Beranda blog Halaman 1358

Bakri Siddiq Bagikan Paket Lebaran untuk Anak Yatim Piatu Kampung Kramat

0
Bakri Siddiq Bagikan Paket Lebaran untuk Anak Yatim Piatu Kampung Kramat. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Minggu, 9 April 2023, bakda Magrib, wajah-wajah bahagia para anak yatim piatu masih menghiasi Masjid Baiturrahmah, Jalan Merpati, Kampung Kramat, Kecamatan Kuta Alam. Mereka baru saja berbuka puasa bersama dan melaksanakan Salat Magrib berjamaah.

Kebahagian mereka pun berlipat dengan kehadiran Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq ke lokasi. “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ananda semua. Semuanya sehat-sehat kan? Besok masih sanggup berpuasa”. “Masih Pak,” jawab mereka serempak.

Selanjutnya, Bakri Siddiq langsung membagikan paket lebaran kepada 27 anak yatim piatu se-Kampung Keramat. “Alhamdulillah, untuk ananda semuanya hari ini mendapat bingkisan hari raya. Masing-masing dapat satu bingkisan dan sejumlah uang tunai,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, pj wali kota turut didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setdako Banda Aceh Faisal, Kadis DPMG M Syaifuddin Ambia, Camat Kuta Alam Ari Januar dan unsur muspika setempat, serta Pj Keuchik Kampung Kramat Zulfitri.

Ia pun berharap para anak yatim agar tidak berkecil hati dalam menyambut Idul Fitri yang sebentar lagi tiba. “Ingat, yang paling penting bukan baju atau sepatu barunya. Tapi bagaimana kita terlahir kembali seperti fitrahnya manusia usai Ramadan nanti. Amin Ya Rabbal ‘Alamin,” ujarnya.

Tak lupa, ia turut menyemangati para anak yatim agar tetap bersemangat dalam bersekolah. ” Anandaku sekalian, jangan patah semangat dalam menuntut ilmu. Insyaallah Pemko Banda Aceh akan terus mendukung apa saja yang ananda butuhkan demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Pj Keuchik Kampung Kramat Zulfitri mengatakan, ke-27 paket lebaran tersebut dianggarkan pihaknya dari APBG 2023. “Isinya ada pakaian muslim masing-masing satu stel, sajadah, sendal, dan sejumlah uang tunai dari BKM masjid,” ujarnya.

“Sama seperti pesan Pak Pj Wali Kota tadi, kami berharap ananda sekalian dapat ikut menikmati indahnya lebaran seperti anak-anak yang lain. Tetap semangat jangan bersedih kami semua di sini adalah orangtua kalian semua,” ujarnya lagi. []

Aceh Ramadhan Festival 2023 Digelar, Ini Harapan Bakri Siddiq

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq mengatakan diselenggarakannya Aceh Ramadhan Festival (Ramfest) sebagai nilai tambah bagi Banda Aceh dan berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq mengatakan diselenggarakannya Aceh Ramadhan Festival (Ramfest) sebagai nilai tambah bagi Banda Aceh dan berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat.

“Dengan kembali digelar Ramfest ini, akan menjadikan masyarakat di Banda Aceh terutama pelaku usaha kecil melakukan berbagai aktivitas yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Bakri Siddiq.

Hal itu disampaikan Bakri Siddiq dalam sambutannya saat menghadiri Pembukaan Event Festival (Ramfest) 2023 di Halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu ( 9/4/2023).

Kegiatan tahunan tersebut digelar mulai 9 April hingga 13 April 2023, dengan tema ‘Perjalanan Spiritual di Serambi Mekkah’, diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Event ini juga sebagai bentuk kampanye menyongsong Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke VIII yang akan dihelat pada Agustus nanti.

Bakri Siddiq juga berharap dengan digelarnya event ini, akan menambah minat masyarakat dalam melestarikan tradisi dan budaya yang menggambarkan citra Aceh sebagai Serambi Mekkah.

