Beranda blog Halaman 1201

Lima Anggota Panwaslih Pilkada Kota Banda Aceh Ditetapkan, Ini Nama-namanya

0
Papat pleno Komisi I DPRK di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Kamis 18 April 2024.

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh telah menetapkan lima anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslih) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banda Aceh Tahun 2024.

Penetapan ini dilakukan setelah melalui proses uji kelayakan atau fit and proper test dan rapat pleno Komisi I DPRK yang berlangsung di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Kamis (18/4/2024).

Adapun kelima orang yang telah dinyatakan lulus dan ditetapkan, yaitu Efendi, Hidayat, Idayani, Indra Milwady, dan Ummar. Sementara lima orang lainnya ditetapkan sebagai cadangan, yaitu Ilham, Mutataqin, Ridha Fachri, Safrurrazi, dan Sandra Parulian. 

Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, menyampaikan harapannya agar Panwaslih terpilih dapat bekerja secara profesional dan sesuai aturan yang berlaku dalam menyelenggarakan Pilkada 2024 yang jujur dan adil.

“Diharapkan Panwaslih yang terpilih ini dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang amanah bagi masyarakat Kota Banda Aceh,” ujar Ramza Harli.

Ia menambahkan, hasil penetapan anggota Panwaslih ini akan dibawa ke rapat paripurna DPRK Banda Aceh untuk mendapatkan persetujuan final.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses seleksi Panwaslih, termasuk Panitia Seleksi (Pansel) yang telah bekerja keras menyeleksi para calon anggota.

“Kami juga mengucapkan selamat kepada anggota Panwaslih terpilih dan berharap mereka dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya,” kata Daniel. 

Reporter: Rezi

PT PEMA Lifting Perdana Komoditas Sulfur Melalui Pelabuhan Kuala Langsa

0
PT PEMA Lifting Perdana Komoditas Sulfur Melalui Pelabuhan Kuala Langsa (Foto: PT PEMA)

NUKILAN.id | Langsa – Kolaborasi antara PT Pembangunan Aceh (PEMA) dan PT Pelabuhan Kota Langsa (PEKOLA) telah mencapai titik terang dalam pengoperasian perdana sulfur, yang menjadi gebrakan besar di awal tahun 2024.

Seremoni lifting sulfur perdana yang dihadiri oleh berbagai pihak terkemuka, termasuk Penjabat Gubernur Aceh yang diwakili oleh Kepala Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Aceh, Ir. Mahdinur, serta Sekretaris Daerah Kota Langsa, Sayed Mahdum Majid, menandai langkah penting dalam pengembangan ekonomi daerah.

Ali Mulyagusdin, Direktur Utama PT PEMA, menyatakan pentingnya pengoperasian perdana sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa sebagai upaya untuk menghidupkan kembali pelabuhan-pelabuhan di Aceh.

“Kita semua berharap Kota Langsa terus bergerak menjadi kota utama perdagangan dan jasa di wilayah timur Aceh,” ujarnya.

Ali juga menegaskan bahwa pengelolaan Pelabuhan Kuala Langsa akan memainkan peran kunci dalam kemajuan ekonomi Aceh dengan meningkatkan pendapatan daerah, penyerapan tenaga kerja lokal, dan pemanfaatan infrastruktur publik.

Pengaktifan Pelabuhan Kuala Langsa secara tidak langsung akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian sekitarnya. Mahdinur menekankan potensi besar dari program lifting sulfur di Pelabuhan Kuala Langsa sebagai langkah awal yang menjanjikan bagi Aceh.

“Dengan berjalannya acara ini, turut serta menjadi awal mula yang baik bagi Aceh dalam mengeksplorasi Komoditi Sulfur sebagai salah satu potensi daerah yang harus disorot,” tambahnya.

Sementara itu, Panca Tri Ramadhani Ritonga, Ketua Tim Komersialisasi Sulfur PT PEMA, mengungkapkan kesuksesan lifting perdana sulfur meskipun cuaca tidak bersahabat.

“Alhamdulillah kita telah melaksanakan lifting perdana sulfur via pelabuhan kuala langsa dengan lancar,” katanya.

