Beranda blog Halaman 1017

Dukung Pemerintah Berantas Judi Online, PCNU Aceh Barat Sosialisasikan Bahaya Judi Online di Warung Kopi

0
PCNU Aceh Barat Sosialisasikan Bahaya Judi Online di Warung Kopi. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Meulaboh – Sejalan dengan kebijakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang mendukung langkah Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dalam memberantas aktivitas judi online atau daring yang sedang merebak di tengah masyarakat.

Maka langkah cepat tanggap dilakukan oleh PCNU Kabupaten Aceh Barat. Melalui kegiatan pengajian “Beut NU Warung Kopi” yang mengangkat tema khusus “Bahaya Judi Online” yang dilaksanakan di Te-Em Coffee, Meulaboh, Kamis (25/7/2024) malam.

Kegiatan yang diinisiasikan oleh MWCNU Johan Pahlawan dibawah koordinisasi ketua Pantia Abi Arrafif tersebut menghadirkan 3 pemateri sekaligus yaitu dari Kodim 0105/Aceh Barat, Kapolres Aceh Barat dan dari unsur ulama/Pimpinan Dayah.

Pantauan Nukilan.id di lokasi, acara tersebut dihadiri lebih dari 100 orang dari berbagai unsur yaitu pemuda, santri, guru dayah, okp, ormas, unsur perempuan dan tokoh masyarakat.

Kegiatan yang dipandu oleh Aduwina Pakeh, M.Sc, Akademisi Universitas Teuku Umar itu menampilkan ketiga pemateri secara paralel. Masing-masing pemateri menyampaikan bahaya Judi online dari perspektif berbeda.

Pemateri dari Kodim 0105/Aceh Barat diwakili oleh Pasi Ops Kapten Andika dengan materi “Bahaya Judi Online dalam Perspektif Ketahanan Negara dan NKRI”, dari Polres Aceh Barat membahas tema “Bahaya Judi Online dalam Perspektif Kamtibmas), dan dari unsur Ulama disampaikan oleh Tgk. Yasri Azzahidi, pimpinan Dayah Luthfi Amanah Al-Amilin dengan materi “Judi online dalam perspektif Fiqih”.

Ketua Tanfidziyah PCNU Aceh Barat, Tgk. H. Khairul Azhar, MA dalam sambutannya mengapresiasi kebijakan pemerintah atas gebrakan dalam upaya pemberantasan judi online. “Kita dukung sepenuhnya langkah TNI/Polri di Aceh Barat yang mulai giat mensosialisasikan himbauan dan larangan judi online kepada masyarakat” kata Waled Khairul, sapaan akrab Ketua PCNU Aceh Barat tersebut

Menurut pimpinan Dayah ZUDI Meulaboh ini, judi online haruslah terberantas tuntas. Lantaran kerap menjadi masalah yang memicu tingginya angka kemiskinan dan kriminal.

Kemudian ia pun menilai pemerintah merupakan pihak yang tepat untuk memberantas praktik judi online. Lantaran memiliki perangkat yang lengkap.

Perangkat yang lengkap itu seperti instrumen teknologi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam menutup semua situs judi online. Selain itu, pemerintah juga memiliki perangkat hukum berupa undang-undang. Hal itu memungkinkan para penegak hukum mengambil tindakan tegas.

Walaupun pemerintah memiliki perangkat lengkap dalam memberantas judi daring. Ia menilai masyarakat juga harus terlibatkan dalam membantu pemerintah mensosialisasikan bahaya judi daring.

“Pemberantasan judi online perlu dukungan semua kalangan masyarakat. Para ulama sepanjang masa selalu menyatakan perjudian haram dan tidak berkah, dari itu, kita PCNU Aceh Barat menggelar kegiatan ini” tegas Waled Khairul

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan surat keputusan pembentukan Satgas Pemberantasan Perjudian Online yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto.

Pembentukan Satgas tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring yang terbit di Jakarta 14 Juni 2024.