“Kita berharap atraksi dan perlombaan dengan tema religi yang dihadirkan di event ini, tidak hanya menjadi tontonan masyarakat semata, namun akan menambah motivasi kita untuk menjaga dan melestarikannya, sehingga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan nusantara dan mancanegara,” harap Bakri Siddiq.

Event Ramfest juga tersebar di lima titik berbeda, yaitu Masjid Raya Baiturrahman, Lapangan Eks Hotel Aceh, Pasar Takjil Jalan Garuda, Pasar Takjil Makam Pahlawan Peuniti, dan Pasar Takjil Peunayong. []

For-JAK Gelar Buka Puasa Bersama, Turut Soroti Isu Pembangunan Aceh

0
Keluarga Besar Forum Jurnalis Aceh Jakarta (For-JAK) saat buka puasa bersama di Warung Kopi Koetaradja & The Keude Kupi, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (9/4/2023). (Foto: Dok. For-JAK)

Nukilan.id – Keluarga Besar Forum Jurnalis Aceh Jakarta (For-JAK) menggelar buka puasa bersama di Warung Kopi Koetaradja & The Keude Kupi, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (9/4/2023).

Baca Juga: Pemerintah Pusat Didesak Segera Realisasikan Anggaran PON di Aceh

Buka puasa bersama dihadiri sejumlah jurnalis dan pekerja media asal Aceh yang bekerja di media nasional yang tergabung dalam For-JAK. Tujuannya untuk memperkuat silaturahmi antara sesama pekerja asal Aceh.

“Buka puasa bersama ini sudah jadi agenda tahunan For-JAK. Tahun sebelumnya walaupun kondisi masih PPKM, For-JAK juga membuat buka puasa bersama, tapi tahun ini sudah tidak perlu jaga jarak lagi,” kata Ketua Panitia Bukber For-JAK, Ferdian Ananda Majni didampingi Sekretaris Panitia Rayful Mudassir.

Ketua For-JAK Salman Mardira mengatakan bahwa momentum buka puasa ini menjadi ajang penguat silaturahmi antaranggota dan pengurus serta dewan penasihat.

“Selama ini kita tahu teman-teman sangat sibuk dengan pekerjaan dan deadline di media masing-masing. Momentum bukber ini jadi ajang kita berkumpul, saling berdiskusi sambil menikmati kuliner Aceh. Bisa sedikit mengobati rindu dengan kampung halaman kita,” kata Salman yang merupakan yang bekerja sebagai editor di Okezone.com.

Usai menyantap berbagai menu buka puasa, peserta yang hadir turut berdiskusi berbagai isu terutama mengenai Aceh. Para peserta bukber For-JAK mengungkapkan keprihatinannya melihat pembangunan Aceh yang selama ini terkesan jalan di tempat dan sangat tertinggal dari provinsi lain.

“Kita dari melihat Aceh dari Jakarta sangat terasa ada banyak kekurangan pembangunan di Aceh. Kita juga menyayangkan saat daerah lain lagi sibuk-sibuknya membangun ekonomi, Aceh hanya sibuk dengan isu-isu receh yang tidak produktif,” kata Murizal Hamzah, penulis nasional yang juga penasihat For-JAK.

Menurut Murizal, For-JAK sejatinya mampu menjadi jembatan Aceh ke pemerintah pusat dalam memperjuangkan isu pembangunan.

“Misalnya soal agenda PON [Pekan Olahraga Nasional] XXI. Pemerintah Aceh perlu berkomunikasi lebih intensif dengan Kementerian PUPR. Jangan sampai nanti pembangunan venue di Ladong tidak selesai sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Sekretaris Perusahaan LKBN ANTARA, Azhari berharap For-JAK menggelar diskusi rutin mengangkat isu-isu pembangunan Aceh di Jakarta.

“Kita harap For-JAK harus lebih mampu memperjuangkan apa yang bisa diperjuangkan untuk kemajuan Aceh dari Jakarta,” tuturnya.

