Beranda blog Halaman 1005

PSSI Pertimbangkan Stadion Harapan Bangsa untuk Laga Timnas Indonesia vs China

0
Stadion Harapan Bangsa dipersiapkan sebagai salah satu lokasi pertandingan PON 2024. (Foto: kompas.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Peluang Tim Nasional Indonesia menjamu China di Stadion Harapan Bangsa, Aceh, dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia semakin terbuka. Hal ini muncul sebagai respons atas langkah Federasi Sepakbola China (CFA) yang mendaftarkan Stadion Qingdao sebagai venue laga China vs Timnas Indonesia pada 15 Oktober 2024.

Stadion Qingdao dipilih CFA karena cuaca dingin di kawasan tersebut yang diperkirakan akan menyulitkan para pemain Timnas Indonesia. Selain itu, jarak antara Stadion Qingdao dan kota Beijing, tempat kedatangan skuad Garuda, mencapai 6,5 jam perjalanan darat, yang tentunya akan menguras tenaga tim asuhan Shin Tae-yong.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons pemilihan Stadion Qingdao ini dengan pernyataan tegas.

“Saat di China, kami ditaruh di kota yang jaraknya 6,5 jam dari Beijing. Tentunya semua negara ingin mempersulit tim tamu. Kita tentunya ingin menjadi tuan rumah yang baik. Namun, kalau kami dikerjain di luar negeri, ya kita kerjain lagi di Indonesia,” ujar Erick Thohir kepada awak media usai laga Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19 di final Piala AFF U-19 2024.

Jika PSSI memutuskan untuk “mengerjai” balik China, Stadion Harapan Bangsa di Kota Banda Aceh bisa menjadi alternatif venue. Stadion yang menjadi markas Persiraja Banda Aceh ini memiliki pengalaman menggelar laga internasional, seperti turnamen Aceh World Solidarity Cup 2017.

Timnas China yang diperkirakan akan tiba di Jakarta terlebih dahulu, harus melanjutkan penerbangan ke Aceh dengan waktu tempuh sekitar 3 jam 23 menit. Kondisi ini akan menguras tenaga skuad asuhan Branko Ivankovic, julukan Timnas China.

Stadion Harapan Bangsa dikenal sebagai stadion paling megah di Provinsi Aceh dengan kapasitas hingga 35.000 penonton. Dengan fasilitas dan pengalaman internasional yang dimiliki, tidak ada salahnya bagi PSSI untuk mempertimbangkan stadion ini sebagai lokasi pertandingan melawan China.

Apakah PSSI akan memilih Stadion Harapan Bangsa di Aceh sebagai venue matchday sembilan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 5 Juni 2025? Keputusan ini tentunya akan menarik untuk dinantikan.

Editor: Akil

Makrab Imadikom Universitas Amikom Yogyakarta: Dorong Keterlibatan Mahasiswa Wujudkan Kamtibmas Kondusif Jelang Pilkada Serentak

0
Anggota dan pengurus Imadikom saat makrab di Wisma Kepodang Kaliurang dan pembukaan di kampus Universitas Amikom Yogyakarta Condongcatur Sleman, Senin 29 Juli 2024. (Foto: Imadikom Universitas Amikom Yogyakarta).

NUKILAN.id | Seleman – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) di Jogja yang berjumlah ratusan ribu memiliki peran strategis untuk menyukseskan pesta demokrasi dengan ikut menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Salah satu peran penting itu adalah mencegah beredarnya hoaks di masyarakat dengan memilih dan memilah informasi yang baik sebelum disebarluaskan.