Ritonga juga menyampaikan rencana untuk menjual 3500 MT Sulfur ke PT Asia Pasific Rayon yang akan dikirimkan ke salah satu pabrik di Riau, dengan target pengiriman berikutnya di bulan Juni.

Ketua Tim Komersialisasi Sulfur PT PEMA juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya lifting perdana ini, termasuk pihak-pihak terkait seperti Kepala KSOP Kota Langsa, GM PT Pelindo Langsa, PT Medco E&P Malaka, Forkopimda Kota Langsa, PT Pekola, Transportir PT Maligo, Polres Kota Langsa, Kodim 0104 Aceh Timur, para awak media, mahasiswa, dan seluruh lapisan masyarakat.

Semua dukungan tersebut diharapkan dapat terus memperkuat upaya untuk menghidupkan Pelabuhan Kuala Langsa melalui pemanfaatan komoditi sulfur dan komoditi lainnya, serta membawa nama Aceh ke tingkat internasional.

Editor: Akil Rahmatillah

Pj Gubernur Aceh Hadiri Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumut ke-76

0
Pj Gubernur Aceh dan Isteri Hadir di Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumut ke-76. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Medan – Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, dan istri yang juga menjabat sebagai Pj Ketua PKK Aceh, Mellani, menghadiri acara syukuran dan halal bi halal dalam rangka peringatan hari jadi Provinsi Sumatera Utara ke-76.

Acara yang berlangsung meriah di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara itu juga dihadiri oleh Pj Gubernur Sumatera Utara, Hassanuddin, dan istrinya bersama dengan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumut.

Kedatangan Pj Gubernur Bustami disambut hangat oleh tuan rumah, Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanuddin, serta semua undangan yang hadir. Kesempatan ini tidak hanya menjadi momen untuk memperingati hari bersejarah Sumut, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat kolaborasi antara kedua provinsi menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 pada bulan September mendatang.

Acara peringatan tersebut disemarakkan dengan berbagai penampilan seni tradisional dan paduan suara lokal yang mengisi ruangan dengan keceriaan. Bahkan, suasana semakin riuh dengan penampilan komedi oleh Joel Purba, yang berhasil membuat seluruh hadirin, termasuk Pj Gubernur Aceh dan Sumut, tersenyum bahagia.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sumut, Hassanuddin, menekankan pentingnya merayakan hari jadi dengan rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih, sambil tetap menjadikan momen tersebut sebagai kesempatan untuk mengevaluasi kinerja.

“Di tengah-tengah berbagai prestasi yang kita raih, masih banyak hal yang perlu kita perjuangkan, seperti persiapan untuk Pemilihan Kepala Daerah serentak dan menjadi tuan rumah PON bersama Aceh. Mari kita bersatu untuk memastikan kesuksesan kedua event tersebut,” ujarnya.

Hassanuddin juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kerjasama yang terjalin dan mengajak semua pihak untuk terus berupaya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Tidak ada kata merugi dalam kamus kita. Apapun yang kita lakukan, harus lebih baik dari hari kemarin,” tambahnya, sembari mengajak semua pihak untuk berkomitmen dalam mewujudkan kemajuan bagi Sumatera Utara dan Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Terima Audiensi dari BNN Aceh, Pagdam IM Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN

0
Pangdam IM Terima Audiensi dari BNN Aceh. (Foto: acehprov.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han)., menyatakan dukungan dan komitmennya untuk Program pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Aceh. Hal tersebut diungkapkan saat menerima Audiensi dari Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. di ruang kerja Pangdam IM, Kamis (18/4/2024).

Pangdam IM menyatakan, dalam kondisi saat ini, upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba di Aceh harus terus dilakukan bersama-sama dan berkesinambungan. Hal dimaksud mengingat jumlah Narkoba yang masuk dan beredar sangat tinggi.

Untuk itu, Kodam Iskandar Muda akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan BNN Provinsi Aceh untuk membantu berbagai upaya pemberantasan Narkoba di Aceh.

Sementara itu Kepala BNN Aceh, menyampaikan BNN tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan kerja sama dari Kodam IM dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Aceh. Kondisi itu mengingat keterbatasan Personel yang ada dan Satuan Kerja (Satker) di kewilayahan Kabupaten/Kota di Aceh.

