Beranda blog Halaman 1326

Waas Intel Kasad Gelar Pembinaan komunikasi Cegah Konflik Sosial

0

Nukilan.id – Komando Distrik Militer 0101/Kota Banda Aceh dan Komando Distrik Militer 0102/Pidie mengelar Pembinaan Komunikasi (Binkom) cegah konflik sosial dan peran seluruh komponen masyarakat dalam mencegah konflik sosial.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 15 sampai 16 November 2023 ini melibatkan seluruh komponen baik itu pemuda, generasi milenial serta tokoh masyarakat dari Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, serta Pidie.

Dalam kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Waas Intel Kasad Bidang Jemen Intel, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva S.I.P., M.Han. yang berlangsung di Anjong Mon Mata,  Banda Aceh dan di Ruang Oproom Kantor Bupati Pidie.

Waas Intel Kasad Bidang Jemen Intel meminta kepada seluruh komponen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan konflik sosial di tengah-tengah masyarakat.
“Dan selalu bekerjasama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, terutama di Aceh,” pintanya.

Brigjen Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva menambahkan, kegiatan ini diharapkan bukan hanya sekedar sebuah program, tetapi harus ada dukungan timbal balik untuk membangun satu visi misi dan menyamakan persepsi dalam satu Bhineka tunggal ika (Berbeda beda tetapi tetap satu) untuk mencegah segala konflik yang terjadi.

“Maka, mari kita bersama-sama untuk menjaga kedamaian dan Ketentraman di Provinsi Aceh. Sehingga ke depan, negara Indonesia semakin maju dan menjadi negara yang terhormat,” pungkasnya.

Selain itu, pencegahan Konflik sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab moral.

asyarakat Diminta Jangan Mudah Terpengaruh Hoaks Soal Pemilu

0
Kasatgas Humas Operasi Mantap Brata (OMB) Seulawah Kombes Joko Krisdiyanto.

Nukilan.id – Masyarakat khususnya di Provinsi Aceh diminta untuk tidak mudah terpengaruh apalagi terhasut hoaks soal pemilu, karena berita bohong itu sengaja diciptakan dan disebar oleh oknum yang ingin mencederai demokrasi di negara ini.

“Masyarakat jangan terpengaruh apalagi terhasut dengan hoaks soal pemilu, sehingga dalam hal ini masyarakat perlu lebih bijak dan cermat dalam memilah dan memilih informasi untuk dikonsumsi,” kata Kasatgas Humas Operasi Mantap Brata (OMB) Seulawah Kombes Joko Krisdiyanto, dalam rilisnya, Kamis, 16 November 2023.

Joko menjelaskan, saat ini banyak isu hoaks yang dimainkan menjelang Pemilu 2024. Hoaks itu dibungkus dengan isu sara, agama, dan sosial, bahkan mem-pelintir pernyataan seseorang dengan konten berisi hasutan.

Belum lagi, tambah Joko, sekarang ini sudah ada aplikasi canggih serta dukungan teknologi artificial intelligence (AI) yang dapat mengubah suara, mimik, bahkan bisa mengubah bahasa percakapan. Ini sangat berbahaya bila digunakan untuk hal negatif dan alat produksi hoaks.

Padahal menurutnya, AI atau kecerdasan buatan itu adalah teknologi yang dirancang untuk membuat sistem komputer mampu meniru kemampuan intelektual manusia dalam hal positif yang dapat mendukung kemajuan zaman, bukan malah dijadikan alat produksi hoaks.

“Pemilu sudah sangat dekat. Kita bisa melihat suhu politik mulai meninggi baik secara masif maupun terang-terangan. Di sini butuh ketelitian masyarakat dan kita semua dalam memilih dan membagikan informasi, tentunya dengan memvalidasi kebenaran dari informasi itu sendiri,” pinta Joko.

Mantan Kapolresta Banda Aceh itu juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial. Apapun informasi yang diterima dari berbagai platform media sebaiknya di-filter dan dicek kebenarannya terlebih dahulu ke lembaga resmi sebelum dikonsumsi atau dibagikan.

