewa-menyewa operasional alat berat yang selama ini dikelola Dinas PUPR Banda Aceh.

“Ternyata setelah kita terjun ke lapangan ada ketidaksesuaian harga yang disewakan, karena harganya sangat jauh dari harga pasaran dan membuat PAD tidak meningkat, sementara semangat kita sekarang untuk meningkatkan PAD,” katanya.

Politisi Gerindra ini berharap, dalam pembahasan Raqan Pajak dan Retribusi nanti hal tersebut dapat dimasukkan dengan dilakukan penyesuaian harga guna untuk meningkatkan pendapatan daerah Kota Banda Aceh.[]

Mendikbudristek Resmi Hapus Calistung Seleksi Masuk PAUD, SD dan MI Sederajat

0
Mendikbudristek Resmi Hapus Calistung Seleksi Masuk PAUD, SD dan MI Sederajat. (Foto: Kompas)

Nukilan.id – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim secara resmi menghapus aturan tes baca, tulis, hitung (calistung) pada seleksi masuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiah (MI) sederajat.

Nadiem menyapaikan, saat ini kemampuan yang dibangun pada anak di PAUD masih sangat berfokus pada calistung Padahal, ada banyak hal yang harus dikembangkan di masa emas tersebut.

“Kemampuan calistung yang sering dibangun secara instan masih dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar, bahkan tes calistung masih diterapkan sebagai syarat penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD/ MI/sederajat,” ujar Mendikbudristek, Rabu (29/3/2023).

Selanjutnya, ia mengatakan, bahwa tes calistung juga dilarang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan serta Peraturan Mendikbudristekdikti Nomor 1 Tahun 2021, tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.

Nadiem menjelaskan, agar dapat mengakhiri miskonsepri terhadap aturan calistung maka terdapat empat poin yang harus dilakukan sebagai bentuk pembelajaran, yakni sebagai berikut;

Pertama, satuan pendidikan perlu menghilangkan tes calistung dari proses PPDB pada SD/ MI/ sederajat. Hal ini dilakukan karena setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan layanan pendidikan dasar.

Kedua, satuan pendidikan perlu menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama. Satuan PAUD dan SD/ MI/ sederajat dapat memfasilitasi anak serta orang tua untuk berkenalan dengan lingkungan belajarnya sehingga peserta didik baru dapat merasa nyaman dalam kegiatan belajar.

Ketiga, satuan pendidikan di PAUD dan SD/ MI/ sederajat perlu menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak, yaitu mengenal nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi, kematangan emosi untuk kegiatan di lingkungan belajar kematangan kognitif untuk melakukan kegiatan belajar seperti kepemilikan dasar literasi dan numerasi pengembangan keterampilan motorik serta perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan belajar secara mandiri, dan pemaknaan terhadap belajar yang positif.

Keempat, proses yang perlu dihargai oleh satuan pendidikan dan orang tua yang bijak. Setiap anak memiliki kemampuan, karakter, dan kesiapan masing-masing saat memasuki jenjang SD, sehingga tidak dapat disamaratakan dengan standar atau label-label tertentu. [Merdeka.com]