“Untuk itu dengan dukungan dan kerja sama yang diberikan Pangdam IM akan semakin memudahkan proses pemberantasan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” jelas Kepala BNNP Aceh.

Pada kesempatan audiensi dan bersilaturahmi itu Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. turut didampingi Kabag Umum Agus Mulya, S.Pd, M.Si., Kabid Pemberantasan dan Intelijen Kombes Pol Andri Koko Prabowo, S.I.K., M.H., Plt. Kasi Intelijen AKP Jufni, S.H, M.H., Ka Tim Rehabilitasi Saiful, S.Pd., Ka Tim Pemberdayaan Masyarakat Suharmansyah, S.Sos, M.I.Kom.

Sementara itu Pangdam IM didampingi Kasdam IM, Irdam IM, Asintel Kasdam IM, dan Danpomdam IM.

Editor: Akil Rahmatillah

Kemenag Buka Program Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2024, Segera Daftar!

0
Program Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2024. (Foto: Kemenag RI)

NUKILAN.id | Jakarta – Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, yang merupakan bagian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam di Kementerian Agama Republik Indonesia, secara resmi mengumumkan pembukaan program bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam untuk tahun anggaran 2024.

Berdasarkan laporan yang dilansir oleh Nukilan.id dari laman resmi Kementerian Agama, pendaftaran untuk program ini akan dibuka mulai dari tanggal 18 April hingga 18 Mei 2024. Program ini mencakup 10 pilihan program bantuan yang dapat diakses oleh pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam.

Proses pengajuan bantuan dilakukan secara online melalui aplikasi Pusaka dan/atau Simba. Petunjuk teknis terkait proses pengajuan dapat ditemukan dengan mengakses: Program Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2024.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Agama menegaskan bahwa tidak ada biaya yang dibebankan dalam proses pemberian bantuan ini. Kementerian juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Agama terkait program bantuan ini.

Semua informasi terkait pengelolaan bantuan hanya disampaikan melalui tata persuratan resmi yang memiliki tanda tangan elektronik yang valid. Validasi dapat dilakukan dengan mengikuti petunjuk yang tertera pada bagian bawah surat (Token Surat) atau melalui akun SIMBA masing-masing.

Berikut daftar Program Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Tahun Anggaran 2024:

1. Bantuan Peningkatan Digitalisasi Pesantren
2. Bantuan Pembangunan Asrama Pesantren

3. Bantuan Rehab Asrama Pesantren
4. Bantuan Halaqah Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam

5. Bantuan Kemitraan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam
6. Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam

7. Bantuan Oprasional Pendidikan MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah)
8. Bantuan Oprasional Pendidikan LPQ (Lembaga Pendidikan Al-Qur’an)

9. Bantuan Oprasional Pendidikan PDF (Pendidikan Diniyah Formal)
10. Bantuan Oprasional Pendidikan SPM (Satuan Pendidikan Muamalah)

Program bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia. Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di seluruh Indonesia.

Reporter: Akil Rahmatillah

Infeksi Cacar Monyet (Mpox) Berpotensi Menjadi Penyakit Endemik di Indonesia

0
ilustrasi cacar monyet atau monkeypox. (Foto: Kemkes)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengungkapkan keprihatinan terhadap potensi infeksi cacar monyet atau Mpox menjadi penyakit endemik di Indonesia. Dikutip dari Tempo.co Dicky menyatakan bahwa minimnya penanganan dan respons cepat dapat memicu kondisi ini.

“Mpox jika dibiarkan, bisa menjadi penyakit endemik di Indonesia, meskipun virus ini baru terdeteksi dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Dicky Budiman.

Menurut Dicky, penyakit endemik dapat terjadi apabila wabah dan infeksi tidak segera diatasi. Hal ini disebabkan oleh penyebaran virus yang terus menerus pada populasi atau wilayah tertentu, sehingga virus tersebut menetap dan dapat dengan mudah menginfeksi untuk waktu yang lebih lama.

Mpox sendiri disebabkan oleh virus monkeypox yang pertama kali ditemukan di kawasan Afrika. Virus ini awalnya ditularkan dari monyet ke manusia, namun telah bermutasi sehingga dapat menyebar melalui hubungan seksual antarmanusia, serta melalui air liur dan kontak darah.