“Mari kita semua bijak dalam menggunakan medsos, jangan mudah terpengaruh apalagi ikut membagikan berita hoaks, terutama soal pemilu. Karena itu akan mengganggu jalannya demokrasi di negeri ini. Mari kita lawan hoaks!” demikian, imbau Joko Krisdiyanto.

BPOM Aceh Temukan Produk Tanpa Izin Edar dan Makanan Berbahaya di Warung Kopi

0

Nukilan.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh menemukan sejumlah produk tanpa izin edar (TIE) dan makanan yang mengandung bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi di sejumlah warung kopi di Aceh.

Hal ini diketahui saat BPOM Aceh bersama Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) Aceh mengunjungi sejumlah warung kopi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh dalam kegiatan bertajuk Sanger Ureung Aceh, Rabu (15/11/2023).

Kepala BPOM Aceh, Yudi Noviandi menjelaskan, Kegiatan Sanger Ureung Aceh ini merupakan salah satu bentuk aksi nyata SAKA POM untuk masyarakat dengan melibatkan kader sanger dan anggota SAKA POM dari tiga krida, meliputi krida pengujian, krida pemantauan dan krida informasi obat dan makanan.

“Dari hasil intervensi menunjukkan bahwa masih ditemukan produk yang tidak memenuhi ketentuan seperti minuman teh hijau impor yang tanpa izin edar (TIE) dan sejumlah kerupuk tempe yang diduga positif bahan berbahaya boraks,” ujar Yudi Noviandi, kamis (16/11/2023).

Dia menambahkan, pemeriksaan sarana dan pengujian dilakukan terhadap berbagai makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya terutama bahan kimia berupa methanil yellow, rhodamin B, formalin dan boraks.

Selanjutnya, temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas BPOM Aceh untuk dilakukan pembinaan dan penelusuran sumber produk serta terhadap sejumlah kerupuk tempe tersebut dilakukan uji konfirmasi ke laboratorium BPOM Aceh. [Sammy]

Pemerintah Apresiasi Pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh

0

Nukilan.id – Pemerintah Aceh mengapresiasi komitmen Bank Syariah Indonesia (BSI) yang membangun gedung landmark kantor wilayah BSI Aceh di Jalan Teuku Daud Beureueh, Kota Banda Aceh. Gedung tersebut menjadi bangunan kantor yang tertinggi di Aceh nantinya.

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, saat mewakili Pj Gubernur Aceh dalam acara Topping off Gedung Landmark BSI Aceh, di lokasi pembangunan gedung tersebut, Rabu, (15/11/2023).

Iskandar mengatakan, pembangunan Gedung Landmark BSI Aceh adalah bentuk dukungan Bank Syariah Indonesia terhadap kemajuan Aceh. Bank Syariah Indonesia telah banyak terlibat dalam berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan ekonomi dan keuangan syariah.

“Saya yakin, dengan kehadiran gedung ini, BSI akan semakin berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadi katalisator dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh,” kata Iskandar.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardy, mengatakan, selama tiga tahun berdiri, BSI mengalami pertumbuhan pesat baik dari segi aset, laba dan pembiayaan.

Menurutnya, kinerja baik tersebut tidak lepas dari sumbangan kinerja bisnis BSI yang ada di Aceh.

“Aset BSI di Aceh ada Rp20 triliun, kemudian ada 160 kantor cabang, 170 mesin ATM, dan untuk menyambut pelaksanaan PON 2024 kita akan menambah 1000 mesin ATM di Aceh,” kata Gunardy.

Sementara itu, Direktur Operasi Bidang Gedung PT PP, Yuyus Juarsa, yang menjadi kontraktor pelaksana pembangunan gedung Landmark BSI Aceh mengatakan, progres pembangunan gedung tersebut sudah mencapai 51 persen. 

Pihaknya telah menyelesaikan seluruh tahapan pembangunan fondasi. Ditargetkan pada Februari 2024 pembangunan gedung tersebut selesai.

