Beranda blog Halaman 1087

Bangun Kolaborasi Pendidikan Aceh, Martunis Kunjungi ARC USK

0
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., DEA, melakukan kunjungan kerja ke Atsiri Research Centre PUI-PT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala. (Foto: Harian RA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., DEA, mengadakan kunjungan kerja yang berkesan ke Atsiri Research Centre (ARC) PUI-PT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK) pada Jumat, 21 Juni 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk menggalang kerjasama dalam pembinaan siswa SMK dan SMA di Aceh.

Ditemani oleh Kabid GTK Muksalmina, serta pejabat dari Dinas Pendidikan Banda Aceh, Aceh Besar, dan Bireuen, Marthunis disambut hangat oleh Rektor USK, Prof. Marwan, dan jajaran pimpinan di Ruang Pertemuan ARC USK.

Dr. Syaifullah, ST., M.Eng, selaku Kepala ARC USK, dalam sambutannya menjelaskan tentang proses penyulingan minyak nilam menjadi parfum di laboratorium ARC dan siap mendukung program magang bagi siswa SMK.

“Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dalam meningkatkan keterampilan siswa Aceh,” ujarnya.

Marthunis mengapresiasi inisiatif ARC dan menyatakan pentingnya kerjasama ini untuk mempersiapkan lulusan SMK dengan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja.

“Kami berharap kerjasama ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi pendidikan di Aceh,” kata Marthunis.

Prof. Marwan menambahkan bahwa USK siap mendukung program peningkatan kualitas pendidikan di Aceh, termasuk melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang akan mengirimkan mahasiswa untuk berkontribusi di SMA di Aceh.

Dengan kerjasama yang kuat antara Dinas Pendidikan Aceh, ARC USK, dan USK sendiri, diharapkan bahwa pendidikan di Aceh dapat terus meningkat, mencetak generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Editor: Akil Rahmatillah

Camat Teupah Barat Simeulue Gelar Sidak Pasca Libur Idul Adha

0
Teupah Barat Simeulue Gelar Sidak Pasca Libur Idul Adha. (Foto: Harian RA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pasca libur Idul Adha, kantor pemerintahan di Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, kembali beraktivitas penuh dengan pengaturan tambahan hari kerja pada Sabtu, 22 Juni 2024. Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Muhsin, S.AP, Kepala Pemerintahan Kecamatan Teupah Barat, menunjukkan bahwa 90 persen kantor desa di wilayah tersebut telah aktif melayani masyarakat.

“Dengan penambahan hari kerja, kami melakukan sidak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Sebanyak 18 desa di kecamatan kami telah beroperasi dengan disiplin yang tinggi, meskipun masih terdapat 10 persen aparatur yang tidak hadir,” ujar Muhsin.

Muhsin menegaskan bahwa bagi yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas, akan diberlakukan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemotongan penghasilan dan teguran tertulis.

Sementara itu, di Kabupaten Simeulue, informasi yang dihimpun masih menunjukkan belum ada kegiatan sidak serupa di instansi pemerintahannya sejak hari pertama aktif masuk kerja. Romaidon Darma dari Sekretariat Daerah Kabupaten Simeulue mengonfirmasi hal ini namun menambahkan bahwa informasi resmi lebih lanjut akan segera diumumkan.

Ketidakhadiran kegiatan sidak ini menarik perhatian, mengingat biasanya kegiatan ini rutin dilakukan untuk memastikan kedisiplinan dan kinerja aparatur pemerintahan. Sebuah pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya juga menyatakan bahwa hal ini di luar kebiasaan yang biasanya dilakukan.

Pantau terus perkembangan berita ini untuk informasi lebih lanjut mengenai aktivitas pemerintahan di wilayah ini pasca libur Idul Adha dan pemberlakuan hari kerja tambahan.

Editor: Akil Rahmatillah

Ketua PMI Banda Aceh Temui Jusuf Kalla, Bahas Pembangunan Rumah Singgah dan Bantuan untuk Anak Thalasemia

0
Ketua PMI Banda Aceh Temui Jusuf Kalla. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Dr. H. Muhammad Jusuf Kalla, menginstruksikan Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, untuk meneruskan rencana besar pembangunan rumah singgah di markas PMI Banda Aceh. Rumah singgah ini direncanakan memiliki akses langsung ke RSU Zainal Abidin, Banda Aceh.

