Beranda blog Halaman 1325

SMKN 2 Banda Aceh Raih 8 Medali di LKS SMK se-Aceh, 6 Siswa Lolos ke Ajang Nasional

0
Tim SMKN 2 Banda Aceh photo bersama setelah meraih medali dan hadiah pada ajang LKS tingkat provinsi di Hotel Grand Syariah, Kamis (22/6/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pagelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tingkat Provinsi Aceh tahun 2023 sudah selesai digelar.

Kegiatan itu ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM di Aula Hotel Grand Aceh Syariah Banda Aceh, Kamis (22/6/2023).

Ajang bergengsi bagi siswa SMK ini digelar mulai tanggal 19 sampai 22 Juni 2023, mengantarkan Kota Banda Aceh sebagai juara umum dengan meraih 10 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu.

Baca Juga: Kadisdik Aceh Tutup LKS- SMK se-Aceh 2023, Banda Aceh Sabet Juara Umum

Dari sejumlah medali itu, SMK Negeri 2 Banda Aceh sekolah yang paling banyak menyumbang medali yakni, 5 emas dan 3 perunggu, sehingga mengantarkan Kota Banda Aceh meraih juara umum.

Kepala SMK Negeri 2 Banda Aceh, Baihaqi M.Pd, Jum’at (23/6) mengungkapkan, rasa bangganya atas keberhasilan anak didiknya pada ajang LKS SMK se-Aceh tahun 2023.

“Keberhasilan ini adalah suatu kebanggaan seluruh warga SMK Negeri 2 Banda Aceh, dimana 6 siswa berhasil meraih medali emas dan mereka berhak lolos ke LKS tingkat nasional pada bulan Oktober 2023 di Kota Surabaya,” ungkapnya.

Baihaqi menambahkan, tahun ini berkat dukungan komite sekolah dan kerja sama semua tim SMK Negeri 2 Banda Aceh berhasil meraih 5 medali emas dan 3 perunggu.

Ketua MKKS SMK Provinsi Aceh ini juga meyampaikan, keberhasilan yang diraih tim SMK Negeri 2 Banda Aceh di ajang LKS ini adalah berkat kerja sama seluruh anggota tim.

“Saya sebagai kepala sekolah mengapresiasi kerja keras ini dan mengucapkan selamat kepada siswa peraih medali emas dan terima kasih kepada guru pembimbing,” ucap Baihaqi.

Berikut daftar perolehan medali siswa SMK Negeri 2 Banda Aceh.

Medali Emas :

1. Electrical Instalation (Jibran Al Kausar)
2. Plumbing and Heating (Agung Setiawan)
3. CAD Building (Riyan Opta Firanda dan Fahrevi Shaviq)
4. Mechanical Engineering CAD (Agus Susanto)
5. Automobile Technology (Fadhil Al Ghiffari)

Medali Perunggu :

1. Cabinet Making (Muhammad Nabil)
2. Bricklaying (Ammar Syakri)
3. Refrigeration and Air Conditioning (M Khosyi Azmi R).[]

Baca Juga: USK Dukung Mahasiswa Ikut Program Wirausaha Merdeka

Presiden Jokowi Tunaikan Kurban Tahun Ini di 38 Provinsi

0
Presiden Jokowi berkurban sapi di berbagai daerah saat Iduladha 2022(Feri Agus)

Nukilan.id –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyalurkan bantuan kemasyarakatan hewan kurban berupa sapi kepada setiap provinsi di tanah air dalam rangka menyambut idul adha 1444 hijriah. 

Dikutip dari siaran pers BPMI Setpres menyebutkan, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menjelaskan bahwa sapi kurban Presiden tersebut akan disalurkan ke 38 provinsi, termasuk provinsi-provinsi baru.

“Bapak Presiden akan memberikan sapi kurban dalam rangka Iduladha 1444 Hijriah di 2023. Kalau tahun lalu itu (disalurkan ke) 34 provinsi, sekarang ditambah dengan provinsi yang baru terbentuk jadi menjadi 38,” ujar Kasetpres di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (23/6/2023).