“Sekarang kita memasuki tahap yang begitu penting, yaitu finishing,” kata Yuyus.

Yuyus mengatakan, gedung tersebut dibangun dengan konsep bangunan hijau menggunakan teknologi terkini. Nantinya gedung tersebut akan dilengkapi dengan komponen material yang bekerja untuk hemat energi.

“Nantinya gedung Landmark BSI Aceh yang memiliki 10 lantai akan menjadi gedung kantor tertinggi di Aceh,” kata Yuyus. []

KONI Papua Berkunjung ke Aceh untuk Verifikasi Persiapan PON 2024

0
Ketua Umum KONI Papua memakaikan Noken, tas tradisional khas Papua kepada Ketua Umum KONI Aceh.

Nukilan.id – Delegasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua melakukan visitasi (verifikasi dan pengumpulan data serta informasi pendukung) ke Aceh, dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 Aceh-Sumut.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Papua, Dr. Kenius Kogoya itu tiba di Banda Aceh, Selasa sore 14 November 2023, disambut langsung oleh pengurus KONI Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda. 

Pada Rabu pagi 15 November 2023, Dr. Kenius Kogoya bersama para pengurus melakukan pertemuan dengan KONI Aceh, di Sekretariat KONI Aceh, Kota Banda Aceh.

Ketua Umum KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar menyambut langsung kedatangan para pengurus KONI provinsi paling timur Indonesia tersebut. Ia turut didampingi oleh Wakil Ketua T. Rayuan Sukma dan Drs Bahctiar Hasan, Sekum M. Nasir Syamaun MPA, Bendahara Kennedi Husein, serta sejumlah pengurus lainnya. 

Sementara Dr. Kenius Kogoya antara lain didampingi oleh, Wakil Ketua Umum II Prof. Dr. Fredrik Sokoy, Sekum George Weyasu, SH, serta sejumlah pimpinan KONI Papua lainnya.

“Selamat datang di Aceh, saudara-saudara saya dari Ujung Timur,” kata Abu Razak—sapaan akrab H. Kamaruddin Abu Bakar. 

Pada kesempatan itu, Abu Razak, menyampaikan perkembangan terkini persiapan PON XXI, khususnya yang menjadi domain KONI Aceh, yaitu pembinaan atlet. “Dengan kondisi apapun, kita terus melakukan persiapan, tetap semangat untuk sukses PON,” kata Abu Razak.

Kedatangan KONI Papua, tambah Abu Razak, menjadi momen yang tepat dalam rangka persiapan tersebut, karena mengingat Papua merupakan tuan rumah penyelenggara PON XX tahun 2021. “Sebagai tuan rumah PON 2024, kami perlu melakukan banyak diskusi dan bertukar informasi dengan KONI Papua.”

Sementara itu, Dr. Kenius Kogoya mengatakan, pihaknya akan berada di Aceh hingga 18 November mendatang. Dalam masa tersebut, bersama tim yang dibawanya, mereka akan berkunjung ke beberapa kabupaten/kota penyelenggara PON wilayah Aceh, untuk melihat langsung lokasi venue, akses, serta sarana dan prasarana pendukung di sekitarnya. 

“Mengumpulkan informasi sebagai kebutuhan bagi kami dalam rangka keberangkatan kontingen pada PON tahun depan,” kata dia. 

Di pertemuan itu, Sekum KONI Aceh M. Nasir Syamaun MPA memaparkan progress persiapan PON Aceh, sebaran venue, dan kondisi iklim di masing-masing wilayah. “Dari pemaparan ini, semoga dapat menjadi pendukung bagi kawan-kawan KONI Papua, baik dalam rangka mempersiapkan atlet yang akan bertanding, dan mekanisme keberangkatan serta pemondokan,” kata M. Nasir. 

Kegiatan diakhiri dengan saling bertukar cindera mata dan foto bersama.

