NUKILAN.ID | JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan pascabencana kepada masyarakat Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan data yang diusulkan pemerintah daerah dan telah melalui proses verifikasi serta validasi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (21/7/2026), untuk membahas perkembangan penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana.
Dalam pertemuan tersebut, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa bantuan pascabencana di Pulau Sumatera, termasuk Aceh Utara, akan terus disalurkan secara bertahap. Bantuan yang belum tersalurkan saat ini masih diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami telah mendapatkan satu instruksi dari Pak Menteri Dalam Negeri selaku ketua Satgas, bantuan bisa segera disalurkan melalui mekanisme yang sudah ditentukan,” jelas Gus Ipul.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data yang direkomendasikan oleh dinas sosial daerah, kemudian disetujui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan divalidasi oleh Kementerian Dalam Negeri. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
Gus Ipul juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang dinilai telah bekerja keras menyiapkan data penerima bantuan secara akurat.
“Kami berterima kasih kepada Pak Bupati Aceh Utara yang telah bekerja keras menghadirkan data yang akurat, data yang sesuai kondisi objektif di lapangan, data yang terverifikasi dengan baik, khususnya bagi keluarga-keluarga yang terdampak bencana,” ujarnya.
Hingga saat ini, total bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Aceh Utara mencapai Rp61.835.450.000 dan proses penyaluran masih terus berlangsung.
Rincian bantuan tersebut meliputi santunan ahli waris tahap I bagi 288 jiwa senilai Rp4,32 miliar, santunan luka berat tahap I untuk 496 jiwa sebesar Rp2,48 miliar, bantuan isi hunian kepada 4.212 kepala keluarga (KK) senilai Rp12,636 miliar, bantuan jaminan hidup bagi 15.807 jiwa sebesar Rp21,339 miliar, serta bantuan stimulan ekonomi untuk 4.212 KK senilai Rp21,06 miliar.
Selain itu, Kemensos juga tengah memproses pengajuan bantuan tahap berikutnya untuk Kabupaten Aceh Utara dan sejumlah daerah lain yang terdampak.
“Nah saya sekali lagi ya, karena memang memerlukan waktu buat Aceh Utara memperoleh data yang akurat itu, kita sekarang sedang proses, kita lagi ajukan, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa selesai dan bisa segera disalurkan,” harapnya.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

