Beranda blog Halaman 1189

Indonesia dan Arab Saudi Sinergi Saling Pengakuan Standar Halal

0
Indonesia dan Arab Saudi Sinergi Saling Pengakuan Standar Halal. (Foto: Kemenag)

NUKILAN.id | Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat menjalin kerja sama saling pengakuan standar halal. Sinergi ini dilakukan antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan Saudi Halal Center (SHC) di bawah otoritas Saudi Food and Drug Authority (SFDA).

“BPJPH dan Saudi Halal Center SFDA telah melakukan kerja sama saling rekognisi standar halal. Tentu ini menjadi kabar baik bagi pelaku usaha, terutama eksportir produk halal Indonesia ke Arab Saudi tidak akan terkendala lagi,” kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham usai menerima kunjungan SHC SFDA di kantornya, Jakarta, Kamis (25/4/2024).

Kerja sama rekognisi standar halal ini telah dimasukkan dalam The List of Recognized Bodies yang diupdate pada 3 April 2024. Perkembangan ini juga telah dirilis oleh kedua lembaga melalui platform onlinenya masing-masing.

“Beberapa waktu yang lalu banyak kejadian di mana produk kita tidak diterima di Arab Saudi karena belum ada pengakuan standar halal. Perkembangan positif ini merupakan buah dari upaya positif pemerintah yang terus melakukan perluasan kerja sama untuk peningkatan nilai ekonomi di sektor produk halal,” tegas Aqil, panggilan akrabnya.

Kunjungan kerja delegasi Arab Saudi dipimpin CEO Saudi Halal Center Abdulaziz Al Rushodi. Hadir juga dari SHC SFDA, Meshar Al Yousey dan Irwandi Jaswir. Ikut mendampingi Aqil lrham, Sekretaris BPJPH E.A Chuzaemi Abidin, dan Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal Abd Syakur.

Pertemuan ini membahas beberapa isu perdagangan produk halal antar kedua negara. Dibahas juga, perkembangan regulasi, standard,dan prosedur sertifikasi halal.

Dikatakan Aqil, kedua lembaga telah lama menjalin hubungan baik. Tercapainya rekognisi standar halal adalah hasil dari rangkaian proses kolaborasi sebelumnya. Pada 19 Oktober 2023, penandatanganan MoU BPJPH dan SFDA tentang Kerja Sama Kualitas Jaminan Produk Halal dilakukan Kepala BPJPH M Aqil Irham dan Presiden SFDA Hisham S Aljadhey, di Istana Yamamah, Riyadh. Momen penting itu disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Muhammad bin Salman al-Saud.

Selanjutnya, BPJPH dan SFDA menggelar pertemuan bilateral, bersamaan ‘Makkah Halal Forum 2024’ di Kota Makkah pada 25 Januari 2024. Pada kesempatan itu, kedua lembaga sepakat untuk membentuk tim teknis guna mengerucutkan kerja sama.

“Baik BPJPH maupun Saudi Halal Center memiliki concern yang sama dalam memegang teguh prinsip-prinsip standard halal untuk menjaga kepercayaan publik dalam mengonsumsi produk halal, dengan tetap mempertimbangkan kemudahan bagi pebisnis atau pelaku usaha,” lanjut Aqil.

Indonesia dan Arab Saudi, lanjutnya, memiliki pandangan yang sama bahwa halal telah berkembang sebagai standar dan nilai universal. Sehingga, produk halal tidak hanya menjadi kebutuhan umat Muslim, tetapi juga menjadi trend gaya hidup atau lifestyle yang bertumbuh secara global.

“Berbagai koordinasi dan skema partnership antar kedua negara juga terus menerus digagas dan diimplementasikan untuk meningkatkan sinergi di bidang produk halal,” pungkasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Satu Juta Lebih Wajib Pajak di Aceh Sudah Padankan NIK dan NPWP

0
Plt Kakanwil DJP Aceh, Arridel Mindra. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus melakukan reformasi perpajakan melalui perbaikan sistem administrasi dan proses bisnis. Di antaranya melalui penerapan CoreTax Administration System (CTAS) atau Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP).

Salah satu bagian dari implementasi SIAP adalah Pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sehingga nantinya NIK akan menjadi NPWP format baru (16 Digit).