Selanjutnya, didampingi pengurus KONI Aceh, delegasi Tim Maju KONI Papua langsung menyusun agenda visitasi venue.[]

AMSI Gelar Pelatihan Cek Fakta Seri Makassar untuk 31 Media di Indonesia Timur

0

Nukilan.id – Sebanyak 31 jurnalis dari 31 media di wilayah Indonesia Timur, yakni provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo dan Papua tengah mengikuti pelatihan Cek Fakta Melawan Disinformasi dan Misinformasi Jelang Pemilu 2024.

Pelatihan ini merupakan seri keempat (4) dari lima (5) seri pelatihan yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)  bekerjasama dengan  koalisi Cek Fakta, Mafindo, AJI, dan mendapat dukungan penuh Google News Initiative. 

Pada pelatihan hari pertama dan kedua, para peserta mendapat pelatihan tentang produksi prebunking dan debunking, dengan memanfaatkan teori dan aneka tools OSINT (Open-Source Intelligence) yang menjadi alat dan standar kerja pemeriksaan cek fakta. 

Pada hari ketiga, peserta akan berkesempatan praktik produksi prebunking dan debunking, serta mengenal gangguan informasi pemilu yang banyak ditemukan pada media sosial serta bagaimana memanfaatkan media sosial untuk distribusi konten cek fakta.

Pelatihan cek fakta seri Makassar digelar 14-16 November 2023, dibuka oleh Wakil Ketua Umum AMSI sekaligus CEO KGI Network, Upi Asmaradhana. Menurut Upi, Gerakan cek fakta merupakan salah satu program andalan AMSI yang diinisiasi sejak 2018 yang didalamnya ada AJI dan Mafindo, Karena tahapan inti pemilu serentak 2024 sudah sangat dekat, maka pelatihan ini menjadi sangat penting.

“Pelatihan ini bertepatan dengan peristiwa politik 2024. Sangat penting ini pelatihan karena memberi bekal teori dan kemampuan teknis bagaimana kita memperoduksi pre dan debunking untuk melawan misinformasi dan disinformasi,” ujar Upi.

AMSI menghadirkan dua trainer cek fakta yakni Rony Adolf Buol yang juga Pemimpin Redaksi Zona Utara dan Fact Checker Tempo Zainal Abidin. Sementara materi media sosial dan multimedia production disampaikan jurnalis multimedia yang juga direktur eksekutif AMSI, Adi Prasetya.

“Kita perlu mengenalkan media sosial dengan karakteristik dan audien spesifiknya, untuk meluaskan distribusi konten cek fakta, karena faktanya selama ini hoaks, mis dan disinformasi beredar dan direpost di media sosial. Jadi ,kita juga perlu berada di gelanggang yang sama untuk melakukan prebunking dan debunking melawan persebaran hoaks,” ujar direktur eksekutif AMSI, Adi Prasetya. []

Walhi: Banjir di Aceh Tenggara Bukti Kerusakan Hutan Semakin Parah

0

Nukilan.id – Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara dalam sepekan terakhir ini membuktikan bahwa kerusakan tutupan hutan semakin parah dan kritis. 

Baik itu akibat penabangan liar, perkebunan sawit hingga pembukaan jalan baru, seperti pembangunan jalan tembus dari Jambur Latong, Kutacane sampai perbatasan Sumatera Utara.

Kadiv Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh, Afifuddin Acal mengatakan, kabupaten yang sering banjir merupakan daerah yang tingkat kerusakan hutan masif. 

Secara alami, setiap akhir tahun intensitas hujan di Aceh memang tinggi, tetapi karena kondisi lingkungan yang kritis, memicu bencana, baik banjir bandang, banjir dan longsor maupun berbagai jenis lainnya.

Selain itu, WALHI Aceh juga menilai pemicu banjir juga akibat adanya pembukaan jalan baru yang dapat memicu illegal logging maupun konflik satwa dan kejahatan lingkungan lainnya. Dengan adanya jalan tersebut para perambah hutan semakin mudah untuk mengakses kawasan hutan untuk menebang kayu.

