Beranda blog Halaman 1043

PB PON XXI Aceh-Sumut Terima Dana Rp270,2 Miliar dari Kemenpora

0
Logo PON Aceh-Sumut 2024. (Foto: PON)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sekretaris Umum Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XXI Aceh-Sumut tahun 2024 Wilayah Aceh, M Nasir Syamaun, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima dana sebesar Rp270,2 miliar lebih dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Dana tersebut diterima setelah penandatanganan kerja sama antara Kemenpora, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan PB PON XXI Aceh-Sumut wilayah Aceh dan Sumatera Utara yang berlangsung pada Kamis lalu. M Nasir menyebutkan bahwa pihaknya akan segera menyesuaikan rencana kerja anggaran PON sesuai dengan dana yang diterima.

“Jika semua perencanaan keuangan disesuaikan, langkah berikutnya adalah pelaksanaan kegiatan keuangan tersebut,” ujar Nasir, seperti yang dikutip dari RRI pada Minggu (14/7/2024).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh itu menjelaskan bahwa total bantuan tersebut dialokasikan untuk tiga kegiatan utama, yaitu pengadaan peralatan tanding, biaya seremoni pembukaan PON Aceh-Sumut, dan penyelenggaraan pertandingan.

Rincian alokasi dana tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pengadaan peralatan tanding untuk 15 cabang olahraga olimpiade sebesar Rp138 miliar lebih.
  2. Pelaksanaan seremoni pembukaan sebesar Rp60 miliar.
  3. Penyelenggaraan pertandingan sebesar Rp72 miliar.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman; Ketua Umum PB PON wilayah Aceh, Bustami Hamzah; dan Ketua Umum PB PON wilayah Sumut, Agus Fatoni.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo, menyatakan bahwa kesempatan ini sangat berharga bagi semua pihak yang mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional.

“Kami dari Kemenpora mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung PON XXI Aceh-Sumut, khususnya kepada Pj Gubernur Aceh dan Pj Gubernur Sumut. Penugasan ini sangat cepat dan tepat, serta teliti,” ujar Dito.

Dengan adanya dana ini, diharapkan pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024 dapat berjalan lancar dan sukses, serta mampu meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Editor: Akil

Rizal Mulyadi, Rohaniwan dalam Pelantikan Tiga Pj di Aceh

0
Rizal Mulyadi, Rohaniwan dalam Pelantikan Tiga Pj di Aceh. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam upacara yang digelar di Pendopo Gubernur Aceh pada Ahad, 14 Juli 2024, H Rizal Mulyadi SAg MA, jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, bertindak sebagai rohaniwan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah tiga Penjabat (Pj) penting. Mereka adalah Pj Wali Kota Banda Aceh, Pj Bupati Aceh Timur, dan Pj Bupati Bener Meriah.

Rizal, yang juga menjabat sebagai Kepala Tim Pendaftaran dan Dokumen Haji Bidang Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Aceh, menjalankan perannya sebagai rohaniwan dengan khidmat.

“Semoga Pj yang dilantik berhasil menjalankan amanah, dan sukses selalu, Aamiin Allahumma aamiin,” ucap Rizal penuh harap di Anjong Mon Mata sebelum melanjutkan agendanya menyambut kedatangan kloter 5 di Debarkasi Haji Aceh.

Dalam pelantikan yang bertepatan dengan awal Tahun Baru Hijriah tersebut, Pj Gubernur Aceh H Bustami Hamzah SE MSi mengambil sumpah jabatan dan melantik Pj Wali Kota Banda Aceh, Pj Bupati Aceh Timur, dan Pj Bupati Bener Meriah, serta menyerahkan perpanjangan SK kepada Pj Bupati Aceh Besar dan Pj Bupati Aceh Utara.

Atas nama Menteri Dalam Negeri RI, Bustami melantik Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya ST ME, Pj Bupati Aceh Timur Amrullah M Ridha SSos MSc, dan Pj Bupati Bener Meriah Ir Mohd Tanwier MM. Selain itu, ia juga menyerahkan perpanjangan SK kepada Muhammad Iswanto SSTP MM sebagai Pj Bupati Aceh Besar dan Dr Mahyuzar MSi sebagai Pj Bupati Aceh Utara.

