NUKILAN.ID | KUALA SIMPANG – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan pegunungan sejak Minggu dini hari, 6 September 2026, menyebabkan aliran sungai meluap dan merendam sejumlah desa di wilayah hulu Kabupaten Aceh Tamiang.
Air yang menggenangi permukiman warga dilaporkan mencapai ketinggian yang cukup signifikan. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan membuat sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan.
Menurut laporan warga, kenaikan debit air berlangsung secara bertahap sejak pagi. Volume air kemudian meningkat cukup deras menjelang siang seiring tingginya curah hujan di kawasan pegunungan.
Air mulai berangsur surut pada Minggu sore. Meski demikian, warga masih diminta tetap waspada karena hujan susulan berpotensi kembali meningkatkan debit sungai dan memperluas genangan.
Gangguan akibat cuaca buruk tidak hanya berdampak pada permukiman dan akses transportasi. Jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah hulu juga ikut terganggu setelah terjadi pemadaman listrik yang berlangsung sepanjang hari.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