“Intensitas banjir yang terjadi di Aceh Tenggara sepakan ini membuktikan bahwa kerusakan hutan semakin masif terjadi di Aceh Tenggara,” kata Afifuddin Acal,, Rabu  (15/11/2023).

Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Selasa (14/11/2023) pukul 20.00 WIB, ada 14 kecamatan, 50 desa terdampak banjir di Aceh Tenggara. Banjir terjadi setelah curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur sejak pukul 19.00 WIB, mengakibatkan meluapnya sejumlah sungai di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.

Dampaknya sejumlah ruas jalan nasional di Aceh Tenggara terendam lumpur dan permukiman warga ikut terendam setinggi 20 cm – 30 cm. Hingga sekarang dilaporkan banjir masih menggenang, kendati mulai surut pelan-pelan.

Ada korban terdampak banjir kali ini di Aceh Tenggara mengakibatkan seorang anak berusia 2 tahun meninggal dunia di Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam. Sedangkan lainnya ada 2 orang mengalami luka-luka di desa yang sama.

”Ini banjir menjadi persoalan klasik, tetapi hanya direspons saat kejadian. Sementara mitigasi diabaikan, padahal kejadian setiap akhir tahun selalu kejadian, pemerintah terkesan macam tidak peduli, padahal bisa berkaca pengalaman setiap tahunnya,” katanya.

Kata Afif, seharusnya Aceh Tenggara itu harus dilestarikan hutannya dengan baik. Mengingat dari luas wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, 92 persen masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi. Berdasarkan SK 580  total luas wilayah Aceh Tenggara  414.664 hektar, 380.457 hektar di antaranya adalah KEL. 

Menurut Afif, wajar banjir terus terjadi di Aceh Tenggara selama ini setiap curah hujan tinggi. Karena kerusakan hutan, khususnya yang masuk dalam KEL terus terjadi. Hutan alam terus ditebang, sehingga mengakibatkan daya dukung tanah menurun, sehingga terjadilah berbagai bencana ekologi.

Berdasarkan SK 580, luas KEL di Aceh Tenggara awalnya  380,457 hektar, terus mengalami penyusutan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sisa KEL pada 2022 hanya 326,048 hektar, ada terjadi penyusutan seluas 54,409 hektar

“Artinya 14.30 persen itu hilang tutupan hutan di KEL yang ada di Aceh Tenggara. Makanya banjir terus terjadi dan kondisi ini terus terjadi berulang kali setiap akhir tahun, pemerintah macam gak ada solusi apapun,” jelasnya.

Menurut Afif, padahal KEL merupakan salah satu hamparan hutan hujan tropika terkaya di Asia Tenggara, serta lokasi terakhir di dunia yang ditempati gajah sumatera, badak sumatera, harimau sumatera, dan orang utan sumatra dalam satu area.

Parahnya kerusakan tutupan hutan di Aceh Tenggara mayoritas terjadi dalam Hutan Lindung (HL) dan Taman Nasional (TN) yang seharusnya dijaga dan dilindungi. Dampaknya saat musim hujan dengan intensitas tinggi, banjir dengan mudah terjadi, karena daya tampung semakin berkurang karena hutan sudah gundul.

Hutan Lindung di Aceh Tenggara berdasarkan SK 580 seluas 79.267 hektar, sekarang tersisa hanya 68.218 hektar. Artinya pada 2022 terjadi kehilangan tutupan hutan di kawasan ini seluas 11.049 hektar, hampir dua kali lipat luasan kota Banda Aceh.

Kemudian Taman Nasional (TN) di Aceh Tenggara awalnya luasan 278.205 hektar, sekarang  tersisa 257.610 hektar, artinya telah terjadi kehilangan 20.595 hektar pada 2022 atau hampir setara 4 kali luasan kota Banda Aceh.

“Kondisi hutan di Aceh Tenggara terus menyusut setiap tahunnya sejak 2014 lalu, ini yang kemudian menjadi pemicu mudah terjadi banjir bila hujan lebat melanda,” kata Afifuddin Acal.