Penemuan kasus pertama Mpox di Indonesia terjadi pada Agustus 2022. Dicky mengungkapkan bahwa virus ini berkembang dan lebih rentan menginfeksi individu yang aktif secara seksual dan sering mengganti pasangan. Jika tidak ditangani dengan serius, maka mutasi baru dari virus ini dapat terjadi.

Belakangan, viral di media sosial tentang kasus cacar yang diduga Mpox di Jayapura, Papua, memunculkan kekhawatiran. Dicky mengimbau pihak terkait untuk mendeteksi dan melakukan riset lebih lanjut terhadap kasus ini, guna memastikan apakah infeksi tersebut benar-benar disebabkan oleh Mpox.

“Ciri khas dari Mpox adalah munculnya lesi berbentuk benjolan yang berisi cairan getah bening, khususnya pada area kelamin pasien,” jelas Dicky. Ia juga menambahkan bahwa pasien yang memiliki HIV dan terinfeksi Mpox akan mengalami risiko komplikasi yang lebih tinggi.

Dicky mendorong masyarakat untuk meningkatkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan, terutama saat berhubungan seksual. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi penyebaran Mpox.

“Jika tidak ditangani dengan baik, kebersihan tidak dijaga, serta sering bergonta-ganti pasangan, maka Mpox bisa saja menjadi penyakit endemik di Indonesia karena penyebarannya yang berulang,” tegas Dicky.

Dalam menghadapi potensi penyebaran virus seperti Mpox, langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang efektif sangat penting untuk diimplementasikan demi menjaga kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Editor: Akil Rahmatillah

Kawasan Pasar Aceh Tampak Bersih dan Nyaman Pasca Penertiban PKL

0
Jalan Tgk Chik Pante Kulu Semakin Mudah Dilalui Pasca Penertiban PKL. (Foto: Humas Kota Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pasca pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar aturan di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, suasana Pasar Aceh kini tampak semakin rapi dan nyaman bagi para pengunjung.

Masyarakat yang datang untuk berbelanja merasa lebih leluasa. Mereka tidak lagi harus merasakan kepadatan saat berjalan atau mencari tempat parkir.

Perubahan ini tidak hanya dirasakan oleh pengunjung, tetapi juga oleh pedagang toko yang berjualan di sekitar Jalan Tgk Chik Pante Kulu. Salah satunya adalah Imam, seorang penjual baju yang menyatakan rasa syukurnya atas komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menertibkan PKL.

“Alhamdulillah, berkat Pemerintah Kota Banda Aceh kini suasana pasar lebih rapi dan tidak kumuh,” ungkap Imam, Rabu, 17 April 2023.

Langkah penertiban yang dilakukan oleh pemerintah setempat telah memberikan dampak positif bagi kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengunjung serta mendukung para pedagang toko untuk beroperasi dengan lebih baik di kawasan tersebut.

Ia menceritakan, sebelumnya para pedagang toko sangat merasa tidak nyaman dengan kehadiran para PKL tersebut. Selain membuat suasana kumuh, juga banyak sampah berhamburan di area pasar.

“Karena jalannya terlalu sempit, sehingga mobil pengangkut sampai tidak bisa lewat untuk mengambil sampah yang ada di toko. Tapi alhamdulillah sekarang sudah bersih,” jelasnya.

Imam berharap, Pemko dapat menyediakan bak sampah di depan toko agar memudahkan para pedagang dan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan sampah tidak berhamburan.

“Harapannya kedepan tetap seperti ini, dan semoga kedepan tidak ada lagi para PKL yang berjualan di depan toko-toko,” harapnya.

Disisi lain, pengunjung bernama Fajri (40 tahun), juga mengatakan hal serupa. Katanya pasar semakin terlihat rapi.

“Sekarang sangat mudah mencari area parkir tidak seperti dulu sangat berdesakan dengan para PKL,” ungkapnya.

Editor: Akil Rahmatillah

MK Terima 47 Amicus Curiae soal Sengketa Pilpres

0
Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: Hukum Online)

NUKILAN.id | Jakarta – Konstitusi atau MK menyatakan telah menerima sebanyak 47 dokumen amicus curiae atau sahabat pengadilan per Jumat, 19 April 2024 untuk pekara sengketa hasil Pilpres.