Per tanggal 1 Juli 2024 seluruh layanan administrasi perpajakan dan layanan lain yang membutuhkan NPWP sudah menggunakan NPWP dengan format baru, sedangkan untuk penggunaan NPWP dengan format 15 digit (NPWP lama) hanya dapat digunakan hingga 30 Juni 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Aceh, Arridel Mindra mengatakan, realisasi hasil pemadanan NIK menjadi NPWP per 31 Maret 2024 telah mencapai 1.079.416 Wajib Pajak Orang Pribadi (82,32 persen) dari 1.311.220 Wajib Pajak Orang Pribadi WNI yang terdaftar pada Kanwil DJP Aceh.

“Masih terdapat 231.804 Wajib Pajak yang belum melakukan pemadanan NIK menjadi NPWP,” katanya, Jumat (26/4/2024).

Dia menyampaikan, wajib pajak dapat melakukan pemadanan NIK dan NPWP secara mandiri dengan login ke situs www.pajak.go.id, kemudian masuk ke “menu profil” dan klik “data profil”, masukkan 16 digit NIK sesuai KTP lalu klik tombol “validasi” dan klik “ubah profil”.

Selain itu, katanya, capaian kinerja kepatuhan formal penyampaian SPT Tahunan PPh tahun 2024 di Kanwil DJP Aceh sampai tanggal 24 April 2024 sebesar 82,95 persen dengan realisasi sebanyak 284.841 dari target sebanyak 343.372 SPT Tahunan PPh.

“Wajib pajak diharapkan agar segera melaporkan SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2023 secara tepat waktu yang batas waktunya akan berakhir pada 30 April 2024,” tuturnya.

Pelaporan SPT Tahunan PPh Badan dapat dilakukan secara online dengan login ke situs www.pajak.go.id, kemudian klik tab “lapor” dan pilih “eform atau efiling” lalu klik tab “buat SPT” dan ikuti petunjuk yang ada.

Jika mengalami kendala dalam pemadanan NIK-NPWP dan melaporkan SPT Tahunan, wajib pajak dapat menghubungi kring pajak 1500200 atau berkonsultasi ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat.

Editor: Akil Rahmatillah

Maraknya Praktek yang Melanggar, Dinas Perhubungan Aceh Beri Peringatan Tegas Terkait Penggunaan Halte Trans Koetaradja

0
Potret oknum sopir mobil penumpang L300 saat menurunkan sepeda motor di halte Trans Koetaradja. (Foto: IG Dishub Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dinas Perhubungan Aceh menegaskan bahwa Halte Trans Koetaradja bukanlah tempat yang tepat untuk menaikkan maupun menurunkan sepeda motor. Melalui keterangan yang diunggah pada akun resmi Instagram mereka, dinas tersebut memperingatkan akan dampak negatif dari praktek yang semakin marak dilakukan oleh oknum sopir mobil penumpang L300.

“#RakanModa! Halte Trans Koetaradja tidak boleh digunakan untuk menaikkan maupun menurunkan sepeda motor, lho.” bunyi postingan tersebut, dikutip Nukilan.id pada Minggu (28/4/2024).

Dalam postingan tersebut, Dinas Perhubungan Aceh menegaskan bahwa penggunaan halte untuk kegiatan semacam itu tidak hanya berpotensi merusak fasilitas publik yang ada, namun juga bertentangan dengan fungsi sebenarnya dari halte itu sendiri.

Ditinjau dari perspektif hukum, Dinas Perhubungan Aceh merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Menurut undang-undang tersebut, halte adalah tempat pemberhentian kendaraan bermotor umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Karenanya, praktek yang melanggar tersebut tidak dapat ditoleransi.

Praktek yang semakin sering dilakukan oleh oknum sopir mobil penumpang L300 tersebut menjadi sorotan utama dalam pernyataan resmi Dinas Perhubungan Aceh. Mereka menegaskan bahwa hal ini bukanlah perilaku yang patut ditiru oleh masyarakat, dan mengajak semua pihak untuk menjaga fasilitas publik dengan baik.

