Kebakaran Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara Meluas, Warga Minta Excavator untuk Putus Sebaran Api

Share

NUKILAN.ID | LHOKSUKON – Kebakaran tumpukan kayu sisa banjir yang terjadi di Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, masih belum berhasil dipadamkan hingga memasuki hari ketiga, Jumat (29/5/2026). Kobaran api dilaporkan terus meluas dan mulai menjalar ke sejumlah desa di sekitar lokasi.

Warga setempat meminta pemerintah segera menurunkan alat berat berupa excavator untuk membuat parit pemutus api guna mencegah kebakaran semakin meluas hingga ke kawasan permukiman.

Salah seorang warga, Muhammad Yasir, mengaku khawatir api akan terus menyebar apabila tidak ada langkah penanganan tambahan yang dilakukan.

“Kami minta pemerintah memberikan exscavator agar bisa membuat parit keliling di lokasi kebakaran. Sehingga bisa memutus lidah api dan tidak menjalar ke pemukiman penduduk, sampai sekarang belum ada alat berat itu,” kata Yasir.

Menurut Yasir, saat ini api telah menjalar ke tiga desa, yakni Desa Babah Krueng, Blang Tarakan, dan Desa Lhok Bayu. Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin cemas karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga.

Selain meminta alat berat, warga juga berharap kayu-kayu yang belum terbakar dapat segera dimanfaatkan agar tidak menambah risiko kebakaran di masa mendatang.

“Selain itu, kami minta agar sisa kayu yang belum dibakar, diserahkan saja kepada pembuat batu bata, mereka pasti butuh kayu. Agar tidak ada lagi kebakaran, kita sangat khawatir api masuk ke pemukiman,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Utara, Fauzan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Aceh Utara untuk mengerahkan excavator ke lokasi kebakaran.

“Kita sudah minta alat berat itu, untuk membuat parit besar memutus penyebaran api di lokasi. Sehingga api bisa dilokalisir. Apakah sudah dikirim ke lokasi, saya harus cek lagi,” katanya.

Hingga saat ini, alat berat yang diminta warga tersebut belum diketahui apakah telah tiba di lokasi kebakaran atau belum. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Aceh Utara, Jafar, juga belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi.

Sebelumnya, sedikitnya lima desa dilaporkan berada dalam ancaman dampak kebakaran, yakni Desa Babah Krueng, Rambong Payong, Blang Tarakan, Jurong, dan Lhok Bayu. Selain itu, satu unit meunasah yang berada di sekitar lokasi kebakaran juga terancam apabila api kembali meluas.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News