NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Bidang Riset dan Inovasi Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh menyerahkan penghargaan Anugerah Inovasi Aceh Tahun 2025 kepada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) inovator yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai terobosan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Penyerahan penghargaan berlangsung pada 2–5 Februari 2026 dengan metode kunjungan langsung ke masing-masing instansi penerima penghargaan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Aceh terhadap kontribusi SKPA dalam pengembangan inovasi daerah yang mendukung peningkatan kinerja pemerintahan serta kualitas layanan kepada masyarakat.
Pemerintah terus mendorong lahirnya berbagai inovasi sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan, memperbaiki kualitas pelayanan publik, menciptakan nilai tambah, serta memperkuat kemampuan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Inovasi juga dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Pada tingkat global, Indonesia tercatat berada di peringkat ke-55 dalam Global Innovation Index Tahun 2025. Sementara itu, pada ajang Innovation Government Award (IGA) Tahun 2025, Provinsi Aceh berhasil menempati posisi ke-13 nasional dengan nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) sebesar 62,23. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada peringkat ke-15 dengan nilai IID sebesar 55,87. Atas hasil tersebut, Pemerintah Aceh kembali memperoleh predikat sebagai Pemerintah Daerah Provinsi “Inovatif”.
Semula, pemberian penghargaan Anugerah Inovasi Aceh Tahun 2025 direncanakan dilaksanakan pada Desember 2025 dalam sebuah seremoni besar sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Namun, dengan mempertimbangkan kondisi Aceh yang sedang menghadapi dampak pascabencana hidrometeorologi, Pemerintah Aceh memutuskan untuk menyerahkan penghargaan secara door to door kepada masing-masing SKPA penerima.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 19 SKPA melaporkan 58 inovasi daerah melalui Sistem Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Kementerian Dalam Negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 inovasi terbaik diseleksi untuk mengikuti rangkaian penilaian Anugerah Inovasi Aceh Tahun 2025 dan kemudian ditetapkan sebagai penerima Penghargaan Gubernur Aceh berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor 500.10.30.2/1439/2025 tanggal 8 Desember 2025.
Berikut daftar SKPA penerima penghargaan Anugerah Inovasi Aceh Tahun 2025:
Dinas Perhubungan Aceh
Dinas Perhubungan Aceh meraih Juara pertama kategori Inovasi Terbaik Aceh melalui inovasi “Aplikasi Transkoetaradja”. Selain itu, instansi tersebut juga memperoleh Juara ketiga kategori SKPA Sangat Inovatif dan Juara kedua kategori SKPA dengan inovasi terbanyak dengan total sembilan inovasi.
Dinas Registrasi Kependudukan Aceh
Dinas Registrasi Kependudukan Aceh berhasil meraih Juara kedua kategori Inovasi Terbaik Aceh melalui inovasi “Solusi Cepat Adminduk (FASTDUK)”. Instansi ini juga menempati posisi kelima pada kategori SKPA Sangat Inovatif.
Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh
Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dinobatkan sebagai Juara pertama kategori SKPA Sangat Inovatif. Selain itu, instansi tersebut juga meraih Juara ketiga kategori Inovasi Terbaik Aceh melalui inovasi “pengembangan Sistem Informasi pelayanan benih Bersertifikat (Peng Sinaberkat)”, serta Juara ketiga kategori SKPA dengan inovasi terbanyak dengan jumlah lima inovasi.
Rumah Sakit Jiwa Aceh
Rumah Sakit Jiwa Aceh meraih Juara kedua kategori SKPA Sangat Inovatif. Rumah sakit tersebut juga memperoleh Juara keempat (Harapan I) kategori Inovasi Terbaik Aceh melalui inovasi “Seuramoe Sehat Jiwa”, serta menempati posisi kelima kategori SKPA dengan inovasi terbanyak dengan jumlah tiga inovasi.
Badan Kepegawaian Aceh
Badan Kepegawaian Aceh berhasil meraih Juara keempat kategori SKPA Sangat Inovatif. Selain itu, instansi ini juga memperoleh Juara kelima (Harapan II) kategori Inovasi Terbaik Aceh melalui inovasi “CAT UDIN (Computer Assisted Test – Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat)”.
Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh
Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh meraih Juara keenam kategori SKPA Sangat Inovatif.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh memperoleh Juara ketujuh kategori SKPA Sangat Inovatif. Instansi tersebut juga meraih Juara keempat kategori SKPA dengan inovasi terbanyak dengan jumlah empat inovasi.
Dinas Kesehatan Aceh
Dinas Kesehatan Aceh meraih Juara kedelapan kategori SKPA Sangat Inovatif.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh memperoleh Juara kesembilan kategori SKPA Sangat Inovatif.
Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Aceh
Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Aceh berhasil menjadi pemenang terbaik kategori inovasi berkelanjutan melalui inovasi “TAGTO (Terapi Ablasi Gondok Tanpa Operasi)”. Selain itu, rumah sakit tersebut juga meraih Juara pertama kategori SKPA dengan inovasi terbanyak dengan total 18 inovasi serta Juara kesepuluh kategori SKPA Sangat Inovatif.
Melalui penyelenggaraan Anugerah Inovasi Aceh Tahun 2025, Pemerintah Aceh berharap budaya inovasi terus berkembang dan berkelanjutan di seluruh SKPA. Dengan demikian, berbagai inovasi yang lahir di lingkungan pemerintahan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adaptif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Aceh.