Itu disampaikan oleh Ketua Ikatan Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-K Amikom (Imadikom) Universitas Amikom Yogyakarta Muhamad Reyhan saat Malam Keakraban (Makrab) dengan tema ‘Satu Keluarga, Seribu Mimpi’, Senin 29 Juli 2024 malam, di Wisma Kepodang di Jalan Astorenggo (Kaliurang KM.22) RT.08/RW.19, Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman, DIY.
Reyhan menuturkan, kegiatan makrab ini ingin membekali anggota Imadikom angkatan 2023 dengan jiwa kepemimpinan yang baik supaya bisa memimpin Imadikom di masa depan dan memimpin diri sendiri agar meraih prestasi yang membanggakan kampus baik di kancah nasional maupun internasional.
Menurut Reyhan, jiwa kepemimpinan mahasiswa diperlukan saat terjun langsung di masyarakat, di tengah arus pemikiran yang berbeda-beda dan derasnya informasi mahasiswa harus mampu menyaring sebelum menyebarkannya.
“Sehingga dia bisa menjadi contoh yang baik bagi warga,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (30/7/2024).
Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas Amikom Yogyakarta Suyatmi, S.E., M.M. mengapresiasi kegiatan makrab dengan materi kepemimpinan ini untuk keberlanjutan organisasi Imadikom ke depan. Melalui momentum ini mahasiswa diharapkan juga bisa membantu pemerintah untuk menyukseskan pilkada di DIY.
“Sharing session dengan materi Kepemimpinan dari Kepolisian Daerah (Polda) DIY ini diharapkan bisa menjadi bekal bagi mahasiswa saat terjun di masyarakat setelah lulus,” ungkapnya.
Apriyansyah Koordinator Divisi Acara Makrab mengatakan, kegiatan yang diinisiasi oleh Imadikom ini merupakan langkah nyata organisasi dalam membentuk kader-kader masa depan yang siap menjadi pemimpin Imadikom.
Kolaborasi dengan Polda DIY dalam materi kepemimpinan juga membuka wawasan peserta untuk terus memberikan dampak yang luas dan menjadi pemimpin visioner di masa depan.
“Harapannya, para kader dapat terus berkolaborasi dan menciptakan hal-hal positif yang berdampak luas,” kata dia, didampingi anggota Imadikom Arif Setiawan dan Devi Setyo Wihastuti.
Sebelumnya, pembukaan makrab menghadirkan narasumber Kasubdit 3 Ditintelkam Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wahyu Dwi Nugroho, S.E. yang memberikan materi ‘Kepemimpinan’ di Aula Business Student Center (BSC) Universitas Amikom Yogyakarta di Jalan Padjadjaran (Ring Road Utara), Ngringin, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY.
Wahyu menyampaikan, Polda DIY memiliki tanggung jawab untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Yogyakarta supaya kegiatan pariwisata dan pendidikan bisa berjalan dengan lancar dan nyaman.
“Di sinilah peran mahasiswa untuk mewujudkan kamtibmas dibutuhkan,” ucapnya.
Apalagi, mahasiswa di Jogja berasal dari seluruh Indonesia. Kebinekaan/keberagamaan ini harus dijaga dengan toleransi dan saling menghargai.
“Diawali dari lingkungan kampus, selanjutnya akan menjadi contoh bagi masyarakat,” jelasnya.
Terkait maraknya penyebaran hoaks dan meme di media sosial (medsos) yang rentan memicu konflik, wajib diwaspadai oleh mahasiswa adalah konten penyebaran paham radikal, propaganda teroris, cyber crime, pornografi dan judi online (judol). Wahyu mengharapkan peran mahasiswa menangkal penyebaran hoaks di medsos dan ikut mengedukasi penggunaan medsos secara bijak kepada masyarakat.
“Terutama menjelang pilkada serentak di DIY,” terangnya.
Saat pilkada, mahasiswa harus menjalankan perannya sebagai kontrol politik, penyampai aspirasi dan penyambung lidah rakyat melalui saluran yang telah disediakan oleh pemerintah dengan menghormati hak-hak orang lain.
“Mahasiswa jika ingin melakukan aksi damai turun ke jalan, wajib memberikan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Program Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi)/Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) adalah skema bantuan biaya pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Tinggi dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat berprestasi/memiliki potensi akademik baik, namun memiliki kendala/hambatan ekonomi untuk menempuh pendidikan di PT.
Editor: Akil

Pemerintah Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran di Jantho

0
Plt Kadinsos Aceh Besar, Aulia Rahman, SSTP, MSi, diwakili Kabid Linjamsos, Munawar, SKM, MSi, didampingi Ketua Tagana Aceh Besar Ridwan, Sekdes Jantho Makmur, tokoh masayarakat dan pilar sosial menyerahkan bantuan masa panik untuk Abdul Hanan. (Foto: MC Abes)

NUKILAN.id | Jantho – Tanpa melalui proses yang panjang, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Besar langsung menyalurkan bantuan masa panik kepada Abdul Hanan (65), warga Kota Jantho, yang mengalami musibah kebakaran pada Selasa malam (30/7/2024). Kebakaran yang terjadi pukul 21.05 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan pada satu ruang kamar beserta isinya, serta merambat ke plafon kamar.