Untuk diketahui, Ade Surya saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengairan Aceh. Amrullah M Ridha merupakan Asisten Deputi Infrastruktur Pemerintahan pada Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI, sedangkan Mohd Tanwier menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Rizal Mulyadi, yang pernah mengabdi di Kandepag Aceh Singkil dan Kandepag Kota Subulussalam, juga menjadi bagian dari Tim Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh 2024. Kehadirannya sebagai rohaniwan dalam acara pelantikan ini menambah khidmat dan sakralitas prosesi, memberikan doa dan harapan agar para penjabat yang baru dilantik mampu mengemban tugas dengan baik dan membawa kemajuan bagi daerahnya masing-masing.

Editor: Akil

Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Aceh Diimbau Gunakan Masker dan Lapor Puskesmas

0
Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Aceh Diimbau Gunakan Masker dan Lapor Puskesmas. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebanyak 389 jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-04 tiba di Aceh pada Sabtu (13/7/2024). Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, Azhari, mengungkapkan bahwa jemaah kloter 4 mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (BTJ) pada pukul 15.57 WIB.

Jemaah yang berasal dari Kabupaten Pidie dan Bireuen tersebut berangkat dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada hari yang sama dengan pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai Garuda Indonesia pada pukul 03.54 Waktu Arab Saudi.

“Kloter BTJ-04 berangkat ke Arab Saudi dengan 392 orang. Namun, tiga jemaah wafat di tanah suci dan satu orang mutasi keluar kloter. Selain itu, tiga jemaah ditunda kepulangannya bersama kloter 4 karena masih dalam perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah,” jelas Azhari dalam keterangan yang dikeluarkan Media Center Haji Aceh, Sabtu (13/7/2024) malam.

Azhari menambahkan, ada empat jemaah kloter 2 yang berasal dari Bireuen yang pulang dengan kloter 4. “Jadi, totalnya 389 jemaah yang tiba hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pemeriksaan PPIH Embarkasi Aceh, dr. Koestendrina, mengimbau jemaah haji yang sudah tiba di tanah air untuk memakai masker. Tujuannya adalah meminimalisir penularan virus kepada anggota keluarga di rumah dan lingkungan sekitar.

“Tiga jemaah haji kloter 4 yang dirawat di KKHI Madinah terinfeksi varicella atau cacar air, yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Virus ini mudah menular melalui percikan ludah, udara, atau kontak langsung dengan cairan dari ruam,” kata dr. Koestendrina.

Gejala cacar air muncul 10−21 hari setelah terpapar virus. Oleh karena itu, dr. Koestendrina berharap jemaah haji yang baru tiba di tanah air segera memberitahukan petugas Puskesmas tentang kepulangan mereka.

“Jemaah haji yang telah kembali akan dipantau kesehatannya selama 21 hari oleh dinas kesehatan setempat. Jika selama pemantauan ada gangguan kesehatan, diharapkan segera melapor,” lanjutnya.

Ia juga mengimbau jemaah haji untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) setibanya di kampung halaman dan selama proses pemantauan kesehatan.

Kepada jemaah haji di Madinah yang menjelang kepulangan, dr. Koestendrina mengingatkan agar tetap menjaga kesehatan dengan makan, minum, istirahat yang cukup, dan mengonsumsi obat yang dianjurkan dokter.

“Cuaca di Madinah masih tinggi, mencapai 43°C. Jemaah haji diminta membatasi aktivitas di luar hotel dan city tour. Jika harus bepergian, gunakan pelindung diri seperti payung, topi lebar, dan kacamata hitam, serta jangan lupa membawa air minum untuk mencegah dehidrasi,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar jemaah tidak ragu menghubungi petugas kesehatan jika mengalami kendala kesehatan.

“Jangan lupa hubungi petugas kesehatan kloter jika merasa ada gejala apapun,” ujarnya.

Menurut dr. Koestendrina, jemaah haji bisa menilai sendiri kondisi kesehatannya. “Jika sudah merasa lelah, jangan memaksakan diri beraktivitas di luar kapasitas kemampuan,” tutupnya.

Editor: Akil

Mengundurkan Diri dari Pj Bupati Gayo Lues, Alhudri Siap Maju di Pilkada Aceh Tengah

0
Alhudri Mengundurkan Diri dari Pj Bupati Gayo Lues. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Blangkejeren – Alhudri resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Bupati Gayo Lues. Ia menyatakan siap maju sebagai calon Bupati di Pilkada Kabupaten Aceh Tengah.