Amicus curiae diajukan oleh pihak lain di luar perkara yang merasa berkepentingan. Sehingga pihak tersebut memberikan pendapat hukumnya kepada pengadilan.

Berdasarkan rekapitulasi Mahkamah Konstitusi, berikut adalah daftar pengirim amicus curiae yang telah diterima per kemarin:

1. Barisan Kebenaran Untuk Demokrasi;

2. Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI);

3. Tonggak Persatuan Gerakan Untuk Indonesia (TOP Gun);

4. Aliansi Akademisi dan Masyarakat Sipil;

5. Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (Center For Law and Social Justice) LSJ FH UGM;

6. Pandji R. Hadinoto;

7. Busyro Muqoddas, Saut Situmorang, Feri Amsari, Usman Hamid, Abraham Samad, dil.;

8. Organisasi Mahasiswa UGM-UNPAD-UNDIP-Universitas Airlangga;

9. Megawati Soekarno Putri;

10. Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI);

11. Yayasan Advokasi Hak Konstitusional Indonesia (YAKIN);

12. Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia (APDI);

13. Stefanus Hendriyanto;

14. Komunitas Cinta Pemilu Jujur dan Adil (KCP-JURDIL);

15. Indonesian American Lawyers Association;

16. Reza Indragiri Amriel;

17. Gerakan Rakyat Penyelamat Indonesia dengan Perubahan;

18. Burhan Saidi Chaniago;

19. Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia;

20. Subhan;

21. Gerakan Rakyat Menggugat GRAM;

22. Tuan Guru Deri Sulthanul Qulub;

23. M.Rizieq, Din Syamsudin, Ahmad Shabri Lubis, Yusuf Muhammad Martak dan Munarman;

24. Tyasno Sudarto, Soeharto, Dindin S. Maolani, dkk.;

25. Impian Indonesia;

26. Victor Rembeth, Muchsin Al Athas, M.A.S. Hikam, Yanuar Nugroho, A. Shephard Supit;

27. Arief Poyuono dan Arifin Nur Cahyono;

28. Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara;

29. Forum Keprihatinan Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri;

30. JB Soebtoro;

31. Henry Sitanggang & Partners;

32. Sutarno dan Wisran;

33. Aktivis Reformasi 98;

34. Sekjen Forum Komunikasi Pengusaha Kecil Menengah Indonesia (FK PKMI);

35. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Lintas Provinsi;

36. Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Jawa Timur;

37. Elemen Bangsa Berbasis Masjid;

38. Barikade 98;

39. Kelompok Solidaritas Pemilih TPS 073 Kelurahan Pondok Cabe;

40. Ikatan Alumni Universitas Mercu Buana;

41. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum dan Demokrasi;

42. Ezrinal Azis;

43. Henrykus Sihaloho;

44. Perhimpunan Pemuda Madani;

45. Konfederasi Ketum Seluruh Indonesia

46. Konfederasi Pejuang Bela Negara (KPBN);

47. Luckfi Nurcholis.

Kendati puluhan sahabat pengadilan dikirim ke Mahkamah Konstitusi, hanya 14 amicus curiae yang didalami para hakim konstitusi. Sebab, dokumen amicus curiae lainnya dikirim melebihi tenggat waktu.

“Karena 16 April pukul 16.00 itu kan batas kesimpulan, maka seiring dengan itu, (batas) amicus curiae pada waktu itu juga, karena itu kan langsung sudah mulai ini (RPH),” tutur Juri Bicara MK Fajar Laksono saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat pada Jumat kemarin.

Jika semua amicus curiae yang datang dipertimbangkan, kata dia, dikhawatirkan malah mengganggu kelancaran pembahasan perkara dalam rapat permusyawaratan hakim.

Namun, 14 amicus curiae yang didalami bukan berarti masuk ke dalam pertimbangan para hakim untuk membuat putusan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU Pilpres 2024. Hal tersebut, kata Fajar, tergantung otoritas setiap hakim.

Editor: Akil Rahmatillah

Kemenag Buka Pelatihan Deteksi Dini Konflik Sosial Keagamaan, Sila Daftar di sini!

0
Kepala Balitbang Diklat Kemenag, Suyitno. (Foto: Kemenag RI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag membuka Pelatihan Deteksi Dini Konflik Sosial Keagamaan. Pendaftaran peserta dibuka mulai 17 – 21 April 2024, secara online dengan klik: Pelatihan Deteksi Dini Konflik Sosial Keagamaan.