Peserta juga menyoroti lemahnya pemangku kepentingan di Aceh dalam melobi pemerintah pusat untuk menggolkan kepentingan Aceh di tingkat nasional. Padahal ada para tokoh-tokoh Aceh di Jakarta yang bisa dijadikan pintu masuk ke lingkungan pemerintah pusat, tapi hal itu tidak dimanfaatkan oleh pejabat pemangku kepentingan di Aceh.[]

Baca Juga: Jelang Sahur, Satu Unit Toko Ambal di Neusu Terbakar

Pemerintah Aceh Terkesan Lamban Dalam Persiapan PON XXI

0
Ketum PB Federasi Kurash Indonesia, Mayjen TNI Purn T.A. Hafil Fuddin. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pembangunan fasilitas utama atau main stadium Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh terkesan lamban. Padahal ini momentum, sebagai tuan rumah PON 2024 adalah kesempatan bagi Aceh untuk memiliki infrastruktur olahraga yang presentatif.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Federasi Kurash Indonesia, Mayjen (Purn) TA Hafil Fuddin SH, SIP, MH dalam keterangan tertulisnya kepada Nukilan, Sabtu (8/4/2023).

Menurut Jenderal Bintang Dua kelahiran Aceh itu, Pemerintrah Aceh hendaknya
jangan lalai, waktu kick off pelaksanaan PON 2024 Aceh Sumut hanya tinggal hitungan bulan. “Bagaimanapun, sukses atau tidaknya pelaksanaan PON 2024 tergantung dari perencanaan yang matang serta dibarengi langkah eksekusi yang terukur serta juga sesuai dengan perencanaan, sehingga menghasilkan produk berkualitas,” ujarnya.

Kata Hafil, sukses yang harus diraih oleh tuan rumah adalah sukses dalam segi penyelenggaraan dan sukses dari segi prestasi. Namun, jika menyimak persiapan pembangunan sarana dan prasarana PON 2024 yang terkesan lamban.

“Sungguh miris, pembangunan main stadium saja baru sebatas master plan, rasanya sulit terwujudnya pembangunan main stadium yang sesuai limit. Kalau begini, kasihan para atlet yang telah masuk tahapan Pelatda, termasuk atlet kurash Aceh. Mereka ingin berprestasi, namun kondisi pembangunan Sarana dan Prasarana sepertinya jauh dari ekspektasi,” jelas mantan Pangdam Iskandar Muda itu.

Hafil menegaskan, penyiapan atlet yang kini telah mulai berjalan, jangan sampai terganggu oleh hiruk pikuk ketidak siapan pemerintah dalam pembangunan fasilitas utama PON 2024. “Pemerintah Aceh harus jemput bola. Segala upaya harus dilakukan, jangan pernah menyerah untuk memperjuangkan anggaran . Ingat!! Keberhasilan penyelenggaraan PON mengangkat martabat Aceh, semua pihak harus mendukung terselengaranya PON di Aceh. Seandainya venue utama PON 2024 dialihkan kan ketempat lain, tentunya akan merendahkan martabat Bangsa Aceh,”tegasnya.

Pada sisi lain, lanjut Hafil, khususnya untuk cabang olahraga Kurash, dirinya sangat optimis atlet kurash Aceh akan menyumbang emas pada PON nanti. “Saya melihat persiapan untuk cabor Kurash sudah cukup baik, tinggal dukungan moril dan materil dari Pemerintah Aceh dalam hal ini KONI selaku lembaga yang menyiapkan atlet, untuk meningkatkan perhatian. Tanpa dukungan, tentunya tidak mudah untuk menggapai prestasi yang diinginkan,” tutupnya. [Rjf]

Pergantian Direksi dan Komisaris BAS Menjawab Tuntutan, Bukan Arogansi Kekuasaan

0
Direktur Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR) Aceh, Muhammad khaidir, S.H. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Direktur Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (Pakar) Muhammad khaidir, S.H menilai Pergantian jajaran direksi dan komisaris di lingkungan Bank Aceh Syariah (BAS) adalah jawaban atas tuntutan berbagai pihak yang menghendaki agar BAS dengan Direktur Utama yang baru dapat berkerja secara extraordinary untuk memastikan agenda transformasi menghasilkan kinerja lebih bagi daerah dan rakyat Aceh.