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Aulia Rahman, SSTP, MSi, yang diwakili oleh Kabid Linjamsos, Munawar, SKM, MSi, menjelaskan bahwa bantuan diberikan berkat informasi dari pilar sosial di lapangan serta kepedulian warga setempat yang sigap melakukan pemadaman secara manual. Munawar mengungkapkan,

“Kami berterima kasih kepada warga yang cepat tanggap dalam memadamkan api secara gotong royong. Ini adalah indikasi bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya mitigasi bencana kebakaran.”

Saat menyerahkan bantuan, Munawar juga menambahkan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penanganan pihak berwajib. Menurutnya, sesuai arahan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, Dinsos Aceh Besar langsung melakukan inventarisasi kebutuhan dan menyalurkan bantuan kepada korban secepat mungkin agar mereka tidak harus menunggu lama.

“Ketika menerima informasi tentang musibah, kami langsung mengecek dan menyiapkan bantuan agar segera sampai kepada korban,” ujar Munawar.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana di masa mendatang.

Sementara itu, Plt Kadinsos Aceh Besar, Aulia Rahman, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk selalu hadir dan peduli dalam situasi bencana.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen untuk terus hadir dan peduli saat terjadi bencana,” pungkasnya.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, turut hadir Ketua Tagana Aceh Besar Ridwan, Sekretaris Desa Jantho Makmur Ichsan Azis, serta tokoh masyarakat setempat.

Editor: Akil

Fachrul Razi: Insya Allah Jika Banda Aceh Saya Pimpin, Tambahan Program Gampong Rakyat 1 Miliar per Gampong

0
Senator Aceh, Fachrul Razi. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Komite I DPD RI yang juga Kandidat Calon Walikota Banda Aceh Fachrul Razi mengatakan jika Allah menjadikannya sebagai Pemimpin di Banda Aceh dan mendapat amanah oleh warga Banda Aceh maka ia akan memperjuangkan penambahan 1 Miliar setiap desa (gampong) dikota Banda Aceh.

“Insya Allah, jika Allah menjadikan saya pemimpin di Banda Aceh dan saya diberi kepercayaan oleh warga Banda Aceh menjadi Wali Rakyat maka dana desa yang sebelumnya sudah dialokasikan dari APBN, maka akan kita perjuangkan untuk Banda Aceh kita tambah per desa 1 miliyar,” ujar Fachrul Razi, Selasa (30/7/2024).

Demikian orasi politik Fachrul Razi saat menjadi Keynote Speaker di Acara Rakerda Kepala Desa Se Aceh dan orasi di depan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.Si., M.M. yang juga Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta.

Fachrul Razi meminta kepada seluruh Geuchik yang hadir dari seluruh Aceh untuk mendukung calon Kepala Daerah yang berpihak kepada Desa.

“Lengserkan mereka yang tidak mendukung gampong,” teriak orasi Fachrul Razi sambil disambut tepuk tangan meriah dari seluruh geuchik yang hadir.

Menurut Fachrul Razi, ada pola pembangunan yang salah selama ini. Dalam orasinya dirinya mengatakan bahwa kemiskinan di gampong, stanting di Gampong, tapi dana pembangunan tidak mengalir di gampong. Menurutnya anggaran pembangunan habis di tingkat atas.

“Jika Aceh dan Daerah mau maju, anggaran harus mengalir di gampong, dan Dana Otsus Aceh juga harus dialokasikan minimal 10 persen buat gampong,” tegasnya.

Di tempat terpisah, kepada media Fachrul Razi mengatakan bahwa dirinya memiliki komitmen untuk membangun Banda Aceh dari Gampong.