“Saya terpanggil untuk kembali ke rumah, ke Aceh Tengah. Ini surat pengunduran diri saya sebagai Pj Bupati Gayo Lues. Artinya, saya siap maju sebagai calon bupati di Pilkada Aceh Tengah,” ujar Alhudri kepada wartawan, Minggu malam (14/7/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Alhudri menunjukkan surat pengunduran dirinya yang telah disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri. Ia menegaskan, keikutsertaannya dalam kontestasi Pilkada Aceh Tengah didorong oleh niat untuk mengabdikan diri demi kepentingan masyarakat luas.

“Sebagai putra daerah, saya tumbuh dan besar di sini. Saya menempuh pendidikan juga di daerah ini. Mumpung Allah SWT masih memberikan sisa umur sedikit lagi, sudah saatnya saya mengabdi untuk tanah kelahiran ini,” tuturnya.

Ketika ditanya mengenai partai politik pengusung dan pasangan calon yang akan mendampinginya di Pilkada 2024, Alhudri masih belum memberikan jawaban pasti. Ia menyatakan, masih ada waktu untuk membahas hal tersebut. Saat ini, pihaknya perlu melakukan musyawarah dengan para tokoh masyarakat terkait keikutsertaannya.

“Waktu masih ada, jadi nanti saja kita bahas masalah partai politik dan siapa wakil kita. Biarkan politik ini bergerak dinamis. Yang pasti, ayo sama-sama kita perbaiki dan bangun daerah ini dan jangan menyalahkan siapapun,” ucap Alhudri.

Pantauan di lokasi, ratusan warga dari beberapa kecamatan hadir dalam acara yang digelar di kediaman Alhudri. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjajaki pendapat dan mendengar masukan secara musyawarah dari masyarakat terkait keikutsertaan Alhudri sebagai kandidat bupati Aceh Tengah.

Dengan langkah ini, Alhudri berharap dapat mewujudkan aspirasi masyarakat dan membawa perubahan positif bagi Aceh Tengah. Dukungan dari warga menjadi modal penting bagi Alhudri dalam mengarungi Pilkada mendatang.

Editor: Akil

Antusiasme Tinggi, 100 Pendonor Penuhi Kuota Donor Darah di Festival SMR

0
100 Pendonor Penuhi Kuota Donor Darah di Festival SMR. (Foto: BI Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh sangat tinggi. Kuota 100 pendonor terpenuhi sebelum tengah hari, Sabtu (13/7/2024).

Kegiatan donor darah yang digelar di halaman Masjid Raya Baiturrahman ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Sambot Muharram Raya (SMR) yang berlangsung pada 13-14 Juli 2024. Festival ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta mendorong akses literasi digital di sistem pembayaran melalui kampanye QRIS Jelajah Indonesia.

Lintang Diani Ratri, Kepala Unit Tim Manajemen Intern BI Perwakilan Aceh, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini rutin diadakan 3-4 kali dalam setahun dan terbuka untuk umum, tidak hanya bagi pegawai internal BI.

“Donor darah kali ini spesial karena berbarengan dengan Festival Sambot Muharram Raya. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BI dalam mendukung kegiatan positif untuk sosial dan kemanusiaan,” ujar Lintang.

Selain donor darah, Festival SMR diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif. Terdapat pameran UMKM, lomba memasak Bubur Asyura, Musabaqah Santri Aceh, Tabligh Akbar, Dialog Literasi Keuangan, dan banyak lagi.

Festival SMR diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam hal literasi keuangan dan digital. Festival ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Editor: Akil

BI Aceh Ajak Masyarakat Laporkan Kendala QRIS untuk Perlindungan Konsumen

0
Ilustrasi QRIS.(Foto: BI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap kendala yang dialami dalam penggunaan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan perlindungan konsumen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Rony Widijarto, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya mengakselerasi penggunaan QRIS di Aceh. Menurutnya, QRIS merupakan inovasi yang dapat memudahkan transaksi sekaligus meningkatkan inklusi keuangan di wilayah tersebut.

“Jika ada masalah, segera laporkan ke perbankan terkait. Jika dianggap belum ada respons, bisa melaporkan ke otoritas terkait seperti Bank Indonesia dan OJK,” ujar Rony di Banda Aceh, Minggu (14/7/2024).