Dengan peringatan yang tegas ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mematuhi aturan dan menghormati fungsi serta keberadaan fasilitas publik demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Reporter: Akil Rahmatillah

Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Nagan Raya Aceh Turun Menjadi 17,25%

0
Komplek Perkantoran Pemkab Nagan Raya. (Foto: Harry Scout)

NUKILAN.id | Suka Makmue – Data terbaru yang dirilis oleh Databoks menunjukkan bahwa persentase penduduk miskin di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, telah menurun menjadi 17,25% per 30 November 2023. Angka ini mencatat penurunan sebesar 0,13% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 17,38%.

“Persentase penduduk miskin di kabupaten Nagan Raya, data per 30 November 2023 tercatat 17,25 persen. Jumlah ini turun 0,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang dilaporkan 17,38 persen.” dikutip oleh Nukilan.id pada Minggu, (28/4/2024).

Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, Kabupaten Nagan Raya telah menunjukkan tren positif dalam menangani kemiskinan. Dimulai dari angka 20,85% pada tahun sebelumnya, kini tingkat kemiskinan telah berhasil diturunkan menjadi 17,25%. Hal ini mencerminkan upaya serius pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial.

Menurut data yang dirilis, total penduduk Kabupaten Nagan Raya pada tahun 2023 mencapai 174,33 ribu jiwa. Meskipun masih terdapat tantangan yang perlu diatasi, namun penurunan yang signifikan dalam tingkat kemiskinan menjadi bukti nyata akan adanya perubahan positif dalam upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah ini.

Kabupaten Nagan Raya juga menempati posisi terendah keempat dalam daftar persentase penduduk miskin di Provinsi Aceh. Di posisi pertama, Kabupaten Aceh Singkil mencatatkan angka 19%, diikuti oleh Kabupaten Gayo Lues dengan 18%, dan Kabupaten Pidie serta Pidie Jaya juga dengan 18%.

Meskipun begitu, masih terdapat beberapa kabupaten dan kota di Aceh yang memiliki tingkat kemiskinan yang lebih rendah, seperti Kota Banda Aceh dengan hanya 7%, serta Kota Lhokseumawe dan Langsa dengan masing-masing 10%.

Tingginya persentase penduduk miskin di sejumlah wilayah di Aceh menjadi tantangan bersama bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan di seluruh wilayah Aceh.

Diharapkan, dengan kerja sama yang kuat dan program-program pembangunan yang terarah, Aceh dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam upaya memberantas kemiskinan dan mencapai kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakatnya.

Reporter: Akil Rahmatillah

Women Champion Entrepreneurs Connection: Kolaborasi Ruangguru dan Kemnaker Dukung Pertumbuhan Usaha Perempuan

0
Flyer Women Champion Entrepreneurs Connection (WCEC) by Ruangguru. (Foto: IG BLK Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Perjuangan wirausaha perempuan semakin mendapat sorotan dengan hadirnya Women Champion Entrepreneurs Connection (WCEC) yang diselenggarakan oleh Ruangguru bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Dalam unggahan Instagram resmi Balai Latihan Kerja Banda Aceh, @blkbandaaceh, dikethui bahwa program ini menawarkan akses eksklusif kepada 50 wanita tangguh yang berasal dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Balai Latihan Kerja (BLK), atau lembaga pelatihan sejenis.

“Memanggil Wirausaha Perempuan Hebat Bergabung dalam Women Champion Entrepreneurs Connection (WCEC) by Ruangguru!.” bunyi keterangan unggahan @bklbandaaceh dikutip Nukilan.id pada Minggu, (28/4/2024).

Dalam upaya mendukung pertumbuhan bisnis para peserta, WCEC menawarkan beragam fasilitas yang menggiurkan. Mulai dari workshop intensif, konsultasi bisnis personal, hingga webinar yang menguatkan peran perempuan dalam dunia bisnis. Tidak hanya itu, peserta juga akan dibimbing dalam menyusun proposal modal usaha serta mendapatkan dana modal sebesar 40 juta rupiah!

Namun, kesempatan ini terbatas. Hanya 50 peserta terpilih yang akan mendapatkan manfaat dari program ini. Bagi wanita wirausaha yang ingin bergabung, pastikan Anda memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan. Usia 18-35 tahun, menjalankan usaha secara aktif baik secara online maupun offline, memiliki perangkat gawai dan akses internet pribadi, serta berkomitmen untuk mengikuti program selama 3 bulan ke depan.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Segera daftarkan diri Anda sebelum Sabtu, 4 Mei 2024 pukul 23.59 WIB melalui tautan berikut: https://bit.ly/DaftarWCEC-RG

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi admin program WCEC melalui WhatsApp di nomor: https://wa.me/6285813451806

Jangan biarkan kesempatan melaju begitu saja. Bergabunglah dan jadilah bagian dari perubahan!