“Anggaran Kota Banda Aceh dalam bentuk APBD harus berputar di gampong, jangan habis di atas atau di dinas, anggaran harus sebesar besarnya untuk rakyat,” tegas Ketua Komite I DPD RI yang berhasil memimpin lembaga DPD RI dua periode.

Menurutnya pemimpin kota Banda Aceh jika memiliki jaringan nasional dan internasional, maka dia akan mampu melobi anggaran untuk dibawa pulang ke Banda Aceh sementara dana Anggaran APBD Kota Banda Aceh dapat dinikmati sepenuhnya untuk rakyat di gampong dan rakyat miskin.

Fachrul Razi mengatakan ia juga menaruh perhatian serius dengan perkembangan dan program ekonomi namun harus berbasis di desa terutama UMKM, ekonomi kreatif dan koperasi di Kota Banda Aceh.

“Melalui adanya tambahan 1 Miliar Per gampong kita berharap ada aktivitas ekonomi bagi perempuan di gampong, para ibu Ibu majelis taklim, pemuda, bagi pelaku usaha rumah, UMKM dan para pedagang kecil diwilayah Banda Aceh,” ucapnya.

Fachrul Razi juga akan merancang desa untuk tumbuh bukan hanya konvensional tetapi mengembangkan unsur ekonomi kreatif melalui desa-desa yang potensi wisatanya menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Tidak hanya itu nantinya juga akan melibatkan anak-anak muda khususnya generasi milenial untuk menciptakan lapangan pekerjaan berbasis digital.

Lebih lanjut, dia optimistis aksi pengembangan ekonomi desa lewat beragam kegiatan ekonomi akan membuat pemasukan desa. Banda Aceh harus dibangun dari bawah, harus dari gampong bukan dari atas dan bersifat top down, tapi dari rakyat paling bawah di gampong.

Editor: Akil

Bus Trans-K, Transportasi Massal Andalan Warga Banda Aceh

0
Penumpang saat memasuki Bus Trans-K. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bus Trans Koetaradja (Trans-K) telah menjadi salah satu moda transportasi massal yang diandalkan oleh warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Moda transportasi ini tidak hanya menawarkan kemudahan dengan rute yang melayani berbagai tujuan penting, seperti kampus Universitas Syiah Kuala dan UIN Arraniry, tetapi juga gratis bagi penumpangnya.

Pada Rabu (31/7/2023), tim Nukilan.id mengunjungi halte Masjid Raya di Jalan Pangeran Diponegoro untuk mengamati aktivitas dan mendengarkan pengalaman penumpang yang sedang menunggu kedatangan bus Trans-K.

Salah satu penumpang, Sahara, yang sedang menunggu di halte tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya atas keberadaan bus ini.

“Saya sangat terbantu dengan adanya Trans Koetaradja saat saya bepergian. Saya rutin naik Trans-K karena saya tidak memiliki sepeda motor,” kata Sahara kepada Nukilan.id, Rabu (31/7/2024).

Ia menambahkan, “Bus ini sangat memudahkan saya, terutama saat harus pergi ke pusat kota, ke Masjid Raya. Selain itu, fasilitas AC dalam bus membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.”

Setelah beberapa saat menunggu, bus berwarna biru itupun akhirnya tiba di halte. Penumpang yang sudah menunggu sejak lama segera memasuki bus yang disambut ramah oleh petugas. Keberadaan Trans-K memang menjadi solusi transportasi yang praktis dan nyaman bagi masyarakat setempat.

Dengan rute yang mencakup area penting dan pelayanan yang memadai, Trans-K tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang dalam keseharian mereka. Bagi Sahara dan banyak penumpang lainnya, bus ini bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian penting dari mobilitas mereka di Kota Banda Aceh dan sekitarnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Miruek Taman Deklarasi Gampong Inklusif Disabilitas, Pertama di Aceh Besar

0
Miruek Taman Deklarasikan Gampong Inklusif Disabilitas Pertama di Aceh Besar. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jantho – Gampong Miruek Taman di Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, resmi mendeklarasikan diri sebagai Gampong Inklusif Disabilitas. Deklarasi yang diiringi pembacaan ikrar oleh perangkat desa ini berlangsung di aula Gampong Miruek Taman, Selasa (30/7/2024).

