Beranda blog Halaman 10

Pastikan Produk Kerajinan Diminati Pengunjung, Ketua Dekranasda Aceh Tinjau Stand Aceh di HUT Dekranas ke-46

0
KETUA DEKRANASDA ACEH
Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman, meninjau Stand Dekranasda Aceh pada Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia yang berlangsung di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026). (FOTO: FOR NUKILAN)

NUKILAN.ID | MAKASSAR – Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman, meninjau Stand Dekranasda Aceh pada Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia yang berlangsung di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46.

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan produk-produk kerajinan unggulan Aceh ditampilkan secara maksimal sehingga mampu menarik perhatian masyarakat Makassar maupun pengunjung dari berbagai daerah yang hadir dalam pameran nasional tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Marlina didampingi Wakil Ketua Dekranasda Aceh Mukarramah Fadhlullah serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, T. Adi Darma, ST. Rombongan juga menyempatkan diri menyapa para perajin dan pengelola stan sekaligus melihat langsung berbagai produk unggulan yang dipamerkan.

Menurut Marlina, partisipasi Aceh dalam pameran berskala nasional menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan pemasaran produk kerajinan sekaligus mengenalkan kekayaan seni dan budaya Aceh kepada masyarakat Indonesia.

“Melalui pameran ini, kita ingin memastikan produk-produk kerajinan Aceh mendapat tempat di hati masyarakat, baik di Makassar maupun di tingkat nasional,” ujar Marlina.

“Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Aceh,” tambah isteri Muzakir Manaf tersebut.

Keikutsertaan Dekranasda Aceh pada ajang ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha kerajinan daerah, sekaligus meningkatkan daya saing produk-produk unggulan Aceh di tingkat nasional.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

15 Pesepak Bola Muda Aceh Timur Ikuti Pelatihan Intensif di Markas PSS Sleman

0
Pesepak bola muda dan pelatih yang dikirim ke Yogyakarta berfoto bersama di ISC Idi, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (7/7/2026). (FOTO: IST)

NUKILAN.ID | IDI RAYEUK – Sebanyak 15 pesepak bola muda bersama empat pelatih asal Kabupaten Aceh Timur diberangkatkan ke Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan intensif di markas klub Liga 1 Indonesia, PSS Sleman.

Program yang berlangsung selama tiga pekan tersebut memberikan kesempatan kepada para pemain dan pelatih untuk mendapatkan pembinaan langsung dari tim pelatih PSS Sleman sebagai bagian dari upaya pengembangan sepak bola usia dini.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Timur, Syahril, mengatakan kegiatan tersebut menjadi peluang berharga bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju karier sepak bola profesional.

“Ini kesempatan emas bagi anak-anak muda dan pelatih Aceh Timur untuk mengasah bakat dan menapaki karir di dunia sepak bola profesional,” kata Syahril.

Program pengiriman talenta muda tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PT Medco Energi Internasional Tbk melalui PT Medco E & P Malaka yang beroperasi di Blok A, Kabupaten Aceh Timur.

Senior Manager Communication Medco E&P Leony Lervyn mengatakan sepak bola tidak hanya menjadi ajang mengembangkan kemampuan olahraga, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Kami bangga bisa melaksanakan program ini untuk ketiga kalinya,” kata Leony Lervyn.

Ia menyampaikan PSS Sleman akan memberikan pelatihan terbaik kepada para peserta dengan harapan mereka dapat berkembang menjadi pesepak bola profesional di masa depan.

MedcoEnergi melalui PT Medco E & P Malaka bersama PSS Sleman telah menjalankan program tersebut selama tiga tahun. Hingga kini, sebanyak 53 pemain muda dan 11 pelatih lokal dari Kabupaten Aceh Timur telah mengikuti pelatihan langsung di Sleman.

“Melalui program ini, MedcoEnergi berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia sekaligus mendukung kemajuan olahraga di Aceh Timur,” katanya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Siswa Sabang Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026, Wakili Aceh ke Tingkat Nasional

0
Adif Fata Amrullah, siswa SMA Negeri 1 Kota Sabang, meraih Juara I dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026. (Foto: Dishub Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Adif Fata Amrullah, siswa SMA Negeri 1 Kota Sabang, meraih Juara I dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026. Bersama peraih Juara II, Adif akan mewakili Aceh pada ajang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Pengumuman pemenang disampaikan pada acara penutupan kegiatan yang digelar Dinas Perhubungan Aceh di Banda Aceh, Kamis (9/7), setelah para peserta mengikuti rangkaian seleksi dan pembekalan selama empat hari.