Reporter: Akil Rahmatillah

Seuramoe Krueng Aceh: Taman Terbaru Nan Estetik di Tepian Sungai

0
Seuramoe Krueng Aceh. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kota Banda Aceh kini kedatangan tempat nongkrong terbaru yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Bertempat di tepian Sungai Krueng Aceh, hadirlah Seuramoe Krueng Aceh, sebuah taman terbuka yang mempesona dengan sentuhan sejarahnya yang kental.

Berlokasi di Peunayong, tempat ini dulunya dikenal sebagai pasar ikan tradisional, namun kini telah bertransformasi menjadi sebuah oase estetik yang memikat.

Dibuka pada bulan Februari lalu, taman ini langsung menjadi magnet bagi warga setempat. Dari sore hingga malam, pengunjung membanjiri area tersebut, menikmati keindahan alam dan arsitektur yang memukau.

“Dulu tempat ini hanya pasar ikan biasa, tapi sekarang menjadi tempat yang sangat bagus untuk nongkrong,” ujar salah satu pengunjung, Ahmad kepada Nukilan.id pada Sabtu (27/4/2024) sore.

Tidak hanya menjadi tempat bersantai, Seuramoe Krueng Aceh juga menjadi peluang bisnis bagi pedagang kecil. Mereka merasa beruntung dengan hadirnya taman ini, yang membawa peningkatan pelanggan dan pendapatan.

“Sejak taman ini dibuka, omset dagangan saya meningkat cukup signifikan, banyak pengunjung yang mampir ke sini dan akhirnya beli makanan atau minuman,” ujar Rozali, salah seorang pedagang di sekitar taman.

Tak hanya menawarkan keindahan alam dan peluang bisnis, Seuramoe Krueng Aceh juga menjadi tempat ideal untuk menyaksikan senja yang memukau. Dengan lokasi yang strategis di tepi sungai, pengunjung dapat menikmati pemandangan matahari terbenam yang memukau di ufuk barat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Vira, salah seorang pengunjung yang ditemui Nukilan.id sedang mengabadikan momen bersama temannya.

“Saya sering datang ke sini sama teman-teman, kami cuma ingin menikmati suasana dan foto-foto,” ujar Vira.

Desain bangunan yang estetik membuat tempat ini sangat ‘instagramable’. Pengunjung pun tak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen-momen indah di sini, membagikannya di media sosial sebagai kenang-kenangan atau inspirasi bagi yang lain.

Reporter: Akil Rahmatillah

Rekam Jejak Perolehan Kursi Partai Aceh di DPRA

0
Bendera Partai Aceh. (Foto: Partai Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Perjuangan Partai Aceh dalam merebut kursi tertinggi di parlemen tingkat provinsi kembali membuahkan hasil gemilang pada Pemilu Legislatif 2024-2029. Partai yang secara historis berakar dalam eks Gerakan Aceh Merdeka ini berhasil mengamankan mayoritas kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Dengan total 81 anggota DPRA, Partai Aceh menunjukkan kekuatan politiknya dengan mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan dominan di tingkat provinsi.

Berdasarkan hasil tracking digital oleh Tim Nukilan.id, dalam perjalanan politiknya, partai ini telah melalui berbagai dinamika, mulai dari puncak kemenangan pada Pemilu 2009 dengan meraih 33 kursi, kemudian menurun menjadi 29 kursi pada 2014, dan mencapai titik terendah dengan hanya 18 kursi pada 2019.

Namun, Pemilu Legislatif 2024 membawa angin segar bagi Partai Aceh. Dengan penambahan dua kursi, partai ini mampu kembali mengukuhkan posisinya dengan mengirimkan 20 wakilnya untuk duduk di DPR Aceh. Kemenangan ini tidak hanya merupakan pencapaian politik, tetapi juga menjadi cerminan kekuatan politik lokal yang terus berkembang di Aceh.