“Sampai saat ini sudah 2,1 juta situs judi online tertutup. Dan Satgas Judi Online terbentuk agar mempercepat pemberantasan permainan haram,” kata Presiden RI Joko Widodo.

Reporter: Adwina Pakeh

Dua Atlet Karate PON Aceh Raih Emas dan Gelar Best of The Best di Yogyakarta

0
Dua Atlet Karate PON Aceh Raih Emas dan Gelar Best of The Best di Yogyakarta. (Foto: Humas Pelatda Karate Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dua atlet Pelatda Karate PON Aceh di ajang Open Karate Championship Yogyakarta 2024. Muhammad Farizi, yang akrab disapa Jambrong, dan Najla Syakira, yang dikenal dengan panggilan Lala, berhasil meraih medali emas serta gelar best of the best di kompetisi bergengsi tersebut.

“Alhamdulillah, anak-anak kita, Lala dan Jambrong, keduanya mendapatkan medali emas, dan untuk Lala juga mendapatkan juara best of the best,” kata Irpannusir, Manajer Pelatda Karate PON Aceh, saat ditemui di Banda Aceh pada Kamis (25/7/2024).

Dalam kesempatan itu, Irpannusir didampingi oleh Ketua Pengprov Forki Aceh, Sulaiman SE, Sekum Forki Hendra Darmawan, dan Senpai Misbahul. Mereka juga memberikan bonus kepada kedua peraih medali serta atlet karate Aceh lainnya.

Irpannusir menekankan pentingnya meningkatkan jam terbang bagi para atlet karate Aceh sebagai persiapan menghadapi event nasional pada September mendatang. “Perkaya jam terbang, sehingga anak-anak jauh lebih siap saat menghadapi PON Aceh-Sumut nanti. Harapan kita, Aceh harus berjuang untuk maksimal meraih lima medali emas,” ujarnya.

Ia juga berharap agar 12 atlet karate Aceh yang akan berlaga di PON Aceh-Sumut September nanti benar-benar berjuang meraih kemenangan dan mengangkat nama Aceh di cabang olahraga karate. “Saya kira di PON Aceh-Sumut, kita harus meraih juara 1 untuk cabang karate, karena ini menjadi harga diri kita. Jadi harus hasil terbaik,” tambahnya.

Politikus PAN Aceh itu pun mengucapkan terima kasih kepada para pelatih karate yang telah bekerja keras memberikan pelatihan kepada para atlet. Irpannusir berjanji akan terus memberikan dukungan penuh kepada para atlet karate, salah satunya dengan mensupport mereka mengikuti event nasional agar lebih matang saat berlaga di PON Aceh-Sumut. “Kita support terus mereka, intinya dukungan kita untuk karate ini sangat maksimal,” pungkasnya.

Kepala Pelatih Pelatda Karate PON Aceh, Shihan Arie Marzuki, mengungkapkan bahwa dalam event di Yogyakarta tersebut, Aceh hanya membawa dua atlet yaitu Muhammad Farizi dan Najla Syakira, dan keduanya berhasil meraih medali.

Muhammad Farizi bermain di kelas senior -67 kg putra dan berhasil meraih juara pertama, sementara Najla Syakira bermain di kelas senior putri, meraih medali emas serta gelar best of the best senior putri. “Di setiap juara satu di kelas senior putri dan kelas under putri yang totalnya sepuluh, itu juara masing-masing kelas diadu kembali, dan Najla Syakira berhasil mendapatkan juara satu (best of the best),” jelas Shihan Arie.

Menghadapi PON Aceh-Sumut, Shihan Arie menyatakan bahwa para atlet terus meningkatkan latihan serta mengikuti event kejuaraan lainnya. Dalam waktu dekat, mereka juga akan bertanding di Semarang sebagai bagian dari persiapan menuju PON Aceh-Sumut. “Latihan semakin intens, dan persiapan kita juga mengikuti pertandingan di Semarang. Ini juga bagian dari persiapan atlet menuju PON Aceh-Sumut nantinya,” tutupnya.