Mengusung tema “Inovasi, Teknologi, dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan inovasi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, ST., MT., mengapresiasi seluruh peserta yang telah menampilkan berbagai gagasan dan inovasi di bidang keselamatan transportasi.

“Adik-adik kita membuktikan bahwa di era digital, generasi muda bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan menghadirkan solusi bagi keselamatan di jalan raya. Inovasi, teknologi, dan komitmen yang mereka miliki akan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Teuku Faisal.

Menurut Faisal, tahun ini sebanyak 21 pelajar dari 17 kabupaten/kota mengikuti seleksi tingkat provinsi. Ia berharap seluruh kabupaten/kota di Aceh dapat berpartisipasi pada penyelenggaraan berikutnya agar semakin banyak pelajar memperoleh pengalaman dan manfaat dari kegiatan tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa ajang Pelajar Pelopor bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk membangun jejaring dan semangat bersama dalam meningkatkan budaya keselamatan berlalu lintas.

“Mulai hari ini kalian bukan hanya peserta, tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga besar Dinas Perhubungan Aceh. Banyak alumni Pelajar Pelopor yang terus berkontribusi di tengah masyarakat. Karena itu, tularkan ilmu, pengalaman, dan semangat keselamatan kepada teman-teman di sekolah maupun lingkungan sekitar,” ujar Faisal.

Faisal berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif mengampanyekan budaya tertib berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun melalui media sosial, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Zero Accident di Aceh.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Aceh, Diana Devi, menjelaskan penilaian dilakukan secara menyeluruh oleh dewan juri dengan mempertimbangkan karya tulis ilmiah, kemampuan presentasi, kepemimpinan, hingga inovasi di bidang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Selama mengikuti kegiatan di Banda Aceh, para peserta menerima pembekalan mengenai psikologi, kepemimpinan, keselamatan berlalu lintas, etika transportasi, komunikasi dan presentasi, kunjungan lapangan, serta pengalaman menggunakan layanan Trans Koetaradja.

“Mereka merupakan pelajar terbaik dari daerah masing-masing. Seluruh peserta telah menunjukkan kemampuan yang sangat baik. Juara I akan mewakili Aceh pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang,” ujar Devi.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari Dinas Perhubungan Aceh, Ditlantas Polda Aceh, dan PT Jasa Raharja berdasarkan karya tulis ilmiah, kemampuan presentasi, serta inovasi teknologi yang diajukan peserta.

Berdasarkan hasil penilaian, Adif Fata Amrullah dari SMA Negeri 1 Kota Sabang ditetapkan sebagai Juara I. Juara II diraih Izzaty Hilma dari SMA Negeri Modal Bangsa Aceh, sedangkan Juara III diraih M. Farras Hilmi dari SMA Negeri 1 Kabupaten Bireuen.

Panitia juga menetapkan sejumlah penerima penghargaan khusus, yakni Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat dan Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil sebagai Pembina Terbaik, Cut Alisa Zahara dari SMA Negeri 1 Dewantara Kabupaten Aceh Utara sebagai Best Content Video, Syifaa Althafunnisa dari MAN Insan Cendekia Kabupaten Aceh Timur sebagai peraih Kategori Sosial Budaya Terbaik, serta Muhammad Fadhlan dari SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil sebagai peraih Kategori Teknologi Terbaik.

Seluruh pemenang memperoleh sertifikat penghargaan dan beasiswa sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Acara penutupan dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Aceh, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Aceh, para Kepala Dinas Perhubungan kabupaten/kota, mitra kerja Dinas Perhubungan Aceh, serta pejabat struktural di lingkungan Dinas Perhubungan Aceh.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari PT Jasa Raharja, PT Capella Dinamik Nusantara, PT Aceh Global Transport, dan PT Pembangunan Aceh (PEMA).

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat Pemerintah Gampong Cut Langgien Pidie Jaya

0
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX resmi memulai pengabdian di Gampong Cut Langgien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (7/7/2026). (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | MEUREUDU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX resmi memulai pengabdian di Gampong Cut Langgien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (7/7/2026).

Kedatangan mereka disambut hangat oleh Pemerintah Gampong Cut Langgien dalam seremoni penerimaan yang berlangsung di kantor keuchik.

