NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Sebanyak 175 mahasiswa baru Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 yang digelar di gedung fakultas tersebut, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan dekanat, para dosen, serta perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan FAH UIN Ar-Raniry.
Pelaksanaan PBAK diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mulai mengenal lingkungan kampus, baik dari sisi akademik maupun kehidupan kemahasiswaan.
Ketua Panitia PBAK 2026, Fathin Rizqi Erasqal, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai tahap awal bagi mahasiswa baru dalam memahami lingkungan perkuliahan di Fakultas Adab dan Humaniora.
“Kegiatan PBAK 2026 merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membantu mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus, khususnya lingkungan akademik, organisasi, serta berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan mahasiswa di Fakultas Adab dan Humaniora,” ujar Fathin.
Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FAH, Zayyaf Naufal Jannah Wal Fitrah, memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar menjalani masa perkuliahan dengan penuh keyakinan dan kesungguhan.
Ia mendorong para peserta untuk membangun komitmen sejak awal agar dapat mencapai keberhasilan selama menempuh pendidikan di kampus.
“Maka tanamlah dalam diri kalian bahwa saya akan sukses di sini, dan saya akan kerjakan semuanya dengan sepenuh hati,” tegas Zayyaf di hadapan para peserta.
Selanjutnya, kegiatan PBAK 2026 dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Dr. Syarifuddin, M.Ag., Ph.D.
Dalam amanatnya, Dr. Syarifuddin menekankan pentingnya mahasiswa memahami makna pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tidak semata-mata berorientasi pada pencarian ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran.
“Melanjutkan program studi ke dunia pendidikan yang lebih tinggi adalah sebuah keharusan untuk menjadi sebuah pembelajaran, bukan sekadar mencari ilmu,” tutur Dr. Syarifuddin.
Melalui PBAK 2026, mahasiswa baru diharapkan dapat mengenal sekaligus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan budaya akademik di FAH UIN Ar-Raniry. Mereka juga didorong untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan sebagai bagian dari proses pengembangan diri selama menjalani pendidikan di kampus. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News




