Beranda blog Halaman 1102

Keluarga Tuntut Keadilan, Warga Aceh Timur Diduga Tewas Dianiaya Oknum TNI

0
Ilustrasi Meninggal. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem_Furman)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Sulaimansyah, warga Aceh Timur, diduga tewas akibat penganiayaan oleh sejumlah oknum TNI dari Yonif 111/KB. Sebelumnya, Sulaimansyah dikabarkan meninggal karena kecelakaan.

Ayah korban, Salat Ibrahim, mengungkapkan bahwa tubuh putranya penuh dengan luka yang diduga akibat benturan benda tumpul. Awalnya, keluarga menerima informasi bahwa Sulaimansyah meninggal akibat kecelakaan di jembatan pada 18 Mei 2024.

Namun, setelah melihat jenazah, Salat Ibrahim menemukan sejumlah kejanggalan terkait kematian putranya. Ia juga memperoleh informasi dari rekan Sulaimansyah bahwa sebelum korban meninggal, terdengar suara tembakan dan ditemukan selongsong peluru di lokasi kejadian. Selain itu, ada dugaan upaya penculikan yang melibatkan oknum TNI.

“Ada pembohongan dari oknum TNI yang menyebut korban meninggal karena kecelakaan. Sebenarnya, korban dicegat dan dianiaya,” ujar Ibrahim pada Sabtu (15/6/2024).

Ibrahim menduga sejumlah oknum anggota TNI dari Yonif 111/KB sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian putranya di Jembatan Lengkok Desa Rampah, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur.

Ibrahim mengaku telah melaporkan kasus ini ke Sub Detasemen Polisi Militer IM/1 dengan didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh. Ia berharap peristiwa ini dapat mengungkap motif di balik pembunuhan putranya.

“Sudah kami laporkan dan kami meminta keadilan agar pelaku dituntut seadil-adilnya,” ujar Ibrahim.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf Alim Bahri mengatakan kasus ini masih dalam tahap penyidikan oleh Subdenpom IM. Ia menargetkan berkas perkara pelaku akan segera dilimpahkan ke Oditur Militer I-01 Banda Aceh akhir Juni 2024. Alim tidak menyebutkan motif di balik tindakan penganiayaan tersebut.

“Jika terbukti, maka para pelaku [oknum TNI] tersebut akan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Militer,” ujarnya.

Pihak Kodam Iskandar Muda terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak Pomdam IM dan Oditur Militer untuk memantau perkembangan kasus ini. Alim menuturkan persidangan nanti akan dilaksanakan secara terbuka di Pengadilan Militer.

“Kodam IM berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan seadil-adilnya dan transparan, dengan mengedepankan asas keadilan dan profesionalisme,” pungkasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

1.000 Korban Gaza Mau Diangkut ke RI, TNI Siapkan Boeing dan Hercules

0
Anaka-anak Palestina. (Foto: kasihpalestina.com)

NUKILAN.id | Jakarta – Israel tanpa ampun melancarkan serangan genosida ke Gaza. Pemerintah Indonesia pun turun tangan dan siap mengangkut 1.000 korban Palestina ke Tanah Air.

Hal itu diungkap Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Rencananya, TNI akan menggunakan tiga pesawat untuk mengakomodasi pengangkutan tersebut.

Masing-masing Boeing B-737 400/500, Hercules C-130 tipe H, dan Hercules C-130 tipe J.

“Ya itu untuk evakuasi. Untuk evakuasi pasien dari Gaza dibawa ke Indonesia,” kata Agus di Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (15/6/2024).

Lebih lanjut, TNI juga menyiapkan dua rumah sakit untuk perawatan korban Gaza. Pertama, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Kedua, Rumah Sakit Pangsar Soedirman Kementerian Pertahanan.

Selain itu, pemerintah Indonesia akan mengirimkan Pasukan Perdamaian ke Gaza. Untuk rencana ini, pemerintah masih menunggu keputusan dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Agus menyebut pasukan perdamaian tersebut dinamai Brigade Komposit. Pasukan itu terdiri dari Batalyon Support, Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni, dan Batalyon Perbekalan. Totalnya berjumlah 1.212 personel.

Lebih rinci, Batalyon Kesehatan berfungsi melakukan perawatan medis. Lalu Batalyon Zeni memiliki kemampuan terkait konstruksi.