Instruksi ini disampaikan oleh Jusuf Kalla saat menerima kunjungan Ahmad Haeqal Asri di kediamannya di Jakarta, Minggu (23/6/2024). Dalam pertemuan tersebut, Haeqal melaporkan agenda PMI Kota Banda Aceh untuk tahun 2024, perayaan HUT PMI, dan upaya peningkatan kinerja PMI.

“Kita harapkan pembangunan rumah singgah ini dapat segera dikomunikasikan dengan pemerintah daerah, agar bisa direalisasikan dalam waktu dekat,” ujar Jusuf Kalla kepada Haeqal.

Jusuf Kalla menyoroti dampak konflik berkepanjangan di Aceh yang telah menyebabkan kekurangan stok darah, mengakibatkan banyak anak-anak penderita thalasemia tidak mendapatkan bantuan yang memadai. Ia menegaskan pentingnya peran seluruh masyarakat Aceh dalam membantu anak-anak thalasemia yang membutuhkan banyak darah.

“Saat ini ada lebih dari 700 anak penderita thalasemia di Aceh yang harus mendapatkan suplai darah yang cukup,” kata Jusuf Kalla.

Ahmad Haeqal menyambut baik gagasan pembangunan rumah singgah ini, mengingat banyak pasien di Banda Aceh yang berasal dari daerah-daerah terpencil yang membutuhkan waktu hingga 12 jam perjalanan untuk mencapai Banda Aceh.

“Rencana pembangunan rumah singgah ini akan segera kita bahas dengan melibatkan pemerintah daerah, dan dalam waktu dekat akan kami sampaikan keinginan ini kepada pemerintah,” ujar Haeqal.

Selain membahas rumah singgah, Haeqal juga mengungkapkan bahwa kedatangan Jusuf Kalla ke Aceh akan bertepatan dengan Hari Perdamaian Aceh pada 25 Agustus 2024 mendatang. Pada kesempatan tersebut, Jusuf Kalla juga dijadwalkan akan menyerahkan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpartisipasi dalam donor darah.

Editor: Akil Rahmatillah

PBNU dan PB-HUDA Akan Gelar Seminar Kebangsaan: Mencari Pemimpin Ideal untuk Aceh

0
Panitia Seminar Kebangsaan, Abi Bayu, yang juga Sekjend PB-HUDA. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB-HUDA) bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Aceh akan menggelar seminar kebangsaan bertajuk “Mencari Pemimpin Ideal Untuk Aceh”. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Juni 2024 mendatang, di Hotel Grand Syari’ah, Lamdom Lueng Bata, Banda Aceh.

Ketua Panitia Seminar Kebangsaan, Abi Bayu (Tgk. Hasbi Albayuni) yang juga Sekretaris Jenderal PB-HUDA, menyampaikan informasi tersebut pada Ahad, 23 Juni 2024. Abi Bayu menjelaskan bahwa seminar ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan menjelang pelantikan Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh periode 2023-2028 yang akan dilaksanakan pada 17 Juli mendatang.

“Pada seminar kebangsaan ini akan hadir Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf sebagai pemateri utama dan Ketua Umum PB-HUDA, Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab (Tu Sop) sebagai pemateri kedua,” ujar Abi Bayu.

Abi Bayu juga menambahkan bahwa ia ditunjuk oleh para ulama sebagai ketua panitia pelaksana atau Organizing Committee (OC) seminar. Sebagai khadimul ulama (pelayan ulama), ia berkewajiban melaksanakan dan menyukseskan acara ini, sementara tema seminar dan penunjukan pemateri ditentukan oleh para ulama pengurus PB-HUDA yang tergabung dalam Steering Committee (SC).