Editor: Akil

Menikmati Nasi Urap Ikan Bawal di Warung Berkah Bahagia

0
Nasi urap dengan lauk ikan bawal. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Warung Berkah Bahagia, yang terletak di Jalan Prof Ali Hasyimi, Lamteh, tepat di samping Caffe Sini Ngopi, menawarkan pengalaman makan yang berbeda. Dengan suasana terbuka, asri, dan rimbun, tempat ini sangat cocok untuk makan siang sambil menikmati angin sepoi-sepoi.

Warung ini menyajikan berbagai menu yang menggugah selera, seperti nasi putih, nasi liwet, dan nasi urap. Pilihan lauknya juga beragam, mulai dari ikan bawal hingga ayam goreng, dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp. 5000.

Kali ini, Nukilan.id mencoba salah satu menu favorit, yaitu Nasi Urap Ikan Bawal, yang dilengkapi dengan dua jenis sambal dan tempe. Dengan harga hanya Rp. 18.000, hidangan ini berhasil memanjakan lidah. Ikan bawal yang baru digoreng memberikan rasa segar dan gurih, sementara sambalnya memiliki tingkat kepedasan yang pas di lidah.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengalaman makan di Warung Berkah Bahagia, kami mewawancarai salah satu pengunjung setia, Balma. Balma mengungkapkan kepuasannya terhadap kualitas makanan dan suasana di warung ini.

Warung Berkah Bahagia. (Foto: Nukilan)

“Saya sering datang ke sini karena makanannya enak dan harganya sangat terjangkau. Nasi Urap Ikan Bawal adalah favorit saya. Ikan bawalnya selalu segar dan sambalnya benar-benar pas di lidah,” kata Balma kepada Nukilan.id, Jumat (26/7/2024).

Balma juga menambahkan bahwa suasana di Warung Berkah Bahagia membuatnya merasa nyaman untuk berlama-lama menikmati makan siang.

“Tempatnya terbuka dan asri, jadi saya merasa betah berlama-lama di sini, apalagi kalau datang bersama teman-teman,” ujarnya.

Dengan menu yang variatif, harga yang bersahabat, dan suasana yang menyenangkan, tidak heran jika Warung Berkah Bahagia menjadi pilihan banyak orang untuk menikmati makan siang yang memuaskan. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Pj Gubernur Aceh Dukung Penuh Pembuatan Film Laksamana Malahayati

0
Pj Gubernur Aceh, Bustami saat menerima audiensi Tim Kemenko Marves, Kemendikbudristek dan Dikti, PFN terkait pembuatan Film Animasi Keumalahayati. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami, memberikan dukungan penuh terhadap program Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) RI yang akan membuat film tentang kisah pahlawan nasional asal Aceh, Laksamana Malahayati.

“Film ini mengingatkan tentang Aceh masa lalu, kita harapkan nantinya menjadi spirit bagi generasi muda untuk menatap masa depan Aceh lebih baik,” ujar Bustami di Banda Aceh, Kamis (25/7/2024), saat bertemu dengan tim pembuatan film Malahayati di Pendopo Gubernur Aceh.

Bustami menyambut baik pembuatan film tersebut karena banyak benda, pakaian, dan bangunan yang asli bernuansa Aceh akan dipromosikan melalui film ini. “Dengan pembuatan film ini, maka banyak yang bernuansa Aceh dipromosikan lewat film tersebut,” tambahnya.

Legacy dari Menteri Luhut

Penasihat Khusus Menko Marves, Ezki Tri Rezki, menyebutkan bahwa film Laksamana Malahayati digagas oleh Menteri Luhut Binsar Pandjaitan sebagai bentuk legacy darinya. Film ini dibuat dalam format 3D untuk menyasar kalangan anak-anak sekaligus menjadi film edukasi tentang kepahlawanan Indonesia.