Baca Juga: Jokowi Beli Sapi Jenis Simental 1,13 Ton untuk Kurban di Surabaya

Lebih lanjut, Heru mengungkapkan bahwa sapi kurban Presiden di setiap provinsi akan diserahkan ke tempat pengelolaannya sesuai dengan usulan dari pemerintah provinsi masing-masing.

“Jadi ada usulan dari para gubernur untuk sapi itu didistribusikan,” lanjutnya.

Heru juga menjelaskan bahwa dalam menyediakan sapi-sapi kurban Presiden tersebut, Sekretariat Presiden bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Agama, dalam hal ini Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Heru memastikan bahwa sapi kurban yang diserahkan oleh Presiden merupakan sapi terbaik yang telah dipastikan kesehatannya.

“Dicek kesehatannya, harus bebas dari penyakit mulut dan kuku, dan tentunya bobotnya juga antara 900 kilogram sampai 1,2 ton,” ucapnya.

Adapun untuk jenis sapinya, Heru menyebut bahwa sapi yang disalurkan ke tiap provinsi memiliki jenis yang beragam, baik simental, limosin, angus, brahman, hingga peranakan ongole. Untuk di DKI Jakarta sendiri, sapi yang akan diserahkan ke Masjid Istiqlal merupakan sapi jantan berjenis simental berbobot 1,2 ton.

“Di Jakarta, Bapak Presiden akan memberikan sapi kepada Masjid Istiqlal yang jenis sapinya simental, beratnya adalah 1,2 ton atau 1.200 kilogram, jenisnya jantan,” ucapnya.

Untuk memastikan pengelolaan sapi kurban di tiap provinsi berjalan baik, Heru mengatakan bahwa Sekretariat Presiden telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak. Heru berharap semua dinas terkait di provinsi bisa membantu menjaga sapi-sapi kurban Presiden dengan baik.

“Setpres jauh-jauh hari sudah melakukan rapat via Zoom yang dipimpin oleh Pak Deputi, menyampaikan semua harus berjalan dengan baik, dan tentunya dinas-dinas yang terkait di provinsi membantu juga untuk bisa, terutama dalam menjaga kesehatan sapi,” tandasnya. []

Baca Juga: Upaya Hindari Kantong Plastik untuk Pembagian Daging Kurban

BPPA Bekali Masyarakat Aceh Perantauan Ilmu Jurnalistik

0
Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Akkar Arafat membuka acara workshop jurnalistik Pemuda Aceh Rantau Jilid II di Aula BPPA, Jalan Rp Soeroso, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2023). (Foto: Dok. Badan Penghubung Pemerintah Aceh)

Nukilan.id – Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Akkar Arafat membuka acara workshop jurnalistik Pemuda Aceh Rantau Jilid II di Aula BPPA, Jalan Rp Soeroso, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2023).

Adapun kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan pemuda asal Aceh yang berdomisili di pulau Jawa.

Mengusung tema “Literasi Digital Terhadap Peran Jurnalistik” workshop diisi oleh dua pemateri yakni Salman Mardira Editor Okezone dan Rayful Mundasir Content Asisten Manager Bisnis Indonesia.

Baca Juga: Diskominsa Aceh dan Pidie Buka Pelatihan Jurnalistik untuk Operator Desa

Salman Mardira mengisi materi tentang Keterampilan Jurnalistik sementara Rayful mengisi materi Literasi Digital.

Dalam pembukaan Akkar Arafat menyatakan, kegiatan workshop ini merupakan inisiasi Pemerintah Aceh melalui BPPA di Jakarta, dengan tujuan mengintegrasikan hubungan masyarakat Aceh dengan masyarakat di Pulau Jawa.

Akkar berharap dengan adanya kegiatan workshop jurnalistik jilid II, elemen masyarakat Aceh di perantauan dapat meningkatkan soft skill dan hardskill agar bisa terus berkarya untuk membenahi ruang literasi yang baik sesuai perkembangan zaman.

