NUKILAN.ID | MIAMI – Timnas Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan merebut peringkat ketiga usai menundukkan Prancis 6-4 dalam laga dramatis di Miami Stadium, Florida, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) pagi WIB.
Pertandingan yang menghasilkan total 10 gol itu menjadi laga dengan jumlah gol terbanyak sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang pertandingan Jerman kontra Curacao pada fase grup yang berakhir dengan skor 7-1 atau menghasilkan delapan gol.
Tak hanya mencatatkan rekor sebagai pertandingan paling produktif di edisi kali ini, duel Inggris kontra Prancis juga mengakhiri penantian panjang selama 64 tahun. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1962, kedua tim sama-sama mampu mencetak sedikitnya empat gol dalam satu pertandingan. Catatan serupa terakhir terjadi ketika Uni Soviet bermain imbang 4-4 melawan Kolombia.
Berdasarkan data Opta, laga ini juga menjadi pertandingan dengan skor gabungan tertinggi di Piala Dunia sejak Hungaria mengalahkan El Salvador 10-1 pada edisi 1982.
Meski demikian, pertandingan Inggris melawan Prancis belum berhasil memecahkan rekor pertandingan dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Rekor tersebut masih menjadi milik Austria yang mengalahkan Swiss 7-5 pada Piala Dunia 1954 dengan total 12 gol.
Sejumlah laga lain dengan produktivitas gol tinggi juga pernah tercatat dalam sejarah turnamen, di antaranya Brasil yang mengalahkan Polandia 6-5 pada 1938, Hungaria mengalahkan Jerman Barat 8-3 pada 1954, Prancis menundukkan Paraguay 7-3 pada 1958, serta kemenangan telak Hungaria 10-1 atas El Salvador pada 1982.
Kemenangan 6-4 atas Prancis memastikan Inggris mengakhiri Piala Dunia 2026 di posisi ketiga sekaligus menorehkan salah satu pertandingan paling spektakuler dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News