Penyambutan tersebut dipimpin langsung oleh Geuchik Gampong Cut Langgien, Muhammad Syahril, S.Pd., sebagai bentuk dukungan pemerintah gampong terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa.

Kelompok Reguler 11 beranggotakan tujuh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, yakni Ari Maulana (Ilmu Hukum), Aulia Angelie Putri (Pendidikan Dokter), Dina Syifa Rahma (Ilmu Keperawatan), Farras Aditya Mahasin (Pendidikan Geografi), Nadiaton (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Nobel Prodeo Insan (Kehutanan), serta Nayfa Fathia Namiko (Pendidikan Dokter).

Selama menjalankan KKN, mereka akan berkolaborasi dengan pemerintah gampong dan masyarakat melalui berbagai program yang berfokus pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Muhammad Syahril menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN di desanya. Ia berharap para mahasiswa dapat membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, menjaga kekompakan, serta memanfaatkan masa pengabdian sebagai sarana belajar.

“Selamat datang di Gampong Cut Langgien. Kami sangat senang dengan kehadiran mahasiswa KKN di desa kami. Saya berharap selama berada di sini, adik-adik dapat selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan, berbaur dengan masyarakat, serta belajar banyak dari kehidupan di Gampong Cut Langgien. Semoga pelaksanaan KKN ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun mahasiswa,” ujar Muhammad Syahril.

Ketua Kelompok Reguler 11, Ari Maulana, mengaku bersyukur atas sambutan yang diberikan pemerintah gampong dan masyarakat. Menurutnya, penerimaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota kelompok untuk menjalankan pengabdian secara maksimal.

“Alhamdulillah, kami disambut dengan sangat baik oleh Bapak Geuchik beserta masyarakat Gampong Cut Langgien. Sambutan yang penuh kehangatan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk mengabdi dengan sungguh-sungguh. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan penerimaan yang diberikan. Insya Allah kami akan menjaga kebersamaan, kekompakan, serta berusaha melaksanakan setiap program kerja dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan semangat kami, ‘Mengabdi dengan Sinergi, Bergerak untuk Negeri’,” kata Ari Maulana.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok Reguler 11, Dr. Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., turut mengapresiasi sambutan yang diberikan Pemerintah Gampong Cut Langgien kepada para mahasiswa. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin sejak awal dapat menjadi fondasi kolaborasi selama pelaksanaan KKN.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Gampong Cut Langgien yang telah menerima mahasiswa KKN USK dengan baik. Saya berharap mahasiswa mampu menjaga nama baik Universitas Syiah Kuala dengan menunjukkan sikap yang santun, menghormati adat istiadat setempat, aktif berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat, serta membangun komunikasi yang baik selama menjalankan pengabdian. Semoga kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi gampong dan menjadi pengalaman berharga bagi mereka,” tutur Dr. Muhammad Sayuthi.

Penerimaan resmi tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan KKN Kelompok Reguler 11 di Gampong Cut Langgien. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah gampong, dan masyarakat, berbagai program kerja yang telah disiapkan diharapkan mampu memberikan dampak positif sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Wakili Simeulue di O2SN Aceh, Zaky Aditya Targetkan Prestasi Terbaik

0

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Atlet bulutangkis muda asal Kabupaten Simeulue, Zaky Aditya Al-Farizi, bersiap menunjukkan kemampuannya pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Aceh. Siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Teupah Barat itu berangkat menuju Banda Aceh pada Kamis (9/7/2026) setelah memastikan diri lolos sebagai wakil Simeulue.

Perjalanan Zaky menuju Banda Aceh dimulai dari Pelabuhan Sinabang dengan menumpangi KMP Aceh Hebat 1 menuju Calang. Dari sana, ia melanjutkan perjalanan melalui jalur darat hingga tiba di ibu kota Provinsi Aceh.

Kesempatan tampil di O2SN diraih Zaky setelah keluar sebagai juara pertama nomor tunggal putra jenjang SMP pada seleksi tingkat Kabupaten Simeulue. Hasil tersebut mengantarkannya menjadi perwakilan daerah untuk bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari kabupaten dan kota lain di Aceh.

Prestasi Zaky di dunia bulutangkis telah terlihat sejak usia sekolah dasar. Pada 2022, ia berhasil menjadi Juara 1 O2SN tingkat SD. Setahun kemudian, ia kembali mencatatkan prestasi dengan meraih Juara 2 Kejuaraan Provinsi Aceh kategori anak-anak serta Juara 2 Kejuaraan Kabupaten Simeulue.