“Karena seperti yang kita ketahui, digitalisasi dan jurnalistik sangat berhubungan erat pada aspek kehidupan kita (masyarakat). Transformasi digital sangat berperan penting bagi kita untuk terus beradaptasi pada lingkungannya,” kata Akkar dalam sambutannya.

Oleh sebab itu pihaknya berharap pelatihan ini mampu menjadi dasar untuk perkembangan yang lebih lanjut bagi seluruh masyarakat Aceh di perantauan.

“Selain itu literasi juga sangat mempengaruhi dunia usaha. Seorang pebisnis juga akan mendapatkan peningkatan usahanya dengan relevan melalui literasi digital,” ujarnya.

Begitu juga dengan pemberitaan jurnalistik yang sejauh ini masih menjadi ladang informasi bagi semua pihak, baik pelaku usaha, masyarakat, pemuda dan mahasiswa.

“Jadi, dua dasar tersebut merupakan hal yang begitu penting untuk dipelajari dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Untuk diketahui selain offline, kegiatan tersebut juga diikuti oleh puluhan peserta lainya secara online. Para peserta juga diberikan kenangan-kenangan berupa sertifikat, e-money dari Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA). []

Baca Juga: Komunitas Kejar Mimpi Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar Bagi Pemula

Teuku Riefky: Tari Tradisional Harus Dijunjung Tinggi dan Dilestarikan

0

Nukilan.id – Wakil Ketua Komisi 1 DPR-RI, Teuku Rifki Harsya mengatakan bahwa tari tradisional adalah warisan kebudayaan yang harus dijunjung tinggi dan dilestarikan. Dengan keberagaman banyaknya suku di Indonesia membuat seni tari semakin bervariasi.

Hal ini disampaikannya dalam acara webinar dengan tema “Orisinalitas Seniman Tari Tradisional Terhadap Perkembangan Zaman” yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat (23/6/2023).

Menurut TRH, tari tradisional merupakan salah satu bentuk kekayaan budaya Indonesia yang mencerminkan keberagaman suku dan adat istiadat. Dengan keberagaman ini membuat seni tari semakin bervariasi.

“Dan Alhamdulillah keberagaman tersebut telah menjelma menjadi kekuatan yang menjadi faktor untuk saling melengkapi satu sama lain dan tetap satu tujuan, yang ingin melestarikan dan menjaga warisan kebudayaan, salah satunya tari tradisional,” kata TRH.

Namun, TRH juga menyadari bahwa di era globalisasi saat ini tantangannya adalah ketika tari tradisional ini ditutupi oleh tari modern yang berasal dari berbagai belahan dunia, dampaknya kini tari tradisional tidak banyak diminati, bahkan tak jarang dan terasa asing dalam pergaulan.

“Nah, kegiatan kegiatan tradisional pun sepertinya mulai hilang ditelan oleh zaman. Kita patut bersyukur ditengah² tempahan modernisasi masih ada yang melestarikan originalitas dari tari tradisional seperti misalnya, di acara lamaran, dan pernikahan. Namun, memang upaya pelestarian tersebut masih dalam skala kecil dan tidak masif,” ujarnya.

Di tengah tengah terjang harus globalisasi, lanjut TRH, kita perlu mengawas diri akan kepunahan tari tradisional. Dengan minimnya minat masyarakat terhadap tari tradisional harus menjadi perhatian bersama.

“Bahkan kita sering malu untuk mempelajari budaya kita sendiri. Di tambah lagi budaya barat yang masuk ke negara kita pun semakin merajalela,” tutur Anggota DPR-RI asal Aceh itu.

Untuk itu, TRH mengajak generasi muda untuk sadar akan pentingnya terus mempelajari tari tradisional Aceh, dengan memanfaatkan berbagai media yang ada, di antara yang paling mudah dan efektif saat ini adalah platform digital.

