Distribusi Hasil Pertanian Warga Pining Masih Terganggu Akibat Akses Jalan Belum Pulih

Share

NUKILAN.ID | GAYO LUES — Kerusakan akses menuju Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, tidak hanya menyebabkan harga kebutuhan pokok tetap tinggi, tetapi juga menghambat distribusi hasil pertanian masyarakat.

Warga Desa Pertik, Aminsyah, mengatakan hingga kini petani masih menghadapi kesulitan membawa hasil panen keluar daerah karena kondisi jalur transportasi yang belum sepenuhnya pulih.

“Yang paling terasa sekarang distribusi hasil pertanian warga masih terganggu,” kata Aminsyah saat dikonfirmasi Nukilan, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, kendala distribusi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang mayoritas menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian. Di sisi lain, tingginya biaya transportasi juga ikut memengaruhi harga berbagai kebutuhan pokok di wilayah tersebut.

Selain kesulitan memasarkan hasil panen, warga masih harus membeli sejumlah kebutuhan dengan harga yang relatif mahal. Harga LPG 3 kilogram saat ini berkisar Rp40 ribu, sedangkan beras kemasan 15 kilogram dijual sekitar Rp250 ribu dan minyak goreng mencapai Rp22 ribu per kilogram.

Masyarakat berharap pemerintah segera mempercepat perbaikan infrastruktur menuju Kecamatan Pining agar distribusi barang maupun hasil pertanian kembali lancar sehingga aktivitas ekonomi warga dapat pulih. []

Reporter: Sammy

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News