“Ini adalah film komersial yang nantinya akan ditayangkan lewat Netflix dan bioskop,” kata Ezki.

Sebelum memulai pembuatan film, tim melakukan riset mendalam dengan menjumpai ahli waris Keumala Hayati, mengunjungi lokasi perang dan tempat tinggal Malahayati, serta mempelajari berbagai literatur sejarah. Ezki menambahkan, film ini juga akan dibuat dalam versi bahasa Inggris untuk dipasarkan ke negara lain.

Animasi 3D dan Tokoh Fiksi

Animator Film 3D Malahayati, Chandra Endroputro, menjelaskan bahwa film ini bergenre fiksi karena dikombinasikan dengan imajinasi. Beberapa bagian alur cerita akan ditambah untuk menyesuaikan genre film anak-anak.

“Selain Malahayati, nantinya juga akan ada tokoh utama lainnya yang berusia anak-anak yang diberi nama Si Mirah dan menjadi tokoh kunci dari alur cerita film tersebut,” kata Chandra.

Dengan adanya film ini, diharapkan generasi muda Aceh dapat mengambil inspirasi dari perjuangan Laksamana Malahayati dan membangun masa depan yang lebih baik untuk Aceh.

Editor: Akil

Kemenag Aceh Studi Tiru ke Kemenag Bantul untuk Capai Zona Integritas

0
Kemenag Aceh Studi Tiru ke Kemenag Bantul untuk Capai Zona Integritas. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Bantul – Dalam upaya meningkatkan pembangunan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh melakukan studi tiru ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul pada Kamis (25/7/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., yang mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari strategi dan kiat-kiat yang dilakukan Kemenag Bantul dalam mencapai pembangunan zona integritas tersebut.

“Selain silaturahmi, tujuan kami ke sini adalah untuk belajar dan meniru apa saja yang telah dilakukan Kemenag Bantul sehingga berhasil mencapai WBK/WBBM,” ujar Azhari.

Azhari menekankan pentingnya semangat para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenag Bantul sebagai kunci keberhasilan mereka. Ia berharap semangat yang sama dapat diterapkan di Kemenag Aceh untuk mencapai hasil serupa.

“Tentunya tidak mudah untuk meraih keberhasilan seperti apa yang telah diraih saudara-saudara kami di sini. Dibutuhkan semangat seluruh pegawai untuk melakukan pemenuhan data dukung sampai peningkatan pelayanan publik hingga penyediaan sarana dan prasarana,” tambahnya.

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Aceh serta perwakilan dari Kemenag Kota Padang dan Kemenag Salatiga. Mereka disambut oleh Kepala Kantor Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., yang kemudian mengajak rombongan untuk melihat langsung area pelayanan Kemenag Bantul.

Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi Kemenag Aceh dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencapai zona integritas. WBK/WBBM.

Editor: Akil

PLN Aceh Siap Dukung Keandalan Listrik untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024

0
Ilustrasi kelistrikan (Foto: pln.co.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh memastikan keandalan energi untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dengan menambah jaringan listrik dan menyiapkan sistem cadangan.

General Manager PLN UID Aceh, Mundhakhir, menyampaikan bahwa pihaknya telah menambahkan jaringan listrik ke berbagai venue PON dan menyiapkan sistem cadangan berupa genset dan UPS sebagai bagian dari komitmen PLN untuk menyukseskan event olahraga tersebut.

“Penambahan jaringan ke venue-venue PON dan sistem cadangan dengan penempatan genset dan UPS merupakan bagian dari komitmen PT PLN UID Aceh dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan event olahraga,” ujar Mundhakhir di Banda Aceh, Kamis (25/7/2024).

Mundhakhir menjelaskan bahwa PLN UID Aceh terus melakukan upaya preventif dan pemeliharaan jaringan untuk memastikan keandalan listrik selama pelaksanaan PON di Aceh. Selain itu, PLN juga meningkatkan kapasitas pembangkit listrik dan memperkuat jaringan distribusi guna memastikan ketersediaan listrik yang mencukupi.