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat Kabupaten Aceh Besar, termasuk Kabag Hukum Sekdakab yang mewakili Penjabat Bupati, pejabat dari Bappeda, Dinas Sosial, DPMG, dan lainnya. Camat Kecamatan Darussalam, Direktur LSM Forum Bangun Aceh (FBA) beserta jajarannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, pegiat isu disabilitas, penyandang disabilitas, serta puluhan masyarakat setempat turut hadir.

Deklarasi ini menunjukkan kesadaran pemerintah dan masyarakat Aceh Besar dalam menjunjung tinggi eksistensi penyandang disabilitas. Advokasi regulasi dan pembinaan oleh aktivis difabel seperti LSM FBA yang berfokus pada advokasi, pembinaan, dan pengembangan penyandang disabilitas menjadi latar belakang utama deklarasi ini.

Keuchik Miruek Taman, Ulyani, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa deklarasi ini adalah wujud komitmen pemerintah gampong dan masyarakat dalam mengangkat harkat dan martabat penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa disabilitas memiliki hak yang sama dengan masyarakat umum, sehingga pembangunan gampong yang ramah disabilitas menjadi sebuah keniscayaan.

“Saya berterima kasih kepada LSM FBA yang telah mendampingi perangkat Gampong Miruek Taman dalam pemberdayaan disabilitas selama beberapa tahun terakhir hingga mencapai tahap deklarasi ini. Terima kasih juga kepada Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry serta jajaran, dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat,” ujarnya.

Camat Darussalam, Burhanuddin, S.Sos, M.Si, juga mengapresiasi bimbingan dan pembinaan yang dilakukan oleh LSM FBA selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, upaya ini telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan harkat dan martabat penyandang disabilitas, yang tidak lagi menjadi kelompok termarjinalkan.

“Pemberdayaan disabilitas baik di bidang pendidikan maupun ekonomi juga sudah diatur dalam Qanun Aceh Besar, yang memungkinkan penggunaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum disabilitas. Penyandang disabilitas kini sudah dilibatkan dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan gampong,” ungkap Burhanuddin.

Direktur LSM FBA, Taslim Jailani, menyatakan bahwa Deklarasi Gampong Inklusif Disabilitas Miruek Taman merupakan pencapaian besar di Kabupaten Aceh Besar. “Miruek Taman adalah yang pertama mendeklarasikan diri sebagai Gampong Inklusif Disabilitas di Aceh Besar dan Provinsi Aceh. Kami berharap gampong-gampong lain bisa mengikuti jejak ini,” ujar Taslim.

Taslim menambahkan, di Aceh Besar terdapat 30 gampong yang diinisiasi untuk menjadi desa inklusif dari 12 kecamatan wilayah kerja FBA. Dalam beberapa hari ke depan, beberapa gampong lainnya juga akan mendeklarasikan diri sebagai Gampong Inklusif Disabilitas di Kabupaten Aceh Besar.

“Deklarasi ini adalah pernyataan bersama oleh perangkat gampong untuk menghormati dan memenuhi hak-hak disabilitas di gampong, baik dalam pengambilan kebijakan, pembangunan, dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

Taslim menjelaskan bahwa UU Desa telah mengamanatkan desa untuk mengatur diri sendiri dalam pengelolaan anggaran, pembangunan, dan kesejahteraan warga. Namun, seringkali penyandang disabilitas terpinggirkan. FBA hadir untuk melakukan pembinaan kepada kaum disabilitas dan mendorong pemerintah untuk merancang pembangunan gampong yang ramah disabilitas atau inklusif.

Proyek pemberdayaan disabilitas ini dilaksanakan FBA bersama PASKA Aceh dengan dukungan dari CBM Global, yang didanai oleh Pemerintah Australia melalui Australian NGO Cooperation Program (ANCP).