Menurut Abi Bayu, seminar ini sangat penting karena akan membahas tentang kepemimpinan, isu yang sangat relevan saat ini. Kehadiran tokoh nasional dari ormas terbesar di dunia, Nahdlatul Ulama, menambah bobot acara ini. KH. Yahya Cholil Staquf dikenal sebagai tokoh yang pendapatnya sering menimbulkan kontroversi, terutama terkait salam lintas agama yang difatwakan oleh MPU Aceh (nomor 7 tahun 2019) dan MUI Pusat beberapa waktu lalu.

“Kita harus tabayyun dan klarifikasi, serta memberikan masukan kepada beliau mengenai perbedaan pandangan kita. Tentunya dengan cara yang bijak, sopan, dan santun, karena adat Aceh adalah memuliakan tamu,” tegas Abi Bayu.

Seminar kebangsaan ini direncanakan akan dihadiri oleh 500 peserta, terdiri dari 300 peserta dari PB dan PW HUDA yang umumnya merupakan pimpinan dayah di Aceh, serta 200 peserta undangan dari PWNU Aceh. Selain itu, seluruh pimpinan partai politik di Aceh, baik lokal maupun nasional, juga diundang, termasuk pejabat sipil dan militer, akademisi, dan pengusaha. Distribusi undangan telah dimulai sejak hari Senin.

Untuk pelantikan pengurus PB-HUDA pada 17 Juli 2024, acara ini akan dihadiri oleh Ketua Majelis Sufi Dunia, Rais ‘Am Ifadliyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Abah Maulana Dr. (HC) Habib Muh. Luthfi Ali bin Yahya.

Editor: Akil Rahmatillah

Pemuda Spesialis Pencuri Motor di Aceh Utara Ditangkap Saat Besuk Temannya

0
Ilustrasi pencuri. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Lhoksukon – Seorang pemuda berinisial M (22) dari Desa Beurandang Asan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, terpaksa berurusan dengan polisi setelah ditangkap dalam kasus pencurian sepeda motor. Penangkapan ini dilakukan saat M sedang menjenguk seorang temannya di ruang tahanan Mapolres Aceh Utara.

Kasus ini bermula dari aksinya mencuri sepeda motor milik Arazi (29) di halaman masjid Baitul Muntaha, Desa Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, pada malam takbiran Idul Adha. Pelaku tertangkap setelah wajahnya terekam kamera pengawas di lokasi kejadian, dengan ciri-ciri yang sama persis seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV.

AKP Novrizaldi, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Utara, mengungkapkan bahwa M merupakan spesialis pencuri sepeda motor jenis Honda Supra X 125. Uniknya, pakaian yang dikenakan M saat berkunjung ke tahanan Polres sama dengan pakaian yang dikenakan saat melakukan aksi pencurian.

“Dari tempat tinggal pelaku, polisi berhasil mengamankan 8 unit motor berjenis Supra X 125. Saat ini, tersangka sudah ditahan di rutan Polres Aceh Utara untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” jelas AKP Novrizaldi.

Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan modus operandi yang terstruktur serta jumlah motor yang berhasil diamankan dari tersangka. Proses hukum terhadap M akan terus berlanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Editor: Akil Rahmatillah

Kunjungan ke Museum Aceh Melonjak 200 Persen Selama Libur Idul Adha

0
Museum Aceh. (Foto: www.localguidesconnect.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Libur panjang Idul Adha dan masa liburan sekolah kali ini memberikan dampak signifikan bagi Museum Aceh. Tingkat kunjungan ke museum ini meningkat drastis, mencapai 200 persen dibanding hari-hari biasa.

Menurut Kepala Museum Aceh, Muda Farsyah, selama libur Idul Adha yang hanya dibuka pada Rabu dan Kamis, jumlah pengunjung mencapai ratusan orang, sementara pada hari biasa, jumlahnya hanya sekitar 150 orang.

“Alhamdulillah ada peningkatan selama Idul Adha kita buka Rabu dan Kamis mencapai 500 pengunjung, sementara hari biasa Senin hingga Minggu itu hanya 150 orang saja,” ujarnya.

Farsyah juga menambahkan bahwa satu tiket masuk memungkinkan pengunjung mengakses tiga tempat sekaligus, yakni pameran tetap, Rumoh Aceh, dan pameran temporer yang tiap tahun menampilkan produk berbeda.