Dengan posisi yang semakin kokoh di DPR Aceh, Partai Aceh diyakini akan menjadi pemain kunci dalam pembentukan kebijakan dan pengambilan keputusan di tingkat provinsi dalam lima tahun ke depan.

Reporter: Akil Rahmatillah

Kolaborasi Bersama Kemnaker, Ruangguru Akan Gelar Program Bimbingan Kesiapan Kerja

0
Flyer Bimbingan Kesiapan Kerja by Ruangguru. (Foto: IG BLK Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ruangguru, platform pendidikan terkemuka di Indonesia, bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, membuka pintu bagi para peserta dan alumni pelatihan BBVP/BLK/BPVP, serta lembaga pelatihan sejenis lainnya, untuk memperoleh kesempatan berharga dalam program Bimbingan Kesiapan Kerja.

Dilansir dari Instagram resmi Balai Latihan Kerja Banda Aceh, @blkbandaaceh, Program ini tidak sekadar menawarkan pelatihan konvensional, melainkan menawarkan sebuah jembatan menuju kesuksesan di dunia kerja. Dengan fokus pada persiapan kerja dan pengembangan soft skills yang sangat dicari oleh para pengusaha, Bimbingan Kesiapan Kerja ini menjanjikan manfaat yang nyata bagi peserta.

“GRATIS! Makin Siap Lolos Kerja bersama Bimbingan Kesiapan Kerja by Ruangguru!.” bunyi keterangan unggahan pada Instagram BLK Banda Aceh, dikutip Nukilan.id pada Sabtu (27/4/2024).

Mulai dari sesi coaching CV yang mendalam hingga simulasi wawancara dengan para HRD terkemuka, peserta akan dipersiapkan secara menyeluruh untuk menghadapi tantangan dalam dunia kerja modern.

Yang menarik dari program ini adalah ragam metode pembelajaran inovatif yang ditawarkannya. Mulai dari konsultasi karir personal hingga grup diskusi yang memperluas wawasan, serta akses eksklusif ke komunitas profesional yang berkembang pesat. Tidak hanya itu, peserta juga akan diajak untuk menjelajahi peluang kerja di sektor green-job yang semakin diminati.

Tak hanya pengetahuan dan keterampilan yang akan ditingkatkan, namun para peserta juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghargaan berupa e-wallet setiap bulannya sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam mengikuti program ini.

Namun, kesempatan ini tidak akan bertahan selamanya. Pendaftaran terbatas dan akan ditutup pada Sabtu, 11 Mei 2024 pukul 23.59 WIB. Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas ini!

Untuk mendaftar dan mendapatkan informasi lebih lanjut, kunjungi tautan berikut: https://bit.ly/RegistBKK11-Kemnaker

Bagi pertanyaan lebih lanjut, Anda juga dapat menghubungi narahubung resmi program ini melalui WhatsApp di https://wa.me/6285813451806 (Admin Program BKK)

Segera ambil langkah pertama menuju kesuksesan karir Anda dengan bergabung dalam program Bimbingan Kesiapan Kerja ini!

Reporter: Akil Rahmatillah

BPOM Aceh Musnahkan Ratusan Produk Berbahaya dan Ilegal

0
BPOM Aceh Musnahkan Boraks dan Produk Ilegal. (Foto: BPOM Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Banda Aceh melakukan aksi tegas dengan memusnahkan ratusan produk berbahaya dan ilegal. Pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya intensifikasi pengawasan pangan di Aceh, yang dilakukan dalam rangka memberantas peredaran produk yang membahayakan kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan yang digelar pada Jumat (26/04/2024) lalu, BPOM Aceh turut menghadirkan perwakilan dari pihak sarana, saksi pemusnahan, serta tim bidang pemeriksaan dan penindakan. Produk berbahaya yang dimusnahkan meliputi Bahan Tambahan Pangan (BTP) mengandung boraks sebanyak 1346 bungkus, kerupuk tempe berboraks satu karung, dan produk pangan ilegal berupa teh hijau Thailand sebanyak 72 bungkus.

Direktur BPOM Aceh, Ahmad Subagyo, menegaskan bahwa produk-produk tersebut merupakan hasil sitaan petugas selama kegiatan pengawasan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H yang lalu. Ini merupakan produk ilegal yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat jika dikonsumsi.