Sepanjang 2026, torehan prestasinya juga terus bertambah. Ia menjadi runner-up pada nomor tunggal pemula di ajang Piala Ketua PBSI Simeulue dan Kejuaraan Kabupaten PBSI. Selain itu, Zaky sukses meraih medali emas di nomor ganda putra pemula pada Kejuaraan Kabupaten PBSI yang digelar Juni lalu.

Selama ini, Zaky berlatih di GOR PB Lobter sebagai atlet binaan PBSI Kabupaten Simeulue. Di bawah arahan pelatih Sahuri Ramadhan dan Fauzan Radi, ia menjalani latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, serta strategi bertanding. Program pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Popda dan Pra-Pora Aceh.

Ayah Zaky, Riswandi Arifin, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan berbagai pihak terhadap perkembangan putranya sebagai atlet.

“Kami sangat berterima kasih kepada para guru di SMPN 4 Teupah Barat dan pelatih PBSI Simeulue. Dukungan mereka sangat vital dalam memfasilitasi bakat Zaky,” ucap Riswandi.

Dengan pengalaman bertanding yang terus bertambah dan dukungan dari keluarga, sekolah, serta PBSI Kabupaten Simeulue, Zaky berharap mampu memberikan hasil terbaik di O2SN tingkat Provinsi Aceh sekaligus mengharumkan nama daerah asalnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Disnaker Banda Aceh Dampingi Pembentukan LKS Bipartit Alfamart Area Banda Aceh

0
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Banda Aceh memfasilitasi pembentukan Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Area Banda Aceh, Kamis (9/7/2026). (FOTO: DISNAKER BNA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Banda Aceh memfasilitasi pembentukan Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Area Banda Aceh, Kamis (9/7/2026).

Fasilitasi tersebut mencakup seluruh tahapan pembentukan, mulai dari sosialisasi, pembentukan kepengurusan, verifikasi, pencatatan, hingga penyerahan dokumen pencatatan LKS Bipartit kepada pihak perusahaan sebagai tanda sahnya lembaga tersebut beroperasi.

Pembentukan LKS Bipartit merupakan implementasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 32 Tahun 2008 yang mewajibkan perusahaan dengan jumlah pekerja sedikitnya 50 orang membentuk forum komunikasi antara unsur pengusaha dan pekerja.

Dalam prosesnya, Disnaker Kota Banda Aceh turut memberikan pendampingan kepada perusahaan, mulai dari sosialisasi mengenai fungsi dan peran LKS Bipartit, penyusunan struktur organisasi, pemeriksaan kelengkapan administrasi, hingga proses registrasi ke dalam database ketenagakerjaan.

Kepala Disnaker Kota Banda Aceh melalui Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda, Syahruddin, ST mengatakan, pembentukan LKS Bipartit bertujuan mewujudkan hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan pekerja.

“LKS Bipartit menjadi wadah komunikasi dan musyawarah di lingkungan perusahaan untuk menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara kekeluargaan, sekaligus memenuhi amanat Permenakertrans Nomor 32 Tahun 2008,” ujar Syahruddin.

Ia berharap keberadaan LKS Bipartit di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Area Banda Aceh dapat memperkuat komunikasi antara manajemen dan pekerja. Dengan demikian, hubungan industrial di lingkungan perusahaan diharapkan semakin kondusif, produktivitas meningkat, serta kesejahteraan pekerja dapat terus terjaga.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

BNNP Bali Ungkap Sindikat Ganja Jaringan Aceh-Bali, Sita 1,4 Kilogram Barang Bukti

0
Operasi pengungkapan sindikat peredaran ganja Aceh-Bali. (FOTO: Dok. BNNP Bali)

NUKILAN.ID | DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali mengungkap jaringan peredaran ganja asal Aceh yang beroperasi di wilayah Denpasar. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti ganja seberat 1.471,46 gram neto atau lebih dari 1,4 kilogram.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Putu Putera Sadana, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil koordinasi antara BNNP Bali dengan sejumlah pihak, termasuk Bea Cukai. Penyelidikan bermula dari adanya paket mencurigakan yang dikirim dari Aceh menuju Denpasar.

“Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Bali berhasil mengungkap jaringan ganja Aceh yang beroperasi di wilayah Denpasar,” ungkap Kepala BNNP Bali, Brigjen Putu Putera Sadana dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

Petugas kemudian memantau perjalanan paket tersebut hingga diterima oleh seorang pria berinisial RA di kediamannya di Jalan Gunung Soputan, Denpasar, pada Rabu (8/7/2026).