Selain warga lokal, Museum Aceh juga menerima kunjungan dari warga asing dan wisatawan nusantara, termasuk dari Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan DKI Jakarta. Hingga tanggal 22 Juni 2024, jumlah pengunjung mencapai 6.021 orang dewasa dan 11.000 anak-anak.

Farsyah menjelaskan bahwa peningkatan ini merupakan hasil dari berbagai faktor, termasuk koordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama sekolah, serta adanya koleksi baru atau tampilan yang diperbarui di Museum Aceh.

“Sosialisasi juga dilakukan melalui media sosial dan website resmi disbudpar serta kemendikbud, serta melibatkan kegiatan sekolah untuk meningkatkan kolaborasi. Namun yang paling penting adalah adanya pameran baru yang terus kami tampilkan di Museum Aceh, yang membuat pengunjung ingin terus datang kembali,” tambahnya.

Dengan tarif tiket yang berbeda, dewasa dikenai biaya Rp 5.000,-, anak-anak Rp 3.000,-, dan warga asing Rp 15.000,-. Farsyah juga memperkirakan bahwa peningkatan kunjungan kemungkinan akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini.

Diharapkan dengan fasilitas yang ditawarkan dan berbagai inovasi yang dilakukan, Museum Aceh dapat terus menjadi destinasi edukasi yang diminati baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Editor: Akil Rahmatillah

Perkuat Kerja Sama, Kakankemenag Wahdi Sambangi Kajari Aceh Tengah

0
Kakankemenag Wahdi Sambangi Kajari Aceh Tengah. (Foto: Kemenag Aceh Tengah)

NUKILAN.id | Takengon – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah H Wahdi MS MA didampingi staf Penyelenggara Zakat dan Wakaf menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tengah, Sabtu, 22 Juni 2024.

Kedatangan Kakankemenag langsung disambut hangat Kajari Andi Hendrajaya SH MH di ruang kerjanya.

Kakankemenag Wahdi datang untuk bersilaturahmi dengan Kajari Andi Hendrajaya yang baru saja dimutasi ke negeri di atas awan, daerah penghasil kopi Gayo pada awal bulan Juni ini.

Pertemuan ini sekaligus menandai penguatan kerja sama (MoU) antar kedua lembaga meliputi pendampingan hukum, penyuluhan serta edukasi masyarakat.

Diketahui perjanjian kerja sama antara Kemenag dengan Kejari Kabupaten Aceh Tengah sudah berlangsung sejak lama.

Dengan adanya penguatan ini diharapkan dapat meningkatkan MoU kedua lembaga terutama dalam aspek pendampingan hukum khsusnya dalam menyelamatkan aset wakaf baik di madrasah maupun di KUA.

Editor: Akil Rahmatillah

Harga Cabai Rawit di Pasar Kota Fajar Aceh Selatan Stabil di Rp 40 Ribu Per Kilogram

0
Harga Cabai Rawit di Pasar Kota Fajar, Aceh Selatan Stabil di Rp40.000/kg. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Harga cabai rawit di Pasar Kota Fajar, Kabupaten Aceh Selatan, tetap bertahan stabil pada angka Rp40.000 per kilogram. Hal ini diungkapkan oleh pedagang cabai rawit, Aisyah, yang menjelaskan bahwa tidak terjadi kenaikan harga meskipun sebelumnya sempat mengalami lonjakan.

Menurut Aisyah, harga cabai rawit tidak mengalami lonjakan seperti cabai merah besar karena pasokan lokal yang cukup memadai di berbagai wilayah Aceh.

“Ketersediaan pasokan yang cukup membuat harga cabai rawit tetap stabil,” ujarnya pada Minggu, (23/6/2024) melalui sambungan telepon.

Dia juga menambahkan bahwa produksi cabai rawit tidak mengalami gangguan meskipun cuaca ekstrem, sehingga petani masih dapat melakukan panen dengan lancar. Hal ini didukung oleh informasi dari para petani yang turut mendistribusikan hasil produksi cabai alami Aceh tersebut.

