NUKILAN.ID | MEULABOH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas hingga melanda enam kecamatan. Upaya pemadaman masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.
Meski demikian, kondisi lahan yang sangat kering menyebabkan api terus menjalar ke berbagai arah. Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 21 hektare, meliputi kawasan hutan, lahan terbuka, dan sebagian kebun kelapa sawit. Penyebab maupun sumber awal kebakaran masih dalam penyelidikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Senin (3/8), kebakaran terjadi di enam kecamatan, yakni Meureubo, Samatiga, Johan Pahlawan, Woyla Barat, Bubon, dan Arongan Lambalek.
Cuaca panas yang dipengaruhi musim kemarau, ditambah hembusan angin yang cukup kencang, membuat proses pemadaman berlangsung sulit dan membutuhkan waktu lebih lama. Meski sejumlah titik api telah berhasil dipadamkan, kobaran api di lokasi lain masih terus meluas.
Selain kondisi medan yang sulit dijangkau, keterbatasan sumber air juga menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman.
“Terus melakukan berbagai upaya untuk memadamkan beberapa titik api yang masih menjalar. Namun sebagian lokasi sudah berhasil dipadamkan,” tutur Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronald Neh Diansyah.
BNPB turut mengerahkan personel untuk membantu proses pemadaman agar api tidak merambat hingga ke kawasan permukiman warga. Tim juga memberikan dukungan berupa pengoperasian drone thermal untuk memantau titik-titik api dari udara.
Pemantauan menggunakan drone tersebut bertujuan memudahkan identifikasi lokasi kebakaran secara lebih akurat sehingga dapat mendukung efektivitas operasi pemadaman, termasuk jika diperlukan pelaksanaan water bombing.
Kebakaran yang masih berlangsung juga menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat. Asap menyebabkan jarak pandang menurun, terutama pada malam hari, sehingga mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Kabut asap bahkan dilaporkan mulai mengganggu kenyamanan warga dan mengurangi jarak pandang pengendara sepeda motor maupun mobil di ruas jalan sekitar Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

