NUKILAN.ID | JAKARTA – Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Minggu (5/4/2026) terpantau stabil tanpa perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Dilansir Nukilan.id dari data resmi Logam Mulia Antam, harga emas 1 gram berada di level Rp2.857.000 per gram, sama seperti posisi perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga tidak mengalami perubahan, yakni tetap di angka Rp2.577.000 per gram.
Selain memantau pergerakan harga, investor juga perlu memperhitungkan komponen pajak dalam setiap transaksi emas. Kebijakan Kementerian Keuangan melalui PMK Nomor 34/PMK.10/2017 menetapkan bahwa transaksi emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Untuk pembelian emas, tarif pajak sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Adapun untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, tarif pajak yang dikenakan sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP.
Beban pajak tersebut secara tidak langsung memperlebar jarak menuju titik impas, sehingga strategi investasi jangka pendek dinilai kurang ideal dalam kondisi saat ini.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan data Logam Mulia per pukul 10.00 WIB:
- Emas 0,5 gram: Rp1.478.500 | setelah pajak Rp1.482.196
- Emas 1 gram: Rp2.857.000 | setelah pajak Rp2.864.143
- Emas 2 gram: Rp5.654.000 | setelah pajak Rp5.668.135
- Emas 3 gram: Rp8.456.000 | setelah pajak Rp8.477.140
- Emas 5 gram: Rp14.060.000 | setelah pajak Rp14.095.150
- Emas 10 gram: Rp28.065.000 | setelah pajak Rp28.135.163
- Emas 25 gram: Rp70.037.000 | setelah pajak Rp70.212.093
- Emas 50 gram: Rp139.995.000 | setelah pajak Rp140.344.988
- Emas 100 gram: Rp279.912.000 | setelah pajak Rp280.611.780
- Emas 250 gram: Rp699.515.000 | setelah pajak Rp701.263.788
- Emas 500 gram: Rp1.398.820.000 | setelah pajak Rp1.402.317.050
- Emas 1.000 gram: Rp2.797.600.000 | setelah pajak Rp2.804.594.000
Harga acuan emas Antam berasal dari Butik Logam Mulia di Pulogadung, Jakarta. Namun, dalam praktiknya harga di berbagai daerah bisa berbeda tipis, tergantung biaya distribusi, operasional penjualan, serta tingkat permintaan di masing-masing wilayah.
Karena itu, investor disarankan tidak hanya terpaku pada harga acuan nasional, tetapi juga membandingkan harga di toko atau butik emas di daerah untuk mendapatkan nilai terbaik. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News