Tak hanya produk pangan, BPOM Aceh juga melakukan pemusnahan terhadap 43 jenis obat tradisional ilegal dan 89 jenis kosmetik ilegal, termasuk obat kuat dan berbagai jenis kosmetik seperti krim pemutih, lipstik, dan pewarna kuku.

Proses pemusnahan dilakukan dengan merusak kemasan dan isinya, yang nantinya akan dibuang di tempat pembuangan akhir. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar produk berbahaya tersebut tidak lagi beredar di masyarakat.

Ahmad Subagyo juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjadi konsumen cerdas dengan melakukan Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (Cek KLIK) sebelum membeli dan mengonsumsi produk obat dan makanan. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang senantiasa memproduksi dan mendistribusikan produk ilegal serta berbahaya.

Dengan adanya langkah tegas ini, diharapkan peredaran produk berbahaya dan ilegal dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat lebih aman dalam mengonsumsi produk pangan dan kosmetik.

Editor: Akil Rahmatillah

Universitas Teuku Umar Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk Kelanjutan PSN di Aceh

0
Rektor Universitas Teuku Umar Prof Dr. Ishak Hasan, M.Si. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Meulaboh – Universitas Teuku Umar (UTU) termasuk satu di antara institusi perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menyatakan kesiapannya untuk mendukung pemerintahan baru Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam kelanjutan pembangunan di Indonesia khususnya kelanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Teuku Umar Prof Dr. Ishak Hasan, M.Si di sela-sela kunjungan kerjanya bersama 17 Rektor PTN Indonesia di Seoul National University (SNU) Korea Selatan pada Jum’at (26/4/2024).

Rektor menyatakan siap memberikan kontribusi di pemerintahan Prabowo dan Gibran dalam pembangunan PSN di Aceh seperti pembangunan irigasi, jalan tol Aceh, termasuk juga pengembangan sektor pariwisata Aceh dan terowongan Geurute.

“UTU siap memberikan kontribusi gagasan progresif bagi bangsa dan negara, dalam kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ke depannya,” katanya dalam keterangan tertulisnya

Rektor menegaskan, UTU sebagai perguruan tinggi negeri di Indonesia, berkomitmen penuh untuk memajukan bangsa dan negara melalui pembentukan lulusan kampus yang berkualitas, dan berdaya saing global dalam rangka menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Prof Ishak Hasan mengajak seluruh komponen bangsa, terutama pihak-pihak yang berkontestasi dalam pemilu 2024 untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Mari kita semua masyarakat Indonesia yang saat Pemilu Februari 2024 lalu sempat terfragmentasi sesuai pilihan politiknya, maka saat ini setelah putusan MK kita kembali menjalin persatuan dan kesatuan demi kemajuan bangsa dan negara di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” pesan Rektor

Ishak Hasan mengaku bersyukur karena pemilu telah berlangsung aman, tertib, damai sesuai prinsip-prinsip demokratis yaitu jujur dan adil. Namun demikian dalam perkembangannya, hasil pemilu yang prosesnya berlangsung baik tersebut telah menimbulkan suasana pro dan kontra di tengah masyarakat.

Hal itu terjadi karena masing-masing pihak yang terlibat dalam kontestasi pemilu telah mengklaim kemenangan secara sepihak, menuduh pihak lain berbuat curang dan adanya upaya mendelegitimasi hasil pemilu dengan mempersoalkan kredibilitas lembaga penyelenggara pemilu.

Situasi sosial politik yang berkembang pasca pemilu dikhawatirkan akan mengganggu keutuhan bangsa Indonesia yang saat ini sedang mencurahkan enerjinya untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa-bangsa lain.

“Karenanya kepada pihak yang berkontestasi kami menyerukan mengedepankan sikap kenegarawanan dalam menerima hasil pemilu sebagai mekanisme tertinggi kedaulatan rakyat,” pinta Ishak Hasan

Rektor juga mengimbau masyarakat mengawal pelaksanaan pemilu dan hasilnya dengan mematuhi konstritusi dan berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu mengajak menahan diri mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang memperkeruh suasana dan melahirkan kontroversi di masyarakat.

Editor: Akil Rahmatillah