Batalyon Perbekalan bisa membuat dapur umum. Terakhir, Batalyon Support bertugas membantu pengamanan bagi personel-personel yang bertugas di Gaza.

TNI juga menyiapkan dua kapal rumah sakit dalam misi perdamaian tersebut, yaitu KRI Rajiman dan KRI Suharso.

Editor: Akil Rahmatillah

Penjualan Daging Meugang di Kopelma Darussalam Sepi Pembeli

0
Penjualan daging meugang di kawasan Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (16/6/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Penjualan daging meugang jelang hari raya Iduladha 1445 hijriah di kawasan Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (16/6/2024) tampak sepi dari pembeli.

Salah seorang pedagang, Irwanda mengatakan penjualan daging meugang dalam dua hari terakhir menurun karena kurangnya permintaan dari pembeli. Selama dua hari berjualan di kawasan Kopelma Darussalam, ia baru berhasil menjual empat ekor lembu. Ia menjual daging lembu seharga Rp170 ribu per kilogram.

“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya sekarang sudah menurun. Dulu bisa laku sampai enam ekor waktu meugang. Agak goyang sedikit ekonomi masyarakat,” ujar Irwanda, Kamis (16/6/2024).

Pedagang lainnya, Burhanuddin juga mengakui hal yang sama. Menurutnya, penjualan daging meugang tahun ini menurun dari tahun sebelumnya. Ia menjual daging lembu dengan harga Rp180 ribu per kilogram dan daging kerbau Rp190 ribu per kilogramnya. Lembu dan kerbau yang dijualnya dibawa dari Sibreh, Aceh Besar.

“Penjualan sepi sedikit sekarang. Lebih sepi dari tahun kemarin. Ini saja baru laku dua ekor lembu dan dua ekor kerbau di sini. Di lapak Lambaro Angan juga sama, baru laku dua ekor lembu dan kerbau,” kata Burhanuddin. []

Reporter: Sammy

Belajar dari Manusia Rp 1.900 T, Makan Kaki Lima dan Hormat Orang Tua

0
CEO Nvidia, Jensen Huang. (Foto: Narasi.Tv)

NUKILAN.id | Jakarta – Popularitas CEO Nvidia Jensen Huang makin meroket di tengah gencarnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Bisnis Nvidia makin moncer dan membawa Jensen Huang menduduki peringkat ke-12 sebagai orang terkaya di dunia. Dalam laporan terkini Forbes, harta kekayaan Jensen Huang saat ini mencapai US$ 115,4 miliar atau setara Rp 1.900 triliun.

Beberapa saat lalu ketika ‘pulang kampung’ ke Taiwan dalam ajang Computex, Jensen Huang disambut gegap-gempita oleh para penggemarnya. Ia diserbu satu stadion bak idola k-pop.

Pencapaian Jensen Huang tak diraih semudah membalikkan telapak tangan. Ada perjalanan dan proses panjang yang dilalui pria berusia 61 tahun tersebut.

Menariknya, banyak yang tak tahu bahwa Jensen Huang yang bergelimang harta ternyata tetap hidup sederhana dan hormat kepada orang tua. Berikut kisahnya:

Huang lahir di Taiwan pada 1963. Namun, akibat situasi tahun 1970-an di Asia Tenggara tidak kondusif, dia saat usia 9 tahun diajak keluarga pindah ke Amerika Serikat.

Ketika di AS, Huang masih minim pengetahuan bahasa Inggris. Beruntung, dia punya seorang ibu yang mau mengajarkan bahasa Inggris dari hari ke hari.

“Ibu mengajari bahasa Inggris untuk mempersiapkan kami (red, Huang dan kakaknya), meski ibu juga gak begitu jago. Setiap hari dia memberi 10 kata dalam bahasa Inggris, untuk dipelajari arti dan pelafalannya,” kata Huang ke CNBC International, beberapa saat lalu.

Berkat cara ini, Huang pun bisa lancar berkomunikasi, sekalipun tak membuat dirinya bebas dari perundungan teman. Kepada New Yorker, Huang bilang saat itu memang dia target bully karena berasal dari Asia, keturunan China, dan belum fasih berbahasa Inggris.

Meski begitu, dia tetap menjalani hari dan bisa mengembangkan ketertarikannya di dunia teknologi. Selama di AS dia tercatat pernah kuliah di Oregon State University jurusan elektro.