Dengan demikian, harga cabai rawit di Pasar Kota Fajar terus bertahan pada angka yang relatif stabil, memberikan kepastian bagi para pedagang dan konsumen di wilayah tersebut.

Reporter: Akil Rahmatillah

BNN RI Musnahkan Lahan Ganja Seluas 2,5 Hektar di Aceh Besar

0
irektur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin pemusnahan lahan ganja di Desa Pulo, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. (Foto: Disway)

NUKILAN.id | Jantho – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI melakukan operasi besar-besaran dengan memusnahkan lahan ganja seluas kurang lebih 2,5 hektare di ketinggian 690 meter di Desa Pulo, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada Kamis (20/6/2024).

Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya BNN dalam Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). Temuan ini bermula dari pemantauan yang dilakukan tim BNN terhadap lahan tanaman narkotika.

Dalam prosesnya, tim BNN berhasil mengungkap dan menghancurkan sekitar 24 ribu batang pohon ganja dengan berat total mencapai 12 ribu kilogram ganja basah. Tanaman ganja yang dimusnahkan memiliki tinggi berkisar antara 1 hingga 3 meter dengan jarak tanam yang rapat, yaitu antara 40 cm hingga 60 cm.

Pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur ancaman hukuman pidana bagi pelaku penanaman ganja. Pasal 111 Ayat (2) UU tersebut mengancam pelaku dengan pidana penjara seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Operasi ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2024 dengan tema “Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar”. Pemusnahan lahan ganja di Aceh Besar melibatkan kolaborasi antara BNN dengan berbagai instansi, termasuk Polri, TNI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Informasi Geospasial (BIG), serta Pemerintah Provinsi Aceh.

Ruddi menekankan bahwa tindakan ini merupakan bukti komitmen BNN untuk melindungi masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman narkotika. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya memerangi peredaran narkotika di Indonesia.

Editor: Akil Rahmatillah

Harga Telur Menurun di Pasar Almahira Banda Aceh Pasca Idul Adha

0
Telur di pasar Almahira, Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pasca Lebaran, daya beli masyarakat di Pasar Almahira, Banda Aceh, dilaporkan mengalami sedikit penurunan. Meski demikian, kebutuhan pokok seperti telur, gula, dan minyak goreng tetap menjadi incaran konsumen.

Saleh, salah satu pedagang sembako di Pasar Almahira, menyebutkan bahwa harga jual sembako di tokonya sangat bergantung pada distributor.

“Di tempat kami mungkin sedikit menurun, tapi enggak terlalu terasa kali. Karena minyak, gula ini kan memang barang yang dibutuhkan,” ujarnya kepada Nukilan.id, Minggu (23/6/2024).

Menurut Saleh, harga telur saat ini mengalami penurunan signifikan. Jika sebelumnya telur dijual seharga Rp53 ribu per papan isi 30 butir, kini harga tersebut turun menjadi Rp51 ribu per papan. Penurunan ini disambut baik oleh konsumen di Pasar Almahira, meskipun daya beli secara keseluruhan sedikit menurun setelah Lebaran.

Sementara itu, harga gula dan minyak goreng curah masih stabil. Saleh mengatakan saat ini gula dijual Rp18 ribu per kilogram, sementara minyak goreng Rp17 ribu per kilo.

“Minyak kemarin sempat Rp16 ribu, sekarang Rp17 ribu lagi. Kayaknya ini mau turun Rp16 ribu lagi, tapi belum tau kapan,” jelas Saleh.

Menurut Saleh, meskipun daya beli masyarakat sedikit menurun setelah Lebaran, kebutuhan pokok seperti telur, gula, dan minyak goreng tetap dicari oleh konsumen.

“Di tempat kami mungkin ada sedikit penurunan daya beli, tetapi tidak terlalu terasa karena barang-barang ini memang dibutuhkan,” katanya.

Saleh menambahkan bahwa stok sembako di tokonya masih mencukupi untuk memenuhi permintaan konsumen.

“Kami selalu berusaha menyediakan barang dengan harga yang wajar agar masyarakat bisa terus berbelanja di sini,” tutupnya.

Penurunan harga telur ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di masa pasca Lebaran.

Reporter: Akil Rahmatillah