30 UMKM dan Petani Ramaikan Pasar Tani Aceh di Lhokseumawe, Produk Lokal Diserbu Pembeli

Share

NUKILAN.ID | LHOKSEUMAWE – Sebanyak 30 pelaku UMKM, Perum Bulog, serta petani sayur dan buah memeriahkan Pasar Tani Aceh Road Show 2026 yang digelar di Jalan Lingkar Stadion, depan SD Negeri 12 Gampong Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pemasaran langsung bagi petani dan pelaku UMKM sekaligus menghadirkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Dalam waktu sekitar empat jam pelaksanaan, Pasar Tani Aceh Road Show 2026 berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp79.560.000, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk pertanian dan pangan lokal.

Salah satu komoditas yang paling diminati adalah cabai. Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 35 kilogram cabai terjual dengan harga Rp40.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional yang mencapai Rp45.000 per kilogram. Penjualan secara langsung dari petani kepada konsumen tidak hanya memberikan harga yang lebih kompetitif, tetapi juga meningkatkan keuntungan yang diterima petani.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, S.K.H., M.S.M., mengapresiasi pelaksanaan Pasar Tani Aceh Road Show di Kota Lhokseumawe. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya efektif dalam memperkuat pemasaran hasil pertanian sekaligus mendorong semangat petani untuk terus meningkatkan produksi.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Aceh yang telah menghadirkan Pasar Tani di Kota Lhokseumawe. Program ini tidak hanya membantu petani memasarkan hasil panennya secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi motivasi agar mereka terus bertanam dan meningkatkan produksi komoditas yang dibutuhkan pasar,” ujar Cut Elya Safitri.

Ia berharap Pasar Tani dapat diselenggarakan secara rutin sehingga menjadi sarana pemasaran yang berkelanjutan bagi petani dan pelaku UMKM. Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk terus berinovasi mengembangkan produk olahan berbasis hasil pertanian, perikanan, dan kelautan agar memiliki nilai tambah serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di Pasar Tani karena selain memperoleh produk yang lebih segar dan terjangkau, setiap transaksi yang dilakukan turut mendukung peningkatan pendapatan petani dan pelaku UMKM lokal,” tambahnya.

Menurut Cut Elya, keberadaan Pasar Tani memberikan manfaat bagi seluruh pihak karena memperpendek rantai distribusi antara produsen dan konsumen. Skema tersebut tidak hanya membuat harga pangan lebih terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga dan mendukung pengendalian inflasi daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kota Lhokseumawe Cut Elya Safitri, S.K.H., M.S.M., beserta jajaran, serta staf Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Melalui penyelenggaraan Pasar Tani Aceh Road Show 2026, Pemerintah Aceh terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam memperluas akses pasar bagi petani, meningkatkan daya saing produk lokal, menjaga stabilitas harga pangan, serta mengendalikan inflasi demi mendukung ketahanan pangan daerah.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News