Setelah lulus, dia langsung bekerja di perusahaan Advanced Micro Devices, selama bertahun-tahun. Barulah setelahnya dia mendirikan perusahaan chip Nvidia pada 1993 hingga sukses seperti sekarang.

Di titik kesuksesan ini, Huang mengungkap rasa terima kasih tak terhingga ke orang tua.

“Saya adalah produk dari mimpi dan aspirasi kedua orang tua,” kata Huang.

Meski sudah sukses, Huang tetap rendah hati. Dia tak suka memamerkan kekayaan dan berulang kali kepergok makan di kaki lima pinggir jalan.

Pada Desember 2023 lalu, Huang diketahui mengunjungi tempat makan kaki lima di Hanoi, Vietnam. Mengutip Yahoo News, dia datang menggunakan pakaian santai dibalut kaos dan jeans warna hitam. Setibanya di sana, dia lantas menikmati makanan lokal yang bagi sebagian orang dinilai menjijikkan, yakni bekicot dan minuman kopi telur.

Menariknya, kunjungan ke kaki lima terlaksana atas inisiatif Huang sendiri. Dia menolak makan malam di hotel mewah yang sebelumnya sudah dipesan rombongan.

“Dia mengabaikan pesta makan malam mewah di hotel dan restoran kelas atas. Huang memilih makanan kaki lima dengan rasa yang berbeda,” kata Hoang Anh Tuan, diplomat yang menemani Jensen saat mengunjungi Vietnam.

Tentu saja, kebiasaan ini menjadi anomali karena mayoritas orang seperti Huang tak lagi menjalani hidup seperti itu. Semoga kisah ini menginspirasi Anda.

Editor: Akil Rahmatillah

Pilihan Jurusan yang Paling Disesali Lulusan, Jurnalistik di Posisi Teratas

0
Ilustrasi Kuliah. (Foto: CNBC Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Memilih jurusan kuliah ternyata tidak selalu sesuai dengan minat dan harapan mahasiswa. Sebuah survei terbaru dari ZipRecruiter mengungkap bahwa banyak lulusan universitas menyesali jurusan yang mereka pilih selama masa kuliah. Survei ini melibatkan 1.500 lulusan universitas yang sedang mencari pekerjaan.

Ekonom utama ZipRecruiter, Sinem Buber, menyatakan bahwa meskipun mahasiswa mengaku tertarik dengan bidang yang dipilih saat kuliah, penyesalan sering muncul setelah lulus. “Saat kita lulus, kenyataan akan datang. Saat Anda hampir tidak bisa membayar tagihan Anda, gaji Anda mungkin menjadi lebih penting,” ujar Buber, dikutip dari CNBC Internasional.

Survei ini menunjukkan bahwa alasan utama penyesalan adalah terkait dengan gaji di pekerjaan yang relevan dengan jurusan tersebut. Berikut adalah daftar lengkap jurusan yang paling disesali setelah mahasiswa lulus:

1. Jurnalistik (87%)

2. Sosiologi (72%)

3. Seni (72%)

4. Komunikasi (64%)

5. Pendidikan (61%)

6. Manajemen Marketing dan Riset (60%)

7. Pendamping Medis (56%)

8. Ilmu Politik dan Pemerintahan (56%)

9. Biologi (52%)

10. Sastra Inggris (52%)

Jurnalistik menempati posisi teratas dengan 87% responden menyatakan penyesalan. Mahasiswa di jurusan ini mungkin menikmati proses belajar dan kreatifitas yang dibutuhkan, namun mereka menghadapi kenyataan sulit di pasar kerja terkait kompensasi yang rendah.

Sosiologi dan Seni juga berada di posisi tinggi dalam daftar penyesalan, masing-masing dengan 72% responden menyatakan tidak puas dengan pilihan mereka. Sementara itu, jurusan Komunikasi dan Pendidikan masing-masing diikuti oleh 64% dan 61% responden yang menyesal.

Bagi calon mahasiswa, hasil survei ini bisa menjadi pertimbangan penting dalam memilih jurusan kuliah. Selain minat dan bakat, prospek pekerjaan dan tingkat gaji juga perlu dipertimbangkan agar keputusan yang diambil tidak berujung pada penyesalan di kemudian hari.