Katanya, bila hutan terus ditebang dan suatu wilayah dilanda curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan luapan air yang berlebih. Padahal pohon memiliki fungsi menyerap air untuk mencegah banjir.

“Pohon itu memiliki peran penting untuk mencegah banjir, terutama banjir bandang, karena pohon sebagai penghalang air banjir, sehingga air meresap dan banjir dapat teratasi. Jadi kalau hutan sudah gundul, tidak ada lagi yang menahan air,” jelasnya.

Sehingga tidak mengherankan saat curah hujan tinggi terjadi banjir, khususnya di Aceh Tenggara dampak dari kehilangan tutupan hutan terus terjadi. Begitu juga di beberapa daerah lainnya, bila musim hujan tiba banjir tidak dapat dihindari, karena banyak hutan sudah gundul. 

Oleh sebab itu, WALHI Aceh mendesak pemerintah Aceh memproteksi kerusakan hutan di Aceh Tenggara yang terus terjadi setiap tahunnya. Begitu juga tidak membuka jalan baru, cukup memaksimalkan jalan yang sudah ada dengan memperbaiki agar mudah dilalui.

Karena bila ada jalan tembus baru dibangun semakin memantik pembalakan liar yang berakibat fatal terhadap kondisi lingkungan di Aceh Tenggara. Selain berdampak terjadinya banjir, juga mengakibatkan konflik satwa karena habitat dan koridor terganggu dan kejahatan lingkungan lainnya.

Berdasarkan pengamatan WALHI Aceh, Aceh Tenggara memiliki riwayat banjir yang tinggi dibandingkan daerah lainnya. Ini tidak terlepas masih terjadi sengkarut ruang yang harus secepatnya diperbaiki.

Jika merujuk pada Qanun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Tenggara,  Nomor 1 tahun 2013 tahun 2013 – 2033, lima kecamatan yang dilanda banjir berada dalam Wilayah Sungai Strategis Nasional Alas – Singkil yang meliputi Daerah Aliran Sungai (DAS) Singkil mulanya seluas 1,241,775 hektare.

Namun celakanya, kurun waktu 10 tahun terakhir kerusakan DAS Singkil ini semakin kritis dan membutuhkan perbaikan segera. Faktanya, sisa tutupan hutan pada 2022 sekarang hanya  421,531 hektar, artinya ada terjadi kehilangan 820,244 hektar selama satu dekade terakhir.

Sekarang sisa tutupan hutan di DAS Singkil tersebut hanya tersisa 61 persen, selebihnya sudah rusak parah.

Menurut Afif, semakin sengkarut ruang di Aceh Tenggara yang berdampak serius terhadap bencana terus terjadi bisa dilihat dalam qanun tata ruang. Ada lima kecamatan yang sering dilanda banjir tidak masuk dalam sistem pengendali banjir dan sistem pengamanan sungai. 

Artinya, Kabupaten Aceh Tenggara memiliki masalah dalam konteks pengaturan ruang, tidak heran kemudian jika bencana banjir bandang menjadi agenda tahunan, bahkan berpotensi terjadi beberapa kali dalam setiap tahun.

“Sudah saatnya Aceh Tenggara memasukkan mitigasi bencana banjir dalam merevisi qanun tata ruang kabupaten sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi bencana banjir dalam jangka panjang,” kata Afif.

Menurut Afif, Qanun Aceh No 19 Tahun 2013 tentang RTRW Aceh tahun 2013 – 2033 sekarang sedang direvisi. Pemerintah Aceh Tenggara dapat mengambil peluang ini untuk menyinkronkan tata ruang kabupaten dengan provinsi terkait kepentingan penanggulangan bencana banjir.

Selain itu, WALHI Aceh juga mengajak warga yang tinggal di daerah yang rawan bencana alam, baik itu banjir maupun lainnya agar selalu waspada. Penting warga untuk adaptif terhadap berbagai bencana ekologi, baik saat kejadian bencana maupun sebelum bencana terjadi. 