Salah satu upaya BI Aceh untuk meningkatkan penggunaan QRIS adalah melalui acara Sambot Muharram Raya. Acara yang diadakan di kawasan ekosistem digital Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, perbankan di Aceh seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh Syariah juga turut berpartisipasi dengan menyediakan layanan konsultasi terkait penggunaan QRIS. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan konsumen.

“Bank Aceh dan BSI menyediakan gerai khusus untuk konsultasi QRIS,” tambah Rony.

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Aceh dapat lebih mudah mengakses dan memanfaatkan layanan pembayaran digital, serta mendapatkan perlindungan yang memadai dalam setiap transaksi yang dilakukan.

Editor: Akil

Beri Apresiasi untuk BSI, Pemerhati Ekonomi Sebut Program Aceh Muslimpreneur Tingkatkan Kapasitas Pengusaha Muda

0
Para pemenang Aceh Muslimpreneur 2023. (Foto: Humas BSI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Langkah inovatif Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam meluncurkan program Aceh Muslimpreneur (AMP) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk pemerhati ekonomi Aceh, Mukhlis. Menurut Mukhlis, program ini mampu menjadi ajang penting bagi pengusaha muda Aceh untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas mereka, sehingga dapat bersaing di tingkat nasional dan global.

Mukhlis mengungkapkan bahwa para pengusaha muda Aceh harus memanfaatkan kesempatan yang ditawarkan oleh BSI melalui program AMP ini.

“Para pengusaha muda Aceh tentu harus memanfaatkan gelaran BSI Aceh Muslimpreneur dengan sebaik-baiknya,” kata Mukhlis saat diwawancarai Nukilan.id, Minggu (14/7/2024).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi peserta untuk memperluas jaringan bisnis, bertemu dengan para pemimpin industri, dan mendapatkan wawasan tentang tren bisnis terkini.

“Kami melihat BSI Aceh berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan dan kesuksesan para entrepreneur di Aceh melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat seperti BSI Aceh Muslimpreneur ini,” tambah Mukhlis.

Saat diwawancarai lebih lanjut, Mukhlis menyampaikan harapannya terhadap program ini. Ia berharap melalui program ini, akan lahir pengusaha-pengusaha muda Aceh yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga di kancah nasional dan internasional.

“BSI telah memberikan fasilitas yang sangat baik, dan kini tergantung pada para peserta untuk memanfaatkan peluang ini seoptimal mungkin,” katanya.

Mukhlis juga menambahkan bahwa program seperti ini penting untuk terus dijalankan agar ekosistem kewirausahaan di Aceh semakin kuat dan berdaya saing. Ia menilai BSI Aceh Muslimpreneur adalah contoh konkret dari dukungan yang diperlukan para pengusaha muda untuk tumbuh dan berkembang.

“Semoga program ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Aceh,” tutup Mukhlis. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

BMKG: Beberapa Wilayah di Aceh Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok

0
Ilustrasi angin kencang. (Foto: Associated Press)

Nukilan.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG) Aceh menyampaikan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang di wilayah Aceh Tamiang, Langsa, dan sekitarnya, Selasa (16/7/2024) besok.

BMKG juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi angin kencang inidi mana kecepatannya diperkirakan mencapai 30 kilometer per jam dan kecepatan maksimum mencapai 50 kilometer per jam yang dapat menyebabkan pohon tumbang.

Selain itu, BMKG juga memprakirakan sebagian besar kabupaten/kota di Aceh akan dilanda hujan ringan. Dilansir dari laman resminya, beberapa kabupaten/kota tersebut yaitu Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Langsa, Nagan Raya, Pidie, dan Simeulue.

Sementara beberapa kabupaten/kota lainnya diprakirakan akan cerah dan cerah berawan yaitu Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Banda Aceh, Bireuen, Gayo Lues, Lhokseumawe, Sabang, dan Subulussalam. []

Reporter: Sammy

Pemerhati Pendidikan Aceh Apresiasi Langkah Bustami Terbitkan Surat Edaran Dorong Orang Tua Antarkan Anak di Hari Pertama Sekolah

0
Ilustrasi orang tua mengantar anaknya di hari pertama masuk sekolah. (Foto: Tempo)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami, SE, M.Si, telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.3/8112 tertanggal 12 Juli 2024 yang berfokus pada penerapan dan penguatan transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Raudhatul Athfal (RA) ke Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas awal. Dalam surat tersebut, Bustami mengimbau para orang tua agar mengantarkan anak mereka pada hari pertama masuk sekolah.