Semangat itulah yang ditangkap oleh para pemegang saham BAS yang kemudian melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menghasilkan keputusan pergantian jajaran direksi dan komisaris.

“Selama ini, berbagai pihak sangat keras menyuarakan tuntutan agar Bank Aceh menjadi bank utama di Serambi Mekkah. Bukan hanya agar aspek pelayanan dan dukungan terhadap aktifitas ekonomi daerah tumbuh melainkan juga agar Bank Aceh dapat menjadi pendukung pelaksanaan Lembaga Keuangan Syariah,” kata Khaidir dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/4/2023)

Namun, masyarakat mencermati bahwa agenda transformasi yang dijalankan selama ini belum melampaui bank pembangun daerah atau bank syariah lainnya.

Untuk itu, jawaban praktis yang mesti dilakukan adalah percepatan transformasi budaya melalui pergantian jajaran direksi dan komisaris dengan harapan dapat menjawab apa yang menjadi tuntutan rakyat Aceh.

Untuk diketahui, keputusan pergantian jajaran direksi dan komisaris di Bank Aceh dihasilkan dari RUPS yang melibarkan mayoritas pemegang saham, baik pemegang saham pengendali maupun pemegang saham biasa.

Dalam RUPS, para pemegang saham mencermati semua masukan dan pandangan baik yang disampaikan oleh publik melalui media massa maupun yang disampaikan oleh jajaran pemegang saham serta hasil pencermatan atas laporan yang disampaikan oleh manajemen Bank Aceh Syariah.

Sebagai bank milik rakyat Aceh yang mengikutsertakan anggaran rakyat sudah semestinya Bank Aceh Syariah mempertimbangkan masukan yang disampaikan oleh semua pihak.

Dengan begitu sangat berlebihan jika disebut pergantian jajaran direksi dan komisaris BAS sebagai wujud arogansi kekuasaan.

Jelang Sahur, Satu Unit Toko Ambal di Neusu Terbakar

0
Toko usaha Fiza Jaya di Neusu terbakar.

Nukilan.id – Satu unit toko usaha Fiza Jaya di Jalan Hasan Saleh Gampong Neusu Kecamtan Baiturahman Kota Banda Aceh dilalap si jago merah. Kejadian itu terjadi sekira pukul 03.30, Minggu (9/4/2023).

Informasi yang diterima Nukilan, toko tersebut milik M. Reza (33) yang menjual tempahan selimut, sarung bantal, karpet dan ambal.

Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Yudi mengatakan, pemilik toko bersama keluarganya baru saja menutup usahanya dan berbenah untuk istirahat sejenak.

“Namun anak dan istrinya dikejutkan oleh adanya api dari lantai II ruangan kamar tidur dan berusaha menyelamatkan diri dari arah pintu belakang toko,” kata Yudi dalam keterangannya kepada Nukilan.

Sekiranya pukul 04.15 wib api dapat dipadamkan, selanjutnya dilakukan upaya pendinginan, dan selesai bertugas armada kembali ke pos pukul 04.30 wib.

Saat proses pemadaman turut dibantu petugas PLN, Polsek Baiturrahman di back up Polresta Banda Aceh, personel Kodim, Koramil setempat, relawan ERPA dan RAPI dalam pengamanan di lokasi kejadian. 

Sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. [Rjf]

Sulaiman SE dorong Pj Gubernur Aceh Segera Bentuk Pansel Penjaringan Direksi BAS

0
Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Sulaiman SE (Foto: Ist)

Nukilan.id – Ketua Badan Kehormatan DPR Aceh yang juga anggota komisi III DPR Aceh, Sulaiman SE mendesak Pj Gubernur Aceh untuk segera membentuk tim panitia seleksi (pansel) penjaringan Direksi Bank Aceh Syariah (BAS).

Menurut Sulaiman, hal ini penting dilakukan sesegera mungkin supaya tidak terjadi kekosongan yang terlalu lama pada dijajaran Direksi BAS. karena, Kalau jajaran Direksi mengalami kekosongan yang terlalu lama, maka akan berakibat fatal terhadap jalannya bisnis sebuah perusahaan.

“Disatu sisi, kita sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pj Gubernur Aceh selaku pemegang saham pengendali dalam memberhentikan para Direksi dan Komisaris BAS” Kata Sulaiman (8/4/2023).

Menurutnya, memang kondisi BAS saat ini perlu dilakukan penyegaran disemua lini. Namun, kebijakan yang diambil juga harus berdasarkan pertimbangan yang matang dan solusi yang kongkrit.

Politisi Partai Aceh ini mengungkapkan bahwa Kebijakan yang diambil oleh Pj Gubernur sudah tepat, akan tetapi Bapak Pj Gubernur juga jangan lupa bahwa untuk menjaring Direksi membutuhkan waktu yang tidak singkat. Mulai dari penjaringan, Fit and Proper test dari Tim Pansel Pemerintah Aceh dan juga ada Fit and Proper test dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Belajar dari pengalaman perekrutan Direktur Utama beberapa waktu yang lalu, bagaimana jika para calon direksi tersebut tidak lulus Fit and Proper test dari OJK, maka ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk penjaringan yang baru, sedangkan bagi Perusahaan (BAS) membutuhkan kepastian pemimpin untuk kebijakan kebijakan yang perlu diambil,” kata Sulaiman.

Oleh karena itu, jangan sampai pemberhentian para direksi ini akan berakibat fatal bagi jalannya bisnis perusahaan.

Menurut Ketua Pansus Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) tersebut seharusnya sebelum Para Direksi dan Komisaris ini diberhentikan, Pj Gubernur harus melakukan perekrutan direksi yang baru terlebih dahulu, supaya tidak ada kekosongan dijajaran Direksi BAS.

“Karena kebijakan sudah diambil, maka Pj Gubernur harus segera membentuk Pansel perekrutan Pada Direksi dan Komisaris untuk jabatan yang kosong agar perusahaan dapat berjalan normal sebagaimana mestinya,” tutup Sulaiman. []

Kualifikasi Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia Putri Kalah Kontra Lebanon

0
Tim Nasional Putri Indonesia. (Foto: Instagram/PSSI)

Nukilan.id – Kualifikasi Olimpiade Paris 2024 cabang sepak bola putri, Timnas Indonesia (Timnas) putri harus mengakui keunggulan Lebanon pada laga Grup F dengan skor 0-5 pada yang digelar di Stadion Fouad Chehab yang terletak di kota Jounieh,Sabtu (8/4/2023) malam WIB.

Baca Juga: Tampil Menyerang, Timnas Indonesia Libas Burundi 3-1

Sejatianya, Lebanon merupakan tuan rumah yang ditunjuk selama kualifiikasi olimpiade paris 2024 mendatang.

Menanggapi hal itu, Pelatih Timnas Indonesia putri, Rudy Eka Priyambada, mengatakan, kecewa dengan hasil tersebut dikarenakan tim asuhannya mendapatkan peluang cukup banyak pada babak pertama. Namun, belum berhasil dimanfaatkan menjadi sebuah gol.

“Hasil di pertandingan hari ini tentu membuat kami kecewa, terlebih kami punya peluang di babak pertama, tetapi tidak mengeksekusi dengan baik. Gol pertama tim lawan terjadi tentu membuyarkan konsentrasi para pemain,” ujar Rudy Eka Priyambada di situs resmi PSSI.