Seperti mempertimbangkan aspek bencana dalam pemanfaatan ruang, pembangunan rumah dan infrastruktur lainnya. Termasuk untuk pemanfaatan lahan harus dipertimbangan aspek bencana, jangan sampai hutan terus menyusut yang berdampak menurunnya daya dukung tanah. []

10 Atlet Anggar Aceh Siap Berlaga di Kejuaraan Jabar International Fencing Championship

0

Nukilan.id – Sebanyak 10 atlet anggar Aceh akan berlaga pada Kejuaraan Jawa Barat (Jabar) International Fencing Championship, yang berlangsung di Kota Bandung, dari tanggal 14 hingga 17 November 2023.

Keberangkatan atlet putra dan putri Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Aceh itu, secara resmi dilepas oleh Ketua Umum KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar atau akrab disapa Abu Razak, Senin 13 November 2023, di GOR KONI Aceh, Kota Banda Aceh.

Para atlet tersebut yaitu; Elvanda Cantika Putri, Bifani Ivana Cordelea, Chandra Kirana, Indra Agus Setiawan, Saidinanda Mulkan, dan Husnuel Yaqin Alfarishi, yang turun di nomor sabel.

Kemudian, Razaq Barry, T. Rezky Kharisma, serta T. M. Aghfa Tuwasza pad jenis senjata degen, dan Rio Aditia di nomor floret.

“Para atlet didamping tiga pelatih, yaitu Fattullah, Husaini, dan Supian,” kata M. Nasir, sembari menambahkan bahwa pihaknya menargetkan semua atlet yang mengikuti kejuaraan kali ini akan meraih prestasi.

Ia juga menyampaikan, di tahun 2023 ini, atlet IKASI Aceh telah mengikuti berbagai kejuaraan baik level nasional dan internasional.

Atlet-atlet tersebut merupakan binaan yang tergabung dalam Pelatda KONI Aceh, dalam rangka persiapan menghadapi PON XXI Tahun 2024.

Sementara itu, Abu Razak dalam arahannya meminta agar para atlet dapat memanfaatkan secara maksimal kesempatan bertanding pada kejuaraan internasional yang akan diikuti. Baik dalam meraih prestasi, dan evaluasi terhadap program latihan yang telah dijalani selama ini, khususnya di tahun 2023.

“Ini kesempatan untuk menerapkan hasil latihan. KONI Aceh yakin Anda semua akan meraih prestasi, dan menjadi andalan bagi Kontingen Aceh untuk kembali merebut medali emas pada PON 2024, sebagaimana yang diraih pada PON 2021 lalu di Papua,” sebut Abu Razak.[]

Buntut Dugaan Praktik Korupsi di Aceh, ALAMP AKSI Unjuk Rasa di Tiga Dinas

0

Nukilan.id – Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (ALAMP AKSI) Aceh menggelar aksi unjuk rasa di tiga dinas provinsi Aceh, pada Selasa (14/11/2023).

Ketiga dinas yang menjadi sasaran aksi tersebut adalah kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dan Dinas Kesehatan Aceh.

Para demonstran menilai bahwa praktik korupsi di Aceh masih menjadi penyebab kemiskinan di provinsi tersebut, sehingga pembangunan di Aceh terhambat oleh birokrasi yang dianggap kotor.

Meski belum ada jawaban yang jelas dari pihak dinas terkait, perwakilan mereka menyatakan bahwa proses dan tindak lanjut akan dilakukan. Namun, dalam interaksi dengan perwakilan dinas kesehatan Aceh, terjadi ketegangan ketika pihak dinas meminta para demonstran mencatat nama dan identitas anggota yang ikut dalam aksi tersebut.

Koordinator ALAMP AKSI Aceh menanggapi hal tersebut dengan menyebutnya sebagai upaya mempersempit demokrasi dan mempersulit penyampaian keluhan masyarakat. Mereka menegaskan bahwa aksi tersebut tidak dapat dihambat selama mengikuti prosedur aksi unjuk rasa.