“Kita perlu menjaga orisinalitas tari tradisional Aceh. Mari kita pertahankan nilai nilai sejarah budaya yang dipresentasikan melalui tari tradisional tersebut, dan kita perlu memanfaatkan kemajuan dan perkembangan zaman untuk memajukan tari tradisional kita,” pungkas TRH

Karena itu, kata TRH, kita harus terus ikut berpartisipasi dalam melestarikan dan membumikan kembali tari tari tradisional di kancah lokal, nasional hingga internasional.

“Dengan begitu tentu tari tradisional tidak akan tertunduk di telan zaman,” pungkasnya.

Dua Hektar Lahan Hutan Pinus di Linge Aceh Tengah Terbakar

0
Kebakaran hutan dan lahan di Gampong Kute Baru, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah pada Jumat, (23/6/2023)

Nukilan.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Gampong Kute Baru, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah pada Jumat, (23/6/2023) sekira pukul 15:30 WIB.

Informasi tersebut berdasarkan laporan Pusdalops Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah yang diterima Nukilan.

Dalam laporan tersebut, posko Damkar Linge kembali mendapat aduan dari masyarakat bahwa di Gampong Kute Baro, yang sebelumnya terbakar kembali mengeluarkan api.  

Dampak dari kebakaran hutan ini mencakup area seluas 2 hektar hutan pinus yang telah terbakar. 

Untuk menangani kebakaran hutan tersebut, BPBD Aceh Tengah mengerahkan 1 unit mobil pemadam yang dibantu oleh unsur TNI/PoIri serta partisipasi masyarakat setempat. Tim penanganan berhasil memadamkan api pada pukul 17:20 WIB. [Rjf]

Tempo dan Idnfinancials Luncurkan Indeks 52 untuk Rujukan Investor Muda di Pasar Modal

0
Ilustrasi pasar modal

Nukilan.id – Tempo.co dan Idnfinancials.com meluncurkan Indeks Tempo-Idnfinancials52, sebuah daftar 52 emiten dengan kinerja keuangan paling mumpuni di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 23 Juni 2023. Indeks ini diharapkan menjadi acuan bagi investor muda, dari kalangan Generasi Z dan Milenial  yang ingin berinvestasi di pasar modal.

Jumlah investor di pasar modal selama COVID-19 menunjukkan pertumbuhan signifikan. Mengutip Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pada 2020 jumlah investor di pasar modal tercatat 3,88 juta, melonjak menjadi 7,48 juta pada 2021, dan menjadi 10,31 juta pada 2022. Hingga Mei 2023, jumlah investor di pasar modal mencapai 11,06 juta, naik 7,28% dari akhir tahun lalu. Dari sisi usia, investor di pasar modal tercatat 57,81% berusia di bawah 30 tahun dengan total aset Rp 49,22 triliun.

Data di atas menunjukkan adanya tren kenaikan jumlah investor, termasuk dari sisi usia yang didominasi usia muda (Generation Z) yang lahir di bawah tahun 1997. Kelompok usia ini dikenal sebagai generasi digital yang melek teknologi, mandiri serta punya perspektif global.

Merespon fakta-fakta tersebut, maka Tempo-Idnfinancials52 menghadirkan suatu indeks yang kredibel, yang disusun berdasarkan sejumlah kriteria antara lain, market capitalization (market cap), frekuensi dan volume saham diperdagangkan per hari, besaran free float, dan jumlah shareholder. Indeks hanya mencakup emiten yang sudah listing maksimal di 2018.

Dari pengukuran atas sejumlah kriteria tersebut, Tempo-Idnfinancials52 menghasilkan empat kategori indeks yaitu: Indeks Utama 52, Indeks High Dividend 52, Indeks High Growth 52, dan Indeks Big Market Cap. Indeks Utama dengan market cap terendah Rp 21 triliun dan tertinggi Rp 1,02 kuadralian. Market cap pada indeks ini mewakili 66,75% dari total market cap di BEI; Indeks High Dividen, kumpulan 52 emiten dengan imbal dividen maksimum 24,21% dan market cap sebesar 60% dari total market cap di BEI; Indeks High Growth beranggotakan 52 konstituen, pertumbuhan net profit maksimum 237,19% dengan market cap 56% dari total market cap; Indeks Big Market Cap beranggotakan 52 konstituen dengan market cap terendah Rp 19 triliun, jumlah shareholder per emiten di atas 3.000 dan market cap 69,08% dari total market cap di BEI.