“Kita secara periodik juga melakukan asesmen ke venue seiring percepatan pembangunan arena olahraga dan termasuk ketersediaan instalasi,” tambahnya.

Selain itu, PLN UID Aceh terus memaksimalkan komunikasi dengan panitia PON, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan ketersediaan listrik pada pelaksanaan event olahraga tersebut.

Mundhakhir memperkirakan beban puncak saat penyelenggaraan PON di provinsi yang berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu mencapai 600 MW, dan pihaknya optimis mampu mencukupi kebutuhan daya tersebut.

PON XXI Aceh-Sumut 2024 akan dibuka pada 8 September 2024 di Aceh oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup pada 20 September 2024 di Sumut oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Dengan berbagai langkah yang telah diambil, PLN UID Aceh berkomitmen untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024 tanpa kendala listrik.

Editor: Akil

Aliansi Gen-Z Aceh Dorong Tu Sop Jeunieb Maju sebagai Calon Gubernur Aceh 2025-2030

0
Aliansi Gen-Z Aceh Dorong Tu Sop Jeunieb Maju sebagai Calon Gubernur Aceh 2025-2030. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Aliansi Gen-Z Aceh secara resmi mendesak ulama kharismatik Tgk Muhammad Yusuf bin Abdul Wahab, atau lebih dikenal sebagai Tu Sop Jeunieb, untuk mempertimbangkan pencalonannya dalam Pilkada Aceh 2024 sebagai calon Gubernur Aceh untuk periode 2025-2030.

“Melalui pernyataan ini, kami mengajak Tu Sop Jeunieb untuk berpartisipasi dalam kontestasi Pilkada Aceh 2024. Kami yakin kehadirannya akan membawa visi dan upaya perbaikan yang signifikan bagi masyarakat Aceh,” ujar Koordinator Aliansi Gen-Z Aceh, Riski Arif Munandar, dalam konferensi pers di Banda Aceh, Kamis (25/7/2024).

Riski menilai bahwa Tu Sop Jeunieb adalah figur yang sangat relevan untuk memimpin Aceh di masa depan. “Beliau merupakan tokoh ulama yang memiliki kedalaman pemahaman terhadap kultur dan tradisi masyarakat Aceh. Pengalaman luas beliau dalam berdakwah ke berbagai pelosok Aceh serta keterlibatannya dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial, ekonomi, dan kebudayaan membuktikan bahwa beliau memahami dengan baik kondisi sosiologis Aceh saat ini,” tambah Riski.

Menurut Riski, Tu Sop Jeunieb dikenal sebagai ulama yang moderat dan visioner, dengan sikap terbuka terhadap perubahan dan komitmen untuk kebaikan masyarakat. “Sebagai seorang ulama yang berwawasan luas, Tu Sop juga telah terlibat aktif dalam berbagai organisasi, baik di tingkat lokal Aceh maupun nasional,” ungkapnya.

Selain kontribusinya dalam tarbiyah melalui pengajian dan berbagai kegiatan sosial, Tu Sop Jeunieb juga terlibat dalam inisiatif Barisan Muda Ummat (BMU) yang berfokus pada pembangunan rumah untuk kaum miskin dan dhuafa. Beliau juga menginisiasi berdirinya Tim Kader Dakwah (TKD) di berbagai desa di Aceh, yang bertujuan untuk menjawab berbagai problematika keagamaan dan sosial di masyarakat.

“Dengan kematangan karakter dan ketajaman visi pembangunan yang dimilikinya, kami yakin Tu Sop Jeunieb dapat menghadapi berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi Aceh ke depan,” tutup Riski.