Editor: Akil Rahmatillah

4 Syarat Sah Hewan Kurban Untuk Idul Adha, Simak Selengkapnya!

0
Presiden Jokowi berkurban sapi di berbagai daerah saat Iduladha 2022(Feri Agus)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam ajaran Islam setiap amal dan perbuatan ada aturannya salah satunya syarat sah hewan kurban, ibadah kurban sendiri merupakan ibadah yang dilaksanakan pada hari Raya Idul Adha atau pada hari tasyrik tanggal 10-13 Dzulhijjah.

Allah SWT telah mengatur sedemikian rupa tas dasar syari’at Islam, mulai dari waktu, tempat, jenis-jenis hewan yang disembelih beserta umurnya dan kepada siapa daging kurban itu dibagikan, semua ini telah dijelaskan oleh para ulama’-ulama’ fiqih terdahulu.

Makna ibadah kurban sendiri tidak hanya sebagai bentuk ketaatan hamba terhadap Allah SWT, namun juga sebagai bentuk rasa empati dan simpati untuk turut menggembirakan kaum kafir pada Hari Raya Idul Adha.

Syarat Sah Hewan Kurban

Mengutip dari laman NU Online terdapat beberapa syarat hewan kurban yang harus dipenuhi agar kurban dinilai sah. Berikut daftar syarat sah hewan kurban.

1. Jenis hewan kurban

Para ulama sepakat jika semua jenis hewan kurban boleh dijadikan qurban, namun ada perbedaan pendapat mengenai hewan mana yang lebih utama dari jenis-jenis hewan tersebut.

Imam Malik berpendapat bahwa yang paling utama adalah kambing atau domba, kemudian sapi, lalu unta. Sementara Imam al-Syafi’i berpendapat sebaliknya, yaitu yang paling utama adalah unta, disusul kemudian sapi, lalu kambing (Ibn Rusyd: tt: I:315).

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka.” (QS. Al-Hajj: 34)

2. Usia hewan kurban berdasarkan kriterianya

Domba (dha’n) harus mencapai minimal usia satu tahun lebih, atau sudah berganti giginya (al-jadza’).

• Kambing kacang (ma’z) harus mencapai usia minimal dua tahun lebih.

• Sapi dan kerbau harus mencapai usia minimal dua tahun lebih.

• Unta harus mencapai usia lima tahun atau lebih.

Ketentuan ini terdapat dalam kitab Kifayatul Akhyar,

  ويجزئ فيها الجذع من الضأن والثني من المعز والثني من الإبل والثني من البقر

Umur hewan kurban adalah Al-Jadza’u (Domba yang berumur 6 bulan-1 tahun), dan Al-Ma’iz (Kambing jawa yang berumur 1-2 tahun), dan Al-Ibil (Unta yang berumur 5-6 tahun), dan Al-Baqar (Sapi yang berumur 2-3 tahun).

3. Kondisi hewan kurban

Dalam pemilihan hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak cacat, berikut adalah kriterianya

• Hewan yang buta sebelah atau keduanya.

• Hewan yang sakit dan penyakitnya tampak jelas.

• Hewan yang pincang atau tidak dapat berjalan normal.

• Hewan yang sangat kurus dan tidak memiliki lemak atau daging yang cukup.

Menurut Dr. Musthafa  dalam kitab Dib al-Bigha  menjelaskan ada beberapa cacat hewan yang tidak menghalangi sahnya ibadah kurban, yaitu; Hewan yang dikebiri dan hewan yang pecah tanduknya. Adapun cacat hewan yang putus telinga atau ekornya, tetap tidak sah untuk dijadikan kurban.

Hal ini dikarenakan cacat yang pertama tidak mengakibatkan dagingnya berkurang (cacat bathin), sedangkan cacat yang kedua mengakibatkan dagingnya berkurang (cacat fisik).

4. Menggunakan golok dan pisau yang tajam

Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa Rasulullah Saw saat hendak menyembelih hewan terlebih dahulu mengasah golok dengan memerintahkannya pada Aisyah. Hal ini agar tidak menganiaya hewan dengan golok yang tumpul.

 عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ فَأُتِيَ بِهِ لِيُضَحِّيَ بِهِ فَقَالَ لَهَا يَا عَائِشَةُ هَلُمِّي الْمُدْيَةَ (يعني السكين) ثُمَّ قَالَ اشْحَذِيهَا بِحَجَرٍ فَفَعَلَتْ ثُمَّ أَخَذَهَا وَأَخَذَ الْكَبْشَ فَأَضْجَعَهُ ثُمَّ ذَبَحَهُ ثُمَّ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ ثُمَّ ضَحَّى بِهِ.

