NUKILAN.ID | MEULABOH – Pasar Tani Aceh Road Show 2026 menghadirkan berbagai komoditas pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Aceh Barat. Melalui penyediaan bahan pangan di bawah harga pasar, kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Aceh dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Eks Kanca BRI, depan SMP Negeri 1 Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu (8/7/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah cabai, yang dijual seharga Rp40.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional yang mencapai Rp50.000 per kilogram. Selama pelaksanaan pasar tani, sebanyak 10 kilogram cabai berhasil terjual.
Selain cabai, bawang merah juga menjadi komoditas yang paling diminati masyarakat. Sebanyak 50 kilogram bawang merah terjual dengan harga Rp38.000 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional yang berada di kisaran Rp45.000 per kilogram.
Pasar Tani Aceh Road Show 2026 diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, Perum Bulog, serta petani sayur dan buah. Selama sekitar empat jam pelaksanaan, kegiatan tersebut membukukan nilai transaksi sebesar Rp165.130.000, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk pangan lokal dengan harga yang lebih terjangkau.
Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat, drh. Kamarlisnur, mengatakan Pasar Tani Aceh Road Show merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan petani.
“Pasar Tani menjadi solusi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat karena kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, petani dan pelaku UMKM juga mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas melalui penjualan langsung kepada konsumen. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Barat,” ujar Kamarlisnur.
Menurutnya, pola distribusi yang lebih pendek melalui Pasar Tani mampu menciptakan harga yang lebih kompetitif tanpa mengurangi kualitas produk. Kondisi tersebut tidak hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga meningkatkan nilai jual hasil pertanian dan mendorong kesejahteraan petani lokal.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bulog Meulaboh, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Kepala Bidang Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Aceh Barat, Kanit II Satintelkam Polres Aceh Barat IPDA TM. Indra Kurnia Nooris, S.H., Subkoordinator Benih dan Perlindungan Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Raudhah, S.P., beserta jajaran Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.
Melalui penyediaan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, Pasar Tani Aceh Road Show 2026 diharapkan terus menjadi instrumen strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, memperkuat pemasaran produk pertanian lokal, serta meringankan beban belanja masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News