Sektor keuangan (perbankan) menjadi kontributor terbanyak pada setiap kategori indeks karena memiliki market cap yang lebih besar di antara sektor usaha lainnya, diikuti sektor tambang batubara dan energi, consumer goods, dan infrastruktur termasuk telekomunikasi.

Indeks Tempo-Idnfinancials52, disingkat Indeks52, akan ditampilkan dalam website https://indeks52.id/. Situs ini berisi informasi pergerakan saham dalam bentuk grafik dari seluruh konstituen indeks serta risalah singkat penyusunan kriteria Indeks52. Emiten juga bisa berlangganan paket layanan bisnis korporat dari Tempo dan IDNFinancials melalui website tersebut.

Direktur PNL Ucapkan Selamat kepada Mahasiswa Raih Prestasi di Ajang NPEO

0

Nukilan.id – Mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali meraih prestasi yang membanggakan di ajang Nasional Polytechnic English Olimpics (NPEO) tahun 2023, yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan.

Direktur PNL Ir. Rizal Syahyadi, ST.,M.Eng.Sc. IPM mengapresiasi prestasi yang diraih oleh mahasiswanya lebih baik dibandingkan dari tahun sebelumnya. Dirinya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh anggota tim, baik mahasiswa dan seluruh pembinanya atas prestasi yang telah diraih

“Alhamdulillah tahun ini PNL mendapat hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya dengan meraih peringkat 8 di Institutional Award. Kami sangat berharap semoga kedepannya jumlah peserta yang diberangkatkan bisa bertambah dan prestasi yang didapat bisa ditingkatkan,” kata Rizal dengan nada gembira seperti dikutip dari Juangnews, Jum’at, (23/6/2023).

Ia menambahkan, PNL akan meraih prestasi yang lebih baik lagi tahun depan di ajang serupa.
“Insya Allah tahun depan, prestasi kita di ajang NPEO ini terus ditingkatkan dan menjadi lebih baik lagi. Bravo PNL,” pungkasnya.

Adapun mahasiswa dan mahasiswi yang menjadi juara di ajang nasional tersebut, yaitu M. Fajar Alfath dari Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer, Prodi Teknik Informatika Pemenang 6 Best Speaker Kategori Master dan Runner up 3 Master Debate, lalu Teuku Ikhsanul Sabri dari Jurusan Teknik Sipil Prodi TRKJJ Pemenang 9 Best Speaker kategori Master dan Runner up 3 Master Debate.

Selanjutnya Syafia Aisyah Keumala dari Jurusan Teknik Elektro, Prodi TRPE Peraih mendali emas Story Telling Kategori Master, lalu Nura Sufia dari Jurusan Teknik Kimia Prodi TRKI Peraih Bronze Speech kategori Novice

Sekedar informasi, ajang NPEO ini merupakan kompetisi yang dilaksanakan di bidang Bahasa Inggris. Kegiatan ini telah masuk dalam agenda tahunan BAKORMA yang telah diakui Ditjen Belmawa Kemenristekdikti.

Dalam kompetisi ini para peserta bersaing dalam empat katagori, yaitu debate, news casting, storytelling, dan speech.

USK Dukung Mahasiswa Ikut Program Wirausaha Merdeka

0
Universitas Syiah Kuala memberikan dukungan penuh agar para mahasiswanya bisa terlibat untuk mengikuti program Wirausaha Merdeka (WMK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala memberikan dukungan penuh agar para mahasiswanya bisa terlibat untuk mengikuti program Wirausaha Merdeka (WMK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah USK menggelar Focus Discussion Grup (FGD) agar program kewirausahaan tersebut bisa berjalan efektif di USK. Kegiatan FGD ini dibuka oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan di Ruang VIP AAC Dayan Dawood, Rabu (21/6/2023).

