Hikmah Sunnah Tidak Makan dan Minum sebelum Salat Iduladha

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Umat Islam dianjurkan untuk tidak makan dan minum sebelum melaksanakan salat Iduladha. Sunnah ini berbeda dengan Hari Raya Idulfitri, di mana umat Muslim justru dianjurkan makan dan minum terlebih dahulu sebelum salat Id dilaksanakan.

Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari ini, Rabu, 27 Mei 2026. Seperti halnya Idulfitri, umat Islam akan melaksanakan salat Id pada pagi hari. Namun, terdapat amalan sunnah yang dianjurkan sebelum salat Iduladha, yakni menahan diri untuk tidak makan dan minum hingga salat selesai.

Dikutip dari NU Online, anjuran tersebut didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dari sahabat Buraidah RA.

“Rasulullah saw tidak berangkat untuk salat Idul Fitri sebelum makan dan tidak makan pada hari Idul Adha kecuali setelah pulang (dari salat), lalu beliau makan dari hewan kurbannya.”

Anjuran tidak makan dan minum sebelum salat Iduladha kerap menjadi pertanyaan di kalangan umat Muslim. Namun, sunnah tersebut memiliki hikmah dan pelajaran yang mendalam.

Salah satu hikmahnya berkaitan dengan kebiasaan Rasulullah SAW yang menahan diri seperti berpuasa sebelum salat Id, karena setelahnya beliau akan menyantap daging hewan kurban. Selain mengikuti sunnah Nabi, amalan ini juga menjadi latihan bagi umat Islam untuk menahan lapar, terutama bagi mereka yang belum terbiasa menjalankan puasa sunnah.

“Idulfitri adalah hari diharamkannya berpuasa setelah sebulan penuh diwajibkan. Sehingga dianjurkan untuk bersegera berbuka agar semangat melakukan ketaatan kepada Allah Ta’ala dan perintah makan pada Idulfitri (sebelum salat Id) adalah untuk membedakan kebiasaannya berpuasa. Sedangkan untuk Hari Raya Iduladha berbeda. Karena pada hari Iduladha disyariatkan memakan hasil kurban. Jadinya, kita dianjurkan tidak makan sebelum salat Id dan nantinya menyantap hasil sembelihan tersebut. (Al Mughni, 2: 228)”

Selain itu, Rasulullah SAW juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi umat Islam yang berkurban untuk terlebih dahulu menyembelih hewan kurbannya, lalu menikmatinya bersama keluarga dan masyarakat setelah salat Id selesai dilaksanakan.

Sementara itu, pelaksanaan salat Iduladha biasanya dimulai setelah matahari terbit, sekitar pukul 06.00 hingga 07.30 waktu setempat. Dalam tradisi Islam, salat Iduladha dianjurkan dilakukan lebih awal dibandingkan salat Idulfitri agar umat Islam memiliki waktu lebih panjang untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban usai salat selesai.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News