Surat edaran tersebut juga menginstruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak yang memiliki anak usia PAUD/RA dan SD/MI kelas awal untuk mengantar anak mereka pada hari pertama masuk sekolah, dengan tidak diwajibkan mengikuti Apel Pagi pada Senin, 15 Juli 2024.

Menanggapi kebijakan tersebut, Amal, pemerhati pendidikan Aceh, memberikan apresiasi tinggi kepada Bustami. Ia menilai bahwa langkah ini dapat memperkuat transisi anak-anak dari PAUD ke SD/MI kelas awal, sehingga mereka merasa lebih nyaman dan aman saat memulai jenjang pendidikan yang baru.

“Surat Edaran ini adalah salah satu kebijakan yang sangat positif. Kehadiran orang tua pada hari pertama masuk sekolah sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujar Amal saat diwawancarai Nukilan.id, Minggu (14/7/2024).

Amal juga menambahkan bahwa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan kearifan lokal. Menurutnya, hal ini penting agar anak-anak dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru dengan lebih mudah dan lancar.

“Kebijakan ini diharapkan dapat membantu anak-anak untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru dengan lebih mudah dan lancar. Pengalaman pertama mereka di sekolah haruslah positif dan menyenangkan,” tambah Amal.

Amal berharap bahwa kebijakan ini dapat diterapkan dengan baik dan mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk para guru dan orang tua.

“Dengan kerjasama yang baik antara semua pihak, kita bisa memastikan bahwa transisi anak-anak dari PAUD ke SD/MI berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi perkembangan mereka,” tutup Amal. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Komisi X DPR RI Tinjau Perpustakaan Aceh, Apresiasi Fasilitas Lengkap dan Modern

0
Asisten Administrasi Umum Setda Aceh Dr Iskandar AP mendampingi kunjungan Komisi X DPR RI ke perpustakaan wilayah. (Foto: Humas Pemerintah Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), Edi Yandra, mendampingi tim dari Komisi X DPR RI saat meninjau Perpustakaan Aceh di Banda Aceh, Sabtu (13/7/2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024 Komisi X DPR RI.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung memasuki gedung perpustakaan. Mereka kemudian meninjau seluruh ruangan dan fasilitas baca yang tersedia, di antaranya ruang baca difabel, ruang baca anak, ruang baca umum, ruang baca agama, serta sejumlah fasilitas lainnya. Di antara anggota Komisi X yang hadir dalam tinjauan tersebut adalah Illiza Sa’aduddin Djamal, Desi Ratnasari, serta sejumlah anggota lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi fasilitas yang ada di Perpustakaan Aceh ini. Selain lengkap, perpustakaan ini juga ramah bagi semua kalangan,” ujar Illiza Sa’aduddin Djamal.

Gedung Perpustakaan Aceh, yang merupakan perpustakaan terbesar di Aceh, diresmikan pada tahun 2022 oleh Gubernur Aceh saat itu, Nova Iriansyah. Pembangunan gedung ini dimulai pada tahun 2017, diawali dengan pembongkaran gedung lama. Pada tahun 2020, pembangunan sempat terhenti karena refocusing anggaran untuk pengendalian Covid-19, dan dilanjutkan kembali pada tahun 2021.

Perpustakaan Aceh beroperasi setiap hari, dari Senin hingga Minggu, mulai pukul 08.30 hingga 16.45 WIB. Fasilitas yang tersedia di perpustakaan ini mencakup ruang baca difabel, ruang baca anak, ruang baca umum, dan ruang baca agama, yang semuanya dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung.

“Dengan adanya perpustakaan yang modern dan lengkap seperti ini, kami berharap masyarakat Aceh dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan minat baca mereka,” ujar Edi Yandra.

Kunjungan Komisi X DPR RI ini diharapkan dapat memberikan dorongan lebih lanjut untuk pengembangan perpustakaan di Aceh, sehingga dapat terus meningkatkan kualitas dan layanan kepada masyarakat.

Editor: Akil