Berikut bunyi deklarasi dan ikrar Gampong Inklusif Disabilitas Miruek Taman:

  1. Mengakui dan menjunjung tinggi martabat dan hak setiap warga dengan disabilitas, termasuk anak-anak dan perempuan dengan disabilitas.
  2. Berupaya agar Gampong Miruek Taman terbebas dari segala bentuk stigmatisasi, diskriminasi, dan kekerasan terhadap penyandang disabilitas.
  3. Terus memperbaiki dan meningkatkan kemudahan dalam segala bentuk fasilitas, layanan, dan kegiatan umum di Gampong Miruek Taman agar dapat melibatkan dan dinikmati oleh warga dengan disabilitas.

Deklarasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi gampong-gampong lain di Aceh Besar untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Editor: Akil

Mobil Keluarga dari Nagan Raya Jatuh ke Jurang di Aceh Jaya

0
Polisi memeriksa minibus jatuh ke jurang sedalam 30 meter di lintasan Gunung Geurutee, Kabupaten Aceh Jaya. (Foto: Dok Ditlantas Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebuah mobil yang ditumpangi sekeluarga asal Nagan Raya jatuh ke jurang sedalam 30 meter di Aceh Jaya, Rabu (31/7/2024) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan lima orang luka-luka.

Insiden itu terjadi di jalan Banda Aceh-Meulaboh, tepatnya di Desa Babah Ie, Kecamatan Jaya, Aceh. Mobil Toyota Innova Reborn dengan nomor polisi BL 1979 JJ meluncur dari arah Banda Aceh menuju Meulaboh.

“Mobil jatuh ke jurang kira-kira sedalam 30 meter dan terjadilah kecelakaan tunggal,” kata Dirlantas Polda Aceh Kombes Muhammad Iqbal Alqudusy kepada Kompas.com.

Menurut Kombes Muhammad Iqbal, mobil yang dikemudikan oleh M Taufik (37) diduga hilang kendali sehingga melebar ke kanan jalan sebelum akhirnya jatuh ke jurang. Mobil tersebut ditemukan dalam kondisi rusak parah.

“Di dalam mobil tersebut terdapat sembilan orang yang semuanya berasal dari Desa Jeuram, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya,” tambahnya.

Akibat kecelakaan itu, satu penumpang, Nurlina (35), meninggal dunia di tempat. Selain itu, empat orang mengalami luka berat dan satu orang luka ringan. Tiga orang lainnya, termasuk sopir, tidak mengalami luka.

“Lima orang yang mengalami luka saat ini dirawat di RS Meuraxa Banda Aceh,” ujar Kombes Muhammad Iqbal.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Masyarakat yang melintas di jalan tersebut diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Editor: Akil

Keseruan Anak-anak Mancing Sore di Sungai Taman Putroe Phang

0
Anak-anak yang sedang mancing di sungai Taman Putroe Phang. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Di tengah kota Banda Aceh, terdapat sebuah pemandangan sederhana namun menyenangkan di Sungai Taman Putroe Phang. Setiap sore, Alif bersama dua temannya, Amir dan Beni, sering memancing di sungai ini. Ketiga anak kecil ini menghabiskan waktu mereka di lokasi tersebut, yang kini menjadi tempat favorit mereka untuk memancing.

Alif mengatakan bahwa mereka sudah rutin memancing di tempat ini sejak beberapa bulan terakhir.

“Kami setiap sore bang. Kami sering dapat ikan mujair, tapi hasilnya tidak menentu. Kadang-kadang kami mendapatkan banyak ikan, kadang sedikit,” kata Alif kepada Nukilan.id, Rabu (31/7/2024).

Menurut Alif, saat mereka beruntung, masing-masing dari mereka bisa mendapatkan lebih dari 15 ekor ikan.

“Pernah sekali kami mendapatkan masing-masing lebih dari 15 ekor ikan,” tambahnya.

Namun, belakangan ini, kondisi sungai semakin memprihatinkan. Penumpukan sampah yang menggenangi permukaan air menyebabkan bau tidak sedap yang mengganggu suasana.