Baca Juga: PSSI Bakal Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Selanjutnya, Eks pelatih PS Tira itu juga menyatakan bagaimana konsentrasi para pemain asuhannya terganggu dalam laga ini setelah Lebanon mencetak gol pertama mereka.

oleh karena itu, Rudy menjelaskan akan menargetkan kemenangan pada laga selanjutnya kontra Chinese Taipei dan akan memperkuat lini serang guna menambah daya gedor penyerang timnas Indonesia untuk mencetak gol. [Indozone]

Baca Juga: Terjadi Penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

Satu Unit Rumah Ikan Hangus Terbakar di Takengon Aceh Tengah

0
Satu unit rumah keramba ikan terbakar di Dusun Blang Mersa, Kampung Takengon Timur, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah sekitar Pada pukul 23.15 WIB, Sabtu (8/42023). (Foto: Tribunneews.com)

Nukilan.id – Satu unit rumah keramba ikan terbakar di Dusun Blang Mersa, Kampung Takengon Timur, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah sekitar Pada pukul 23.15 WIB, Sabtu (8/42023).

Rumah keramba ikan tersebut milik salah satu warga Dusun Tetunyung, Kampung Takengon Timur, Kecamatan Lut Tawar yakni milik Akmal Hakim (35).

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman api. Kemudian, pada pukul 23.30 WIB berhasil dipadamkan dibantu oleh warga sekitar yang juga turut melakukan pemadaman.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa atas kejadian kebakaran tersebut. Namun, jumlah kerugian diperkirakan mencapai Rp 20.000.000.

Di sisi lain, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran itu. [Tribunnews.com]

KPU RI Tetap Gunakan Sistem Proporsional Terbuka Pada Pemilu 2024

0
KPU RI (Foto: Dok. KPU)

Nukilan.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idhan Holik menyapaikan bahwa sistem yang digunakan pada pemilihan legislatif Dewan Perwakilan Ralyat (DPR) untuk Pemilu 2024 merupakan proporsional terbuka dengan menampilkan nama dan foto calon di kertas suara, Sabtu (8/4/2023).

Baca Juga: KPU Nyatakan Partai Prima Lolos Verifikasi Administrasi

“Mengapa saya katakan demikian? Karena Pasal 168 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7/2017 (tentang Pemilu) sampai saat ini masih efektif berlaku. (Proporsional terbuka) itu untuk sistem pemilu anggota DPR RI dan anggota DPRD,” kata Idham.

Ia mengatakan, sistem proporsional terbuka awalanya mualai diterapkan saat pelaksanan pemilu tahun 2004. Namun, sebelumnya pada masa orde baru menggunakan sistem proporsional tertutup atau yang juga dikenal dengan stelsel daftar.

“Selanjutnya untuk pemilu anggota DPD menggunakan sistem distrik berwakil banyak sebagaimana diatur dalam Pasal 168 ayat (3), tdak bertransformasi sejak 2004 lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, akan ada penambahan jumlah daerah pemilihan atau dapil pada pemilu 2024 dibandingkan tahun 2019 khusunya Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Papua. Kemudian, untuk keseluruhan berjumlah 84 dapil dengan memperebutkan sebanyak 580 kursi DPR RI

Sementara itu, untuk DPRD provinsi tedapat 301 dapil dan 2.372 kursi yang diperebutkan. Selanjunya, DPRD kabupaten/kota berjumlah 2.325 dan 17.510 kursi.

Terakhir, Idham menyebut, pendaftaran bakal calon anggota legislatif baru dimulai pada 1-14 Mei mendatang. Hal itu didasarkan pada ketentuan Pasal 247 ayat (2) UU tentang Pemilu yang menyebut bahwa pendaftaran dilaksanakan sembilan bulan jelang hari pemungutan suara untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. [Medcom.id]

Baca Juga: KPU Hadapi 48 Perkara Gugatan Parpol Perihal Pelanggaran Administasi Pemilu