Inilah 5 Daerah di Aceh yang Diusulkan Bergabung Membentuk Provinsi Baru Aceh Leuser Antara, Apakah Daerahmu Termasuk?

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Provinsi Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki wilayah geografis cukup luas. Di satu sisi, kondisi ini menjadi keuntungan karena kaya akan sumber daya dan potensi pembangunan. Namun di sisi lain, luasnya wilayah juga menghadirkan tantangan, terutama dalam upaya pemerataan pembangunan dan pelayanan publik.

Karena itu, wacana pemekaran wilayah Aceh menjadi beberapa provinsi baru kembali mencuat. Setidaknya terdapat tiga provinsi yang selama ini masuk dalam pembahasan, yakni Provinsi Aceh sebagai provinsi induk, Provinsi Aceh Barat Selatan, serta Provinsi Aceh Leuser Antara.

Salah satu usulan yang mendapat perhatian adalah pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara. Provinsi baru ini dinilai berpotensi mempercepat pembangunan di kawasan tengah dan tenggara Aceh yang selama ini memiliki karakteristik wilayah dan kebutuhan pembangunan tersendiri.

Wilayah yang Diusulkan Masuk Aceh Leuser Antara

Dalam wacana yang berkembang, Provinsi Aceh Leuser Antara akan terdiri dari enam wilayah administratif, yaitu Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.

Secara keseluruhan, wilayah yang diusulkan memiliki luas sekitar 18.939,27 kilometer persegi.

Kota Subulussalam disebut-sebut sebagai calon ibu kota provinsi baru tersebut. Lokasinya yang berada di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara dinilai strategis karena dapat menjadi penghubung utama antara kedua provinsi.

Dengan posisi tersebut, Subulussalam berpotensi berkembang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, serta layanan publik bagi wilayah Aceh Leuser Antara.

Selain itu, kawasan yang masuk dalam cakupan provinsi baru ini memiliki berbagai potensi ekonomi yang cukup besar. Salah satunya berasal dari sektor perkebunan, khususnya kopi Gayo yang telah dikenal luas hingga pasar internasional sebagai salah satu kopi berkualitas tinggi dari Indonesia.

Tidak hanya perkebunan, sektor pariwisata juga menjadi kekuatan penting. Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yang berada di wilayah ini merupakan salah satu kawasan konservasi terbesar di Asia Tenggara dan memiliki nilai ekologis serta wisata yang tinggi.

Sektor Unggulan di Masing-Masing Daerah

Setiap daerah yang masuk dalam usulan Aceh Leuser Antara memiliki keunggulan ekonomi yang berbeda-beda.

Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues dikenal sebagai daerah dengan sektor pertanian dan peternakan yang cukup kuat. Berbagai komoditas seperti padi, jagung, serta hasil peternakan menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.

Sementara itu, Kabupaten Aceh Singkil memiliki kekuatan pada sektor kelautan dan perikanan karena berada di wilayah pesisir. Selain itu, daerah ini juga memiliki potensi wisata pantai yang terus berkembang.

Adapun Kota Subulussalam dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat perdagangan dan distribusi barang karena letaknya yang strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah.

Apakah Sudah Memenuhi Syarat Menjadi Provinsi Baru?

Dalam aturan pembentukan daerah otonomi baru, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah memiliki sedikitnya lima kabupaten/kota sebagai wilayah cakupan.

Provinsi Aceh Leuser Antara dinilai telah memenuhi syarat tersebut karena terdiri atas enam wilayah administratif yang siap bergabung.

Dari sisi luas wilayah, kawasan ini juga tergolong memadai. Dengan luas hampir 19 ribu kilometer persegi, wilayah tersebut dinilai sebanding dengan beberapa provinsi lain di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Barat.

Jumlah Penduduk dan PDRB

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, jumlah penduduk di wilayah calon Provinsi Aceh Leuser Antara mencapai sekitar 974 ribu jiwa.

Jumlah tersebut bahkan disebut lebih besar dibandingkan jumlah penduduk di Provinsi Kalimantan Utara.

Dari sisi ekonomi, estimasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah ini disebut mencapai sekitar Rp1,21 triliun. Sementara PDRB per kapita diperkirakan berada pada angka Rp2,55 juta.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, mulai dari sektor perkebunan, pertanian, peternakan, kelautan, hingga pariwisata, pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk mendorong pemerataan pembangunan di kawasan tengah dan tenggara Aceh.

Meski demikian, hingga saat ini pembentukan provinsi baru tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah. Realisasinya tetap bergantung pada kebijakan pemerintah pusat serta pemenuhan berbagai persyaratan administratif, teknis, dan politik yang berlaku. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img

Read more

Local News