Aliansi Gen-Z Aceh berharap, dengan segala pengalaman dan kontribusi nyata yang telah ditunjukkan, Tu Sop Jeunieb akan bersedia untuk maju dalam Pilkada Aceh 2024, membawa harapan baru untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Editor: Akil

Minat Pelajar Banda Aceh terhadap Robotika Meningkat Tajam

0
Minat Pelajar Banda Aceh terhadap Robotika Meningkat Tajam. (Foto: AMANAH)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Minat pelajar di Banda Aceh terhadap robotika semakin meningkat, seperti yang terlihat dari antusiasme mereka saat mengikuti sosialisasi kompetisi “AMANAH Robotic Competition” di SMAS Methodist, Kota Banda Aceh, Kamis (25/7/2024).

“Peragaan robotika itu sangat seru. Saya sampai ingin mengikutinya dengan membuat robot sendiri,” kata M Zakky Siregar, siswa kelas X, dalam testimoninya pada acara tersebut.

Zakky meyakini bahwa bagi para pelajar di Banda Aceh, robot bukan hanya karya ilmiah, melainkan juga kreasi seni. “Robot bisa didesain untuk berbagai keperluan yang membantu pekerjaan manusia selain untuk sarana rekreasi,” ujarnya.

Selama ini, para pelajar sudah familiar dengan penggunaan robot dalam proses produksi barang di pabrik-pabrik. “Selain itu, mereka juga banyak menonton film-film tentang robot yang digunakan untuk bermain sepak bola hingga tinju,” tambah Zakky.

Zakky mengaku bahwa film animasi menginspirasi generasi muda saat ini untuk membuat robot. Dia pun bertekad untuk membuat robot bertema olahraga. “Saya ingin ikut lomba robotik karena saya ingin membuat robot yang belum pernah saya buat,” harap Zakky.

Sosialisasi ini dilakukan oleh kelompok mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh bernama Pike Robotic yang memamerkan mobil robot bertenaga matahari. Robot tersebut bisa berjalan dan bergerak hanya dengan tenaga surya yang menyoroti panel di atasnya.

AMANAH Robotic Competition akan digelar di Lapangan Tugu USK Banda Aceh pada 11 Agustus 2024. Perlombaan ini dibuka untuk pelajar SMP dan SMA se-Provinsi Aceh dengan dua jenis lomba, yaitu karya tulis ilmiah dan pembuatan robot.

Untuk tingkat SMP, perlombaan yang digelar adalah Robot Football Champion, sementara untuk pelajar SMA, lombanya adalah membuat Solar Mini Car. Lomba karya tulis ilmiah mengambil tema seputar inovasi robot beginner Arduino dan Internet of Things (IoT).

Sebelum lomba, pihak penyelenggara akan mengadakan pelatihan atau coaching clinic robotik pada 9-10 Agustus 2024. Pendaftaran peserta dibuka hingga 31 Juli 2024.

AMANAH Robotic Competition diyakini bisa menjadi pemicu bagi anak-anak untuk mendalami bidang robotika hingga menghasilkan inovasi baru yang berguna untuk pembangunan daerah. Salah satunya adalah menciptakan kendaraan yang lebih ramah lingkungan pada masa depan.

Editor: Akil

FEB USK dan National Taitung University Gelar Aceh Mandarin Camping 2024

0
FEB USK dan National Taitung University Gelar Aceh Mandarin Camping 2024. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) bekerjasama dengan Department of Chinese Language and Literature (DLCC) National Taitung University, Taiwan, kembali menyelenggarakan kegiatan summer camp bertajuk Aceh Mandarin Camping.

Kegiatan yang berlangsung di Program Studi (Prodi) Diploma 3 Sekretari ini diikuti oleh sekitar 24 mahasiswa secara hybrid, terhitung sejak 23 Juli hingga 23 Agustus 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif DLCC National Taitung University Prof Shu Jaw-Min beserta pendampingnya Chen Hsin-Hao, Koordinator Prodi D3 Sekretari FEB USK Rizki Amalia SMB MAB, serta para dosen dan mahasiswa turut hadir dalam acara pembukaan Aceh Mandarin Camping.