Dalam konteks ini, Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (ALAMP AKSI) Aceh menyatakan dugaan praktik KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPA) yang dapat merugikan keuangan negara. Dugaan tersebut melibatkan tiga dinas, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dan Dinas Kesehatan Aceh.

Adapun rincian dugaan praktik KKN di masing-masing dinas adalah sebagai berikut:

Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh: Terdapat dugaan korupsi terkait pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Sigupai Arena Kabupaten Aceh Barat Daya yang dilaksanakan oleh PT.LRP.

Dinas Pendidikan Dayah Aceh: Terdapat beberapa dugaan korupsi terkait pembangunan Sport Centre, RKB Putra, Pagardan Landscape Dayah Perbatasan Darul Amin Kabupaten Aceh Tenggara, Rehabilitasi RKB, Asrama Putra Putri, MCK Dayah Perbatasan Safinatussalamah Kabupaten Aceh Singkil, dan pembangunan Gedung Administrasi, Asrama Putra, dan Pembangunan Tempat Wudhu Dayah Perbatasan Safinatussalamah Kabupaten Aceh Singkil.

Dinas Kesehatan Aceh: Terdapat dugaan korupsi pada pembangunan RS Rujukan Regional di beberapa kabupaten di Aceh.

DPW ALAMP AKSI Aceh berharap bahwa aksi ini dapat mendorong kejujuran dan semangat bekerja para aparatur sipil di dinas tersebut. Perwakilan ALAMP AKSI Aceh menekankan pentingnya bekerja demi kepentingan Allah dan bukan untuk kepuasan hawa nafsu. []

FK USK Jalin Kerjasama dengan McMaster University di Kanada

0

Nukilan.id – Tiga delegasi dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) berangkat menuju kota Montreal dan Hamilton di Kanada pada tahun 2023. 

Delegasi tersebut terdiri dari Dr. Subhan Rio Pamungkas, SpKJ (K), Wakil Dekan III, Prof. Dr. dr. M. Yani, M.Kes., PKK, SpKKLP, KaProdi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (SpKKLP), dan Dr. Ichsan, M.Sc., SpKKLP. FMOC, selaku Sekretaris Prodi SpKKLP FK USK.

Delegasi FK USK memiliki tiga misi penting dalam perjalanannya diantaranya, melakukan presentasi ilmiah pada Family Medicine Forum 2023 di Montreal, Kanada, selanjutnya, memperkuat kerjasama dengan negara-negara anggota The Besrour Center for Global Family Medicine pada Besrour Center Forum; dan  penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara FK USK dan FM McMaster University untuk periode 2023-2028.

Dr. Ichsan menyampaikan presentasi ilmiah di FMF Montreal dengan topik “Disaster Management in Family Medicine,” yang berhasil lolos seleksi reviewer konferensi untuk presentasi oral. 

Acara tahunan ini dihadiri oleh 2100 peserta dari berbagai negara, menjadi momentum potensial untuk membangun jaringan (networking) dengan universitas-universitas terkemuka di dunia.

Delegasi FK USK juga berhasil melakukan presentasi kerjasama akademik di depan Kepala FM McMaster University, Prof. Cathy Risdon. Presentasi ini dilakukan oleh Prof. M. Yani dan berhasil menyepakati kerjasama dalam bidang peningkatan kapasitas dosen melalui faculty member exchange, student exchange, joint virtual lecture, seminar and workshop, joint research, dan joint publication.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh dr. Subhan Rio Pamungkas dan Prof. Cathy Risdon di McMaster University, Hamilton, Kanada. MoU ini akan berlaku selama 5 tahun, yakni periode 2023-2028.

Misi tambahan yang akan dilakukan oleh delegasi FK USK besok adalah presentasi dan diskusi kerjasama dengan Prof. Sonia Anand, Vice President of McMaster University. Dr. Ichsan akan menjadi pembicara dalam presentasi pemaparan konsep kerjasama ini. Semoga kerjasama ini dapat meningkatkan level universitas sehingga target USK menjadi World Class University dapat terwujud dalam waktu dekat. []