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Suyitno menjelaskan bahwa pelatihan Deteksi Dini untuk membekali peserta dalam mendeteksi, menganalisa, dan memitigasi konflik bernuansa agama.

“Peserta akan dibekali kemampuan memitigasi potensi-potensi konflik, menganalisa penyebab, para aktor yang terlibat, dan para pihak yang memiliki potensi menyelesaikan konflik,” jelasnya di Jakarta, Rabu (17/4/24).

“Kita berharap para peserta pelatihan nantinya bisa terlibat secara aktif di masyarakat untuk memitigasi potensi-potensi konflik, sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara tetap bisa berjalan dengan rukun dan damai,” tembahnya.

Menurut Suyitno, ada tiga materi utama yang akan dipelajari selama pelatihan. Pertama, Analisa Faktor Konflik. Kedua, Metodologi Deteksi Dini Konflik. Ketiga, Tahapan dan Sistem Deteksi Dini Konflik.

Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, Mastuki menambahkan, Pelatihan Deteksi Dini Konflik Sosial Keagamaan dibuka untuk umum, bagi peserta yang memenuhi persyaratan. Harapannya, akan didapat peserta yang benar-benar berminat serta fokus dan serius dalam mengikuti pelatihan.

“Pendaftaran pelatihan ini kita lakukan secara open, terbuka, terutama bagi para penyuluh agama, penghulu, pegawai Bimas agama-agama. Siapa saja yang berminat sila mendaftarkan diri. Kita ingin mendapatkan peserta yang sedari awal memiliki keinginan mengikuti pelatihan, bukan peserta pelatihan yang mengikuti karena ditugaskan,” ungkapnya.

Menurut Mastuki, Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan telah mengalokasikan 270 kuota peserta. Nantinya, pelatihan akan diselenggarakan dalam sembilan angkatan, setiap angkatan 30 orang.

“Selama proses pembelajaran, peserta akan didampingi fasilitator dan nara sumber ahli dalam deteksi dini konflik dan resolusi konflik,” tandasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Harimau Terlihat di Sekitar Lapangan Tembak Eksekutif, Anggota Denma Rindam IM Berhasil Mengamankan Diri

0
Jejak Harimau di kawasan Rindam IM, Aceh Besar. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Anggota Denma (Detasemen Markas) Rindam IM, Koptu Windi Oka Syahputra, melaporkan peristiwa menegangkan saat sedang melaksanakan tugas babat rumput di sekitaran lapangan tembak pistol Eksekutif pada Jumat, (19/4/2024). Bersama Serda Supriadi, Koptu Windi Oka menghadapi momen yang jarang terjadi di lingkungan tersebut.

Berdasarkan dari keterangan tertulis yang diterima oleh Nukilan.id, keduanya mulai melaksanakan tugas rutin mereka sejak pukul 08.00 WIB. Namun, ketegangan muncul ketika pukul 10.15 WIB, saat Koptu Windi Oka melihat kehadiran seekor Harimau dalam jarak yang cukup dekat, sekitar 30 meter dari lokasi mereka. Dalam posisi siap menerkam, mata Harimau itu tampak menatap tajam ke arah Koptu Windi Oka.

Tak membuang waktu, Koptu Windi Oka segera memberitahu rekan satu timnya, Serda Supriadi, tentang kehadiran Harimau tersebut. Dalam langkah cepat dan berhati-hati, mereka memutuskan untuk segera meninggalkan lokasi dan kembali ke kantor Denma Rindam IM. Tugas babat rumput pun dihentikan sementara demi keselamatan mereka.

Koptu Windi Oka segera melaporkan insiden ini kepada Danrindam IM dan jajaran terkait. Dengan respons cepat, langkah pencegahan pun diambil dengan menekankan kepada semua personel Rindam IM untuk sementara waktu tidak mendekati area lapangan tembak pistol Eksekutif.

Berkat kesigapan anggota Denma Rindam IM, situasi berhasil dikelola dengan baik dan keselamatan mereka terjamin. Semua pihak dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan yang telah ditetapkan.

Editor: Akil Rahmatillah