Setelah paket dibuka di lokasi dengan disaksikan warga, petugas menemukan 15 bungkus ganja yang dikemas menyerupai produk biji kopi. Dari hasil penimbangan, total barang bukti yang diamankan mencapai 1.471,46 gram neto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, RA mengaku hanya bertugas menerima paket dan menjalankan perintah seorang pria berinisial FY alias Giok (49), yang disebut berdomisili di kawasan Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.

“Menurut pengakuan tersangka RA, diketahui bahwa pelaku dikendalikan oleh seorang lelaki berinisial FY alias Giok,” imbuh Putera.

Berbekal keterangan tersebut, petugas segera melakukan pengembangan dan berhasil menangkap FY di kediamannya. Kepada penyidik, FY mengakui telah membeli paket ganja tersebut dari seseorang yang dikenal dengan sebutan Pak Cik di Aceh.

“Saat ini para pelaku beserta barang bukti dibawa ke Kantor BNN Provjnsi Bali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan Hampir 3 Kilogram Emas ke Malaysia

0
BEA CUKAI
Tim gabungan Bea Cukai Aceh bersama Lanud Sultan Iskandar Muda dan Polda Aceh menggagalkan penyelundupan 2.989 gram emas batangan senilai Rp 7,25 miliar yang hendak dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. (Foto: Bea Cukai)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Tim gabungan Bea Cukai Aceh bersama Lanud Sultan Iskandar Muda dan Polda Aceh berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 2.989 gram emas batangan dengan nilai sekitar Rp7,25 miliar yang akan dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar.

Kepala Kantor Bea Cukai Banda Aceh, Rahmat Priyandoko, mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Rabu (1/7/2026). Penindakan berawal dari pengamatan terhadap penumpang serta analisis risiko yang dilakukan petugas berdasarkan informasi intelijen.

“Dalam operasi tersebut petugas turut mengamankan satu orang WNA terduga pelaku di Bandara SIM,” kata Rahmat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengidentifikasi terduga pelaku berinisial GP yang diduga menggunakan modus tidak mendeklarasikan barang bawaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penyelundupan komoditas strategis seperti emas ini tidak hanya merugikan negara dari sektor pajak dan bea keluar, tetapi juga mengancam stabilitas ekonomi,” ujarnya.

Rahmat menegaskan, keberhasilan penggagalan penyelundupan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam menjaga perekonomian nasional sekaligus mengamankan potensi penerimaan negara.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha maupun masyarakat agar mematuhi seluruh ketentuan ekspor yang berlaku sehingga tercipta iklim perdagangan yang adil, sehat, serta mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional.

“Kami berkomitmen akan menutup segala celah bagi upaya penyelundupan komoditas berharga milik bangsa,” kata dia.

Prancis Singkirkan Maroko 2-0, Mbappe CS Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026

0
prancis
Kylian Mbappe. (Foto: Getty Images/Chris Brunskill/Fantasista)

NUKILAN.ID | BOSTON – Timnas Prancis memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.

Amatan Nukilan.id, pada babak pertama kedua tim bermain imbang tanpa gol. Prancis sebenarnya memiliki peluang emas untuk membuka keunggulan setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-25 menyusul pelanggaran Noussair Mazraoui terhadap Kylian Mbappe di kotak terlarang.

Namun, eksekusi penalti Mbappe berhasil digagalkan kiper Maroko, Yassine Bounou, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan. Selain menggagalkan penalti, Bounou juga beberapa kali melakukan penyelamatan penting dari peluang Dayot Upamecano dan Desire Doue. Sementara itu, tendangan Lucas Digne pada penghujung babak pertama hanya membentur mistar gawang.

Memasuki babak kedua, Prancis terus meningkatkan intensitas serangan. Usaha Les Bleus akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60 ketika Mbappe menebus kegagalannya di babak pertama dengan mencetak gol dari permainan terbuka. Tendangan pemain Real Madrid itu dari dekat kotak penalti meluncur mulus ke gawang Maroko dan membawa Prancis unggul 1-0.