“Dari Aisyah radliyallâhu ‘anhâ, menginformasikan sesungguhnya Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam menyuruh untuk mendatangkan satu ekor domba (kibas) yang bertanduk . Kemudian domba itu didatangkan kepadanya untuk melaksanakan kurban. Beliau berkata kepada Aisyah: Wahai Aisyah, ambilkan untukku pisau (golok). Nabi selanjutnya memerintahkan Aisyah: Asahlah golok itu pada batu (asah). Aisyah kemudian melakukan sebagaimana yang diperintahkan Rasulullah. Kemudian Nabi mengambil golok itu dan mengambil domba (kibasy), kemudian membaringkannya, dan menyembelihnya sambil berdoa: Dengan nama Allah, wahai Allah terimalah dari Muhammad dan keluarga Muhammad dan umat Muhammad, beliau berkurban dengan domba itu”. (Hadits Shahih Riwayat Muslim 1967).

Editor: Akil Rahmatillah

Jadwal Pembagian Rapor dan Libur Semester 2 di Aceh Tahun 2024

0
Ilustrasi rapor sekolah. (Foto: istock)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Setelah melalui proses pembelajaran dan ujian selama satu semester, para siswa di Aceh akan segera menerima penilaian akhir yang disampaikan dalam bentuk rapor. Rapor ini akan menentukan kelayakan siswa untuk naik ke kelas yang lebih tinggi. Dalam tradisi pendidikan di Aceh, rapor biasanya diserahkan oleh wali kelas kepada orang tua atau wali murid dalam sebuah pertemuan khusus, dimana kemajuan siswa dijelaskan secara detail.

Berdasarkan Kalender Pendidikan untuk Sekolah/Madrasah di Provinsi Aceh Tahun Pelajaran 2023/2024, jadwal pembagian rapor semester 2 ditetapkan pada Jumat, 21 Juni 2024 hingga Sabtu, 22 Juni 2024. Pemberian rapor ini akan melibatkan seluruh siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, hingga SLB. Setelah menerima rapor, siswa akan memasuki masa libur sekolah.

Libur Semester 2 Tahun Pelajaran 2023/2024 di Aceh akan berlangsung selama 18 hari kerja, dimulai pada tanggal 24 Juni hingga 13 Juli 2024. Masa liburan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain itu, liburan juga menjadi waktu yang tepat bagi siswa untuk mengembangkan hobi dan minat mereka.

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, melalui Pasal 15 Kalender Pendidikan, memberikan beberapa saran bagi siswa untuk mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang bermanfaat. Berikut beberapa kegiatan yang direkomendasikan:

1. Keagamaan: Mengikuti kegiatan keagamaan untuk memperdalam pengetahuan dan praktik keagamaan.

2. Olahraga: Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga untuk menjaga kebugaran fisik.

3. Kesenian: Mengembangkan bakat seni melalui berbagai aktivitas kesenian.

4. Pramuka: Mengikuti kegiatan Pramuka yang mengajarkan kemandirian dan kerjasama.

5. Wisata: Mengunjungi tempat-tempat wisata untuk menambah wawasan.

6. Palang Merah Remaja: Terlibat dalam kegiatan kemanusiaan melalui Palang Merah Remaja.

7. Magang dan Pelatihan: Mengikuti magang atau pelatihan pendidikan luar sekolah sesuai bakat dan minat.

8. Karya Tulis Ilmiah Remaja: Mengasah kemampuan menulis melalui pembuatan karya tulis ilmiah.

9. Penelitian Ilmiah Remaja: Melakukan penelitian ilmiah untuk meningkatkan kemampuan analitis.

10. Usaha Kesehatan Sekolah: Terlibat dalam usaha kesehatan sekolah untuk meningkatkan kesadaran kesehatan.

11. Debat Bahasa Inggris dan Lomba Pidato: Mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris melalui debat dan lomba pidato.

12. Pentas Seni dan Lomba Busana Muslim: Berpartisipasi dalam pentas seni dan lomba busana muslim untuk mengekspresikan kreativitas.

