NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh menggelar pelatihan penguatan kapasitas bagi muhtasib gampong se-Kota Banda Aceh sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan pelaksanaan syariat Islam di tingkat desa.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Diana, Kamis (7/5/2026), mengusung tema “Muhtasib Garda Terdepan Implementasi Syariat Islam di Gampong” dan diikuti oleh 99 peserta yang berasal dari seluruh gampong di Kota Banda Aceh. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah.
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberdayakan tenaga muhtasib secara terukur dan terintegrasi. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta profesionalisme muhtasib gampong dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penerapan syariat Islam.
Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan sosok muhtasib yang militan, tangguh, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang mengancam generasi muda di tingkat gampong. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun gerakan amar makruf nahi mungkar yang lebih terorganisir dan tepat sasaran.
“Melalui kegiatan ini diharapkan meningkatnya pemahaman muhtasib terhadap tugas dan fungsinya, terbentuknya program kerja yang terkoordinasi, serta terjalinnya jaringan komunikasi antar-muhtasib dalam pelaksanaan pengawasan syariat Islam secara menyeluruh,” kata Alimsyah.
Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, di antaranya Prof Dr Syahrizal Abbas, MA, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana, Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Dr Roslina A Jalil, M.Hum, serta Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