Direktur Direktorat Prestasi dan Kewirausahaan USK Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc mengatakan, USK merupakan salah satu dari 34 perguruan tinggi yang lolos program WMK. Program hibah kewirausahaan ini merupakan program strategis unggulan dari Kemendikbudristek yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi dan jiwa kewirausahaan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN USK Adakan Kegiatan Bazar Kesehatan di Kabupaten Pidie Jaya

Oleh sebab itu, dirinya menilai, USK harus menyambut baik pelaksanaan program hibah yang sangat kompetitif ini.

“Maka FGD ini sangat penting, untuk menyamakan persepsi kita dan menemukan formula yang efektif, agar program WMK ini bisa berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa,” ucapnya.

Menurut Rahmat Fadhil, ada empat poin penting yang perlu dibahas dalam FGD ini yaitu mensosialisasikan program WMK secara luas, kesepakatan rekognisi 20 SKS untuk mahasiswa yang terlibat program WMK, MKBM kewirausahaan dan proses rekrutmen peserta program ini.

“Untuk itulah, kehadiran kita semua hari ini adalah bentuk dukungan agar kampus ini bisa meraih prestasi seperti kampus lainnya di Indonesia,” ucap Rahmat Fadhil.

Selanjutnya, Rektor turut menyambut baik dan merasa bersyukur USK bisa terpilih sebagai salah satu kampus penerima hibah program WMK ini.

Menurut Rektor, hal ini sangat baik untuk mendukung visi USK yaitu menjadi universitas sosio-teknopreneur yang inovatif, mandiri, dan terkemuka di tingkat global.

Rektor menilai, program kewirausahaan seperti ini mampu menumbuhkan spirit kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Mengingat spirit kewirausahaan ini bukan hanya bermanfaat saat mahasiswa terjun ke dunia bisnis, tapi turut mampu meningkatkan daya saing mereka pada berbagai sektor dunia kerja lainnya.

Oleh sebab itu, USK telah meluncurkan berbagai program untuk menumbuhkan spirit kewirausahaan tersebut. Di antaranya, program MBKM USK Unggul dan 1000 Wirausaha Muda USK.

“Kami harap program seperti ini tidak berhenti saat mereka masih berstatus mahasiswa. Jadi kita perlu terus dorong, agar ketika lulus mereka siap untuk terjun ke dunia wirausaha,” ucap Rektor mengakhiri. []

Baca Juga: Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Pelayanan Puskesmas Blang Bintang

Kapolda Aceh Laksanakan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara bersama Kapolri

0
Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar melaksanakan bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo, secara virtual di Gedung Presisi Polda Aceh, Kamis (22/6/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar melaksanakan bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo, secara virtual di Gedung Presisi Polda Aceh, Kamis (22/6/2023).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan, bakti kesehatan yang dilaksanakan oleh Kapolda Aceh tersebut terhubung langsung dengan Kapolri secara virtual.

Baca Juga: Asisten III Ikut Apel Bersama Kasat Kamling di Mapolda Aceh

Kapolri sendiri melaksanakan kegiatan bakti kesehatan di Jawa Timur, serta terhubung secara virtual dengan seluruh jajaran.

Joko menjelaskan, bakti kesehatan tersebut berupa pelatihan bantuan hidup dasar sebagai pertolongan pertama untuk mengembalikan fungsi pernafasan atau sirkulasi bagi orang yang mengalami pingsan—henti nafas atau henti jantung—(cardiacarrest).

“Hari ini Kapolda Aceh melaksanakan bakti kesehatan berupa bantuan hidup dasar yang terhubung langsung dengan Kapolri secara virtual,” kata Joko, dalam rilisnya, Kamis, 22 Juni 2023.