13. Perlombaan Nuansa Islami dan Polisi Sekolah: Mengikuti berbagai perlombaan bernuansa Islami dan kegiatan Polisi Sekolah untuk menanamkan nilai-nilai moral dan kedisiplinan.

Dengan mengikuti berbagai kegiatan tersebut, diharapkan siswa dapat memanfaatkan waktu liburan dengan produktif dan bermanfaat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi seluruh siswa dan orang tua di Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Harga Sembako di Gayo Lues Relatif Stabil

0
Pj Bupati Gayo Lues, Alhudri, saat sidak harga di pasar terpadu Buntul Tajuk. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Blangkejeren – Menjelang lebaran Iduladha, sejumlah harga sembako di pasar terpadu Buntul Tajuk relatif stabil, berdasarkan hasil sidak harga yang dipimpin Pj Bupati Gayo Lues, Alhudri, Rabu (12/6/2024) lalu.

Alhudri didampingi Plh, Kadis Perdakop, Kadis Pangan, Kadis Perindustrian, Kadis Sosial, Kadis Pertanian, dan Kasat Pol PP.

Para SKPK Gayo Lues itu ikut melihat secara langsung Kondisi pasar terpadu dan menyempatkan diri berkomunikasi dengan para pedagang terkait harga jual berbagai barang pangan. Mulai dari beras, minyak makan, dan juga harga gula pasir, serta tepung terigu.

“Dari hasil sidak kita keliling pasar terpadu ada 9 harga kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil, belum ada kenaikan yang segnifikan, mulai dari harga beras, minyak makan bahkan harga gula mengalami penurunanm,” sebut Alhudri.

Menurut Alhudri harga sembako menjelang hari raya besar seperti Idul Fitri dan lebaran Iduladha biasanya mengalami kenaikan yang bisa mendongkrak terjadinya Inflansi. Tetapi hari ini harga sembako di pasar terpadu pasar terbesar di Gayo Lues masih normal. Beberapa harga sembako seperti ayam per ekornya Rp70 ribu, harga gula pasir perkilo berkisar Rp18 ribu, minyak goreng Rp15-17 ribu per kilonya. Beras premium perbambu masih berkisaran Rp25 ribu per bambu.

Alhudri mengatakan, inflansi sangat sederhana antara barang masuk dan keluar seimbang sudah aman.

“Terlalu rendah inflansi juga mengganggu, begitu juga sebaliknya inflansi terlalu tinggi juga dapat menggangu perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Alhudri mengatakan bersyukur sampai saat ini produk pertanian masyarakat Gayo Lues seperti cabai, bawang, tomat, dan sayur masih mendominasi di pasar terpadu. Kenaikan sejumlah produk pertanian akan mendorong percepatan ekonomi, para petani juga dapat memutar uangnya ke berbagai produk lainya yang menjadi kebutuhan keluarganya.

Editor: Akil Rahmatillah

Deni Irmansyah Usung Visi Aceh Selatan Maju Lewat Gerindra

0

NUKILAN.id | Tapaktuan – Mantan anggota DPRK Aceh Selatan periode 2009-2014, Deni Irmansyah ST, resmi mengusung Partai Gerindra untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Aceh Selatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Deni bersama rombongannya mengembalikan berkas pendaftaran dan menyampaikan visi serta misinya pada Sabtu, 15 Juni 2024. Kedatangan mereka disambut oleh Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah Partai Gerindra, Nasrul Sufi, serta Sekretaris Tim Penjaringan, Mahfudz Loethan, dan jajaran pengurus partai.

Putra asli Kluet Raya yang kini berkarier sebagai pengusaha di Jakarta ini mendapat dorongan dan dukungan kuat dari masyarakat untuk maju dalam pilkada. Deni berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi tanah kelahirannya dengan visi Aceh Selatan yang mandiri, modern, berkualitas, dan sejahtera berbasis agribisnis.

“Aceh Selatan memiliki sumber daya alam yang melimpah, tidak hanya dalam bidang pertanian tetapi juga peternakan dan kelautan. Oleh karena itu, kami fokus pada pengembangan agribisnis yang mencakup ketiga sektor utama tersebut sesuai dengan potensi daerah,” ujar Deni.