Koordinator Prodi D3 Sekretari FEB USK, Rizki Amalia SMB MAB, menjelaskan bahwa Aceh Mandarin Camping merupakan kegiatan tahunan sejak 2012. Kegiatan ini memberikan mata kuliah bahasa Mandarin bagi mahasiswa Prodi D3 Sekretari. Namun, pandemi Covid-19 sempat menghentikan kegiatan ini sejak 2020 hingga 2023.

“Tahun ini kegiatan tersebut kembali dilaksanakan, menjanjikan pengalaman yang berharga bagi seluruh peserta,” ungkap Rizki Amalia dalam keterangannya yang diterima pada Kamis (25/7/2024).

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin para mahasiswa serta memberikan pengalaman budaya dan pendidikan yang imersif.

Format hybrid memungkinkan kombinasi kegiatan tatap muka dan virtual, sehingga partisipasi dan keterlibatan tetap luas meskipun ada kendala geografis. Bagi peserta aktif, akan diberikan sertifikat langsung dari Taitung University.

Editor: Akil

Tragis! Pedagang Mi Aceh di Deli Serdang Tewas Dibunuh, Pelaku Gunakan Botol Kecap

0
Ilustrasi mayat. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Reza Adrian Siregar (34), seorang ayah dari tiga anak, mengaku telah membunuh Abdullah (40), pedagang mi Aceh di Kabupaten Deli Serdang, dengan botol kecap. Tragedi ini berawal dari hubungan kerja yang tampak harmonis namun berubah menjadi konflik mematikan.

Menurut pengakuan Reza saat diwawancarai di Polsek Tembung pada Kamis (25/7/2024), ia telah mengenal Abdullah sejak lama. Pada Sabtu, 2 Juni 2024, Abdullah meminta Reza memperbaiki gerobak jualannya. Reza menyanggupi permintaan tersebut dan bekerja sama dengan temannya, Raka.

Pada hari pertama, komunikasi antara Reza dan Abdullah berjalan lancar. Namun, konflik muncul keesokan harinya ketika Reza meminta uang Rp 100.000 kepada Abdullah untuk dibagi dengan temannya dan keluarganya.

“Uang itu mau aku bagi sama temanku itu dan orang rumah (keluarga),” kata Reza. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh Abdullah dengan kata-kata yang menyakitkan hati Reza.

“Uang-uang aja sama kau, pekerjaan belum siap, gak ada otak kau,” kata Reza menirukan ucapan Abdullah.

Merasa sakit hati, Reza berniat menghabisi nyawa Abdullah. Setelah maghrib, Reza dan Raka menghampiri Abdullah yang sedang santai di kamar. Mereka menganiaya Abdullah hingga tewas.

“Saya pukul kepalanya pakai botol kecap. Kalau kawanku (Raka) pakai botol sirup kurnia. Saya piting dia (hingga tewas). Setelah itu aku ikat kaki dan tangannya di kamar, terus aku kunci,” ungkap Reza.

Setelah membunuh Abdullah, Reza dan Raka mengambil barang-barang milik korban. Reza mengambil televisi, sementara Raka membawa sepeda motor korban. Keduanya kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Kawanku jual sepeda motor lalu pergi ke Kamboja. Kalau aku langsung naik bus ke Solo dan tidur di loket bus. Aku balik ke rumah di Tembung kemarin, dan dua hari setelahnya ditangkap di situ,” tambah Reza.

Kepala Unit Reskrim Polsek Tembung AKP Japri Simamora membenarkan bahwa Reza ditangkap di rumahnya pada Senin (22/7/2024). Saat ini, Reza ditahan di Polsek Tembung untuk menjalani proses hukum.

Reza dikenakan Pasal 340 subsidair Pasal 338 subsidair Pasal 365 ayat 4 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kejadian ini menjadi peringatan bahwa konflik kecil bisa berujung pada tindakan kriminal yang serius. Semoga proses hukum berjalan dengan adil dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Editor: Akil