“Sekarang banyak sampah, agak malas juga memancing karena bau,” tambah Alif. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Pj Bupati Iswanto Sebut Pemkab Aceh Besar Siap Sukseskan Pilkada Aceh 2024

0
Pj Bupati Iswanto: Pemkab Aceh Besar Siap Sukseskan Pilkada Aceh 2024. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM menegaskan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar beserta jajarannya siap menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh 2024 mendatang.

“Kami dari Pemkab Aceh Besar siap menjalankan semua arahan yang disampaikan Pj Gubernur Aceh, dan tentunya kita dihadapkan pada dua event besar yaitu Pilkada dan PON XXI tahun ini, Insya Allah Aceh Besar siap menyukseskan kedua event tersebut,” tegas Iswanto, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pilkada Aceh 2024 di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (30/7/2024).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah SE MSi, diikuti Kapolda Aceh, Pangdam IM, KIP Aceh, Plh Dirjen Keuangan Daerah, Kemendagri, Kabinda, para Danrem, Danlanud, Bupati/Walikota, ketua DPRK, Kapolres, Dandim, Kajari dan Sekda se-Provinsi Aceh.

Pada rapat koordinasi pimpinan daerah untuk pelaksanaan Pilakda 2024, Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, menyampaikan beberapa poin penting diantaranya, Pilkada 2024 adalah moment krusial demokrasi.

“Pastikan proses pemilihan berjalan dengan lancar. Semua pihak harus kerjasama dan bersinergi. Setiap tahapan harus berjalan tanpa ada kendala berarti. dan percepatan penyaluran dana KIP, Panwaslih dan pihak keamanan adalah sangat penting,” kata Bustami Hamzah.

Dia meminta, semua yang terkait harus menindaklanjuti hal ini. termasuk terkait dengan pengelolaan dana yang efisien dan tepat sasaran.

“Di sisi lain, netralitas adalah salah satu pilar utama. ASN, TNI dan Polri harus menjaga netralitas dan wajib. Pastikan semua aparatur memahami aturan yang berlaku dalam pilkada,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, juga menyinggung tentang Aceh dan Sumut yang akan menjadi tuan rumah PON XXI 2024.

“Kita tunjukkan bahwa kita mampu menyelenggarakan event ini dengan baik dan lancar,” pungkasnya.

Editor: Akil

Sampah Genangi Sungai di Taman Putroe Phang, Pengunjung Mengeluh

0
Sampah Genangi Sungai di Taman Putroe Phang. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sampah memenuhi areal sungai di Taman Putroe Phang, Banda Aceh. Kondisi ini membuat pengunjung taman mengeluhkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan mereka saat berkunjung.

Dari pantauan di lokasi, Rabu (31/7/2024), sampah-sampah berserakan dan tergenang di air, menggenangi aliran sungai yang membelah taman. Kondisi ini tidak hanya mencemari pemandangan, tetapi juga mengeluarkan bau menyengat yang tercium hingga ke area duduk pengunjung.

Salah seorang pengunjung, Rahmat, mengungkapkan kekesalannya terhadap kondisi tersebut.

“Taman ini seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk rekreasi. Namun, dengan adanya sampah yang berserakan dan bau tidak sedap ini, kami jadi tidak betah berlama-lama di sini,” kata Rahmat kepada Nukilan.id, Rabu (31/7/2024).

Hal serupa juga disampaikan oleh Indah, pengunjung lain yang datang bersama keluarganya.

“Sangat disayangkan ya, padahal anak-anak sangat senang bermain di sini. Kami berharap pihak pengelola bisa segera membersihkan sampah di sungai,” kata Indah.

Menurut pengakuan beberapa pengunjung, masalah sampah di Taman Putroe Phang sudah berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Meski sudah ada upaya pembersihan dari petugas kebersihan, sampah kembali menumpuk setiap harinya.

Taman Putroe Phang sendiri merupakan salah satu destinasi wisata di Banda Aceh yang sering dikunjungi oleh warga lokal maupun wisatawan. Kondisi lingkungan yang bersih dan asri sangat diharapkan untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan pengunjung.

DLHK3 Banda Aceh diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan sampah ini, agar Taman Putroe Phang kembali menjadi tempat yang nyaman dan asri untuk dikunjungi. (XRQ)

Reporter: Akil