Keunggulan Prancis bertambah enam menit kemudian. Ousmane Dembele sukses menggandakan skor melalui sepakan mendatar dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Bounou sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Maroko sempat berupaya memperkecil ketertinggalan pada sisa pertandingan. Peluang terbaik mereka hadir melalui tembakan Azzedine Ounahi pada menit ke-82, tetapi masih mampu diamankan kiper Mike Maignan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Prancis pun menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 sekaligus menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026. Les Bleus kini menunggu pemenang laga antara Spanyol dan Belgia untuk menentukan lawan berikutnya.

Susunan Pemain

Prancis: Mike Maignan; Jules Kounde (Malo Gusto 87′), Dayot Upamecano, Willian Saliba, Lucas Digne; Manu Kone (Warren Zaire-Emery 71′), Adrien Rabiot, Michael Olise, Desire Doue (Bradley Barcola 77′); Ousmane Dembele, Kylian Mbappe (Jean-Philippe Mateta 77′).

Maroko: Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Nousair Mazraoui, Anass Eddine (Zakaria Ouahdi 73′); Ayyoub Bouaddi (Sofyan Amrabat 61′), Neil El Aynaoui, Bilal El Khannouss (Soufiane Rahimi 61′), Chemsdine Talbi (Amine Sbai 84′); Azzedine Ounahi; Brahim Diaz (Gessime Yassine 73′). (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

AJI Minta Revisi UU Hak Cipta Perkuat Perlindungan Karya Jurnalistik dan Keberlanjutan Media

0
Ilustrasi hak cipta. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mendukung rencana pemerintah merevisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan memasukkan karya jurnalistik sebagai objek hak cipta. Namun, AJI mengingatkan revisi tersebut tidak cukup hanya mengatur royalti, melainkan juga harus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan.

Ketua Umum AJI, Nany Afrida, mengatakan revisi UU Hak Cipta merupakan langkah penting untuk melindungi hak ekonomi dan hak moral jurnalis serta perusahaan pers di tengah krisis industri media akibat disrupsi digital dan dominasi platform global.

“Revisi UU Hak Cipta dapat dilihat sebagai wujud kehadiran negara untuk perlindungan hak ekonomi dan moral jurnalis dan perusahaan pers. Namun, kebijakan ini saja tidak mencerminkan kepedulian negara secara utuh. Negara wajib hadir menjaga ekosistem informasi yang sehat, adil, berkelanjutan dan profesional pasca disrupsi digital,” kata Nany dalam keterangannya kepada Nukilan, Kamis (9/7/2026).

AJI menilai selama satu dekade terakhir industri pers menghadapi tekanan finansial akibat perubahan lanskap digital. Kondisi itu diperparah praktik pengutipan dan publikasi ulang karya jurnalistik tanpa kompensasi ekonomi yang layak bagi media sebagai pemilik karya intelektual.

Menurut AJI, draf revisi UU Hak Cipta yang beredar telah memasukkan karya jurnalistik sebagai objek hak cipta. Meski demikian, masih terdapat sejumlah isu yang perlu dibahas lebih lanjut, mulai dari pengaturan hak moral dan hak ekonomi, kewajiban platform digital dan perusahaan kecerdasan buatan (AI) membayar royalti, hingga model lembaga pengelola royalti.

AJI juga mendorong pemerintah dan DPR memastikan regulasi baru menjamin keberlanjutan media, termasuk keadilan distribusi royalti bagi media besar maupun media kecil, tanpa mengurangi kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. Organisasi tersebut mengusulkan berbagai skema pendukung, seperti dana jurnalisme, penguatan kebijakan publisher rights, serta mekanisme pengelolaan royalti yang lebih fleksibel.

Di sisi lain, AJI mengapresiasi langkah Kementerian Hukum yang menginisiasi revisi UU Hak Cipta serta upaya Dewan Pers dalam memberikan masukan terkait penguatan perlindungan karya jurnalistik.

Nany menegaskan pemerintah dan DPR tidak perlu terburu-buru mengesahkan revisi undang-undang tersebut. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan, termasuk platform digital dan perusahaan AI, harus dipastikan siap menjalankan aturan baru.

“Pemerintah dan juga DPR mestinya tidak terburu-buru mengesahkan hasil revisi. Juga tidak berhenti pada reformulasi UU. Mutlak ada kajian kesiapan semua pihak, khususnya platform digital dan agensi AI untuk mematuhi aturan UU hasil revisi nantinya. Pemerintah dan DPR juga harus memastikan aplikasi prinsip meaningful participation dalam setiap tahapan pembahasan pasal-pasal revisi UU,” demikian disampaiakan Nany. []

Reporter: Sammy