Deni Irmansyah, yang dikenal sebagai mantan aktivis SMUR, berencana membawa industri-industri pertanian dari luar daerah ke Aceh Selatan. Tujuannya adalah membangun industri pertanian, perkebunan, dan perikanan lokal, yang selama ini belum berkembang secara maksimal. Ia menegaskan pentingnya pengolahan lokal untuk memberikan nilai tambah pada produk pertanian dan perkebunan Aceh Selatan yang selama ini banyak dikirim ke luar daerah tanpa pengolahan.

“Kami bertekad mengembangkan industri olahan di Aceh Selatan, sehingga hasil-hasil pertanian dan perkebunan dapat diolah di daerah sendiri. Dengan demikian, nilai tambah produk dapat dinikmati oleh masyarakat lokal, dan ini diharapkan dapat memajukan masyarakat Aceh Selatan secara keseluruhan,” jelasnya.

Untuk mencapai visi tersebut, Deni berkomitmen mewujudkan ketahanan ekonomi masyarakat melalui pengembangan agribisnis di sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan. Misi ini diwujudkan melalui berbagai program fokus, seperti gerakan tanam serentak dan optimalisasi sumber daya kelautan.

Selain itu, Deni juga akan menerapkan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik berbasis kinerja, termasuk transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.

Terkait pelayanan kesehatan, Deni berjanji menghadirkan program-program kesehatan yang komprehensif dan aksesibilitas layanan kesehatan yang lebih baik untuk memastikan masyarakat dapat hidup sehat dan produktif.

Pengembangan usaha kecil menengah (UKM), koperasi, dan kawasan industri juga menjadi fokus utama. Deni berencana memberikan dukungan dan fasilitas bagi UKM dan koperasi agar dapat tumbuh dan berkembang, serta membangun kawasan industri yang dapat menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan perekonomian daerah.

“Dengan misi-misi ini, kami yakin dapat mencapai ketahanan ekonomi yang kuat, pemerintahan yang baik, sumber daya manusia yang unggul, pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta perkembangan ekonomi berbasis usaha kecil menengah dan industri. Setiap misi ini akan dilaksanakan melalui program-program yang spesifik dan terarah, yang akan membawa Aceh Selatan menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.

Reporter: Akil Rahmatillah

Panen Buah Salak di Sabang Berhasil Menarik Perhatian Pemerintah Kota

0
Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, bersama dengan Kelompok Tani Gampong Balohan saat memanen buah salak. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Sabang – Panen buah salak lokal di Sabang telah menunjukkan potensi yang menjanjikan bagi pertanian kota tersebut. Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, bersama dengan Kelompok Tani Gampong Balohan, baru-baru ini mengunjungi kebun milik Sarbini di Gampong Balohan pada Rabu (12/6/2024) untuk melakukan panen.

Kehadiran mereka juga dimanfaatkan untuk memantau perkembangan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) yang mendukung kelompok tani salak Sabang.

Reza Fahlevi menyatakan bahwa salak merupakan salah satu tanaman unggulan di Sabang yang telah memberikan dampak positif signifikan terhadap perekonomian lokal. Tanaman ini bahkan telah mendapatkan sertifikat tanda daftar varietas dari Kementerian Pertanian sebagai salak berkualitas khas Sabang. Selain salak, Sabang juga dikenal dengan komoditas unggulan lain seperti cengkeh, coklat, pinang, dan nilam.

Dalam kunjungannya, Reza Fahlevi menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah kota melalui Dinas Pertanian dan Pangan Sabang untuk meningkatkan kualitas dan produksi salak.

“Kita perlu memperluas area tanam dan melibatkan lebih banyak petani untuk meningkatkan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan pemasaran produk, Pj Wali Kota Sabang mengusulkan kerjasama antara kelompok tani dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Sabang untuk meningkatkan kemasan salak yang lebih menarik, sesuai dengan permintaan wisatawan. “Kita bisa mengganti penggunaan plastik dengan eumpang, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih menarik bagi pengunjung,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakri, juga menyoroti perlunya perawatan dan pemeliharaan rutin kebun salak serta pengendalian hama secara teratur.

“Kami telah mulai memperbanyak benih untuk distribusi kepada petani, dengan harapan dapat meningkatkan produksi di masa mendatang,” ungkapnya.

Dengan potensi yang terus berkembang, panen salak Sabang tidak hanya menjadi sumber pendapatan yang stabil bagi petani lokal tetapi juga menjadi daya tarik ekonomi yang signifikan bagi kota ini.

Editor: Akil Rahmatillah