Bakti kesehatan tersebut diharapkan, peserta mampu menolong masyarakat yang mengalami keadaan darurat serta dapat memberi pertolongan pertama bagi korban bencana atau kecelakaan secara tepat.

Sementara di Polda Aceh, selain bantuan hidup dasar juga dilakukan operasi katarak dan bibir sumbing. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat pada Hari Bhayangkara.

Salah satu orangtua dari anak yang dioperasi mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Aceh dan Kapolri. Dengan adanya bakti kesehatan Hari Bhayangkara ini anaknya sudah bisa operasi bibir sumbing secara gratis.

“Terima kasih Kapolda Aceh dan Kapolri. Anak kami sudah dioperasi bibir sumbingnya dengan gratis,” ujarnya

Baca Juga: Hut Ke-77 Bhayangkara, Biro SDM Polda Aceh Revitalisasi Makam Syiah Kuala dan Masjid Baiturrahim

Mendagri Minta Kepala Daerah Bangkitkan UMKM

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian (tengah), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (dua dari kanan), dan Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan (empat dari kanan) dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-23 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2023). (Foto: kebumenkab.go.id)

Nukilan.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian, meminta kepada para bupati untuk membangkitkan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta swasta, guna mewujudkan daerah yang mandiri secara fiskal.

Hal itu disampaikan Tito melalui keterangan tertulisnya, dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-23 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2023).

Menurut Tito, kemandirian fiskal ditandai dengan kemampuan pendapatan asli daerah (PAD) di atas transfer dana dari pusat.

Baca Juga: Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Baznas

“Jika sudah di tahap ini, maka daerah bisa membuat program apapun. Sebaliknya jika kemandirian fiskal rendah, maka sulit bagi daerah untuk bisa melompat, karena uangnya akan habis untuk belanja pegawai,” ujar Tito.

Tito menegaskan, kemandirian fiskal menjadi tantangan bagi para kepala daerah.

Menurut dia,  kuncinya adalah bagaimana menerapkan strategi dalam meningkatkan PAD dan menghemat anggaran dengan prinsip efektif, efisien serta tepat sasaran.

Khusus strategi meningkatkan PAD ini, Tito menggarisbawahi agar para kepala daerah bisa menghidupkan sektor swasta dan UMKM.

“Daerah-daerah yang tidak bisa menghidupkan sektor swasta dan UMKM, dia tidak akan pernah bisa mendapatkan PAD tinggi. Berikan insentif kepada para investor yang akan masuk dan permudah izin usahanya, tinggalkan mindset lama yang bilang kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah,” kata Tito.

Tito juga mengajak kepala daerah untuk bisa mengendalikan situasi politik keamanan menjelang tahun 2024 agar tetap kondusif.

“Perlu kerja sama pusat dan daerah agar situasi ini tetap terjaga dengan baik, inflasi terkendali dan bahan pokok terjamin stok dan harganya terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan, mengapresiasi langkah Mendagri Tito yang sangat peduli dan intens memimpin rapat dengan para kepala daerah, agar aktif memantau tingkat inflasi yang terjadi di daerah serta memberikan arahan jika terjadi lonjakan inflasi di daerah.

Selain penambahan dana dari Pusat melalui dana alokasi umum dan dana alokasi khusus, Pemda perlu memiliki sumber lain untuk pembangunan, yaitu melalui investasi.

“Investasi ke daerah menjadi salah satu alternatif untuk membangkitkan kembali perekonomian di daerah,” ujar Sutan Riska.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, selaku Dewan Penasehat Apkasi Tingkat Provinsi mengajak para kepala daerah yang tergabung di Apkasi untuk senantiasa berpikir kreatif menyikapi situasi dan kondisi.

Menurut Ganjar, saat ini kepala daerah menghadapi berbagai tantangan lantaran adanya refokusing anggaran. Namun demikian, para pemimpin daerah diminta untuk berinovasi dengan keterbatasan anggaran. []

Baca Juga: Kemendagri dan Pemerintah Aceh Canangkan Pembagian Bendera Merah Putih di Kota Lhokseumawe